cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Memperkuat Etika Pancasila dalam Mengatasi Degradasi Moral Nugraha, Dadi Mulyadi; Sundawa, Dadang; Kurniawaty, Imas; Supriyono, Supriyono; Putri Ramadani, Anggita; Nafhan Yasmin, Avissa
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10806

Abstract

Degradasi moral yang terjadi saat ini semakin mengkhawatirkan di kalangan mahasiswa menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak. Nilai-nilai moral yang luntur dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mata kuliah wajib kurikulum Pendidikan Pancasila dalam memperkuat etika Pancasila guna mengatasi degradasi moral di kalangan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode survei kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dari total 196 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang sudah mengikuti mata kuliah wajib kurikulum Pendidikan Pancasila melalui kuesioner yang disebarkan secara daring, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang dilakukan dengan melibatkan mahasiswa secara aktif seperti studi kasus, project-based learning, dan diskusi kelompok dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Terdapat kolerasi signifikan antara persepsi positif mahasiswa terhadap pembelajaran Pancasila dengan efektivitas implementasi dari mata kuliah tersebut. Kesimpulannya bahwa pembelajaran mata kuliah wajib kurikulum Pendidikan Pancasila efektif dalam memperkuat etika mahasiswa dalam mengatasi degradasi moral, namun terdapat ruang untuk peningkatan dalam metode pembelajaran agar dapat berjalan lebih inklusif dan relevan dengan isu-isu moral yang ada.
Penerapan Prinsip-prinsip Etika Pelayanan pada Mall Pelayanan Publik Terpadu di Kota Banda Aceh Safrizal, Safrizal; Maimun, Maimun; Putra, Irwan; Sanusi, Sanusi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10850

Abstract

Mall pelayanan publik terpadu (MPPT) Kota Banda Aceh didirikan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Namun, terdapat berbagai keluhan dari masyarakat terkait rendahnya kualitas pelayanan, yang memunculkan pertanyaan tentang sejauh mana aparatur pemerintahan menerapkan etika dalam pelaksanaan tugas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan prinsip-prinsip etika pelayanan publik yang ditunjukkan oleh aparatur di MPPT Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika pelayanan seperti tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme belum diterapkan secara optimal oleh aparatur pada mal pelayanan publik terpadu di kota Banda Aceh. Terdapat kesenjangan antara harapan masyarakat dan realisasi kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan publik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip etika pelayanan publik oleh pegawai pemerintahan pada mall pelayanan publik yang belum optimal dapat dioptimalkan dengan meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah tentang etika pelayanan berbasis nilai-nilai Syariat Islam, sehingga mampu memenuhi harapan masyarakat secara lebih baik.
Konsep Spiritualitas Pastoral Paul Janssen dalam Pengalaman Alumni Institut Pastoral Indonesia dalam Tugas Gereja Wiwin, Wiwin; Nini, Klemensia; Fua, Maria Bintang Ahista
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami konsep spiritualitas pastoral Paul Janssen serta implementasinya dalam karya pastoral oleh alumni Institut Pastoral Indonesia (IPI) Malang. Paul Janssen dikenal sebagai tokoh yang mengedepankan pendekatan pastoral yang relasional, inkulturatif, dan transformatif. Konsep spiritualitas pastoral yang diusungnya telah memengaruhi pembentukan paradigma pastoral di IPI dan praktik pastoral para alumninya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana alumni IPI menerapkan prinsip-prinsip spiritualitas pastoral Janssen dalam pelayanan pastoral mereka, khususnya dalam konteks sosial, budaya, dan gerejawi yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan alumni yang terlibat dalam karya pastoral di berbagai wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas pastoral Janssen memberikan dasar yang kuat bagi alumni IPI dalam mengembangkan relasi yang bermakna dengan umat, beradaptasi dengan konteks lokal, dan menghadirkan pembaruan dalam karya pastoral. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa alumni IPI mengadopsi nilai-nilai kasih, harapan, dan iman yang terintegrasi dalam karya pelayanan, sejalan dengan semangat pastoral Paul Janssen yang inklusif dan berpusat pada umat.
Generation Z Entrepreneurial Morals towards Intention through Self-Efficacy and Motivation, Based on Creative Economy Ningsih, Caria; Nauval, Muhammad Luthfi; Turgarini, Dewi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10892

Abstract

This research aims to identify the influence of entrepreneurial morals on entrepreneurial intention, with self-efficacy and entrepreneurial motivation as intervening variables among Generation Z students of tourism study program. This is a quantitative research using the Path Analysis method. Based on computation, sample of this research is using 100 tourism students from Indonesian Education University (UPI), who are participating in the entrepreneurship program. The results of the study indicate that entrepreneurial motivation plays an important role as a significant mediator in linking entrepreneurial moral with entrepreneurial intention, while self-efficacy does not have a significant influence on the relationship between entrepreneurial moral to entrepreneurial intention. Overall, entrepreneurial moral play a significantly important role in increasing the self-efficacy, entrepreneurial motivation and entrepreneurial intention of tourism students. It is expected that this research can recommend and contribute to the development of a more effective and relevant creative economy-based entrepreneurship program to increase interest in entrepreneurship among tourism students.
Pengembangan Instrumen Penilaian Untuk Mengukur Sikap Demokratis Peserta Didik Adawiah, Rabiatul; Rachman, Hasim
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10221

Abstract

Kurikulum pendidikan nasional mengharuskan guru untuk melaksanakan penilaian secara menyeluruh pada ranah pengetahuan, sikap, dan psikomotorik. Namun, pada praktiknya, penilaian sikap sering diabaikan karena dianggap sulit diukur secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian sikap demokratis peserta didik yang valid dan reliabel. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan sampel acak sebanyak 200 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form dan dianalisis dengan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 22. Uji validitas dengan korelasi Product Moment menghasilkan 24 butir instrumen yang valid (rhitung > rtabel). Uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach menunjukkan nilai 0,96 yang tergolong sangat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki kualitas pengukuran yang kuat. Instrumen ini dapat digunakan sebagai alat bantu guru untuk mengevaluasi dan menumbuhkan sikap demokratis di lingkungan sekolah secara lebih terukur dan sistematis.
The Meaningfulness of Sa Tidar Philosophy in Strengthening Community Civic Disposition Mazid, Sukron; Wulansari, Atsani; Komalasari, Kokom; Abdulkarim, Aim; Rahmat, Rahmat
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10479

Abstract

This research aims to discover the meaning of the philosophy of Sa Tidar as a symbol and meaning in the practice of life in Bukit Tidar, meaning that every wrong will be caught in every behavior in life. It means that honesty is part of one's integrity in action. Javanese thick norms impact social sanctions through community appreciation and rejection. The value of Sa Tidar is very relevant in the Civic Disposition value order as a reinforcement in community life. This research used a qualitative descriptive approach. The data were collected through observation, interview, and documentation. Then, the data was validated through source and method triangulation. This research used Miles and Huberman's model: data reduction, data presentation, and drawing conclusions to analyze the data. The results showed that the validity of Sa Tidar philosophy in strengthening Civic Disposition through (1) the meaning of Sa Tidar values has excellent relevance in shaping civic disposition as a pillar of social life. (2) The philosophy of Sa Tidar serves as a moral guide that integrates the values of religiosity and character in everyday life.
Nilai Budaya Seloko Adat Melayu Jambi sebagai Bahan Ajar Berbasis Profil Pelajar Pancasila Purba, Andiopenta; Simaremare, Tohap Pandapotan; Simatupang, Gugun Manosor; Sihotang, Rina Oktaviana; Sinurat, Junita Yosephine
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam Seloko Adat Melayu Jambi yang dapat digunakan sebagai bahan ajar muatan lokal berbasis Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Seloko Adat Melayu Jambi, dengan sumber data berasal dari masyarakat Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Informan terdiri dari tokoh adat, Tua-Tua Tengganai, dan pemuka masyarakat. Teknik pengumpulan data meliputi rekaman, catatan lapangan, wawancara, dan observasi partisipatif. Data dianalisis menggunakan teknik Model Alir Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima nilai budaya utama: Ketaqwaan (hubungan manusia dengan Tuhan) sebagai implementasi dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; Gotong Royong (hubungan manusia dengan masyarakat) sebagai implementasi Dimensi Gotong Royong dan Kebhinekaan Global; Pelestarian Alam (hubungan manusia dengan alam) sebagai implementasi Dimensi Kreatif dan Bernalar Kritis; Tolong Menolong (hubungan manusia dengan masyarakat) sebagai implementasi Dimensi Gotong Royong; serta Kerja Keras (hubungan manusia dengan manusia lain) sebagai implementasi Mandiri dan Kreatif. Nilai-nilai budaya ini relevan sebagai bahan ajar untuk pembentukan karakter siswa sesuai Profil Pelajar Pancasila.
Membangun Karakter Resiliensi melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Keterlibatan Hidayah, Yayuk; Arpannudin, Iqbal; Ulfah, Nufikha
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana membangun karakter resiliensi melalui pembelajaran kontekstual berbasis keterlibatan. Fokus penelitian ini adalah mengeksplorasi pengaruh pembelajaran tersebut terhadap pengembangan lima elemen utama karakter resiliensi, yaitu ketangguhan emosional, pemecahan masalah kreatif, adaptabilitas, kepemimpinan kolaboratif, dan keteguhan tujuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui survei lapangan menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi dan reliabel sesuai standar penelitian kuantitatif selain menggunakan kuesioner juga menggunakan wawancara. Populasi penelitian adalah mahasiswa program S1 Universitas Negeri Yogyakarta, dengan sampel sebanyak 256 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode cluster sampling dari 7  fakultas, berdasarkan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan dalam pembelajaran kontekstual berbasis keterlibatan bervariasi pada setiap domain karakter resiliensi. Ketangguhan emosional, keteguhan tujuan, pemecahan masalah kreatif, dan adaptabilitas menunjukkan tingkat keterlibatan yang baik. Namun, pada domain kepemimpinan kolaboratif, keterlibatan mahasiswa relatif rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan keterlibatan ini termasuk metode pembelajaran yang kurang mendukung kolaborasi aktif serta keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model pembelajaran kontekstual yang lebih efektif dalam membangun karakter resiliensi secara holistik.
Pengembangan Materi Pendidikan Pancasila Berbasis Nilai dan Moral Untuk Menghadapi Tantangan Disrupsi Supriyono, Supriyono; Kurniawaty, Imas; Nugraha, Dadi Mulyadi; Supriatna, Aang; Rosyada, Laura Barozial Amry; Hidayat, Suci Fitriani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10949

Abstract

Pendidikan Pancasila memiliki peranan yang penting sebagai upaya pemerintah mewujudkan tujuan negara Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pembelajaran Pendidikan Pancasila perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Tujuan penelitian yaitu untuk mengembangan materi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis nilai dan moral untuk menghadapi tantangan disrupsi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data lapangan diperoleh melalui angket yang disebarkan kepada mahasiswa dan dianalisis dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu menemukan bahwa pengembangan materi Pendidikan Pancasila berbasis nilai dan moral memiliki korelasi positif (r=0,448) terhadap kemampuan menghadapi tantangan disrupsi, namun tidak signifikan secara statistik (p=0,449). Analisis regresi menunjukkan kontribusi sebesar 20,1%, sementara 79,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Meskipun demikian, hasil ini memberikan indikasi bahwa penguatan Pendidikan Pancasila berbasis nilai dan moral tetap relevan sebagai strategi dalam membentuk generasi yang tangguh dan adaptif di era disrupsi. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merancang model pendidikan yang lebih inovatif dan responsif terhadap perubahan global.
Pertimbangan Etika Moral Remaja di Era Post Truth dalam Menentukan Pilihan Presiden 2024 di Kota Bandung Fitria, Ratna; Darmawan, Cecep; Syaifullah, Syaifullah; Mulyawan, Rahman
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10951

Abstract

Digitalisasi sangat mendukung pertukaran informasi dan pengetahuan menjadi cepat dan menjangkau seluruh daerah. Sayangnya, kecepatan penerimaan  informasi tidak seiring dengan peningkatan literasi yang dimiliki Masyarakat, penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pertimbangan etika moral yang digunakan oleh para remaja dalam menentukan pilihan terhadap presiden pada pemilu 2024 di kota Bandung. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus; pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan kajian literatur. Informan merupakan remaja aktif pengguna media social. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola pemikiran serta nilai-nilai moral yang menjadi dasar pengambilan keputusan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran, integritas, tanggung jawab sosial, serta kepedulian terhadap masyarakat merupakan faktor utama dalam pertimbangan etika moral remaja. Namun demikian, para responden juga menghadapi tantangan besar berupa maraknya disinformasi dan hoaks di media sosial yang mempersulit proses penilaian mereka terhadap calon presiden. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi media berbasis nilai moral bagi generasi muda agar mampu mengambil keputusan politik secara kritis dan bertanggung jawab.