cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Transformasi Digital UMKM Mocaf: Implementasi Teknologi Pengolahan Ubi Kayu Terintegrasi untuk Bisnis Berkelanjutan khoerunnisa, Tiara Kurnia; surfiana; Amaliah, khusnatul; Kalsum, Nurbani; Fitriani; winarto; Pratondo Utomo, Tanto
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17160

Abstract

Latar Belakang: Transformasi digital telah menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing dan kelangsungan usaha mikro di tengah persaingan global yang semakin ketat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalkan proses bisnis mereka, meningkatkan efisiensi operasional, dan mencapai pangsa pasar yang lebih luas melalui platform online. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk menjadikan UMKM lebih memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalkan proses bisnis mereka, meningkatkan efisiensi operasional, dan mencapai pangsa pasar yang lebih luas melalui platform online. Metode: Metode yang dilakukan adalah dengan FGD, Pelatihan Digital Marketing dan Pendampingan penggunaan digital marketing. Hasil: Permasalahan yang ada saat ini di UMKM Mocaf yaitu di PT Sugih Makmur adalah belum tersedianya penjualan secara online dan platform media social yang mendukung penjualan, sehingga setelah dilakukannya FGD, Pelatihan dan juga Pendampingan UMKM tersebut bisa menggunakan media social tersebut untuk proses penjualan online. Pendampingan digitalisasi telah membawa dampak positif bagi PT Sugih Makmur selaku UMKM Mocaf, meningkatkan pemahaman teknologi, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan efisiensi operasional. Meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya akses infrastruktur digital dan perubahan paradigma bisnis, usaha mikro berbasis digital menunjukkan inovasi dan adaptabilitas yang tinggi. Kesimpulan: Langkah-langkah selanjutnya harus memperkuat infrastruktur digital dan memberdayakan UMKM dengan pengetahuan dan sumber daya yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital ini.
Pelatihan Pengembangan Soal Literasi Framework Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk Guru-Guru IPA SMP Kota Palembang Susanti, Rahmi; Destiansari, Elvira; Anwar, Yenny; Riyanto, Riyanto; Okta Cahyaningrum, Alya; Septiana, Resma; Aliza Anggraini, Nur; Innayatullah, Fatiah; Arundina, Asyifa; Yulianti, Rica; Riski, Muhammad; Dhelcia Bayumi, Karina
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17165

Abstract

Background: National Assessment, including AKM, is designed to measure students' literacy and numeracy skills. However, many teachers find it difficult to develop AKM-based literacy questions due to lack of training. This training aims to improve teachers' understanding and skills in compiling literacy questions based on the AKM Framework through systematic training and mentoring. Methods: Phase I (Preliminary Study): observations, interviews, questionnaires, and literature studies were conducted to analyze teachers' knowledge related to AKM Framework literacy questions and prepare training materials. Phase II (Implementation): a workshop to provide understanding and practice in developing AKM Framework literacy questions with simulations and feedback. Phase III (Mentoring and Guidance): continuously assisting teachers in developing literacy questions. Phase IV (Evaluation): through monitoring, evaluation of training results, and follow-up for improvement. The target of this activity is 40 junior high school science teachers from the Palembang City Science MGMP, who are expected to be able to improve their pedagogical skills and become facilitators in schools. Evaluation was conducted through pre-test, post-test, question development assignments, and feedback questionnaires related to the training. Results: The post-test results showed an increase in teachers' understanding of AKM in the "very good" category reaching 36.8%. The responses of the training participants showed high satisfaction, especially in terms of design, duration, and method of delivering the material, with an average of 80-90% of participants giving positive assessments. Conclusion: This training is expected to not only support the implementation of AKM.
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea Yani, Fitri Indah; Rahmi; Syarif, Asriyanti; Salam, Nur Insana; Wahyu, Farhanah; Ibrahim, Juliani
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17179

Abstract

Latar Belakang: Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, merupakan salah satu penghasil garam terbesar di Sulawesi Selatan. Namun, masyarakat setempat hanya memproduksi garam mentah dengan nilai ekonomi rendah, yang menyebabkan keterbatasan dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk berbasis garam menjadi garam spa BC dan garam susu BC, yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan berbasis praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan dalam pengolahan garam dengan memanfaatkan bahan lokal, termasuk limbah garam berkandungan magnesium tinggi. Keberhasilan program diukur berdasarkan peningkatan keterampilan peserta, jumlah produk yang berhasil diproduksi, serta peningkatan pendapatan masyarakat dari hasil penjualan produk diversifikasi garam. Hasil: Menunjukkan bahwa 85% peserta memahami dan mampu menerapkan proses pembuatan garam spa dan garam susu, serta menghasilkan produk dengan kualitas yang memenuhi standar pasar. Selain itu, terjadi peningkatan rata-rata pendapatan peserta sebesar 30% setelah program berjalan selama enam bulan. Program ini berdampak positif terhadap keterampilan masyarakat, terutama ibu rumah tangga, serta membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Kesimpulan: Novelty dari program ini terletak pada pemanfaatan limbah garam berkandungan magnesium tinggi sebagai bahan baku utama dalam produk garam spa dan garam susu, yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Selain itu, pendekatan pelatihan berbasis komunitas dengan pendampingan jangka panjang memastikan keberlanjutan usaha serta peningkatan daya saing produk di pasar lokal maupun nasional. Untuk keberhasilan jangka panjang, direkomendasikan adanya pendampingan lebih lanjut dalam aspek pengemasan dan strategi pemasaran digital guna memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk di tingkat nasional dan internasional.
Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Keluarga: Pemberdayaan Perempuan dalam UMKM Lauk Kemasan di Pekanbaru Berampu, Lailain Tawila; Syamsuri, Abd. Rasyid; Utami, Bunga Chintia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17182

Abstract

Background: Kemandirian ekonomi rumah tangga dapat ditingkatkan melalui peran perempuan dalam UMKM. Pemberdayaan perempuan dalam UMKM lauk kemasan dapat difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi, pemasaran, dan manajemen usaha. Selain itu, pelatihan keterampilan yang diterima perempuan akan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang, baik bagi diri mereka, keluarga, maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui kelompok UMKM lauk kemasan di Kota Pekanbaru, dengan fokus pada peningkatan kemandirian ekonomi rumah tangga. Metode: Metode yang digunakan meliputi pelatihan keterampilan teknis, manajerial, serta pemasaran digital, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha mereka secara efisien. Selain itu, pelatihan ini juga melibatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar produk. Hasil: Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan peserta. Pemanfaatan media sosial untuk pemasaran produk terbukti efektif dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Selain itu, adanya pelatihan juga memperkuat jaringan sosial di antara para peserta, sehingga mereka saling mendukung dalam mengatasi tantangan bisnis. Meskipun ada keberhasilan, tantangan utama yang masih dihadapi adalah akses terhadap modal usaha. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih mendukung akses pembiayaan bagi UMKM perempuan. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan perempuan melalui UMKM dapat meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat dan pelatihan yang relevan, perempuan dapat memainkan peran kunci dalam ekonomi keluarga dan komunitas.
Membangun Masa Depan Cerah: Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Anak Nanda, Hanjar Ikrima; Putri, Sheila Febriani; Yudhistiro, Kukuh; Santi, Fitriana; Tyas, Eva Wahyuning; Mustofa, Muhammad Ifan Ali
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17188

Abstract

Pendahuluan: Di era modern ini, literasi keuangan menjadi keterampilan penting yang perlu dikuasai sejak dini. Pemahaman yang baik tentang cara mengelola uang, menabung, dan berinvestasi dapat membantu anak-anak membangun masa depan yang lebih stabil dan sejahtera. Namun, banyak anak yang masih kurang mendapatkan edukasi keuangan yang efektif. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar sebagai landasan pendidikan yang bermutu, sehingga dapat membentuk perilaku keuangan yang bijak dan mandiri di masa mendatang. Metode: Analisis masalah, merancang produk, membuat produk, dan implementasi. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman anak terhadap pentingnya merencanakan pengeluaran dan mengelola pendapatan, memahami besar untung atau rugi usaha, dan mulai terbentuk mindset tentang pentingnya mendahulukan menabung. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat diimplementasikan di sekolah untuk mendukung pendidikan yang bermutu dan pembentukan karakter sejak dini.
Pendampingan Pembuatan dan Penggunaan Aplikasi MESSI LARI bagi Guru SDN 5 Gondangmanis Kudus Jawa Tengah Riswari, Lovika Ardana; Ermawati, Diana; Evanita, Evanita
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17219

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan game dalam pembelajaran merupakan inovasi yang dapat membantu guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Aplikasi MESSI LARI dikembangkan sebagai media berbasis game untuk mendukung perkembangan berpikir kritis siswa serta membantu guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di SD. Metode: Pelatihan yang diberikan mencakup analisis kebutuhan, perancangan, dan evaluasi aplikasi berbasis Android guna meningkatkan keterampilan guru dalam pengembangan media pembelajaran digital. Hasil: Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam pembuatan aplikasi MESSI LARI. Selain itu, penggunaan aplikasi ini membuat pembelajaran lebih menarik bagi siswa dalam memahami konsep kubus dan balok serta mendorong berpikir kritis. Kesimpulan: Penerapan teknologi dalam pembelajaran, seperti aplikasi MESSI LARI, terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan numerasi siswa dan kemampuan bernalar kritis, serta memperkaya proses pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan Strategi Marketing Pusat Green Therapy Indonesia Timur Hayati, Riza Sativani; Husain, Rafelia; Fadly, Fabian; Ma’rifah, Destri Ratna
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17234

Abstract

Pendahuluan: Pusat Green Therapy Indonesia Timur menyediakan layanan terapi alam bagi anak berkebutuhan khusus. Meskipun green therapy terbukti bermanfaat, kesadaran masyarakat terhadap terapi ini masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran untuk memperkenalkan layanan yang tersedia. Metode: Strategi pemasaran yang diterapkan meliputi seminar green therapy, festival green therapy, serta pembuatan alat pemasaran berupa katalog dan brosur layanan. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan dua tools pemasaran, yaitu katalog dan brosur, yang berhasil digunakan dalam kampanye green therapy. Selain itu, seminar dan festival green therapy terbukti meningkatkan jumlah anak berkebutuhan khusus yang memanfaatkan layanan Pusat Green Therapy Indonesia Timur. Kesimpulan: Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap green therapy serta memperluas jangkauan layanan bagi anak berkebutuhan khusus.
Optimalisasi Numerasi Melalui Pelatihan dan Edukasi Berbasis Teknologi Otomatisasi dan Transformasi Non-Sibi untuk Disabilitas Rungu di Kabupaten Sorong Yulianto, Ahmad; Rokhima, Nur; Ramadhani, Indri Anugrah; Andriyani, Andriyani; Barida, Muya; Mashar, Riana
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17249

Abstract

Pendahuluan: Rendahnya kemampuan numerasi siswa Kombel dan anggota UMKM Disabilitas akibat minimnya kesadaran dan pengetahuan mendorong perlunya edukasi, pelatihan, serta pemanfaatan teknologi bantu asistif yang aksesibel. Studi ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi siswa tuna rungu di Kombel SLBN dan anggota UMKM Disabilitas melalui Program KOSABANGSA (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat). Metode: Identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan edukasi, pelatihan berbasis teknologi asistif, serta evaluasi dan pendampingan. Hasil: Peningkatan pada aspek pengaplikasian simbol sebesar 41,9%, analisis informasi 18,5%, dan interpretasi hasil 24,4%. Sementara itu, UMKM Disabilitas mengalami peningkatan masing-masing sebesar 31,3%, 25%, dan 19,3% pada aspek yang sama secara berturut-turut. Kesimpulan: Program ini berkontribusi positif peningkatan kemampuan numerasi peserta, baik siswa Kombel SLBN maupun anggota UMKM Disabilitas setelah diberikan edukasi dan pelatihan berbasis teknologi asistif non SIBI.
Cegah Anemia Masa Remaja dengan Permainan Edukasi Traffic Light Nutrition Card di Wilayah Kerja Puskesmas Pegayut Rahmiwati, Anita; Sitorus, Rico Januar; Lubis, Adelina Irmayani; Sabila, Virgina Putri; Sari, Devi Kartika; Yuliantari, Devy
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17250

Abstract

Background: Salah satu faktor penyebab anemia adalah kurangnya asupan zat besi, terutama yang berasal dari sumber hewani, karena kebutuhan zat besi cenderung meningkat pada masa remaja. Defisiensi besi walaupun belum disertai anemia defisiensi besi dan anemia ringan sudah cukup menimbulkan gejala seperti lesu, lemah, letih, lelah dan lalai (5L). Hal ini diakibatkan oleh menurunnya kadar oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, termasuk otot untuk aktivitas fisik dan otak untuk berpikir. Metode: Metode pelaksanan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pegayut pada kegiatan ini adalah penyuluhan mengenai faktor penyebab anemia pada remaja menggunakan media menggunakan media Power Point dan Kegiatan permainan Traffic Light Nutrition Card. Hasil: Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan tentang Cegah Anemia Masa Remaja dengan permainan edukasi Traffic Light Nutrition Card pengetahuan dan sikap pada remaja mengalami peningkatan. Perubahan ini menandakan bahwa intervensi yang diberikan memiliki dampak positif Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap dimana persentase responden yang memiliki kategori baik semakin meningkat setelah kegiatan penyuluhan dilakukan.
Peningkatan Nilai Tambah Limbah Pengrajin Kayu melalui Produksi Briket Pemanggang Sate di Desa Cipancuh Kecamatan Haurgeulis Setiabudi, Dede Indra; Mutia, Nazma Aliya; Almadani, Nia; Hasanah, Amalia; Ramadhan, Al Fathin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17277

Abstract

Pendahuluan: Pemanfaatan limbah kayu di Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, menjadi tantangan bagi masyarakat karena limbah seperti serbuk gergaji dan potongan kayu kecil sering kali terbuang tanpa dimanfaatkan. Di sisi lain, kebutuhan akan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan semakin meningkat. Studi ini bertujuan untuk mengolah limbah kayu menjadi briket pemanggang sate dengan nilai ekonomi tinggi. Studi ini bertujuan untuk mengurangi limbah, meningkatkan kesejahteraan, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan metode partisipatif. Hasil: Adanya peningkatan pendapatan masyarakat, penurunan emisi karbon dari pembakaran bahan bakar tradisional, dan keberlanjutan usaha. Kesimpulan: Kegiatan ini bermanfaat karena dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.