cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Internet of Things pada Mahasiswa Teknik Komputer Pramudita, Rully; Setiyadi, Didik; Chusyairi, Ahmad; Subari, Samhana Suryati; Marzuki, Ismail
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8457

Abstract

Background: Keberadaan Internet of Things (IoT) dalam kehidupan saat ini semakin dibutuhkan baik oleh masyarakat maupun dunia usaha dunia industri (DUDI). Diperlukan pengetahuan mengenai konsep dasar IoT dengan perancangan program, dan juga wawasan mengenai bagaimana pemanfaatan IoT dalam kehidupan masyarakat. Tujuan dari STIKI Bali sebagai institusi pendidikan yang terdepan dalam memberikan kontribusi keilmuan di bidang komputer dalam mendukung perkembangan industri pariwisata berwawasan budaya pada tahun 2027. Metode: Metode dalam PkM dengan memberikan pelatihan pemanfaatan IoT dengan dukungan 1 narasumber, 1 moderator, 1 techinal support, 2 pembawa acara dari mahasiswa dan demo produk dari 2 mahasiswa mengenai monitoring daya pada listrik di rumah dengan aplikasi blynk dan sistem untuk mendeteksi sampah logam dan non logam. PkM dilakukan secara daring melalui zoom dan youtube di kediaman masing-masing. Hasil: Hasil angket berupa kuesioner sebagai umpan balik terhadap PkM ini 108 responden denagn N1 (0,19%), N2 (0,00%), N3 (2,96%), N4 (47,31%), dan N5 (49,54%). Akumulasi untuk penilaian baik dan baik sekali sebesar 96,9%, jadi PkM ini mendapatkan umpan balik yang baik sekali. Kesimpulan: Pelatihan ini adalah dapat memberikan pemahaman mengenai IoT terhadap mahasiswa semester 3 dan 5 Program Studi Teknik Komputer di STIKI Bali.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Sekolah dan UMKM Berbasis Syariah di Cisarua Kabupaten Bandung Fadhli, Rahmat; Haryadi, Yudi; Muhtadin, Muhtadin; Huda, Miftahul; Mulyadi, Dedi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8533

Abstract

Background: Manajemen pengelolaan keuangan merupakan dasar yang harus diterapkan dalam setiap organisasi, termasuk dalam pengelolaan keuangan pada satuan pendidikan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun, pengelolaan organisasi terutama pengelolaan keuangan secara syariah belum secara maksimal diterapkan di Desa Pasirlangu. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar warga masyarakat Desa Pasirlangu, Cisarua Kabupaten Bandung mampu mengelola keuangan sekolah dan UMKM secara profesional dengan berlandaskan prinsip-prinsip yang syariah. Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari: 1) perencanaan, kegiatan perencanaan dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan kepala desa Pasirlangu dan pengelola UMKM di lingkungan Desa Pasirlangu. 2) Pelaksanaan, kegaiatan dilaksanakan di Desa Pasirlangu pada bulan Februari 2020 dengan melibatkan semua stakholder masyarakat. 3) Evaluasi dilakukan agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik sehingga kegiatan dapat berjalan terus menerus dan konsisten. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana dengan baik berkat adanya dukungan dari semua lapisan masyarakat, yang terdiri dari tenaga kependidikan di sekolah dan pelaku UMKM. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa 70% pelaku UMKM telah berkategori baik dan sisanya 30% berkategori cukup. Sementara itu dalam hal pengelolaan keuangan berbasis syariah, persentasenya adalah kriteria baik sebesar 60%, dan 40% berkategori cukup. Kesimpulan: Peserta aktif mengikuti kegiatan dan mampu meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan organisasi dan keuangan.
Pelatihan Pembuatan Plastic Biodegradable dari Limbah Tongkol Jagung Berbasis Eco Friendly Sunarti, Sunarti; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Rukmi, Dewi Nurul; Riska, Riska
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17055

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan limbah tongkol jagung di Desa Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi isu krusial karena belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga sering dibakar atau dibuang, menyebabkan pencemaran lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengubah limbah tongkol jagung menjadi plastik biodegradable yang ramah lingkungan. Metode: Pendampingan, pelatihan, dan sosialisasi. Hasil: Pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengolahan limbah meningkat secara signifikan; dari tingkat pemahaman awal sebesar 10–20% menjadi 100% setelah mengikuti program. Kesimpulan: Program ini mendukung program Desa Sehat dan Hijau 2030 dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 dan 12, serta meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengolah limbah menjadi produk ramah lingkungan.
Gerakan Sekolah Sehat: Sehat Bergizi, Sehat Fisik dan Sehat Lingkungan di SDN 072 Palembang Febry, Fatmalina; Ainy, Asmaripa; Camelia, Anita; Mutahar, Rini
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17081

Abstract

Background: Permasalahan kesehatan anak sekolah masih harus mendapatkan perhatian penuh seperti status gizi, konsumsi makanan beresiko serta kebersihan diri dan aktivitas fisik. Peran sekolah dalam bentuk sekolah sehat dapat dimanfaatkan bagi pihak sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesehatan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menginisiasi program sekolah sehat dan meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai sehat bergizi, sehat fisik dan sehat lingkungan. Metode: Kegiatan pengabdian ini terintegrasi dengan mata kuliah Gizi Olahraga mahasiswa Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Semester V. Peserta kegiatan ini merupakan siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 072 Palembang yang berjumlah 62 orang. Kegiatan ini dilakukan selama 2 minggu yaitu minggu ke-1 edukasi dan game edukasi mengenai sehat bergizi yang dilaksanakan selama 2 jam dan minggu ke-2 edukasi dan game edukasi mengenai sehat fisik dan sehat lingkungan yang berlangsung selama 3 jam. Evaluasi kegiatan ini adalah melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai sehat bergizi (p=<0,001) dan pengetahuan mengenai sehat fisik sehat lingkungan (p=<0,001) setelah diberikan edukasi berupa ceramah dan juga games edukasi. Kesimpulan: Edukasi yang dilakukan dengan metode penyuluhan dan game edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak mengenai sehat bergizi, sehat fisik dan sehat lingkungan.
Peningkatan Kualitas Produk Keripik Kentang pada Industri Rumah Tangga (IRT) Tooop Rasa, Sokaraja, Kabupaten Banyumas Melalui Pelatihan CPPOB dan Bahan Pangan Halal Mulia, Dini Siswani; Wati, Ratna Kartika; Suwarsito, Suwarsito; Wahyuni, Sri; Darmawan, Akhmad; Susylowati, Dewi; Saputra, Eqwar
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17181

Abstract

Background: Industri Rumah Tangga (IRT) Tooop Rasa merupakan IRT yang memiliki berbagai usaha produksi olahan pangan, salah satunya adalah keripik kentang. Produk ini termasuk produk unggulan dengan bahan baku yang melimpah dan kontinu. Namun, pembuatan keripik kentang belum mengaplikasikan prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan produk belum bersertifikat halal. Kegiatan pembinaan IRT ini bertujuan untuk memberikan edukasi atau pelatihan CPPOB dan bahan pangan halal agar produk berkualitas baik dan dapat meningkatkan daya saing. Metode: Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pendekatan partisipatoris dengan tahap kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Tingkat keberhasilan program diukur dengan metode one group pre-test and post-test. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan 87,50% anggota mitra memahami dan mampu mengimplementasikan CPPOB, dan 85,00% anggota mitra memahami dan mampu mengimplementasikan tentang bahan pangan halal. Produk keripik kentang telah didampingi dalam pengajuan sertifikasi halal. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian telah berhasil memberikan edukasi atau pelatihan CPPOB dan bahan pangan halal yang berimplikasi positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra. Produk keripik kentang yang dihasilkan berkualitas baik dan memenuhi kriteria sesuai SNI 4031:2018, yaitu bau, rasa, tekstur, dan penampakan normal, salah satunya ditandai dengan warna kuning merata dan tekstur renyah. Selain itu, mitra telah berhasil mendapatkan sertifikat halal sehingga dapat meningkatkan daya saing.
Sosialisasi Tentang Gizi Dan Pentingnya Sarapan Terhadap Aktivitas Sehari-Hari Peserta Didik Di SMA Ashari, Roulina; Gunawan, Gunawan; Dalila, Aupi; Hidayati, Maulidia; Nirmalasari, Ridha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17309

Abstract

Background: Sarapan pagi penting untuk memberikan energi, konsentrasi, dan stamina bagi peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Namun, survei awal menunjukkan lebih dari 60% siswa sering melewatkannya karena keterbatasan waktu dan selera makan, yang berdampak pada kesehatan, konsentrasi dan kinerja belajar. Metode: Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dengan tujuan memberikan edukasi kepada peserta didik agar dapat mengubah kebiasaan melewatkan sarapan sebelum beraktivitas dan membiasakan diri mengkonsumsi sayur dan buah untuk memenuhi nutrisi tubuh. Hasil: Sosialisasi berjalan efektif dengan meningkatnya pemahaman peserta didik mengenai pentingnya sarapan dan gizi seimbang. Hal ini ditunjukkan melalui antusiasme mereka dalam sesi tanya jawab serta kemampuan menjawab pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi terbukti meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya sarapan, sehingga dapat berkontribusi pada perbaikan kebiasaan makan, peningkatan kesehatan, dan menunjang keberhasilan belajar di sekolah.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Cot Bagi, Kecamatan Blang, Bintang, Kabupaten Aceh Besar Elfariyanti, Elfariyanti; Safrina, Safrina; Rinaldi, Rinaldi; Adriani, Azmalina; Suzanni, Mulia Aria
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.18276

Abstract

Background: Program pemberdayaan masyarakat berbasis pelatihan budidaya dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dilaksanakan di Desa Cot Bagi, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat masyarakat dalam mengelola TOGA secara berkelanjutan. Metode: Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert (15 item, 5 aspek) yang telah divalidasi melalui expert judgment, serta diuji reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,84). Hasil: Hasil analisis pre dan post-test menunjukkan peningkatan rerata skor sebesar +1,7 pada aspek pengetahuan dan keterampilan. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan kompetensi warga dalam pengelolaan TOGA sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis komunitas, serta relevan untuk direplikasi dalam program pemberdayaan lokal di wilayah lain.
Pelatihan Implementasi Differentiated Instruction untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila bagi Guru MGMP IPA Jember dalam Mendukung Kurikulum Merdeka Nuraini, Lailatul; Meilina, Ike Lusi; Bektiarso, Singgih; Prihandono, Trapsilo; Sefanda, Sakti Kalisa
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.18370

Abstract

Pendahuluan: Karakteristik Kurikulum Merdeka mencakup pengembangan keterampilan sosial dan karakter, penekanan pada materi yang fundamental, serta pembelajaran yang bersifat fleksibel sesuai kebutuhan dan gaya belajar siswa. Pengembangan keterampilan sosial dan karakter ini dilaksanakan melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun, pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan differentiated instruction sebagai salah satu pendekatan pembelajaran pendukung keberhasilan program Kurikulum Merdeka belajar masih minim. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru MGMP IPA terkait P5 sekaligus menganalisis respon guru selama kegiatan pelatihan. Metode: metode pengabdian Masyarakat yang digunakan adalah Service Learning (SL) dengan basis Experiential Learning, yang melibatkan tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data diperoleh melalui pretest, posttest, dan angket respon guru. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menghitung N-gain berbantuan software SPSS. Analisis data menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,45, berada dalam kategori sedang. Hasil: ini menandakan bahwa pelatihan memberikan dampak yang cukup efektif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan guru. Selain itu, hasil angket respon guru menunjukkan nilai rata-rata sebesar 93,87%, berada dalam kategori respon sangat baik. Kesimpulan: Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa program pelatihan telah memberikan kontribusi yang positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru IPA dalam pembelajaran menggunakan differentiated instruction sebagai upaya menguatkan profil pelajar Pancasila.
Pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Guru PJOK Ramadhan, Arizky; Iyakrus, Iyakrus; Rasyono, Rasyono; Syafaruddin, Syafaruddin; Razak, Rahmatillah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.18525

Abstract

Background: Kurikulum Merdeka Belajar adalah kurikulum yang dibuat dan dirancang untuk pendidikan yang ada di Indonesia. Pendidik atau guru PJOK wajib menggunakan kurikulum merdeka yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada pendidikan yang ada di Indonesia. Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa dalam meraih prestasi. Metode: Pelaksanaan dalam pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap diantaranya pemberian sosialisasi tentang kurikulum merdeka belajar dan penilaian pengetahuan tentang Kurikulum Merdeka Belajar serta terakhir melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil: analisis menunjukkan mayoritas guru PJOK Palembang memiliki pengetahuan yang baik dengan rata-rata 90 dengan nilai terendah 70 dan skor tertinggi 100, tentang Kurikulum Merdeka Belajar. Kesimpulan: pelatihan dan sosialisasi memberikan manfaat yang positif bagi para para guru PJOK dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka Belajar.
Revitalisasi Budaya Lokal Masyarakat Indonesia di Malaysia: Revitalisasi Budaya Lokal Masyarakat Indonesia di Malaysia Saiful, Saiful; Hamid, Radiah; Nurjannah, Nurjannah; Hasyim, Taufiqurrahman; Sahara, Herman
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.18545

Abstract

Background: Revitalisasi budaya lokal menjadi isu penting dalam konteks globalisasi dan migrasi yang cepat. Masyarakat Indonesia yang tinggal di Malaysia merupakan salah satu kelompok diaspora yang membawa serta beragam tradisi, nilai, dan praktik budaya dari tanah air. Namun, dalam proses adaptasi di lingkungan baru, banyak dari elemen budaya tersebut terancam punah atau kehilangan maknanya. Hal ini mendorong perlunya upaya revitalisasi untuk memastikan bahwa warisan budaya tersebut tetap hidup dan relevan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan, melestarikan dan memperkuat identitas budaya serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia tentang warisan budaya atau identitas budaya yang ada di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan. Metode: Sesi edukasi yang memperkenalkan berbagai aspek budaya Sulawesi Selatan, termasuk bahasa, adat istiadat, musik, dan tari. Melalui presentasi visual, video, dan cerita, anak-anak diajak untuk memahami kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas mereka. Sesi ini juga diisi dengan tarian tradisional sehingga anak-anak melihat langsung tarian yang berasal dari Sulawesi Selatan. Hasil: Anak-anak mengenal budaya Sulawesi Selatan yang membangkitkan rasa bangga dan penghargaan terhadap budaya dari negaranya. Kesimpulan: Revitalisasi budaya lokal bukan hanya sekadar upaya pelestarian, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun karakter dan identitas anak-anak Indonesia di perantauan. Diharapkan, mereka akan terus meneruskan pengetahuan dan kecintaan terhadap budaya Sulawesi Selatan, sehingga warisan ini tetap hidup dan berkembang di tengah generasi mendatang. Melalui upaya ini, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang percaya diri, toleran, dan menghargai keberagaman, serta mampu berkontribusi positif baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.