cover
Contact Name
Acep Roni Hamdani
Contact Email
acepronihamdani@unpas.ac.id
Phone
+6287726846888
Journal Mail Official
jurnalilmiahpendas@unpas.ac.id
Editorial Address
Jl. Taman Sari No. 6-8 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 24772143     EISSN : 25486950     DOI : 10.23969
Core Subject : Education,
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles 17,078 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SYNECTICS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SDN 1 BANGKELEKILA’ KABUPATEN TORAJA UTARA Nur Abidah Idrus; Yusnadi; Pala, Jefrianto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.33688

Abstract

This study was motivated by the issue of students’ low ability in writing poetry. The objectives of this research were: (1) to describe the implementation of the synectics learning model in fifth-grade elementary school students; (2) to determine students’ poetry writing skills before and after the application of the synectics learning model; and (3) to examine the effect of the synectics learning model on the poetry writing skills of fifth-grade students. This research employed a quantitative approach using an experimental method and a quasi-experimental design with the nonequivalent control group design type. The population of this study was all fifth-grade students at SDN 1 Bangkelekila’, consisting of two classes which also served as the sample: class V A and V B, with a total of 46 students. The sampling technique used was purposive sampling, with class V A as the experimental group and class V B as the control group. Data collection techniques included tests, observation, and documentation. The data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis with the Independent sample t-test. The results from the experimental class showed: (1) the learning process using the synectics model was implemented with a “fair” category in the first meeting and a “good” category in the second meeting; (2) students’ poetry writing ability improved after the implementation of the synectics learning model, as evidenced by higher post-test scores compared to pre-test scores; and (3) the synectics learning model had a significant effect on the poetry writing skills of fifth-grade students at SDN 1 Bangkelekila’, North Toraja Regency. It can be concluded that the application of the synectics learning model significantly impacts poetry writing ability and leads to improvement in students’ test results.
Persaingan Portugis dan Spanyol dalam Penjelajahan Rempah di Nusantara Rosmaida, Rosmaida Sinaga; Ade Aulia , Ade Aulia Rahman; Andrew, Andrew Carlos Putra Ambarita; Jepri, Jepri Saragih; Putri, Putri Grace Nola Pasaribu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34119

Abstract

Penelitian ini membahas kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol ke Indonesia pada abad ke-16 sebagai bagian dari ekspansi bangsa Eropa setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453. Faktor utama yang mendorong kedatangan bangsa Eropa terangkum dalam semboyan Gold, Gospel, Glory yaitu mencari kekayaan melalui perdagangan rempah-rempah, menyebarkan agama Katolik, dan meraih kejayaan politik. Proses kolonialisasi Portugis dimulai dengan penguasaan Malaka (1511), masuk ke Maluku (1512), serta perjanjian dengan Pajajaran (1522). Sementara itu, Spanyol tiba di Maluku pada 1521 dan sempat menjalin aliansi dengan Tidore, tetapi kemudian mundur ke Filipina setelah Perjanjian Zaragoza (1529). Kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol menimbulkan berbagai perlawanan, seperti di Aceh, Demak, Sunda Kelapa, Ternate, dan Minahasa. Dampak kolonialisasi ini sangat luas, meliputi bidang ekonomi (monopoli rempah-rempah dan eksploitasi sumber daya), sosial-budaya (masuknya agama Katolik, senjata api, serta produk Eropa), dan politik (melemahnya kedaulatan kerajaan lokal).
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DASAR DI INDONESIA Maulidia, Martarosa; Mudlofir, Ali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34497

Abstract

Penelitian ini menganalisis arah dan isi kebijakan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa, ketimpangan mutu pendidikan antarwilayah, serta perbedaan kualitas guru. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan, penelitian ini menelaah berbagai regulasi seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan, serta kebijakan “Merdeka Belajar”. Data dianalisis melalui teknik analisis isi dan deskriptif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah memiliki kerangka kebijakan yang komprehensif dengan dukungan standar isi, proses, dan evaluasi; namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala pada aspek kapasitas guru, sarana-prasarana, serta sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi kebijakan yang berkelanjutan, pengembangan profesionalisme guru, dan pengambilan keputusan berbasis data menjadi kunci keberhasilan peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kebijakan pendidikan yang sinergis dan adaptif untuk mencapai pemerataan dan kualitas pendidikan dasar yang berkelanjutan.
INTEGRASI PENDIDIKAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN DALAM KURIKULUM PAI: UPAYA MENUMBUHKAN EMPATI DI ERA INDIVIDUALISTIK: Abstract, Abstrak,Pendahuluan,Metodologi,Hasil dan Pembahasan,Simpulan dan Saran, Daftar Pustaka Agus Pahrudin; Sulastri; Agus Jatmiko; Koderi; Imam Syafei
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35094

Abstract

Pada era modern yang ditandai dengan meningkatnya individualisme dan melemahnya kepekaan sosial, Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan besar dalam menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan dalam kurikulum PAI sebagai upaya membangun karakter empatik di kalangan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui kajian literatur, analisis dokumen kurikulum, serta wawancara dengan guru PAI di tiga sekolah menengah. Data dianalisis secara tematik untuk melihat sejauh mana nilai sosial dan kemanusiaan diinternalisasikan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum PAI memiliki landasan moral dan sosial yang kuat, implementasinya masih dominan pada aspek kognitif dan ritual, sehingga belum sepenuhnya menyentuh ranah afektif peserta didik. Guru yang menerapkan kegiatan berbasis aksi sosial—seperti layanan masyarakat, kepedulian lingkungan, dan program dukungan teman sebaya—mengalami peningkatan nyata pada sikap empati, kerja sama, serta tanggung jawab sosial siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi dimensi sosial dan kemanusiaan dalam PAI tidak hanya memperkuat pendidikan moral, tetapi juga menyiapkan peserta didik menjadi pribadi yang berbelas kasih dan berorientasi pada kemaslahatan sosial di tengah arus individualistik. Diperlukan pelatihan guru, model pembelajaran kontekstual, dan kemitraan sekolah dengan masyarakat untuk mewujudkan transformasi pendidikan berbasis empati secara berkelanjutan.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Inovasi di Madrasah: abstrak, pendahuluan, metode penelitian, Hasil Penelitian dan Pembahasan , kesimpulan, daftar pustaka Syifaul karima; Agus Pahrudin; Agus Jatmiko; Koderi; Imam Syafe’i
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan model pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis inovasi di madrasah sebagai upaya menjawab tantangan era modern dan kebutuhan peserta didik abad ke-21. Pengembangan kurikulum PAI yang inovatif diperlukan agar proses pembelajaran tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mampu membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa sesuai dengan nilai-nilai Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis dokumen kurikulum PAI pada madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum berbasis inovasi di madrasah dapat dilakukan melalui integrasi teknologi pembelajaran, penerapan pendekatan student-centered learning, serta penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam setiap komponen kurikulum. Selain itu, keterlibatan guru sebagai pengembang kurikulum dan dukungan kebijakan lembaga menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi kurikulum yang inovatif. Dengan demikian, pengembangan kurikulum PAI berbasis inovasi di madrasah diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan Teknologi di Era Digital Rakhim, Nazwa; Dian Rahadian; Yuniar Purwanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35289

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan teknologi di era digital. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan kebiasaan positif tersebut berdampak pada pengembangan karakter sekaligus kemampuan teknologi anak-anak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi untuk menggali pengalaman dan persepsi siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat secara signifikan meningkatkan fokus, motivasi, kreativitas, dan kemampuan teknologi peserta didik. Pembiasaan ini juga memperkuat soft skill seperti disiplin, kerja sama, dan etika digital. Kesimpulannya, integrasi 7 kebiasaan ini efektif membentuk generasi digital yang kreatif, unggul, dan berkarakter. Penelitian ini merekomendasikan implementasi kebiasaan tersebut secara sistematis dalam kurikulum maupun lingkungan pendidikan Kata Kunci: 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pendidikan karakter, kreativitas anak, keterampilan teknologi, era digital This study examines the implementation of the 7 Habits of Great Indonesian Children in enhancing creativity and technology skills in the digital era. The research aims to explore how these positive habits impact the development of character and technological abilities in children. A qualitative research method was employed, involving interviews, participatory observation, and documentation to gather experiences and perceptions from students and teachers. The findings reveal that habits such as waking up early, worshipping, exercising, eating healthy, loving to learn, being socially active, and going to bed early significantly improve focus, motivation, creativity, and technological competence among learners. These habits also strengthen soft skills such as discipline, teamwork, and digital ethics. In conclusion, integrating these 7 habits effectively shapes a creative, excellent, and well-charactered digital generation. The study recommends systematic implementation of these habits within the curriculum and educational environment. Keywords: 7 Habits of Great Indonesian Children, character education, child creativity, technology skills, digital era
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kinerja Teamwork di Balai Diklat Keagamaan surabaya Nabilla Fitria Shalma; Najwa Khoirun Nisa; Samsul Ma’arif; Sahudi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja tim penyelenggara pelatihan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan prosedur penelitian berdasarkan pada kenyataan lapangan dan apa yang dialami oleh informan penelitian, sehingga menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada narasumber dan informan yang telah dipilih berdasarkan tugas dan jabatannya yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam mendukung kinerja teamwork pegawai penyelenggara pelatihan, baik dalam aspek koordinasi, penyampaian informasi, maupun dalam membangun hubungan kerja yang harmonis. Proses komunikasi interpersonal pada tim penyelenggara pelatihan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya berjalan secara terbuka, dua arah dan adanya kejelasan informasi yang mampu meningkatkan koordinasi antar anggota tim serta dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman. Komunikasi interpersonal yang efektif terbukti meningkatkan pemahaman antar anggota tim, mempercepat proses kerja, dan menciptakan suasana kerja yang produktif.
IMPLEMENTASI PROGRAM LAYANAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF DI SEKOLAH PINGGIR SUNGAI Anggreani, Chresty; Maimunah; Celia Cinantya; Ratna Purwanti; Aslamiah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35313

Abstract

Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Banjarmasin Utara adalah TK yang terletak di pinggiran sungai yang mengimplementasikan program PAUD Holistik Integratif (HI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan PAUD HI di TK Negeri Pembina Banjarmasin Utara. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan serta verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa TK Negeri Pembina Banjarmasin Utara telah mengimplementasikan layana PAUD HI yang meliputi: layanan pendidikan, layanan kesehatan, gizi dan perawatan, layanan pengasuhan, layanan perlindungan, dan layanan kesejahteraan. Satuan pendidikan juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa mitra yaitu: orang tua, dinas kesehatan, dinas pendidikan, pemadam kebakaran, dan juga perpustakaan daerah. Dengan demikian, melalui komitmen bersama antara sekolah, orang tua, dan mitra diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara meneyluruh demi terwujudnya anak yang sehat cerdas, ceria dan berakhlak mulia.
KONTRUKSI TEORITIS INTERNALISASI ISLAM DALAM EKOLOGI MEDIA DIGITAL Astutik, Lutfiani; M. Yunus Abu Bakar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35316

Abstract

Perkembangan ekologi media digital telah mengubah cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan memaknai nilai-nilai kehidupan, termasuk nilai-nilai keislaman. Perubahan ini memunculkan persoalan baru bagi pendidikan Islam: bagaimana nilai-nilai Islam dapat diinternalisasi secara mendalam dalam ruang digital yang sarat hiburan, algoritma, dan budaya instan. Artikel ini bertujuan mengonstruksi secara teoretis proses internalisasi nilai Islam dalam konteks ekologi media digital dengan menelaah keterpaduan antara teori Internalisasi Nilai (Rokeach, Muhaimin, Abuddin Nata) dan teori Ekologi Media (Marshall McLuhan, Neil Postman). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif ‘’library research’’ dengan metode analisis konseptual, yaitu menelaah gagasan, teori, dan literatur relevan untuk menemukan hubungan logis antara konsep nilai Islam dan dinamika media digital. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap karya-karya utama para tokoh teori nilai dan teori media, kemudian dianalisis secara interpretatif guna mengidentifikasi pola internalisasi nilai dalam lingkungan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam di ruang digital berlangsung melalui tiga tahapan utama: pembingkaian makna (meaning framing), interaksi simbolik antar pengguna, dan habituasi nilai dalam aktivitas digital sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa media digital bukan sekadar saluran informasi, tetapi ekosistem simbolik yang turut membentuk kesadaran, perilaku, dan spiritualitas pengguna. Dengan demikian, ekologi media digital menjadi arena baru pendidikan nilai Islam yang menuntut literasi digital, etika bermedia, dan kesadaran spiritual yang reflektif.
Analisis Pengintegrasian Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Seni Rupa Siswa Kelas III di Sekolah Dasar Caroline, Eligia Maya; Cicilia Ika Rahayu Nita; Andika Gutama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35346

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan, pengembangan karakter spiritual menjadi fokus utama yang relatif mudah tercapai karena lingkungan yang homogen. Pengembangan karakter lainya masih memerlukan waktu, upaya dan strategi yang lebih kompleks. Upaya pengembangan karakter dilakukan dalam pembelajaran seni rupa melalui teori dan praktik secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana mata pelajaran seni rupa dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan karakter terkhusus karakter kreatif dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini mengacu pada model analisis data menurut Miles & Huberman, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: data collection, data reduction, data display dan conclusions. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter pada pembelajaran seni rupa menggunakan strategi yang termuat dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta penilaian dan evaluasi. Strategi yang digunakan yaitu guru menanamkan nilai-nilai karakter pada elemen dalam modul ajar, pembelajaran berbasis proyek, metode belajar kerja kelompok dan model pembelajaran discovery learning melalui 3 tahapan diantaranya pendahuluan, inti dan penutup. Melalui pembelajaran seni rupa yang menyenangkan, peserta didik tidak hanya belajar tentang teknik dan estetika, melainkan juga dapat membentuk karakter kreatif dan tanggung jawab dalam menyelesaikan topeng Reog. Proses berkreasi ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang bernilai estetika, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif peserta didik.

Page 962 of 1708 | Total Record : 17078


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026. Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Process Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press. Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025 Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order Vol. 10 No. 02` (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2024 In Built Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025. Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2025 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024. Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 December 2024 In Press. Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024 Vol. 9 No. 01 (2024): Volume 09 No. 01 Maret 2024 Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024. Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09, No. 03, September 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024 Vol. 8 No. 02 (2023): Volume 08 No 02, September 2023 Vol. 8 No. 01 (2023): Volume 08 No. 01 Maret 2023 Vol. 8 No. 01 (2023): Volume 08 No. 01 Juni 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 08, Nomor 01, Juni 2023 Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 Desember 2023 Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 September 2023 Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7 Nomor 1 Juni 2022 Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Desember 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6 Nomor 1 Juni 2021 Vol. 5 No. 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 Desember 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Juni 2020 Vol. 4 No. 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 Desember 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): Volume 4 Nomor 1 Juni 2019 Vol. 3 No. 2 (2018): Volume 3 Nomor 2 Desember 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3 Nomor 1 Juni 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Desember 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Volume 2 Nomor 1 Juni 2017 Vol. 1 No. 1 (2016): Volume 1 Nomor 1 Desember 2016 More Issue