cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): June" : 131 Documents clear
Pemberdayaan masyarakat melalui ceramah nuzulul quran di Mesjid Al Muhajjrin Lombok Barat Palahuddin Palahuddin; Ibrahim Ibrahim; Heri Gunawan; Mintasrihardi Mintasrihardi; Mas’ad Mas’ad; Sri Rejeki; Muhammad Ali; Iwan Tanjung Sutarna; Zainuddin Zainuddin; Swandi Swandi; Mardiya Hayati; Asri Asri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23049

Abstract

Abstrak Ceramah Nuzulul Quran sebagai instrumen penting dalam memperdalam pemahaman dan mengaktualisasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Nuzulul Quran melalui ceramah di Mesjid Al Muhajjirin Lombok Barat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui serangkaian beberapa tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dan pembahasan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan nuzulul quran mencerminkan perubahan positif dalam pola pikir dan prilaku masyarakat, yang tercermin dalam peningkatan solidaritas sosial, tanggung jawab moral, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan  partisipatif dalam ceramah Nuzulul Quran dapat menjadi model efektif dalam memperkuat pemahaman agama dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Al-Quran untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya. Kata kunci: ceramah; nuzulul qur’an; model; petunjuk Abstract Nuzulul Quran lectures are an important instrument in deepening understanding and actualizing the teachings of the Koran in everyday life. The aim of this community service is to increase understanding and implementation of the values of the Nuzulul Quran through lectures at the Al Muhajjirin Mosque, West Lombok. The service method is implemented through a series of stages including: planning, implementation and evaluation. The results and discussion of community service are that nuzulul quran activities reflect positive changes in people's thought patterns and behavior, which are reflected in increased social solidarity, moral responsibility, and active participation in social activities. Participatory activities in Nuzulul Quran lectures can be an effective model in strengthening religious understanding and promoting the values contained in the teachings of the Koran to build a more harmonious and empowered society. Keywords: lecture; nuzulul qur'an; model; instruction
Peningkatan kapabilitas penerapan 5R pada siswa SMK Assa'adah untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja Alviani Hesthi Permata Ningtyas; Poerwo Sudirjdo; Ilham Arifin Pahlawan; Rilo Chandra Muhamadin; Rizkyansyah Alif Hidayatullah; Muhammad Bima Alamsyah; Mohammad Rizal Safri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23632

Abstract

Abstrak Banyaknya civitas akademika yang belum mengimplementasikan 5R pada area bengkel permesinan, sehingga masih diperlukannya kegiatan penunjang 5R. 5R adalah suatu metode manajemen yang berasal dari Jepang, yang fokus pada organisasi dan kebersihan tempat kerja. Singkatan 5R mengacu pada lima konsep dasar dalam metode ini yaitu, Resik, rapi, ringkas, rawat, dan rajin. 5R memiliki tujuan yang baik dalam peningkatan kebersihan dan kondisi keselamatan di bengkel. Peningkatnya produktivitas melalui pengurangan waktu pemborosan dan peningkatan kualitas hasil kerja. Evaluasi penerapan 5R dapat membawa perubahan positif dalam bengkel permesinan dengan peningkatan efisiensi dan produktivitas. Kegiatan ini dilakukan dengan cara sosialisasi dan kunjungan untuk mengetahui implementasi dari 5R yang telah dilakukan di SMK.  SMK Assa’adah merupakan SMK yang  memerlukan evaluasi dalam penerapan 5S yang telah dilakukan di bengkel permesinan. Apakah 5R sudah diterapkan dengan baik ataukah masih memerlukan perbaikan. Kegiatan sosialisasi dilakukan didalam ruang kelas dengan memberikan materi tentang 5R dan memberikan contoh nyata kegiatan yang perlu dilakukan untuk mendukung 5R. Selain itu setelah melakukan kunjungan untuk menilai penerapan 5R yang telah dilakukan di SMK Assa’adah sudah terdapat banner sebagai pengingat 5R saat bekerja dibengkel dan toolsbox yang digunakan siswa sudah tersedia tepat disamping mesin bubut jadi lebih mudah dalam mengambil peralatan bengkel. Hanya perlu membuat rak atau wadah untuk menampung peralatan bengkel seperti kunci pas, kunci ring,  palu dan kunci inggris. Perlu dilakukan pembatasan penataan mesin CNC bubut karena dalam satu ruangan terdapat beberapa mesin CNC. Kata kunci: 5R; bengkel; permesinan; efisiensi. Abstract 5S is a management method originating in Japan, which focuses on the organization and cleanliness of the workplace. The abbreviation 5S refers to five basic concepts in this method, namely, Sort, Straighten, Shine, Standardize and Sustain. 5S has a good purpose in improving cleanliness and safety conditions in the workshop. Increasing productivity through reducing waste time and improving the quality of work results. Evaluation of the application of 5R can bring positive changes in the machining workshop with increased efficiency and productivity. SMK Assa'adah requires evaluation in the application of 5S that has been carried out in the machining workshop. We need to make sure that the 5R has been implemented properly or does it still need improvement. After making a visit to assess the application of the 5Rs that have been carried out at SMK Assa'adah, there is already a banner as a reminder of the 5S when working in the workshop and the toolbox used by students is available right next to the lathe, so it is easier to put and take workshop equipment. Only need to make shelves or containers to hold workshop equipment such as wrenches, ring wrenches, hammers and wrenches. It is necessary to limit the arrangement of CNC lathe machines because in one room there are several CNC machines. Keywords: 5S; workshop; machine; efficiency.
Optimasi media sosial dan desain kemasan produk sebagai pendorong pertumbuhan usaha di Desa Kemang Reny Aziatul Pebriani; Tien Yustini; Lili Syafitri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23005

Abstract

AbstrakDesa Kemang dipilih sebagai lokasi pengabdian karena potensi bisnis lokalnya dan potensi untuk mengembangkan infrastruktur digital yang dirasakan masih sangat kurang bahkan para pemilik usaha belum mengetahui cara penjualan dengan memanfaatkan media sosial dan membuat desain kemasan produk yang menarik. Mengatasi permasalahan tersebut maka pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan media sosial serta mendesain kemasan produk sebagai faktor pendorong pertumbuhan usaha di Desa Kemang. Pengabdian dilakukan melalui serangkaian kegiatan, termasuk workshop, pelatihan, dan konsultasi individu dengan pemilik usaha lokal yang meliputi survei terhadap pemilik usaha di Desa Kemang. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi yang disampaikan mencakup strategi media sosial, desain kemasan produk, dan praktik terbaik dalam pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui survei dan wawancara dengan peserta untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan mereka. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan media sosial serta desain kemasan produk yang telah dipelajari oleh para pelaku usaha.Top of Form Kata kunci: media sosial; desain kemasan; pertumbuhan; usaha. AbstractKemang Village was chosen as the service location because of its local business potential to develop digital infrastructure which is still very lacking and business owners don't even know how to sell by utilizing social media and creating attractive product packaging designs. To overcome these problems, this service aims to increase the understanding and application of social media and design product packaging as a driving factor for business growth in Kemang Village. The service is carried out through a series of activities. The implementation method includes the delivery of material that includes social media strategy, product packaging design, and best practices in digital marketing. Evaluation is carried out through surveys and interviews. The results of the service show a significant increase in the understanding and application of social media and product packaging design that has been studied by business actors. Keywords: social media; packaging design; growth; business.
Pendampingan penulisan rencana pembelajaran semester berbasis masalah dan proyek bagi dosen Agung Hartoyo; Ahmad Yani T; Dona Fitriawan; Nurfadilah Siregar; Edy Yusmin; Ade Mirza; Asep Nursangaji; Sugiatno Sugiatno; Yulis Jamiah; Rachmat Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24153

Abstract

AbstrakPengabdian ini merupakan pelaksanaan lanjutan dari kedua instituti yaitu untan dan unu kalbar untuk memajukan mutu perguruan tinggi di perguruan swasta. Tujuannya adalah memperkenalkan fitur-fitur kurikulum baru. Tujuan dari perangkat pembelajaran tersebut adalah untuk memasukkan pendidikan karakter untuk memfasilitasi perwujudan Profil Pancasila dan enam dimensinya. Pengabdian ini dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat dan dilaksanakan dalam bentuk bantuan pembuatan alat desain pembelajaran semester dengan menggunakan pembelajaran berbasis model dan studi kasus. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatannya adalah:. 1) Mengidentifikasi permasalahan pembelajaran yang bersifat umum dan khusus,  2) Merumuskan hasil belajar yang berbeda, 3) Menentukan alat penilaian yang diperlukan, 4) Mengembangkan proses pembelajaran kurikulum baru, 5) Memasukkan tujuan pembelajaran ke dalam rencana pembelajaran. Hasil dari layanan pendampingan ini adalah: 1) Membantu pembuatan RPS sampai selesai, 2) RPS yang terdokumentasi sebagai acuan proses pembelajaran, 3) terciptanya kurikulum baku di UNU Kalbar berpedoman dengan aturan kemenristekdikti. Kata kunci: rencana pembelajaran semester; pembelajaran berbasis masalah; pembelajaran berbasis proyek AbstractThis service is a continued implementation of the two institutes, namely untan and unu kalbar to advance the quality of higher education in private universities. The aim is to introduce the features of the new curriculum. The purpose of the learning tools is to incorporate character education to facilitate the realization of the Pancasila Profile and its six dimensions. This service was carried out at the Nahdlatul Ulama University of West Kalimantan and was carried out in the form of assistance in making semester learning design tools using model-based learning and case studies. The steps of implementing the activities are:. 1) Identifying general and specific learning problems, 2) Formulate different learning outcomes, 3) Determine the necessary assessment tools, 4) Develop a new curriculum learning process, 5) Incorporate learning objectives into the learning plan. The results of this mentoring service are: 1) Assist in making the RPS until it is completed, 2) Documented RPS as a reference for the learning process, 3) the creation of a standardized curriculum at UNU Kalbar is guided by the rules of Kemenristekdikti. Keywords: semester learning plan; problem based learning; project based learning
Pendampingan dan pelatihan calistung (baca tulis dan behitung) di SDN 1 Cempaga yang mengalami kesulitan dalam membaca menulis dan berhitung Ni Wayan Sri Darmayanti; Ni Komang Ayu Ulan Dari; Ni Ketut Sri Partini; Kadek Yuni Wulandari; Ni Wayan Epi Ani; Ni Wayan Widiani; I Nyoman Sudirman; Komang Gede Trisna Purwantara
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23584

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh  dengan keadaan di SD N 1 Cempaga yang masih terdapat beberapa siswa dari kelas 1 sampai kelas 4 yang mengalami kesulitan dalam membaca, menulis dan berhitung. Sehingga perlu dilakukannya pendampingan bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca, menulis dan berhitung (calistung) di SD 1 Cempaga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SD N 1 Cempaga, yang dilakukan mulai dari awal bulan Oktober sampai akhir bulan November 2023. Dalam pelaksanaanya, pengabdian ini dibantu oleh mahasiswa PPL ITP Markandeya Bali yang berjumlah 5 orang mahasiswa. Kegiatan pendampingan ini dilaksanaan selama 120 menit. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan pengabdian ini kurang lebih berjumlah 15 orang dari beberapa kelas. Proses pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan menggunakan metode pendampingan belajar secara langsung di sekolah yang dilakukan di luar jam pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilaksankan di SD N 1 Cempaga dapat meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung (calistung) siswa yang mengalami kesulitan belajar. Dalam kegiatan pendampingan ini, siswa dibantu dalam mengenal huruf dan merangkai huruf menjadi suku kata dan lanjut hingga siswa dapat merangkai huruf secara mandiri dan lancar dalam membaca,  siswa juga di ajarkan untuk mengenal angka dari angka 1 sampai 20 kemudian membantu menjumlahkan 2 angka dan mengurangi angka-angka Kata kunci: pendampingan; calistung; kesulitan Abstract This research was motivated by the situation at SDN 1 Cempaga where there were still several students from grade 1 to grade 4 who had difficulty in reading, writing and arithmetic. So it is necessary to provide assistance for students who have difficulty reading, writing and counting (calistung) at SD 1 Cempaga. This service activity was carried out at SD N 1 Cempaga, which was carried out from the beginning of October to the end of November. In its implementation, this service was assisted by PPL ITP Markandeya Bali students totaling 5 students. This mentoring activity was carried out for 120 minutes. The number of students who participated in this service activity was approximately 15 people from several classes. The process of implementing this service is carried out using the method of direct learning assistance at school which is carried out outside of learning hours. Based on the results of the implementation of service activities carried out at SD N 1 Cempaga, it can improve the reading, writing and numeracy skills (calistung) of students who have learning difficulties. In this mentoring activity, students are assisted in recognizing letters and stringing letters into syllables and continue until students can string letters independently and fluently in reading, students are also taught to recognize numbers from numbers 1 to 20 then help add 2 numbers and reduce numbersKeywords: mentoring; calistung; difficulty
Achievement motivation training untuk kesuksesan akademis dan karir pada siswa SMAN 1 Blitar Nunuk Latifah; Anna Widayani; Ika Rachmawati; Rani A. Normawati; Shanti Ike Wardani; Adiguna S. W. Utama; Hindra Kurniawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22578

Abstract

AbstrakFenomena perubahan karakter pada generasi Z  telah berdampak pada kualitas peserta didik. Hal ini menjadi tantangan krusial khususnya bagi pendidik untuk menghadapi generasi yang lahir pada era digital saat ini. Permasalahan yang menjadi tantangan dalam menghadapi peserta didik di SMAN 1 Blitar diantaranya adalah ketergantungan teknologi, isolasi sosial, dan kurangnya motivasi belajar.  Adanya sistem zonasi juga mempengaruhi input peserta didik yang memiliki kualitas dari pendidikan, mental dan kepribadian yang bervariasi. Sehingga diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan pendidikan karakter, motivasi berprestasi, pengenalan potensi diri, dan kecerdasan emosional untuk membantu peserta didik menghadapi kompleksitas dunia modern. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas 10, 11 dan 12 SMAN 1 Blitar yang berjumlah 500 orang. Melalui implementasi Achievement Motivation Training (AMT), bertujuan untuk peningkatan motivasi siswa dalam mencapai tujuan akademis dan karir. Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pretest sebelum kegiatan dan postest setelah kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terkait penggalian potensi diri dan motivasi berprestasi meningkat rata-rata 79 point dari sebelum kegiatan sebesar 78 point. Hal ini mencakup perlunya pendidikan karakter, literasi tentang masa depan, dan dukungan sosial untuk meningkatkan motivasi dan kualitas hidup peserta didik di era digital. Kata kunci: generasi Z; literasi; pendekatan holistik; pendidikan karakter AbstractThe phenomenon of character change in generation Z has had an impact on the quality of students. This is a crucial challenge especially for educators to deal with the generation born in the current digital era. Problems that become challenges in dealing with students at SMAN 1 Blitar include technology dependence, social isolation, and lack of motivation to learn.  The zoning system also affects the input of students who have varying quality of education, mentality and personality. Thus, a holistic approach involving character education, achievement motivation, self-potential recognition, and emotional intelligence is needed to help students deal with the complexities of the modern world. The targets of this activity were 500 students in grades 10, 11 and 12 of SMAN 1 Blitar. Through the implementation of Achievement Motivation Training (AMT), it aims to increase student motivation in achieving academic and career goals. The evaluation of this community service activity was carried out through a pretest before the activity and a posttest after the activity. The results of this activity showed an increase in students' understanding related to exploring their potential and achievement motivation increased by an average of 79 points from before the activity of 78 points. This includes the need for character education, literacy about the future, and social support to increase the motivation and quality of life of students in the digital era. Keywords: generation Z; literacy; holistic approach; character education
Pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah organik di desa Aranio RT.01 kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Andini Octaviana Putri; Erlangga Muthaharramadhan; Anita Salsabilla Aprilia Adzra; Arina Alifia Nur Assyfa; Che Che Rinda Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23345

Abstract

Abstrak Kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia dan menjadi fokus dalam ilmu kesehatan. Lingkungan yang bersih dan sehat harus bebas dari kotoran seperti debu, sampah, dan bau agar terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh mikroba, virus, bakteri, dan patogen lainnya. Kegiatan sehari-hari masyarakat menyebabkan bertambahnya sampah yang menumpuk, sementara sikap acuh tak acuh terhadap sampah mencemari lingkungan. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan jumlah timbunan sampah di Indonesia terus meningkat, dengan sebagian besar terdiri dari sampah organik dan plastik. Sampah organik, terutama dari rumah tangga, menjadi jenis sampah yang dominan. Penanganan sampah organik masih belum optimal, dengan sebagian besar dibuang secara tidak tepat, mengakibatkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kurangnya tempat pembuangan sampah yang memadai, rendahnya kesadaran dan kemauan masyarakat untuk mengelola sampah, serta minimnya pemahaman akan manfaat dan keengganan memanfaatkan kembali sampah semakin memperburuk kondisi lingkungan. Hasil diagnosa komunitas di Desa Aranio RT. 01 menunjukkan masih banyak rumah tangga yang membuang sampah secara tidak tepat, disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan jarak yang jauh ke tempat pembuangan sampah. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pengelolaan sampah yang lebih baik, termasuk pendekatan seperti penggunaan Eco-enzyme. Melalui program pengabdian masyarakat EcoGrow di Desa Aranio RT.01, dilakukan sejumlah kegiatan termasuk penyuluhan, pelatihan pembuatan Eco-enzyme dan hidroponik, pembentukan komunitas, serta monitoring dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat terkait pengelolaan sampah setelah program dilaksanakan. Melalui kolaborasi antara komunitas dan pemerintah setempat, upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dapat terwujud. Kata kunci: lingkungan; sampah; eco-enzyme; pengelolaan; komunitas. Abstract Environmental cleanliness is an important part of human life and is a focus in the field of health sciences. A clean and healthy environment must be free from dirt such as dust, waste, and odor to avoid various diseases caused by microbes, viruses, bacteria, and other pathogens. Daily activities of the community lead to an accumulation of waste, while an indifferent attitude towards waste pollutes the environment. Data from the Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan shows that the amount of waste piles in Indonesia continues to increase, with the majority consisting of organic and plastic waste. Organic waste, especially from households, is the dominant type of waste. The handling of organic waste is still not optimal, with the majority being disposed of improperly, resulting in negative impacts on the environment and public health. The lack of adequate waste disposal facilities, low awareness and willingness of the community to manage waste, as well as the limited understanding of the benefits and reluctance to reuse waste, further exacerbate environmental conditions. The community diagnosis results in Desa Aranio RT. 01 indicate that many households do not dispose of waste properly, due to lack of awareness and the distant location of waste disposal sites. To address this issue, better waste management is needed, including approaches such as the use of Eco-enzymes. Through the EcoGrow community service program in Desa Aranio RT.01, several activities are carried out including education, training in Eco-enzyme and hydroponic production, community formation, as well as monitoring and evaluation. Evaluation results indicate an increase in knowledge and attitudes of the community regarding waste management after the program implementation. Through collaboration between the community and local government, efforts for sustainable and environmentally friendly waste management can be realized. Keywords: environment; waste; eco-enzyme; management; community.                                                                                                                                       
Peningkatan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Destana Rambipuji dalam operasi penanggulangan bencana Hadziqul Abror; Eriska Eklezia Dwi Saputri; Riska Laksmita Sari; Welayaturromadhona Welayaturromadhona; Agus Triono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23443

Abstract

AbstrakDesa Rambipuji memiliki topografi daratan dengan ketinggian berkisar 145 mdpl dan dilalui oleh sungai Dinoyo yang mengalir dari hulu lereng pengunungan Argopuro. Kondisi sungai terus mengalami pendangkalan, puncaknya pasca banjir bandang 2006 dan sampai saat ini belum ada normalisasi sungai Dinoyo. Desa Rambipuji sangat rawan banjir karena permukaan air sungai Dinoyo relatif sejajar dengan perkampungan padat penduduk sehingga hampir tiap tahunnya mengalami bencana banjir. Untuk menanggulangi bencana banjir yang tiap tahun terjadi, Desa Rambipuji membentuk Desa Tanggap Bencana (Destana) Rambipuji. Destana ini secara cepat dan tanggap melakukan kerja penanggulangan bencana pada pra bencana, darurat bencana serta pasca bencana. Dalam menjalankan fungsinya, Destana terdiri dari unsur pengurus dan relawan. Destana ini sudah dibekali dengan kemampuan teknis kebencanaan, namun saat operasi penanggulangan bencana relawan seringkali bekerja dengan membahayakan diri sendiri seperti tanpa APD yang memadai dan mengabaikan potensi bahaya dari kegiatannya. Untuk itu, penting dilakukan adopsin konsep K3 dari dunia industri untuk diimplementasikan Destana Rambipuji sebagai upaya meminimalisir resiko dan meningkatkan kepatuhan relawan pada prosedur kerja yang memenuhi aspek K3. Adapun kegiatan pengabdian ini meliputi tahap persiapan program pada bulan Juni-Juli 2023; Sosialisasi K3 dalam operasi tangguh bencana dan bimbingan teknis penyusunan job safety analysis (JSA) operasi bencana yang dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2023; serta pendampingan penyusunan SOP kerja berbasis K3 yang dilaksanakan pada bulan Agustus-November 2023. Dari kegiatan ini, relawan Destana Rambipuji memiliki kesadaran terkait pentingnya budaya K3, mampu melakukan managemen resiko saat operasi tanggap bencana, mampu menyusun dokumen JSA, serta melengkapi SOP kerja berbasis K3. Kata kunci: K3; destana; tangguh bencana; banjir AbstractRambipuji Village has a land topography with an altitude of around 145 metres above sea level and is traversed by the Dinoyo river which flows from the upstream slopes of the Argopuro mountains. The condition of the river continues to silt up, culminating in the 2006 flash flood and until now there has been no normalisation of the Dinoyo river. Rambipuji village is prone to flooding because the Dinoyo river's water level is relatively level with the densely populated villages, so flooding occurs almost every year. To cope with the floods that occur every year, Rambipuji Village formed the Rambipuji Disaster Response Village (Destana). This Destana quickly and responsively carries out emergency work in pre-disaster, disaster emergency and post-disaster. In carrying out its functions, Destana consists of administrators and volunteers. Destana has been equipped with disaster technical skills, but during disaster management operations volunteers often work by endangering themselves such as without adequate PPE and ignoring the potential dangers of their work. For this reason, it is important to adopt the Occupational Health and Safety (OHS) concept from the industrial world to be implemented by Destana Rambipuji as an effort to minimise risk and increase volunteer compliance with work procedures that meet OHS aspects. The service activities include the program preparation stage in June-July 2023; OHS socialisation in disaster resilient operations and technical guidance on the preparation of job safety analysis (JSA) for disaster operations carried out on 29 July 2023; and assistance in preparing OHS-based work SOPs carried out in August-November 2023. From this activity, Destana Rambipuji volunteers have an awareness of the importance of OHS culture, are able to carry out risk management during disaster response operations, are able to compile JSA documents, and complete OHS-based work SOPs. Keywords: HSE; disaster response village; disaster resilience; flood
Sosialisasi aneka sorgum lokal Sumba dan pembuatan pupuk organik cair untuk meningkatkan pertumbuhannya di desa Kuta – Sumba Timur Lusia Danga Lewu; Melycorianda Hubi Ndapamuri; Marten Umbu Nganji; Uska Peku Jawang; Yonce Melyanus Killa; Suryani K. K. L. Kapoe
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23562

Abstract

AbstrakSorgum merupakan salah satu komoditas pangan alternatif yang sedang dikembangkan di Indonesia. Desa Kuta Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur merupakan salah satu wilayah sasaran yang memiliki beranekaragam tanaman sorgum lokal. Tetapi, sorgum menjadi komoditas yang hampir punah seiring dengan kecenderungan masyarakat yang lebih mengutamakan beras padi sebagai sumber pangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali aneka sorgum lokal sekaligus memberikan informasi tentang pembuatan pupuk organik cair  yang dapat dibuat dari bahan lokal yang terdapat di sekitar lokasi penanaman sorgum. Pupuk organik cair ini berfungsi untuk menunjang kegiatan usaha tani khususnya dalam peningkatan pertumbuhan sorgum. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui tahap perencanaan, wawancara sepintas dengan metode FGD (Focus Group Discussion), pelaksanaan kegiatan dan evaluasi akhir. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah peserta dapat mengenal jenis sorgam lokal serta mampu membuat  pupuk organik cair dan langsung diaplikasikan pada tanaman sorgum. Berdasarkan evaluasi keberhasilan dalam pengamatan 5 HST diperoleh bahwa tanaman sorgum yang diaplikasikan pupuk organik cair berkecambah dan tumbuh lebih subur dibandingkan tanaman tanpa aplikasi pupuk cair. Kata kunci: sorgum lokal ; Sumba ; pengabdian ; pelatihan ; pupuk organik cair AbstractSorghum is an alternative food commodity that is being developed in Indonesia. Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency is one of the target areas which has a variety of local sorghum plants. However, sorghum is becoming a commodity that is almost extinct in line with the tendency of society to prioritize rice as the main food source. This community service activity aims to reintroduce a variety of local sorghum as well as provide information about making liquid organic fertilizer which can be made from local materials found around the sorghum planting location. This liquid organic fertilizer functions to support farming activities, especially in increasing sorghum growth. The method used in this activity is through the planning stage, cursory interviews using the FGD (Focus Group Discussion) method, implementation of activities and final evaluation. The results of this activity were that participants were able to get to know local types of sorghum and were able to make liquid organic fertilizer and apply it directly to sorghum plants. Based on the evaluation of success in observations after 5 days, it was found that sorghum plants that were applied with liquid organic fertilizer germinated and grew more fertile than plants without the application of liquid fertilizer. Key words: local sorghum; Sumba; devotion; training ; liquid organic fertilizer
Workshop penataan hutan desa taman main layang-layang guna mengurangi gadget dikalangan anak-anak Endang Sri Lestari; Lesi Hertati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24667

Abstract

Abstrak Penataan hutan desa menjadi taman wisata dan taman main layangan merupakan upaya integratif yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan bermain yang aman, edukatif, dan menarik bagi anak-anak sambil mempromosikan keberlanjutan pengelolaan hutan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak positif dari transformasi hutan desa menjadi destinasi wisata dan taman bermain layangan dalam mengurangi risiko gadget atau cedera di kalangan anak-anak. Metode pengabdian kepada Masyarakat melibatkan sosialisasi dan survei masyarakat, analisis perubahan fisik hutan desa, dan pemantauan aktivitas anak-anak di taman wisata dan taman main layangan. Data dianalisis untuk menilai tingkat keamanan, keterlibatan masyarakat, dan tingkat kunjungan wisatawan. Hasil pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa penataan hutan desa menjadi taman wisata dan taman main layangan memberikan dampak positif yang signifikan dalam mengurangi risiko gadget di kalangan anak-anak. Fasilitas wisata dan bermain yang dirancang dengan keamanan sebagai prioritas utama telah meningkatkan daya tarik destinasi dan menarik perhatian wisatawan, sementara tetap memperhatikan keberlanjutan pengelolaan hutan. Masyarakat yang terlibat aktif dapat memberikan kontribusi positif terhadap keamanan dan daya tarik destinasi wisata, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan lokal. Pengabdian kepada Masyarakat ini menyediakan kerangka kerja praktis bagi pengembangan konsep serupa di daerah lain, mempertimbangkan kebutuhan anak-anak, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Rekomendasi termasuk pengembangan program edukatif di taman wisata, penguatan infrastruktur, serta kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan destinasi wisata yang aman dan berkelanjutan menjadi model inovatif untuk mendukung pariwisata berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Kata kunci: penataan hutan desa; taman wisata; taman main layangan; guna mengurangi gadget; dikalangan anak-anak Abstract The arrangement of village forests into tourist parks and kite parks is an integrative effort that aims to create a safe, educational and attractive play environment for children while promoting sustainable forest management. This Community Service aims to evaluate the positive impact of transforming village forests into tourist destinations and kite playgrounds in reducing the risk of getting injured or injured among children. Community service methods involve community outreach and surveys, analysis of physical changes in village forests, and monitoring children's activities in tourist parks and kite parks. Data is analyzed to assess the level of security, community involvement and level of tourist visits. The results of community service show that the arrangement of village forests into tourist parks and kite parks has had a significant positive impact in reducing the risk of getting caught among children. Tourist and play facilities designed with safety as a top priority have increased the attractiveness of the destination and attracted the attention of tourists, while still paying attention to the sustainability of forest management. Actively involved communities can make a positive contribution to the safety and attractiveness of tourist destinations, while increasing local income and welfare. This Community Service provides a practical framework for the development of similar concepts in other areas, taking into account the needs of children, environmental sustainability and community welfare. Recommendations include the development of educational programs in tourist parks, strengthening infrastructure, as well as collaboration between government, the private sector and the community to create safe and sustainable tourist destinations into innovative models to support sustainable tourism and environmental preservation. Keywords: village forest arrangement; tourist park; kite playground; in order to reduce gadget; among children.

Page 5 of 14 | Total Record : 131