cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN DIGITAL MARKETING BAGI PEMUDA DESA NOELBAKI KABUPATEN KUPANG Yosefina K. I. D. D. Dhae; Ronald P. C. Fanggidae; Klaasvakumok J. Kamuri; Dominikus K. T. Aman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15038

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berjudul “Pelatihan Kewirausahaan dan Digital Marketing bagi pemuda Noelbaki Kabupaten Kupang”, yang dilakukan dengan melibatkan mitra utama yaitu para pemuda di Desa Noelbaki. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan digital marketing, agar para pemuda mendapatkan pengetahuan tentang kegiatan wirausaha dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan kegiatan wirausaha mereka. Penggunaan metode dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan bagi mitra dengan target luaran yang ingin dicapai adalah mitra dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang kewirausahaan dan bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi digital dalam berwirausaha. Hal ini dikarenakan, para pemuda di Desa Noelbaki sebagian besar adalah mereka yang sudah melek teknologi namun pemanfaataannya masih bersifat sebatas untuk hiburan, main game online, dan sosial media. Padahal jika mereka dapat memanfaatkan teknologi ini secara maksimal maka dapat menjadi sebagai sumber pendapatan. Hasil dari kegiatan ini langsung direspon oleh pemuda yang hadir dengan membuat rencana usaha dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar mereka. Mereka juga memilih sosial media sebagai salah satu media digital marketing sebagai media promosi usaha mereka. Kata Kunci: pemuda; kewirausahaan; pemasaran digital; teknologi; noelbaki ABSTRACTThe title of the Community Service Activity (PKM) is "Entrepreneurship and Digital Marketing Training for youth in Noelbaki village, in Kupang Regency". This activity aims to provide a training of entrepreneurship and digital marketing for young people in Noelbaki village so they can have knowledge about entrepreneurial and how to utilize digital technology to help them in developing their entrepreneurial activities. The method used in this community service activity was lectures, discussions, training and mentoring for partners. The output target of this PKM is that the young people in Noelbaki can have understanding and knowledge about entrepreneurship and how they can use digital technology in entrepreneurship. This is because, most of the youth in Noelbaki Village are those who are already literate in technology but their use is still limited to entertainment, playing online games, and social media. Even if they can take full advantage of this technology, it can become a source of income. The results of this activity were immediately responded to by the youth who attended by making a business plan by utilizing the resources around them. They also choose social media as one of the digital marketing media as a medium for promoting their business. keywords: youth; entreprenuer; digital marketing; technology; noelbaki
PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH MATARAM Ilham Ilham; Muhammad Hudri; Irwandi Irwandi; Rima Rahmaniah; Hijril Ismail; Hidayati Hidayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14714

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu anak-anak panti asuhan dalam mengembangkan kemampuan  bahasa inggris. Pengabdian ini dilakukan bagi anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah dengan jumlah peserta 14 orang. Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam tiga tahapan : (1) tahap pengamatan, (2) tahap pengajaran, dan  (3) tahap evaluasi.  Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kemampuan  bahasa Inggris anak-anak Panti Asuhan mengalami peningkatan  baik dari aspek kosakata, tata bahasa, pengucapan , kelancaran dan akurasi. Kata kunci: pendampingan; kemampuan bahasa inggris; panti asuhan. ABSTRACTThis community service aims to help orphanage children in developing English language skills. This community service was conducted for the children of Muhammadiyah orphanage with a total of 14 participants. The method in the training was carried out using the training method. Community service activities are carried out in three stages: (1) observation stage, (2) teaching stage, and (3) evaluation stage.  The results of this service show that the English language skills of the orphanage children have improved in terms of vocabulary, grammar, pronunciation, fluency and accuracy. Keywords: mentoring; english language skills; orphanage.
EDUKASI PENERAPAN PHBS DALAM UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN PADA ANAK DI PANTI ASUHAN Widyawati Widyawati; Winasih Rachmawati; Raihany Sholihatul Mukaromah; Sri Wahyuni; Uum Safari; Manaf Manaf
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15205

Abstract

ABSTRAKAnak merupakan aset bangsa yang harus dirawat dan dijaga serta berhak untuk hidup, tumbuh dan berkembang sesuai harkat dan martabat kemanusiaan. Termasuk anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Permasalahan kesehatan yang sering terjadi di panti asuhan adalah penyakit menular yang disebabkan kebiasaaan menggunakan alat secara bersama dan kurangnya personal hygiene seperti mandi dan gosok gigi. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak-anak di panti asuhan YAMUTI Banjaran Kabupaten Bandung sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan. Kegiatan ini juga diikuti dengan pemberian peralatan personal hygiene dan pembuatan fasilitas hand hygiene agar dapat memenuhi kebutuhan anak dalam menerapkan PHBS. Metode yang digunakan dalam edukasi adalah ceramah dan demontrasi. Edukasi yang diberikan adalah hand hygiene (cuci tangan), kesehatan gigi dan mulut, pencegahan penyakit menular dan pengobatannya.  Media yang digunakan antara lain infocus, poster,  dan flyer. Kegiatan diikuti dengan antusias dimana peserta terlibat diskusi serta mau mencoba peragaan mencuci tangan dan menyikat gigi dengan benar. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket sebelum dan sesudah kegiatan edukasi untuk melihat perbedaan pengetahuan setelah dilakukan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan dibuktikan dengan presentasi sebelum edukasi sebesar 22% meningkat menjadi 87.5%. Kata kunci:  edukasi; PHBS ; panti asuhan. ABSTRACTChildren are national assets that must be cared for and cared for and have the right to live, grow and develop according to human dignity and worth. This includes children living in orphanages. Health problems that often occur in orphanages are infectious diseases caused by the habit of using tools together and lack of personal hygiene such as bathing and brushing teeth. The purpose of the activity is to provide education on the application of clean and healthy living behavior (PHBS) to children at the YAMUTI Banjaran orphanage in Bandung Regency as an effort to improve health status. This activity was also followed by providing personal hygiene equipment and making hand hygiene facilities so that they could meet the needs of children in implementing PHBS. The methods used in education are lectures and demonstrations. The education provided is hand hygiene (washing hands), dental and oral health, prevention of infectious diseases and their treatment. The media used include infocus, posters, and flyers. The activity was followed enthusiastically where the participants were involved in the discussion and wanted to try a demonstration of washing their hands and brushing their teeth properly. Evaluation is carried out by giving questionnaires before and after educational activities to see differences in knowledge after education. The results of the activity show that the education provided can increase knowledge as evidenced by the presentation before education of 22% increasing to 87.5%. Keywords: education; PHBS; orphanage.
LITERASI DAMPAK DAN TANTANGAN DIGITALISASI BAGI ANAK USIA SEKOLAH Putri Anugrah Cahya Dewi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15035

Abstract

ABSTRAKPesatnya perkembangan teknologi berdampak pada seluruh aspek kehidupan manusia, tak terkecuali pada aspek pendidikan. Dampak tersebut mempengaruhi kepada seluruh civitas akademika baik terhadap pendidik maupun peserta didik. Banyak dampak positif yang terjadi akibat digitalisasi pada aspek pendidikan, salah satunya kini siswa/i dapat mengakses materi pembelajaran secara lebih luas dan fleksibel. Namun berdasarkan hasil wawancara, diperoleh bahwa berkembangnya digitalisasi berdampak negatif pula pada siswa. Seperti adanya siswa yang menggunakan gadget secara berlebihan sehingga mengganggu konsentrasi belajar di kelas. Maka itu, diperlukan pemberian pelatihan literasi digital kepada siswa. Tujuannya agar siswa dapat meminimalisir dampak negatif pemanfaatan teknologi dan mengetahui hal-hal yang harus diwaspadai. Dari pelatihan ini, siswa dapat memiliki keterampilan dalam mengakses dan mengelola informasi dengan bertanggungjawab. Kata kunci: dampak; literasi digital; gadget ABSTRACTThe rapid development of technology has an impact on all aspects of human life, including the aspect of education. This impact affects the entire academic community, both educators and students. Many positive impacts have occurred as a result of digitalization on the educational aspect, one of which is that now students can access learning materials more broadly and flexibly. However, based on interview results, it was found that the development of digitalization also had a negative impact on students. Like the presence of students who use gadgets excessively so that it disrupts the concentration of learning in class. Therefore, it is necessary to provide digital literacy training to students. The goal is that students can minimize the negative impact of using technology and know things to watch out for. From this training, students can have skills in accessing and managing information responsibly. Keywords: impact; digital literacy; gadget
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA MELALUI PELATIHAN MEMBUAT MAKANAN SNACK BERBAHAN DASAR COKELAT Sofia Sofia; Diana Fauziah; Dyah Ayu Savitri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.10334

Abstract

ABSTRAKDesa Jambewangi merupakan desa penghasil kakao tertinggi di Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi. Biji kakao dapat diolah menjadi produk setengah jadi maupun produk yang siap saji dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Saat ini di desa Jambewangi ni telah dirintis destinasi wisata baru, dengan konsep wisata edukasi berbasis tanaman kakao di bawah binaan Kelompok Riset Cocoa Innovation and Community Development (Coindev) Universitas Jember. Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemberdayaan wanita melalui pelatihan membuat makanan snack berbahan dasar cokelat menjadi produk siap saji sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian kemitraan ini dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober 2021 dengan metode Participatory Acction Research (PAR) dalam satu komunitas sosial masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan partisipasi wanita dalam pengolahan kakao di bagian hilir. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan serangkaian tahapan yaitu 1) persiapan dan observasi, 2) pelaksanaan kegiatan, 3) monitoring dan evaluasi. Skenario yang dipakai dalam program pengabdian ini adalah belajar sambil berbuat (learning by doing) dengan melaksanakan kegiatan 1) ceramah dan diskusi kelompok, 2) praktek membuat chocolate bar, brownish chocolate, dan chocolate praline,3) praktek membuat kemasan yang artistik dan memiliki nilai jual yang tinggi,4) praktek membuat strategi pemasaran untuk meningkatkan omset penjualan.Hasil kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan membuat makanan snack berbahan dasar cokelat menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positip yakni menumbuhkan wirausaha baru dan kesempatan kerja bagi penduduk Desa Jambewangi. Selain itu mayoritas peserta menyatakan sangat puas. Lebih lanjut, kegiatan pendampingan terhadap wirausaha baru ini perlu dilakukan secara berkesinambungan sehingga makanan snack berbahan dasar cokelat ini menjadi produk unggulan di Desa Jambewangi khususnya dan Kabupaten Banyuwangi pada umumnya. Kata kunci: pemberdayaan wanita; pengolahan biji kakao; bubuk cokelat; lemak cokelat; brownish; praline. ABSTRACTJambewangi Village is the largest cocoa bean producing village in Sempu sub-district, Banyuwangi district. Cocoa beans can be processed into semi-finished products or ready-to-eat products with the aim of increasing added value which will ultimately increase people's income and welfare. Currently, in Jambewangi village, a new tourist destination has been pioneered, with the concept of cocoa-based educational tourism under the guidance of Reseach Group on Cocoa Inovation and Community Development (Coindev), University of Jember. To support these activities, women's empowerment through training to make chocolate-based snacks into ready-to-eat products is very much needed. This community service activity was carried out from July to October 2021 using the Participatory Action Research (PAR) method in a social community to increase the ability and participation of women in downstream cocoa processing. Service activities were carried out in a series of stages, namely 1) preparation and observation, 2) implementation of activities, 3) monitoring and evaluation. The scenarios used in this partnership service program were learning by doing with carrying out some  activities: 1) lectures and group discussions, 2) the practice of making chocolate bars, brownish chocolate, and chocolate pralines, 3) the practice of making artistic package having high selling value, 4) the practice of making marketing strategies to increase sales turnover. The results of the community service showed that this activity had a positive impact, namely growing new entrepreneurs and job opportunities for the residents of Jambewangi village. In addition, the majority of participants stated that they were very satisfied.. Furthermore, mentoring activities for new entrepreneurs need to be carried out continuously so that this chocolate-based snack food becomes a superior product in Jambewangi Village in particular and Banyuwangi Regency in general. Keywords: women empowerment; cocoa beans processing; cocoa powder; cocoa butter; brownish; praline .
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LAPEOM MELALUI PEMBUATAN BEDENG DAN PEMBIBITAN DI KEBUN GIZI Dominggus G. H. Adoe; Rima Nindia Selan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15177

Abstract

ABSTRAKLapeom adalah nama sebuah desa di kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Desa Lapeom terletak sekitar 14 Km dari Ibu Kota Kabupaten TTU dan sekitar 27 Km dari ibu kota kecamatan dengan jarak tempuh sekitar 0,5 jam dengan kendaraan roda empat, atau 1 jam dari ibukota kecamatan.Mata pencaharian penduduk Desa Lapeom sebagian besarnya adalah petani. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat desa Lepeom untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan yang bisa ditanami sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah tahap sosialisasi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan terakhir tahap penndampingan serta evaluasi.  Kegiatan bercocok tanaman dilakukan semuanya oleh masyarakat mulai dengan pembibitan, persiapan lahan, perawatan sampai pemanenan   dibantu   fasilitator.  Bedeng terdapat di pekarangan tempat tinggal warga sehingga warga dengan mudah untuk mengurusnya setiap hari. Kata kunci: desa Lepeom; pertanian; kebun gizi. ABSTRACTLapeom is the name of a village in the West Insana sub-district, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara province, Indonesia. Lapeom Village is located about 14 Km from the capital city of TTU Regency and about 27 Km from the sub-district capital, with a distance of about 0.5 hours by four-wheeled vehicle, or 1 hour from the sub-district capital. The livelihoods of residents of Lapeom Village are mostly farmers. The purpose of this activity is to provide counseling and training to the people of Lepeom village to use their yards as land that can be planted with vegetables to meet the nutritional needs of their families. The method used in this activity is the socialization stage, the preparation stage, the implementation stage and finally the mentoring and evaluation stage. Community farming activities are all carried out by the community starting with nurseries, land preparation, and maintenance to harvesting assisted by facilitators. nutrition garden is located in the yard where residents live so that residents can easily take care of it every day. Keywords: lepeom village; agriculture; nutrition garden.
PENINGKATAN KESEHATAN TENTANG KEPATUHAN DALAM MENGKONSUMSI TABLET Fe Hardaniyati Hardaniyati; Dian Soekmawaty Riezky Ariendha; Irni Setyawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14914

Abstract

ABSTRAKAngka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu parameter untuk melihat keberhasilan yang merujuk kepada upaya kesehatan ibu. Anemia pada ibu hamil merupakan keadaan kekurangan zat besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin yang disebut anemia defisiensi besi. Komplikasi yang menyebabkan kematian pada ibu salah satunya disebabkan oleh adanya perdarahan. Perdarahan ini bisa disebabkan oleh kondisi ibu selama kehamilan seperti anemia. Anemia ini sendiri dapat dicegah dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi Fe secara benar. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia sebagai pencegahan kejadian anemia pada ibu hamil sehingga dapat berdampak menurunkan angka kematian metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberdayakan masyarakat dengan mensosialisasikan cara mengkonsumsi talet fe dengan baik dan benar serta melakukan sosialisasi, tahapan pelaksanaan terdiri dari pra kegiatan, kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan ini bekerjasama dengan kelurahan jempong baru  wilayah kerja puskesmas karang pule dengan melibatkan masyarakat dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang ibu hamil.  Berdasarkkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan didapatkan hasil bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemaham ibu tentang anemia dan manfaat tabet Fe  sebanyak 80% dan, terdapat 8% dengan pengetahuan kurang setelah dilakukan penyuluhan tentang kepatuhan konsumsi tablet fe, beberapa faktor yang menyebabkan  pengetahuan ibu tidak meningkat salah satunya ibu tidak fokus pada materi yang disampaikan. disarankan untuk meningkatkan penyuluhan pada ibu yang memiliki pengetahuan rendah  serta adanya perubahan perilaku ibu hamil dalam merawat kehamilannya sehingga komplikasi kehamilan seperti anemia bisa dicegah dengan patuh dalam mengkonsumsi Fe dengan benar. Kata kunci: Ibu hamil; anemia, Fe (zat besi) ABSTRACTThe maternal mortality rate (MMR) is one of the parameters to see success that refers to maternal health efforts. Anemia in pregnant women is a state of iron deficiency needed for the formation of hemoglobin called iron deficiency anemia. One of the complications that causes death in the mother is caused by bleeding. This bleeding can be caused by the condition of the mother during pregnancy such as anemia. This anemia itself can be prevented by compliance in consuming Fe properly. The purpose of community service is to increase the knowledge of pregnant women about anemia as a prevention of anemia in pregnant women so that it can have an impact on reducing the mortality rate of the method used in this study is to empower the community by socializing how to consume feet Fe properly and correctly and socialize, The implementation stages consist of pre -activities, activities, and evaluation. This activity is in collaboration with the Jempong Baru Kelurahan Working Area of the Karang Pule Health Center by involving the community with a total of 25 participants. Based on the pre-test and post-test results, it was found that the increase in knowledge and understanding of the mother about anemia and the benefits of Tabet Fe was 80% and, there were 8% with less knowledge after counseling about compliance with FE tablet consumption, several factors that caused Mother's knowledge does not increase, one of them is not focused on the material presented. It is recommended to increase counseling in mothers who have low knowledge and changes in the behavior of pregnant women in caring for their pregnancy so that complications of pregnancy such as anemia can be prevented in compliance with Fe Consuming correctly. Keywords: pregnant women; anemia; Fe (tablets iron)
PELATIHAN PENYUSUNAN SOAL HOTS BAGI GURU-GURU SDN 14 CAKRANEGARA Nurwahidah Nurwahidah; Setiani Novita Sari; Iva Nurmawanti; Khairun Nisa; Anindita S. H. M. Kusuma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15212

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan pengetahuan dan pemahaman guru-guru di SDN 14 Cakranegara dalam menyusun dan mengembangkan soal HOTS. Sasaran kegiatan pengabdian adalah 9 orang guru yang merupakan mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian dilakukan secara luring dan daring selama 32 JP. Kegiatan pengabdian terdiri dari tiga tahap yakni 1) pemaparan materi tentang penyusunan soal HOTS, 2) praktik penyusunan soal HOTS, 3) evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pretest-posttest (mengukur kemampuan awal-akhir), dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis lembar pretest menunjukkan 22,22% peserta pelatihan memperoleh nilai ≥ 80 dan hasil analisis lembar posttest menunjukkan 77,78% peserta pelatihan memperoleh nilai ≥ 80. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru-guru di SDN 14 Cakranegara dapat memperkuat pengetahuan dan pemahaman guru dalam menyusun dan mengembangkan soal HOTS. Kata kunci: pelatihan guru; HOTS; kemampuan guru. ABSTRACTCommunity services activities aims to strengthen the knowledge and understanding of teachers at SDN 14 Cakranegara in compiling and developing HOTS questions. The target of community service activities was 9 teachers who are service partners. Community service activities are carried out offline and online for 32 JP. The community service consists of three stages, namely 1) presentation of material on the preparation of HOTS questions, 2) practice of preparing HOTS questions, and 3) evaluation. Data collection techniques used pretest-posttest sheets (measuring initial-end ability) and analyzed descriptively quantitatively. The results of the analysis of the pretest sheet showed that 22.22% of the trainees scored ≥ 80, and the results of the analysis of the posttest sheet showed that 77.78% of the trainees scored ≥ 80. The results of the community services activities showed that training in preparing HOTS questions for teachers at SDN 14 Cakranegara could strengthen teacher knowledge and understanding in compiling and developing HOTS questions. Keywords: teacher training; HOTS; teacher ability .
APLIKASI BERBASIS ANDROID DALAM PEMETAAN DAN IDENTIFIKASI KONTAK PASIEN TB PARU DI KABUPATEN JOMBANG Win Darmanto; Sri Puji Astuti Wahyuningsih; Suhendra Agung Wibowo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15203

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis masih menjadi permasalahan yang belum bisa teratasi bagi seluruh dunia. Banyak upaya yang telah dilakukan dalam penanganan dan belum mendapatkan hasil yang diharapkan. Salah satu penyebab kesulitan dalam penanganan tuberkulosis paru adalah karena pasien tersebar di wilayah yang luas pada saat menjalani pengobatan dan belum terpetakan. Melalui bantuan kader kesehatan penulis mencoba untuk memetakannya. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah berupa pendidikan dan pelatihan dalam menggunakan aplikasi berbasis android dalam pemetaan dan identifikasi kontak pasien TB Paru di kabupaten Jombang melalui kerjasama dengan TB Care Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) kabupaten Jombang dan diikuti oleh 40 orang kader pendeteksi dan pengendali TB dibawah naungan TB Care YABHYSA Jombang. Kegiatan diawali dengan penyamaan persepsi pada tim pengabdian masyarakat, kemudian kader sebagai sasaran dikumpulkan dalam satu ruangan untuk menerima penjelasan tentang aplikasi sekaligus mempraktekkan bagaimana cara menggunakannya. Hasil pelatihan menunjukkan nilai post test 100% responden lebih baik daripada pre test. Aplikasi diserahkan kepada kader untuk dapat digunakan dalam pemetaan pasien TB Paru. Berdasarkan hasil post test dapat disimpulkan bahwa kader telah mengerti dan memahami cara penggunaan aplikasi sehingga siap untuk memetakan pasien TB Paru di Kabupaten Jombang. Kata kunci: pencegahan TB; aplikasi, pemetaan. ABSTRACTTuberculosis is still an unresolved problem for the whole world. Many efforts have been made in handling and have not received the expected results. One of the causes of difficulties in treating pulmonary tuberculosis is because patients are spread over a large area at the time of treatment and have not been mapped. Through the help of health cadres the author tries to map it. The community service method used is in the form of education and training in using an android-based application in mapping and identifying contacts of pulmonary TB patients in Jombang district through collaboration with the Bhanu Yasa Sejahtera Foundation (YABHYSA) Jombang district TB Care and attended by 40 TB detection and control cadres under the auspices of TB Care YABHYSA Jombang. The activity began with the equalization of perceptions on the community service team, then the cadres as targets were gathered in one room to receive an explanation about the application as well as practice how to use it. The results of the training showed that the post test scores of 100% of the respondents were better than the pre test. Applications are submitted to cadres to be used in mapping pulmonary TB patients. Based on the results of the post test, it can be concluded that the cadres understand and understand how to use the application so they are ready to map pulmonary TB patients in Jombang Regency. Keywords : TB prevention; application; mapping
PKM PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH UNTUK GURU DI SMA DHARMA AYU, KEFAMENANU, TIMOR TENGAH UTARA, NUSA TENGGARA TIMUR Mohamad Fajar Farid Amrulloh; Hernur Yoga Priyambodo; Maria Yasinta Moi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15190

Abstract

ABSTRAKSMA Dharma Ayu merupakan salah satu sekolah di kota Kefamenanu yang memiliki minat besar dalam berupaya meningkatkan kompetensi guru agar dapat memberikan bimbingan kepada siswa untuk berkompetisi bidang kepenulisan karya ilmiah baik lokal hingga internasional. Namun, kompetensi guru dalam bidang kepenulisan karya ilmiah masih terbatas, sehingga dibutuhkan pelatihan kepenulisan karya ilmiah untuk meningkatkan kompetensi guru. PKM yang dilakukan adalah pelatihan karya tulis ilmiah bertujuan untuk memberikan fasilitas kepada guru di SMA Dharma Ayu untuk dapat meningkatkan kompetensi guru. Metode yang dilakukan dengan memberikan pelatihan menulis karya ilmiah secara teoritikal dan secara praktikal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan kepenulisan karya ilmiah mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menulis karya ilmiah di SMA Dharma Ayu Kefamenanu dengan hasil evaluasi pelatihan menunjukkan aspek kepenulisan mendapatkan nilai rata-rata 77% sangat baik dan aspek kemampuan publikasi artikel dengan nilai rata-rata 73% sangat baik, serta kepuasan peserta pelatihan terhadap dilaksanakannya pelatihan mendapatkan respon positif pada aspek materi dengan nilai rata-rata 83% sangat baik dan pada aspek pelayanan dengan nilai rata-rata 85% sangat baik. Kata kunci: sma dharma ayu; guru; pelatihan; karya ilmiah. ABSTRACTDharma Ayu High School is one of the schools in the city of Kefamenanu that has a great interest in trying to improve teacher competence so that they can provide guidance to students to compete in the field of writing scientific papers both locally and internationally. However, teacher competence in the field of writing scientific papers is still limited, so training in writing scientific papers is needed to improve teacher competence. The PKM that is being carried out is scientific writing training aimed at providing facilities to teachers at SMA Dharma Ayu to be able to improve teacher competence. The method is carried out by providing theoretical and practical scientific writing training. The results of the dedication show that scientific writing training is able to increase teacher competency in writing scientific papers at Dharma Ayu Kefamenanu High School, with the results of the training evaluation showing the authorship aspect getting an average score of 77% very good and the aspect of article publication ability with an average score of 73% very good, and the satisfaction of the trainees with the implementation of the training receiving a positive response on the material aspect with an average score of 83% very good and on the service aspect with an average score of 85% very good. Keywords: dharma ayu high school; teacher; training; scientific writing