cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PEMANFAATAN TEKNOLOGI WORDPRESS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA Darmayanti, Irma; Hermanto, Nandang; Mustofa, Dinar; Sadewo, Rizki; Adhimah, Laily Farkhah; Nurhafiyah, Isti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19220

Abstract

ABSTRAKBangsa yang besar ditandai dengan masyarakatnya yang literat, yang memiliki peradaban tinggi, dan aktif memajukan masyarakat dunia. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus mampu mengembangkan budaya literasi. Namun, hasil observasi dan wawancara yang dilakukan tim pengabdi di SMK Bakti Purwokerto. Salah satu dampak belajar daring adalah menurunnya minat baca dikalangan siswa. Adanya kecanduan terhadap konten-konten hiburan juga sebagai salah satu pemicu menurunnya pengunjung perpustakaan sekolah. Selain itu pola siswa cenderung serba ingin instan dan ingin cepat membuat dominanya budaya tutur (lisan) daripada budaya baca. Melihat kecenderung siswa saat ini cenderung yang bergantung pada teknologi informasi dan komunikasi. Untuk itu pengabdi berupaya untuk membuat inovasi pada kegiatan literasi dengan mengadakan “pelatihan pemanfaatan teknologi Wordpress” sebagai upaya pengenalan literasi digital. Metode  pembelajaran berbasis proyek dilakukan selama pelatihan dimana siswa belajar untuk membuat situs blog pribadi sebagai wujud apresiasi diri. Dari kegiatan pelatihan yang berlangsung 75% siswa menginginkan kegiatan pelatihan Wordpress dapat kembali dilakukan. Kata kunci: digital; literasi; pelatihan; worpress. ABSTRACTA great nation is characterized by its literate people, who have a high civilization, and are active in advancing the world community. A great nation is characterized by a literate society, which has a high civilization, and actively advances the world community. As a great nation, Indonesia must be able to develop a culture of literacy. However, the results of observations and interviews conducted by the team at SMK Bakti Purwokerto. One of the impacts of online learning is the declining interest in reading among students. The addiction to entertainment content is also one of the triggers for the decline in school library visitors. In addition, the pattern of students tends to want to be instant and want to quickly make the dominance of speech culture (oral) rather than reading culture. Seeing the tendency of students today to depend on information and communication technology. For this reason, pengabdi strives to make innovations in literacy activities by holding "Wordpress s technology utilization training" as an effort to introduce digital literacy. From the training activities that took place, 75% of students wanted Wordpress s training activities to be carried out again.r, Indonesia must be able to develop a culture of literacy. However, the results of observations and interviews conducted by the team at SMK Bakti Purwokerto. One of the impacts of online learning is the decline in interest in reading among students. The addiction to entertainment content is also one of the triggers for the decline in library visitors. Keywords: literacy; digital; worpress; training.
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM ANALISIS DESAIN FORMULIR REKAM MEDIS RAWAT JALAN Romaden Marbun; Nanta Sigit; Moh. Maulana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16349

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan hasil identifikasi Tim pengabdi bahwasanya pengisiannya formulir rekam medis rawat jalan tidak sesuai dengan pedoman. ketidaksesuaian tersebut meliputi ketidak lengkapan pengisian data sosial pasien, penulisan nomor rekam medis diluar dari balok box yang telah disediakan, serta kurangnya elemen data yang diperlukan dalam pengisian formulir pemeriksaan umum rawat jalan. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat di Klinik Modern Poncokusumo Malang untuk memberikan edukasi terkait desain formulir rawat jalan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan peserta yang terlibat adalah petugas pendaftaran dan direktur Klinik Modern dengan jumlah 4 orang dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif. Pengabdian masyarakat diawali dengan memberikan edukasi terkait pentingnya formulir rawat jalan, selanjutnya memberikan sosialisasi terkait menganalisis formulir rawat jalan dan edukasi yang terakhir yaitu membuat desain formulir berdasarkan keilmuan yang sudah di berikan sebelumnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang menunjukkan peningkatan sebesar 45% dari nilai pretest yaitu 50.00 dan nilai postest yaitu 95.00. Adanya peningkatan pengetahuan dan peserta dalam kegiatan ini dapat membantu dalam meningkatkan kemampuan petugas pendaftaran dalam membuat desain formulir yang sesuai dengan pedoman keilmuan rekam medis. Kata Kunci: desain formulir; formulir rawat jalan; petugas rekam medis. ABSTRACTBased on the identification results of the service team, filling out the outpatient medical record form was not in accordance with the guidelines. These discrepancies include incomplete filling of the patient's social data, writing the medical record number outside of the box provided, and the lack of data elements needed in filling out the outpatient general examination form. The purpose of doing community service at the Modern Poncokusumo Clinic in Malang is to provide education regarding the design of outpatient forms. This activity was carried out for 3 days with participants involved being registration officers and the director of the Modern Clinic with a total of 4 people using interactive socialization and discussion methods. Community service begins with providing education regarding the importance of outpatient forms, then providing socialization related to analyzing outpatient forms and education, the last is making a form design based on the knowledge that has been given before. The results of the activity showed an increase in the participants' knowledge which showed an increase of 45% from the pretest score, which was 50.00 and the posttest score, which was 95.00. An increase in knowledge and participants in this activity can help improve the ability of registration officers to design forms that are in accordance with medical record scientific guidelines Keywords: form design; medical record officer; outpatient forms.
PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT UNTUK GURU-GURU SMA KIMIA DI MGMP JAKARTA TIMUR 2 Irma Ratna Kartika; Fera Kurniadewi; Muktiningsih Muktiningsih; Fathya Putri Fajriani; Kinanti Istantia Chantika; Elsa Septiani; Isfasona Bunga Falana; Sheila Nurul Fadillah Octaviany
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19645

Abstract

ABSTRAKKementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sejak Februari 2022 telah menerbitkan Kurikulum Merdeka Belajar yang bertujuan untuk mengatasi ketertinggalan dan kesenjangan pembelajaran karena pandemi COVID-19. Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran Sains memberi kesempatan para peserta didik untuk lebih melibatkan panca indra dan belajar lebih dekat dengan kesehariannya (muatan lokal) melalui pembelajaran lintas disiplin ilmu, yang tidak terakomodasi oleh mata pelajaran nasional. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru tentang praktikum pembelajaran sains di sekolah dan kaitannya dengan pembelajaran kontekstual, yaitu pembuatan yoghurt. Yoghurt diyakini dapat meningkatkan imunitas tubuh saat dan setelah pandemik COVID-19 supaya sistem pencernaan menjadi sehat karena meningkatnya kekebalan tubuh. Pelatihan pembuatan yoghurt telah dilakukan oleh tim PkM KKN UNJ terhadap 35 guru kimia dari MGMP Kimia Jakarta Timur 2 di SMAN 39 Jakarta dan SMAN 81 Jakarta. Peserta kegiatan sangat bersemangat dan memiliki antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan dapat meningkatkan keterampilan dan kesadaran guru-guru terhadap pentingnya pembuatan dan manfaat yoghurt untuk meningkatkan imunitas tubuh saat dan pasca pandemik COVID-19. Guru-guru SMA termotivasi untuk sharing dan menyampaikan informasi dan pengetahuan tentang yoghurt kepada masyarakat sekitar lingkungan dan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran sains kontekstual yang digabung dengan pendekatan disiplin ilmu dan pendekatan pembelajaran berbasis eksperimen. Kata kunci: kurikulum merdeka belajar; covid-19; MGMP kimia; yoghurt. ABSTRACTSince February 2022, the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia has published the Independent Learning Curriculum which aims to overcome learning loss and learning gap due to the COVID-19 pandemic. Application of its Curriculum into Science learning provides opportunities for students to involve five senses more and learn closer to their daily lives (local content) through cross-disciplinary learning, which is not accommodated by national subjects. The application of the Curriculum to learning Science provides opportunities for students to involved the five senses more and learned closer to their daily lives (local content) through cross-disciplinary learning, which is not accommodated by national subjects. Therefore, it is necessary to perform activities to improve the skills and creativity of teachers regarding science learning practicum in schools and its relation to contextual learning, namely yogurt production. Yogurt is believed to be able to increase the body's immune system during and after the COVID-19 pandemic into a healthy digestive system. Yogurt-production training was conducted for 35 chemistry teachers of East Jakarta 2 Chemistry MGMP members at SMAN 39 Jakarta and SMAN 81 Jakarta. The activity participants were very excited and enthusiastic during the activity. The current activity can enhance the teacher’s competence and awareness of yogurt benefits to increase body immunity during and after the COVID-19 pandemic. The teachers are motivated to share yogurt information and knowledge with the local community. They also intend to apply the combination of an Independent Learning Curriculum to contextual science learning, a scientific discipline approach, and an experiment-based learning approach. Keywords: independent learning curriculum; covid-19; chemistry MGMP; yogurt.
PELATIHAN TEHNIK PERNAPASAN BUTEKYO TERHADAP PENGONTROLAN ASMA DI RUANG RAWAT INAP RSUD KARAWANG Wirdan Fauzi Rahman; Sherly Sherly; Yashinta Oktaviany
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17167

Abstract

ABSTRAKAsma merupakan inflamasi kronik pada jalan nafas. Tehnik pernafasan yang dikembangkan untuk mengontrol asma adalah tehnik pernafasan Buyteko.Tujuan Pelatihan ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik pernafasan Buteyko terhadap pengontrolan asma. Pelatihan ini dilakukan di ruang rawat inap sebanyak 23 pasien. Asma merupakan inflamasi kronik pada jalan nafas yang disebabkan oleh hiperresponsivitas jalan nafas, edema mukosa dan produksi mucus berlebih. Inflamasi ini biasanya kambuh dengan tanda pada episode asthma seperti batuk, dada sesak, wheezing dan dyspnea(Smeltzer, Suzanne C. O’Connell., Bare, 2018). Penyakit ini dapat mengakibatkan penurunan jumlah udara yang dapat diinduksi oleh kontraksi otot polos, penebalan pada dinding jalan nafas serta terdapatnya sekresi berlebih dalam jalan nafas yang merupakan hasil dari respon berlebih pada alergen.( Jeffrey M.C, 2018). Alergi merupakan faktor predisposisi terkuat terhadap angka kejadian asma, paparan yang lama pada iritan jalan nafas atau alergen juga meningkatkan resiko berkembangnya asma. Sedangkan faktor pencetus terhadap gejala asma dan eksaserbasi pada pasien asma meliputi iritan jalan nafas, latihan, stress atau kesedihan yang mendalam, sinusitis dengan postnasal drip, terapi pengobatan, infeksi traktus respiratorius yang disebabkan oleh virus dan gastroesophageal reflux(Smeltzer, Suzanne C. O’Connell., Bare, 2018). Keywords : buteyko breathing technique; pengontrolan asma ABSTRACTAsthma is a chronic inflammation of the airways. The breathing technique developed to control asthma is the Buyteko breathing technique. The aim of this training is to determine the effectiveness of the Buteyko breathing technique for controlling asthma. This training was carried out in the inpatient room of 23 patients. Asthma is a chronic inflammation of the airways caused by airway hyperresponsiveness, mucosal edema and excess mucus production. This inflammation usually recurs with signs of an asthma episode such as coughing, chest tightness, wheezing and dyspnea (Smeltzer, Suzanne C. O'Connell., Bare, 2018). This disease can result in a decrease in the amount of air that can be induced by smooth muscle contractions, thickening of the airway walls and the presence of excess secretions in the airways which are the result of an exaggerated response to allergens. (Jeffrey MC, 2018). Allergy is the strongest predisposing factor for the incidence of asthma, prolonged exposure to airway irritants or allergens also increases the risk of developing asthma. Meanwhile, precipitating factors for asthma symptoms and exacerbations in asthma patients include airway irritants, exercise, stress or deep sadness, sinusitis with postnasal drip, medication therapy, respiratory tract infections caused by viruses and gastroesophageal reflux (Smeltzer, Suzanne C. O' Connell., Bare, 2018) Keywords : buteyko breathing technique; asthma control
PELATIHAN PENGENALAN TOEFL SEBAGAI PERSIAPAN STUDI LANJUT PADA SISWA-SISWI MAN 2 PALEMBANG Shynta Amalia; Husnaini Husnaini; Ridha Ilma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.15538

Abstract

ABSTRAKPersaingan untuk melanjutkan studi ke jenjang  yang lebih tinggi merupakan tantangan bagi siswa siswa khususnya yang telah duduk di kelas 12 tingkat sekolah menengah atas terlebih dalam era globalisai dan revolusi industri seperti saat ini. Memiki keterampilan berbahasa asing khususnya bahasa Inggris menjadi suatu keharusan. Tolak ukur pencapaian tersebut salah satunya yaitu dengan memiliki nilai TOEFL. Meski TOEFL bukan sesuatu yang asing, namun pemahaman siswa tentang pentingnya TOEFL, kegunaan, jenis-jenis dan bentuk TOEFL itu sendiri masih perlu ditingkatkan. Dengan pengetahuan yang tepat siswa-siswi yang akan mengambil tes TOEFL nantinya dapat menentukan jenis tes yang tepat serta materi-materi persiapan belajar yang tepat sehingga dapat memperoleh hasil yang memusakan pula. Dilandasi hal tersebut Tim PKM prodi PBI UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan kegiatan pengabdian pengenalan TOEFL ITP sebagai persiapan studi lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan Siswa-siswa sekolah terkait TOEFL ITP termasuk didalamnya bentuk-bentuk tes TOEFL, bentuk soal, serta manfaat dan pentingnya memiliki nilai TOEFL. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dalam bentuk pelatihan singkat. Kegiatan yang diikuti oleh 36 siswa-siswi sekolah mitra ini disambut dengan antusias dan membawa hasil yang positif dalam menguatkan siswa siswi untuk mengikuti tes TOEFL yang tepat sebagai persiapan studi lanjut kejenjang yang lebih tinggi. Kata kunci: jenis TOEFL; persiapan studi lanjut; nilai TOEFL. ABSTRACTCompetition to continue studies to a higher level is a challenge for students, especially for those who are already in grade 12 of high school, particularly in the current era of globalization and industrial revolution. Having foreign language skills, especially in English, has become a necessity. One of the benchmarks for achieving this is by having a TOEFL score. Although TOEFL is not unfamiliar, students' understanding of the importance, uses, types, and formats of TOEFL itself still needs improvement. With the right knowledge, students who will take the TOEFL test can determine the appropriate type of test and the right study materials to prepare, thus achieving satisfying results. Based on this, the PKM team from the English Language Education Program at UIN Raden Fatah Palembang conducted a community service activity to introduce TOEFL ITP as preparation for further studies. The purpose of this activity is to strengthen the students' knowledge about TOEFL ITP, including its various test formats, question types, as well as the benefits and importance of having a TOEFL score. The activity was carried out through offline training in a short format. Enthusiastically participated by 36 students from partner schools, this activity yielded positive results in empowering students to take the appropriate TOEFL test as preparation for higher education. Keywords: types of TOEFL; preparation for further studies; TOEFL score.
PENINGKATAN LITERASI KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI LEMBAGA PENDIDIKAN NON-FORMAL Yana Shanti Manipuspika; Emy Sudarwati; Tantri Refa Indhiarti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17810

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Kendedes Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan literasi kritis peserta Kejar Paket di lembaga ini. Kegiatan ini dianggap sebagai kegiatan peningkatan kemampuan literasi dasar sebagai salah satu upaya percepatan edukasi warga di Malang pada khususnya. Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini difokuskan pada upaya peningkatan literasi kritis sebagi pengembangan kemampuan literasi dasar peserta didik yang mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A, B, C agar lebih baik. Dari hasil pelatihan yang diselenggarakan, seluruh peserta pelatihan menunjukkan keseriusannya untuk mengikuti proses pelatihan dari awal sampai akhir dan hasil akhir menunjukkan adanya tingkat literasi yang meningkat dan peningkatan motivasi belajar dari siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, hal ini dapat berpotensi menjadi pilot project untuk pengembangan pelatihan di PKBM lainnya di Malang Raya. Di samping itu, kontribusi kegiatan ini adalah mengembangkan pengetahuan dan daya literasi dan motivasi belajar siswa. Kata kunci: literasi kritis; motivasi; kejar paket; PKBM. ABSTRACTThis community service activity was carried out at the PKBM (Community Learning Activity Center) Kendedes, Lowokwaru District, Malang City. This activity aims to develop the critical literacy skills of Kejar Paket students at this institution. This activity is considered an activity to improve basic literacy skills as an effort to accelerate the education of residents, particularly in Malang. This community service activity is focused on efforts to increase critical literacy as a means of developing the basic literacy skills of students who take part in Equivalency Education Packages A, B, and C to make them better. From the results of the training that had been organized, all participants showed their seriousness in participating in the training process from the beginning of the sessions to the end; moreover, the final results showed an improved literacy level and increased learning motivation from students in the learning process. Thus, this could potentially become a pilot project for developing training at other PKBM in Malang Raya. Apart from that, the contribution of this activity is to develop students’ knowledge, literacy, and learning motivation. Keywords: critical literacy; motivation; kejar paket; PKBM.
PENGUATAN JEJARING LULUSAN PROGRAM STUDI DOKTOR MANAJEMEN KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Suwito Eko Pramono; Arief Yulianto; Angga Pandu Wijaya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17255

Abstract

ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam konteks peningkatan keterlibatan dan penguatan jejaring lulusan dalam program studi di sebuah perguruan tinggi. Jejaring lulusan saat ini seolah tidak banyak dilibatkan dalam pengelolaan program studi karena dianggap berada di luar organisasi Pendidikan. Disisi yang lain, peran lulusan yang telah berada di indutri/dunia kerja dalam memberikan dukungan, saran, dan penguatan kepada program studi sangat signifikan. Terlebih, kesesuaian antara kurikulum program studi, kompetensi lulusan, dan harapan industri/dunia kerja seharusnya selaras. Selain itu, pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan alumni. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan alumni yang telah lulus dari program studi doktor manajemen kependidikan Universitas Negeri Semarang. FGD digunakan untuk mendapatkan masukan, umpan balik, dan pandangan dari alumni terkait dengan peran sebagai bagian dari jejaring lulusan, serta harapan terhadap program studi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan FGD telah menciptakan interaksi yang aktif antara alumni dan program studi. Alumni memberikan masukan yang berharga terkait dengan kebutuhan industri, perkembangan karier, serta perbaikan dan pengembangan program studi. Masukan dari alumni memungkinkan perguruan tinggi untuk menyesuaikan kurikulum, menambahkan program pengembangan karier, serta meningkatkan kualitas pengajaran. Dalam jangka panjang, pengabdian ini juga berpotensi memperkuat jejaring lulusan dan meningkatkan keterlibatan dalam mendukung akreditasi program studi. Kata kunci: jejaring lulusan; program studi; FGD; akreditasi. ABSTRACTThis community service aims to explain and analyze the implementation of community engagement within the context of enhancing involvement and strengthening the alumni network within a college's study program. Additionally, this initiative seeks to reinforce the relationship between the college and its alumni. The method employed in this endeavor is Focus Group Discussion (FGD), which involves alumni who have graduated from the doctoral program in educational management at Universitas Negeri Semarang. FGD is employed to gather input, feedback, and perspectives from alumni regarding their roles within the alumni network, as well as their expectations for the study program. The results of this initiative indicate that the implementation of FGD has facilitated active interaction between alumni and the study program. Alumni have provided valuable insights concerning industry needs, career development, as well as enhancements and advancements in the study program. Input from alumni enables the college to adapt the curriculum, add career development programs, and enhance teaching quality. In the long run, this dedication also holds the potential to strengthen the alumni network and increase involvement in supporting the accreditation of the study program. Keywords: alumni network; study program; FGD; accreditation.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SIKUMANA Philipi De Rozari; Maria Agustina Kleden; Kristomus Boimau; I Made S. Aryanta
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17257

Abstract

ABSTRAKPertambahan jumlah penduduk adalah salah satu factor naiknya jumlah timbulan sampah. Berdasarkan data tahun 2021 total sampah perhari sebanyak 218 ton dan 48% adalah sampah rumah tangga. .Limbah organik hasil buangan dari pemukiman penduduk diantaranya terdiri dari berbagai macam sayur-sayuran dan buah-buahan. Sistem pengelolaan sampah yang dibuat hanya terbatas pada membuang atau mengumpulkan sampah jauh dari pemukiman. Meskipun saat itu material dari plastik sendiri masih jarang dan komposisi sampah masih didominasi sampah sisa makanan (organik), tingkat produksi sampah yang masif dan dengan frekuensi yang tinggi membuat sampah-sampah tersebut tidak punya cukup waktu untuk bisa terurai secara alami.Limbah organik dari rumahtangga dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi pakan ternak diantaranya adalah batang pisang, kangkung, kubis, kecambah kacanghijau, daun jagung dan kulit jagung. Program pengabdian ini dilaksanakan selama bulan Juli – Agustus 2023 di Kelurahan Sikumana, tujuan darikegiatan PKM kali ini adalahpengolahan sampahorganik menjadi pakan ternak babi. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan pembuatan pakan ternak dengan bahan baku limbah organik yang ada diekitar masyarakat. Hasil fermentasi pakan ternak berwarna kecoklatan dan tidak berbau, yang menunjukkan bahwa fermentasinya berhasil. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan sistematis, partisipasi dari mitra juga aktif dan sangat antusias. Kegiatan pelatihan ini memberikan ilmu dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat bagi mitra dalam hal perkembangbiakan ternak babi dan pemberian pakan ternak babi yang tepat. Kata Kunci: sampahorganik; pakan ternak; kelurahan sikumana. ABSTRACTThe increase in population is one of the factors for the increase in the amount of waste generation. Based on data for 2021, the total waste per day is 218 tons and 48% is household waste. Organic waste resulting from the disposal of residential areas consists of various kinds of vegetables and fruits. The waste management system created is limited to disposing or collecting waste far from settlements. Even though at that time the plastic material itself was still rare and the composition of waste was still dominated by (organic) food waste, the massive level of waste production and the high frequency meant that the waste did not have enough time to decompose naturally. Organic waste from households can be utilized and processed into animal feed including banana stems, kale, cabbage, green bean sprouts, corn leaves and corn husks. This service program is carried out from July to August 2023 in the Sikumana Village, the purpose of this PKM activity is processing organic waste into pig feed. Service activities are carried out in the form of counseling and training in the manufacture of animal feed with organic waste raw materials that exist around the community. The results of fermented animal feed are brownish in color and odorless, indicating that the fermentation was successful. Service activities run well and systematically,  participation of partners is also active and very enthusiastic. This training activity provides new knowledge and knowledge that is very useful for partners in terms of pig breeding and proper feeding of pigs. Keywords: organic waste; animal feed; sikumana village.
PENINGKATAN KESEHATAN WARGA PANTI ASUHAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DAN DETERGEN Diana Sri Zustika; Lilis Tuslinah; Anindita Tri Kusuma Pratita; Nur Rahayuningsih; Vera Nurviana; Indra Indra; Rahmawati Rahmawati; Mida Hamidah; Aulia Nurlatifah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16860

Abstract

ABSTRAKLangkah awal agar terhindar dari penyakit adalah dengan menjaga kebersihan. Kebersihan lingkungan yang baik akan berkaitan dengan kesehatan yang baik. Selain makan dan minum menjadi kebutuhan  pokok, keberadaan sabun sebagai kebutuhan utama untuk menopang aktivitas sehari-hari sering kali masuk kedalam kebutuhan sekunder bukan kebutuhan primer, sementara disisi lain sabun termasuk ke dalam kebutuhan pokok. Tujuan dari pelaksanaan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan langsung kepada masyarakat khususnya orang tua dari anak-anak Panti Asuhan dalam membuat detergen dan sabun cuci piring yang digunakan sebagai upaya dalam menjaga kebersihan.Kegiatan yang berlangsung selama satu hari, selama kegiatan menunjukkan hasil yang maksimal. Masyarakat sangat bersemangat dan memahami prosedur pembuatan produk, sehingga menghasilkan produk (detergen dan sabun piring) dengan baik. Analisis Uji T- Berpasangan yang digunakan dalam kegiatan ini diperoleh nilai p-value sebesar (0.000) yang memperlihatkan bahwa terdepat perbedaan nilai rata-rata yang signifikan sebelum dan sesudah pelatihan.Hal ini membuktikan bahwa kegiatan melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan detergen sangat bermanfaat bagi peserta. Kata kunci: kesehatan; sabun; detergen; kebersihan ABSTRACTThe first step to avoiding disease is to maintain cleanliness. Good environmental hygiene will be related to good health. In addition to eating and drinking being basic needs, the existence of soap as the main need to support daily activities is often included in secondary needs rather than primary needs, while on the other hand soap is included in basic needs. The purpose of this implementation is to provide knowledge and direct training to the community, especially parents of orphanage children, in making detergent and dish soap used as an effort to maintain cleanliness. The activity lasted for one day, during which the activity showed maximum results. The community is very excited and understands the procedure for making products, so they produce products (detergent and dish soap) well. The Paired T-test analysis used in this activity obtained a p-value of (0.000) which shows that there is a significant difference in the average value before and after training. This proves that the activity through training on making dish soap and detergent is very beneficial for participants. Keywords: health; soap; detergent; hygiene
PENDAMPINGAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN TEMA BERKEBUN DENGAN TEKNIK HIDROPONIK UNTUK SISWA TK HARAPAN BUNDA BALIKPAPAN Musyarofah, Musyarofah; Pawara, Muhammad Uswah; Sholihah, Ni’matus; Prayitno, Budi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19236

Abstract

ABSTRAKDalam konsep kurikulum Merdeka Belajar, siswa belajar sesuai minat dan kemampuan, fokus pada menciptakan portofolio yang mencerminkan bakat individu, dan semuanya bertujuan untuk mencapai potensi optimal dengan cara yang menyenangkan. 30 siswa TK Harapan Bunda semester genap tahun ajaran 2022-2023 mendapatkan pendampingan rangkaian aktivitas pembelajaran meliputi pengenalan jenis-jenis tanaman, pengenalan teknik berkebun hidroponik, penanaman benih di instalasi hidroponik, pengamatan pertumbuhan tanaman hingga masa panen, dan memasak hasil panen menjadi masakan bergizi. Metode pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada implementasi kurikulum Merdeka Belajar. Informasi dikumpulkan melalui pengamatan, dokumentasi pembelajaran, dan wawancara dengan guru, kepala sekolah, serta wali murid untuk memahami pelaksanaan kegiatan belajar di sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan pengalaman baru yang berharga bagi siswa, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar mereka dengan melibatkan mereka dalam aktivitas yang praktis dan relevan. Selain itu, kegiatan ini juga mengembangkan kreativitas siswa dan kemampuan adaptasi guru dalam menghadirkan nuansa segar dalam pembelajaran. Ini adalah langkah positif menuju pendidikan yang lebih interaktif dan berorientasi pada pemahaman konsep melalui pengalaman langsung. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara bersama guru, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program pengabdian ini telah memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan kualitas pembelajaran untuk 30 siswa di TK Harapan Bunda Balikpapan semester genap tahun ajaran 2022-2023. Kata kunci: hidroponik; siswa; taman kanak-kanak; berkebun; Merdeka Belajar. ABSTRACTIn the Merdeka Belajar curriculum concept, students learn according to their interests and abilities, focus on creating a portfolio that reflects individual talents, and aim to achieve optimal potential in a fun way. 30 Harapan Bunda Kindergarten students for the even semester of the 2022-2023 academic year received assistance with a series of learning activities including introducing plant types, introducing hydroponic gardening techniques, planting seeds in hydroponic installations, observing plant growth until harvest time, cooking the produce. harvest into nutritious food. The data collection and analysis method used is descriptive qualitative, focusing on implementing the Merdeka Belajar curriculum. Information was collected through observations, learning documentation, and interviews with teachers, school principals, and student guardians to understand the implementation of learning activities at the school. This service activity not only provides valuable new experiences for students but also enriches their learning experience by involving them in practical and relevant activities. Apart from that, this activity also develops student creativity and the teacher's adaptability in bringing a fresh nuance to learning. This is a positive step towards education that is more interactive and oriented towards understanding concepts through hands-on experience. Based on the results of observations and interviews with teachers, it can be concluded that the implementation of this service program has made a significant contribution in improving the quality of learning for 30 students at Harapan Bunda Kindergarten Balikpapan even semester of the 2022-2023 academic year. Keywords: hydroponics; student; kindergarten; gardening; merdeka belajar.