cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,420 Documents
Pemetaan Potensi dan Sistem Pencegahan Kekerasan oleh Guru di Sekolah: Analisis Kualitatif dan Rekomendasi Kebijakan Perlindungan Anak di SD Negeri 2 Busoa Zaadi, La Ode Muhammad Alfian; Januru, La; Hasirun, Darmin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mencatat banyak kasus kekerasan terhadap anak di sekolah pada 2021–2022, meliputi kekerasan fisik, psikis, dan perundungan yang menunjukkan lemahnya regulasi dan mekanisme perlindungan kekerasan terhadap anak dilingkungan sekolah. SD Negeri 2 Busoa, Kabupaten Buton Selatan, menghadapi tantangan serupa karena belum memiliki peta potensi dan sistem pencegahan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk kekerasan, khususnya oleh guru di sekolah, serta faktor penyebabnya yang sering diabaikan. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian menelaah pengelolaan potensi institusional sekolah untuk mencegah kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan di sekolah terutama di SDN 2 Busoa lebih banyak berupa perundungan verbal dan simbolik antar-siswa, sedangkan kekerasan fisik maupun oleh guru tidak terdeteksi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bentuk kekerasan di lingkungan SDN 2 Busoa bersifat verbal dan simbolik yang penyelesaiannya melalui mediasi kekeluargaan tanpa SOP yang mengikat.
Kebijakan Pengusiran (Eviksaun) di Kota Dili Soares, Domingos Franklin; Francisco, Reinaldo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kebijakan pengusiran (eviksaun) di Kota Dili, Timor-Leste, dengan menyoroti aspek legalitas, implementasi, dan dampaknya terhadap masyarakat terdampak. Pengusiran yang dilakukan pemerintah seringkali didasarkan pada alasan pembangunan dan penataan kota, namun pelaksanaannya kerap menimbulkan persoalan hukum dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis dengan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen hukum untuk menganalisis kesenjangan antara norma hukum dan praktik pengusiran di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengusiran di Kota Dili seringkali melanggar hak asasi manusia, terutama ketika dilakukan tanpa pemberitahuan, kompensasi, atau relokasi yang layak. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan publik yang lebih adil dan transparan, sesuai dengan prinsip negara hukum dan penghormatan terhadap hak-hak warga. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pembaruan kebijakan pertanahan dan perumahan yang berkeadilan serta menjamin kesejahteraan sosial masyarakat.
Bagaimana Perkembangan Istilah “Allah Anak” dalam Sejarah Dogma Kristen dan Perbedaan Arti Teologis Antara “Anak Allah” dan “Allah Anak” Ongirwalu, Epifana; Kus, Benjamin Kusworo; Makienggung, Job; Nesimnasi, Ruben
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas perkembangan historis istilah "Allah Anak" dalam dogma Kristen dan perbedaan arti teologisnya dengan "Anak Allah". Melalui analisis historis-teologis, tulisan ini menelusuri akar biblis dan dogmatis kedua istilah tersebut, serta implikasi doktrinalnya bagi teologi Kristen masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Anak Allah" berakar pada Kitab Suci, sedangkan "Allah Anak" merupakan istilah dogmatis yang berkembang pada Konsili Nicea dan Calsedon. Pembedaan ini memiliki relevansi penting bagi teologi masa kini, terutama dalam konteks pluralisme agama dan pastoral. Tulisan ini menyimpulkan bahwa penghayatan iman Kristen atas Yesus Kristus sebagai Anak Allah dan Allah Anak tidak hanya bersifat historis-dogmatis, tetapi juga terus hidup dan dinamis dalam praksis iman Gereja.
Analisis Yuridis Kewenangan Jaksa dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Studi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara) Masdi, Masdi; Ahmad, Akiruddin; Harmuzan, Harmuzan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran penegak hukum jaksa sangat penting dalam pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia. Ada Empat Pilar hukum yaitu Hakim, Jaksa, Kepolisian dan Advokat. Dengan adanya pilar penegak hukum tesebut jaksa di harapkan mampu untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam upaya pencegakan di bidang tindak pidana korupsi. menurut Undang undang Kejaksaan Nomor 16 Tahun 2004 atas perubahan dari Undang-Undang nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Negara Republik Indonesia. Adapun rumusan masalah yang di bahas adalah (1) Upaya Jaksa dalam mencegah tindak pidana korupsi (2) Kewenangan Jaksa dalam Pemberantasan tindak pidana korupsi (3) hambatan yang di hadapi jaksa dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan solusi yang dilakukan, Tujuan dari pada penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui upaya Jaksa dalam mencegah tindak pidana korupsi (2) Untuk mengetahui Kewenangan Jaksa dalam Pemberantasan tindak pidana korupsi (3) Untuk mengetahui hambatan yang di hadapi jaksa dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan solusi yang dilakukan Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Kualitatif yang mana pendekatan metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif, pendekatan metode kualitatif dipilih karena peneliti bertujuan untuk memahami suatu masalah atau fenomena secara mendalam dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk dan kata-kata dengan konteks bahasa khusus yang alami, atas hasil peneltian yang telah peneliti lewati selama melakukan penelitian di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait Analisis Yuridis Kewenangan Jaksa Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi belum bigitu efektif dan efesien karena masih banyaknya hambatan-hambatan yang di hadapi jaksa di kejaksaan tinggi Sumatera Utara dalam menangani Kasus tindak pidana korupsi, namun walaupun demikian dalam pencegahan dan pemberantasan dari ketercapaian jaksa cukup membaik di lihat dari Grafik yang telah di buat. Jaksa memiliki peran penting dalam menegakkan hukum dan memastikan bahwa pelaku korupsi diadili sesuai dengan hukum yang berlaku, Namun, kewenangan jaksa dalam pemberantasan korupsi juga memiliki beberapa tantangan, seperti Keterbatasan sumber daya manusia, tekanan dan intimidasi dari pihak-pihak tertentu jaksa juga harus melakukan beberapa perbaikan dan peningkatan. seperti, Meningkatkan kualitas dan kapasitas jaksa dalam melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, meningkatkan kerja sama antara jaksa dengan lembaga lain dalam pemberantasan korupsi dan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan dan penuntutan. Dengan demikian, jaksa dapat lebih Optimal dalam melaksanakan pemberantasan korupsi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kejaksaan.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Revolusi Industri 4.0 Sitanggang, Adelina; Cahya, Mira; Fauzi , M. Iraqi; Hidayah, Nur; Armanda, Tri Bayu; Yunita, Sri; Neva, Chandra Fhutu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidikan kewarganegaraan sangat penting dalam membentuk karakter siswa di era revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Siswa yang berintegritas, bermoral dan memiliki kecakapan digital yang memadai. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka (library research). Studi pustaka dilakukan dengan cara menelaah dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membentuk karakter siswa di era Revolusi Industri 4.0. Era Industri 4.0 telah merevolusi dunia pendidikan dengan kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan big data, yang menuntut adaptasi strategi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) agar tetap relevan dan efektif. PKn, sebagai disiplin yang bertujuan membentuk warga negara yang bertanggung jawab, kritis, dan beretika, tidak lagi cukup dengan pendekatan konvensional seperti ceramah atau hafalan konstitusi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter siswa di era Revolusi Industri 4.0. PKn tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian pengetahuan kewarganegaraan, tetapi juga sebagai sarana penguatan moral.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV di SDN Baddurih Materi Bilangan Cacah Dwiyanto, Febri; Wulandari, Rika; Hotimah, Dewi Hosnol
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimental dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Baddurih. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, yang artinya seluruh populasi dijadikan sebagian sampel sehingga dalam penelitian ini sampel yang digunakan berjumlah 40 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar tes kemampuan berpikir kritis siswa, lembar observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, dan lembar angket respon siswa dengan penggunaan model pembelajaran PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis siswa pada posttest untuk kelas kontrol sebesar 67,35 dan kelas eksperimen sebesar 79,30. Hasil uji hipotesis independent sample t-test dari hasil kemampuan berpikir kritis siswa setelah diberikan perlakuan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,025 dan thitung > ttabel yaitu 3,637 > 2,042. Berdasarkan hasil tersebut, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya perbedaan rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, maka terdapat pengaruh penerapan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV materi bilangan cacah.
Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Persidangan Perkara Pencurian dengan Keadaan Memberatkan di Pengadilan Negeri Medan (Nomor 1137/Pid.B/2025/PN Mdn) Ramadhani, Kania Nova; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Batu, Dewi Pika Lbn; Aulia, Nazlah; Lathifah, Muthi’ah; Nisa, Chairun; Mangungsong, Al-firman; Harahap, Dules Ery Pratama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara yuridis putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 1137/Pid.B/2025/PN Mdn mengenai perkara pencurian dengan keadaan memberatkan. Tindak pidana ini menarik untuk dikaji karena melibatkan unsur pemberatan, yakni dilakukan secara bersama-sama oleh lebih dari satu orang (Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP), serta adanya salah satu pelaku yang masih buron (DPO). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hukum hakim didasarkan pada asas legalitas (Pasal 363 ayat (1) KUHP) dan pembuktian yang sah dan meyakinkan (minimal dua alat bukti yang sah dan keyakinan hakim). Hakim menerapkan pendekatan yuridis normatif dengan mempertimbangkan faktor memberatkan (perbuatan dilakukan bersama-sama dan menimbulkan keresahan) dan meringankan (terdakwa kooperatif dan mengakui perbuatan). Putusan ini dinilai telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum pidana, mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan (efek jera). Meskipun demikian, penelitian ini menyoroti perlunya penguatan penegakan hukum terhadap pelaku DPO agar rasa keadilan dan efek jera yang optimal dapat terwujud di masyarakat.
Promosi Kesehatan: Remaja Berani Hindari Pergaulan Bebas dan Seksual Pranikah Melalui Sumber Informasi Cegah HIV/AIDS Thome, Angela Librianty; Siauta, Viere Allanled; Makualaina, Fenska Narly; Kokmesa, Nofita Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan seperti risiko pergaulan bebas dan hubungan seksual pranikah yang memicu penularan HIV/AIDS. Di Jayapura, angka kasus HIV/AIDS masih cukup tinggi dan kurangnya pengetahuan serta keterbatasan akses remaja terhadap sumber informasi yang kredibel menjadi salah satu faktor penyebab utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang bahaya pergaulan bebas dan risiko hubungan seksual pranikah, serta mendorong remaja untuk berani mengambil keputusan sehat melalui pemanfaatan sumber informasi pencegahan HIV/AIDS. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif dan pemanfaatan media edukasi berupa leaflet. Untuk mengukur tingkat pengetahuan pre-test dan post-test, digunakan analisis Wilcoxon. Remaja dalam kegiatan ini sangat antusias, terlebih khusus saat diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang sikap berani menghindari pergaulan bebas dan seksual pranikah serta memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS di kalangan remaja. Dengan demikian, promosi kesehatan yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan remaja terbukti meningkatkan pengetahuan remaja
Analisis Manajemen Risiko Terkait Regulasi Perjalanan Umrah di Aet Travel Yeni, Putri Halida; Ridhah, Habiba Tur; Zulhelmi, Zulhelmi; Widianita, Rika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Didirikan pada tanggal 21 Oktober 2010, AET Travel merupakan perusahaan perjalanan haji dan umrah yang menawarkan paket dan layanan terbaik dengan tingkat layanan tertinggi. Bahaya yang terkait dengan aturan tidak akan terlepas dari nama perusahaan haji dan umrah. Oleh karena itu, untuk mencegah dan mengurangi bahaya yang timbul, AET Travel harus melakukan manajemen risiko yang terkait dengan persyaratan perjalanan umrah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pimpinan AET Travel mengelola dan mengatasi risiko terkait dengan analisis manajemen risiko organisasi terhadap hukum perjalanan umrah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi lapangan dan wawancara dengan informan utama, khususnya pimpinan AET Travel. Wawancara dengan para informan kemudian didokumentasikan menggunakan foto. Menurut temuan penelitian, isu keamanan, kesehatan, dan regulasi merupakan isu yang sering muncul. Kemudian, dengan mengidentifikasi risiko, yakni dengan mengenali dan memahami bahaya yang akan muncul, AET Travel telah berhasil menerapkan manajemen risiko. Setelah itu, dilakukan analisis risiko, yaitu mencari tahu apa yang akan terjadi jika risiko tersebut diabaikan. Kemudian melakukan penilaian dengan menerapkan pendekatan yang dipilih khususnya, strategi pengurangan risiko dalam praktik.
Analisis Efektifitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Simpan Pinjam Perempuan (Studi Kasus Nagari IV Koto Palembayan Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam) Hamdani, Rafli; Puteri, Hesi Eka; Asyari, Asyari; Rahman, Ali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program SPP di Nagari IV Koto Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program SPP telah memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian visi dan misi PNPM-MP, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengurangan ketergantungan terhadap rentenir. Namun, efektivitas program masih belum optimal karena dana pinjaman kerap digunakan untuk kebutuhan konsumtif, minimnya pelatihan usaha, serta lemahnya sistem monitoring dan evaluasi. Beberapa anggota berhasil mengembangkan usaha kecil seperti warung dan pertanian, tetapi sebagian lainnya mengalami stagnasi pendapatan akibat keterbatasan akses pasar dan kondisi eksternal lainnya. Analisis efektivitas berdasarkan teori Henderson menunjukkan bahwa meskipun proses administrasi berjalan baik, terdapat celah dalam aspek kualitas proses dan pemanfaatan output. Oleh karena itu, peningkatan efektivitas program SPP memerlukan penguatan pelatihan kewirausahaan, pendampingan berkelanjutan, dan perbaikan sistem pengawasan internal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi kebijakan untuk mendorong keberlanjutan program pemberdayaan berbasis syariah di wilayah pedesaan.