cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,420 Documents
Literature Review : Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Socio-Scientific Issues terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik R, Aisi; R, Oktavia; F, Azzahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji sejumlah publikasi relevan tentang bagaimana penggunaan paradigma problem based learning (PBL) berdasarkan socio-scientific issues dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka.Tujuannya yaitu guna memahami dampak penggunaan PBL berbasis SSI terhadap kemampuan berpikir kritis siswa yang dikaji berdasarkan literatur review. Karena siswa mampu mengenali masalah, menganalisisnya, dan menilai solusinya, model PBL merupakan alat yang ampuh untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan studi literatur yang melipti pencarian informasi, dengan melakukan identifikasi terhadap sejumlah artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah di bidang Pendidikan sains melalui Google Scholar. Temuan studi menunjukan bahwa sebagian besar hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif dari model PBL berbasis SSI dalam meningkatkan berpikir kritis siswa.
Bone Health in Women Who Exercise: A Literature Review Silalahi, Gabriel Ifally; Pardede, Unjur Tarida Parulian; Siregar, Nurhamidah Sari; Nasution, Silvia Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan tulang merupakan aspek krusial dari kualitas hidup wanita, terutama saat memasuki masa menopause. Penurunan kadar estrogen mengakibatkan berkurangnya kepadatan tulang dan peningkatan risiko osteoporosis. Olahraga fisik telah terbukti efektif dalam memperlambat pengeroposan tulang dan meningkatkan kekuatan serta keseimbangan otot. Namun, manfaat olahraga melampaui kesehatan fisik hingga aspek psikologis. Aktivitas fisik dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup wanita. Psikologi olahraga memainkan peran krusial dalam menjaga motivasi, kepatuhan, dan konsistensi wanita dalam olahraga fisik jangka panjang. Tinjauan ini membahas hubungan antara olahraga fisik dan kesehatan tulang, serta peran psikologi olahraga dalam mendorong kepatuhan olahraga pada wanita. Temuan studi menunjukkan bahwa latihan ketahanan, aerobik ketahanan, dan latihan keseimbangan berkontribusi signifikan terhadap pemeliharaan kepadatan tulang, sementara pendekatan psikologi olahraga membantu wanita mengatasi hambatan mental, meningkatkan motivasi intrinsik, dan mendorong gaya hidup aktif yang berkelanjutan. Oleh karena itu, mengintegrasikan latihan fisik dan intervensi psikologi olahraga dapat menjadi strategi yang efektif untuk pencegahan osteoporosis dan meningkatkan kualitas hidup wanita.
Strategi Guru PAI dalam Menumbuhkan Self Esteem Siswa di SMPN 2 Lubuk Basung Gustine, Winda; Afrinaldi, Afrinaldi; Ilmi, Darul; Rahman, Yulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketika guru PAI meminta siswa tampil dan berpendapat, mereka tampak ragu dan mengatakan bahwa dia tidak bisa, padahal belum dicoba. Oleh karena itu, peran guru PAI sangat penting dalam membimbing siswa mengenali diri mereka sendiri untuk mencari, menemukan potensi diri, dan memiliki pandangan yang positif terhadap dirinya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui strategi guru PAI dalam menumbuhkan Self-esteem siswa di SMPN 2 Lubuk Basung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yakni penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam menumbuhkan Self-esteem siswa sesuai data yang diperoleh dilapangan. Subjek penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas VII dan VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa metode yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi data. Data yang terkumpul dianalisa dengan analisis interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa temuan dari strategi guru PAI dalam menumbuhkan Self-esteem siswa di SMPN 2 Lubuk Basung, melalui beberapa strategi diantaranya: (1) Memberikan Penghargaan dan Komentar Positif, (2) Bekerja Sama Dengan Wali Kelas, (3) Menyisipkan Nilai-Nilai Agama Islam, (4) Mendorong Siswa Untuk Mengikuti Kegiatan Keagaaman, dan (5) Menciptakan Lingkungan Kelas Yang Mendukung. Ada beberapa faktor pendukung diantaranya adanya : (1) Modul pembelajaran PAI dan (2) Kegiatan kultum dan tahfiz. Namun ada beberapa faktor penghambat guru PAI dalam melakukan strategi diantaranya : (1) Lingkungan Keluarga, (2) Teman Sebaya, dan (3) Kurangnya Waktu Guru PAI.
Peran Guru di Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Empati Anak Usia Sekolah Dasar Simatupang, Indah Nur Utami Br; Ramadhani, Nadia Suci; Maulida, Fitrah; Aulia, Rahma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pendekatan guru dalam mengembangkan empati pada siswa di Sekolah Dasar dan untuk menyediakan alat yang relevan dan kontekstual untuk mengevaluasi empati. Empati adalah kemampuan untuk memahami, bersimpati dengan, dan menanggapi keadaan emosional orang lain melalui tiga dimensi utama kognisi, afek, dan perilaku. Dalam konteks pendidikan dasar, empati memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter sosial, menumbuhkan toleransi, dan mengatasi perilaku negatif seperti perundungan. Menurut penelitian teoritis, empati dapat dikembangkan melalui intervensi pendidikan yang tepat dan interaksi sosial. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menetapkan cetak biru dan skala empati angket berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya, serta menerapkan perangkat guru untuk menganalisis strategi, pengalaman, hambatan, dan lingkungan sekolah dalam proses empati. Diharapkan bahwa hasilnya akan berfungsi sebagai panduan praktis bagi guru dan peneliti dalam menumbuhkan dan meningkatkan empati siswa di lingkungan sekolah dasar.
Peran Self-Compassion terhadap Kecemasan pada Individu yang Mengalami Quarter Life Crisis Musdalifah, Musdalifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kecemasan di kalangan usia muda merupakan isu krusial. Masa ini merupakan masa transisi dari remaja menuju dewasa. Pada masa ini, individu sering dihadapkan pada kebingungan arah hidup, tuntutan untuk menjadi mandiri, serta ekspektasi sosial yang kompleks, sehingga rentan mengalami krisis identitas dan kecemasan, suatu kondisi yang dikenal sebagai Quarter Life Crisis (QLC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-compassion terhadap kecemasan pada individu yang mengalami QLC. penelitian melibatkan 101 responden yang dipilih melalui purposive dan convenience sampling. Hasil menunjukkan nilai R = 0,440 dan R² = 0,193, dengan koefisien beta -0,391 (p < 0,05), menandakan self-compassion berpengaruh negatif signifikan terhadap kecemasan. Artinya, semakin tinggi self-compassion, semakin rendah kecemasan individu. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan intervensi berbasis self-compassion untuk membantu individu mengelola kecemasan selama menghadapi tantangan masa transisi menuju kedewasaan.
Analisis Kedisiplinan Mahasiswa Universitas Negeri Medan Ditinjau dari Perspektif Karakter Islami Simamora, Najwa Fasya; Rahmadita, Alifia; Siregar, Naila Husna; Pohan, Sri Juliani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi keberhasilan akademik dan pembentukan karakter Islami mahasiswa. Dalam konteks pendidikan tinggi, kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga mencerminkan kesadaran spiritual dan tanggung jawab moral. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kedisiplinan mahasiswa ditinjau dari perspektif karakter Islami yang meliputi aspek ibadah, akademik, dan akhlak. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 35 responden mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Dari temuan penelitian terungkap bahwa bahwa tingkat kedisiplinan mahasiswa teridentifikasi dalam kategori sangat baik dengan rata-rata 85,26%, yang menggambarkan penerapan nilai-nilai Islam secara konsisten dalam kehidupan akademik dan spiritual. Namun, sebagian kecil mahasiswa masih menunjukkan tingkat kedisiplinan rendah akibat faktor internal dan eksternal seperti motivasi, kontrol diri, serta pengaruh lingkungan. Hasil ini menegaskan bahwa penguatan kedisiplinan melalui nilai-nilai Islami penting dilakukan sebagai upaya pembentukan karakter unggul dan berintegritas di kalangan mahasiswa.
Mitigasi Kerentanan Pada Windows Server 2008 R2 terhadap Eksploitasi Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) Feriyansah, Ari Pranandi; Asra, Taufik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Windows Server 2008 R2 merupakan sistem operasi yang masih digunakan oleh sejumlah organisasi, meskipun sudah tidak mendapatkan dukungan resmi dari Microsoft. Hal ini menjadikannya rentan terhadap berbagai eksploitasi keamanan, terutama dari celah kerentanan yang telah dipublikasikan secara global melalui Common Vulnerabilities and Exposures (CVE). Penelitian ini berfokus pada analisis tiga kerentanan utama, yaitu CVE-2012-0002 (kerentanan Remote Desktop Protocol yang dapat menyebabkan Blue Screen of Death) dan CVE-2017-0147 (EthernalBlue). Metodologi yang digunakan mencakup studi literatur, pengujian kerentanan menggunakan tools open-source seperti Parrot Security, serta penerapan langkah langkah mitigasi yang meliputi pembaruan sistem, penonaktifan layanan rentan, dan penguatan konfigurasi keamanan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem tanpa pembaruan keamanan sangat rentan terhadap eksploitasi, sedangkan penerapan mitigasi secara konsisten mampu menutup celah kerentanan secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kesadaran serta penerapan praktik keam`anan sistem yang lebih baik, khususnya bagi administrator jaringan dan sistem yang masih mengelola infrastruktur berbasis Windows Server 2008 R2.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Memahami Konsep Macam-Macam Gaya Kelas IV SDN Telang 1 Rohandy, Urvia Zahna; Hamida, Rika Nur; Saedeh, Saedeh; Rozie, Fachrur; Andini, Fika Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesulitan belajar siswa kelas IV SDN Telang 1 dalam memahami konsep macam-macam gaya pada mata pelajaran IPAS. Hasil tes dan observasi menunjukkan rata-rata nilai siswa hanya 36, menandakan pemahaman masih rendah. Siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi, membedakan, dan menjelaskan gaya dorong, tarik, gesek, dan gravitasi. Hambatan tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif dan aplikatif, seperti kesulitan mengaitkan konsep dengan kehidupan sehari-hari. Faktor penyebab utamanya meliputi metode pembelajaran yang teacher-centered, minimnya media konkret dan eksperimen, serta rendahnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa. Berdasarkan teori konstruktivisme dan tahap operasional konkret Piaget, siswa SD membutuhkan pembelajaran berbasis pengalaman nyata agar konsep lebih mudah dipahami. Oleh karena itu, strategi pembelajaran kontekstual dan interaktif seperti inkuiri atau discovery learning sangat diperlukan. Pendekatan ini membantu siswa membangun pemahaman konsep gaya secara bertahap, mendalam, dan bermakna
Rekonstruksi Konseptual Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Sejarah Kebudayaan Islam dalam Perspektif Pendidikan Islam Badawi, Ahmad; Hudzaifah, Addha Muzaky; Albuny, Ahmad Syihabudin; Reynata, Arya Trenady; Kandedes, Iin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekonstruksi konseptual terhadap pengertian, tujuan, dan manfaat Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam bingkai pendidikan Islam sebagai tanggapan atas minimnya penerapan pendekatan transformatif dalam pembelajaran SKI. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelaah dan mensintesis literatur ilmiah terbitan tahun 2020–2025. Data diperoleh melalui pencarian artikel di basis data seperti Google Scholar dan Moraref, dengan pemilihan sumber menggunakan teknik purposive serta snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik menggunakan tahapan open dan axial coding terhadap berbagai teks akademik. Hasil kajian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu reinterpretasi konsep historis-kultural SKI, transformasi tujuan pembelajaran yang lebih transformatif, serta peran SKI dalam membentuk identitas keislaman peserta didik. Temuan ini berkontribusi secara teoretis pada pengembangan model pembelajaran SKI yang relevan secara kontekstual dan merekomendasikan riset lapangan lanjutan untuk menguji penerapannya.
Tafsir Tahlīlī Terhadap Makna Ketakwaan dalam Al Baqarah Ayat 2-3 (Kajian Ibnu Katsīr dan M. Qurais Shihāb) Saputri, Della Anjelia; Matin, Abdul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep takwa sebagaimana tercermin dalam Surat Al-Baqarah ayat 2-3 dengan menggunakan metode tafsir tahlili, melalui perbandingan antara dua karya tafsir besar, yaitu Tafsir Ibn Katsir sebagai representasi tafsir klasik dan Tafsir Al-Miṣbah sebagai pendekatan kontemporer. Permasalahan utama yang diangkat adalah perbedaan yang signifikan antara penafsiran normatif tentang ketakwaan dalam literatur klasik dan pemahaman kontekstualnya dalam masyarakat Muslim kontemporer. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah kualitatif-deskriptif, dengan bertumpu pada studi pustaka dan analisis komparatif. Analisis ini mencakup dimensi linguistik, riwayat hadis atau atsar, dan implikasi kontekstual. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Ibn Katsir memandang ketakwaan sebagai ketaatan mutlak berdasarkan pandangan generasi salaf, sementara Qurais Shihāb menekankan aspek kesadaran spiritual, etika, dan tanggung jawab sosial sebagai manifestasi praktis dari ketakwaan. Kesimpulan akhir menunjukkan bahwa kesalehan tidak terbatas pada ritual formal, melainkan melibatkan refleksi kritis untuk mewujudkan nilai-nilai ketuhanan dalam konteks kehidupan modern.