cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
ExposeTube Media Pembelajaran Youtube dalam Me nulis Teks Eksposisi pada Siswa Kelas XII Sekolah Menengah Atas Mila Ayu Sri Wardani; Mochamad Arifin Alatas; Aguspurnomo Ahmad Putikadyanto; Aldi Firnanda
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107366

Abstract

This study examines the use of ExpoTube as a YouTube-based learning media in the process of teaching writing exposition texts to grade XII students at SMA Negeri 1 Pademawu. The background of this study is the low interest and ability of students in writing exposition texts systematically, logically, and persuasively. The purpose of this study was to describe the effectiveness of ExpoTube in improving exposition text writing skills and to reveal students' responses to the media. This study used a quantitative approach with a one-group pretest-posttest pre-experimental design. The subjects of the study were grade XII students who were selected purposively. The research instruments included an exposition text writing test and a questionnaire to determine students' responses. The results showed a significant increase in the ability to write exposition texts after learning using ExpoTube, indicated by an increase in the average posttest score compared to the pretest. In addition, the majority of students gave a positive response to the use of ExpoTube because it was considered interesting, easy to access, and helped understand the structure and linguistic characteristics of exposition texts. Thus, it can be concluded that ExpoTube is an effective and innovative learning media to improve the ability to write exposition texts at the high school level.Penelitian ini meneliti penggunaan ExpoTube sebagai media pembelajaran berbasis YouTube dalam proses pengajaran menulis teks eksposisi pada siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Pademawu. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi secara sistematis, logis, dan persuasif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggetahui efektivitas ExpoTube dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi serta mengungkap tanggapan siswa terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan desain pre-eksperimental jenis one-group pretest-posttest. Subjek penelitian merupakan siswa kelas XII yang dipilih secara purposif. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahapan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan mengacu pada model analisis interaktif Miles dan Huberman. Data kemudian ditelaah secara tematik guna mengidentifikasi pola-pola peningkatan keterampilan menulis teks eksposisi serta kecenderungan tanggapan siswa terhadap pemanfaatan ExpoTube. Instrumen penelitian mencakup tes menulis teks eksposisi dan angket untuk mengetahui respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menulis teks eksposisi setelah pembelajaran menggunakan ExpoTube, ditunjukkan dengan kenaikan skor rata-rata posttest dibandingkan dengan pretest. Selain itu, mayoritas siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan ExpoTube karena dinilai menarik, mudah diakses, dan membantu memahami struktur serta ciri kebahasaan teks eksposisi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ExpoTube merupakan media pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi di jenjang SMA.
Peningkatan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Pecahan Melalui Metode Drill dan Praktek Langsung pada Siswa Kelas 3 MI Ma'arif Nurul Yaqin Pondokgebangsari Kebumen Firda Mariska; Neelam Cahya; Siti Rahmayanti; Zidni Hilda; Siti Fatimah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91639

Abstract

Kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan menjadi kemampuan yang penting bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 3 di MI Ma'arif Nurul Yaqin dalam menyelesaikan soal cerita pecahan dengan menggunakan metode drill dan praktik langsung. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode drill dan praktek langsung dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas 3 MI Ma'arif Nurul Yaqin Pondokgebangsari, Kuwarasan, Kebumen dalam menyelesaikan soal cerita pecahan. Hal ini terlihat dari persentase siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan dari siklus I sebesar 53,33%, kemudian meningkat 100% pada Siklus II. Sehingga dapat disimpulkan penerapan metode drill dan praktek langsung efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 3 MI Ma'arif Nurul Yaqin Pondokgebangsari, Kuwarasan, Kebumen dalam menyelesaikan soal cerita pecahan.
Dilema Akademik: Stress Akademik dan Gejala Psikosomatis Mahasiswa Kampus V Universitas Negeri Padang Naila Chantika Putri; Rida Yanna Primanita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110251

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontribusi stres akademik terhadap gejala psikosomatis pada mahasiswa Kampus V Universitas Negeri Padang. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 148 responden menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik tidak memiliki hubungan signifikan dengan gejala psikosomatis (p > 0,05, r = 0,109). Hal ini menunjukkan bahwa stres akademik saja tidak secara langsung memicu keluhan psikosomatis, karena faktor moderasi seperti dukungan sosial, strategi coping, dan nilai budaya berperan penting dalam menekan dampaknya. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan stres mahasiswa di perguruan tinggi.
Pendampingan Peningkatan Literasi Sains Siswa bagi Guru Melalui Model TGT Berbantuan Multimedia Interaktif Menggunakan Canva Endang Widi Winarni; Abdul Muktadir; Yusnia Yusnia; Debi Heryanto; Sovia Lorenza
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.107683

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam pembuatan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini berfokus pada pendampingan guru SD dalam penggunaan aplikasi Canva untuk menciptakan multimedia interaktif berbasis model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Model ini tidak hanya meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan materi, tetapi juga membantu siswa berpartisipasi aktif dalam proses belajar, khususnya pada pembelajaran IPA. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi guna mendukung literasi sains siswa. Melalui pelatihan ini, guru diharapkan dapat menciptakan kondisi belajar yang inovatif, mendorong literasi sains yang lebih baik di kalangan siswa, serta berkontribusi pada pendidikan yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran E-Modul dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Bima Priyamoko; Dewi Indrapangastuti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107240

Abstract

E-module media is a type of learning tool that facilitates students’ understanding of subject matter within thematic learning by presenting content in a comprehensive format. This study aims to analyze the extent to which fifth-grade elementary school students require thematic e-module learning media. The research utilized a descriptive quantitative method, with data collected through the distribution of closed-ended questionnaires to fifth-grade students as research participants. The data were analyzed by calculating the percentage of responses. The analysis of learning media needs involved three aspects: students’ learning styles and interests, prior experience using media, and the perceived need for such media. The results indicated that the need for e-module media among fifth-grade elementary students reached 83.33%, placing it in the category of “mostly needed.” Students reported favorable experiences and interest in using digital media and expressed a high level of need for e-modules in thematic learning settings. Media E-Modul merupakan salah satu media yang dapat memudahkan siswa dalam memahami materi Pelajaran dengan muatan tematik karena mampu menyampaikan materi secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah siswa kelas V sekolah dasar membutuhkan terhadap media pembelajaran E-modul tematik. Pada Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melaui penyebaran angket tertutup kepada siswa kelas V Sekolah Dasar sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data dengan cara mempersentasekan data yang diperoleh. Aspek yang dimuat dalam menganalisis kebutuhan terhadap sebuah media mencakup aspek minat dan gaya belajar siswa, pengalaman dalam menggunakan media, kebutuhan siswa akan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan akan media pembelajaran e-modul pada siswa kelas V sekolah dasar memiliki presentase 83,33% termasuk kategori Sebagian besar membutuhkan. Siswa memiliki pengalaman dan minat belajar yang baik terhadap media digital serta menunjukkan kebutuhan tinggi terhadap penggunaan e-modul dalam pembelajaran tematik.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Pemecahan Masalah Matematika Pendidikan Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Mahasiswa Pendidikan Dasar Neza Agusdianita; Endang Widi Winarni; Abdul Muktadir; Osa Juarsa; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107391

Abstract

This study aims to analyze the needs in the development of mathematics problem-solving teaching materials for elementary education students in Indonesia, focusing on the existing challenges in mathematics education, particularly the low problem-solving abilities among students. The method employed is Research and Development (R&D) utilizing the ADDIE model, which comprises five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation; however, this study only utilized the Analysis stage. Data were collected through questionnaires involving 30 students to explore their perceptions regarding the importance of problem-solving skills and the available teaching materials. The research findings indicate a significant gap in the quality and relevance of the current teaching materials, as well as a need for additional, more contextual teaching resources. The study concludes that the development of teaching materials that are responsive to the needs of students is crucial for enhancing problem-solving skills in mathematics education and fostering a generation of more competent educators.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pengembangan bahan ajar pemecahan masalah matematika untuk mahasiswa pendidikan dasar di Indonesia, di mana tantangan dalam pendidikan matematika terutama terletak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah mereka. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi namun pada penelitian ini hanya menggukan tahap Analisis. Data dikumpulkan melalui angket yang melibatkan 30 mahasiswa untuk menggali persepsi mereka terhadap pentingnya kemampuan pemecahan masalah dan bahan ajar yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan dalam kualitas dan relevansi bahan ajar saat ini, serta kebutuhan akan bahan ajar tambahan yang lebih kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa sangat penting untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dalam pendidikan matematika, serta menciptakan generasi pendidik yang lebih kompeten.
Meningkatkan Ketahanan Pariwisata melalui Pengelolaan Keuangan Berkelanjutan dan Integrasi Rantai Pasok Lokal di Malino Kabupaten Gowa Murdiani Sukarana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.111952

Abstract

Objek wisata di Malino masih menghadapi tantangan struktural, terutama terkait pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan keuangan berkelanjutan di sektor pariwisata Malino pasca pandemi COVID‑19, dengan fokus pada strategi pemulihan, keterlibatan masyarakat lokal, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini dilaksanakan di Double Nine Hotel dan Rumah Kurcaci D’Sawah yang memiliki peran signifikan dalam aktivitas pariwisata Malino. Informan penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Teknik analisis data dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan bahwa hotel dan destinasi wisata di Malino menerapkan pendekatan kolaboratif dengan petani lokal untuk penyediaan bahan makanan, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta memanfaatkan sistem pembayaran digital dan monitoring inventaris. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen keuangan adaptif, kolaborasi multi-pihak, dan transformasi digital untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Penerapan Media PADUDI dengan Strategi Polya untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Soal Cerita Penyajian Data Kelas 3 Chaerul Hidayah; Lukmanul Akhsani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.108170

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, terutama dalam mengerjakan soal cerita yang menuntut peserta didik berpikir sistematis dan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas III SD pada materi penyajian data melalui penerapan media PADUDI (Papan Dadu Diagram) yang dipadukan dengan strategi Polya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik dalam memecahan masalah meningkat, dari rata-rata 78,2 pada siklus pertama menjadi 91,6 pada siklus kedua. Selain itu, peningkatan juga terjadi pada aktivitas peserta didik selama pembelajaran, ditunjukkan oleh keterlibatan aktif dalam diskusi dan pemanfaatan media pembelajaran secara mandiri. Dengan demikian, Penerapan Media PADUDI dengan Strategi Polya terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi penyajian data.
Pengembangan Usaha Kopi Roasting Di Desa Siempat Rube II Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat Dian Agustina Dalimunthe; Erli Mutiara; Khaerul Saleh; Mentari Arisyid Mulyadi; Amalia Akita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107262

Abstract

Coffee is one of the leading commodities that has high economic value, especially in Indonesia which is known as one of the best coffee producers in the world. This community service program aims to increase production, financial management, marketing and partner income. The method of implementing activities is through training in the use of coffee roasting machines, starting from selecting quality coffee beans, roasting techniques that produce the best taste, to coffee product marketing strategies. This Community Service Partner is the Ochi Coffee Business in Siempat Rube II Village, Pakpak Bharat, North Sumatra. The results of this community service activity can increase partner production, namely coffee production using a roasting machine, partners can market coffee through online media, financial management is getting better and partner income is increasing. Mentoring is also carried out continuously to ensure the success of the program. The conclusion of this community service is that the community service activity runs smoothly and well, partner income is increasing and production costs are decreasing with the presence of a coffee roasting machine.  Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, terutama di Indonesia yang dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di dunia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produksi, manajemen keuangan, pemasaran dan pendapatan mitra. Metode Pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan penggunaan mesin roasting kopi, mulai dari pemilihan biji kopi yang berkualitas, teknik roasting yang menghasilkan cita rasa terbaik, hingga strategi pemasaran produk kopi. Mitra Pengabdian ini adalah Usaha Ochi kopi di Desa Siempat Rube II Pakpak Bharat Sumatera Utara. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan produksi mitra yaitu produksi kopi menggunakan mesin roasting, mitra dapat memasarkan kopi melalui media online, manajemen keuangan semakin baik dan pendapatan mitra semakin meningkat. Pendampingan juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan program. Simpulan pengabdian ini adalah kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan baik, pendapatan mitra semakin meningkat dan biaya produksi semakin berkurang dengan adanya mesin roasting kopi.
Analisis Penggunaan Etnopedagogic Pada Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Nur Pangesti Apriliyana; Kusumawati Kusumawati; Ari Rahmi Hasfaraini; Ahmad Siddiq; Novita Yusak Nenogasu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107407

Abstract

The development of critical thinking skills in elementary schools still faces obstacles due to one-way learning approaches that lack integration with students' local cultural contexts.  This study aims to analyze the implementation of ethnopedagogical approaches in enhancing elementary school students' critical thinking skills through the integration of local wisdom values in learning. The study employed a descriptive qualitative approach with research subjects consisting of teachers and 20 elementary school students. Data were collected through learning observations, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed using source triangulation techniques with the Miles and Huberman analysis model. The research findings indicate that the ethnopedagogical approach can enhance students' active involvement in the learning process, with 8 out of 20 students demonstrating good critical thinking abilities in local wisdom materials. Students were more motivated and able to provide rational arguments and draw better conclusions when learning was connected to their local culture, particularly through the use of folktales, traditional games, and local cultural practices. Ethnopedagogy proves effective as an alternative learning approach that not only improves students' critical thinking skills but also strengthens cultural identity and creates more contextual and meaningful learning experiences.Pengembangan keterampilan berpikir kritis di sekolah dasar masih menghadapi kendala karena pembelajaran yang bersifat satu arah dan kurang mengaitkan materi dengan konteks budaya lokal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan etnopedagogik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan 20 peserta didik sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnopedagogik mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, dengan 8 dari 20 siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang baik pada materi kearifan lokal. Siswa lebih termotivasi dan mampu memberikan argumen yang rasional serta menarik kesimpulan yang lebih baik ketika pembelajaran dikaitkan dengan budaya lokal mereka, terutama melalui penggunaan cerita rakyat, permainan tradisional, dan praktik kebudayaan setempat. Etnopedagogik terbukti efektif sebagai pendekatan pembelajaran alternatif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan menghasilkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue