cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
IDENTIFIKASI RISIKO DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA BAGIAN PRODUKSI FURNITURE DI CV X Dewi, Etick Pristyan; Duana , I Made Kerta; Lestari, Ida Ayu Indira Dwika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37544

Abstract

Peran sumber daya manusia adalah faktor utama dalam mencapai tujuan perusahaan. Tanpa kontribusi dari sumber daya manusia, operasional perusahaan tidak dapat berjalan dengan efektif. Manusia berperan aktif dan dominan dalam setiap aktivitas organisasi, karena mereka yang merencanakan, melaksanakan, dan menentukan tercapainya tujuan organisasi. Setiap aktivitas pasti memiliki risiko yang mungkin terjadi, seperti kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelalaian. CV. X, yang bergerak dalam pemotongan, pengolahan, dan pembentukan kayu sesuai pesanan, fokus pada produksi furnitur yang melibatkan banyak karyawan dengan berbagai jenis pekerjaan. Penulis memilih metode HIRARC karena tingginya tingkat kecelakaan kerja serta ancaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor industri. Keselamatan kerja bertujuan untuk mencegah, mengurangi, melindungi, dan bahkan menghilangkan risiko kecelakaan kerja melalui pencegahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) di bagian produksi furnitur CV. X. Metode penelitian ini dimulai dengan studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi pekerja di CV. X meliputi area kerja yang terbatas, bangunan yang tidak ergonomis, kabel dan stop kontak yang tidak aman, paparan cat dan lem kayu berlebihan, ceceran oli, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tidak lengkap.
PENGARUH PENGGUNAAN SOSIA MEDIA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Andodo, Candra; Bahtiar, Nanda; Fitriana, Nurul Fatwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37563

Abstract

Pada era digitalisasi saat ini, kebutuhan akan penggunaan media sosial semakin meningkat. Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan mahasiswa. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, platform seperti Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dan YouTube sering digunakan mahasiswa untuk berkomunikasi, Gadget atau smart phone merupakan salah satu alat komunikasi yang mempunyai banyak fungsi. Gadget dianggap sebagai alat komunikasi yang lebih lengkap dan mudah dibawa dibandingkan alat komunikasi elektronik lainya. Gadget digunakan untuk mengakses informasi, mencari hiburan hingga mencari berbagi sumber pengetahuan. Mayoritas mahasiswa di Politeknik Harapan Bersama dalam rentang usia remaja. Fase remaja merupakan fase perkembangan yang berada pada masa sangat potensial, baik dilihat dari aspek kognitif, emosi maupun fisik. Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui ada Pengaruh Penggunaan Sosia Media Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 117 responden  dengan menggunakan metode proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari masing-masing variabel yaitu penggunaan media sosial dengan prestasi belajar akademik berdasarkan hasil analisis uji chi-square diperoleh nilai p= 0,000 atau (p < 0,05). Kesimpulan Terdapat pengaruh penggunaan sosia media terhadap prestasi belajar mahasiswa. Lama (Durasi) Penggunaan  Media Sosial mayoritas responden menggunakannya perharinya lebih dari 6 jam. . Tingkat Prestasi Belajar paling banyak pada kategori sangat memuaskan dengan IPK antara 3,01-3,50
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEBIASAAN MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI KABUPATEN OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN Azzahra, Harisa; Razak, Rahmatillah; Budiastuti, Anggun; Ramadhanti, Inas Tri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37571

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia pada balita, khususnya pada negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi faktor lingkungan serta perilaku merokok anggota keluarga yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan desain studi cross-sectional. Sampel diperoleh sebanyak 1.181 melalui metode multistage random sampling. Variabel diukur menggunakan kuesioner melalui wawancara dan observasi. Analisis univariat dilakukan untuk menentukan distribusi frekuensi setiap variabel dan dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan uji chi-square untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil analisis bivariat yang dilakukan menunjukkan kebiasaan merokok anggota keluarga (p-value = 0,006) sebagai faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA (PR=1,801; 95% CI 1,179-2,749). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang tinggal bersama anggota keluarga perokok akan mengalami risiko terkena ISPA 1,801 kali lebih besar di bandingkan balita yang tidak tinggal bersama anggota keluarga perokok. Variabel lain seperti kepadatan hunian, bahan atap, bahan dinding, bahan lantai, jendela, ventilasi, dan pencahayaan tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian ISPA pada balita. Pemberian program edukasi tentang bahaya merokok kepada orang tua dapat menjadi salah satu upaya yang efektif dalam menurunkan risiko ISPA pada balita yang di sebabkan oleh paparan asap rokok.  
HUBUNGAN PENGGUNAAN VAPE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Lubis, Adhayani; Ira Aini Dania; Nauli, Samuel; Pratama, Irza Haicha
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok elektronik adalah produk yang dioperasikan dengan baterai untuk menyalurkan nikotin melalui aerosol sehingga dapat dihirup yang dihasilkan dari larutan yang mengandung nikotin. Penggunaan vape yang terbentuk pada usia dini bisa memunculkan kebiasaan hingga dewasa. Keberadaan vape saat ini semakin populer karena dianggap sebagai produk rokok alternatif dan bisa digunakan sebagai alat bantu berhenti dari rokok. Dampak kecanduan nikotin mengakibatkan siswa terus-menerus terpapar tembakau, yang selanjutnya menyebabkan penurunan kognitif pada mahasiswa, hal ini sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan di masa depan dan bisa memperburuk prestasi belajar karena berkontribusi pada melemahnya daya tangkap siswa untuk mencerna pelajaran sehingga mengakibat munculnya perilaku menyimpang yang timbul akibat perilaku vape. Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan studi desain cross-sectional. Variabel dalam penelitian terdiri dari variabel bebas (variabel independen) seperti kebiasaan menggunakan vape dan variabel terikat (variable dependen) seperti Indeks Prestasi Kumulatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh Jumlah Semester 1 ada 20 orang yang menggunakan vape, Semester 3 ada 19 orang menggunakan vape, Semester 5 ada 17 orang yang menggunakan vape dan Semester 7 terdapat 31 orang menggunakan vape. Jumlah yang mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) memuaskan sebanyak 15 orang, sangat memuaskan berjumlah 68 orang dan dengan pujian 4 orang. Tidak terdapat hubungan antara penggunaan vape dan indeks prestasi kumulatif mahasiswa program studi kedokteran universitas prima indonesia (p=0,464).
ANALISIS PENGARUH FAKTOR INTRINSIK DAN FAKTOR EXTRINSIK TERHADAP KEPUASAN KERJA PEKERJA DI RUMAH SAKIT PRIMA VISION Ferdinan, Klaus; Syahrian, Muhammad Faridz; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37582

Abstract

Kinerja pegawai adalah hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya untuk mencapai target kerja. Kepuasan kerja sangat penting bagi perusahaan dan karyawan karena dapat dilihat dari hasil pekerjaan mereka, apakah mereka merasa puas dengan atasan mereka, dan kinerja mereka yang terus meningkat menunjukkan kepuasan kerja mereka. Karena ada kepuasan tersendiri di dalam diri seseorang, kepuasan pekerjaan dapat menimbulkan kesenangan dan mendorong mereka untuk bekerja lebih rajin Salah satu hal terpenting yang harus dimiliki seseorang saat bekerja adalah merasa puas dengan pekerjaan mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh faktor intrinsik dan ekstrinsik terhadap kepuasan kerja pekerja di Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan studi desain cross-sectional, Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel dependen seperti faktor intrinsik dan ekstrinsik dan variable independen yaitu kepuasan kerja pekerja. Populasi yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah pekerja di Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi diperoleh 60 responden. Uji chi square dipakai untuk uji analisis data statistik didapati hasil Terdapat Pengaruh Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Kepuasan Kerja Pekerja Di Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision.
PERBANDINGAN BIAYA RILL RUMAH SAKIT DENGAN TARIF INA-CBGs PADA PASIEN RAWAT INAP MALARIA Sari, Maya Dwi Wulan; Andayani, Tri Murti; Endarti, Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37611

Abstract

Malaria masih menjadi masalah dan tantangan kesehatan yang signifikan bagi masyarakat di wilayah endemis, Provinsi Papua. Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk melakukan pemberantasan malaria melalui Program Eliminasi Malaria 2030. Biaya perawatan malaria ditanggung oleh pemerintah pada fasilitas tingkat lanjut seperti rumah sakit melalui klaim yang sesuai dengan tarif INA-CBGs. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan perbedaan biaya pengobatan pasien malaria yang menjalani rawat inap rumah sakit pemerintah tipe C disalah satu wilayah endemis Kota Jayapura, Provinsi Papua dibandingkan dengan tarif INA-CBGs. Penelitian menggunakan metode observasional dengan desain studi cross-sectional dengan data yang dikumpulkan secara retrospektif. Subyek penelitian ini adalah pasien yang menjalani rawat inap periode 1 Januari sampai 31 Desember 2023 dan terdaftar dalam kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masuk ke dalam kriteria inklusi. Data penelitian biaya rumah sakit pasien malaria yang menjalani rawat inap secara deskriptif dianalisis kesesuaiannya dengan tarif INA-CBGs. Berdasarkan selisih total tarif rumah sakit dan tarif INA-CBGs pada 170 pasien yang menjalani rawat inap. Rumah sakit mengalami kerugian sebesar 43,43% atau sebanyak Rp214.423.550 dari total tarif INA-CBGs yang telah ditetapkan. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah Rumah sakit perlu melakukan evaluasi dan mengidentifikasi faktor penyebabnya sehinnga tidak terjadi perbedaan tarif yang cukup besar antara biaya rumah sakit dan tarif INA-CBGs.
POLA MAKAN DAN KADAR ASAM URAT ORANG DEWASA DI DESA BUBUTAN KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN PURWOREJO Kurnia, Erlin Vina; Malinti, Evelin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37645

Abstract

Seseorang yang mengalami asam urat dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya pola makan yang tidak terkontrol dan sering mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat pada orang dewasa di Desa Bubutan Kabupaten Purworejo RT 08 RW 03. Desain penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional dan di uji dengan analisis Chi-Square. Teknik sampling yakni purposive sampling dengan sampel sebanyak 85 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden memiliki pola makan yang buruk sebanyak 56 (65,9%) dengan rata-rata 71,97. Mayoritas memiliki kadar asam urat yang tinggi sebanyak 49 (57,6%) responden, dengan rata-rata kadar asam urat laki-laki 7,2 mg/dL dan perempuan 6,3 mg/dL. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,008 < (0,05) sehingga Ha diterima Ho ditolak. Kesmpulan pada penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan kadarasam urat pada orang dewasa di Desa Bubutan Kabupaten Purworejo RT 08 RW 03. Diharapkan bagi masyarakat lebih memperhatikan pola makan dengan menghindari makanan yang tinggi purin serta bagi tenaga kesehatan melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai penyakit asam urat serta pola makan sehat bagi orang dewasa
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA Kamala, Intan; Budiman, Hary; Dewi, Afriana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37649

Abstract

ABSTRAK Penyakit ISPA pada balita masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Pada tahun 2021, balita yang mengalami ISPA di Korong Medan Baik sebanyak 9,3% dan pada tahun 2022 terjadi peningkatan kejadian ISPA pada balita menjadi 14,3%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain crosss sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kambar Korong Medan Baik Kabupaten Padang Pariaman. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 balita dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 54,5% balita mengalami ISPA, sebanyak 84,1% responden tidak melakukan pemberian ASI Eklusif kepada balitanya, sebanyak 88,6% responden memiliki ventilasi kamar yang tidak memenuhi syarat, dan sebanyak 86,4% responden memiliki kebiasaan merokok dalam rumah. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pemberian ASI Eklusif (p-value = 0,015), ventilasi kamar (p-value = 0,003) dan kebiasaan merokok dalam rumah (p-value = 0,002) dengan ISPA pada balita. Disarankan untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu dan keluarga mengenai  ISPA, pentingnya pemberian ASI eksklusif, perbaikan ventilasi rumah, serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya merokok di dalam rumah untuk mencegah ISPA pada balita
KEPUASAN PASIEN JKN DI UNIT LAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT KLINIK KIMIA FARMA NUSA DUA Swetawijaya, Putu Arya; Suarjana, I Ketut; Ani, Luh Seri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37667

Abstract

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan komponen penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat, terutama peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Klinik Kimia Farma Nusa Dua sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) berperan menyediakan layanan gigi dan mulut bagi peserta JKN. Namun, tantangan dalam memenuhi harapan pasien terhadap aksesibilitas, biaya, dan kualitas layanan masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien JKN dan tingkat kepuasan mereka terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Klinik Kimia Farma Nusa Dua. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional deskriptif. Data dikumpulkan dari 130 pasien JKN yang memenuhi kriteria inklusi, seperti usia 17–65 tahun dan minimal satu kali kunjungan ke klinik selama periode Mei 2024. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling menggunakan aplikasi random number generator. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan Dental Satisfaction Questionnaire (DSQ) yang mencakup tujuh dimensi kepuasan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan perangkat lunak SPSS dan Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah perempuan (53,8%), berusia 17–25 tahun (49,2%), berpendidikan SMA (43,8%), dan bekerja sebagai pegawai swasta atau tidak bekerja (28,5%). Sebanyak 70% pasien melaporkan kepuasan yang tinggi terhadap layanan klinik. Dimensi dengan nilai kepuasan tertinggi adalah kualitas layanan (mean 3,92), sedangkan aspek kenyamanan pemeriksaan menunjukkan nilai terendah (mean 3,65). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien merasa puas dengan layanan di klinik, meskipun beberapa dimensi, seperti kenyamanan dan konsistensi pelayanan oleh dokter yang sama, memerlukan peningkatan.
GAMBARAN GANGGUAN KESEHATAN AKIBAT KERJA DAN KECELAKAAN KERJA PADA NELAYAN DI INDONESIA Silvia, Nelmi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37708

Abstract

Nelayan merupakan salah satu pekerjaan utama di Indonesia yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat melalui hasil tangkapan ikan. Namun, pekerjaan ini juga memiliki risiko terhadap gangguan kesehatan dan kecelakaan kerja akibat paparan bahaya potensial di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gangguan kesehatan akibat kerja dan kecelakaan kerja yang dialami nelayan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka yang dimulai dengan pencarian artikel yang relevan melalui database Google Scholar dan ScienceDirect. Selanjutnya artikel yang terpilih dianalisis untuk mendapatkan hasil sesuai tujuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa nelayan di Indonesia sering mengalami gangguan kesehatan akibat kerja, seperti nyeri punggung bawah yang terkait dengan postur kerja yang tidak ergonomis, dermatitis kontak iritan akibat paparan air laut yang berkepanjangan, serta gangguan pendengaran yang berkaitan dengan kebisingan dari perahu atau kapal. Pada nelayan penyelam, dilaporkan kejadian penyakit dekompresi akibat perubahan tekanan mendadak, yang memicu pembentukan gelembung gas dalam tubuh, serta barotrauma yang terjadi akibat ketidakseimbangan tekanan yang merusak jaringan tubuh. Sementara itu, kecelakaan kerja yang dialami nelayan di Indonesia beragam, mulai dari cedera ringan hingga fatal, mencakup luka ringan, luka sedang, luka berat, terkilir, patah tulang, luka bakar, dan kematian. Untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat kerja dan kecelakaan kerja tersebut, penerapan langkah-langkah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerjaan nelayan sangat diperlukan.