cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
jpds.journal@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jpds.journal@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial
ISSN : -     EISSN : 26552469     DOI : https://doi.org/10.17977
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) is a journal focused on articles of research and community service in the field of social science (Ideology, Citizenship, Human Geography, History, Social Studies, Sociology, Politics, Education and Humaniora).
Articles 280 Documents
PELATIHAN PENYUSUNAN PERATURAN DESA UNTUK APARATUR DESA DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HUKUM YANG IDEAL Wachid, Moch. Abdul; Damayanti, Evi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tata kelola pemerintahan desa, Peraturan Desa sangat krusial karena menjadi dasar hukumbagi pelaksanaan berbagai program dan kegiatan desa. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untukperbaikan mekanisme penyusunan peraturan desa serta peningkatan kemampuan aparatur desa danBadan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyusun peraturan desa. Metode yang digunakanadalah PAR (Participatory Action Research) yang terdiri dari beberapa rangkaian tahapan yaitu mulaidari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil pendalaman diketahui permasalahanterkategori sebagai berikut: (a) Penyusunan rancangan peraturan desa belum ditetapkan pada RKPDesa; (b) Teknik penyusunan masih rendah dan belum sistematis; (c) Kecenderungan pola budayapaternalistik, pelaksanaan evaluasi kurang maksimal. Dari berbagai permasalahan tersebut, makaperlu adanya pelaksanaan kegiatan pelatihan penyusunan Peraturan Desa untuk aparatur desa danBPD guna meningkatkan kompetensi dalam menciptakan produk hukum yang ideal. Adapun hasil yangdiharapkan dari pelatihan ini adalah adanya perbaikan mekanisme penyusunan peraturan desa yangditandai dengan meningkatnya kemampuan para aparatur desa dan BPD dalam membuat produkhukum yang ideal untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat desa pada khususnya dan dapatbermanfaat bagi tata kelola pemerintahan desa pada umumnya.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SEJARAH SEKOLAH MENENGAH ATAS DI PALEMBANG Pahlevi, Muhammad Reza; Hudaidah, Hudaidah
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan mengenai bagaimana meningkatkan kompetensi guru masih menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan saat ini. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja guru adalah melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan tim PPM dengan beberapa alumni Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri yang telah menjadi tenaga pendidik di Kota Palembang melalui wawancara, diperoleh informasi bahwa mayoritas guru belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang bagaimana membuat laporan PTK yang benar. Maka dari itu, sebagai bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat, Prodi Pendidikan Sejarah FKIP menyelenggarakan Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Laporan PTK Bagi Guru Sejarah SMA di Kota Palembang. Hasil dari kegiatan tersebut adalah, pertama kegiatan pelatihan dan penyuluhan berjalan dengan baik oleh tim. Kedua, para peserta kegiatan sudah mendapatkan gambaran yang jelas mengenai penyusunan laporan PTK melalui workshop yang telah dilakukan. Ketiga, dengan hasil yang didapat, para peserta diharapkan menjadi guru yang kompeten dan inovatif dalam pembelajaran di kelas.
PENDAMPINGAN PRAKTIK BUDAYA NEMBANG MACAPATAN SEBAGAI WAHANA SARASEHAN PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA Hakim, Suparlan Al; Sukriono, Didik; Untari, Sri; Suharto, Yusuf
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan keberadaan produk kearifan lokal sebagai wahana atau media sarasehan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Lokasi penelitian berada di Desa Jugo Kecamatan Kesamben, Blitar dengan sasaran utama para budayawan dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan fokus utama praktik budaya nembang macapatan yang di dalamnya terdapat sesi tes kompetensi dan juga praktik nilai-nilai Pancasila melalui dialog bagi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Hasil tes pengetahuan dan kompetensi pada peserta menunjukkan bahwa 87% memahami konsep dan urgensi nilai-nilai Pancasila sehingga dapat dikatakan masayarakat sasaran memiliki modal untuk menjalankan kegiatan bernuansa pembudayaan nilai-nilai Pancasila; 2) Hasil analisis penguasaan penerapan teori atau praktik menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan kegiatan macapatan dengan baik mulai dari menjalankan peran sebagai pengarah, dhalang tembang, pamaca tembang, pamedhar tembang, pamireng tembang hingga melakukan dialog multikultural sebagai cara menyelesaikan konflik. Maka dari itu, kegiatan praktik macapatan ini sangat berpotensi menjadi wahana mediasi pembudayaan nilai-nilai Pancasila sekaligus penyelesaian konflik ke depannya atau bahkan dapat menjadi modal pengembangan wisata daerah berbasis nilai-nilai kearifan lokal.
PERANCANGAN SENI PATUNG LANDSCAPE ECO-CULTURE DESA WISATA SELOREJO DAU MALANG MELALUI PROGRAM KEMITRAAN DESA Ponimin, Ponimin; Wardhana, Mitra Istiar; Taufiq, Ahmad; Sari, Astri Anindya
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kegiatan kemitraan desa wisata Selorejo Dau Malang, oleh tim PPDM 2020 LP2M UMbertujuan untuk membantu masyarakat dalam perancangan ikon visual berupa seni Patung landscapebertema selamat datang di kawasan desa wisata Selorejo . Sehingga dapat menambah daya tarikwisatawan. Metode realisasi program meliputi persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan kreatifperancangan dan pembutan karya patung, evaluasi kegiatan, dan penyimpulan akhir kegiatan. (1)Proses persiapan meliputi koordinasi tim bersama mitra pengguna guna menghasilkan konsep danrancangan patung landscafe, serta persiapan bahan dan peralatan. (2) Melaksanakan kegiatan prosespembuatan patung landscape. Yakni merumuskan konsep kegiatan, melaksanakan proses pembuatanrancangan gambar desain, pembuatan elemen-ellmen visual pendukung, menentukan bentuk,mewujudkan rancangan menjadi bentuk patung landscape di lokasi desa wisata. (3) Analisis hasilkreasi seni patung. Kegiatan menghasilkan satu set seni patung landscape didisplay di bumiperkemahan Selorejo Lestari. Patung tersebut berbentuk sosok figur seorang Laki-laki dewasabersama anaknya sedang berdiri di atas pedestal, dengan membawa setangkai ranting pohon jeruk.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE TRADITIONAL GAMIFICATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS DAN MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DAERAH Indriani, Lilia; Malasari, Susanti
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbahasa Inggris saat ini sudah menjadi tuntutan bagi setiap pelajar di Indonesia, takterkecuali bagi siswa SMP. Semakin dini pembiasaan penggunaan Bahasa Inggris diterapkan, makasemakin besar kemungkinan untuk dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris secara aktif. PelatihanBahasa Inggris dengan metode traditional Gamification merupakan sebuah program yang bertujuanuntuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris. Kegiatan ini berbasis praktik secara langsung dandikemas dengan kegiatan permainan tradisional sehingga memberikan pengalaman belajar yangmengesankan. Kegiatan pelatihan Bahasa Inggris ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Magelang danSMP Negeri 7 Magelang. Hasil dari kegiatan ini yaitu: 1) peningkatan minat untuk mempelajari BahasaInggris; (2) peningkatan kemampuan berkomunikasi secara aktif dengan menggunakan Bahasa Inggrisdan; 3) peningkatan pegetahuan tentang permainan-permainan tradisional. Evaluasi kegiatan inimenunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan yang maksismal baik dari peserta pelatihanmaupun pihak sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat menjadi titik awal kebangkitan kegiatanekstra kurikuler Bahasa Inggris yang telah lama vakum serta menjadi wadah untuk pelestariankebudayaan daerah.
SOSIALISASI SERTA PEMBINAAN KULINER DAN NON KULINER KEPADA MASYARAKAT DI KELURAHAN TUNJUNGSEKAR INDONESIA Rifandhana, Raditya Feda; Pradana, Richo Surya; Susianto, Susianto; Dwiningrum, Wiki; Laksono, Agung Budi; Prasetyo, Ivan
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SOSIALIZATION AND MENTORSHIP IN THE ASPECTS OF CULINARY ANDNON-CULINARY FOR COMMUNITY ON TANJUNGSEKAR, INDONESIAN Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan pengetahuan tentang ijin usaha danpemasaran online kepada pelaku usaha kuliner dan non-kuliner. Metode pengabdian melibatkanpendekatan komunikasi kepada masyarakat dan kepala kelurahan di Kelurahan Tunjungsekar.Pendekatan ini diintegrasikan sebagai metode pembelajaran dan praktek, yang mencakup teoripemasaran online dan teori ijin usaha, serta praktek langsung pemasaran online melalui mediasosial dan pendaftaran ijin usaha melalui OSS Online. Hasil dari pengabdian ini meliputipeningkatan pengetahuan dan pengalaman pelaku usaha, sosialisasi pemasaran online,pendaftaran ijin usaha Tahun 2022. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkanpendapatan bagi pelaku usaha kuliner dan non-kuliner (jasa laundry). This community service aims to provide knowledge about business permits and online marketingto culinary and non-culinary business actors. The service method involves communicating withthe community and sub-district heads in Tunjungsekar Village. This approach is integrated as alearning and practice method, which includes online marketing theory and business licensetheory, as well as direct practice of online marketing via social media and business licenseregistration via OSS Online. The results of this service include increasing the knowledge andexperience of business actors, socializing online marketing, and registering business permits in2022. The results of this service are expected to increase income for culinary and non-culinarybusiness actors (laundry services).
LITERASI DIGITAL PENCEGAHAN CYBERBULLYING DI LINGKUNGAN SISWA SMP Prihandini, Puji; Rachmaniar, Rachmaniar; Anisa, Renata
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LITERACY DIGITAL CYBERBULLYING PREVENTION IN THE STUDENT ENVIRONMENT JUNIOR HIGH SCHOOL The synergy report on the women's violence database, compiled by the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection, indicates that the highest number of victims of violence, categorised by age, is within the teenage range, specifically 13-17 years old. One of the most prevalent forms of violence is cyber violence, which is commonly referred to as cyberbullying. Cyberbullying can be defined as the intimidation of an individual or group through digital technology. The relatively low digital literacy index in Indonesia may be a contributing factor to the continued prevalence of cyber violence in the country. One potential strategy for the prevention of cyberbullying is the promotion of digital literacy and its role in the prevention of such behaviour. A programme of counselling on digital literacy in the context of cyberbullying prevention was conducted at YPKP Middle School in Bandung City. The educational materials provided covered the development of social media, its characteristics, benefits, and impacts of using social media, as well as knowledge of cyberbullying, its impact, prevention, and how to deal with it. The results of these activities demonstrated that the majority of students already own mobile phones and that all students have access to social media. While the majority of students have heard the term cyberbullying, few are equipped with the necessary knowledge to respond effectively when they encounter or experience cyberbullying. Laporan sinergi database kekerasan terhadap perempuan yang disusun oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan bahwa jumlah korban kekerasan tertinggi, yang dikategorikan berdasarkan usia, berada dalam rentang usia remaja, khususnya 13-17 tahun. Salah satu bentuk kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan di dunia maya, yang biasa disebut dengan cyberbullying. Cyberbullying dapat didefinisikan sebagai intimidasi terhadap individu atau kelompok melalui teknologi digital. Indeks literasi digital yang relatif rendah di Indonesia dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap prevalensi kekerasan siber yang terus meningkat di negara ini. Salah satu strategi potensial untuk pencegahan cyberbullying adalah dengan mempromosikan literasi digital dan perannya dalam pencegahan perilaku tersebut. Sebuah program penyuluhan tentang literasi digital dalam konteks pencegahan cyberbullying dilakukan di Sekolah Menengah Pertama YPKP di Kota Bandung. Materi penyuluhan yang diberikan meliputi perkembangan media sosial, karakteristik, manfaat, dan dampak dari penggunaan media sosial, serta pengetahuan tentang cyberbullying, dampak, pencegahan, dan cara mengatasinya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa telah memiliki telepon genggam dan semua siswa memiliki akses ke media sosial. Meskipun mayoritas siswa pernah mendengar istilah cyberbullying, hanya sedikit yang memiliki pengetahuan yang cukup untuk merespon secara efektif ketika mereka menemukan atau mengalami cyberbullying.
PENERAPAN KONSEP ESENSIAL GEOGRAFI PARIWISATA PADA DESTINASI RAJA AMPAT Ridwan, Masri; Musawantoro, Muhammad; Eppang, Buntu Marannu; Sujawoto, Fitra Ananta; Kasim, Muh; Amirullah, Amirullah; Sianipar, Christina Indriani
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPLEMENTATION OF ESSENTIAL CONCEPT OF GEOGRAPHY TOURISMIN RAJA AMPAT, INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan konsep esensial sebagai bahan materimata kuliah Geografi Pariwisata melalui pemanfataan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Dayasebagai daerah tujuan wisata. Penelitian ini dioperasikan dengan pendekatan kualitatif, denganwawancara kepada pemandu wisata setempat, survei, dan observasi lokasi geosite serta kajianpustaka. Hasil penelitian diantaranya: 1) konsep lokasi (absolute dan relatif), jarak, pola,keterjangkauan, morfologi, dan keterkaitan ruang, 2) data spasial dengan atribut 29 lokasi geositeserta tiga model pergerakan wisatawan di destinasi Raja Ampat; 3) ketersediaan materi sesuaidengan kebutuhan capaian akhir mahasiswa Jurusan Perjalanan dan Jurusan DestinasiPariwisata di Politeknik Pariwisata Negeri Makassar. Pengembangan buku ajar kontekstualtentang Geografi Pariwisata Raja Ampat direkomensadikan sebagai suplemen buku referensi. This study aims to analyze the availability of essential concepts as materials for TourismGeography courses through the use of Raja Ampat, Southwest Papua Province as a touristdestination. This research was operated with a qualitative approach, with interviews with localtour guides, surveys, and observations of geosite locations and literature review. The results ofthe research include: 1) the concept of location (absolute and relative), distance, pattern,affordability, morphology, and spatial relationships, 2) obtained spatial data with attributes of 29geosite locations and three models of tourist movement in Raja Ampat destinations; 3) availabilityof materials in accordance with the final achievement needs of students of the Department ofTravel and Department of Tourism Destinations at Makassar State Tourism Polytechnic.Developing a contextual textbook on Raja Ampat tourism geography is recommended as areference book supplement.
PERANG PEREBUTAN IRIAN BARAT: SEBUAH TINJAUAN HISTORIS Andhika Putra, Doly; Ghazalie, Ghazalie
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE WAR FOR WESTERN IRIAN: A HISTORICAL OVERVIEW This paper aims to provide a comprehensive understanding of the political, military, and diplomatic dynamics surrounding the struggle of West Irian, with a specific focus on its integration into the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI). The research details the agreements between Indonesia and the Netherlands concerning West Irian, observing not only the international diplomatic aspects of that era but also initiating discussions on the contemporary relevance of this issue. This study employs a critical historical method in the process of data collection. The heuristic stages involve discovering and collecting various information sources related to the research theme. The study's findings indicate that the combination of local resistance, diplomacy, and the spirit of Indonesian nationalism effectively ended Dutch domination and integrated West Irian into the archipelago. This highlights the importance of sovereignty and territorial integrity for a nation. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika politik, militer, dan diplomatik yang melingkupi perebutan Irian Barat, dengan fokus khusus pada integrasi Irian Barat ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penelitian ini merinci perjanjian-perjanjian antara Indonesia dan Belanda mengenai Irian Barat, dengan mengamati tidak hanya aspek-aspek diplomatik internasional pada masa itu, tetapi juga menginisiasi diskusi mengenai relevansi kontemporer dari masalah ini. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kritis dalam proses pengumpulan data. Tahapan heuristik melibatkan penemuan dan pengumpulan berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan tema penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara perlawanan lokal, diplomasi, dan semangat nasionalisme Indonesia secara efektif mengakhiri dominasi Belanda dan mengintegrasikan Irian Barat ke dalam wilayah nusantara. Hal ini menyoroti pentingnya kedaulatan dan integritas teritorial bagi sebuah negara.
IMPLEMENTASI CCTV ONLINE UNTUK MENINGKATKAN PEMANTAUAN FASILITAS WARGA BANJAR SAMPALAN Rudiastari, Elina; Ari Dwi Suta Atmaja, I Made; Bagus Catur Bawa, I Gusti Ngurah; Triana Indah, Komang Ayu; Ayu Sukerti, Gusti Nyoman; Arya Astawa, I Nyoman Gede
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPLEMENTATION OF ONLINE CCTV TO IMPROVE MONITORING OFBANJAR SAMPALAN RESIDENTS' FACILITIES Sampalan Hamlet is a tourist destination where many facilities and infrastructure have begun to be built. The problems faced by the Sampalan Traditional Banjar are that there is no supervision of the routes around the Banjar area, there is no documentary evidence that can be used to analyze accidents that occur around the Banjar, there is no supervision to avoid acts of theft at the temple and there is no supervision of the social activities of residents which was carried out in Banjar. The solution offered in this community service activity for the problems experienced is the installation of CCTV. This service activity aims to help access monitoring and supervision of the Banjar area to increase the security and comfort of residents and visiting tourists. This method of implementing community service activities is implemented into three main stages, namely preparation, implementation and evaluation. The results of the evaluation through a questionnaire resulted in 71.4 percent of residents stating that the installed CCTV was very useful, and 50 percent of residents stated that the presence of CCTV greatly facilitated monitoring and supervision around the Banjar. Dusun Sampalan merupakan destinasi wisata dimana fasilitas serta infrastruktur sudah mulai banyak dibangun. Permasalahan yang dihadapi Banjar Adat Sampalan yaitu belum adanya pengawasan terhadap jalur disekitar areal Banjar, tidak adanya bukti dokumentasi yang dapat digunakan untuk menganalisa peristiwa kecelakaan yang terjadi di sekitar Banjar, tidak adanya pengawasan untuk menghindari tindakan pencurian di pura serta tidak adanya pengawasan terhadap aktivitas sosial warga yang dilakukan di Banjar. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk permasalahan yang dialami adalah pemasangan CCTV. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu akses monitoring dan pengawasan areal Banjar sehingga meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga serta wisatawan yang berkunjung. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diimplementasikan menjadi tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi melalui kuisioner menghasilkan 71,4 persen warga menyatakan CCTV yang terpasang tersebut sangat bermanfaat serta 50 persen warga menyatakan bahwa adanya CCTV sangat mempermudah monitoring dan pengawasan di sekitar Banjar.