cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,094 Documents
Pemberdayaan Berbasis Circular Economy Melalui Biokonversi Limbah Kotoran Bebek di MAS DDI Galla Raya, Pangkep Zainuddin, Sultan Mubarak; Wadi, Ahmad; Aisyah, Aisyah; Alwi, Windawati; Jusmawati, Jusmawati; Ramadhan, Andi Muhammad Fauzi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23379

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di MA DDI Galla Raya, Kabupaten Pangkep, dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan sosial-ekonomi akibat pengelolaan limbah kotoran bebek yang belum optimal. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberdayakan siswa dan masyarakat dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik cair (POC) dan kompos padat bernilai ekonomis, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, edukatif, dan aplikatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan diseminasi hasil. POC diproduksi dengan fermentasi sederhana menggunakan kotoran bebek, molase, EM4, dan bahan organik rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengolahan limbah, serta terbentuknya kelompok wirausaha hijau sekolah yang mampu menghasilkan POC dengan kandungan unsur hara seimbang (N 0,35–0,60%; P₂O₅ 0,20–0,35%; K₂O 0,40–0,70%). Program ini berhasil mengubah limbah ternak menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomi, sekaligus memperkuat implementasi ekonomi sirkular di lingkungan sekolah.
Peningkatan Kapasitas Budidaya Hidroponik dan Manajemen Keuangan Usahatani: Kelompok Wanita Tani Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Nurrulhusna, Nabila; Purwasih, Rati; Saputra, Herry Marta; Tanjung, Garist Sekar; Muntoro, Muntoro; Setiawan, Iwan; Sitorus, Rostiar; Karsiningsih, Eni; Pranoto, Yudi Sapta; Evahelda, Evahelda; Agustina, Fournita
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22467

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam budidaya hidroponik (khususnya penyemaian dan perawatan) dan manajemen keuangan usahatani. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi langsung dengan 20 peserta dari KWT Desa Air Ruay, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai budidaya hidroponik dan manajemen keuangan usahatani, serta dilengkapi dengan demonstrasi praktis terkait penyemaian benih hidroponik dan pembuatan nutrisi Ab Mix. Untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta dilakukan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung. Hasil analisis data menggunakan Uji Paired-Sample T-Test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek pengetahuan dan sikap peserta. Peningkatan ini menandakan keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan keterampilan praktis dan pemahaman tentang pengelolaan usaha hidroponik serta pentingnya pembukuan dalam usahatani. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha hidroponik yang dikelola oleh KWT.
Pengembangan Desa Mitra Melalui Kegiatan Pemberdayaan Kader Dalam Deteksi Dini Anemia Pada Remaja Dewi, Ratna; Yulyana, Nispi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21824

Abstract

Remaja puteri memiliki risiko 10 kali lebih mungkin terkena anemia dibandingkan remaja Putera. Upaya untuk menurunkan kejadian anemia ini  diantaranya peningkatan pengetahuan remaja, deteksi gejala dini dan pemeriksaan kadar Haemoglobin (Hb). Sehingga, perlunya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader tentang deteksi dini anemia pada remaja berupa kegiatan penyuluhan dengan media cakram dan deteksi dini anemia dengan pemeriksaan gejala dan pemeriksaan kadar Hb. Tahun 2023 diperoleh hasil pemeriksaan anemia diperoleh 25% remaja puteri mengalami anemia dari 35 orang remaja yang diperiksa Hb dan seluruh kader belum mempunyai pengetahuan yang baik tentang gejala dan cara deteksi gejala anemia.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dan remaja tentang anemia pada remaja puteri, serta meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini anemia dan pemeriksaan HB. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan persiapan, pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan kader  dan kegiatan monitoring dan evaluasi. Hasil akhir diperoleh adanya peningkatkan pengetahuan kader dan remaja tentang anemia, Kader mampu melakukan deteksi dini gejala anemia dan mampu melakukan pemeriksaan kadar HB secara mandiri. Hasil pemeriksaan dari 20 remaja puteri terdeteksi anemia sebanyak 3 orang (15%). Diharapkan kader mampu melanjutkan kegiatan penyuluhan dan melakukan deteksi dini gejala anemia pada remaja puteri di Desa Sidoluhur dan melaporkan temuan hasil deteksi ini ke Bidan Desa ataupun ke Puskesmas sehingga remaja dengan anemia dapat memperoleh pengobatan lebih lanjut.
Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Warung Hidup dalam Mendukung Kemandirian Pangan Keluarga Halimah, Andi Sitti; Asmah, Sitti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21446

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai warung hidup (living gardens) guna meningkatkan kemandirian pangan keluarga. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu: (1) sosialisasi dan diskusi interaktif untuk memperkenalkan konsep dan manfaat warung hidup, (2) penyuluhan teknik budidaya hortikultura, (3) praktik langsung penanaman di pekarangan, serta (4) pendampingan dan monitoring secara berkala untuk memastikan pertumbuhan tanaman dan mengatasi kendala budidaya. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test, sedangkan hasil praktis diukur menggunakan indikator partisipasi, penerapan, dan hasil produksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 54,3 meningkat menjadi 87,1 pada post-test, atau meningkat sebesar 60%. Selain itu, 90% peserta berhasil memanfaatkan pekarangan untuk menanam, dan 105% melebihi target panen minimal dua kali selama periode program. Keberagaman tanaman yang dibudidayakan mencapai 140% dari target, sehingga memberikan sumber pangan yang lebih bervariasi dan bergizi bagi keluarga. Temuan ini membuktikan bahwa konsep warung hidup efektif mendukung kemandirian pangan keluarga dan memiliki potensi besar untuk direplikasi di wilayah lain sebagai strategi ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan. 
Pelatihan Public Speaking dengan Metode Ekstemporan dalam Biantara Sunda Untuk Peningkatan Kapasitas Komunikasi Perangkat Desa di Desa Sadananya, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis Wardani, Ari Kusumah; Munir, Sirojul; Pramulya, Diwan; Rusydi, Ibnu; Sunarti, Neti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23242

Abstract

Aparatur desa berperan sebagai penghubung komunikasi utama antara pemerintah dan warga, namun efektivitasnya sering kali terhambat oleh kecemasan psikologis serta keterbatasan teknis dalam berpidato. Program pengabdian ini dirancang untuk menguatkan kecakapan komunikasi publik perangkat desa melalui penerapan metode ekstemporan yang diselaraskan dengan kearifan lokal biantara Sunda. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif guna mengeksplorasi perubahan perilaku komunikasi para peserta. Prosedur pelaksanaan mengacu pada metode Participatory Learning and Action (PLA) yang mencakup fase diagnostik, lokakarya teknis, praktik klinis berbasis umpan balik video, serta pendampingan. Hasil evaluasi mengindikasikan lonjakan kompetensi yang signifikan, terlihat dari kenaikan rata-rata skor performa dari 64,5 menjadi 87,8. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa teknik ekstemporan efektif mereduksi beban kognitif pembicara dengan mengganti pembacaan naskah utuh menjadi kerangka tematis ringkas, sehingga tercipta interaksi yang lebih natural. Di samping itu, pelatihan ini berhasil menghidupkan kembali filosofi budaya Galuh seperti someah, hade basa, dan wijaksana dalam praktik komunikasi birokrasi. Secara kolektif, 93,3% peserta mencapai tingkat kompetensi tinggi. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan retorika berbasis nilai lokal mampu meningkatkan marwah dan profesionalisme aparatur desa, serta menyarankan agar metode ini diintegrasikan secara formal dalam protokol rapat desa.
Pengembangan Program Pengasuhan Berbasis Linguistik Sistemik Fungsional dan Appraisal Psikologis bagi Orang Tua di Garut Nurjamin, Lucky Rahayu; Nurjamin, Asep; Soni, Mohamad; Fajriah, Yustika Nur; Ridhwan, Rafli Muhamad; Maulana, Ridwan; Dwiputri, Cahyani
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22260

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pengasuhan positif pada orang tua anak usia dini di Desa Sukaratu, Kabupaten Garut, melalui pendekatan terpadu berbasis analisis appraisal linguistik dan psikologi. Intervensi mengombinasikan analisis appraisal dalam kerangka Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) dengan strategi edukasi psikologis seperti manajemen stres, emotion labeling, serta praktik komunikasi konstruktif. Data dikumpulkan melalui asesmen pra–pasca, jurnal bahasa, observasi, dan diskusi kelompok dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KKSB). Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada skor stres subjektif orang tua (23%) dan peningkatan kemampuan dalam mengelola tekanan emosional melalui teknik breathing exercise, mindfulness grounding, dan model positive reappraisalLazarus–Folkman. Perubahan linguistik juga tampak nyata: afek negatif menurun 34%, penilaian konstruktif meningkat 41%, dan penggunaan graduasi ekstrem bernada negatif berkurang 29%. Orang tua menjadi lebih percaya diri dalam mengelola dinamika rumah tangga dan menunjukkan penurunan frekuensi ledakan emosi, didukung oleh meningkatnya praktik refleksi diri melalui jurnal harian. Meskipun anak tidak terlibat langsung, orang tua melaporkan peningkatan responsivitas anak terhadap arahan, berkurangnya konflik harian, dan meningkatnya kenyamanan komunikasi. Pada tingkat komunitas, KKSB berhasil menyusun “Modul Bahasa Pengasuhan Positif” serta melahirkan sejumlah ibu sebagai role model, sehingga mendorong rencana replikasi program ke dusun lainnya di Sukaratu. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan efektivitas integrasi teori appraisal dan keterampilan psikologis dalam membangun ketahanan keluarga di komunitas pedesaan.
Efektivitas Edukasi Food Waste, Makan Bergizi Gratis, dan Gizi Seimbang terhadap Peningkatan Pengetahuan Guru, Siswa, dan Orang Tua Siswa di SDN 5 Banjarsari Dina, Resa Ana; Heryatno, Yayat; Tanziha, Ikeu; Baliwati, Yayuk Farida; Sukandar, Dadang; Islamy, Bellinda Almira Noer; Mahira, Hafshah Ayna; Fadhhla, Syahira; Azzahro, Haura; Raihani, Mutiara; Sopiandi, Isvie Tresna; Sabrilla, Talitha Nasywa
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21745

Abstract

Food waste merupakan sisa makanan yang masih layak dikonsumsi, namun dibuang di tahap konsumsi yang disebabkan oleh perilaku individu, preferensi konsumen, dan sistem distribusi yang tidak efisien. Dampak food waste di Indonesia terasa sangat luas hingga menyentuh aspek ekonomi, lingkungan, sosial, hingga gizi masyarakat. Food waste umumnya dapat menyebabkan terjadinya nutrient loss sehingga dapat meningkatkan permasalahan gizi pada anak. Fenomena food waste dapat ditemukan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana sayur dan buah merupakan kelompok makanan yang sering tidak dihabiskan. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilaksanakan kegiatan edukasi terkait food waste, makan bergizi gratis, pentingnya konsumsi sayur dan buah, pemorsian, hingga gizi seimbang. Edukasi dilaksanakan di SDN 5 Banjarsari dan melibatkan 30 siswa, 10 guru, dan 30 orang tua siswa sebagai subjek. Edukasi dilaksanakan dengan menerapkan metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan media power point, modul pembelajaran, poster, hingga video edukatif. Dilaksanakan edukasi berupa games interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Setiap subjek diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Secara keseluruhan, terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi pada siswa (p<0,001) serta orang tua siswa (p<0,001). Diperlukan adanya pengawasan terhadap penerapan edukasi serta penilaian lebih lanjut untuk mengetahui perubahan sikap dan perilaku dari subjek penelitian sebelum dan sesudah diberikan edukasi. 
Pertanian Organik dengan Agroforestri: Strategi Pengelolaan Lahan Gambut yang Ramah Lingkungan dan Berdaya Saing Azizu, Muhamad Noor; Mahardika, Rabbirl Yarham; DAfner, Dendy Detafiano Prakasa; Hadjib, Trisna Al; Sari, Nur Indah; Adha, Apritama; Iksan, Arman Nur
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21324

Abstract

Pengelolaan lahan gambut secara intensif dengan pupuk kimia dalam jangka panjang berpotensi menurunkan kesuburan tanah, mempercepat laju subsiden, dan meningkatkan kerentanan ekosistem terhadap kebakaran. Penerapan pertanian organik berbasis agroforestri menjadi alternatif strategis karena mampu memperbaiki kualitas tanah sekaligus menjaga keseimbangan ekologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan melibatkan kelompok tani sebagai mitra utama. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, survei ketersediaan bahan baku pupuk organik, pelatihan pengolahan kotoran kambing dan limbah budidaya lele sebagai pupuk organik padat maupun cair, serta penerapan sistem agroforestri yang mengombinasikan tanaman tahunan dan semusim di lahan gambut. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, serta analisis deskriptif kualitatif terhadap capaian kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi pupuk organik dengan sistem agroforestri mampu meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya pengelolaan hara berkelanjutan di lahan gambut. Pupuk organik dari kotoran kambing memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium relatif tinggi, sedangkan air kolam lele efektif digunakan sebagai pupuk cair yang mudah diaplikasikan. Kombinasi tanaman tahunan dan semusim dalam agroforestri memperlihatkan hubungan komplementer, baik dari aspek ekologi maupun ekonomi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa sistem pertanian organik berbasis agroforestri di lahan gambut layak dikembangkan karena terbukti memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing hasil pertanian organik. Disarankan adanya penguatan kapasitas petani melalui pelatihan berkelanjutan, dukungan sarana pengolahan pupuk organik,
Pemberdayaan Edukatif Warga Binaan di Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Tasikmalaya untuk Kemandirian Pangan melalui Upgrading Life Skill pada Bidang Pertanian Permana, Indra; Nurcahya, Intan; Anisah, Siti Nur; Benatar, Gilang Vaza; Hamdayani, Annisa; Sundawa, Rendi; Syammel, Rakha Widyadhana; Ramadhan, Dila Salsabila; Gumilang, Mochammad Cahya; Tarigan, Rafif Naufal Assadel
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22012

Abstract

Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Tasikmalaya memerlukan pembekalan berupa pengetahuan dan keterampilan praktis tentang budidaya pertanian berbasis vertikultur sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi pasca-lapas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan melalui penerapan teknik budidaya vertikultur, penyuluhan pengolahan hasil sayuran dan pelatihan digital marketing. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pembuatan demplot dengan tahapan persiapan pra pelaksanaan program berupa koordinasi dan penyediaan sarana dan prasarana, sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi serta pendampingan, evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman anggota kelompok sekitar 18,46% serta tersedianya produk sayuran berupa cabai, pakcoy dan selada. Respon para warga binaan sangat positif dibuktikan dengan hasil evaluasi kegiatan yang mencakup rata-rata kepuasan terhadap kegiatan berkisar puas-sangat puas. Program ini efektif mendorong para warga binaan untuk mendapatkan keterampilan yang bisa digunakan pasca keluar dari lapas.
Optimalisasi Peran BUMDes Gegempalan Mandiri Melalui Strategi Marketing Mix Untuk Peningkatan Kualitas Dan Pendapatan Petani Jagung Desa Gegampalan Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Darna, Nana; Endah, Kiki; Andrie, Benidzar M.; Suryana, Aan
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21530

Abstract

BUMDes Gegempalan Mandiri menghadapi beberapa tantangan yaitu keterbatasan literasi keuangan yang berdampak pada pengelolaan usaha, minimnya inovasi membuat BUMDes sulit mengembangkan potensi desa dan usahanya secara optimal. BUMDes juga belum memanfaatkan platform digital secara maksimal untuk memasarkan produknya. Keterbatasan lainnya adalah tidak adanya branding yang jelas pada produk serta kurangnya strategi pemasaran yang efektif. Pada asfek produksi dan pascapanen jagung masih terkendala oleh keterbatasan peralatan yang memadai, yang memengaruhi kualitas produk akhir.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kinerja BUMDes Gegempalan Mandiri melalui beberapa perbaikan, yaitu; Manajemen Keuangan, Manajmen Pemasaran,  dan Manajemen Produksi. Dengan meningkatnya kinerja BUMDes diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, sehingga pendapatan petani meningkat. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat di desa Gegempakan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode yang mengajak masyarakat untuk terlibat dan berpartisipasi secara langsung untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Program pengabdian ini memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada BUMDes Gegempalan Mandiri dalam tiga aspek utama: manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan manajemen produksi. Program ini juga mencakup pengembangan pemasaran digital dengan membuat akun di platform TikTok dan Instagram, serta toko di Tokopedia. Strategi marketing mix yang diterapkan oleh BUMDes Gegempalan Mandiri mencakup empat aspek: peningkatan kualitas produk, penetapan harga jual yang kompetitif, optimalisasi pemasaran digital, dan pengembangan rantai pasok jagung. Untuk terus mendorong tumbuh kembang BUMDes dan masyarakat petani jagung hendaknya dilakukan kembali pengabdian lanjutan pada bidang pembuatan kemasan dan merek produk jagung maupun hasil jagung olahan guna meningkatkan pendapatan masyarakat.