cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Penguatan literasi gizi remaja melalui edukasi pencegahan stunting berbasis komunitas Sugiyarti, Sri Riris
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23703

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi remaja sebagai upaya pencegahan stunting melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Program dilaksanakan di Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, dengan melibatkan 65 anggota Karang Taruna berusia 15–19 tahun sebagai peserta utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pelaksanaan berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah (FGD), simulasi pola makan bergizi, serta diseminasi konten edukatif melalui media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 63,4 pada pre-test menjadi 83,5 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 31,7%. Tantangan utama dalam kegiatan ini mencakup heterogenitas tingkat pendidikan peserta dan keterbatasan waktu pelaksanaan. Namun, kolaborasi erat dengan Karang Taruna dan pemanfaatan media digital berhasil mengatasi sebagian besar kendala tersebut. Program ini berkontribusi terhadap praktik pengabdian masyarakat dengan memperkenalkan model pemberdayaan remaja berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain. Kontribusi ini memberikan nilai tambah dalam pengembangan strategi edukasi gizi yang berkelanjutan dan kontekstual di tingkat lokal.
Penguatan kepercayaan diri dan partisipasi komunitas perempuan melalui pelatihan public speaking Arlinda, Silvi Aris; Hastuti, Nurnawati Hindra; Herawati, Dewi Maria
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23708

Abstract

Keterampilan public speaking merupakan aspek penting dalam membangun kepercayaan diri dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial. Namun, masih banyak komunitas perempuan di pedesaan yang menghadapi kendala dalam berbicara di depan umum akibat kurangnya pelatihan formal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum melalui pelatihan public speaking bagi anggota komunitas perempuan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif yang mencakup empat tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi partisipatif. Pelatihan dilangsungkan secara tatap muka dan melibatkan 23 peserta yang mengikuti serangkaian materi dan praktik intensif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, sebagaimana ditunjukkan oleh perbandingan nilai pre-test dan post-test. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 71,3 menjadi 88,3 setelah pelatihan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan public speaking secara terstruktur mampu meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapan peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan komunitas. Program ini menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan komunikasi masyarakat dan dapat direplikasi di komunitas serupa dengan penyesuaian konteks lokal.
Inovasi pengolahan limbah sagu sebagai pakan ternak berbasis kandungan protein Usiono, Usiono; Yusnaldi, Eka; Utami, Tri Niswati
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23714

Abstract

Peternak Di Desa Aras Kabu, menghadapi kendala memperoleh pakan ternak karena harga yang sangat tinggi, sementara  sumber daya lokal seperti limbah sagu belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pakan alternatif. Tujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat dalam mengolah limbah sagu menjadi pakan ternak alternatif, serta menganalisis protein dari formula pakan yang dihasilkan. Kegiatan berfokus pada pendekatan edukatif serta mengajarkan ketrampilan mengolah limbah menjadi pakan ternak. Metode pelatihan diberikan kepada 15 peternak itik di Desa Aras Kabu. Evaluasi dilakukan menggunakan uji statistik t-berpasangan (dependent t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan (p = 0,000), serta perbedaan yang signifikan pada aspek sikap (p = 0,048). Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada aspek tindakan (p = 0,055). Uji laboratorium terhadap tiga formula menunjukkan bahwa Formula II (campuran dedak, sagu, dan limbah ikan) memiliki kadar protein sebesar 14,5%, lebih tinggi dibandingkan Formula I (dedak dan sagu) sebesar 4,88%, dan mendekati kadar protein pakan komersial (Formula III) sebesar 18,1%. Hasil menunjukkan bahwa formula hasil olahan lokal memiliki potensi alternatif ekonomis dan bergizi untuk pakan ternak. Pendekatan berbasis edukasi dan pelatihan membantu peternak menghadapi kesulitan pakan dan menekan biaya produksi. Kegiatan ini perlu dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa dan lembaga kemasyarakat untuk mengembangkan program pelatihan lanjutan, penyediaan alat produksi sederhana, serta pembentukan kelompok usaha bersama guna memperkuat ketahanan pakan ternak berbasis lokal.
School Heroes sebagai program edukasi kesehatan siswa SMP dengan Zine P3P Umaroh, Ayu Khoirotul; Kurnia, Sri Indra; Kusumaningtyas, Bethari Mukti; Shabrina, Farah Alifa Nur; Pratiwi, Fitria Sandra; Hidayat, Wahyu Tri; Faiza, Salsabila Alif
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23734

Abstract

Remaja menghadapi berbagai tantangan kesehatan, namun pengetahuan mereka masih terbatas sehingga rentan terhadap perilaku yang merugikan kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sebagai kader kesehatan dalam menyampaikan informasi kesehatan secara kreatif kepada teman sebaya melalui pendekatan edukatif partisipatif. Program dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo dengan fokus pada lima isu utama: ergonomi siswa, kesehatan mental, kesehatan reproduksi, dampak asap rokok, dan pencegahan demam berdarah (DBD). Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, pembuatan media zine berbasis kasus, dan integrasi hasil ke dalam aplikasi digital School Heroes. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner untuk mengukur peningkatan pengetahuan secara kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa topik ergonomi sekolah mengalami peningkatan skor sempurna dari 2 menjadi 7 siswa (53,8%), topik pencegahan DBD meningkat pada 6 siswa, meskipun hanya 1 siswa mencapai skor sempurna. Topik lain seperti kesehatan reproduksi, dampak asap rokok, dan kesehatan mental menunjukkan peningkatan terbatas. Perbedaan ini diduga dipengaruhi oleh tingkat kompleksitas materi dan kedekatannya dengan pengalaman personal siswa. Program ini berkontribusi dalam membentuk karakter siswa sebagai pendidik sebaya (peer educator), meningkatkan kesadaran kolektif terhadap isu kesehatan sekolah, dan memperkuat kapasitas sekolah dalam menjalankan promosi kesehatan secara berkelanjutan.
Pembuatan madu lemu (madu, albumin lele, dan ekstrak temulawak) sebagai makanan tinggi protein untuk pencegahan stunting Sa'ad, Muhammad; Ariyanti, Lilik; Semartini, Atur; Pratimasari, Diah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23746

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Desa Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah dengan meningkatkan asupan protein hewani, salah satunya melalui konsumsi albumin ikan. Bahan tersebut dapat dikombinasikan dengan madu untuk memperbaiki rasa dan temulawak sebagai penambah nafsu makan, menjadi produk fungsional bernama Madu Lemu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kader posyandu di Desa Polokarto mengenai pemanfaatan bahan alam tinggi protein serta teknik pembuatan Madu Lemu. Kegiatan dilaksanakan selama Juli–Agustus 2024 kepada 36 kader yang terbagi dalam 12 kelompok. Metode yang digunakan adalah service learning dengan evaluasi melalui instrumen pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari skor rata-rata 62,58 menjadi 95,16. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman kader tentang bahan alam bergizi tinggi dan keterampilan membuat produk Madu Lemu. Para kader juga telah meneruskan pelatihan ini di tingkat RT. Upaya ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penurunan angka stunting secara berkelanjutan di tingkat desa.
Penerapan IPA berbasis lingkungan untuk meningkatkan kompetensi calon guru SD Sarapung, Risky Richlos; Malan, Irawati Hi; Pratiwi, Febriana; Nurhani Mahmud; Papingka, Gullyt Karlos; Basri, Megawati; Lessy, Ledy Yanti
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23749

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa calon guru SD dalam merancang pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis lingkungan. Padahal, pendekatan pembelajaran berbasis lingkungan penting untuk meningkatkan relevansi materi IPA dengan kehidupan siswa serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan eksplorasi selama tiga hari, yang mencakup ceramah interaktif, diskusi, observasi lapangan, penyusunan perangkat ajar, dan microteaching. Pelatihan ini diikuti oleh 40 mahasiswa PGSD semester IV dan VI di Universitas Pasifik Morotai. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan pedagogis, serta penilaian produk RPP dan media. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman konseptual mahasiswa (rata-rata peningkatan 23,5%, p < 0,001). Mahasiswa juga menghasilkan RPP tematik dan media berbasis potensi lokal seperti daun mangrove dan batuan pantai. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk sikap peduli lingkungan dan kesadaran akan pentingnya konteks lokal dalam pembelajaran IPA. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik geografis serupa.
Edukasi tari eklek untuk guru seni budaya: Meningkatkan konservasi pada produk budaya unggulan Ary, Deasylina da; Nugroho, R. Agustinus Arum Eka; Fathurrahman, Moh.; Agry, Feylosofia Putri; Widagdo, Arif
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23751

Abstract

Tari Eklek diakui sebagai salah satu produk budaya unggulan Kabupaten Pacitan karena lahir dari local wisdom Pacitan. Akan tetapi upaya pewarisan dan konservasi tari Eklek ini nampaknya belum maksimal. Perlu adanya upaya pewarisan tari ini ke sekolah-sekolah formal. Guru-guru seni budaya sebagai ujung tombak pewarisan budaya tentunya memegang peranan yang sangat penting. Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih guru seni budaya di Kabupaten Pacitan agar mampu menguasai teknik Tari Eklek sehingga dapat meneruskannya kepada generasi mendatang sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi 3 tahap, yaitu: (1) Ceramah dan demonstrasi untuk memperkenalkan Tari Eklek; (2) Pelatihan, untuk mendalami teknik tari; (3) Penarikan kesimpulan dan evaluasi untuk mengukur penguasaan materi oleh peserta. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan guru seni budaya dalam menarikan Tari Eklek, serta terjalinnya sinergi antara pengabdi, pemerintah daerah, dan lembaga pelestari resmi Tari Eklek untuk keberlanjutan program dalam skala yang lebih luas sebagai wujud konservasi budaya di Kabupaten Pacitan. Pelatihan ini diharapkan menjadi model bagi kegiatan konservasi budaya lainnya dan mendorong penerapan pengajaran Tari Eklek secara lebih luas di berbagai sekolah di wilayah Pacitan.
Peningkatan nilai tambah produk perikanan pesisir dengan perbaikan kemasan dan pemasaran Hafiludin, Hafiludin; Chandra, Adyos Bobby; Alfisuma, Meria Zakiya; Pratiwi, Wiwit Sri Werdhi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.23747

Abstract

Kecamatan Pademawu Pamekasan memiliki potensi perikanan yang besar, namun potensi ini belum memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi nelayan dan masyarakat pesisir akibat kurangnya pemahaman dalam meningkatkan nilai jual produk hasil perikanan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dalam peningkatan kualitas dan daya saing produk perikanan melalui perbaikan kemasan dan strategi pemasaran.  Fokus utama peningkatan mencakup kualitas produk olahan (ikan kering, ikan asap, kerupuk ikan dan petis ikan), volume produksi serta perluasan pasar. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap: (1) identifikasi potensi UMKM melalui wawancara dan observasi; (2) sosialisasi dan pelatihan perbaikan kemasan dan pemasaran melibatkan BUMDES dan koperasi; (3) evaluasi dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur perubahan dalam produksi, pemasaran dan pendapatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan produk perikanan Pademawu memiliki potensi pasar yang menjanjikan. Kemasan yang lebih menarik pada produk perikanan dapat meningkatkan daya tarik konsumen, memperpanjang umur simpan, serta mengurangi kerusakan produk. Pemasaran yang lebih efektif berhasil memperluas distribusi. Dampak social dan ekonomi meliputi peningkatan pendapatan nelayan dan UMKM, penguatan jejaring sosial ekonomi serta peningkatan kapasitas pengelolaan usaha perikanan yang berkelanjutan.
Penguatan pembelajaran nilai-nilai Islam melalui desain instruksional model Briggs pada mata kuliah kepesantrenan Sholihah, Nikmatus; Mukaffa, Zumrotul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.23825

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah Kepesantrenan melalui pendampingan implementasi Model Briggs sebagai desain instruksional berbasis nilai. Kegiatan ini melibatkan dosen pengampu dan mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan sebagai mitra utama. Program dirancang dalam bentuk pelatihan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan media ajar digital, serta fasilitasi evaluasi non-tes berbasis proyek yang dilakukan secara partisipatif. Pelaksanaan dilakukan dalam satu pertemuan tatap muka berdurasi 100 menit, dengan aktivitas seperti diskusi tematik, pembuatan video reflektif, dan presentasi kelompok. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 76% mahasiswa menunjukkan peningkatan dalam sikap tanggung jawab, kerja sama, dan etika berbicara yang dikategorikan baik dan sangat baik. Sebelum program, sebagian besar mahasiswa menunjukkan partisipasi pasif, namun setelah implementasi, keterlibatan kognitif dan afektif meningkat signifikan. Dosen pengampu juga menunjukkan minat untuk melanjutkan model ini dalam sesi perkuliahan selanjutnya. Program ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai pesantren sekaligus memperkuat praktik pembelajaran aktif. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi dalam mata kuliah berbasis nilai lainnya, dengan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan desain instruksional bagi dosen. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter Islami mahasiswa di perguruan tinggi berbasis pesantren.
Integrasi data kependudukan dan transparansi informasi melalui platform OpenSID Seta, Henki Bayu; Theresiawati; Jayanta; Prabu, Hamonangan Kinantan; Sumilir
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.23828

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital pemerintah Desa Tajurhalang dalam mewujudkan tata kelola desa yang transparan dan partisipatif. Mitra utama kegiatan adalah perangkat desa yang selama ini menghadapi kendala dalam pengelolaan data kependudukan, penyampaian informasi publik, serta efisiensi layanan administratif. Melalui pendekatan partisipatif, tim pelaksana dan mitra bersama-sama merancang dan mengimplementasikan sistem informasi desa berbasis OpenSID sebagai solusi berbasis teknologi yang aplikatif. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, mulai dari identifikasi kebutuhan, instalasi sistem, pelatihan teknis, hingga pendampingan penggunaan sistem secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan aparatur desa mengelola data secara digital, memperluas akses masyarakat terhadap informasi pembangunan, serta mendorong perubahan budaya kerja menuju layanan publik yang lebih terbuka dan efisien. Dampak sosial yang tercipta mencakup tumbuhnya kesadaran digital, keterlibatan warga dalam pemutakhiran data, serta terbentuknya mekanisme pelayanan yang lebih responsif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam pelayanan desa dapat berhasil apabila dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal.