cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
INTELIGENSIA/CENDEKIAWAN ISLAM SEBAGAI SEBUAH KELAS SOSIAL BARU: SEBUAH HARAPAN DAN PERJUANGAN EKSISTENSI DAN JATI DIRI SERTA BEBAN SEJARAH DAN MASA DEPAN Yuldafriyenti, Yuldafriyenti; Kamal, Tamrin; Saifullah, Saifullah; Asmaret, Desi; Julhadi, Julhadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41039

Abstract

Inteligensia atau cendekiawan Islam berada dalam posisi unik untuk membantu umat Islam menghadapi kesulitan-kesulitan modernitas. Salah satu perkembangan signifikan dalam dinamika sosial dan intelektual umat Islam adalah munculnya ulama Islam sebagai kelas sosial baru. Baik secara politik maupun intelektual, para pemikir Islam Indonesia telah mengalami pasang surut. Metode yang digunakan yakni Kualitatif dengan desain studi literature atau library research. Kemudian dilakukan dengan meninjau sumber bacaan yang terkait dengan topik penelitian yang dibahas, serta dengan meninjau studi dokumen dari penelitian sebelumnya yang berkaitan konsep. Data dikumpulkan dengan meliat buku, jurnal ilmiah serta sember digital. Hasil penelitian membahas mengenai pengertian inteligensia atau cendekiawan, peran cendekiawan muslim. Cendekiawan Islam dapat dipandang sebagai kelas sosial baru yang terbentuk melalui proses pendidikan modern, baik di lembaga-lembaga Islam tradisional maupun institusi pendidikan sekuler.
SOSIALISASI PEMBUATAN BATA WARNA ANTI JAMUR DI KABUPATEN DELI SERDANG Pane, Yunita; Dewi, Irma; Nurzanah, Wiwin; Gultom, Togar Timoteus; Chandra, Yovi; Ayunitapane@umsu.ac.id, Arfis; Taringan, M. Sidik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41059

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menaikkan pendapatan masyarakat Kec.Pagar Merbau Kabupaten Deli serdang. Kreatifitas dan inovasi yang erat kaitannya dengan teknik sipil perlu selalu dikembangkan terus untuk memenuhi. Dengan Batu bata yang kuat dan mampu menahan beban menjadi komponen yang penting dalam pembangunan. Batu bata konvensional yang ada sekarang adalah Batu bata yang masih berwarna merah. Itupun batu bata tersebut tidak tahan, untuk itu tim pengabdian akan membuat suatu inovasi baru yaitu dengan membuat batu bata berwarna yang anti jamur, hal ini agar masyarakat sekitar bisa memproduksinya dan juga menjualnya ke pasaran sehingga halnya otomatis dapat menaikkan pendapatan masyarakat sekita Kec,Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang. Hal yang sebenarnya dapat dilakukan adalah dengan mencampur pewarna ke dalam batu bata , sehingga batu bata yang sudah dibakar nanti akan menimbulkan warna baru, sesuai dengan pewarna yang akan digunakan dan juga pembakarannya harus lebih lama yaitu selama 12 jam sehingga akan lebih tahan nantinya batu bata warna yang dihasilkan. Dan hal ini sudah diuji selama 6 bulan untuk membandingkan batu bata biasa yang dibakar selama 8 jam dengan batu bata warna yang lebih estetik dengan pembakaran 12 jam dan mendapatkan hasil yang lebih kuat dan tidak berubah bentuk maupun warna yaitu dengan batu bata warna yang anti jamur dan tidak berlumut.
PENGEMBANGAN IKM BATIK DI KOTA SURAKARTA MELALUI PENGUATAN AKSES PASAR: SENTRA IKM SEMANGGI Kusumastuti, Dora; Choerudin, Achmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41162

Abstract

Perkembangan teknologi yang maju akan menjadikan IKM Batik tertinggal dalam hal daya saing pasar dan inovasi, apabila masih banyak pelaku yang belum memahami akan pentingnya akses pasar melalui digital marketing. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan peluang akses pasar bagi pelaku IKM batik di Kota Surakarta melalui pemetaan hasil produksi IKM batik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan. Teknik dalam kegiatan ini berupa mapping pelaku IKM batik, pelatihan dan pembinaan IKM Batik. Hasil analisis yang didapatkan, Kota Surakarta memiliki dua sentra batik yaitu Sentra Kampung Batik Kauman dan Sentra Kampung Batik Laweyan. Kedua sentra tersebut memiliki potensi tinggi terhadap produknya karena memiliki ciri khas tersendiri mulai dari motif, bahan, sejarah sampai pada penggunaan bahan pewarna alam. Akan tetapi, masih banyak pelaku IKM Batik yang kurang pemahamannya akan pentingnya akses pasar, dilakukannya pelatihan dan pendampingan: pelatihan digital marketing; pelatihan legalitas Perusahaan (IKM); pelatihan IKM untuk akses pasar; pelatihan/sosialisasi akses pembiayaan; dan pelatihan pengunaan batik pewarna alam bagi pelaku IKM di Kota Surakarta.
EDUKASI KESEHATAN HOLISTIK DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI PANTI ASUHAN FATMAWATI PALEMBANG Anita, Theresia; Silaban, Titin Dewi Sartika; Nuraeni, Maria; Aprezia, Tezi Kharina; Sari, Lezi Mayang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41202

Abstract

Remaja seringkali mengalami banyak masalah yang terjadi meliputi kesehatan remaja yang dapat muncul diantaranya gizi remaja, gangguan menstruasi, anemia, keputihan, Pergaulan bebas, budaya tauran kurangnya remaja dalam aktivitas ibadah, kenakalan remaja dan kurangnya rasa percaya diri yang dapat berdampak pada kesejateraan remaja menyangkut kesehatan fisik, kesehatan psikologis dan kesehatan spiritual. Kesehatan tidak hanya masalah fisik semata, sehat juga menyangkut aspek lain seperti mental, spiritual juga ekonomi. keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Untuk itu, dalam melakukan upaya Kesehatan bagi masyarakat tentunya harus memperhatikan aspek fisik dan mental dengan tidak mengabaikan aspek lainnya. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada remaja yang berada di panti asuhan Fatmawati untuk menjaga personal hygiene, gizi remaja, cuci tangan 6 langkah, pemeriksaan kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dengan memberikan materi tentang personal hygiene, gizi remaja, cuci tangan 6 langkah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa remaja mendapatkan pengetahuan kesehatan serta tertarik dengan materi yang diberikan, serta remaja dapat mengetahui hasil dari antropemetri, TTV, dan glukosa darah remaja tersebut. Dari penyuluhan ini dapat disimpulkan bahwa remaja dapat memperoleh pengetahuan baru tentang personal hygiene, isi piringku (gizi remaja), cuci tangan 6 langkah, serta mengetahui hasil pemeriksaan pada remaja tersebut.
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJEMEN PAUD MELALUI WORKSHOP PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN MERDEKA BELAJAR DI KECAMATAN JATI SAMPURNA, BEKASI Watini, Sri; Suryani, Lilis; Kapriany, Medi; Veronica, Diny; Anjarwati, Dhiah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41214

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran fundamental dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.Metode kegiatan ini bertujuan untuk mentransformasi manajemen kurikulum PAUD di Gugus Teratai, Kecamatan Jatisampurna, Bekasi melalui pendekatan partisipatif dan kontekstual. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, capacity building melalui workshop, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 18 lembaga PAUD, dilaksanakan selama dua minggu pada bulan November 2024. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru dalam manajemen kurikulum, dengan rata-rata nilai pre-test 52,92 meningkat menjadi 93,13 pada post-test, atau peningkatan sebesar 76%. Mayoritas peserta (70,83%) berhasil mencapai nilai di atas 90. Transformasi kurikulum menghasilkan perubahan mendasar, di antaranya: (1) pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang kontekstual, (2) pergeseran pendekatan pembelajaran menjadi lebih partisipatif dan berpusat pada anak, serta (3) peningkatan substantif kemampuan pendidik dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi komitmen tinggi pemangku kepentingan dan dukungan infrastruktur, sementara tantangan utama mencakup keterbatasan sumber daya manusia dan resistensi terhadap perubahan. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dan kontekstual dalam mengoptimalkan manajemen kurikulum PAUD guna menghasilkan pendidikan berkualitas yang responsif terhadap kebutuhan perkembangan anak.
PENTINGNYA KEPATUHAN SERTA PERAN MASYARAKAT TERHADAP PERATURAN PERIKANAN UNTUK KEBERLANJUTAN LAUT Siregar, Emiel Salim; Ismail, Ismail; Apdillah, Dicky; Zannah, Amira Harisatul; Widari, Sinta; Rahmadhi, Yudha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41254

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar. Namun, pengelolaan sumber daya tersebut secara berkelanjutan masih menjadi masalah yang krusial akibat penangkapan ikan yang berlebihan, kegiatan penangkapan ikan ilegal, dan penegakan hukum yang tidak memadai. Artikel ini mengkaji peran hukum perikanan dalam memastikan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan, dengan fokus pada kerangka hukum, implementasi, dan tantangannya. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009, beserta instrumen hukum internasional seperti Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan Perjanjian Tindakan Negara Pelabuhan (PSMA).Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengembangkan kerangka hukum komprehensif yang menggabungkan prinsip-prinsip keberlanjutan, seperti langkah-langkah konservasi, pengelolaan berbasis ekosistem, dan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat. Namun demikian, implementasi undang-undang ini menghadapi banyak kendala, termasuk terbatasnya kapasitas kelembagaan, kurangnya koordinasi antar lembaga pemerintah, dan kurangnya partisipasi masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan. Terlebih lagi, penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU) terus mengancam kelestarian ekosistem laut dan mengganggu stabilitas perekonomian di wilayah pesisir.
PENGEMBANGAN PROGRAM PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI Silamat, Edi; Sanjaya, Agus; Kawani, Bastian; Martial, Tri; Rizki, Melinda Yusri; Novita, Rian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa universitas dalam rangka mendukung kemandirian ekonomi. Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis dan pola pikir kewirausahaan yang inovatif, serta meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk memulai usaha mereka sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa peserta pelatihan, dosen, serta pelaku industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan kewirausahaan dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, mengembangkan kemampuan inovasi, serta memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai aspek-aspek penting dalam berwirausaha. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan ekosistem kewirausahaan kampus, seperti akses ke modal, inkubator bisnis, dan jaringan industri, sangat penting untuk keberhasilan program pelatihan. Penelitian ini mendukung teori kewirausahaan Schumpeter yang menekankan peran pengusaha sebagai agen perubahan yang membawa dinamika baru dalam sistem ekonomi. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar universitas memperkuat kurikulum pelatihan, memperluas kemitraan dengan industri, dan meningkatkan akses mahasiswa terhadap fasilitas pendukung kewirausahaan untuk mempercepat pencapaian kemandirian ekonomi.
PENDAMPINGAN GURU SD INPRES BONTOALA I PADA PENGINTEGRASIAN LITERASI BERBASIS DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN Hasrita, Hasrita; Hapsah, Hapsah; Sukmawati, Sukmawati; Nasrah, Nasrah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41306

Abstract

Menciptakan pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan, seorang guru harus  bisa  memanfaatkan  media pembelajaran  dengan  perangkat  digital. Oleh  kerena  itu, perangkat  digital digunakan dalam pembelajaran untuk menunjang keberhasilan guru mengajar. Berdasarkan pengamatan awal TIM PKM di SD Inpres Bontoala I bahwa masih terdapat guru yang tidak bisa menjangkau perangkat digital untuk pembelajaran seperti yang paling sederhana, gawai yang digunakan. Permasalahannya yaitu lebih banyak guru yang tidak bisa mengoperasikannya untuk digunakan sebagai media dalam pembelajaran. Tujuan pelaksanaan PKM  ini  lebih  ditekankan pada  pendampingan  agar  guru  lebih  memaksimalkan  literasi  digital  dalam pembelajaran.  Target Capaian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah  guru  SD Inpres Bontoala I dalam  mengintegrasikan  literasi  digital pada pembelajaran. Pelaksanaan  pengabdian  masyarakat  ini menggunakan  metode  partisipasi  langsung  para  peserta  pendampingan.  Adapun  langkah-langkah  yang dilakukan  yaitu  observasi  awal, perencanaan,  persiapan  pendampingan,  pelaksanaan  pendampingan,  dan evaluasi. Kegiatan Pendampingan  Mengintegrasikan Literasi Digital untuk Pembelajaran bagi guru SD Inpres Bontoala I      berhasil   terlaksana   sesuai   rencana.   Materi   inti   disampaikan   kepada   peserta   sesuai   jadwal pendampinganselama 3 hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan warna  yang  baru  dalam  pembelajaran.  Guru    mulai  berlomba-lomba  memanfaatkan  perangkat  digital  untuk pembelajaran. Bukan hanya itu, setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan selalu mengintegrasikan literasi digital sehingga memberikan  perubahan  dan  keberhasilan  dari  bentuk  pembelajaran  konvensional  menjadi pembelajaran berbasis digital
PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DALAM PERSPEKTIF HUKUM Suriani, Suriani; Putri, Putri; Manurung, Windi Septiani; Syuhaila, Rienda; Nabila, Putri Julia; Hadi, Neil Falah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41325

Abstract

Pernikahanidini merupakanifenomena yangimasih banyak terjadiidi berbagaiibelahan dunia, termasukidiiIndonesia. Menurutidata dariiBadan Kependudukanidan KeluargaiBerencanaiNasional (BKKBN),iangka pernikahanidini diiIndonesia masihicukup tinggi,imeskipun telah ada upaya-upaya untuk menurunkannya. Penelitianiini dilakukanidi SMA Negerii1 Kisaran,idengan tujuan untuk penyuluhan hukum tentang bahaya pernikahan dini, siswa diharapkan mampu memahami dampak negatif dari pernikahan dini dan mampu menghindari keputusan untuk menikah di usia muda. Metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan di SMA Negeri 1 Kisaran mengenai pencegahan pernikahan dini dalam perspektif hukum adalah metodeikualitatifideskriptif denganipendekatan partisipatif.iHasil penelitianimenunjukkan bahwaipenyuluhan hukum tentang bahaya pernikahan dini sangat penting untukimencegah terjadinya pernikahanidini diokalangan remaja,idengan memberikan pemahaman mengenai kesiapan yang diperlukan dalam menjalani pernikahan. Kesimpulannya dengan adanya pemahaman dan kesadaran yang cukup tentang bahaya pernikahan dini, diharapkan remaja dapat menunda pernikahan hingga mereka benar-benar siap secara emosional, fisik, dan ekonomi, serta fokus pada pendidikan dan pengembangan diri.
PENINGKATAN PENGETAHUAN BAHAYA KELELAHAN PADA REMAJA USIA 12 - 15 TAHUN DI MTS NEGERI 9 BANYUWANGI Setyawan, Adhitya Chandra; Febriana, Dian Tri; Mawarti, Herin; Nasrudin, Nasrudin; Susanto, Hermawan; Pratama, Andre; Rokhim, Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41357

Abstract

Tujuan utama kegiatan penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan kepada siswa MTS Negeri 9 Banyuwangi mengenai bahaya kelelahan, penyebab, gejalanya, serta strategi efektif untuk mengelola dan mencegah kelelahan dalam kehidupan sehari-hari. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam pengabdian ini untuk melibatkan siswa MTS Negeri 9 Banyuwangi secara aktif dalam penyuluhan mengenai bahaya kelelahan dan cara mengelolanya. Siswa berpartisipasi dalam diskusi, mengisi kuesioner pre-test dan post-test, serta memberikan umpan balik untuk meningkatkan pemahaman mereka. Pemateri, siswa, dan guru bekerja sama dalam proses ini untuk memastikan implementasi pengetahuan yang diperoleh dan perubahan perilaku positif terkait pengelolaan kelelahan. Penyuluhan tentang bahaya kelelahan di MTS Negeri 9 Banyuwangi berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyebab, gejala, dan pengelolaan kelelahan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 13,34 poin. Diskusi interaktif selama penyuluhan turut memperdalam pemahaman siswa mengenai pentingnya tidur yang cukup dan pola hidup sehat. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan siswa dapat mengimplementasikan kebiasaan sehat yang mendukung kesehatan fisik dan mental mereka.