cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
MEMBANGUN GENERASI MUDA CAKAP TEKNOLOGI, KREATIF, DAN MANDIRI DI ERA DIGITAL Fajrillah, Fajrillah; Handri, May; Hasyim, Hasyim; Sipur, Sipur; Almastoni, Almastoni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45281

Abstract

Di era digital yang berkembang pesat, generasi muda dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang untuk menjadi individu yang cakap teknologi, kreatif, dan mandiri. Namun, masih terdapat kesenjangan digital dan rendahnya pemanfaatan teknologi secara optimal di kalangan pemuda, khususnya di daerah perkotaan dan pinggiran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan teknologi, kreativitas, dan kemandirian melalui pelatihan terstruktur berbasis participatory action research (PAR). Program ini melibatkan 60 siswa SMK di Kota Medan dalam rangkaian pelatihan digital, kewirausahaan, dan mentorship selama tiga bulan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada penguasaan teknologi digital peserta sebesar 37%, kreativitas konten 45%, dan kemandirian bisnis digital 40%. Selain itu, 85% peserta mampu menggunakan Google Workspace dan Canva secara mandiri, sementara 75% berhasil menciptakan produk digital sederhana. Keberhasilan program ini juga ditunjukkan melalui antusiasme tinggi peserta, kolaborasi aktif dengan UMKM lokal, serta keberlanjutan proyek usaha digital pasca pelatihan. Temuan ini membuktikan efektivitas pendekatan terintegrasi dalam memberdayakan generasi muda menghadapi era digital, dan dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan untuk mendukung pembangunan ekonomi berbasis teknologi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN TEKNIS, DIGITAL, DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK MENGHADAPI INDUSTRI 4.0 Amadi, Jam’an; Fajrillah, Fajrillah; Juliani, Juliani; Syarif, Shamir Hasyim; Antoni, Jufri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45290

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan revolusi industri 4.0 menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki keterampilan teknis, digital, dan kewirausahaan yang adaptif terhadap perubahan industri. Namun, kenyataannya masih banyak lulusan SMK yang belum memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja modern. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, digital, dan kewirausahaan siswa SMK di Kota Medan sebagai langkah strategis menyiapkan mereka menghadapi dunia industri 4.0. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi Pendidikan Masyarakat, Pelatihan, dan Advokasi. Peserta kegiatan adalah 30 siswa kelas XII SMK di Kota Medan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan tahapan penyuluhan, pelatihan praktik, dan pendampingan usaha digital. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek keterampilan yang dilatihkan, dengan peningkatan keterampilan digital mencapai 37%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi, khususnya pada sesi pelatihan pembuatan konten digital dan simulasi kewirausahaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi metode edukasi, pelatihan praktik, dan advokasi efektif dalam membekali siswa SMK dengan kompetensi yang relevan menghadapi era industri digital. Diharapkan program serupa dapat dikembangkan di sekolah-sekolah vokasi lainnya guna mendukung terciptanya SDM vokasi yang unggul dan mandiri.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MASYARAKAT MELAKUKAN EDUKASI MANAJEMEN POLA MAKAN / DIET ( 3J ) DENGAN PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA KLIEN DIABETES MELITUS Christiany, Irine; Waluyo, Kiaonarni Ongko; Mu’afiro, Adin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45378

Abstract

Penatalaksanaan diet pada penderita diabetes melitus tipe II bertujuan untuk mengatur jumlah kalori dan karbohidrat yang dikonsumsi setiap hari dengan prinsip diet tepat jumlah, jadwal dan jenis. Diet tepat jumlah, jadwal dan jenis merupakan prinsip pada diet DM2  yang harus memperhatikan jumlah kalori yang diberikan harus habis, jangan dikurangi atau ditambah sesuai dengan kebutuhan, Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 tampak kecenderungan peningkatan prevalensi PTM seperti diabetes, hipertensi, stroke, dan penyakit sendi/rematik/encok. Fenomena ini diprediksi akan terus berlanjut. Prevalensi obesitas (Indeks Massa Tubuh atau IMT ≥25 – 27 dan IMT ≥27) pada penduduk usia ≥ 15 tahun sebesar 35,4%, sedangkan penduduk obese dengan IMT ≥27 saja sebesar 21,8%.  Metode: ceramah dan praktek menghitung RBW dan mengisi form food recal 24 jam  dan  tanya jawab secara luring.  Materi Materi DM, faktor resiko diabetes militus dan komplikasi,  Diet Jenis, Jadual,Jumlah  penghitungan kalori dgn Form Recall 24 jam dan penghitungan RBW atau BBI . Praktek menghitung dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) , dan menghitung kebutuhan kalori dalam sehari dan melakukan food recall 24 jam dan melakukan skrening pemeriksaan kadar gula dalam darah . Hasil dan pembahasan Indek Masa Tubuh  sebagian besar (64%) mempunyai IMT lebih atau overwight , yang mempunyai IMT  normal (33%) dan yang IMT kurang  (3%) Dari perhitungan kebutuhan kalori yang baik (80%) , kebutuhan kalori yang lebih atau over (17%) tetapi setelah di lakukan recall 24 jam pada kader kesehatan  kebutuhan kalori di dapatkan yang lebih 22 (73%) orang dan yang kebutuhan kalori dalam sehari sudah sesuai kebutuhan sebanyak  8 (27%) orang . Nilai hasil evaluasi dari pengetahuan antara 80  sampai 95. Tidak ada peserta yang mempunyai nilai ketrampilan kurang sehingga rerata peserta mempunyai pengetahuan dan ketrampilan yang baik. Apabila di banding antara hasil  Kebutuhan kalori (AMB) dengan hasil food recall 24 jam dari masing2 pada kader Kesehatan Masyarakat  ternyata banyak yang berlebihan dgn kebutuhan kalori dalam sehari asupan makanan dalam periode 24 jam tersebut terlalu tinggi, bisa saja menyebabkan hasil GDA menunjukkan angka yang lebih tinggi dari yang seharusnya. Kesimpulan pemeriksaan kadar gula darah dengan cara memeriksa Gula darah sewaktu banyak peserta yang hasil nya lebih tinggi , asupan sehari-hari dengan Food recall 24 jam hanya memberikan gambaran tentang pola makan dalam satu hari tertentu, yang bisa bervariasi dari hari ke hari. Jadi, hasilnya mungkin tidak sepenuhnya representatif untuk pola makan harian seseorang
STRATEGI MENINGKATKAN KESEHATAN PRAKONSEPSI REMAJA PUTRI MELALUI SOSIALISASI DETEKSI DINI KURANG ENERGI KRONIS Helieniastuti, Riris Chintya; Yuliningsih, Endang; Avanda, Selvia Aurellia; Sholichah, Hani Devina; Febriyanti, Ika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45386

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan prakonsepsi remaja putri melalui sosialisasi deteksi dini kurang energi kronis. Masa prakonsepsi merupakan periode penting dalam menentukan kesiapan fisik dan mental seorang Perempuan sebelum kehamilan. Remaja putri rentan mengalami kurang energi kronis akibat kurangnya pengetahuan dan pola konsumsi yang buruk, sehingga diperlukan upaya edukatif yang tepat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah, e-booklet, an demostrasi pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA). Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Srandakan, Bantul, diawali engan pretest, kemudian penyuluhan demostrasi, serta diakhiri dengan posttest. Hasil pretest menunjukan 10 peserta (32,2%) berpengetahuan baik dan 25 peserta (80,6%) berpengetahuan cukup. Terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan sosialisasi dan pelatuhan. Pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media digital dan metode demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai kurang energi kronis. Hasil ini menunjukan pentingnya pelaksanaan edukasi kesehatan yang berkelanjutan untuk mendukung pencegahan kurang energi kronis dan mempersiapkan remaja putri menjadi calon ibu
SOSIALISASI SADAR WISATA BAGI SISWA SMP NEGERI 4 TAKALAR KABUPATEN TAKALAR Irwan, Irwan; Sulanjari, Dety Yunita; Syaekhu, Ahmad; Malik, Agung Rinaldy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45575

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pembangunan berkelanjutan. Namun, rendahnya kesadaran wisata di kalangan generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah pertama, menjadi tantangan dalam pengembangan pariwisata daerah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di SMP Negeri 4 Takalar, Kabupaten Takalar, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya peran mereka dalam mendukung pariwisata lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, dan pemutaran video edukatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai konsep sadar wisata, nilai-nilai budaya lokal, serta sikap positif terhadap pelestarian lingkungan dan keramahan terhadap wisatawan. Para siswa juga menunjukkan antusiasme untuk menjadi agen promosi wisata di lingkungannya. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam menumbuhkan kesadaran kolektif generasi muda terhadap pentingnya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis nilai-nilai lokal. Kesimpulannya, sosialisasi sadar wisata efektif dalam membentuk pemahaman awal siswa terhadap tanggung jawab sosial dalam mendukung pariwisata daerah.
SOSIALIASASI PENGENDALIAN PENYAKIT TULAR VEKTOR PADA PEMUKIMAN SENTRA INDUSTRI KERUPUK IKAN DI SEI LEKOP KABUPATEN BINTAN TAHUN 2024 Kurnia, Risman; Diansafitri, Mutia; Martias, Indra; Hanum, Ulfa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45651

Abstract

Pengendalian vektor merupakan salah upaya untuk mencegah dan menekan terjadi peningkatan penyakit tular vektor. Masih tinggi penyakit tular vektor di Kelurahan Sei Lekop dan perlu nya adanya upaya pengendalian dan pencegahan. Salah upaya yang dilakukan dengan sosialisasi tentang vektor, pengendalianya dan pencegahan yang bisa dilakukan di Sentra Kerupuk Ikan di Sei Lekop. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendalian dan pencegahan penyakti tular vektor di Sentra Kerupuk ikan supaya terhindar dari penyakit tular vektor dan bisa berkerja dengan nyaman tanpa ganguguan vektor (lalat) Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi di Sentra Kerupuk ikan Sei Lekop Kabupaten Bintan pada tanggal 31 Oktober 2024. Kegiatan pengabmas terlaksana dengan lancar dan adanya peningkatan pemahaman mitra sasaran terkait pengendalian vektor di Sentra Kerupuk Ikan Sei Lekop.Diharapkan para masyarakat di Sentra Kerupuk Ikan Sei Lekop dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan mereka dengan melakukan pengendalian vektor upaya pencegahan penyakit tular vektor.
PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG STUNTING PADA KADER POSYANDU DI DESA GLADAKSARI KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI Sulistiani, Ardiani; Wijayanti, Titik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45715

Abstract

Stunting adalah salah satu bentuk masalah dengan kondisi gagal tumbuh pada anak yang merupakan akibat dari kekurangan gizi sehingga pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usianya. Stunting didefinisikan sebagai kondisi anak dengan status yang memiliki Panjang dan tinggi badan yang kurang ( pendek) jika dibandingkan dengan umurnya(cahyati & Islami, 2022). World health Organization dalam laporan tahun 2022 menunjukkan bahwa secara global, terdapat 149,2 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting, 45,4 juta kurus, dan 38,9 juta kelebihan berat badan. Stunting disebabkan oleh factor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh factor gizi buruk yang dialamai oleh ibu hamil maupun anak balita. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk peningkatan pengetahuan ibu ibu kader posyandu tentang stunting . Dari hasil adanya penyuluhan ini pengetahuan ibu ibu kader posyandu tentang stunting dasar meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pemberian materi melalui ceramah, diskusi, Sasaran kegiatan ini adalah ibu ibu kader posyandu di Desa Gladaksari kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Jumlah peserta yaitu 31 orang. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan yang signifikan dimana kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan tentang stunting. Hal ini dibuktikan melalui hasil wawancara dan tanya jawab yang dilakukan kepada peserta sebelum dan setelah kegiatan berlangsung. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang stunting.
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK SADAR WISATA AIR MANIS MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI BERBASIS KOMPETENSI Fadilah, Rahmi; Harmawan, Violintikha; Putri, Elviza Yeni; Utami, Riski Gusri; Sidik, Fajar; Ariza, Afifa Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45730

Abstract

Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah dengan beragam daya tarik wisata, salah satunya adalah Pantai Air Manis. Berkat lokasinya yang dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan keindahan alamnya, Pantai Air Manis memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat melalui BIM di Kabupaten Padang Pariaman pada Januari 2024 mencapai 4.689 kunjungan, mengindikasikan bahwa provinsi ini menjadi salah satu destinasi pilihan bagi wisatawan asing. Namun, mitra Pokdarwis Air Manis menghadapi kendala utama, yaitu kurangnya kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan komunikasi wisata umum di kalangan pelaku wisata. Hal ini menghambat efektivitas promosi potensi Pantai Air Manis kepada wisatawan asing yang semakin meningkat setiap tahunnya. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pelatihan yang berfokus pada peningkatan keterampilan komunikasi dan bahasa Inggris bagi pelaku wisata, serta diskusi terkait pengetahuan dan fenomena budaya asing (cross-culture) di lingkungan Air Manis. Program ini dilakukan melalui diskusi, ceramah, dan praktik langsung di lapangan. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan diakhiri dengan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan program.
PELATIHAN INTEGRATED SKILLS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI BOARDING SCHOOL MU’ALLIMIN MUHAMMADIYAH LOMBOK BARAT Ilham, Ilham; Yusuf, Siti Agrippina Alodia; Bafadal, Moh. Fauzi; Saputra, Indra Atriyana; Fira, Fira; Rahmaniah, Rima
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45731

Abstract

Peningkatan keterampilan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan esensial dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa di lingkungan boarding school yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris siswa secara terpadu (integrated skills) melalui metode pelatihan. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa dari Boarding School Mua’llimin Lombok Barat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada guru mengenai metode integrated skills dan pemanfaatan media pembelajaran digital, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan intensif kepada siswa. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan empat keterampilan utama dalam bahasa Inggris, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, secara simultan. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran angket yang terdiri dari 14 butir soal untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan bahasa Inggris siswa sebesar 22,72%. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif selama sesi pelatihan, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa metode integrated skills dan penggunaan media digital efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Diharapkan hasil pengabdian ini dapat menjadi referensi bagi program serupa di lingkungan pendidikan berbasis asrama.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENGGARAPAN VIDEO DAN FOTO PRODUK DALAM UPAYA PENERAPAN SOSIAL MEDIA MARKETING Eviyanti, Novitasari; Wiedayanti, Destine Fajar; Setyawan, Nanang Adie; Pratiwi, Mona Inayah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45742

Abstract

Perkembangan teknologi yang juga mempengaruhi perkembangan dunia ekonomi dan bisnis, istilah era industri 5.0 sudah tidak asing lagi, dimana teknologi membantu manusia dalam hal bisnis. Melanjutkan pengabdian sebelumnya terhadap Komunitas UMKM Mangunharjo mengenai pendampingan legalitas usaha dan pelatihan digital marketing yang diterapkan kepada seluruh Komunitas UMKM Mangunharjo sebanyak 8 orang, tim pengabdian hendak melanjutkan pengabdian tersebut. Dari hasil pengabdian sebelumnya, dalam hal pemasaran terutama pemasaran secara digital, UMKM masih merasa kurang mampu untuk membuat tampilan pemasaran yang menarik karena keterbatasan pengetahuan termasuk pengetahuan penggunaan teknologi. Masih banyak UMKM yang menginginkan pelatihan untuk dilanjutkan namun lebih terfokus dari permasalahan UMKM dan pengalaman pengabdian masyarakat sebelumnya, tim pengabdian masyarakat akan  melakukan pendampingan dan penerapan teknologi pembuatan foto dan vidio pemasaran kepada 8 anggota Komunitas UMKM Mangunharjo. Pengabdian akan dilakukan kepada 8 anggota UMKM saja, agar terjadi seperti pengabdian sebelumnya sehingga ilmu disampaikan dan praktek yang dilakukan dapat terserap dengan baik oleh UMKM dengan harapan kedepannya UMKM mampu secara mandiri membuat foto dan vidio pemasaran.