cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 926 Documents
Improving Students' Reading Comprehension of Narrative Text Through Problem Based Learning Rianti, Rianti; Yuniati, Mira; Tandiana, Soni T; Muzdalipah, Ipah; Supriyono, Yusup
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.730

Abstract

This research was conducted to improve students' reading comprehension of English narrative texts through problem-based learning at SMAN 5 Tasikmalaya Class X in the 2022/2023 academic year. This research is concerned with how using problem-based learning can improve students' reading comprehension of narrative texts. This research uses classroom action research. This is carried out in two cycles. Data can be classified into qualitative and quantitative. Qualitative data was analyzed using observation and interviews. Quantitative data was analyzed using students' pretest and posttest scores. Based on qualitative data, this research found that the use of problem-based learning can effectively improve students' reading comprehension. Students can obtain information from the text well. The reading text provided can make students feel interested and can improve their ability to analyze the text. As a result, they perform better understanding. The findings of this research are also supported by the results of the average student reading comprehension score which increased well from 68 in cycle I to 80 in cycle II. In short, the use of problem-based learning can improve students' reading comprehension of narrative texts.
Penguatan Karakter Religius Siswa melalui Pembiasaan di UPT SD Negeri 119 Gresik Ali, Putri Permata; Marzuki, Ismail
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.735

Abstract

Penguatan karakter religius siswa melalui pembiasaan di UPT SD Negeri 119 Gresik. Objek penelitian ditujukan pada anak usia 7-8 tahun. Penelitian ini menggunakan metode case study yakni bentuk penelitian kualitatif yang menggunakan pemahaman dan perilaku manusia berdasarkan opini manusia. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam proses pembelajaran adab di kehidupan sehari-hari sangat penting pada anak diusia 7-8 tahun karena guru berperan sebagai tauladan, pengamat, pendukung, fasilitator, dan evaluator. Dari penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa pemahaman mengenai adab sederhana pada waktu makan harus ditekankan di lingkungan sekolah agar peserta didik menjadi anak yang beradab, sopan dan beretika oleh sebab itu guru memegang peran penting dalam proses pembelajaran adab di lingkungan sekolah serta mampu menjadi teladan yang bijak untuk peserta didiknya.
Analisis Pemahaman Calon Guru IPA dalam Menyususun Modul Ajar (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada Kurikulum Merdeka Nurhayati, Nurhayati; Mustaqimah, Nur; Usman, Nurul Fajryani; Munawwarah, Munawwarah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.736

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kemampuan calon guru IPA dalam menyusun modul ajar. Metode dari penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian ini didasarkan pada suatu pemahaman pasca-positivisme yang memiliki sifat naturalistis. Teknik yang digunakan peneliti dalam menentukan subjek penelitian melalui teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian merupakan calon guru IPA yaitu mahasiswa pendidikan IPA semester 6 angkatan 2020, Mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah Perencanaan pengajaran IPA. Jumlah subjek penelitian sebanyak 25 orang mahasiswa. Waktu penelitian dari bulan April hingga Juli 2023. Instrumen penelitian berupa wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Proses penelitian berlangsung pada tiga langkah, yaitu (1) persiapan. Proses persiapan meliputi observasi, identifikasi sumber data, penyusunan suatu instrumen penelitian, dan melakukan validasi suatu instrumen yang telah dibuat. (2) Tahap implementasi, dalam melakukan penelitian terhadap reviu dokumen mahasiswa. Kajian ini mengkaji secara lengkap terhadap modul ajar yang dibuat berdasarkan kurikulum. penelitian ini menggunakan suatu pendekatan berupa analisis isi. (3) Pada tahap analisis data seluruh dokumen yang sudah dikumpulkan kemudian akan dianalisis lalu ditarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu kemampuan penyusunan modul ajar kurikulum merdeka calon guru IPA dari ketiga aspek (informasi umum, komponen inti dan lampiran) dikategorikan baik dan sesuai dengan kurikulum merdeka.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis melalui Model Discovery Learning pada Mata Pelajaran Sosiologi Banat, Siti Mahmudatul
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.742

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa merupakan permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model discovery learning dan mengetahui penerapan model discovery learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi. Responden dalam penelitian ini kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Sentolo yang terdiri dari 35 siswa. Alat ukur yang digunakan adalah instrumen keterampilan berpikir kritis, lembar observasi siswa, dan lembar observasi guru. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif dengan rumus prosentase. Kriteria keberhasilan tindakan adalah pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis ini dikatakan berhasil jika siswa telah mencapai minimal kriteria sedang atau 75 dan jumlah siswa yang mencapai nilai sedang mencapai 80%. Alat ukur penilaian keterampilan berpikir kritis yang berjumlah 5 (lima) poin maka selanjutnya ditentukan kriterianya. Hasil penelitian ini yaitu model discovery learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Sosiologi dan penerapan discovery learning dengan scaffolding berupa panduan aktivitas individu dan kelompok serta pembagian kelompok dengan menempatkan siswa yang dapat memimpin temannya dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Sosiologi. Peningkatan keterampilan kritis pada aktivitas siswa pada siklus 1 sebesar 50, 63%, pada siklus 2 menjadi 77, 51% atau sebesar 26, 88%. Sedangkan pada penilaian keterampilan berpikir kritis meningkat pada siklus 1 rata-rata nilai 65,47, pada siklus 2 menjadi 83,24, atau sebesar 17, 77.
Membentuk Karakter Kepemimpinan Anak Usia 7-9 Tahun melalui Permainan Tradisional Oktavi, Theresia Avila Clarita; Nugrahanta, Gregorius Ari
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.743

Abstract

Pelajar yang tidak mematuhi aturan moral, suka tawuran, dan korupsi mencerminkan bahwa tidak memiliki karakter kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku pedoman permainan tradisional untuk membentuk karakter kepemimpinan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) tipe ADDIE yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil validasi buku pedoman permainan tradisional memiliki kualitas “Sangat baik”, rerata 3,82 (skala 1-4) dengan rekomendasi “Tidak perlu revisi”. Penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistics version 26 for Windows dengan taraf kepercayaan 95% dan uji dua ekor (2-tailed). Uji analisis Shapiro-Wilk test dari pretest-posttest memiliki data distribusi normal. Uji signifikansi dengan paired samples t test menunjukkan skor rerata posttest (M = 3,6625, SE = 0,06529) lebih tinggi dari rerata pretest (M = 1,8125, SE = 0,04407) dan nilai t(8) = 26,163, p = 0,000 (p < 0,05), berarti Hnull ditolak. Koefisien korelasi Pearson (r) sebesar 0,785 setara dengan 61,70% termasuk dalam kategori “Efek besar”. Hasil analisis N-gain score adalah 84,61% termasuk dalam kriteria “Tinggi”. Dengan demikian buku pedoman permainan tradisional efektif untuk membentuk maupun membentuk karakter kepemimpinan anak.
Analisis Peningkatan Kompetensi Guru di MGMP Al-Qur’an Hadis Madrasah Aliyah Kabupaten Demak Zarkasi, Zarkasi; Mundzir, M. Afief; Rokhim, Abdul; Parsidi, Parsidi; Julhadi, Julhadi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.744

Abstract

This research aims to analyze the learning practices that have been carried out by Al-Qur'an Hadith teachers at Madrasah Aliyah in Demak Regency, Central Java Province who are members of the MGMP. This research is qualitative with a phenomenological approach. Data was collected using observation, documentation, and interviews. Next, the data was analyzed using several steps: collection, reduction, data presentation, and conclusion. The results of the research show that the majority of learning practices carried out by al-Qur'an hadith teachers at Madrasah Aliyah in Demak Regency are still classical, dominated by lectures, the media and learning methods used are less varied and adaptive, the learning is still focused on the teacher (not yet focused on students), have not made much use of technology or the internet and have not directed students' critical thinking skills. This research produces an analysis that to improve the quality of learning, the steps that must be taken are to increase innovation and knowledge through various online and offline training, take part in teacher professional education (PPG), and improve educational qualifications toward master's and doctoral levels so that the quality and competence of teachers increases as well as The learning is also more contextual and fun for students who are learning
Pengaruh Jurnal Membaca Digital terhadap Kemampuan Literasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Fahmi, Jefri Nur; Rochmiyati, Siti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.745

Abstract

Perkembangan masyarakat 5.0 menuntut kemampuan literasi yang baik. Kemampuan literasi yang baik bermanfaat untuk memilih, menyaring pesatnya perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini. Kemampuan literasi murid sekolah dasar berdasarkan survei PISA masih tergolong rendah. Perlu adanya inovasi guru untuk meningkatkan kemampuan literasi murid terutama di sekolah dasar. Salah satu inovasi yang dilakukan yaitu menggunakan jurnal membaca digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan jurnal membaca digital terhadap kemampuan literasi murid kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest group design. Subjek penelitian ini adalah 20 murid SD Negeri Kalisari, Temon, Kulon Progo sebanyak 20 murid sebagai kelas kontrol dan murid kelas V SD Negeri Janten sebanyak 20 siswa sebagai kelas eksperimen. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumrn tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan rumus pearson correlation melalui aplikasi spss 25. Data yang terkumpul diuji normalitas, homogenitas sebagai prasyarat uji hipotesis. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji-t melalui aplikasi spss 25. Dari hasil Uji-t diperoleh nilai sig 2-tailed sebesar 0,002 dapat diinterpretasi terdapat perbedaan kemampuan literasi murid kelas eksperimen dengan murid kelas kontrol. Dari hasil uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar 3,256. Berdasarkan hasil tersebut nilai t hitung > t tabel untuk db 38 yaitu 2,059 untuk nilai alpha 5% dan 2,796 untuk nilai alpha 1%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan penggunaan jurnal membaca digital berpengaruh sangat signifikan terhadap kemampuan literasi murid kelas V SD Negeri Janten.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Nirmala, Sholihah Ummi; Agustina, Anggita; Robiah, Siti; Ningsi, Ayu
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.746

Abstract

This study aims to describe the application, its advantages and disadvantages, and possible solutions for using information and communication technology-based learning media in the independent curriculum of elementary schools. The research is qualitative, using phenomenological analysis. Data was collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using data reduction, presentation, and conclusion. The study revealed that 1) the independent curriculum has been implemented, but differentiated learning has not yet been fully realized. Teachers lack technology skills and still rely on the lecture method. 2) The advantage of the application is that it allows teachers to assign material for students to study independently, but the drawback is that some teachers and students struggle with operating the required technology, reducing effective learning time. 3) Solutions to this challenge include teacher training, seeking additional materials online, using game-based learning media, and encouraging students to practice using the application at home before learning.
Analisis Karakteristik dan Kebutuhan Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pengembangan Modul Ajar Dewi, Ifti Luthviana
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.749

Abstract

Analysis of learners' characteristics and needs is important in learning planning, especially in the Kurikulum Merdeka which emphasizes learner-centered learning. This study was conducted with the aim of analyzing the characteristics and needs of students of SMAN 2 Bantul as well as the strategies used by the teaching teacher in learning English. The results of the analysis will later become a reference in the development of teaching modules. The participants of this study were 36 students of class X SMAN 2 Bantul Yogyakarta, who were in the second semester of the 2022/2023 academic year. Instruments in the form of survey questionnaires were distributed to obtain quantitative data. The collected data were then processed and analyzed using quantitative descriptive analysis technique. The results obtained show that the majority of students have a visual learning style in group or paired activities and utilize technology in the process.
Penerapan Isi Materi Ajar “Al-Kulliyatu Al-Khamsah” Pada Mata Pelajaran PAI di Keseharian Peserta Didik (Tinjauan Analisis Evaluasi Sumatif) Sidqi, Nasiruddin; Ramadhan, Sayid Ahmad; Santiani, Santiani; Najah, Triwid Syafarotun
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i1.750

Abstract

The purpose of the study was to find out and describe the application of the content of teaching materials al-kulliyatu al-khamsah sub-section of maintaining the soul (al-nafs) carried out by students in the school environment. Field research is used as a type of research with the results presented descriptively. The data collection methods are: observation, interviews and documentation followed by validation steps with trianggulation of techniques and sources and analysis stages, namely: data reduction, data presentation, and conclusions.The results showed that class XI students majoring in Multimedia B (MM B) SMK Karsa Mulya Palangka Raya Class XI already knew and understood the orientation and purpose of the content of the teaching material al-kulliyatu al-khamsah sub-section of maintaining the soul (al-nafs). For implementation is carried out in the following way: a. dispose of garbage in its place, b. always actively participate in mutual aid activities to clean and organize the school environment on the third Friday of every month, c. carry out class hygiene picket duties according to a mutually agreed schedule and d. alert each other if one of their friends displays destructive behavior to the school environment. The encouragement or trigger for the realization of the content of teaching material can be classified into two types, namely: a. indeed comes from the awareness within oneself that cleanliness is a mandatory thing that must be done and b. must first be reminded by the teacher and other friends and then want to do so for reasons depending on mood (desire) and imitate a handful of other students (one class and/different classes) with him. Then for the impact felt, namely to arouse their enthusiasm to pay more attention to the conditions of the surrounding environment while always being maintained, including when at school and as a form of application of Islamic religious shari'a which if done is worth a worship.