cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Hubungan Konsumsi Sugar Sweetened Beverages, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kota Mataram Sudarta, I Putu Tegar Cahyadi Nanda; Rini, Setio; Arjita, I Putu Dedy; Andriana, Ana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18782

Abstract

ABSTRACT Public health problems are complex problems that are the result of various environmental problems that are natural or artificial caused by humans, socio-culture, behavior, population, genetics and so on. According to the World Health Organization (WHO) in the last 3 decades the prevalence of type 2 DM has increased significantly. Not only in developed countries, developing countries such as Indonesia have a high prevalence of type 2 DM. Indonesia is ranked 7th as the country with the highest incidence of DM in the world. The purpose of this study was to determine the relationship between consumption of sugar-sweetened beverages, body mass index (BMI) and physical activity with random blood sugar levels in type 2 DM patients at Mataram City Hospital. This type of research is an observational analytical quantitative study with a cross-sectional study design. Sugar-sweetened beverages with random blood sugar levels with a P value of 0.001 (P value ≤ 0.05).. Body mass index (BMI) with random blood sugar levels with a P value of 0.908 (P value 0.05). Physical activity with random blood sugar levels with a P value of 0.002 (P value ≤ 0.05). There is a significant relationship between consumption of artificially sweetened beverages and random blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus at RSUD Kota Mataram. There is no significant relationship between body mass index (BMI) and random blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus at RSUD Kota Mataram. There is a significant relationship between physical activity and random blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus at RSUD Kota Mataram. Keywords: Artificially Sweetened Beverages, Body Mass Index (BMI), Physical Activity, Blood Sugar Levels, Type 2 Diabetes Mellitus   ABSTRAK Masalah kesehatan masyarakat adalah masalah kompleks yang merupakan resultan dari berbagai masalah lingkungan yang bersifat alamiah maupun buatan yang disebabkan oleh manusia, sosial budaya, perilaku, populasi penduduk, genetika dan sebagainya. Menurut World Health Organization (WHO) dalam 3 dekade terakhir prevalensi DM tipe 2 meningkat secara signifikan. Tidak hanya di negara maju, negara berkembang seperti Indonesia memiliki prevalensi tinggi untuk penyakit DM tipe 2. Indonesia menempati posisi ke 7 sebagai negara dengan angka kejadian DM tertinggi di dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi sugar sweetened beverages, indeks massa tubuh (IMT) dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada penderita DM tipe 2 di RSUD Kota Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Sugar sweetened beverages dengan kadar gula darah sewaktu dengan nilai P-value adalah 0.001(P-value ≤ 0,05). Indeks massa tubuh (IMT) dengan kadar gula darah sewaktu dengan nilai P-value adalah 0.908 (P-value 0,05). Aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu dengan nilai P-value adalah 0.002 (P-value ≤ 0,05). Ada hubungan signifikan antara konsumsi sugar sweetened beverages dengan kadar gula darah sewaktu pada penderita DM tipe 2 di RSUD Kota Mataram. Tidak ada hubungan signifikan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan kadar gula darah sewaktu pada penderita DM tipe 2 di RSUD Kota Mataram. Ada hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada penderita DM tipe 2 di RSUD Kota Mataram. Kata Kunci: Sugar Sweetened Beverages, Indeks Massa Tubuh (IMT), Aktivitas  Fisik, Kadar Gula Darah, Diabetes Melitus Tipe 2
Pemberdayaan Keluarga dalam Kesiapsiagaan Pencegahan Penularan TB Paru Nasution, Johani Dewita; Siswati, Sri; Fitriani, Fitriani
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.18197

Abstract

ABSTRACT Tuberculosis (TB) is a major public health problem worldwide. Complications due to TB are still very high in Indonesia. This shows that there is still very low knowledge in preventing transmission and treatment of pulmonary TB. One of the efforts made to prevent transmission of pulmonary TB is to involve families living in the same house. This study aims to produce a family empowerment model that is expected to reduce the rate of pulmonary TB transmission. This study used qualitative methods to find a model. Informants in the qualitative study totaled 11 families with family members suffering from pulmonary TB who lived in the same house. Data collection was obtained through direct observation and in-depth interviews with informants who had been determined with a thematic analysis approach. The qualitative study was conducted to explore factors affecting preparedness to prevent pulmonary TB transmission. The family empowerment model was designed from the qualitative study with the stages of exploration, analysis, and modification. The results of the study found 7 themes 18 subthemes and 51 categories based on the results of interviews and FGDs found include family knowledge about pulmonary TB, attitudes in the care of family members suffering from pulmonary TB, utilization of health services, guidelines for handling pulmonary TB by families, pulmonary TB emergency plans by families, resource mobilization by families, family support in the care of patients with pulmonary TB. This model is expected to be implemented in the TB case management program and can be applied by the Deli Serdang District Health Office and North Sumatra Province in the Communicable Disease Program towards END TB in 2030. Keywords: Preparedness, Family Empowerment, Tuberculosis (TB)  ABSTRAK Tuberkulosis (TB) adalah masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia. Komplikasi akibat TB masih sangat tinggi di Indonesia. Ini menunjukkan masih sangat rendahnya pengetahuan dalam pencegahan penularan dan pengobatan TB paru. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penularan TB paru adalah dengan melibatkankeluarga yang tinggal satu rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pemberdayaan keluarga yang diharapkan dapat menurunkan angka penularan TB paru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menemukan suatu model. Informan dalam studi kualitatif berjumlah 11 orang keluarga dengan anggota keluarga menderita TB paru yang tinggal serumah. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan indepth interviewlangsung dengan informan yang sudah ditetapkan dengan pendekatan analisis tematik. Studi kualitatif dilakukan untuk mengeksplor faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan pencegahan penularan TB paru. Model pemberdayaan keluargadirancang dari studi kualitatif dengan tahapan eksplorasi, analisa, dan modifikasi. Hasil penelitian menemukan 7 tema 18 subtema dan 51 kategori berdasarkan hasil wawancara dan FGD ditemukan meliputi pengetahuan keluarga tentang TB paru, sikap dalam perawatan anggota keluarga yang menderita TB Paru, pemanfaatan pelayanan kesehatan, panduan penanganan TB Paru oleh keluarga, rencana darurat TB paru oleh keluarga, mobilisasi sumber daya oleh keluarga, dukungan keluarga dalam perawatan penderita TB paru. Model ini diharapkan dapat dilaksanakan dalam program penanganan kasus TB dan dapat diaplikasikan Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang dan Provinsi Sumatera Utara pada Program Penyakit Menular menuju END TB Tahun 2030. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Pemberdayaan Keluarga, Tuberkulosis (TB)
Hubungan Kecanduan Smartphone, Self-Esteem, dan Jenis Kelamin dengan Kecemasan pada Siswa di SMAN 1 Mataram Perdana, Made Krisna Wahyu; Syuhada, Irwan; Santosa, Hilda; Imam, Lalu Yogi Prasetio
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19109

Abstract

ABSTRACT The World Health Organization (WHO) states that anxiety is a common mental health disorder with a very high prevalence rate. According to the Basic Health Research (Riskesdas) conducted by the Ministry of Health in 2018, emotional disorders among adolescents increased from 6% in 2013 to 9.8% in 2018. Objective to determine the relationship between smartphone addiction, self-esteem, and gender with anxiety among students at SMAN 1 Mataram. This study employed a quantitative, observational analytic approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was stratified random sampling. The study was conducted at SMAN 1 Mataram in October 2024, involving a total of 102 respondents. Data were analyzed using the chi-square test with a significance level of p < 0.05. The bivariate analysis revealed a significant relationship between smartphone addiction and anxiety (p-value 0.001), no significant relationship between self-esteem and anxiety (p-value 0.879), and a significant relationship between gender and anxiety (p-value 0.032). There is a significant relationship between smartphone addiction and gender with anxiety, while no significant relationship was found between self-esteem and anxiety among students at SMAN 1 Mataram. Keywords: Smartphone Addiction, Self-Esteem, Gender, Anxiety  ABSTRAK World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kecemasan adalah gangguan kesehatan jiwa yang umum dengan tingkat prevalensi yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan (2018), gangguan emosi pada remaja meningkat dari 6% pada tahun 2013 menjadi 9,8% pada tahun 2018. Tujuan penelitian mengetahui hubungan kecanduan smartphone, self esteem, dan jenis kelamin dengan kecemasan pada siswa di SMAN 1 Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Mataram pada bulan Oktober 2024. Sampel penelitian sebanyak 102 responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan signifikan kecanduan smartphone dengan kecemasan dengan p-value 0,001, tidak terdapat hubungan signifikan self esteem dengan kecemasan dengan p-value 0.879 dan ada hubungan signifikan jenis kelamin dengan kecemasan dengan p-value 0,032. Terdapat hubungan signifikan kecanduan smartphone dan jenis kelamin dengan kecemasan, dan tidak terdapata hubungan signifikan self esteem dengan kecemasan pada siswa di SMAN 1 Mataram. Kata Kunci: Kecanduan Smartphone, Self Esteem, Jenis Kelamin, Kecemasan
Pengalaman Perawat Dalam Menghadapi Dilema Etik Pada Pasien Paliative Di ICU: A Scoping Review Rizkianti, Intan; Freitas, Lurdes Acorta; Sesilia, Fitri; Kurhayati, Kurhayati; Reis, Silvestre Dos; Nasrullah, Kurnia; Trisyani, Yanny
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18922

Abstract

ABSTRACT Nurses in intensive care units (ICU) often face ethical dilemmas when caring for palliative patients. Decisions made at this late stage of a patient's life have a major impact on the quality of life of the patient and their family, and can trigger conflicts between professional values, patient expectations, and family needs. This study aimed toexplore the experiences of ICU nurses in facing ethical dilemmas in palliative patients and to map the main ethicalissues faced. Methods: This study used a scoping review approach with literature search through several databases, such as Pubmed, Ebsco, and Science Direct. The article searches and analysis was from November to December 2024. Inclusion criteria included studies published from 2014-2024 related to ethical dilemmas in palliative care in the ICU, with experimental, case study, and qualitative descriptive research designs. Relevant articles were screened following PRISMA guidelines and analyzed qualitatively descriptively. Of the 19,765 articles identified, 8 articles metthe inclusion criteria and were analyzed further. Nurses faced ethical dilemmas that included conflicts in carrying outprofessional roles, feeling sandwiched between patient wishes and family expectations, and organizational policylimitations. The two main categories found were conflict within the professional role and conflict between personal autonomy and external demands, including pressure from family and coworkers. The importance of improvingeffective communication, emotional support, multidisciplinary teamwork, clinical ethics training and education, developing adaptive coping strategies, and support policies in an effort to minimize the stress experienced by nurses infacing ethical dilemmas in caring for palliative patients. Keywords: Ethics, Nurse, Palliative Care ABSTRAK Perawat di unit perawatan intensif (ICU) sering menghadapi dilema etik ketika merawat pasien paliatif. Keputusan yang diambil pada tahap akhir kehidupan pasien ini memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup pasien dan keluarganya, serta dapat memicu konflik antara nilai profesional, harapan pasien, dan kebutuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman perawat ICU dalam menghadapi dilema etis pada pasien paliatif dan dalammemetakan isu-isu etika utama yang dihadapi. Studi ini menggunakan metode pendekatan scoping review dengan pencarian literature melalui beberapa database, seperti Pubmed, Ebsco, dan Science Direct. Pencarian serta analisis artikel dilakukan bulan November hingga Desember 2024. Dengan Kriteria inklusi meliputi studi yang dipublikasikansejak 2014-2024 yang berkaitan dengan dilema etika dalam perawatan paliatif di ICU, dengan desain penelitian eksperimental, studi kasus, dan deskriptif kualitatif. Artikel yang relevan diseleksi mengikuti pedoman PRISMA dan dianalisis secara kualitatif deskriptif. Dari 19.765 artikel yang teridentifikasi, 8 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Perawat menghadapi dilema etis yang mencakup konflik dalam melaksanakan peran profesional, perasaan terjepit antara keinginan pasien dan harapan keluarga, serta keterbatasan kebijakan organisasi.Dua kategori utama yang ditemukan adalah konflik dalam peran profesional dan konflik antara otonomi pribadi dengan tuntutan eksternal, termasuk tekanan dari keluarga dan rekan kerja. Pentingnya peningkatan komunikasi efektif, dukungan emosional, kerja sama tim multidisplin, pelatihan dan edukasi etik klinik, pengembangan strategi koping adaptif, dan dukungan organisasi dalam upaya meminimalisir stress yang dialami oleh perawat dalam menghadapi dilema etik merawat pasien paliatif. Kata Kunci: Dilema Etik, Perawat, Perawatan Paliatif
Efektivitas E-Protokol Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Perawat dalam Menilai Tingkat Ketergantungan Pasien di Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli Hulu, Yusuf Panserito; Purba, Jenny Marlindawani; Nasution, Siti Zahara
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.17598

Abstract

ABSTRACT The patient dependency level e-protocol is an electronic-based form used to assess the level of patient dependency in hospitals. Patient dependence means the specific needs of each patient and some time required by the patient. This e-protocol aims to make it easier for nurses to assess patients and is expected to provide services to patients according to their different needs according to the characteristics and level of dependence of patients and be able to improve the knowledge, attitudes and actions of nurses in nursing assessment. This study aims to determine the effectiveness of e-protocols on nurses' knowledge, attitudes and actions in assessing the level of patient dependence at Martha Friska Multatuli General Hospital. The research method used pre-experimental design type one group pretest-postest with a sample of 34 respondents as an intervention group selected based on purposive sampling using power analysis. The results showed that there were differences in the mean knowledge, attitudes and actions of nurses after being given the intervention of using e-protocols (p=0.000). e-protocols can improve nurses' knowledge, attitudes and actions in assessing the level of patient dependence. This e-protocol is recommended to be used as a tool to assess the level of patient dependence in hospitals. Keywords: E-Protocol, Patient Dependency Level, Knowledge, Attitude, Action  ABSTRAK E-protokol tingkat ketergantungan pasien adalah formulir berbasis elektronik yang digunakan untuk menilai tingkat ketergantungan pasien di rumah sakit. Ketergantungan pasien berarti kebutuhan spesifik setiap pasien dan beberapa waktu yang diperlukan pasien. e-protokol ini bertujuan agar mempermudah perawat dalam melakukan penilaian terhadap pasien dan diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada pasien sesuai dengan kebutuhannya yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik dan tingkat ketergantungan pasien serta mampu meningkatkan pengetahuan, sikap dan Tindakan perawat dalam penilaian keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas e-protokol terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan perawat dalam menilai tingkat ketergantungan pasien di Rumah Sakit Umum Martha Friska Multatuli. Metode penelitian menggunakan pre-experimental design type one group pretest-postest  dengan sampel sebanyak 34 responden sebagai kelompok intervensi dipilih berdasarkan purposive sampling menggunakaan power analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rerata pengetahuan, sikap dan Tindakan perawat setelah diberikan intervensi penggunaan e-protokol (p=0,000). e-protokol dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan Tindakan perawat dalam menilai tingkat ketergantungan pasien. e-protokol ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alat menilai tingkat ketergantungan pasien di rumah sakit. Kata Kunci: E-Protokol, Tingkat Ketergantungan Pasien, Pengetahuan, Sikap, Tindakan
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah, Pemberian Asi Eksklusif, Paparan Asap Rokok dengan Pneumonia Berat Pada Balita di RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat Sholihah, Richa Baqiyatush; Rahadianti, Dian; Benvenuto, Ananta Fittonia; Priono, Risky Irawan Putra
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18847

Abstract

ABSTARCT Pneumonia is an acute lung tissue infection caused by bacterial, viral and fungal infections. Pneumonia is still one of the main infectious diseases and causes of morbidity and mortality that attacks many toddlers in Indonesia. This study aims to determine LBW, exclusive breastfeeding, and exposure to cigarette smoke with severe pneumonia in toddlers at Patut Patuh Patju Hospital, West Lombok. This study used a cross-sectional design and focused on quantitative observational analysis. The results of the study showed that between LBW and severe pneumonia in toddlers based on the results of bivariate analysis using the chi-square test on 100 respondents, a p-value of 0.005 was found. Between the incidence of severe pneumonia in toddlers and exclusive breastfeeding, based on the results of bivariate analysis with the chi-square test, a p-value of 0.003 was obtained. Between exposure to cigarette smoke and severe pneumonia in toddlers, the p-value was 0.000. There is a statistically significant relationship between low birth weight, exclusive breastfeeding, and exposure to cigarette smoke with the incidence of severe pneumonia in toddlers.  Keywords: Pneumonia, Exclusive Breastfeeding, BBLR, Exposure to Cigarette Smoke.  ABSTRAK Pneumonia merupakan infeksi jaringan paru-paru yang bersifat akut, penyebabnya adalah infeksi dari bakteri virus dan jamur. Pneumonia masih menjadi salah satu penyakit infeksi dan penyebab kesakitan dan kematian utama yang banyak menyerang balita di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui BBLR, pemberian ASI eksklusif, dan paparan asap rokok dengan pneumonia berat pada balita di RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan berfokus pada analisis observasional kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan antara BBLR dengan pneumonia berat pada balita berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square pada 100 responden ditemukan hasil p-value 0,005. Antara kejadian pneumonia berat pada balita dengan pemberian ASI eksklusif, berdasarkan hasil analisis bivariat dengan uji chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,003. Antara paparan asap rokok dengan pneumonia berat pada balita p-value sebesar 0,000. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara berat badan lahir rendah, pemberian ASI eksklusif, dan  paparan asap rokok dengan kejadian pneumonia berat pada balita.  Kata Kunci: Pneumonia berat, ASI Eksklusif, BBLR, Paparan Asap Rokok
Review: Penggunaan Maltodekstrin pada Enkapsulasi Ekstrak Bahan Alam dan Stabilitasnya Terhadap Ph dan Suhu Rismawan, Haris; Eri, Amalia; Sriwidodo, Sriwidodo
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.18572

Abstract

ABSTRACT Encapsulation is an effective technology used to protect active ingredients from adverse environmental conditions such as instability to heat, light, oxygen and acidity. In the pharmaceutical field, this technology is very appropriate to be applied especially to natural extracts where the bioactive compounds contained therein are unstable and easily degraded during the storage process.  Polymers that are widely used for the encapsulation of natural extracts are maltodextrin which serves to protect sensitive components such as antioxidant components, flavours, vitamins and colours, this is because maltodextrin has a strong binding power to the coated compounds and is able to provide a thin layer that is cohesive with the core material. Keywords: Encapsulation, Natural Extracts, Maltodextrin  ABSTRAK Enkapsulasi merupakan teknologi yang efektif digunakan untuk melindungi bahan aktif dari kondisi lingkungan yang merugikan seperti ketidakstabilannya terhadap suhu panas, cahaya, oksigen dan keasaman. Dalam bidang farmasi, teknologi ini sangat tepat diaplikasikan terutama terhadap ekstrak bahan alam dimana senyawa bioaktif yang terkandung didalamnya bersifat tidak stabil dan mudah terdegradasi selama proses penyimpan.  Polimer yang banyak digunakan untuk enkapsulasi ekstrak bahan alam adalah maltodekstrin yang berfungsi untuk melindungi komponen yang sensitif seperti komponen antioksidan, rasa, vitamin dan warna, hal ini dikarenakan maltodekstrin memiliki daya ikat yang kuat terhadap senyawa yang tersalut dan mampu memberikan lapisan tipis yang kohesif dengan bahan inti. Kata Kunci: Enkapsulasi, Ekstrak Bahan Alam, Maltodekstrin
Optimalisasi Akupresur sebagai Terapi Nonfarmakologis untuk Meningkatkan Perfusi Otak dan Meredakan Nyeri Kepala Nuraenah, Nuraenah; Saryono, Saryono
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.18998

Abstract

ABSTRACT Headaches are one of the most common medical complaints in the world, affecting the quality of life and productivity of individuals. One of the main causes of headaches is impaired brain tissue perfusion. Non-pharmacological interventions, such as acupressure, are becoming increasingly popular, but there are still few studies explaining the underlying physiological mechanisms. to evaluate the effectiveness of acupressure in improving tissue perfusion and reducing headaches, as well as to identify the underlying physiological mechanisms and relevant acupressure points in headache treatment. This study uses a literature review approach with the PRISMA protocol. Data were collected from electronic databases such as PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect with a publication range of 2019–2024. The selected articles include experimental studies, clinical trials, and literature reviews related to acupressure and brain tissue perfusion. Nine articles that met the inclusion criteria showed that acupressure at specific points, such as Tai Yang, He Gu (LI4), and Feng Chi (GB20), effectively increases brain tissue perfusion. The mechanism of acupressure involves the release of nitric oxide as a vasodilator, stimulation of the autonomic nervous system, and the release of endorphins. The research results also noted a reduction in pain intensity, headache frequency, and an increase in cerebral blood flow. Acupressure is an effective and cost-efficient non-pharmacological intervention for alleviating headaches and enhancing cerebral tissue perfusion. This intervention has great potential to be integrated into modern nursing practice and healthcare services. Keywords: Acupressure, Brain Perfusion, Headache, Acupressure Points, Migraine.  ABSTRAK Nyeri kepala merupakan salah satu keluhan medis paling umum di dunia, yang memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas individu. Salah satu penyebab utama nyeri kepala adalah gangguan perfusi jaringan otak. Intervensi nonfarmakologis, seperti akupresur, semakin diminati namun belum banyak kajian yang menjelaskan mekanisme fisiologis yang mendasarinya. Untuk mengevaluasi efektivitas akupresur dalam meningkatkan perfusi jaringan dan mengurangi nyeri kepala, serta mengidentifikasi mekanisme fisiologis dan titik akupresur yang relevan dalam pengobatan sakit kepala.  Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan protokol PRISMA. Data dikumpulkan dari basis data elektronik seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi 2019–2024. Artikel yang dipilih mencakup studi eksperimental, uji klinis, dan tinjauan literatur terkait akupresur dan perfusi jaringan otak. Sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi menunjukkan bahwa akupresur pada titik tertentu, seperti Tai Yang, He Gu (LI4), dan Feng Chi (GB20), efektif meningkatkan perfusi jaringan otak. Mekanisme akupresur melibatkan pelepasan oksida nitrat sebagai vasodilator, stimulasi sistem saraf otonom, dan pelepasan endorfin. Hasil penelitian juga mencatat pengurangan intensitas nyeri, frekuensi sakit kepala, serta peningkatan aliran darah serebral. Akupresur merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan hemat biaya untuk mengatasi nyeri kepala serta meningkatkan perfusi jaringan otak. Intervensi ini memiliki potensi besar untuk diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan dan layanan kesehatan modern. Kata Kunci: Akupresur, Perfusi Otak, Nyeri Kepala, Titik Akupresur, Migrain
Hubungan Peran Serta Orangtua dan Sikap Perawat dengan Reaksi Hospitalisasi Pada Anak di Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak Sari, Lintang; Safitri, Dewin; Florensa, Florensa; Juliana, Diena; Anggreini, Yunita Dwi; Yousriatin, Fajar
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.18360

Abstract

ABSTRACT Hospitalization is a frightening situation for children. This is influenced by various factors including the age and stage of development of the child, previous experience of being treated, parental involvement and the attitude shown by the nurse during providing care. This study aims to identify the relationship between parents' participation and nurses' attitudes with children's hospitalization reactions in the children's room of Yarsi General Hospital Pontianak. The design used was descriptive with a cross-sectional approach. The sample involved in this study were 49 respondents who were selected by purposive sampling. Data collection used questionnaires of parental participation, atraumatic care and hospitalization stress. The data that has been collected was analyzed using the chi square test. The results showed that most parents had good participation (57.1%), good nurse attitude (71.4%) and positive hospitalization reaction (71.4%). The results of bivariate analysis showed that there was a relationship between parental participation (p=0.023) and nurse attitude (p=0.028) with hospitalization reactions. Parental participation and good nurse attitude can prevent negative reactions in children due to hospitalization. Keywords: Role of Parent, Nurse Attitude, Hospitalization Reaction  ABSTRAK Hospitalisasi merupakan situasi yang menakutkan bagi anak. hal ini dipengaruhi oleh berbagai factor diantaranya usia dan tahap perkembangan anak, pengalaman dirawat sebelumnya, keterlibatan orangtua dan sikap yang ditunjukkan oleh perawat selama memberikan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara peran serta orangtua dan sikap perawat dengan reaksi hospitalisasi anak di ruang anak Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak. Desain yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 49 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner peran serta orangtua, atraumatic care dan stress hospitalisasi. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan uji chi square.Hasil penelitian didapatkan Sebagian besar orangtua memiliki peran serta yang baik (57,1%), sikap perawat baik (71,4%) dan reaksi hospitalisasi positif (71,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara peran serta orangtua (p=0,023) dan sikap perawat (p=0,028) dengan reaksi hospitalisasi. Peran serta orangtua dan sikap perawat yang baik dapat mencegah terjadinya reaksi negatif pada anak akibat hospitalisasi. Kata Kunci: Peran Serta Orangtua, Sikap Perawat, Reaksi Hospitalisasi
Hubungan Pengetahuan Ibu, Lama Menderita, dan Tingkat Kekambuhan Epilepsi terhadap Kualitas Hidup Pasien Epilepsi di RSUD Dompu Syabiani, Omy Aulia; Tunjung, I Wayan; Iing, Iing; Artini, Ni made Yuli
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18700

Abstract

ABSTRAKPasien anak dengan epilepsi sering mengalami penurunan kualitas hidup yang disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti tingkat kekambuhan kejang, lama menderita epilepsi, serta tingkat pengetahuan ibu terhadap kondisi anaknya. Faktor-faktor ini saling berinteraksi dan memengaruhi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial anak. Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu, lama menderita epilepsi, dan tingkat kekambuhan epilepsi terhadap kualitas hidup pasien anak dengan epilepsi di RSUD Dompu. Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional, menggunakan total sampling dari 50 pasien anak di RSUD Dompu. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan p0,05. Dari 50 responden, menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p=0,001), lama menderita epilepsi (p=0,036), dan tingkat kekambuhan (p=0,022) terhadap kualitas hidup pasien. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu, dan tingkat kekambuhan dengan kualitas hidup pasien anak epilepsi di RSUD Dompu. namun tidak terdapat hubungan signifikan antara lama menderita epilepsi terhadap kualitas hidup pasien epilepsi

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue