cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 277 Documents
PENERAPAN PROGRAM UNGGULAN DI SMAIT PUTRI AL-HANIF DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ISLAM Lathifah, Najwa Kalya; Hakiki, Rahayu Nur; Ramadhan, Nirmala Ayu; Trianti, Feni Tria; Widyastuti, Chyntia; Hanif, Ibnu Fachri Al; Usman, Usman
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.7037

Abstract

This research is motivated by the challenges of secondary education in balancing academic excellence with character building, particularly in Islamic-based schools, where the role of flagship programs in this process is often underexplored. Therefore, this study focuses on examining the implementation and effectiveness of flagship programs at SMAIT Putri Al-Hanif in instilling Islamic values ??in its students. Using a qualitative approach with a case study design, this research involved the principal, the vice principal for curriculum, and students as key informants. Data collection was conducted through in-depth interviews and direct observation to gain a holistic understanding of program implementation. The results show that flagship programs such as Tahfidzul Quran (Quran memorization), intensive academic guidance, strategic partnerships with universities, and supporting facilities have been implemented effectively to shape Islamic character. These programs successfully integrate intellectual and spiritual development in a balanced manner. It is concluded that despite facing obstacles such as limited human resources and time, the planned and holistic implementation of flagship programs is a successful strategy in instilling Islamic values ??comprehensively, in line with the school's vision and mission. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan menengah dalam menyeimbangkan keunggulan akademik dengan pembentukan karakter, khususnya di sekolah berbasis Islam, di mana peran program unggulan dalam proses ini seringkali belum dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk mengkaji implementasi dan efektivitas program-program unggulan di SMAIT Putri Al-Hanif dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada siswanya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa sebagai informan kunci. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung untuk memperoleh pemahaman holistik mengenai pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program unggulan seperti Tahfidzul Quran, bimbingan akademik intensif, kemitraan strategis dengan perguruan tinggi, serta fasilitas yang mendukung, telah diimplementasikan secara efektif untuk membentuk karakter islami. Program-program ini berhasil mengintegrasikan pengembangan intelektual dan spiritual secara seimbang. Disimpulkan bahwa meskipun menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan waktu, penerapan program unggulan yang terencana dan holistik merupakan strategi yang berhasil dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh, sejalan dengan visi dan misi sekolah.
ANALISIS MOTIVASI MAHASISWA DALAM PELAPORAN PRESTASI MAHASISWA UNTUK CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Palupi, Ratih Dwinie; Damayanti, Dessy; Kristina, Dilla; Loreta, All Fine
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.7038

Abstract

Student achievement reporting plays a crucial role in supporting the attainment of Key Performance Indicators (IKU) in higher education. This study aims to analyze the motivation of Universitas Negeri Semarang students in reporting their achievements, both from intrinsic and extrinsic factors, as well as to identify obstacles and the university’s role in encouraging reporting practices. A descriptive quantitative approach was employed by distributing questionnaires to 200 respondents. The research instrument consisted of 30 items covering five indicators: intrinsic motivation, extrinsic motivation, reporting barriers, the university’s role, and the impact of achievement reporting on academic and career development. The findings indicate that students’ motivation is generally high, dominated by intrinsic factors such as pride and responsibility, and extrinsic factors including recognition, encouragement from lecturers, and career-related benefits. However, challenges remain, particularly concerning procedural complexity, limited socialization, and lack of information. Instrument validity testing confirmed all items as valid, while reliability testing showed a Cronbach’s Alpha of 0.816, indicating high reliability. These results highlight that simplifying procedures, strengthening socialization, and providing incentives are essential strategies to optimize student achievement reporting and support university IKU attainment. ABSTRAKPelaporan prestasi mahasiswa merupakan aspek penting dalam mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi mahasiswa Universitas Negeri Semarang dalam melaporkan prestasi mereka, baik dari faktor intrinsik maupun ekstrinsik, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dan peran universitas dalam mendorong pelaporan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 200 responden. Instrumen penelitian terdiri dari 30 butir pertanyaan dengan lima indikator utama, yaitu motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, faktor penghambat pelaporan, peran universitas, serta pengaruh pelaporan prestasi terhadap karier dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa berada pada kategori tinggi, dengan dominasi faktor intrinsik berupa rasa bangga dan tanggung jawab, serta faktor ekstrinsik berupa penghargaan, dorongan dari dosen, dan manfaat karier. Namun, mahasiswa masih menghadapi hambatan berupa kerumitan prosedur, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan informasi. Uji validitas instrumen menunjukkan seluruh item valid, sementara uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,816 yang tergolong sangat baik. Temuan ini menegaskan bahwa penyederhanaan prosedur, peningkatan sosialisasi, dan pemberian insentif merupakan strategi penting untuk meningkatkan motivasi pelaporan prestasi mahasiswa sehingga mendukung pencapaian IKU universitas.
ETIKA KEPEMIMPINAN DALAM LINI PENDIDIKAN PUTRI, FATIKA ADEKIA; AZIZATULHADHRO, NENG LULU; ASY'ARI, HASYIM
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v4i4.4125

Abstract

Pendidikan merupakan elemen kunci dalam perkembangan manusia, memfasilitasi penyebaran pengetahuan dan teknologi. Dalam konteks ini, untuk membuat lingkungan belajar yang inklusif, adil, dan berintegritas, kepemimpinan yang berlandaskan etika sangat penting, terutama di era Revolusi Industri 4.0, yang menghadirkan tantangan baru untuk metode pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggali teori-teori yang relevan, serta melakukan studi literatur untuk mengumpulkan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berfokus pada prinsip moral tidak hanya meningkatkan kinerja manajemen pendidikan, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap karakter siswa, penerapan teknologi yang tepat, evaluasi kualitas pendidikan, inovasi, kolaborasi lintas sektor, dan tanggung jawab sosial.
STRATEGI MUTU SUMBER PEMBIAYAAN BERBASIS ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI SMP N 1 RAWALO CHRISTANTI, ANDI DWINAMURTI; SETIANINGSIH, EMY; NURFUADI, NURFUADI
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v4i4.4432

Abstract

ABSTRACT The challenge of education funding is a persistent issue in school management, particularly for SMP N 1 Rawalo, where limited School Operational Assistance (BOS) funds impact both operational needs and developmental programs. This article proposes the Asset-Based Community Development (ABCD) approach as a relevant and practical solution. ABCD emphasizes utilizing existing financial and social assets within the school and its community to develop innovative and sustainable alternative funding strategies. This approach aligns well with the needs of the school, as it encourages self-reliance, strengthens community ties, and fosters resource optimization. The study employs a qualitative methodology, incorporating interviews, observations, and document analysis to identify local potentials and formulate strategic plans. Participants include the school principal and the BOS fund manager. The findings highlight three key strategies: effective management of school facilities, establishing collaborations with external partners, and empowering alumni. By leveraging these assets, the school can mitigate financial constraints while enhancing its capacity to support educational programs. The relevance of the ABCD approach lies in its ability to transform challenges into opportunities by focusing on what the school and community already possess, rather than solely relying on external funding. This method not only strengthens financial sustainability but also empowers the school community, fosters social connections, and contributes to improved educational quality. Keyword: Funding Sources, Asset-Based Community Development, Financing Development Strategies ABSTRAK Tantangan pembiayaan pendidikan adalah masalah yang terus-menerus dihadapi dalam pengelolaan sekolah, terutama di SMP N 1 Rawalo, di mana keterbatasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berdampak pada pemenuhan kebutuhan operasional dan program pengembangan. Artikel ini mengusulkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) sebagai solusi yang relevan dan praktis. Pendekatan ABCD menekankan pemanfaatan aset finansial dan sosial yang sudah dimiliki sekolah dan komunitasnya untuk mengembangkan strategi pembiayaan alternatif yang inovatif dan berkelanjutan. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan sekolah karena mendorong kemandirian, memperkuat hubungan komunitas, dan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi potensi lokal dan merumuskan rencana strategis. Partisipan penelitian mencakup kepala sekolah dan bendahara BOS. Hasil penelitian menyoroti tiga strategi utama: pengelolaan fasilitas sekolah yang efektif, membangun kolaborasi dengan mitra eksternal, dan pemberdayaan alumni. Dengan memanfaatkan aset-aset ini, sekolah dapat mengurangi kendala keuangan sambil meningkatkan kapasitasnya dalam mendukung program pendidikan. Relevansi pendekatan ABCD terletak pada kemampuannya untuk mengubah tantangan menjadi peluang dengan berfokus pada apa yang sudah dimiliki oleh sekolah dan komunitas, daripada hanya bergantung pada pendanaan eksternal. Metode ini tidak hanya memperkuat keberlanjutan keuangan, tetapi juga memberdayakan komunitas sekolah, mempererat hubungan sosial, dan meningkatkan kualitas pendidikan. Kata Kunci: sumber pembiayaan, asset-based community development, strategi pengembangan pembiayaan
MANAJEMEN PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 1 KARANGREJA PURBALINGGA Rofiqoh, Nadilatur; Hanif, Muh.
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5933

Abstract

ABSTRACT Discussions about education and violence will always be a hot topic and long discourse amidst the increasing cases of radicalism. Education is an effort that is carried out consciously and systematically, so that students can develop their potential. Violence that occurs in the world of education is increasing every year. The Indonesian Child Protection Commission (KPAI) noted that in 2023 there were 1,478 cases of violence against children. Therefore, child-friendly schools are needed to overcome these things. In this study, the approach used by the researcher is a qualitative approach with a field research method (Field Research) so that the entire process of data extraction, presentation, and analysis uses a qualitative descriptive approach and a constructivist perspective. The data collection technique uses observation, interviews, and documentation. The purpose of this study is to determine how the child-friendly school program is managed at SMP Negeri 1 Karangreja Purbalingga. The results of this study indicate that the management of the child-friendly school program at SMP Negeri 1 Karangreja Purbalingga is globally carried out through 4 main activity steps, namely planning, organizing, implementing, and the last stage is supervision or evaluation which is held according to the schedule where supervision is carried out every day, once a week and every year, all stages have been carried out sequentially and continuously. ABSTRAK Pembahasan mengenai pendidikan dan kekerasan akan selalu menjadi topik hangat dan diskursus panjang di tengah maraknya kasus radikalisme. Pendidikan adalah suatu upaya yang dilakukan secara sadar dan tersusun, supaya peserta didik dapat mengembangkan potensinya. Kekerasan yang terjadi dalam dunia pendidikan semakin meningkat setiap tahunnya. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa di tahun 2023 terdapat 1.478 kasus kekerasan terhadap anak. Oleh karena itu sekolah ramah anak sangat di butuhkan untuk mengatasi hal-hal tersebut. Pada penelitian ini, pendekatan yang digunakan peneliti yaitu pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (Field Research) sehingga seluruh proses penggalian, penyajian, dan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan perspektif konstruktivis. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen program sekolah ramah anak di SMP Negeri 1 Karangreja Purbalingga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen program sekolah ramah anak di SMP Negeri 1 Karangreja Purbalingga secara global dilakukan melalui 4 langkah kegiatan utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan tahap yang terakhir adalah pengawasan atau evaluasi yang diadakan sesuai dengan jadwalnya di mana pengawasan yang dilakukan setiap hari, setiap seminggu sekali dan setiap tahunnya, semua tahapan telah dilakukan secara runtut dan berkesinambungan.
PENERAPAN KONSEP DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI SDIT MA’ARIF PADANG PANJANG BERDASARKAN Al-QUR’AN DAN HADIS Damri, Damri; Bustamam, Risman; Prasetyo, Yudo Indra
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.5936

Abstract

This study aims to examine the implementation of Islamic educational management values based on the Qur’an and Hadith in managing Islamic educational institutions, with a case study at SD IT Ma’arif Padang Panjang. The background of this research stems from the weak managerial systems found in several Islamic educational institutions, which have led to suboptimal achievement of educational goals, both academically and spiritually. This research employs a qualitative descriptive approach, using data collection techniques such as interviews, observations, and documentation. The analysis is conducted through the interpretation of relevant Qur’anic verses, Hadiths of Prophet Muhammad (PBUH), and their application in the field. The results indicate that management principles in Islam emphasize not only rationality and efficiency but also ethical values, spirituality, and moral responsibility. The concept of amanah serves as a fundamental basis for educational leadership, while the value of hidayah reinforces the role of educators as moral and intellectual guides. This study concludes that the Qur’an and Hadith provide a strong and comprehensive conceptual foundation for Islamic educational management. The novelty of this research lies in its synthetic approach, combining Qur’anic exegesis, Hadith analysis, and empirical field studies to demonstrate the relevance of Islamic values in addressing contemporary educational management challenges. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai manajemen pendidikan Islam berdasarkan Al-Qur’an dan hadis dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam, dengan studi kasus di SD IT Ma’arif Padang Panjang. Latar belakang penelitian ini adalah lemahnya sistem manajerial di sejumlah lembaga pendidikan Islam yang berdampak pada kurang optimalnya pencapaian tujuan pendidikan, baik dari aspek akademik maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui kajian terhadap penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW, serta implementasinya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip manajemen dalam Islam tidak hanya menekankan aspek rasionalitas dan efisiensi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai etika, spiritualitas, dan tanggung jawab moral. Konsep amanah menjadi landasan utama dalam kepemimpinan pendidikan, sedangkan nilai hidayah memperkuat peran pendidik sebagai pembimbing akhlak dan intelektual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Al-Qur’an dan hadis memberikan landasan konseptual yang kuat dan menyeluruh dalam manajemen pendidikan Islam. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan sintesis antara kajian tafsir, analisis hadis, dan studi empirik yang menunjukkan relevansi nilai-nilai Islam dalam menjawab tantangan manajemen pendidikan kontemporer.
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 8 BATANG HARI PROVINSI JAMBI Sumiyani, Sumiyani; Safitri, Dini; Adila, Risti; Zuliana, Rizqi; Annisa, Siti; Miranti, Peni Alya; Sagita, Lilis
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6047

Abstract

Training to improve the competence of educational personnel is a crucial effort to enhance the quality of educational services in schools. As part of the human resources in education, educational personnel play a strategic role in supporting teaching and learning activities, both in administrative and technical aspects. However, field observations show that many educational personnel still lack the necessary competencies in line with current demands and technological advancements. Therefore, well-structured and continuous training is essential to improve their professionalism. This training aims to strengthen the competencies of educational personnel in various areas, including educational administration management, the use of information technology in daily tasks, excellent service delivery for the school community, and the reinforcement of work ethics and discipline. The training methods used include participatory approaches, group discussions, case studies, and real-work simulations, allowing participants to not only understand the theory but also practice it in their respective work environments. The results of the training indicate significant improvement in participants' ability to prepare administrative documents, operate supporting software, and their awareness of ethical behavior and friendly service. This training also fosters collaborative spirit among educational personnel, creating a more harmonious and productive working environment. Overall, this training has a positive impact on improving the performance of educational personnel and is expected to become part of a continuous human resource development program in schools. With well-targeted training, educational personnel can become professional partners who contribute to the overall improvement of education quality. ABSTRAK Pelatihan peningkatan kompetensi bagi tenaga kependidikan merupakan langkah penting dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah. Tenaga kependidikan sebagai bagian dari sumber daya manusia pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan belajar mengajar, baik dalam aspek administratif maupun teknis. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak tenaga kependidikan yang belum memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dan teknologi. Oleh karena itu, pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mutlak untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penguatan kompetensi tenaga kependidikan dalam beberapa aspek, antara lain: manajemen administrasi pendidikan, pemanfaatan teknologi informasi dalam pekerjaan, pelayanan prima terhadap warga sekolah, serta penguatan etika dan kedisiplinan kerja. Metode pelatihan yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi kerja nyata, sehingga peserta tidak hanya memahami secara teoritis tetapi juga mampu menerapkannya dalam lingkungan kerja masing-masing. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam menyusun dokumen administrasi, mengoperasikan perangkat lunak penunjang tugas, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya etika kerja dan pelayanan yang ramah. Pelatihan ini juga berhasil mendorong semangat kolaboratif antar tenaga kependidikan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak positif terhadap peningkatan kinerja tenaga kependidikan dan diharapkan menjadi bagian dari program pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan di sekolah. Melalui pelatihan yang tepat sasaran, tenaga kependidikan mampu menjadi mitra profesional yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
EVALUASI KINERJA DOSEN Sidiq, Danang Majid; Samudra, Ahmad Hajar; Anwar, Khoirul
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6157

Abstract

ABSTRACT Lecturer performance evaluation is a crucial aspect in improving the quality of higher education. This assessment covers not only teaching, but also research, community service, and academic participation. This article reviews commonly used evaluation methods such as student surveys, peer reviews, and analysis of student learning outcomes. Student surveys provide direct feedback on learning experiences, peer assessments offer professional perspectives, while learning outcomes serve as objective indicators of teaching effectiveness. This study employed a qualitative approach with descriptive methods, involving high-performing lecturers, students, and internal evaluators or peers as research subjects. Data were collected through in-depth interviews to gain a holistic understanding of how evaluations are implemented. The findings show that although the three evaluation methods have been applied, their implementation remains suboptimal. Student surveys tend to be influenced by subjective factors, peer assessments often lack standardized instruments, and student learning outcomes are underutilized. Furthermore, not all institutions follow up on evaluation results with clear professional development programs. The lack of transparency in the evaluation process has also led to resistance among some lecturers. Therefore, this study recommends the development of a more transparent, integrative, and technology-based evaluation system. Additionally, training for lecturers is essential to ensure that performance evaluations serve not only as assessment tools but also as a means for continuous professional growth and as a strategic component in enhancing the overall quality of higher education. ABSTRAK Evaluasi kinerja dosen merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Penilaian ini mencakup tidak hanya aspek pengajaran, tetapi juga penelitian, pengabdian masyarakat, dan partisipasi akademik. Artikel ini mengulas metode evaluasi yang umum digunakan, seperti survei mahasiswa, penilaian sejawat, dan analisis hasil belajar mahasiswa. Survei mahasiswa memberikan umpan balik langsung atas pengalaman belajar, penilaian sejawat menyajikan perspektif profesional, sedangkan analisis hasil belajar menjadi indikator objektif efektivitas pengajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan dosen berkinerja baik, mahasiswa, serta tim evaluasi atau rekan sejawat sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam untuk mendapatkan gambaran yang holistik dari pelaksanaan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga metode evaluasi telah diterapkan, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Survei mahasiswa cenderung dipengaruhi oleh faktor subjektif, penilaian sejawat belum didukung oleh instrumen baku, dan analisis hasil belajar belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, ditemukan bahwa tidak semua institusi menindaklanjuti hasil evaluasi dengan program pengembangan dosen yang jelas. Ketidakjelasan proses evaluasi juga menyebabkan resistensi dari sebagian dosen. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem evaluasi yang lebih transparan, integratif, dan berbasis teknologi informasi, serta perlunya pelatihan bagi dosen agar evaluasi dapat digunakan sebagai alat pengembangan profesional yang berkelanjutan dan strategis dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
PERAN KOMUNITAS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SDK SANTA MARIA Heriyadi, Heriyadi; Rahmi, Indriati; Sulistiawan, Edi; Kusmiran, Ari Hardi; Suriansyah, Ahmad
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6201

Abstract

Strategic management is key to improving the quality and effectiveness of the education system, with community involvement as one of its fundamental elements. Active community participation can contribute valuable resources and creative ideas that are essential for the progress of educational institutions. This study uses a literature review method to examine in depth how community involvement in strategic school administration can affect student learning outcomes. The results of the analysis show that parental participation, collaboration with local organizations, and involvement in strategic decision-making significantly improve the overall quality of education. These positive impacts are seen in increased learning motivation, teacher satisfaction, and better student character development. However, challenges such as lack of awareness, apathy, and limited funds are still major obstacles. Therefore, collaborative efforts are needed through constructive dialogue, effective socialization, and strong policy support from the government. These steps are crucial to building an inclusive and sustainable education environment, where schools and communities can synergize optimally to achieve national education goals. ABSTRAKManajemen strategis merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas sistem pendidikan, dengan keterlibatan masyarakat sebagai salah satu elemen fundamentalnya. Partisipasi aktif masyarakat dapat menyumbangkan sumber daya berharga dan gagasan kreatif yang esensial bagi kemajuan institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengkaji secara mendalam bagaimana keterlibatan masyarakat dalam administrasi strategis sekolah dapat memengaruhi hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi orang tua, kerja sama dengan organisasi lokal, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan strategis secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Dampak positif ini terlihat pada peningkatan motivasi belajar, kepuasan guru, serta pengembangan karakter siswa yang lebih baik. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya kesadaran, apatisme, dan keterbatasan dana masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif melalui dialog yang konstruktif, sosialisasi yang efektif, dan dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah. Langkah-langkah ini krusial untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, di mana sekolah dan masyarakat dapat bersinergi secara optimal untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU: STUDI KASUS DI SMAN 112 JAKARTA BARAT Wasliman, Iim; Khori, Ahmad; Sauri, Supyan; Juwarto, Juwarto; Haryono, Wasis; Yusuf, Yusuf; Sartono, Sartono
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6202

Abstract

This study analyzes the implementation of School-Based Management (SBM) and its impact on teacher performance at SMAN 112 West Jakarta. SBM, as a school autonomy strategy, aims to improve the overall quality of education, including teacher performance, which is crucial for successful learning. Although the government supports SBM through various regulations, its implementation often faces challenges like inconsistent understanding and limited resources. Using a qualitative approach with a case study method, this research gathered data through in-depth interviews with the principal, vice principals, teachers, and school committee representatives, as well as observations and document analysis. The findings indicate that SMAN 112 West Jakarta has implemented SBM with varying degrees of autonomy, involving stakeholders in strategic decision-making, and practicing transparency and accountability. The principal's transformational leadership and planned resource management also contribute. SBM has proven to have a significant positive impact on teacher motivation and performance, primarily through the autonomy and participation that foster creativity, innovation, and professional development. The school committee plays an active role in providing facility and training support. However, challenges such as resource limitations and parent participation still exist. Recommendations include improving communication, training, and partnerships for the continuous optimization of SBM to enhance teacher performance and educational quality. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan dampaknya terhadap kinerja guru di SMAN 112 Jakarta Barat. MBS, sebagai strategi otonomi sekolah, bertujuan meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh, termasuk kinerja guru yang krusial bagi keberhasilan pembelajaran. Meskipun pemerintah telah mendukung MBS melalui berbagai regulasi, implementasinya sering menghadapi kendala seperti kurangnya pemahaman merata dan keterbatasan sumber daya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan komite sekolah, serta observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAN 112 Jakarta Barat telah menerapkan MBS dengan tingkat otonomi bervariasi, melibatkan stakeholder dalam pengambilan keputusan strategis, dan mempraktikkan transparansi serta akuntabilitas. Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan pengelolaan sumber daya yang terencana turut mendukung. MBS terbukti berdampak positif signifikan pada motivasi dan kinerja guru, terutama melalui otonomi dan partisipasi yang mendorong kreativitas, inovasi, dan pengembangan profesional. Komite sekolah berperan aktif memberikan dukungan fasilitas dan pelatihan. Namun, tantangan berupa keterbatasan sumber daya dan partisipasi orang tua masih ada. Rekomendasi meliputi peningkatan komunikasi, pelatihan, dan kemitraan untuk optimalisasi MBS berkelanjutan demi peningkatan kinerja guru dan kualitas pendidikan.