cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Optimalisasi Sensor (SPR) Surface Plasmon Resonance dengan Lapisan Emas dan Perak untuk Deteksi Logam Berat: Optimization of Surface Plasmon Resonance Sensor with Gold and Silver Coating for Heavy Metal Detection Lathifah Dika Mauludi; Meta Yantidewi; Firdaus, Rohim Aminullah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5545

Abstract

Penelitian ini mengukur efektivitas lapisan logam berat dengan menggunakan emas (Au) dan perak (Ag) sebagai sensor SPR (Surface Plasmon Resonance). Hasil menunjukkan bahwa perak lebih sensitif dibandingkan emas dalam mendeteksi logam berat (Fe, Pb, Hg) karena interaksi plasmoniknya yang lebih kuat. Emas memiliki stabilitas kimia dan bioaktivitas yang baik, sementara perak menunjukkan sensitivitas dan akurasi lebih tinggi tetapi rentan terhadap oksidasi. Sensor berbasis perak menunjukkan sensitivitas, akurasi deteksi, dan figure of merit (FoM) yang lebih baik dibandingkan sensor berbasis emas, meskipun memerlukan perlindungan tambahan terhadap oksidasi. Kinerja optimal sensor terjadi pada panjang gelombang tertentu (emas pada 650 nm dan perak pada 500 nm), membatasi fleksibilitas dalam aplikasi yang memerlukan panjang gelombang berbeda.
Konsekuensi Hukum terhadap Malpraktek dalam Kedokteran: Legal Consequences of Malpractice in Medicine Sumirahayu Sulaiman; Soni Fino Bahari; Denny Achsanul Hak; Tunjung Laksono Utomo; Heri Budianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5546

Abstract

Malpraktik merupakan suatu kegiatan yang salah yang dilakukan oleh dokter dan tidak sesuai dengan standar oprasional prosedurnya, terjadinya malpraktek dalam kedokteran itu bisa berupa malpraktik medik, malpraktik etik dan malpraktik yuridis. Dan jika malpraktek tersebut benar-benar dilakukan oleh tenaga Kesehatan dalam terhadap pasiennya, maka konsekwensi hukumya dapat berupa malpraktik perdata yang dapat diajukan gugatan secara keperdataan, malpraktik pidana yang dapat digugat secara pidana dan malpraktik administrasi negara yang dapat digugat secara keadministrasian negara. Namun jika dalam prakteknya tindakan kedokteran sudah mendapat persetujuan pasien, maka tanggung jawab hukumnya ada pada dokter. Hal ini diatur Pasal 17 ayat (1) Permenkes No.290/MENKES/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Bila pelaksanaan persetujuan tindakan kedokteran atau semua bentuk kelalaian tenaga kesehatan yang merugikan pasien di rumah sakit atau terhadap semua bentuk kelalaian atau kesalahan dalam pelayanan terhadap pasien, maka tanggung jawab hukumnya ada pada rumah sakit. Hal ini diatur Pasal 17 ayat (2) Permenkes No. 290/MENKES/PER/III/2008; Pasal 46 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit; Pasal 58 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan; dan Pasal 77 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.
Efektivitas Penyelesaian Sengketa Secara Non Litigasi: Effectiveness of Non-Litigation Dispute Resolution Rengga Kusuma Putra; Ummi Kalsum; Johari; Rica Gusmarani; Edy Sony
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5548

Abstract

Penyelesaian sengketa melalui non litigasi adalah penyelesaian sengketa yang dilakukan menggunakan cara-cara yang ada di luar pengadilan atau menggunakan lembaga alternatif penyelesaian sengketa. Di Indonesia, penyelesaian non litigasi ada dua macam, yakni Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Metode ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan antara para pihak yang terlibat dalam sengketa, tanpa melalui proses persidangan yang panjang dan mahal. Keuntungan dari penyelesaian sengketa non litigasi adalah prosesnya yang lebih cepat, murah, dan fleksibel. Para pihak dapat mengatur sendiri proses penyelesaian sengketa sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan mereka. Selain itu, penyelesaian sengketa non litigasi juga dapat menciptakan hubungan yang lebih baik antara para pihak, karena mereka bekerja sama untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Keefektivannya tergantung kepada para pihak yang berperkara namun non litigasi ini diangap lebih cepet dan memakan biaya yang tidak banyak serta fleksibel prosesnya.
Analisis Dampak Implementasi Akuntansi Hijau Terhadap Pelaporan Keuangan Perusahaan: The Impact Analysis of Green Accounting Implementation on Corporate Financial Reporting Santi Rahmawaty; Fahmi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5550

Abstract

Penelitian ini mensurvei sejumlah penelitian terkait penerapan akuntansi hijau dalam konteks keberlanjutan bisnis, khususnya di Indonesia, Bangladesh, India, dan Qatar. Melalui tinjauan ini, penelitian mencoba mengidentifikasi konsistensi dan perbedaan temuan dalam hubungan antara praktik akuntansi hijau, pengungkapan lingkungan, dan kinerja keuangan perusahaan. Beberapa penelitian mengungkapkan dampak positif, sementara yang lain menunjukkan hasil yang beragam, tergantung pada sektor dan konteks geografis. Batasan-batasan tertentu, seperti fokus pada sektor perbankan, barang konsumen, dan rumah sakit umum, ditemukan dalam sebagian besar penelitian. Temuan dari penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi praktisi dan peneliti yang tertarik pada peran akuntansi hijau dalam pembangunan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan perusahaan.
Hak-Hak Tersangka dan Terdakwa dalam Proses Persidangan: The Rights of Suspects and Defendants in the Trial Process Ade Daharis; Sri Herlina; Nining Suningrat; Herwantono; Yulianis Safrinadiya Rahman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5551

Abstract

Negara Republik indonesia adalah negara hukum yang berdasarkan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, oleh karena itu bahwa semua aspek hukum yang berlaku di indonesia harus bernafaskan pancasilan dan Undang-undang Dasar 1945, yang mengakui adanya jaminan perlindungan hak asasi manusia, kesamaan kedudukan dalam hukum, dengan penekanan pada keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta antara kepentingan individu dan masyarakat umum. Perlindungan ini perlu karena secara implisit sesuai dengan asas praduga takbersalah bagi setiap orang yang diadili karena diduga melakukan pelanggaran hukum, sehingga hak-hak tersebut dapat diwujudkan. Hak-hak tersangka dan terdakwa dalam proses persidangan sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. Tersangka memiliki hak-hak tersendiri baik proses penangkapan, proses penahanan dan proses penggeledahan. Begitujuga terdakwa memiliki hak-hak sebagaimana yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.
Analisis Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Penanganan Korban Henti Jantung Dan Henti Napas: Analysis of the Overview of Students' Knowledge and Attitudes Regarding Basic Life Support (BHD) Towards Handling Cardiac Arrest and Respiratory Arrest Victims Dewi Triana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5553

Abstract

Latar Belakang: Kegawatdaruratan merupakan kejadian secara tiba-tiba yang membutuhkan tindakan segera salah satunya adalah kasus henti jantung. Henti jantung maupun henti napas merupakan suatu kondisi yang mengancam jiwa dan dapat berakibat kematian apabila lambat dalam penanganannya. Aspek dasar pertolongan pada henti jantung mendadak adalah bantuan hidup dasar (BHD). Mahasiswa adalah orang yang harus mengetahui dan paham terkait bantuan hidup dasar, serta sebagai agen of change untuk menjadi perubah dan siap tanggap dalam keadaan kegawatdaruratan pada korban henti jantung dan henti nafas. Tujuan penelitian ini untuk diketahui gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa tentang bantuan hidup dasar terhadap penanganan korban henti jantung dan henti napas. Metode Jenis dan desain penelitian merupakan penelitian literatur review dengan metode analisis isi jurnal. Pencarian literatur melalui publikasi di database kualitas tinggi dan sedang yang didapatkan tiga artikel sesuai kriteria inklusi dan ekslusi yang dipergunakan dalam penelitian. Hasil dari analisis tiga jurnal penelitian ini menunjukkan gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa tentang BHD pada jurnal pertama pengetahuan rata-rata 4,97 dari 10, pada jurnal kedua hanya mendapat 22% responden memiliki pengetahuan yang baik, dan pada jurnal ketiga hanya sekitar 9,3% memiliki pengetahuan yang buruk sedangkan untuk sikap mahasiswa dari ketiga jurnal rata-rata 90% responden memiliki sikap yang positif tentang BHD.Kesimpulan bahwa kurangnya pengetahuan mahasiswa terhadap bantuan hidup dasar harus ditingkatkan untuk dapat memberikan pertolongan pada kondisi kegawatdaruratan sampai petugas medis datang. Pendidikan BHD harus menjadi bagian dari kurikulum untuk mengatasi masalah ini. Pelatihan berulang dengan demonstrasi praktis diperlukan untuk memperoleh pengetahuan yang mudah dipahami dikalangan mahasiswa.
Analisis Yuridis Terhadap Pelaku Modus Investasi Bodong: Juridical Analysis of Perpetrators of Fraudulent Investment Yohanes Pande; Hamzah Mardiansyah; Kalijunjung Hasibuan; Muchamad Taufiq; Rustam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5558

Abstract

Pelaku investasi bodong adalah setiap orang yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan memakai nama palsu atau kedudukan palsu, menggunakan tipu muslihat atau rangkaian kata bohong, menggerakkan orang supaya menyerahkan suatu barang, memberi utang, membuat pengakuan utang, atau menghapus piutang. Bagi pribadi dari pelaku modus investasi bodong dapat mendapat ancaman berupa hukuman penjara karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 (empat tahun) sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP. Serta hukuman denda Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 (UU 1/2023), pelaku investasi bodong dapat dipidana karena penipuan dengan pidana penjara paling lama lama 4 (empat tahun) atau pidana denda paling banyak kategori V. Sebagai penjelasan lebih lanjut, pidana denda kategori V tertera dalam Pasal 79 UU Nomor 1 Tahun 2023, dimana untuk kategori tersebut ditetapkan sebesar lima ratus juta rupiah. Apabila dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan korporasi, berdasarkan Pasal 20 PERMA 13/2016, kerugian yang dialami oleh korban akibat tindak pidana yang dilakukan oleh korporasi dapat dimintakan ganti rugi melalui mekanisme restitusi menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau melalui gugatan perdata. Dan bahkan apabila pelaku modus investasi bodong baik yang dilakkan oleh perseorangan atau individu dan juga yang mengatsnamakan korporasi apabila tidak memiliki izin dan tidak diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, dapat dihukum sesuai dengan Pasal 103 UU No.8/1995.
Studi Literatur : Analisis Manfaat Penilaian Akreditasi bagi Pasien, Masyarakat dan Puskesmas: Literature Study: Analysis of the Benefits of Accreditation Assessment for Patients, Communities and Community Health Centers Br Barus, Maharani; Silalahi, Suhayla Azhari; Lubis, Syafirda Alifah; Purba, Sri Hajijah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5564

Abstract

Dalam rencana optimalisasi sistem kesehatan terdapat aspek yaitu penyelenggaran fasilitas pelayanan kesehatan wajib terakreditasi untuk membantu meningkatkan kualitas dan efisiensi termasuk proses kriteria, sarana dan prasarana, tenaga kesehatan, dan obat-obatan. Penulisan ini bertujuan mengkaji manfaat kebijakan akreditasi bagi pasien, masyarakat dan puskesmas. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi sastra. Pencarian referensi dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “kebijakan akreditasi, akreditasi puskesmas, masyarakat”. Dalam proses penelusuran data, peneliti mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti peraturan perundang-undangan, buku, skripsi, jurnal, artikel dan situs internet yang berhubungan dengan judul penelitian. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa, terdapat manfaat penilaian akreditasi kepuasan pasien, keamanan pasien, keunggulan kompetitif, peningkatan mutu, peningkatan kinerja, juga peningkatan manajemen, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas.
Literature Review Pengaruh Gaya Hidup Masyarakat Pesisir Terhadap Kejadian Hipertensi: Literature Review the Influence of Coastal Community Lifestyle on Hypertension Incidence siregar, Fatimah Azzahra; Hasibuan, Fidella Naily Ulya; Arsania, Rara Fristi; Sri Hajijah Purba
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5567

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) 1998, gaya hidup adalah sebuah cara hidup berdasarkan pola perilaku yang dapat diidentifikasis dengan ditentukan oleh interaksi antara interaksi sosial, karakteristik pribadi seseorang, lingkungan kehidupan dan keadaan sosial ekonomi. WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa sedentary lifestyle dapat menjadi penyebab kematian yang paling sering terjadi di dunia, salah satunya adalah hipertensi. Pada penelitian ini, penulis bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup apa saja yang mempengaruhi kejadian hipertensi Metode dalam penelitian ini adalah penelitian berbasis literatur review. Hasil analisis literatur, bahwa rata-rata penelitian diatas mengemukakan kebenaran bahwa gaya hidup sangat berpengaruh terhadap kejadian hipertensi. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada 7 jurnal penelitian mengemukakan bahwa gaya hidup seperti kebiasaan merokok, minum alkohol pola makan, dan kurang aktifitas fisik sangat berperan dalam terkena atau tidak terkena hipertensi pada diri seseorang. Saran pada penelitian ini berasal dari permasalahan dan kendala yang ada, yaitu berbagai pihak khususnya tenaga kesehatan harus mempromosikan kesehatan disegala penjuru desa.
Literature Review: Analisis Dampak Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Terhadap Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan: Literature Review: Analyzing The Impact Of The National Health Insurance (JKN) Policy On Access and Quality Of Health Services Nurul Fifi Alayda; Aulia, Cindy Monica; Ritonga, Egril Rehulina; Purba, Sri Hajijah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5573

Abstract

Program JKN mempunyai dampak positif terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Ketika puskesmas memberikan layanan kesehatan yang optimal, ini akan mendorong lebih banyak peserta JKN untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut. Hasilnya, kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan pun meningkat. Kualitas pelayanan kesehatan dalam JKN merupakan aspek penting untuk menjamin pelayanan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh warga Indonesia. Ini melibatkan akses yang mudah, komunikasi yang efektif, teknologi medis terkini, dan pengelolaan sumber daya yang efisien. Diperlukan kerja sama untuk mengatasi tantangan dan memastikan JKN berperan efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kepuasan peserta JKN serta faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan mereka. Pendekatan yang digunakan adalah Observasional Retrospektif dengan metode Systematic Review yang mengeksplorasi dan menganalisis penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program JKN berhasil meningkatkan akses pelayanan kesehatan secara signifikan bagi masyarakat, masih diperlukan upaya lanjutan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan tersebut, serta untuk mengatasi berbagai kendala yang menghadang dalam pelaksanaannya. Evaluasi berkala dan perbaikan yang berkelanjutan merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa program JKN dapat mencapai tujuan cakupan kesehatan semesta dengan baik.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue