cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,321 Documents
Potensi Pemanfaatan Buah Buni (Antidesma Bunius) dalam Pengembangan Produk Pangan Fungsional: Tinjauan Pustaka Sistematis: Potential Utilization of Buni Fruit (Antidesma bunius) in the Development of Functional Food Products: A Systematic Literature Review Adriansyah, Imam; Darus Dina Imama
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9222

Abstract

Buah buni (Antidesma bunius) merupakan salah satu tanaman yang banyak dijumpai di Indonesia dan berpotensi sebagai sumber bahan baku dalam pengembangan produk pangan fungsional. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif, aktivitas biologis, serta penerapan teknologi pengolahan yang dapat meningkatkan nilai fungsional buah buni. Hasil telaah menunjukkan bahwa buah Buni kaya akan senyawa fitokimia seperti fenolik, flavonoid, antosianin, dan asam askorbat, yang berperan penting dalam aktivitas antioksidan, antiobesitas, antidiabetes, antiinflamasi, serta kardioprotektif. Beberapa teknologi pengolahan seperti fermentasi, enkapsulasi, dan perlakuan tekanan tinggi terbukti mampu meningkatkan stabilitas dan bioaktivitas senyawa aktif buah buni. Dengan demikian, buah buni berpotensi dikembangkan sebagai bahan dasar berbagai produk pangan fungsional yang mendukung kesehatan dan inovasi dalam bidang pangan.
Rutinitas Berolahraga dan Kondisi Lemak Tubuh: Studi Cross-Sectional Pada Masyarakat Usia Produktif di Kota Makassar: Exercise Routine and Body Fat Condition: A Cross-Sectional Study Among Productive-Age Adults in Makassar City Sulaeman; Darul Husnul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rutinitas berolahraga dan kondisi lemak tubuh pada masyarakat usia produktif di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 150 responden berusia 18–60 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel independen adalah rutinitas berolahraga yang dikategorikan menjadi rutin dan jarang, sedangkan variabel dependen adalah persentase lemak tubuh yang diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) dan diklasifikasikan menjadi gemuk, rata-rata, bugar, dan kurang. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara rutinitas berolahraga dan kondisi lemak tubuh (p = 0,642). Meskipun responden yang rutin berolahraga lebih banyak berada pada kategori lemak tubuh normal dan bugar, hubungan tersebut tidak cukup kuat secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa komposisi lemak tubuh dipengaruhi oleh faktor lain di luar frekuensi olahraga. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan intensitas latihan, pola makan, dan kebiasaan sedentari guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Tipologi Kecamatan di Kota Palu Berdasarkan Karakteristik Demografi dan Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Dasar Menggunakan Algoritma K-Means Clustering: Typology of Sub-districts in Palu Based on Demographic Characteristics and Availability of Basic Service Facilities Using the K-Means Clustering Algorithm Rasdiana; Yan Radhinal; Hadid, Adina Khusnudzan; Tri Wahyuningsih; Nini Rahayu Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9267

Abstract

Penelitian ini menganalisis tipologi kecamatan di Kota Palu berdasarkan karakteristik demografi dan ketersediaan fasilitas pelayanan dasar dengan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Perubahan struktur ruang pascabencana 2018 memunculkan ketimpangan distribusi layanan publik, sehingga diperlukan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing wilayah. Data sekunder dari BPS mencakup delapan kecamatan dengan empat variabel utama, yaitu kepadatan penduduk, rasio fasilitas pendidikan, kesehatan, dan peribadatan. Setelah proses normalisasi dan penentuan jumlah klaster optimal menggunakan Elbow Method, diperoleh tiga klaster. Klaster 1 terdiri dari lima kecamatan dengan defisit konsisten pada layanan pendidikan; Klaster 0 mencakup wilayah berpenduduk jarang yang menunjukkan fenomena rasio semu; sedangkan Klaster 2, yakni Palu Timur, merepresentasikan pusat kota padat dengan konsentrasi fasilitas peribadatan tertinggi. Hasil penelitian menegaskan perlunya kebijakan spasial yang diferensial sesuai karakteristik masing-masing klaster.
Perlindungan Hak Terkait Pencipta/Pemegang Hak Cipta Lagu Di Kota Bengkulu : Protection Of Rights Related To Creators/Copyright Holders Of Song In Bengkulu City Diona Joy Fitria; Ashibly; Andri Zulpan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9278

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perlindungan hukum hak terkait pencipta/pemegang hak cipta lagu di Kota Bengkulu, khususnya dalam bidang performing rights atau pengumuman karya secara publik. Lagu dan/atau musik sebagai bagian dari hak cipta memiliki perlindungan hukum yang bersifat eksklusif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Namun dalam praktiknya, masih banyak pelanggaran yang terjadi, terutama yang memanfaatkan lagu tanpa izin dari pencipta atau pemegang hak cipta. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan socio-legal, serta pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perlindungan dilakukan secara preventif melalui pencatatan ciptaan dan keanggotaan dalam Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), serta secara represif melalui penagihan royalti, mediasi, hingga gugatan hukum. Hambatan utama dalam pelaksanaan perlindungan tersebut meliputi rendahnya kesadaran hukum pencipta, belum dilakukannya pendaftaran ciptaan, serta minimnya informasi terkait hak-hak hukum yang dimiliki oleh pencipta. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan penguatan kelembagaan untuk meningkatkan efektivitas perlindungan hukum terhadap hak cipta lagu di wilayah Kota Bengkulu.
Kekebalan Kejaksaan Dalam Perspektif Konstitusi: Analisis Putusan MK NO. 15/PUU-XXIII/2025: Prosecutorial Immunity from a Constitutional Perspective: An Analysis of Constitutional Court Decision No. 15/PUU-XXIII/2025 Ernesta Arita Ari; Suwito; Liani Sari; Irsan; Faharudin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9290

Abstract

Perdebatan mengenai kekebalan hukum bagi kejaksaan kembali mengemuka setelah terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 15/PUU-XXIII/2025 yang menguji ketentuan perlindungan hukum bagi jaksa saat menjalankan tugas penuntutan. Putusan ini menjadi relevan dalam konteks negara hukum karena memunculkan pertanyaan tentang bagaimana konstitusi mengatur batas-batas kewenangan kejaksaan dan sejauh mana perlindungan tersebut dapat dibenarkan. Kajian ini berupaya menganalisis secara mendalam dasar konstitusional kekebalan kejaksaan, terutama yang berkaitan dengan prinsip persamaan di hadapan hukum serta independensi lembaga penuntutan dalam sistem peradilan pidana. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif yang bertumpu pada interpretasi terhadap UUD 1945, Undang-Undang Kejaksaan, serta putusan-putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan, disertai penelaahan literatur ilmiah mengenai asas negara hukum, akuntabilitas pejabat publik, dan teori kekuasaan penuntutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi menempatkan kekebalan jaksa sebagai bentuk perlindungan fungsional yang diberikan agar proses penuntutan dapat dilaksanakan secara independen tanpa tekanan eksternal. Namun, perlindungan tersebut tidak bersifat tanpa batas. MK menegaskan bahwa kekebalan tidak berlaku bagi tindakan yang melampaui kewenangan, penyalahgunaan jabatan, atau perbuatan yang memiliki unsur kesengajaan melanggar hukum. Dengan demikian, konsep kekebalan kejaksaan dipahami sebagai mekanisme perlindungan yang tetap beroperasi dalam koridor prinsip negara hukum dan sistem pengawasan yang berlaku. Putusan ini juga memiliki implikasi penting terhadap penguatan akuntabilitas institusi kejaksaan dan kebutuhan reformasi kelembagaan untuk memastikan perlindungan hukum tidak menjadi celah bagi penyimpangan kewenangan.
Perlindungan Hukum Terhadap Pihak Lemah Dalam Perjanjian Leasing Perspektif Asas Keadilan Kontraktual: Legal Protection for Weak Parties in Leasing Agreements from the Perspective of the Principles of Contractual Justice Anindya Bidasari; Elsarina; Diana Pujiningsih; Saryana; Christina Bagenda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9291

Abstract

Perjanjian leasing merupakan salah satu instrumen pembiayaan yang paling banyak digunakan dalam kegiatan ekonomi modern, terutama oleh pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan akses permodalan secara cepat. Namun, struktur kontrak leasing yang umumnya berbentuk perjanjian baku sering kali menempatkan lessee sebagai pihak yang memiliki posisi tawar lebih lemah dibandingkan perusahaan pembiayaan. Kondisi ketidaksetaraan ini berpotensi memunculkan klausul yang tidak seimbang, seperti denda berlebihan, percepatan pelunasan secara sepihak, dan mekanisme penarikan objek leasing tanpa prosedur hukum yang memadai. Oleh karena itu, perlindungan hukum bagi pihak lemah menjadi isu penting dalam menilai keadilan dalam hubungan kontraktual leasing. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana prinsip keadilan kontraktual dapat diterapkan untuk mengurangi ketimpangan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode yuridis normatif melalui penelusuran literatur, kajian peraturan perundang-undangan, dan telaah terhadap putusan pengadilan yang relevan. Analisis dilakukan untuk melihat sejauh mana norma hukum positif seperti KUHPerdata, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, serta regulasi Otoritas Jasa Keuangan memberikan jaminan terhadap hak-hak lessee. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan asas keadilan kontraktual sangat penting dalam menciptakan hubungan perjanjian yang seimbang dan tidak merugikan pihak yang lebih lemah. Prinsip tersebut dapat diwujudkan melalui penyusunan klausul yang lebih transparan, pengawasan regulatif yang konsisten, serta penguatan peran hakim dalam menguji kewajaran isi kontrak. Dengan demikian, penerapan keadilan kontraktual tidak hanya meningkatkan perlindungan hukum bagi lessee, tetapi juga mendorong terciptanya praktik leasing yang lebih etis dan berkelanjutan.
Analisis Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Diabetes Mellitus Berdasarkan Instrumen MMAS-8 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar: Analysis of Medication Adherence Among Patients with Diabetes Mellitus Based on the MMAS-8 Instrument at Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar Jasmin Ambas; Andi Atssam Mappanyukki; Dian Anggraeni Rachman; Samsiana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9292

Abstract

Peningkatan beban penyakit Diabetes Melitus (DM) di Indonesia ditunjukkan oleh hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang melaporkan prevalensi DM sebesar 11,7% pada penduduk usia ?15 tahun. Tren ini menandakan urgensi penguatan manajemen kepatuhan pengobatan di fasilitas layanan kesehatan, termasuk rumah sakit rujukan nasional seperti RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran kepatuhan minum obat pasien DM. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional yang bertujuan menggambarkan tingkat kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2 dan karakteristik demografisnya. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) terhadap 84 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menilai distribusi kepatuhan berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan. Sebagian besar pasien menunjukkan kepatuhan rendah (58,33%), sedangkan kepatuhan sedang sebesar 22,62% dan kepatuhan tinggi 19,05%. Kepatuhan lebih tinggi ditemukan pada responden berusia <60 tahun, berpendidikan tinggi, dan berstatus bekerja. Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien DM di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar masih rendah. Diperlukan intervensi edukatif dan konseling rutin berbasis literasi kesehatan, terutama bagi pasien usia lanjut dan tidak bekerja, untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan hasil klinis jangka panjang.
Analisis Strategi Bauran Pemasaran Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji : Analysis Of Health Services Marketing Mix Strategy At Labuang Baji Regional Public Hospital Dian Anggraeni Rachman; Nur Anisa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9293

Abstract

Bauran pemasaran adalah inti dari strategi pemasaran perusahaan dimana unsur-unsur pemasaran yang saling terkait dibaurkan, diorganisir, dan digunakan dengan tepat, sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai secara efektif dalam mewujudkan kebutuhan dan keinginan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bauran pemasaran “promotion” dan “people” dalam pelayanan Kesehatan yang digunakan di Rumah Sakit Labuang Baji Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkkan hasil penelitian diketahui bahwa strategi promosi yang dilakukan di RSUD Labuang Baji menggunkan bauran promosi hubungan masyarakat dan publikasi Upaya yang dilakukan ialah publikasi melalui media sosial dan website, kerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas, penyuluhan dan pemeriksaan gratis. Media yang digunakan dibedakan menjadi dua, media online (website dan sosial media) dan media offline (media cetak dan media elektronik). Adapun strategi people di RSUD Labuang Baji ialah menerapkan seleksi sesuai dengan standar kompetensi, memberikan pelatihan baik pelatihan umum maupun khusus serta penerapan budaya kerja 5s (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) dan budaya madani serta adanya aturan terkait seragam yang harus dikenakan oleh petugas.
Perencanaan SIMKES dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan: Studi Kasus Dinas Kesehatan Kota Makassar: SIMKES Planning in Health Service Transformation: A Case Study of the Makassar City Health Office Samsiana; Mujtahidah; Irwandi Rachman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9294

Abstract

Perencanaan dan implementasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) di Dinas Kesehatan Kota Makassar menunjukkan dinamika adaptif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan dan kebijakan yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perencanaan SIMKES sebagai upaya peningkatan transformasi pelayanan Kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan teknik wawancara mendalam dan telaah dokumen terhadap tiga informan kunci yang telah memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara tematik, dan penelitian dilaksanakan pada April 2025. Pengembangan SIMKES diawali dengan kolaborasi bersama Universitas Gadjah Mada melalui sistem SISFOMAS serta dukungan GLOBAL FUND dalam penyusunan roadmap. Perubahan sistem berlangsung dari SIGDA generik menuju SIMPUS, hingga akhirnya puskesmas memperoleh otonomi memilih sistem akibat keterbatasan model terpusat. Saat ini, pengembangan diarahkan pada SIMKES berbasis klaster melalui kerjasama dengan vendor dan pelatihan pengguna. Evaluasi perencanaan tercermin dalam kebijakan edaran pemilihan vendor yang menekankan aspek keamanan data. Meskipun terdapat upaya adaptasi dalam perencanaan SIMKES, ketergantungan pada vendor dan risiko keamanan data masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas SDM, standarisasi sistem antar-puskesmas, serta penetapan indikator evaluasi dan perjanjian pengelolaan data yang lebih jelas untuk mewujudkan SIMKES yang optimal dan berkelanjutan.
Peran Hukum Administrasi Negara Dalam Pemberantasan Korupsi Di Indonesia: The Role of State Administrative Law in Eradicating Corruption in Indonesia Sri Yulianti Mozin; Alexander H. Badjuka; Zahra Aulia Ahmad; Nurul Al-Maghfirah Putri Usuli; Muhammad Fajri Sulhandi; Muhammad Fikra R.Djafar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9295

Abstract

Korupsi dapat didefinisikan sebagai perbuatan buruk seperti penggelapan, menerima sogokan, dan sebagainya. Korupsi telah menyebar ke semua tingkat kekuasaan, dari eksekutif hingga legislatif dan yudikatif, dari tingkat pusat hingga desa. Jumlah dan kualitasnya juga meningkat seiring dengan peningkatan demokrasi Indonesia. Namun, hukum administrasi negara dapat didefinisikan sebagai arahan, pemerintahan, kegiatan pelaksanaan, pembinaan kegiatan, penciptaan prinsip-prinsip pelaksanaan kebijakan publik, analisis kegiatan, keputusan perimbangan dan penyajian, pertimbangan kebijakan, dan sebagai pekerjaan individu dan kelompok dalam menghasilkan barang publik dan jasa. Selain itu, hukum administrasi negara juga dapat didefinisikan sebagai arena untuk pekerjaan akademis dan teoritis dalam pemerintahan negara. Studi ini menggunakan pendekatan yuridis normatif deduksi. Pada akhir pembahasan, masalah hukum tentang peran hukum Administrasi Negara dalam pemberantasan korupsi akan dijawab.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue