cover
Contact Name
Nurnazmi
Contact Email
nurnazmi578@gmail.com
Phone
+6285253833464
Journal Mail Official
jurnal.edusociata@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pedidikan (STKIP) Bima Jl. Piere Tendean - Mande Kota Bima Kode Pos 84119 Tlpn. (0374) 43195/42801
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
ISSN : 26850524     EISSN : 25992511     DOI : https://doi.org/10.33627/es.v4i1
Edu Sociata adalah jurnal program studi pendidikan sosiologi STKIP Bima yang merupakan jurnal online (online journal system), dimana para dosen dapat mempublikasikan hasil penelitiannya secara berkala. Di jurnal ini para dosen aktif melakukan penelitian sebagaimana tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Edu Sociata merupakan terbitan jurnal berkala antara bulan Juni dan bulan Desember. Kehadiran OJS Edu Sociata memberi ruang kepada civitas akademika khususnya Program Studi Pendidikan Sosiologi untuk tetap berpacu dalam meningkatkan proses penelitian sesuai dengan bidang studi masing-masing.
Articles 577 Documents
Peran Damang Kepala Adat Dalam Perkawinan Adat Dayak Ngaju Di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah Jaya, Imanuel; Rasan, Febriomico Griando; Bertho, Edward Melio
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Damang Kepala Adat dalam perkawinan adat Dayak Ngaju di Kecamatan Jekan Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif secara purposive sampling yang terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Damang Kepala Adat dalam perkawinan adat Dayak Ngaju, yaitu : (1) sebagai moderator dalam dialog atau pembicaraan pihak mempelai dalam penentuan dan pemenuhan jalan hadat berdasarkan kemampuan dan kesepakatan pihak mempelai; (2) menjelaskan jalan hadat dan makna perkawinan adat secara arif dan bijaksana serta membantu pihak keluarga mempelai dalam merumuskan perjanjian - perjanjian perkawinan menurut adat Dayak; (3) menyaksikan pemenuhan hukum adat perkawinan menurut adat Dayak; (4) Damang Kepala Adat berkuasa penuh dalam menerbitkan surat keterangan perkawinan secara adat; (5) sebagai mediator atau memandu jalannya pelaksanaan pemenuhan perkawinan adat; (6) sebagai hakim adat dalam menengahi konflik bahkan penyimpangan dan menyelesaikan masalah baik masalah dalam tahapan menuju perkawinan maupun paska perkawinan.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Kota Bukittinggi Putri, Aisha; Aviani, Yolivia Irna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2515

Abstract

Research with the aim of seeing the correlation between social support and psychological well-being was carried out on final year students studying in Bukittinggi City. The research method is a questionnaire with a quantitative approach used in this research. A total of 285 final year students in Bukittinggi City were the research samples. Samples were obtained using cluster random sampling technique. The research results show an r value = 0.781 and a p value = 0.000, where Ha is accepted. Instrument reliability test for social support variables = 0.857 and PWB = 0.878. The results showed that there was a significant positive relationship between social support and psychological well-being in final year students in Bukittinggi City.
Politik Gambut: Penyebab Kebakaran Gambut Di Kalimantan Tengah Dalam Sudut Pandang Komunitas Politik Silalahi, Juli Natalia; Saragih, Osi Karina; Pebrianti, Anisa; Hutasoit, Jenni; Sugiarti, Sugiarti
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2546

Abstract

Kebakaran gambut dapat menyebabkan banyak kerugian, salah satunya dampak ekologi. Kerusakan fungsi ekologis gambut ini dapat dirasakan hingga jauh setelah kebakaran selesai. Seperti halnya, setelah kebakaran hutan dan lahan gambut di tahun 2015, dilaporkan terjadinya pencemaran air Sungai Sebangau yang airnya menjadi lima kali lipat lebih asam. Dampak juga terjadi pada Kesehatan, iklim, ekonomi, sosial. Beragam upaya dilakukan untuk merestorasi dan melindungi gambut, seperti pasca kebakaran lahan gambut yang hebat tahun 2015 sehingga di tahun 2016 pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut serta membentuk Badan Restorasi Gambut. Namun kebakaran gambut masih terjadi, bahkan di Tahun 2019 kebakaran gambut membakar seluas 711.927,30 Hektaree lahan. Menurut Purnomo, dkk (2019) bahwa pada tahun 2015, sebaran titik panas di Sumatra dan Kalimantan menujukkan bahwa titik api tercatat di 45% area perusahaan (13% perkebunan kelapa sawit, 27% perkebunan kayu pulp, 5% konsesi penebangan kayu, 2% area tumpang tindih), dan 53% berada di area di luar konsesi perusahaan (konsesi non-perusahaan yaitu masyarakat dan pemerintah). Hal ini menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan banyak terjadi pada wilayah konsesi perusahaan, sedangkan kawasan konservasi 31%, dan masyarakat hanya 22%. Untuk itu, penelitian ini mencoba menganalisis apa sesungguhnya penyebab kebakaran gambut di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya sebab sampai saat ini sejumlah 304 titik panas hingga agustus 2023 ini masih ditemukan. Mengapa masyarakat yang selalu dianggap penyumbang kebakaran gambut, padahal titip panas menunjukkan persentase cukup tinggi di wilayah area perusahaan. Untuk itu, penelitian ini akan menggali kedalaman data dari sudut pandang komunitas politik di Kalimantan Tengah. Komunitas politik akan membongkar ruang tersembunyi dari publik terkait kebakaran gambut di Kalimantan Tengah. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan sebagai cara untuk membantu menemukan jawaban atas pertanyaan penelitian, sementara itu pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Model analisis kualitatif yang ditempuh dalam penelitian ini adalah model analisis penelitian yang mengikuti model analisis dasar dari penelitian kualitatif yaitu analisis induktif. Dalam model analisis yang kualitatif ini, menggunakan analisis alur mengalir (flow analysis) yang memadukan semua tahapan mulai pengumpulan data, kategorisasi, mempolakan konsep atau tema dan penstrukturan serta sajian dalam cakupan kegiatan analisis, sehingga analisis berlangsung sepanjang tahapan kegiatan penelitian. luaran utama dari penelitian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional dan terdaftar Hak Kekayaan Intelektual dalam bentuk hak cipta sebagai luaran tambahan.
Tradisi Kawin Cilik Di Desa Cipaeh Kecamatan Gunung Kaler Dalam Perspektif Tindakan Sosial (Studi Kritis Di Desa Cipaeh Kecamatan Gunung Kaler) Askandar, Maulana; Hayat, Nurul; Widiansyah, Subhan
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam mengenai Tradisi Kawin Cilik Di Desa Cipaeh Kecamatan Gunung Kaler, Dalam Perspektif Tindakan Sosial. Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan paradigma studi kritis. Dalam pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tradisi Kawin Cilik merupakan tradisi yang berasal dari etnis atau suku betawi yang kemudian dijadikan tradisi oleh masyarakat Desa Cipaeh, juga tradisi Kawin Cilik ini masih dipertahankan eksistensinya oleh masyarakat Desa Cipaeh walaupun keberadaannya dipercaya sebagai tradisi yang terancam punah, namun masyarakat masih ada beberapa yang melestarikan tradisi tersebut karena terdapatnya suatu nilai yang juga diakui sebagai tradisi yang sudah turun-temurun dan menjadi (kaprah) masyarakat Desa Cipaeh itu sendiri. Hal tersebut tidak lepas dari adanya beberapa faktor seperti faktor pendukung dan penghambat, contohnya: faktor sosial budaya, faktor ekonomi, faktor pendidikan, dan faktor internal masyarakat. Kata Kunci: Tradisi Masyarakat, Kawin Cilik, Tindakan Sosial
Pengembangan E-Modul Literasi Digital Pada Materi Harmoni Sosial Kelas XI SMAN 2 Pandeglang S, Fadilah Novianti; Kudus, Wahid Abdul; Lindawati, Yustika Irfani
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2200

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk yaitu E-Modul Literasi digital pada Materi Harmoni sosial. Materi ini merupakan bagian dari kurikulum sosiologi untuk peserta didik kelas XI. E-Modul Literasi Digital tersebut dirancang menggunakan platform Canva dengan desain yang menarik. Penelitian ini menggunakan Metode R&D (Research and Development), yang merupakan pendekatan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk. Desain penelitian yang digunakan adalah model 4D, yang meliputi tahapan Define (Definisi), Design (Desain), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Validitas tinggi dari model 4D diperoleh karena produk yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli di bidangnya dan telah melalui serangkaian uji coba lapangan. Berdasarkan hasil validasi ahli media terhadap media pembelajaran yang dikembangkan diperoleh nilai rata-rata 88,4% dengan kategori layak. Hasil ahli materi memperoleh nilai rata-rata 96,95 % dengan kategori Sangat layak. E-Modul Literasi digital mendapatkan respon yang baik dari peserta didik sebagai pengguna dengan nilai persentase 87,88% dengan kriteria sangat baik digunakan dalam proses pembelajaran.
Adanya Perubahan Teknologi Informasi Dalam Mengubah Pola Belajar Siswa Di Era Digital Mahliah, Imas; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2201

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu agar mengetahui bagaimana perubahan teknologi mempengaruhi pola belajar siswa di era digital, dampak positif dan negative yang timbul serta bagaimana solusi yang dapat diatasi oleh siswa dan para pengguna media digital. Dalam pandangan teori konstruktivisme (Jean Piaget) tentang Adanya Perubahan Teknologi Informasi Dalam Mengubah Pola Belajar Siswa Di Era Digital. Penelitian ini menggunakan metode metodologi penelitian literatur. (literature analysis). Selama ulasan literatur, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data seperti membaca, menganalisis, dan mengatur materi. Selanjutnya, dalam proses pengumpulan data, peneliti melakukan analisis dan memeriksa beberapa jurnal, buku, dan dokumen (baik kertas atau elektronik) serta data atau informasi lain yang tampaknya relevan dengan penelitian atau analisis. Penelitian ini juga menggunakan metode pendekatan konstruktivisme dimana teori konstruktivisme merupakan sebuah teori yang menekankan membangun, membangun dari sudut pandang kekuatan, pemahaman, dan proses belajar. Karena memiliki kualitas ini, dapat diharapkan bahwa ketekunan siswa akan meningkat. Hasil dari artikel ini yaitu pada kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sudah banyak membawa perubahan yang sangat besar di bangsa ini apalagi dikalangan saat ini, khususnya pada hal komunikasi, interaksi, dan adanya akses informasi. Dalam kemajuan infrastruktur telekomunikasi hingga boomingnya penggunaan perangkat seluler dan internet, teknologi telah menjadi aspek yang sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari dimana Ponsel pintar, jejaring sosial, platform pesan instan, dan berbagai aplikasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Pola Asuh Orang Tua dalam Mendidik Anak di Daerah JABOTABEK dari Perspektif Kelas Sosial Agustina, Fera; Afrizal, Stevany
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2220

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan pola asuh orang tua dalam mendidik anak di JABOTABEK dilihat dari perspektif kelas sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan pola asuh orang tua dalam mendidik anak di JABOTABEK terdiri dari tiga bentuk, yaitu otoriter, demokratis, dan permisif, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kepribadian, pengalaman, agama, lingkungan, dan pendidikan orang tua. Dilihat dari sisi kelas sosial, penerapan pola asuh orang tua lebih dominan dipengaruhi oleh faktor ekonomi dibandingkan dengan faktor pendidikan atau lingkungan sekitar. Pola pengasuhan yang diterapkan oleh keluarga kelas atas dan keluarga kelas bawah yang membedakan satu sama lain adalah tingkat kesulitan atau kemudahan dalam memperoleh dan memenuhi segala kebutuhan anak mulai dari pendidikan, sosial, fasilitas anak dan gizi anak (pangan dan sandang), serta kesehatan anak. Privilege yang didapatkan tergantung dari status sosial mereka di masyarakat.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Dengan Menggunakan Media Boneka Tangan Pada Anak Kelompok A Di TK Negeri 27 Dodu Kota Bima Rostianah, Rostianah; Hendra, Hendra; Anhar, Ade S
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan media boneka tangan dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Negeri 27 Dodu Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pre-test dan post-test kontrol kelompok tunggal. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima intervensi menggunakan media boneka tangan, dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Penelitian dilakukan selama periode dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok A di TK Negeri 27 Dodu Kota Bima. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara dibandingkan dengan kelompok kontrol. Analisis data juga mengungkapkan bahwa anak-anak menunjukkan tingkat motivasi dan keterlibatan yang tinggi selama menggunakan media ini. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam konteks pendidikan Anak Usia Dini, khususnya dalam pengembangan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah untuk memperluas cakupan penggunaan media boneka tangan dalam berbagai aspek pembelajaran anak usia dini dan untuk mengeval___uasi efek jangka panjang dari penggunaan media ini terhadap kemampuan berbicara anak.
Aksesibilitas Perempuan Terhadap Media Sosial Sebagai Saluran Pendidikan Ketahanan Pangan Keluarga Asmiati, Neti; Lindawati, Yustika Irfani; Siregar, Herlina
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2378

Abstract

Ketahanan pangan adalah sebuah konsep yang terus berkembanga pesat dari waktu kewaktu. Menjaga ketahanan pangan keluarga tidak hanya sebatas mengandalkan pendapatan yang dimiliki oleh orang-orang yang bekerja dalam keluarga tetapi akses terhadap saluran informasi dan komunikasi memiliki dampak besar pada partisipas perempuan dalam ketahanan pangan. Menurut identifikasi masalah tersebut maka peneliti ini bertujuan untuk mengetahui pilihan saluran pendidikan yang diakses oleh para dosen perempuan di FKIP dalam menambah informasi ketahanna pangan keluarganya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan penelitian dilakukan dengan teknik purposive dengan sasarannya adalah dosen perempuan. Lokasi penelitian adalah kampus FKIP Untitrta dan tempat tinggal informan. Proses analisis data dilakukan menurut Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa saluran pendidikan yang sering dimanfaatkan dalam menambah pengetahuan terkait ketahanan pangan adalah media sosial berupa Instagram. Dengan pertimbangan karena platform tersebut menyajikan informasi yang kekinian dan informatif.
Konstribusi Strategi Coping Terhadap Homesickness Pada Mahasiswa Baru Yang Merantau Di Perguruan Tinggi Kota Bukittinggi Wiriawan, Larasati; Primanita, Rida Yanna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2424

Abstract

The purpose of this study is to see if there are differences in coping strategies in dealing with homesickness in new students who migrate in Bukittinggi city colleges. In this study using correlational quantitative methods. The sample in this study consisted of 97 new students who migrated. The sampling technique used in this study was purposive sampling with participant criteria a) Students of class 2023 who migrated in the city of Bukittinggi b) Aged 18-22 years c) Migrants from outside the West Sumatra region. The scale used in this study with homesickness variables was compiled by researchers who referred to aspects put forward by Stroebe (2002), and coping strategy variables were compiled by researchers who referred to aspects put forward by Lazarus & Folkman (1984). Based on the analysis obtained with the value of t count = -125,865 with a significance of 0.000. So it can be concluded that there are differences in coping strategies in dealing with homesickness in new students who migrate in Bukittinggi city colleges.