cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
BEDAH DAN DISKUSI FILM SEJARAH DI SMAN 1 JATIBARANG, KABUPATEN INDRAMAYU Kurniawati; Pamela Ayesma; Rosy Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelajaran sejarah identik dengan pelajaran yang membosankan dan kurang menarik. Akibatnya pembelajaran sejarah tidak begitu populer dibanding mata pelajaran lainnya. Masalah ini sebenarnya terjadi karena kurangnya metode dan sumber yang digunakan guru dalam merancang pembelajaran sejarah di sekolah. Guru sering menggunakan metode klasik berupa ceramah dan hanya menggunakan sumber dari buku teks saja. Maka dari itu, salah satu solusi yang tepat untuk menciptakan pembelajaran sejarah yang menarik adalah memanfaatkan berbagai sumber-sumber terkait konten kesejarahan, termasuk memanfaatkan film bertema sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempopulerkan cerita sejarah melaui film sejarah kepada siswa sebagai sumber dalam memahami topik sejarah. Dalam film sejarah teradapat informasi tentang tokoh, peristiwa, dan tahun terjadinya sejarah. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pemutaran film Tjokrominoto: Guru Bangsa dan kemudian mendiskusikanya dengan peserta pengabdian yang terdiri dari 31 siswa SMAN 1 Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Hasilnya adalah bertambahnya wawasan kesejarahan para siswa mengenai perjuangan tokoh Tjokrominoto. Film ini juga menambah wawasan siswa dalam memahami materi sejarah pergerakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan film dalam pembelajaran sejarah adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan siswa terhadap topik sejarah dan diharapkan dapat digunakan sebagai media dan sumber pembelajaran sejarah yang menarik. Kata Kunci : Pendidikan Sejarah, Sumber Belajar Sejarah, Film Sejarah Abstract History lessons are identical to boring and less interesting lessons. As a result, history learning is not as popular as other subjects. This problem actually occurs because of the lack of methods and sources used by teachers in designing history learning in schools. Teachers often use the classic method of lectures and only use sources from textbooks. Therefore, one of the right solutions to create interesting history learning is to utilize various sources related to historical content, including utilizing historical-themed films. This study aims to introduce and popularize historical stories through historical films to students as a source in understanding historical topics. In historical films, there is information about figures, events, and the year of history. The method used in this community service is the screening of the film Tjokrominoto: Guru Bangsa and then discussing it with the service participants consisting of 29 students of SMAN 1 Jatibarang, Indramayu Regency. The result is an increase in students' historical insight into the struggle of the figure Tjokrominoto. This film also increases students' insight into understanding the material of the history of the movement. Thus, it can be concluded that the use of films in history learning is the right step to improve students' knowledge of historical topics and is expected to be used as an interesting media and source for learning history. Keywords: History Education, History Learning Resources, History Films
Pelatihan Pemanfaatan Tools Family Link sebagai Media Pengendalian Penggunaan Telepon Pintar pada Anak bagi Masyarakat Muara Gembong, Kabupaten Bekasi Baso Maruddani; Moch. Sukardjo; Agya Rizqa Maharani; Nesya Alivia Nazwa; Guntur Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Smartphone use by children has become an increasing phenomenon along with technological advances. On the one hand, smartphones can be an effective educational tool, facilitating access to information, learning applications, and improving digital skills. However, on the other hand, excessive use can cause negative impacts such as impaired concentration, decreased physical activity, limited social interaction, and the risk of exposure to inappropriate content. In addition, long-term screen exposure is associated with health problems such as sleep disorders and eye fatigue. Therefore, the role of parents and educators is very important in limiting and supervising smartphone use, and ensuring that its use is carried out wisely and according to the child's developmental needs. As a partner in the Community Service program with the Faculty of Engineering, UNJ, Muara Gembong is one of the sub-districts with a fairly large child population, which is around 30% of the total population. Therefore, the Community Service Team provided training on the use of Family Link as a tool so that parents can supervise and control smartphone use in children. After being given training, participants' knowledge regarding the positive and negative impacts of cellphone use and knowledge regarding applications to supervise smartphone use in children increased from 57.14% to 85.71%. Keywords: Smartphone, Family Link, Monitoring, Children, Muara Gembong Abstrak Penggunaan telepon pintar oleh anak-anak telah menjadi fenomena yang semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi. Di satu sisi, telepon pintar dapat menjadi alat edukasi yang efektif, memfasilitasi akses terhadap informasi, aplikasi pembelajaran, serta meningkatkan keterampilan digital. Namun, di sisi lain, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif seperti gangguan konsentrasi, penurunan aktivitas fisik, interaksi sosial yang terbatas, serta risiko paparan konten yang tidak sesuai. Selain itu, paparan layar dalam jangka waktu panjang dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti gangguan tidur dan kelelahan mata. Oleh karena itu, peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam membatasi dan mengawasi penggunaan telepon pintar, serta memastikan bahwa penggunaannya dilakukan dengan bijaksana dan sesuai kebutuhan perkembangan anak. Sebagai mitra dalam program Pengabdian pada Masyarakat dengan Fakultas Teknik UNJ, Muara Gembong merupakan salah satu kecamatan dengan populasi anak yang cukup banyak yaitu sekitar 30% dari total penduduk. Oleh karenaya Tim Pengabdian pada Masyarakat memberikan pelatihan penggunaan Family Link sebagai tools agar orang tua dapat mengawasi dan mengontrol penggunaan telepon pintar pada anak. Setelah diberikan pelatihan, pengetahuan peserta mengenai dampak positif dan dampak negatif penggunaan HP serta pengetahuan mengenai aplikasi untuk mengawasi penggunaan telepon pintar pada anak mengalami peningkatan dari 57,14% menjadi 85,71%. Kata kunci: Telepon pintar, Family Link, Pengawasan, Anak, Muara Gembong
PELATIHAN MASASE TERAPI BAGI TENAGA SPORT MASASE PROVINSI DKI JAKARTA Junaidi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Therapeutic massage is a series of touch or rubbing techniques designed to reduce pain, normalize muscle or tissue tone so as to help restore motion and function of the musculoskeletal system supported by a comprehensive examination and evaluation of patient complaints. Masage therapy has been applied to help the wider community in dealing with sports injuries and injuries due to daily activities. But unfortunately there are still many sports masasseurs who are not skilled in performing therapeutic masassage both on athletes and on other sports communities. This community service program is a Masase Therapy Training for Sport Masase Workers of DKI Jakarta Province. The target audience for this training-based Community Service program is sports masase personnel in Jakarta. The types of problems addressed in this community service program include aspects of training sport masase personnel who will pursue therapeutic masage which will be applied to athletes. The expected output of this training is the birth of skilled masase therapists, so that they can meet the needs of masase therapists in Jakarta in particular and Indonesia in general. This training activity begins with planning, implementing activities and evaluating activities. Keywords: Masage Therapy, Sport Masage Workers, DKI Jakarta Abstrak Masase terapi yaitu serangkaian teknik sentuhan atau usapan yang didesain untuk mengurangi nyeri, menormalkan tonus otot atau jaringan sehingga membantu mengembalikan gerak dan fungsi dari sistem muskuloskeletal dengan didukung oleh pemeriksaan serta evaluasi yang komprehensif terhadap keluhan pasien. Masase terapi sudah diterapkan untuk membantu pada masyarakat luas dalam menangani cedera olahraga maupun cedera akibat aktivitas sehari-hari. Namun sayangnya masih banyak tenaga sport masase belum terampil dalam melakukan masase terapi baik pada atlet maupun pada masyarakat olahraga lainnya. Program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pelatihan Tenaga Masase Terapi bagi Tenaga Sport Masase Provinsi DKI Jakakarta. Khalayak sasaran program Pengabdian Masyarakat berbasis pelatihan ini, adalah tenaga sport masase yang berada di Jakarta. Jenis permasalahan yang ditangani dalam program pengabdian masyarakat ini meliputi aspek pelatihan tenaga sport masase yang akan menekuni masase terapi yang akan diterapkan kepada atlet. Luaran yang diharapkan pada pelatihan ini adalah lahirnya tenaga masase terapi yang terampil, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga masase terapi di Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya. Kegiatan pelatihan ini dimulai dengan pembuatan perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan Kata Kunci : Masase Terapi, Tenaga Sport Masase, DKI Jakarta
LATIHAN TIME WORKS, LEADERSHIP, DAN PROBLEM SOLVING PADA GURU SEKOLAH MENENGAH DI KECAMATAN KLARI, KARAWANG. Siti Rochanah; Muhamad Fadholi; Abrar Adzkia Ahmad; Putri Novira Ariyanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service will be conducted in the Klari district of Karawang. The focus of this community service activity is training to improve the competencies of time management, leadership, and problem-solving among secondary school teachers in the Klari district of Karawang. This activity is considered important because through this activity, the problem of suboptimal success in teacher development programs can be addressed. The target of this activity is teachers at secondary schools in the Klari district of Karawang. The activity will be carried out over two meetings. The purpose and output of this activity are for training participants to have knowledge and skills in time management, leadership, and problem-solving. Keywords: time work, leadership, problem solving Abstrak Pengabdian ini akan dilaksanakan di wilayah Klari, Karawang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memfokuskan pada pelatihan peningkatan kompetensi manajemen waktu, kepemimpinan, dan pemecahan masalah pada guru sekolah menengah di wilayah Klari, Karawang. Kegiatan ini dipandang penting karena melalui kegiatan ini, permasalahan belum maksimalnya keberhasilan program pembinaan guru dapat teratasi. Sasaran dari kegiatan ini adalah para guru pada sekolah menengah di wilayah Klari, Karawang. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua kali pertemuan. Adapun tujuan dan luaran dari kegiatan ini adalah peserta pelatihan dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen waktu, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Kata Kunci: waktu kerja, kepemimpinan, pemecahan masalah
SISTEM BACK UP ENERGI DAN WEBSITE DIGITAL MARKETING KLINIK ISTANA SEHAT ABADI MALANG Achmad Safi’i; Dityo Kreshna Argeshwara; Langlang Gumilar; Denis Eka Cahyani; Ira Kumalasari; Dito Valentino; M. Farrel Akbar Firzatullah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Istana Sehat Abadi Clinic is an economically productive business where on average this clinic can serve 15 patients with 6 effective working days and 2 shifts every day. So that during one month the average number of patients is 360 patients with different complaints. Many patients are satisfied with the services of the clinic. In the early stages of the service, visits and discussions were carried out on partner problems. From the discussions carried out, there are problems experienced by partners, namely administrative activities are often disrupted due to frequent power outages and patients who seek treatment are only patients around the clinic and regular patients. Then idea generation, conceptualisation and implementation of applicable solutions and handover of service results to partners were carried out. After that, evaluation and monitoring have been carried out for 1 month where the energy back up system works well and the website can increase the interest of new patients between 1 to 4 patients per day to come to the Clinic. Then continuous monitoring and evaluation will be carried out to determine the usefulness of the service activities that have been implemented to partners. Keywords: energy back up system, marketing, service, website, clinic Abstrak Klinik Istana Sehat Abadi merupakan usaha produktif secara ekonomi yang mana rata-rata klinik ini dapat melayani pasien dengan jumlah 15 pasien dengan 6 hari kerja efektif serta 2 shift setiap harinya. Sehingga selama satu bulan jumlah pasien rata-rata adalah 360 pasien dengan keluhan yang berbeda beda. Banyak pasien puas dengan pelayanan dari klinik. Pada tahap awal pengabdian dilakukan kunjungan dan diskusi terhadap permasalahan mitra. Dari diskusi yang dilakukan terdapat masalah yang dialami pada mitra yaitu kegiatan administrasi sering terganggu karena sering terjadi pemadaman listrik serta pasien yang berobat hanya pasien disekitar klinik dan pasien langganan. Lalu dilakukan penggalian ide, pembuatan konsep serta implementasi dari solusi yang dapat diterapkan serta serah terima hasil pengabdian pada mitra. Setelah itu telah dilakukan evaluasi dan monitoring selama 1 bulan dimana sistem back up energi bekerja dengan baik dan website dapat menambah ketertarikan pasien baru antara 1 sampai 4 pasien per hari untuk datang ke Klinik. Kemudian akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan untuk mengetahui kebermanfaatan kegiatan pengabdian yang telah diimplementasikan pada mitra. Kata Kunci: sistem back up energi, pemasaran, pelayanan, website, klinik
DISEMINASI MODUL ELEKTRONIK KIMIA GENERASI KE- 4 BERBASIS ETNOSAINS DAN ECO-STEAM PADA GURU KIMIA DI MGMP WILAYAH JAKARTA SELATAN 2 Muktiningsih Nurjayadi; Fera Kurniadewi; Irma Ratna Kartika; Siti Fatimah; Nasywa Fhelia Salta; Athiyah Layla; Mellyna Fitriani; Annisa Maharani; Sarah Adilisa Kartini; Nabilla Anisa Putrie; Jefferson Lynford Declan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The rapid advancement of technology has profoundly influenced the development of learning media, accessibility, and the overall quality of education. The 4th generation electronic chemistry module represents an innovative educational tool that integrates visual, audio, audio-visual, and interactive features, facilitating enhanced communicating among learning resources, students, and educators to achieve learning objectives. This Community Service Program (P2M) aimed to disseminate research findings related to the 4th generation electronic module, which incorporates elements of ethnoscience and eco-STEAM. The dissemination activities were conducted with chemistry teachers from the South Jakarta 2 MGMP through a series of informational sessions and workshops. During the informational sessions, the theoretical framework underpinning the module's development was presented, along with an overview of the necessary applications, developmental procedures, and the integration of features such as videos, quizzes, images, pop-ups, and other interactive media tailored to specific instructional models. In the workshop component, participants were guided through the process of creating electronic modules, culminating in the successful production of a standardized prototype. The results showed that approximately 94.7% to 98.9% of participants were satisfied with the training. They found the delivery of the training material to be relevant and as expected, applicable to chemistry learning in schools, and inspiring for new interactive teaching ideas. Participants also felt that the presenter had a strong understanding of the topic, used the allotted time effectively, communicated the material clearly, answered questions well, and ensured that the training ran smoothly. Based on the findings, it is concluded that the dissemination of the 4th generation electronic chemistry module was highly effective. Keywords: The 4th generation Chemistry Electronic Module, Ethnoscience, Eco-STEAM, MGMP Abstrak Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan dampak signifikan pada pengembangan media, aksesibilitas dan kualitas pembelajaran. Modul elektronik kimia generasi ke-4 merupakan Modul elektronik yang dapat menampilkan secara komprehensif, baik visual, audio, audio-visual, dan aktivitas interaktif antara sumber belajar, peserta didik dan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) ini bertujuan melakukan diseminasi produk penelitian tentang modul elektronik generasi ke-4 yang diwarnai dengan Etnosains dan Eco-STEAM. Diseminasi dilakukan pada guru-guru di MGMP Kimia wilayah Jakarta Selatan 2 dengan metode penyampaian materi scara diskusi informasi, dan workshop. Pada sesi materi disampaikan teori yang mendasari pengembangan modul, berbagai aplikasi yang dibutuhkan, langkah pengembangan, penambahan fitur video, kuis, gambar, teknik pop up, dan media interaktif lainnya yang dibuat berdasarkan alur model pembelajaran tertentu. Pada tahap workshop peserta diberikan kesempatan dan dibimbing dalam pembuatan elektronik modul sampai menghasilkan prototype standar. Kepuasan dari peserta diukur melalui kuesioner dan tanya jawab, hasilnya menunjukkan bahwa 94,7-98,9% peserta puas dengan penyampaian materi pelatihan, materi yang disampaikan relevan dan sesuai dengan yang diharapkan, dapat diterapkan dalam pembelajaran kimia di sekolah, memunculkan ide-ide baru untuk melaksanakan pembelajaran interaktif di kelas, pemateri sangat memahami topik yang disampaikan, waktu penyampaian materi mencukupi, penyampaian materi sangat baik dan mudah dipahami, pemateri menjawab pertanyaan peserta dengan sangat baik dan pelatihan berlangsung dengan lancar. Berdasarkan hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa diseminasi modul elektronik kimia generasi ke-4 telah berhasil dengan sangat baik. Kata Kunci: Modul Elektronik Kimia generasi ke-4, Etnosains, Eco-STEAM, MGMP
PENDALAMAN MATERI TENTANG APLIKASI TEORI BILANGAN DALAM KEHIDUPAN UNTUK SISWA SMA/SEDERAJAT DI KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT Yudi Mahatma; Ibnu Hadi; Lukita Ambarwati; Muhammad Eka Suryana; Sandrina Widya Andani; Nur Adzhani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Number theory is an important topic in mathematics that has many applications in everyday life.  Mastery of this concept is important for high school students/equivalent so that they are able to understand the application of mathematics more broadly.  For this reason, in-depth study of the application of number theory in life was carried out for high school/equivalent students in Sukabumi Regency, West Java Province.  This activity is part of community service organized by the Mathematics Study Program in collaboration with the Sukabumi Regency Education Office.  The training was conducted at Al Bayan High School with the aim of strengthening students' understanding of number theory.  As part of the evaluation, questionnaires were distributed to participants before and after the training.  Based on the results of the questionnaire, this activity succeeded in increasing students' knowledge regarding the application of number theory in everyday life.  One of the outputs of this activity is a learning video that will be uploaded to the official UNJ Mathematics YouTube account.        Abstrak Teori bilangan merupakan salah satu materi penting dalam matematika yang memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.  Penguasaan konsep ini penting bagi siswa SMA/sederajat agar mampu memahami penerapan matematika secara lebih luas.  Untuk itu, dilakukan pendalaman materi tentang aplikasi teori bilangan dalam kehidupan bagi siswa SMA/sederajat di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.  Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian pada masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Matematika bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.  Pelatihan dilaksanakan di SMA Al Bayan dengan tujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap teori bilangan.  Sebagai bagian dari evaluasi, disebarkan kuesioner kepada para peserta sebelum dan sesudah pelatihan.  Berdasarkan hasil kuesioner, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai aplikasi teori bilangan dalam kehidupan sehari-hari.  Salah satu luaran dari kegiatan ini adalah video pembelajaran yang akan diunggah di akun YouTube resmi Matematika UNJ.
PELATIHAN ‘SORE MAS PAPUA’ ANTI ALKOHOLISME PADA SISWA SMA NEGERI 3 JAYAPURA PAPUA Hendrikus Masang Ban Bolly; Renny Sulelino
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Alkoholisme mempunyai dampak bahaya serius bagi seluruh organ tubuh manusia. Angka kejadian pengidap alkoholisme di Papua tergolong tinggi terutama dikalangan usia remaja. Pelatihan bertajuk “Sore Mas Papua” atau “Selamatkan Otak Generasi Emas Papua” anti Alkholisme adalah program yang disusun secara komprehensif untuk pencapaian tujuan promotif dan preventif terhadap permasalahan alkoholisme. Program ini difokuskan bagi pelajar SMA diharapkan membuat siswa mampu menghindarkan diri dari permasalahan alkoholisme, bahkan menjadi agent perubahan terbaik untuk mempromosikan efek merugikan konsumsi alkohol bagi otak dan bagi kesehatan tubuh manusia secara umum bagi remaja seusia disekitar lingkungannya. Pelatihan dilakukan pada siswa SMA Negeri 3 Jayapura, diikuti oleh 99 siswa/i (kelas 10-12) dalam ruangan tertutup secara langsung. Materi pelatihan ditampilkan menggunakan media power point, sesi video promotif dan evaluasi terstruktur pada seluruh peserta. Materi yang disampaikan meliputi spektrum masalah alkoholisme di Indonesia, perkembangan otak dan fetal alcoholic syndrome, aspek genetic alkoholisme, metabolism normal alcohol dalam tubuh, efek alcohol untuk otak dan menjaga kesehatan otak. Dilakukan pre-test dan post test terkait konten materi yang diberikan. Sebanyak 15 soal terkait konten materi pelatihan dalam bentuk jawaban binary scale (benar atau Salah) diberikan pada semua peserta. Pada post test, pengetahuan dan pemahaman peserta mengalami peningkatan. Bentuk pelatihan seperti ini perlu dilakukan semakin luas pada kalangan anak SMA di Kota Jayapura dan materi pelatihan dapat dibukukan untuk dapat digunakan sebagai panduan dalam program promosi dan preventif anti alkoholisme yang lebih luas.   Abstract   Alcoholism has serious harmful effects on all organs of the human body. The incidence of alcoholism in Papua is relatively high, especially among teenagers. The training entitled "Sore Mas Papua" or "Save the Brains of the Golden Generation of Papua" anti-alcoholism is a comprehensive program designed to achieve promotive and preventive goals against alcoholism problems. This program is focused on high school students, it is expected to make students able to avoid alcoholism problems, and even become the best agents of change to promote the detrimental effects of alcohol consumption on the brain and human health in general for teenagers of the same age around their environment. The training was conducted on students of SMA Negeri 3 Jayapura, attended by 99 students (grades 10-12) in a closed room directly. The training material was presented using PowerPoint media, promotional video sessions, and structured evaluations for all participants. The material presented includes the spectrum of alcoholism problems in Indonesia, brain development and fetal alcoholic syndrome, genetic aspects of alcoholism, normal alcohol metabolism in the body, the effects of alcohol on the brain, and maintaining brain health. Pre-tests and post-tests related to the content of the material provided. A total of 15 questions related to the content of the training material in the form of binary scale answers (true or false) were given to all participants. In the post-test, the knowledge and understanding of the participants increased. This form of training needs to be carried out more widely among high school students in Jayapura City and the training materials can be published in a book to be used as a guide in a wider anti-alcoholism promotion and prevention program.
“I CAN TAKE CARE OF MYSELF!”: UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS KEMANDIRIAN REMAJA MELALUI PELATIHAN PERAWATAN DIRI MANDIRI DI JATIBARANG, INDRAMAYU Rahmadianty Gazadinda; Gita Irianda Rizkyani Medellu; Santi Yudhistira; Gumgum Gumelar Fajar Rakhman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The limitation of job opportunities in Indramayu has become one of the reason local citizen prefers to work outside Indramayu which leads to the family strengthening’s issue due to the facts that their children is left-behind with the extendend family during their leaving days. Although the main reason of this condition is for sorting the family financial’s issue, the children will be the one who is strongly affected due to the parental absence. The condition would be more challenging when their kids transformed into an adolescent since major life changing is happening. During the situation, parental presence would be very beneficial for the child however the condition might not be as ideal as it was expected. The “I can take care of myself!” program is presented to improve individual’s independency in taking care of themselves—or self-care. The program was held in SMP Negeri 1 Jatibarang, Indramayu and involved 35 students with no specific criterion. The program was evaluated twice by utilizing short questionnaire forms in order to identify participants’ understanding regarding how to face the major life changing and take care of themselves during adolescence phase. The evaluation found there is a significant different understanding about the strategy of self-care after the program delivered (t=2.478; sig. 0.019). This finding implicates that the training can increase individual’s comprehention in taking care of themselves—which hopefully can increase their independency in self-caring.   Abstrak Terbatasnya kesempatan kerja di Indramayu menjadi alasan masyarakat memilih bekerja di luar Indramayu hingga berdampak pada ketahanan keluarga—terutama ketika anak ditinggalkan bersama anggota keluarga besar lainnya atau disebut juga left-behind children. Meskipun fenomena ini didasari usaha untuk memperbaiki perekonomian keluarga, anak akan sangat terdampak karena kehilangan sosok orang tua. Kondisi ini semakin berisiko ketika anak memasuki usia remaja—yang mana akan membutuhkan pendampingan dari orang tua dalam menghadapi perubahan diri. Pelatihan “I Can Take Care of Myself!” diberikan guna membantu meningkatkan kapasitas kemandirian remaja di Jatibarang, Indramayu melalui psikoedukasi tentang bagaimana menghadapi perubahan dan merawat diri di masa remaja. Pelatihan ini diadakan di SMP Negeri 1 Jatibarang, Indramayu selama satu hari dengan melibatkan 34 siswa tanpa kriteria khusus. Tim pengabdi mengevaluasi pemahaman peserta tentang strategi merawat diri sebelum dan setelah pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hal pengetahuan tentang cara merawat diri di masa remaja (t=2.478; sig. 0.019). Temuan ini mengindikasikan pelatihan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan remaja dalam merawat diri sehingga remaja di SMPN 1 Jatibarang diharapkan dapat lebih mandiri dalam merawat diri.
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN CERITA FIKSI BAGI SISWA DI SMP YPK HEDAM KOTA JAYAPURA Monika Gultom; Ruth Naomi Nancy Wompere; Afner Saut Sinaga; Angela Sani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to introduce English language learning which combines several language skills using fictional stories, considering many English teachers still confused about training students’ listening, reading, listening, understanding and writing skills through the use of fictional stories related to the material, learning activities, and learning methods. Developing the ability to hear, read, pay attention, understand and write what they understand is an ability or skill that is no longer popular, considering the increasing craze of students using gadgets made them interact less with each others. SMP YPK Hedam as a christian school, has students who are still low in language skills even though it is located in Jayapuracity  which is quite advanced in technology. This school has  90% of whom  native Papuan, which makes it the backbone of forming generation of Papuans who are good at hearing, reading, observing, understanding and writing down what they hear or read well in English. This activity was carried out for  one month, including deepening fictional story material that was appropriate to the characteristics and abilitites of students at SMP YPK Hedam, determining various and varied learning activities, and also fun and effective teaching methods for students at SMP YPK Hedam. Keywords: English Learning, Fictional Story. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pembelajaran bahasa Inggris yang memadukan beberapa keterampilan bahasa menggunakan cerita fiksi, mengingat masih banyak guru bahasa Inggris yang kebingungan dalam melatih kemampuan mendengar, membaca, menyimak, memahami, dan menulis peserta didik melalui penggunaan cerita fiksi yang menarik terkait materi, kegiatan belajar, dan metode pembelajarannya. Mengembangkan kemampuan mendengar, membaca, menyimak, memahami dan menulis apa yang dipahaminya merupakan kemampuan atau keterampilan yang tidak populer lagi, mengingat meningkatnya kegandrungan peserta didik dalam menggeluti gadget sehingga kurang berinteraksi dengan sesama. SMP YPK Hedam sebagai sekolah berafiliasi keagamaan yaitu Yayasan Pendidikan Kristen memiliki karakteristik peserta didik yang masih rendah dalam keterampilan berbahasa padahal berlokasi di Kota Jayapura yang sudah cukup maju dalam teknologi dan modernisasi. Sekolah ini memiliki cukup banyak peserta didik 90% orang asli Papua (OAP) yang menjadikannya tulang punggung pembentukan generasi Papua yang berkualitas baik dalam mendengar, membaca, menyimak, memahami, dan menuliskan apa yang didengarnya atau dibacanya tersebut dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan termasuk pendalaman materi cerita fiksi yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik di SMP YPK Hedam, penentuan kegiatan belajar yang beragam dan variatif, dan juga metode mengajar yang menyenangkan dan efektif bagi peserta didik di SMP YPK Hedam. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Inggris, Cerita Fiksi.