cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
SOSIALISASI PENGETAHUAN OPERASIONAL PENANGANAN MUATAN BARANG MELALUI PEMBELAJARAN VR UNTUK SISWA DAN GURU DI SMA PLUS PUTERA MELATI JONGGOL Winoto Hadi; Henita Rahmayanti; Nur Azisah; Wini Rossa Dewi; Fanny Aulia Nuraini; Rizki Hamdallah; Azkiya Nurramadhani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai operasional penanganan muatan barang di pelabuhan melalui teknologi Virtual Reality (VR). Kegiatan dilaksanakan di SMA Plus Putera Melati, Jonggol, Kabupaten Bogor dengan melibatkan 20 siswa dan guru pendamping. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan berbasis VR, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap operasional pelabuhan, khususnya dalam aspek cargodoring, stevedoring, dan receiving. Rata-rata nilai post-test meningkat dibandingkan pre-test, menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis VR. Antusiasme siswa sangat tinggi dengan partisipasi aktif dalam sesi simulasi dan diskusi. Dukungan positif dari pihak sekolah mengindikasikan keberlanjutan program di masa mendatang. Teknologi VR terbukti efektif sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang kepelabuhanan dan logistik maritim. Abstract This community service activity aims to improve high school students' understanding of cargo handling operations at ports through Virtual Reality (VR) technology. The activity was carried out at SMA Plus Putera Melati, Jonggol, Bogor Regency, involving 20 students and accompanying teachers. The methods used were socialization, VR-based training, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results showed a significant increase in students' understanding of port operations, particularly in the aspects of cargodoring, stevedoring, and receiving. The average post-test score increased compared to the pre-test, demonstrating the effectiveness of VR-based learning. The students were very enthusiastic and actively participated in the simulation and discussion sessions. Positive support from the school indicates the program's sustainability in the future. VR technology has proven effective as an innovative learning medium that can enhance the quality of vocational education in the fields of port operations and maritime logistics.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DALAM UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI DESA BULAK INDRAMAYU Ratna Komala; Tri Handayani Kurniati; Mohamad Isnin Noer; Diana Vivanti Sigit; Sri Rahayu; Restu Gymnastiar Pasa; Nurul Assyfa Wardana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah rumah tangga merupakan kontributor utama terhadap pencemaran lingkungan hidup, jika tidak dikelola dengan baik keberadaan limbah  akan berdampak negatif untuk lingkungan dan kesehatan.  Salah satu upaya mengurangi masalah tersebut adalah mengolah limbah organik menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis dan ekologis. Tujuan kegiatan ini  untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara pengolahan limbah organik melalui produksi bersih dan khususnya dalam membuat kompos organik dari limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di  Desa Bulak, Kecamatan Ajibarang, Indramayu. pada  tanggal 31 Juli 2025, pukul 08.00–12.00Metode kegiatan adalah  pelatihan  dimulai dengan pemaparan materi  melalui  presentasi dan tayangan video, diskusi, demonstrasi dan praktek langsung pembuatan pupuk kompos secara berkelompok.  Sebelum materi diberikan, peserta diberikan pre-test dan diakhir kegiatan diberikan  post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentangt materi pelatihan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar, pengetahuan peserta meningkat antara 40% hingga 80%, dan mampu meningkatkan minat peserta dalam menjaga lingkungan serta keterampilan pembuatan pupuk kompos menggunakan limbah organik rumah tangga.     Abstract  Household waste is a major contributor to environmental pollution, if not managed properly the existence of waste will have a negative impact on the environment and health.  One of the efforts to reduce this problem is to process organic waste into a product with economic and ecological value. The purpose of this activity is to increase public knowledge about how to process organic waste through clean production and especially in making organic compost from household waste. Community service activities were carried out in Bulak Village, Ajibarang District, Indramayu. on July 31, 2025, at 08.00–12.00 The method of the activity is training starting with the presentation of material through presentations and video shows, discussions, demonstrations and direct practice of making compost fertilizer in groups.  Before the material is given, participants are given a pre-test and at the end of the activity are given a post-test to find out the increase in knowledge and understanding of participants about the training material. The results of the activity showed that overall, the activities ran successfully and smoothly, the participants' knowledge increased between 40% to 80%, and was able to increase the participants' interest in protecting the environment as well as the skills of making compost using household organic waste.
Kompos Digital: Revolusi Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Rindang Diannita; Mohammad Muslih; Yuangga Kurnia Yahya; Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit; Umma Fatayati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPermasalahan sampah di Indonesia menghadapi tantangan utama dalam pengelolaan sampah khususnya wilayah dengan masyarakat pedesaan yang memegang tradisi membakar sampah. Proses pembakaran sampah menimbulkan masalah lain berupa risiko kebakaran, adanya polusi udara, mengakibatkan penyakit mata, asapnya mengandung zat beracun seperti dioksin, furan, karbon monoksida, serta partikel halus (PM2.5) yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan, kanker, gangguan hormone. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi Kompos Digital sebagai solusi pengolahan sampah berkelanjutan berbasis teknologi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan pendampingan penggunaan sistem digital yang terintegrasi dengan sensor Internet of Things (IoT) merupakan konsep dimana perangkat berupa aplikasi mobile Blynk IoT yang memiliki fungsi untuk memantau suhu serta mengetahui kadar kelembapan secara real-time. Selain itu, sebagai sarana edukasi dan monitoring masyarakat dalam proses pengomposan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah secara efisien, serta terciptanya produk kompos berkualitas tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian berupa kompos dan untuk peternakan sebagai pakan ternak. Dengan adanya Kompos Digital, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi melalui pengurangan biaya pupuk, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara teknologi serta partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan. AbstractIndonesia's waste management challenges are significant, particularly in rural areas where burning is a common practice. The burning process poses additional challenges, including fire risks, air pollution, and eye diseases. The smoke contains toxic substances such as dioxins, furans, carbon monoxide, and fine particulate matter (PM2.5), which can cause respiratory illnesses, cancer, and hormonal disruption. This community service program aims to introduce the Digital Compost innovation as a technology-based, sustainable waste management solution. The implementation method includes socialization and mentoring on the use of digital systems integrated with Internet of Things (IoT) sensors. This concept is where the device is in the form of a Blynk IoT mobile application that has the function to monitor temperature and determine humidity levels in real-time. In addition, it serves as a means of education and monitoring the community in the independent composting process. The results of the activity show an increase in community knowledge and skills in managing waste efficiently, as well as the creation of high-quality compost products that can be used for agriculture in the form of compost and for livestock as animal feed. With the Digital Compost, the community not only gains economic benefits through reduced fertilizer costs, but also contributes to reducing carbon emissions and creating a cleaner environment. This program emphasizes the importance of collaboration between technology and community participation in realizing sustainable waste management.
INTEGRASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN EDUKASI LINGKUNGAN MELALUI SISTEM FILTER AIR DI SMPIT AS SALAM MALANG Putu Hadi Setyarini; Sisca Fajriani; Evi Nur Cahya; Mochammad Roviq; Nuretha Hevy Purwaningtyas
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air bersih di sekolah penting untuk mendukung kesehatan dan kegiatan belajar. SMPIT As-Salam Kota Malang menghadapi masalah kualitas air sumur yang keruh, berbau, serta mengandung logam berat dan bakteri patogen. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan menerapkan filter air buatan berlapis sebagai solusi teknis sekaligus media edukasi lingkungan. Metode yang digunakan bersifat partisipatif  melalui lima tahapan: observasi dan uji kualitas air, perancangan filter, pelatihan operasional, implementasi, serta monitoring. Filter air berlapis disusun dari zeolit, pasir silika, karbon aktif dan manganese greensand. Hasil laboratorium menunjukkan penurunan signifikan pada kekeruhan, bau, kandungan Fe dan Mn, serta bakteri Escherichia coli dan Total Coliform, sehingga air memenuhi standar Permenkes No. 2 Tahun 2023. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Tim Doktor Mengadi Universitas Brawijaya juga melakukan peningkatan pemahaman guru dan karyawan terkait sanitasi dan keberlanjutan lingkungan. Simpulan menyatakan bahwa filterisasi air berlapis, jika disertai pelatihan dan pendampingan, efektif menyediakan air bersih serta berfungsi sebagai instrumen edukasi berkelanjutan di sekolah.   Abstract Clean water availability in schools is crucial to support health and learning activities. SMPIT As-Salam Malang faces problems with well water quality that is cloudy, odorous, and contaminated with heavy metals and pathogenic bacteria. This community service aimed to implement a layered artificial water filter as both a technical solution and an educational tool. A participatory method was applied through five stages: observation and water testing, filter design, operational training, implementation, and monitoring. The filter was composed of fiber, gravel, sand, zeolite, and activated carbon. Laboratory tests showed significant reductions in turbidity, odor, Fe, Mn, and bacterial contamination (Escherichia coli and Total Coliform), ensuring compliance with Ministry of Health Regulation No. 2 of 2023. The program also improved teachers’, staff’s, and students’ awareness of sanitation and environmental sustainability. The study concludes that layered filter technology, combined with training and mentoring, is effective in providing clean water while serving as a sustainable educational instrument in schools.
SOSIALISASI POLA GIZI SEIMBANG DAN KOMPOSISI TUBUH PADA ANGGOTA HIMPUNAN GENERASI MUDA KABUPATEN KAUR (HGMKK) JABODETABEK Yasep Setiakarnawijaya; Ela Yuliana; Nadya Dwi Oktafiranda; Langgeng Safitri; Asri Arika Rahman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurang pengetahuan remaja tentang gizi seimbang menyababkan penerapan gizi seimbang di masyarakat belum optimal sehingga masih banyak dijumpai berbagai masalah terkait perilaku makan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta penyakit-penyakit yang berkaitan dengan gizi kurus dan obesitas. Di DKI Jakarta memiliki prevalensi yang lebih tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yakni, memberikan sosialisasi tentang pola gizi seimbang dan komposisi tubuh pada Himpunan Generasi Muda Kabupaten Kaur (HGMKK) Jabodetabek. Metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan ceramah, dan diikuti oleh peserta sebanyak 20 orang. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pola gizi seimbang dan komposisi tubuh. Hasil pretest dan posttest terjadi peningkatan sebesar 60,63%, dengan tingkat kebenaran jawaban pada saat posttest mencapai 90,63%. Kesimpulannya, sosialisasi adalah tindakan yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman generasi muda terkait dengan pola gizi seimbang dan komposisi tubuh, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong kepada perubahan perilaku makan dan hidup sehat. Dengan demikian, salah satu dari 17 tujuan program Sustainable Development Goals (SDGs), yakni poin ke-tiga kehidupan sehat dan sejahtera tercapai di masyarakat. Abstract The lack of knowledge among adolescents about balanced nutrition has led to suboptimal implementation of balanced nutrition in the community, resulting in numerous problems related to eating behavior, clean and healthy living behavior, and diseases related to underweight and obesity. DKI Jakarta has a higher prevalence. The purpose of this community service activity is to provide socialization about balanced nutrition patterns and body composition to the Kaur Regency Youth Association (HGMKK) in the Greater Jakarta area. The problem-solving method used a lecture approach, and was attended by 20 participants. As a result, there was an increase in participants' knowledge and understanding of balanced nutrition patterns and body composition. The pretest and posttest results showed an increase of 60,63%, with an 90,63% correctness rate in the posttest. In conclusion, socialization is an appropriate action to increase the knowledge and understanding of the younger generation regarding balanced nutrition patterns and body composition. It is hoped that it will increase awareness and encourage changes in eating behavior and healthy living. Thus, one of the 17 goals of the Sustainable Development Goals (SDGs) program, namely point three, a healthy and prosperous life, is achieved in the community.
Peningkatan Kapasitas Pemasaran UMKM melalui Kolaborasi PKK dan Pelatihan Pembuatan Konten Digital Shindy Arti; W. Yunanto; Murien Nugraheni; Irma Permata Sari; M. Ridho K. Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi ibu-ibu PKK yang berperan sebagai pelaku usaha maupun pengurus organisasi, mengingat potensi besar media digital dalam meningkatkan daya saing produk dan publikasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dengan tujuan membekali peserta keterampilan praktis pembuatan konten promosi kreatif menggunakan Canva, CapCut, dan teknik penulisan caption persuasif. Metode pelaksanaan dirancang dalam dua tahap selama dua hari, yaitu pertemuan daring untuk pengenalan konsep dan aplikasi, serta pertemuan luring untuk praktik langsung pembuatan desain visual, video promosi, dan publikasi di media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan desain, pengeditan video, dan penulisan caption, disertai peningkatan rasa percaya diri peserta dalam memanfaatkan media digital. Dampak positif juga terlihat pada terbentuknya inisiatif kolaborasi antaranggota PKK untuk memproduksi konten bersama dan mempublikasikannya di media sosial. Pelatihan ini membuktikan bahwa kombinasi pendekatan teori dan praktik dapat meningkatkan literasi digital, memperkuat peran PKK sebagai agen pemberdayaan ekonomi keluarga, serta membuka peluang pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih kreatif dan berkelanjutan. Abstract Digital marketing training is a strategic necessity for PKK women, both as entrepreneurs and as organizational administrators, considering the significant potential of digital media in enhancing product competitiveness and publicizing community activities. This community service activity was conducted in Singasari Village, Jonggol District, Bogor Regency, aiming to equip participants with practical skills in creating creative promotional content using Canva, CapCut, and persuasive caption writing techniques. The implementation method was designed in two stages over two days: an online session for introducing concepts and applications, and an offline session for hands-on practice in creating visual designs, promotional videos, and publishing them on social media. Evaluation results showed a significant improvement in design skills, video editing, and caption writing, accompanied by increased participant confidence in utilizing digital media. Positive impacts were also seen in the formation of collaborative initiatives among PKK members to jointly produce and consistently publish content. This training demonstrates that combining theoretical and practical approaches can enhance digital literacy, strengthen the role of PKK as an agent for family economic empowerment, and open opportunities for developing more creative and sustainable digital marketing strategies.  
PELATIHAN MODEL STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR BAGI TUTOR DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT BEKASI JAWA BARAT Asma Syifa Nabihah; Dr. Henny Herawaty Br D, M.Pd; Karta Sasmita, S.Pd, M.Si, Ph.D; Drs. Ahmad Tijari, M.Pd; Fitri Khoiriyah Parinduri MKM
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTutor di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) seringkali kurang siap memanfaatkan mediadigital untuk mendukung pembelajaran meskipun peserta didik dewasa mereka semakin melekteknologi. Kegiatan pengabdian ini menjawab tantangan tersebut melalui pelatihan intensif satu hari(7 Juli 2025) tentang penciptaan konten edukatif dari perspektif content creator. Menggunakan modulkhusus yang berbasis visual storytelling, copywriting, dan strategi keterlibatan berbasis platform, 31tutor dari PKBM Alam Jingga dilatih untuk merancang konten edukatif yang relevan secarakontekstual menggunakan smartphone dan alat digital gratis. Seluruh peserta berhasil menghasilkanminimal satu perencanaan konten edukatif yang selaras dengan materi pembelajaran mereka. Hasilmenunjukkan pergeseran signifikan dalam pola pikir: dari penyampai informasi pasif menjadipencipta pengalaman belajar aktif. Ini membuktikan bahwa intervensi singkat yang dirancang secarasistematis dapat memicu perubahan transformasional dalam pendidikan nonformal. Pelatihan inimenegaskan bahwa pemberdayaan tutor melalui kompetensi content creation bukan sekadarpeningkatan keterampilan teknis, tetapi merupakan strategi pemberdayaan pedagogis yang sejalandengan prinsip pembelajaran sepanjang hayat.Kata Kunci: Content Creator, Pendidikan Masyarakat, Kompetensi Tutor, PKBM, Pedagogi Digital Abstract (10pt)Tutors in Public Learning Activity Centers (PKBM) are often underprepared to leverage digital mediafor effective pedagogy despite the increasing digital literacy of adult learners. This community serviceactivity addressed this gap through a one-day intensive training on educational content creation froma content creator perspective. Using a customized module grounded in visual storytelling, copywriting,and platform-specific engagement strategies, 31 tutors from PKBM Alam Jingga were trained todesign contextually relevant educational content using smartphones and free digital tools. Allparticipants successfully produced at least one educational content piece aligned with their teachingmaterials. Results indicate a significant shift in mindset—from passive deliverers of information toactive creators of learning experiences—demonstrating that even brief, well-designed interventionscan catalyze transformative change in non-formal education. The program confirms that equippingtutors with content creation competence is not merely technological upskilling, but a pedagogicalempowerment strategy aligned with lifelong learning principles.Keywords: Content Creator, Community Education, Tutor Competency, Community Learnig Center,Digital Pedagogy
PELATIHAN PENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU MELALUI DESAIN PENGAJARAN KREATIF Desi Rahmawati; Siti Zulaikha; Rugaiyah; Muhammad Takdir; Linda Ika Mayasari; Diantha Maryam Andyni; Khusnul Abdul Qodar Romadhoni; Kamarodin Abas Abdulkarim
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh profesionalitas guru khususnya kemampuan mereka dalam melakukan pengajaran yang kreatif dan inovatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Western Mindanao State University (WMSU) Filipina yang dilaksanakan secara hybrid dengan sasaran guru-guru sekolah islam yang berada di daerah Zamboanga Filipina bagian selatan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi pedagogis, literasi teknologi dan membangun jejaring professional lintas negara. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, diskusi, pelatihan dan simulasi teknologi Pendidikan, serta mengadakan evaluasi berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan guru seperti model pembelajaran Project Based Learning, Problem Based Learning, Game Based Learning dan Multisensory Approach dan menggunakan aplikasi digital yang interaktif. Kegiatan ini berhasil dalam peningkatan pedagogis guru, literasi teknologi, dan kreatifitas guru. Selain itu kegiatan ini memperkuat jejaring lintas negara dan penguatan sistem pendidikan Islam di wilayah dengan keterbatasan sumber daya Kata Kunci: Profesionalitas guru, Pembelajaran kreatif dan inovatif, Literasi teknologi pendidikan Abstract The quality of education is strongly influenced by teacher professionalism, particularly their ability to carry out creative and innovative teaching. This Community Service activity was conducted by Universitas Negeri Jakarta (UNJ) in collaboration with Western Mindanao State University (WMSU), Philippines, and was implemented in a hybrid format targeting Islamic school teachers in the Zamboanga area, Southern Philippines. The purpose of this activity is to improve pedagogical competence, technology literacy for teaching and learning, and to build professional networks across countries. The implementation methods included socialization, discussions, training and simulation of educational technology, as well as ongoing evaluation. The results of this activity showed a significant improvement in teachers’ skills such as Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Game-Based Learning, and the Multisensory Approach, as well as the use of interactive digital applications. This activity succeeded in enhancing teachers’ pedagogy, technology literacy, and creativity. In addition, it strengthened cross-country networks and supported the Islamic education system in areas with limited resources. Keywords: Teacher professionalism, Creative and innovative learning, Educational technology literacy
PENGUATAN KETERAMPILAN TARI PENDIDIKAN PADA PEMBELAJARAN SENI BAGI GURU PAUD DI WILAYAH KABUPATEN ADMINISTRASI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA Indah Juniasih; Eriva Syamsiatin; Nurjannah; Ajeng Fitri Untariana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam mengimplementasikan pembelajaran seni tari yang menyenangkan dan kontekstual, melalui pemanfaatan Buku Panduan Pembelajaran Tari pada Anak Usia Dini. Buku panduan ini disusun berdasarkan hasil penelitian terdahulu, telah melalui proses validasi oleh para pakar, dan memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kegiatan dilaksanakan di wilayah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, dengan melibatkan 18 guru PAUD dari Pulau Panggang dan Pulau Pramuka. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik langsung eksplorasi gerak, diskusi reflektif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar rata-rata 35% serta terbentuknya produk kreasi tari berbasis pengalaman dan nilai-nilai lokal. Buku panduan diberikan dalam bentuk cetak dan soft file yang dapat diakses melalui barcode. Kegiatan ini berhasil menjawab kebutuhan guru akan model pembelajaran seni yang aplikatif, kreatif, dan mudah diterapkan di kelas PAUD. Penguatan kapasitas guru melalui pelatihan ini diharapkan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan pendidikan seni yang kontekstual dan progresif di wilayah kepulauan. Kata Kunci: pembelajaran tari pendidikan: pendidikan seni: buku panduan tari pendidikan Abstract This community service activity aims to improve the understanding and skills of early childhood education (PAUD) teachers in implementing fun and contextual dance learning through the use of the Dance Learning Guidebook Based on Play. The guidebook was developed based on previous research, has been validated by experts, and has received Intellectual Property Rights (IPR) certification. The activity was carried out in Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, involving 18 PAUD teachers from Pulau Panggang and Pulau Pramuka. The implementation methods included socialization, interactive training, hands-on movement exploration practice, reflective discussions, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results showed an average increase in participants' understanding by 35%, along with the creation of dance products based on experience and local values. The guidebook was distributed in printed and digital formats, accessible via barcode scanning. This activity successfully addressed the teachers' need for an applicable, creative, and easy-to-implement art learning model in early childhood classrooms. Strengthening teacher capacity through such training is expected to continue sustainably to support the development of contextual and progressive art education in the archipelago region. Keywords: dance education learning: arts education: dance education guidebook
ZERO WASTE CRAFT: MEWUJUDKAN KAMPUNG KREATIF MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA BAGI KADER PKK JAKARTA TIMUR Durotul Yatimah; Eliana Sari; Cecep Kistandi; Adman; Muhammad Saffar A; Lu'lu Septyan Azzahra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dalam zistem persampahan Indonesia, yaitu sebesar 44,37% dari total timbulan sampah nasional (KLHK, 1024). Jakarta Timur, sebagai kawasan padat penduduk, menghadapi persoalan serupa dengan tingginya volume sampah dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan mandiri. Organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran strategis sebagai agen perubahan lingkungan, namun keterbatasan akses pelatihanmembuat peran tersebut belum optimal. Program pengabdian mazyarakat Zero Waste Craft dilaksanakan di SKB 33 Jakarta Timur dengan melibatkan 30 kader PKK, dozen, dan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi, sozialisasi konsep zero waste, pelatihan prakik kerajinan dari limbah rumah tangga, penerapan teknologi sederhana, distribusi media edukasi, serta pembentukan komunitas praktik. Evaluasi dilakukan melalui obzervası, angket, dan wawancara singkat. Hasil menunjukkan 90% peserta berhasil memproduksi minimal riga jenis produk daur ulang, seperti tas belanja darı sachet plastik, vas bunga dari boral bekas, dan tempat tisu dari kertas koran. Lebih jauh, kegiatan memunculkan embrio komunitas kader peduli lingkungan serta produk-produk luaran akademik berupa artikel, poster edukatif (diajukan HKI), dan video dokumentazi. Analısız pembahasan menegaskon bahwa pendekatan berbasis experiential learning dan community empowerment efektif meningkatkan keterampilan sekaligus membangun kesadaran ekologiz. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas kader PKK, tetapi juga mendukung SDGs (potn 11 dan 12) serta kebijakan MBKM di perguruan tinggi. Dengan demikian, Zero Waste Croft berpotensi menjadi model replikasi untuk daerah perkotaan lam yang menghadapi masalah persampahan rumah tanggaAbstract Household waste is the largest contributor to Indonesia's waste management system, accounting for 44.37% of the national waste volume (KLHK, 2024). Enst Jakarta, as a densely populated area, faces zimilar problems with increasing waste volume and low public participation in waste reduction. The Family Welfare Empowerment Organization (PKK) plays a strategic role as a community change agent, but limited access to framing has hindered its contribution. The Zero Waste Craft community service program was conducted at SKB 33 East Jakarta, imvolving 30 PKK cadres, lecturers, and students from Universitas Negeri Jakarta. The implementation methods included coordination, socialization of the zero waste concept, practical training on waste-based crafts, application of simple technologies, distribution of educational media, and the formation of practice-based communities. Evaluation was conducted through observation, questionnaires, and shart interviews. The results showed that 90% of participants successfully produced at least three types of recycled products, such as shopping bags made from cachet plastics, flower vases from used bottles, and nszue holders from newspaper. Furthermore, the program inttiated the formation of an environmental awareness cadre community and produced academic outputs, meluding a scientific article, copyrighted educanonal poster, and documentation video. The discussion highlights that experiential learning and community empowerment approaches effective in enhancing skills while building ecological awareness. This program not only strengthened PKK cadres capacity but also supported SDGs (Goals 11 and 12) and MBKM polictez in higher education. Therefore, Zero Waste Craft has the potential to serve as a replicable model for other urban areas facing similar household waste management problems.