cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENERAPAN SISTEM FILTRASI HYBRID ZEOLIT-RO UNTUK PENGOLAHAN AIR TANAH TERKONTAMINASI MENJADI AIR SIAP MINUM DAN OPTIMALISASI DAUR ULANG AIR WUDHU DI SUNTER JAYA Syam, Rafiuddin; Imam Arif Raharjo; Nur Hanifah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The clean water crisis in Sunter Jaya, North Jakarta, is triggered by the declining quality of groundwater due to seawater intrusion and domestic waste contamination. This condition affects both drinking water sources and ablution water at Al-Mukhlish Mosque, which share the same source of contaminated groundwater. This community service program implements a hybrid zeolite and reverse osmosis (RO) filtration system within an FRP housing to treat the contaminated groundwater into ready-to-drink water, while also reusing ablution wastewater originating from the same source. The study aims to evaluate the system's effectiveness in reducing salinity, TDS, heavy metals, and microbiological contaminants. Implementation results show the system successfully reduced TDS from 1500 mg/L to 45 mg/L (97% efficiency), salinity from 1.2% to 0.05%, and eliminated 99% of pathogenic bacteria. This system not only provides drinking water that meets the standards of Indonesian Ministry of Health Regulation No. 492/2010 for 500 households but also optimizes water utilization through ablution water recycling. This model proves effective as a sustainable solution for the clean water crisis in urban coastal areas with limited water infrastructure. Abstrak Krisis air bersih di Sunter Jaya, Jakarta Utara, dipicu oleh menurunnya kualitas air tanah akibat intrusi air laut dan kontaminasi limbah domestik. Kondisi ini memengaruhi baik sumber air minum maupun air wudhu di Masjid Al-Mukhlish yang sama-sama bersumber dari air tanah tercemar. Program pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem filtrasi hybrid zeolit dan reverse osmosis (RO) dalam housing FRP untuk mengolah air tanah yang telah terkontaminasi menjadi air siap minum, sekaligus memanfaatkan kembali air limbah wudhu yang berasal dari sumber yang sama. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas sistem dalam menurunkan salinitas, TDS, logam berat, dan kontaminan mikrobiologis. Hasil implementasi menunjukkan sistem berhasil menurunkan TDS dari 1500 mg/L menjadi 45 mg/L (efisiensi 97%), salinitas dari 1.2% menjadi 0.05%, serta menghilangkan 99% bakteri patogen. Sistem ini tidak hanya menyediakan air minum yang memenuhi standar Permenkes No. 492/2010 bagi 500 kepala keluarga, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan air melalui daur ulang air wudhu. Model ini terbukti efektif sebagai solusi berkelanjutan untuk krisis air bersih di kawasan pesisur urban dengan keterbatasan infrastruktur air.
PENDAMPINGAN DAN PENGUATAN PERAN DA'I DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER UMAT YANG PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KERJA SAMA DENGAN MUI JAKARTA TIMUR Izzatul Mardhiah; Amaliyah; Khairil Ikhsan Siregar; Mora Alifia Defahmu; Iris Agripina Zen
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic teachings emphasize the importance of environmental management. However, many preachers or religious teachers who regularly interact with the surrounding community have not actively promoted environmental awareness in their sermons. To address this gap, a structured program was developed to support and strengthen the role of preachers in conveying the importance of environmental awareness as a core Islamic value. This initiative was carried out in collaboration with the East Jakarta branch of the Indonesian Ulema Council (MUI) in the form of training featuring academic experts who addressed environmental issues from an Islamic perspective. A total of 26 participants attended the training, consisting of dai and ustaz who participated in the MUI Ulama Cadre Education Program from 17 sub-district representatives. The training used lectures, interactive discussions, and pre- and post-training surveys. The results of 23 questionnaires filled out by 26 participants revealed a significant increase in participants' understanding of Islamic teachings that promote environmental responsibility from the perspectives of eco-theology and fiqh al bi'ah, as well as a stronger commitment to incorporating environmental advocacy into their lectures and designing more extensive green da'wah development. Abstrak Ajaran Islam menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan. Namun, banyak da'i atau ustaz yang secara rutin berinteraksi dengan masyarakat di sekitar belum secara aktif mempromosikan kesadaran lingkungan dalam ceramah mereka. Untuk mengatasi kesenjangan ini, sebuah program terstruktur dikembangkan untuk mendukung dan memperkuat peran para da'i dalam menyampaikan pentingnya kepedulian lingkungan sebagai nilai inti Islam. Inisiatif ini dilakukan bekerja sama dengan cabang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Timur, berbentuk pelatihan yang menampilkan para pakar akademis yang menyuarakan isu-isu lingkungan dalam perspektif Islam. Sebanyak 26 peserta menghadiri pelatihan tersebut, yang merupakan dai dan ustaz yang mengikuti Program Pendidikan Kader Ulama MUI dari 17 perwakilan kecamatan. Pelatihan ini menggunakan ceramah, diskusi interaktif, dan survei pra dan pasca pelatihan. Hasil dari 23 kuesioner yang diisi dari 26 peserta mengungkapkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang perspektif Islam yang mengajarkan tanggung jawab lingkungan, konsep ekoteologi, fiqh al-bi’ah dan komitmen yang lebih kuat untuk memasukkan advokasi lingkungan ke dalam kegiatan ceramah dan merancang pengembangan green dakwah secara lebih luas.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Bisnis Kreatif Wedding Organizer untuk Membangun Kemandirian Ekonomi PKK Desa Ciwaruga Kabupaten Bandung Barat Resawidjaya, Okke Rosmaladewi; Deti Rostini; Siti Nur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan usaha kreatif berbasis komunitas menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, potensi keterampilan ibu-ibu PKK di Desa Ciwaruga Kabupaten Bandung Barat, seperti menjahit, merias, memasak, dan dekorasi, belum sepenuhnya terwadahi dalam bentuk usaha yang terorganisir. Permasalahan ini mendorong perlunya inovasi bisnis kreatif berupa Wedding Organizer (WO) yang memanfaatkan keterampilan lokal sekaligus kearifan budaya Sunda. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif melalui pemberdayaan masyarakat. Tahapan meliputi identifikasi potensi SDM dan kearifan lokal, pemetaan infrastruktur serta peluang kerja sama dengan UMKM desa, pelatihan manajemen WO dan pemasaran digital, hingga perancangan model bisnis berbasis kolaborasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK mampu berkontribusi dalam berbagai layanan WO seperti tata rias, dekorasi, catering, dan penyediaan souvenir khas lokal. Selain itu, jejaring sosial serta pemanfaatan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan promosi. Sinergi dengan UMKM lokal memperkuat keberlanjutan usaha dan menciptakan paket layanan pernikahan yang lebih lengkap serta bernuansa budaya. Kesimpulannya, pengembangan WO berbasis pemberdayaan perempuan di Desa Ciwaruga tidak hanya membuka peluang ekonomi baru, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal serta meningkatkan kemandirian keluarga. Model ini berpotensi direplikasi di desa lain sebagai strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Abstract The development of community-based creative enterprises has become an effective strategy to enhance rural economic independence. However, the skills of the women’s community group (PKK) in Ciwaruga Village, West Bandung Regency—such as sewing, make-up artistry, cooking, and decoration—have not been fully utilized in an organized business. This issue highlights the need for an innovative creative business in the form of a Wedding Organizer (WO) that integrates local skills with Sundanese cultural wisdom. The method applied in this program was a participatory empowerment approach. The stages included identifying human resource potentials and local wisdom, mapping infrastructure and collaboration opportunities with local MSMEs, conducting training on WO management and digital marketing, and designing a collaborative business model. The results indicate that PKK members are able to contribute significantly to WO services such as bridal make-up, decoration, catering, and the production of local souvenirs. Furthermore, social networking and the use of digital media proved effective in enhancing promotion, while synergy with local MSMEs strengthened business sustainability and created more comprehensive wedding service packages with cultural value. In conclusion, the development of a women-empowered WO in Ciwaruga Village not only generates new economic opportunities but also reinforces local cultural identity and supports family independence. This model has the potential to be replicated in other villages as a strategy for community-based creative economic development.
PEMBERDAYAAN PETANI TAMBAK IKAN DI KECAMATAN SINDANG, INDRAMAYU MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN Budiaman; Alsuhendra; Ridawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity was carried out in Babadan Village, Sindang District, Indramayu Regency. The purpose of this activity was to improve the community's knowledge and skills in processing fish into high-value products. The method used was an interactive discussion and demonstration of making processed fish products, namely shredded fish, nuggets, crackers, rolade, and fish sticks. The activity was attended by 15 wives of fish farmers. Before and after the implementation of the activity, data was collected regarding the target's knowledge about fish and its processed products. All targets participated in the activity well and completely as indicated by no targets leaving the activity location and all targets being involved in the practice of making processed fish products. The data obtained showed that the target's knowledge score during the pre-test was 62.5, while in the post-test, the score increased to 94.3. This indicates that there was an increase in the target's knowledge score with the interactive discussion and demonstration of making processed fish products. The results of the activity evaluation showed that participants were satisfied with the implementation of this activity, as indicated by the average score of the satisfaction level of 4.5 or satisfied to very satisfied. Overall, community service activities in Sindang Village, Indramayu, were assessed as very successful with an average score of 4.8 (very satisfied). Abstrak Kegiatan pengabdian kepada ini dilaksanakan di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode yang digunakan adalah diskusi interaktif dan demonstrasi pembuatan produk olahan ikan, yaitu abon, nugget, kerupuk, rolade, dan stik ikan. Kegiatan diikuti oleh 15 orang isteri petani tambak. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan dilakukan pengambilan data terkait pengetahuan sasaran tentang ikan dan hasil olahannya. Seluruh sasaran mengikuti kegiatan dengan baik dan tuntas yang ditunjukkan oleh tidak adanya sasaran yang meninggalkan tempat kegiatan serta terlibatnya seluruh sasaran dalam praktik pembuatan produk olahan ikan. Data yang diperoleh memperlihatkan bahwa skor pengetahuan sasaran pada saat pre-test adalah 62,5, sedangkan pada saat post-test, skor tersebut naik menjadi 94,3. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor pengetahuan sasaran dengan adanya diskusi interaktif dan demonstrasi pembuatan produk olahan ikan. Hasil evaluasi kegiatan memperlihatkan peserta puas dengan pelaksanaan kegiatan ini, yang ditunjukkan skor rata-rata tingkat kepuasan adalah 4,5 atau puas hingga sangat puas. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sindang, Indramayu, dinilai sangat berhasil dengan skor rata-rata 4,8 (sangat puas).
PENDAMPINGAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TARI UNTUK PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU TARI MENUJU PENDIDIKAN BERKUALITAS Dwi Kusumawardani; Rizki Taufik Rakhman; Selly Oktarini; Farhan Apriadhi Ghazaly; Fitriana Eka Putri; Siti Alsyamsari Abriyanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving teacher performance in designing, using, and evaluating learning media is a critical need, as teachers face Generation Z and Alpha students who must have digital literacy. This community service activity aims to improve the competency of dance teachers who are members of the DKI Jakarta Senior High School Arts and Culture MGMP as partners, so they can conduct multimedia research and development in their respective schools. The implementation method of the activity uses a mentoring pattern, namely training that does not stop at delivering material, but continues with the application of the material through direct guidance. The activity is carried out through material presentations, interactive discussions, and mentoring in creating multimedia for implementation and evaluation in their respective schools. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge regarding the process and practice of multimedia research and development for dance learning. Participants had positive opinions regarding the implementation of the community service. The findings of the activity were that highly committed participants were able to write a framework for the results of the implementation of multimedia research and development in their respective schools correctly. The implications of this activity increased dance teachers' awareness that the multimedia learning that has been created and used is important to evaluate and reflect on through the research process, even at a simple research level. Abstrak Peningkatan kinerja guru dalam merancang, menggunakan dan mengevalusi media pembelajaran menjadi kebutuhan kritis, karena guru menghadapi peserta didik generasi Z dan Alpha yang seharusnya memiliki literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru tari anggota MGMP Seni Budaya SMA DKI Jakarta sebagai mitra, untuk dapat melakukan penelitian dan pengembangan multimedia di sekolah masing-masing. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pola pendampingan yaitu pelatihan yang tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan penerapan materi melalui bimbingan langsung. Kegiatan dilaksanakan melalui penyajian materi, diskusi interaktif, pendampingan membuat multimedia untuk diimplementasikan dan dievaluasi di sekolah masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai proses dan praktik penelitian dan pengembangan multimedia untuk pembelajaran tari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pendampingan berpendapat positif terhadap pelaksanaan pengabdian. Temuan kegiatan adalah peserta yang berkomitmen tinggi, bersedia menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendampingan, dapat menuliskan outline hasil penerapan penelitian dan pengembangan multimedia di sekolah masing-masing dengan benar. Implikasi dari kegiatan ini menumbuhkan kesadaran guru tari bahwa multimedia pembelajaran yang telah dibuat dan digunakan, penting untuk dilakukan evaluasi dan refleksi melalui proses penelitian meskipun pada tingkat penelitian sederhana.
MENINGKATKAN KAPASITAS GURU : DARI KELAS KONVENSIONAL MENUJU KELAS INSPIRATIF Rugaiyah; Rahmawati, Desi; Kustandi, Cecep; Novianti, Rahmah; Fadholi, Muhammad; Cut, Musyaffa; Wulandari, Retno; Mustika, Adelia; Wulan, Cinta
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru di Pondok Pesantren Darul Irsyad, Kabupaten Bogor, menjadi tantangan dalam menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan relevan dengan tuntutan era digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para guru melalui manajemen pendidikan kreatif dengan mentransformasi kelas konvensional menjadi kelas yang lebih inspiratif. Metode yang digunakan adalah pendekatan Pelatihan dan Pendampingan Partisipatif yang dilaksanakan melalui empat tahap: perencanaan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Program ini berfokus pada pelatihan metode pembelajaran inovatif SIAP (Smart, Inspiring, Active, Positive) serta peningkatan keterampilan digital guru dalam membuat media ajar interaktif menggunakan aplikasi Mentimeter, Quizizz, dan Canva. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata pemahaman dari 55% (pre-test) menjadi 85% (post-test). Selain itu, refleksi kualitatif menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan kesadaran guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Program ini berhasil menjadi katalisator perubahan, menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan partisipatif, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.   Abstract Conventional, teacher-centered learning at the Darul Irsyad Islamic Boarding School in Bogor Regency poses a challenge to creating an inspiring and relevant learning atmosphere for the digital era. This community service program aims to enhance the capacity of teachers through creative educational management by transforming conventional classrooms into more inspiring ones. The method employed was a Participatory Training and Mentoring approach, implemented in four stages: planning, implementation, mentoring, and evaluation. The program focused on training teachers in the innovative SIAP (Smart, Inspiring, Active, Positive) learning method and improving their digital skills in creating interactive teaching media using Mentimeter, Quizizz, and Canva. Evaluation results showed a significant improvement in teacher competence, evidenced by an increase in the average comprehension score from 55% (pre-test) to 85% (post-test). Furthermore, qualitative reflections indicated increased motivation and awareness among teachers to become more creative and innovative. This program successfully catalyzed change, creating a more dynamic, interactive, and participatory learning ecosystem, which is ultimately expected to improve student motivation and learning outcomes.
Implementasi Media Augmented Reality Terintegrasi Dengan Virtual Reality Untuk Meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Bagi Guru MGMP Kimia MA DKI Jakarta Cahyana, Ucu; Agung Purwanto; Annisa Aulia Rahmah; Citra Santikasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan technological pedagogical content knowledge (TPACK) bagi guru kimia di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) kimia Madrasah Aliyah (MA) Daerah Ibu Kota Jakarta melalui implementasi augmented reality terintegrasi dengan virtual reality. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup Focus Group Discussion (FGD), sesi pelatihan dan workshop, serta evaluasi program. Hasil evaluasi tentang pengetahuan media digital menunjukkan bahwa nilai post-test adalah 85,83 atau terdapat kenaikan nilai sebesar 16,25 point dibandingkan sebelum pelatihan. Sebanyak 93,2% peserta memberikan tanggapan positif terhadap program pelatih ini. Penilaian TPACK peserta menunjukkan bahwa pada aspek Technological Knowledge (TK) diperoleh skor di atas 75%, pada aspek Content Knowledge (CK) diperoleh skor sebesar 78%, dan pada aspek Pedagogical Knowledge (PK) dperoleh skor di atas 75%. Integrasi ketiga aspek (TK, PK, dan CK) dalam bentuk TPACK diperoleh penilaian maksimal sebesar 85,7%. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan teknologi media digital  berbasis AR dan VR sangat relevan dan potensial untuk diterapkan dalam meningkatkan TPACK guru-guru kimia. ABSTRACT This community service activity aims to enhance the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) of chemistry teachers in the Chemistry Subject Teacher Forum (MGMP) at Madrasah Aliyah (MA) in the Jakarta Capital Region through the implementation of augmented reality integrated with virtual reality. The methods applied in this program included Focus Group Discussions (FGD), training and workshop sessions, as well as program evaluation. The evaluation results on digital media knowledge showed that the post-test score was 85.83, indicating an increase of 16.25 points compared to the pre-test. A total of 93.2% of participants gave positive responses to the training program. The TPACK assessment revealed that participants scored above 75% in the Technological Knowledge (TK) aspect, 78% in the Content Knowledge (CK) aspect, and above 75% in the Pedagogical Knowledge (PK) aspect. The integration of these three aspects (TK, PK, and CK) into TPACK resulted in a maximum score of 85.7%. These findings demonstrate that digital media technology based on AR and VR is highly relevant and has strong potential to be applied in enhancing the TPACK of chemistry teachers.  
PELATIHAN ANALISIS STATISTIK MENGGUNAKAN WEBSITE INTERAKTIF UNTUK MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS DATA PENDIDIKAN BAGI GURU SMA MATEMATIKA DI KABUPATEN SUKABUMI Siregar, Dania; Suyono; Vera Maya Santi; Auria Yusrin Fathya; Sinta Rahmadani; Jaisy Aulia; Maulida Audia Firdaus
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan utama dalam pengambilan keputusan pendidikan adalah keterbatasan literasi statistik dan keterampilan guru dalam mengolah data, terutama melalui teknologi interaktif. Hal ini terlihat dari kuesioner pra-pelatihan, di mana sebagian besar guru menyatakan keraguan atau ketidaksetujuan terhadap pengetahuan mereka, dan mayoritas belum pernah menggunakan situs web interaktif untuk analisis statistik. Program layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik guru melalui pelatihan analisis data menggunakan situs web interaktif berbasis R-Shiny. Pelatihan dilaksanakan pada 13 Agustus 2025, dengan peserta terdiri dari guru matematika SMA di Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan MGMP Matematika SMA Sukabumi sebagai mitra layanan masyarakat. Materi pelatihan mencakup statistik deskriptif, analisis inferensial, pengujian hipotesis, dan regresi. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan: lebih dari 80% peserta setuju atau sangat setuju bahwa materi pelatihan sistematis, mudah dipahami, dan relevan, serta aplikasi tersebut mudah diakses dan ramah pengguna. Selain itu, 75% peserta sangat setuju bahwa mereka memperoleh pengetahuan baru yang berguna untuk pengambilan keputusan berbasis data dalam pendidikan. Kesimpulannya, pelatihan berbasis teknologi interaktif secara efektif meningkatkan kompetensi guru, memperkuat motivasi mereka, dan menumbuhkan budaya pengambilan keputusan berbasis data di sekolah. Translated with DeepL.com (free version) Abstract The main challenge in educational decision-making is the limited statistical literacy and skills among teachers in processing data, particularly through interactive technology. This was evident from the pre-training questionnaire, in which most teachers expressed doubt or disagreement about their knowledge, and the majority had never used an interactive website for statistical analysis. This community service program aimed to enhance teachers’ statistical literacy through training in data analysis using an R-Shiny-based interactive website. The training was conducted on August 13, 2025, with participants consisting of senior high school mathematics teachers in Sukabumi Regency, in collaboration with the Sukabumi Senior High School Mathematics MGMP as the community service partner. The training materials covered descriptive statistics, inferential analysis, hypothesis testing, and regression. Post-training evaluation showed a significant improvement: more than 80% of participants agreed or strongly agreed that the materials were systematic, easy to understand, and relevant, and that the application was accessible and user-friendly. Furthermore, 75% of participants strongly agreed that they gained new knowledge useful for data-driven decision-making in education. In conclusion, interactive technology-based training effectively improved teachers’ competence, strengthened their motivation, and fostered a data-driven decision-making culture in schools.
Pelatihan Literasi Digital Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Mendukung Pembelajaran di Sekolah di Desa Singasari, Jonggol, Kabupaten Bogor Baso Maruddani; Moch. Sukardjo; Pitoyo Yuliatmojo; Radimas Putra Muhammad Davi Labib; Davi Labib; Aedil Akmal; Sri Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan membuka peluang bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, termasuk di wilayah pedesaan. Tetapi keterbatasan literasi digital masih menjadi tantangan utama bagi pendidik dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung pembelajaran di sekolah yang berlokasi di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training) dengan pendekatan partisipatif. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep kecerdasan buatan, aplikasi pendukung pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, strategi integrasi kecerdasan buatan ke dalam aktivitas pembelajaran, serta landasan etis dalam pemanfaatan kecerdasan buatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai literasi digital dan keterampilan praktis pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajar. Sehingga pendidik mampu menyusun pembalajaran yang adaptif dan interaktif. Selain itu, pendidik mampu mengembangkan ide-ide inovatif untuk integrasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Hal ini dilihat dari rata-rata hasil pretest dan post-test, yang mengalami peningkatan dari 47% menjadi 53%. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, serta membuka peluang keberlanjutan program literasi digital berbasis teknologi.    Abstract The advancement of Artificial Intelligence (AI) technology presents opportunities to enhance the quality of education in schools, including those in rural areas. Nevertheless, limited digital literacy remains a major challenge for educators in maximizing its potential. This community engagement program was designed to strengthen digital literacy through hands-on training on the use of AI to support teaching and learning in schools located in Singasari Village, Jonggol District, Bogor Regency. The training employed a participatory approach and covered several key topics: an introduction to AI concepts, AI-based applications for education, strategies for integrating AI into learning activities, and the ethical foundations of AI utilization. The findings demonstrated a notable improvement in participants’ understanding of digital literacy and their practical skills in applying AI for learning. Educators were able to design more adaptive and interactive lessons, as well as generate innovative ideas for integrating AI into their teaching practices. This progress was evidenced by the increase in average pre-test and post-test scores, from 47% to 53%. Overall, this program made a concrete contribution to improving the quality of education in schools while opening opportunities for the long-term sustainability of technology-based digital literacy initiatives.
PENERAPAN MATERI BATIK FRAKTAL MATEMATIKA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA GURU DAN SISWA DI KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT Ibnu Hadi; Eti Dwi Wiraningsih; Devi Eka Wardani Meganingtyas; Khoiruzzahra; Syarifa Anastasya Putri; Keisya Alviontina; Riana Khansa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fraktal merupakan objek geometri matematika yang memiliki aplikasi di berbagai bidang. Batik fraktal merupakan satu di antara penerapan konsep geometri fraktal. Hal ini terjadi karena fraktal memiliki pola yang menarik seperti keserupaan dan proses rekursi yang dapat menghasilkan objek yang indah sehingga bisa dibuat menjadi pola batik. Di sisi lain, proses pembuatan batik fraktal dapat dikaitkan dengan proses pembentukan karakter dan dianggap sebagai suatu kajian untuk proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada guru dan siswa. Artikel ini membahas penerapan materi batik fraktal matematika dalam pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada guru dan siswa di Kabupaten Sukabumi provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan di lokasi. Dari kajian dan kegiatan yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa materi batik fraktal ini cocok untuk dikembangkan dan diaplikasikan pada konsep pembentukan karakter dan pemecahan masalah pada guru dan siswa. Para guru juga mendapatkan wawasan baru dari konsep fraktal matematika yang dapat dikaitkan dengan seni dan hal lainnya. Karakter dalam pembelajaran matematika dapat diturunkan dari kegiatan membuat batik fraktal ini baik kepada guru maupun siswa. Abstract Fractals are mathematical geometric objects with applications in various fields. Fractal batik is one application of the concept of fractal geometry. This is because fractals possess interesting patterns, such as similarities and recursion processes, which can produce beautiful objects that can be made into batik patterns. Furthermore, the process of making fractal batik can be linked to character building and is considered a study for improving problem-solving skills in teachers and students. This article discusses the application of mathematical fractal batik material in character building and improving problem-solving skills in teachers and students in Sukabumi Regency, West Java Province. The method used was a literature review followed by on-site activities. The study and activities concluded that this fractal batik material is suitable for development and application in character building and problem-solving concepts for teachers and students. Teachers also gained new insights from the concept of mathematical fractals, which can be linked to art and other subjects. Character development in mathematics learning can be derived from this fractal batik-making activity for both teachers and students.