cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29646278     EISSN : 29641268     DOI : https://doi.org/10.57235
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia is a journal that publishes Focus & Scope research articles, which include: 1. Humanities and social sciences 2. Contemporary political science 3. Education science 4. Religion and philosophy 5. engineering science 6. Business and economy 7. cooperative 8. technology 9. HR Development 10. Design and media arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 973 Documents
Tantangan dan Peluang Reformasi Citra Penegakan Hukum di Indonesia: Menuju 2025 yang Transparan dan Akuntabel Samosir, Katrina; Ricardo, Frans; Sitepu, Jeim's Keyhezkiel Iberena Putra; Sihombing, Juliani; Nainggolan, Klara Minarsari; Hidayah, Mutiara
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7233

Abstract

Penegakan hukum merupakan fondasi utama dalam mewujudkan negara hukum yang berkeadilan. Namun, citra penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi tantangan serius berupa rendahnya kepercayaan publik, praktik korupsi, lemahnya mekanisme akuntabilitas, serta maraknya laporan pelanggaran hak asasi manusia oleh aparat. Kondisi ini berdampak langsung pada legitimasi institusi hukum dan efektivitas pelaksanaan keadilan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan struktural dan kultural yang dihadapi penegak hukum, sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan menuju tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kajian literatur, analisis regulasi, serta telaah laporan lembaga pengawas dan survei publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa transparansi berbasis teknologi, penguatan mekanisme pengawasan independen, serta reformasi etika dan budaya kelembagaan merupakan peluang strategis untuk memulihkan citra penegakan hukum. Selain itu, komunikasi publik yang efektif dan partisipasi masyarakat sipil menjadi faktor kunci dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat. Dengan implementasi langkah-langkah tersebut, diharapkan Indonesia mampu memperkuat legitimasi hukum dan mewujudkan sistem penegakan hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keadilan.
Pengaruh Fleksibilitas Kerja, Work-Life Balance, dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Kabupaten Sleman Mardiana, Eka; Subarjo, Subarjo
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja, work-life balance, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan generasi Z di Kabupaten Sleman. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan karyawan generasi Z yang bekerja di berbagai perusahaan di Kabupaten Sleman. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan instrumen utama berupa kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan platform Google Form. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda yang diolah melalui software SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan generasi Z. Selain itu, work-life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kompensasi juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara simultan, ketiga variabel independen ini terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan generasi Z di Kabupaten Sleman. Temuan ini memberikan wawasan bagi perusahaan untuk merancang kebijakan SDM yang lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan kepuasan kerja generasi Z.
Efektivitas Lembaga Negara Dalam Menjamin Hak Asasi Manusia dan Perlindungan Warga Sipil di Indonesia Arifin, Yusuf Rachmat; Indrajit, Wahyoedho; Jaeni, Ahmad
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7072

Abstract

Penelitian ini membahas efektivitas lembaga-lembaga negara seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Ombudsman Republik Indonesia dalam menjamin dan melindungi hak asasi manusia (HAM) serta hak-hak warga sipil di Indonesia. Sebagai negara hukum, Indonesia berkewajiban untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi HAM sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta instrumen internasional yang telah diratifikasi. Namun, berbagai kasus pelanggaran HAM masih sering terjadi, khususnya di wilayah konflik seperti Papua, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara hukum normatif dan implementasi di lapangan.Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menemukan bahwa masing-masing lembaga memiliki kerangka hukum dan mandat kelembagaan yang jelas, namun efektivitasnya berbeda. Komnas HAM memiliki peran penting dalam pemantauan, pengaduan, dan advokasi, tetapi tidak memiliki kewenangan eksekutorial sehingga hasil penyelidikannya sering tidak ditindaklanjuti. LPSK cukup berhasil memberikan perlindungan langsung kepada saksi dan korban, tetapi menghadapi keterbatasan anggaran, personel, serta akses di wilayah konflik. Ombudsman efektif dalam mendorong reformasi pelayanan publik dan menekan praktik maladministrasi, namun rekomendasinya tidak mengikat secara hukum sehingga daya paksa terbatas. Hambatan yang diidentifikasi meliputi aspek struktural (fragmentasi kewenangan, keterbatasan akses geografis, dan minimnya sumber daya), kelembagaan (daya paksa rekomendasi yang lemah, koordinasi antar-lembaga yang tidak optimal, serta ketergantungan pada aparat keamanan), dan politis (sensitivitas isu separatisme, intervensi politik, budaya impunitas, serta stigma terhadap korban). Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa meskipun secara normatif perlindungan HAM di Indonesia cukup kuat, implementasinya masih belum efektif terutama di wilayah rawan konflik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan regulasi, peningkatan koordinasi antar-lembaga, serta komitmen politik yang lebih serius agar perlindungan HAM dan hak warga sipil dapat diwujudkan secara substantif.
Pengaruh Mata Kuliah Sanitasi dan Higiene terhadap Penerapan Sanitasi dan Higiene oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga saat Praktik di Laboratorium Husna, Sabila; Simanjorang, Sellykha Nami; Ingtyas, Fatma Tresno; Ginting, Laurena
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7387

Abstract

Dalam praktikum bidang kuliner, kebersihan dan kesehatan memiliki peran sangat besar. Oleh sebab itu, dari 60 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Sanitasi dan Higiene dari Prodi Pendidikan Tata Boga divisampel menggunakan kuesioner, direview dengan hasil bahwa kebanyakan mahasiswa memahami akan pentingnya kebersihan dan keamanan makanan. Namun, masih ada sebagian yang belum disiplin atau rutin dalam mempraktikannya. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa 72% mahasiswa memiliki kategori sangat baik, sedangkan 28% cukup baik. Hal tersebut berbeda tingkatannya antara mahasiswa yang memang telah melewati mata kuliah tersebut.Untuk menilai seberapa besar pengaruh pemahaman tersebut terhadap penerapan perilaku sanitasi dan higiene, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei serta analisis regresi linier sederhana. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,742, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara pemahaman mengenai sanitasi dan higiene dengan perilaku kebersihan saat praktik. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,476 menunjukkan bahwa sebesar 47,6% variasi perilaku penerapan sanitasi dan higiene mahasiswa dapat dijelaskan oleh tingkat pemahaman mereka terhadap mata kuliah tersebut, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Selain itu, hasil uji signifikansi dengan nilai p 0,05 memperkuat bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut bersifat signifikan secara statistik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap materi Sanitasi dan Higiene, maka semakin tinggi pula tingkat penerapan perilaku kebersihan dan keamanan pangan selama mereka melaksanakan praktik di laboratorium pengolahan makanan.
Kampus Benteng Pancasila sebagai Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan: Integrasi Nasionalisme dan Kewargaan Global Tarsidi, Deni Zein; Bramastia, Bramastia; Sutimin, Leo Agung; Winarno, Winarno; Djono, Djono; Rawanoko, Endrise Septina; Salsalova, Andrea
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7779

Abstract

Gagasan Kampus Benteng Pancasila berangkat dari pertanyaan yang sederhana namun menentukan: bagaimana kampus dapat menjadi laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan yang mampu mengintegrasikan nasionalisme dan kewargaan global tanpa menjadikan keduanya saling meniadakan. Artikel ini bertujuan menjelaskan mekanisme integrasi tersebut melalui desain kualitatif dengan metode studi kasus di Universitas Sebelas Maret. Data dihimpun dari analisis dokumen institusional dan dokumen program, observasi pada ruang serta aktivitas kampus yang berfungsi sebagai simpul nilai, dan wawancara semi-terstruktur dengan civitas akademika (pengelola program, dosen, dan mahasiswa lintas latar). Analisis tematik menunjukkan empat temuan utama: (1) Pancasila bekerja sebagai pengalaman ruang yang menormalisasi perjumpaan lintas identitas; (2) integrasi nilai menguat ketika pembelajaran bergerak melalui pengalaman partisipasi yang disertai refleksi moral; (3) kewargaan global paling bermakna saat berjangkar pada tanggung jawab kebangsaan dan diterjemahkan ke isu-isu publik yang dialami mahasiswa; (4) kualitas dialog dan rasa diakui menjadi prasyarat agar keterlibatan tidak jatuh ke kepatuhan seremonial. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini menawarkan konsep “arena integrasi” sebagai model kerja kampus melalui ruang proyek kewarganegaraan, pengalaman, refleksi, dan dialog dirajut sebagai rangkaian cara untuk membentuk nasionalisme yang matang dan kewargaan global yang membumi. Keterbatasan studi ini terletak pada sifatnya sebagai kasus tunggal dan belum menelusuri dampak jangka panjang, sehingga riset komparatif lintas kampus dan studi longitudinal disarankan untuk menguji ketahanan mekanisme integrasi serta menyusun indikator operasional yang lebih tajam.
Analisa Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Lalu Lintas pada Ruas Jalan Pertahanan Kabupaten Deli Serdang Dari, Fitri Wulan; Lubis, Marwan; Batubara, Hamidun
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6898

Abstract

The level of congestion and traffic density on the Pertahanan–Tangkahan road section is significantly high due to intensive vehicle activity, particularly from industrial and factory operations along the road. This study aims to analyze the impact of side frictions on traffic performance on this road segment. The methodology follows the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023), with data collected over five consecutive days. The results show that the highest traffic volume occurred on Monday between 17:00 and 18:00 WIB, reaching 730.5 pcu/hour, while the highest side friction was recorded on Thursday at the same time with 143.8 incidents/hour. The calculated free-flow speed is 40.74 km/hour, road capacity is 2553.04 pcu/hour, and the degree of saturation (DS) is 0.28. This indicates a Level of Service B, meaning traffic flow is nearing capacity, unstable at times, with occasional stops.
Efektivitas Pemberian Brownis Ketan Hitam dan Buah Naga Merah Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Negeri Baru Waykanan Ansiskah, Relly; Hervidea, Radella; Astuti, Dewi Woro
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7294

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis dengan peningkatan kadar glukosa darah. Prevalensi DM terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Pengendalian DM memerlukan pendekatan non-farmakologis, seperti pola makan sehat. Tujuan: untuk mengevaluasi efektivitas brownis ketan hitam dan buah naga merah dalam menurunkan kadar gula darah pasien DM tipe 2 di Puskesmas Negri Baru Waykanan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan two group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 pasien DM tipe 2 yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa pemberian brownis ketan hitam dan buah naga merah. Kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan glucometer. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan setelah uji normalitas Shapiro-Wilk. Pemberian brownis ketan hitam dan buah naga merah efektif menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Karna ketan hitam mengandung antosianin yang tinggi, kaya akan serat dan merupakan pangan fungsional lokal yang berpotensi sebagai alternatif pendamping pengobatan DM.
Efektivitas Penegakan Hukum pada Kasus Penggelapan Mobil Rental Berbasis Platform Digital Irvan, Muhammad; Monica, Dona Raisa; Tamza, Fristia Berdian; Andrisman, Tri; Meidiantama, Refi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7712

Abstract

Perkembangan platform digital telah membawa perubahan signifikan dalam sektor jasa penyewaan kendaraan bermotor, khususnya usaha rental mobil. Digitalisasi memberikan kemudahan dan efisiensi dalam transaksi, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko terjadinya tindak pidana penggelapan mobil rental. Kasus penggelapan mobil rental berbasis platform digital menunjukkan kompleksitas tersendiri karena melibatkan hubungan kontraktual, pemanfaatan teknologi informasi, serta kepentingan pemulihan kerugian korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum terhadap kasus penggelapan mobil rental berbasis platform digital serta mengkaji penerapan pendekatan Restorative Justice sebagai alternatif penyelesaian perkara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yuridis dengan pendekatan yuridis normatif, melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap penggelapan mobil rental belum sepenuhnya efektif, terutama dalam memberikan perlindungan dan pemulihan kerugian korban. Proses pemidanaan pelaku sering kali tidak sebanding dengan kepentingan korban yang mengutamakan pengembalian kendaraan atau ganti rugi. Oleh karena itu, pendekatan Restorative Justice dinilai relevan untuk diterapkan secara selektif dan proporsional, karena mampu mendorong pemulihan kerugian korban, tanggung jawab pelaku, serta pencapaian keadilan substantif dalam sistem peradilan pidana di era digital.
Strategi Membangun Kembali Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum di Indonesia: Tinjauan Menuju Tahun 2025 Sabana, Sobri; Situmeang, Sherly Natasya; Khadijah, Siti; Damanik, Selvia Andriani Putri; Muhajir, Shafa Al; Simbolon, Ronald Gemsar; Samosir, Katrina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7152

Abstract

Kepercayaan publik merupakan fondasi krusial bagi legitimasi dan efektivitas penegakan hukum di Indonesia sebagai negara hukum. Namun, realitas menunjukkan adanya krisis kepercayaan yang sistemik dan multidimensi terhadap lembaga penegak hukum. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab dan dampak dari krisis tersebut, serta merumuskan strategi prioritas untuk memulihkannya dengan menempatkan tahun 2025 sebagai momen strategis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa krisis ini disebabkan oleh maraknya korupsi, penyalahgunaan wewenang, inkonsistensi, kelambatan proses hukum, dan kurangnya transparansi. Dampaknya meliputi menurunnya partisipasi masyarakat dalam peradilan formal, meningkatnya main hakim sendiri, terhambatnya investasi, dan melemahnya legitimasi pemerintah. Sebagai solusi, artikel ini merumuskan enam strategi terintegrasi: (1) Reformasi total sistem pengawasan internal; (2) Implementasi transparansi digital melalui platform terintegrasi; (3) Revolusi mental melalui pendidikan karakter berkelanjutan; (4) Penegakan hukum yang tidak pandang bulu; (5) Penerapan sistem reward and punishment yang jelas; dan (6) Optimalisasi keterbukaan informasi melalui media sosial. Keberhasilan strategi ini bergantung pada komitmen politik yang kuat, konsistensi implementasi, dan partisipasi aktif masyarakat.
Inovasi Industri Kreatif Kolotik Melalui Kolaborasi Harmoni Nusantara di Bale Budaya Dayak Putra Galuh Ciamis Arif Firmansyah, Arif Firmansyah; Suwandari, Lilis; Ghoer, Fadila Rahma; Nurhikmah, Ima
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7557

Abstract

Sanggar Bale Budaya Daya Putra Galuh Ciamis merupakan sanggar budaya dan kesenian yang berfokus pada pengembangan inovasi industri kreatif kolotik. Kolotik adalah alat musik tradisional yang berasal dari Kolotok atau identitas yang terpasang di bagian leher sapi maupun kerbau, dan saat ini berinovasi menjadi Kolotik yang digunakan sebagai alat musik yang dimainkan dengan cara digoyangkan dengan bentuk mirip seperti lonceng. Melestrarikan dan menciptakan musik Kolotik ternyata mengalami hambatan, yaitu keterbatasan sumber daya manusia dan keterampilan teknis. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat membuat solusi pengembangan inovasi alat musik kolotik yang yang berkolaborasi dengan alat musik lain dan dapat menghasilkan nada dinamai Harmoni Nusantara. Tujuan dari kolaborasi ini menjadi terobosan baru dalam dunia seni, khususnya musik. Menggabungkan kesenian tradisional alat musik kolotik menjadi Harmoni Nusantara akan menciptakan pagelaran baru yang menarik, dengan menggabungkan tradisi dan inovasi yang membuat lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan. Selain itu, akan digelar pelatihan produksi alat musik kolotik oleh pengrajin lokal menjadi bagian penting dari program ini. Dengan memberdayakan masyarakat desa yang menjadi mitra sasaran, program ini tidak hanya berfokus pada inovasi musik tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal. Para pengrajin akan mendapatkan pelatihan dan dukungan untuk memproduksi alat musik berkualitas, yang nantinya dapat dipasarkan lebih luas. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui keterampilan dan peluang kerja baru. Metode pendekatan yang dilakukan guna menyelesaikan persoalan dengan cara partisipatif, tim pengabdian masyarakat melibatkan masyarakat aktif dalam setiap tahap program, dimulai dari perencanaan hingga evaluasi.