cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 613 Documents
Understanding Learning and Students from the Quranic Perspective Siregar, Maralottung; Rini, Khatami Ayu; Saputri, Sela; Hanum, Sri Junaida
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.980

Abstract

Knowledge is essential for humans to achieve happiness in both worldly life and the hereafter. Acquiring knowledge requires studying and understanding Qur’anic verses related to learning activities. This study employs a thematic interpretation (tafsir tematik) method. The findings show that the primary purpose of learning is cultivating awareness, which motivates students to be grateful and devoted to Allah. Tawhid (the oneness of Allah) serves as the fundamental foundation of all learning activities. Furthermore, teachers should regard students not merely as objects but as active participants in education; a creative teacher fosters students’ active engagement. Students’ attitudes toward teachers should reflect noble character (akhlaq al-karimah), emulating the exemplary interactions of the Companions with Prophet Muhammad (peace be upon him).
Analisis Kesiapan Sekolah Dalam Mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Di MI AL KIFAYAH Anshori, Ahmad; Aryanti, Indah; Jamel, Alya Zakiyah; Jamilah, Hasanatul; Renata, Abel; Hidayat, Muhammad
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan MI Al-Kifayah dalam mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan sebagai upaya peningkatan efektivitas administrasi sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi di MI Al-Kifayah berada pada kategori sedang. Sekolah telah memiliki perangkat teknologi seperti komputer dan laptop, namun jumlah dan kondisinya belum sepenuhnya memadai untuk mendukung implementasi SIM secara optimal. Selain itu, koneksi internet yang tidak stabil menjadi kendala utama dalam pemanfaatan sistem digital. Dari aspek sumber daya manusia, sebagian guru dan staf administrasi masih membutuhkan pelatihan tambahan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengoperasian sistem informasi manajemen. Meskipun terdapat dukungan manajerial yang kuat dari kepala sekolah, resistensi masih muncul dari sebagian orang tua, khususnya terkait penerapan sistem pembayaran digital akibat keterbatasan literasi digital. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan sarana teknologi, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan staf, serta sosialisasi dan pendampingan intensif kepada orang tua guna mendukung keberhasilan implementasi SIM Pendidikan di MI Al-Kifayah.
Multiculturalism in Pesantren: The Dialectic of Islamic Education between Tradition and Modernity Mubarok, Husni
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.984

Abstract

This study examines multiculturalism in pesantren by exploring the dialectical relationship between traditional Islamic education and modern educational demands. Employing a qualitative research approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving kyai, teachers, and santri from diverse cultural backgrounds. The findings reveal that pesantren function as multicultural educational spaces where diversity in ethnicity, language, and regional origin is integrated into daily religious and social practices. Multicultural values are cultivated through communal living, inclusive pedagogical strategies, and leadership grounded in Islamic ethics. Furthermore, strong leadership and institutional support play a crucial role in sustaining multicultural practices, while the negotiation between tradition and modernity enables pesantren to remain relevant without losing their religious identity. This study concludes that pesantren contribute significantly to the development of inclusive and moderate Islamic education by transforming cultural diversity into moral and social capital. The findings offer important insights for strengthening multicultural education within Islamic educational institutions in plural societies.
Implementasi Permainan Edukatif Ular Tangga untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa SD di Kelas Tinggi Desa Jeraya Kec. Simpang Empat Kab. Karo Imelda, Imelda; Bani, Amirul; Salsabila, Aruni; Fitriani, Aulia; Azzahra, Fatimah; Nadia, Nafisah; Andini, Naila; Salsabila, Nasywa; Rasyidah, Rifaatur; Nabila, Ummu
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan permainan edukatif Ular Tangga dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa di kelas tinggi SD Desa Jeraya. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan menggabungkan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Ular Tangga memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, ditunjukkan dengan 83% siswa merasa senang dan lebih tertarik mengikuti pembelajaran, serta meningkatnya kerja sama, keberanian berpendapat, dan pemahaman materi. Meskipun suasana kelas terkadang menjadi lebih ramai, secara keseluruhan permainan ini efektif sebagai media pembelajaran yang interaktif dan mampu meningkatkan partisipasi serta pengalaman belajar siswa.
Transformasi Generasi Z: Dari Rasa Minder Menuju Kepemimpinan Bermakna Berbasis Budi Pekerti Farodillah, Rufkah Ayu; Mujiwati, Yuniar; Nafisah, Faridatun; Rossa, Salafiyah; Wati, Sifa Rahma; Mauludin, Muhammad; Zamroni, Abdul Qodir
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.989

Abstract

Di tengah dinamika era digital yang serba cepat, Generasi Z dihadapkan pada berbagai tantangan sosial yang memengaruhi pembentukan kepercayaan diri dan karakter kepemimpinan, salah satunya berupa rasa minder dan keraguan dalam mengambil peran di lingkungan masyarakat. Kepemimpinan masa kini tidak hanya menuntut kecakapan teknis, tetapi juga kekuatan karakter dan budi pekerti sebagai fondasi moral. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada transformasi Generasi Z dari rasa minder menuju kepemimpinan bermakna (meaningful leadership) berbasis nilai budi pekerti. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas PGRI Wiranegara Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Angkatan 2024 sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Landasan teoretis bertumpu pada konsep pendidikan karakter dan kepemimpinan bermakna dalam perspektif PPKn. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi kelompok terarah, fun games edukatif, dan refleksi bersama yang melibatkan anggota Karang Taruna Dusun Jatisari, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keberanian berpendapat, kerja sama, serta kesadaran akan pentingnya budi pekerti sebagai dasar kepemimpinan.
Pengaruh Literasi Digital dan Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis siswa Manajemen Perkantoran SMKN 51 Jakart Ainayya, Alika; Kartikowati, Rr. Sri; Nurmalasari, Dewi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.993

Abstract

Urgensi studi ini dipicu oleh lemahnya daya analisis dan kemampuan evaluasi peserta didik dalam menyaring ledakan informasi di ruang siber. Studi ini dirancang guna memvalidasi secara faktual pengaruh kompetensi digital serta otonomi belajar terhadap ketajaman nalar kritis murid kompetensi keahlian MPLB di SMKN 51 Jakarta. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei, peneliti menjaring 138 responden menggunakan prosedur stratified proportional random sampling, yang kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda berbasis SPSS. Temuan riset mengonfirmasi bahwa kecakapan mengelola media digital secara kritis serta kedisiplinan dalam mengatur pola belajar mandiri berkontribusi nyata pada peningkatan kapasitas berpikir kritis. Sinergi antara faktor literasi digital dan motivasi internal ini memiliki andil sebesar 47,1% dalam membentuk profil berpikir kritis siswa, yang menegaskan pentingnya kedua elemen tersebut bagi lulusan vokasi di masa depan.
Persepsi Peserta Didik Tentang Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMK Negeri 21 Jakarta Herfine, Herliana; Nurmalasari, Dewi; Atmadja, Ferry Setyadi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1000

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk memahami bagaimana peserta didik kelas memaknai kompetensi guru dalam kaitannya dengan motivasi belajar yang mereka miliki. Fokus penelitian tertuju pada dua aspek utama kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional, serta pengaruh keduanya terhadap motivasi belajar. Pendekatan yang dimanfaatkan bersifat kuantitatif dengan metode survei, di mana seluruh populasi dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data penelitian dianalisis melalui Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik belum memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik. Sebaliknya, kompetensi profesional terbukti memiliki pengaruh signifikann dan lebih dominan dalam mendorong motivasi belajar. Secara keseluruhan, keduanya mampu menjelaskan sebesar 64,3% variasi motivasi belajar, sementara selebihnya dipengaruhi oleh faktor di luar penelitian. Penemuan ini mengindikasikan bahwa penguasaan materi dan profesionalisme guru memegang peranan krusial dalam meningkatkan motivasi belajar di lingkungan pendidikan kejuruan.
Maqāṣid Al-Syarī‘Ah Sebagai Landasan Etika Medis Islam: Studi Kasus Transplantasi Organ Khasanah, Niswatul; Alwi, Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1001

Abstract

Kemajuan ilmu kedokteran modern, khususnya dalam bidang transplantasi organ, telah membawa manfaat besar bagi kemanusiaan, tetapi juga menimbulkan dilema etis dan teologis dalam konteks Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Maqāṣid al-Syarī‘ah sebagai landasan etika medis Islam yang dapat memberikan panduan moral terhadap praktik transplantasi organ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang bersifat normatif-filosofis. Data dikumpulkan dari literatur klasik dan kontemporer, termasuk karya Al-Ghazali, Al-Shatibi, Kamali, serta sumber-sumber modern terkait bioetika Islam dan fatwa kontemporer tentang transplantasi organ. Analisis dilakukan melalui pendekatan content analysis dengan menelaah prinsip-prinsip maqāṣid seperti ḥifẓ al-nafs (pelestarian kehidupan), maṣlaḥah (kemaslahatan), dan lā ḍarar wa lā ḍirār (tidak menimbulkan bahaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maqāṣid al-Syarī‘ah dapat berfungsi sebagai paradigma etika medis Islam yang rasional, humanistik, dan kontekstual. Transplantasi organ dinilai etis selama bertujuan menyelamatkan nyawa, tidak bersifat komersial, dan dilakukan sesuai prinsip keadilan serta tanggung jawab moral. Integrasi antara maqāṣid dan prinsip bioetika modern menghasilkan model maqāṣidic ethics yang dapat menjembatani norma Islam dan praktik kedokteran kontemporer. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat posisi maqāṣid sebagai kerangka etik universal; secara praktis, ia memberikan panduan bagi dokter, lembaga fatwa, dan rumah sakit Islam. Dengan demikian, Maqāṣid al-Syarī‘ah relevan sebagai fondasi moral dalam menghadapi tantangan bioetika global.
Perubahan Sosial dan Transformasi Praktek Perkawinan Islam: Tinjauan Sosiologis dan Hukum di Kalangan Generasi Z Muslim Indonesia Khasanah, Niswatul; Sayuti, Hendri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1002

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi praktik perkawinan Islam di kalangan Generasi Z Muslim Indonesia di tengah arus modernitas dan digitalisasi. Tujuannya adalah memahami reinterpretasi nilai hukum Islam oleh generasi muda dalam menyesuaikan diri dengan dinamika sosial kontemporer. Menggunakan pendekatan sosio-legal integratif, penelitian kualitatif-deskriptif ini menghimpun data melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), serta analisis dokumen hukum nasional dan fatwa MUI. Data dianalisis secara tematik menggunakan teori perubahan sosial Anthony Giddens dan konsep maqāṣid al-syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran paradigma perkawinan dari tradisional menuju pendekatan reflektif, rasional, dan kontekstual. Generasi Z cenderung menunda pernikahan, menolak praktik patriarkal, serta memprioritaskan kesiapan emosional dan ekonomi. Fenomena ta’aruf digital dan akad nikah online menjadi representasi praktik keagamaan berbasis teknologi yang tetap mengedepankan prinsip keadilan serta kemaslahatan. Penelitian menyimpulkan bahwa Generasi Z berperan sebagai agen transformasi hukum keluarga Islam melalui reinterpretasi nilai syariat yang adaptif. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan pra-nikah, literasi hukum keluarga, serta kebijakan yang responsif terhadap perubahan sosial generasi muda di era digital.
Digitalisasi Perkawinan dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Analisis Fiqh terhadap Legalitas Nikah Online dan Penerapan E-Registry di Era Revolusi 5.0 Khasanah, Niswatun; Akbarizan, Akbarizan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1004

Abstract

Transformasi digital era Revolusi Industri 5.0 memicu perubahan signifikan pada hukum keluarga Islam, khususnya melalui digitalisasi perkawinan seperti nikah online dan sistem e-registry. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas nikah online serta implikasi hukum e-registry dalam perspektif fikih Islam dan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif normatif dengan pendekatan fiqhiyyah serta yuridis-normatif. Sumber data primer mencakup Al-Qur’an, hadis, kitab fikih empat mazhab, serta pemikiran ulama kontemporer. Sumber sekunder meliputi UU No. 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam, fatwa MUI, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nikah online dianggap sah secara fikih apabila memenuhi prinsip ittihad al-majlis, kesaksian valid, dan ijab-qabul yang dilakukan secara real-time. Sementara itu, penerapan e-registry dinilai selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah karena mendukung transparansi, perlindungan hak keluarga, dan tertib administrasi negara. Digitalisasi ini membuktikan kemampuan hukum Islam beradaptasi dengan teknologi tanpa mengabaikan prinsip moralitas keagamaan