cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Literasi dan Kesadaran Pajak terhadap Kepatuhan WPOP Bukan Pegawai Shopee Affiliate Arifah Nur Febriani; Lia Ekowati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi perpajakan dan kesadaran pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) bukan pegawai yang memperoleh penghasilan melalui Shopee Affiliate Program. Pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya jumlah afiliator menimbulkan kebutuhan akan pemahaman kewajiban perpajakan, khususnya terkait penghitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak secara mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel berjumlah 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria sebagai pelaku Shopee Affiliate, memiliki penghasilan afiliasi, terdaftar sebagai WPOP bukan pegawai, serta memiliki kewajiban atau pengalaman melaporkan SPT Tahunan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan koefisien regresi sebesar 0,301 dan nilai signifikansi 0,000. Kesadaran pajak juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,479 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan WPOP bukan pegawai, dengan nilai F sebesar 79,679 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,577 menunjukkan bahwa literasi perpajakan dan kesadaran pajak menjelaskan 57,7% variasi kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi perpajakan digital dan penguatan kesadaran sukarela untuk meningkatkan kepatuhan afiliator.
Strategi Pemasaran UMKM Sinar Laser dalam Menghadapi Persaingan Usaha dan Perubahan Pasar Retno Rahayu; Rina Madyasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan UMKM Sinar Laser dalam menghadapi persaingan usaha dan perubahan kondisi pasar di Cintaraja Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, konsumen, dan mantan karyawan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan bantuan software NVivo untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran UMKM Sinar Laser masih berfokus pada promosi melalui Facebook, WhatsApp, dan rekomendasi pelanggan (word of mouth). Keunggulan usaha terletak pada kualitas produk, pelayanan yang responsif, serta kemampuan menyediakan produk custom sesuai kebutuhan konsumen. Namun, usaha menghadapi tantangan berupa meningkatnya persaingan, keterbatasan pemanfaatan pemasaran digital, perubahan tren konsumen, dan fluktuasi permintaan pasar. Oleh karena itu, penguatan pemasaran digital, pengembangan variasi produk, peningkatan inovasi desain, dan pemanfaatan berbagai platform digital menjadi strategi yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyajikan analisis strategi pemasaran pada UMKM laser cutting dalam menghadapi persaingan usaha dan perubahan kondisi pasar yang dinamis.
Analisis Kepatuhan Dalam Pengungkapan Sustainability Report Berdasarkan GRI Standard pada Perusahaan Pariwisata di BEI Marisa Dwi Irmawati; Utami Puji Lestari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan pengungkapan laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan sektor pariwisata dengan mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI) Standard, serta mengidentifikasi dimensi aspek pengungkapan yang paling banyak dan paling sedikit diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif komparatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perusahaan pada periode penelitian 2023 dan 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh hasil dua perusahaan yang terdaftar di BEI, yaitu PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PANR) dan PT Dyandra Media International Tbk. (DYAN), dengan teknik analisis yaitu analisis konten dan penilaian binary score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat pengungkapan sustainability report kedua perusahaan masih tergolong rendah dengan kategori “Limited Disclose” dengan persentase tahun 2023 untuk PANR sebesar 28% dan DYAN sebesar 31%, sementara tahun 2024 meningkat untuk PANR menjadi 32% dan DYAN menjadi 39%. Pada pengungkapan standar universal tahun 2023, kedua perusahaan telah mengungkapkan secara terbatas dan memperoleh predikat “Partially Applied” dan meningkat pada tahun 2024 dengan memperoleh predikat “Well Applied” yang berarti telah melakukan pengungkapan hampir secara keseluruhan. Namun, pengungkapan pada standar spesifik dua periode 2023 dan 2024 masih terdapat variasi hasil pengungkapan pada dimensi ekonomi (GRI 200), dimensi lingkungan (GRI 300), dan dimensi sosial (GRI 400) pada perusahaan-perusahaan terkait, dengan dimensi lingkungan menjadi yang paling dominan diungkapkan oleh DYAN dan dimensi ekonomi menjadi dimensi dengan tingkat pengungkapan terendah pada kedua perusahaan.
Pengaruh Kompensasi terhadap Motivasi Kerja Karyawan Perusahaan Swasta di Karanganyar Sholihah, Ayu Rahmawati; Fauziah, Maya Mega Restri; Putri, Dhiajeng Meilinda; Munir, Bagus Misbahul; Sari, Mirna Aulia; Azahro, Kamila Asadiyah; Ariyadi, Muhammad Yusuf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1216

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan di Kabupaten Karanganyar. Topik ini penting karena kompensasi dianggap sebagai salah satu faktor utama yang bisa meningkatkan semangat dan kinerja karyawan. Permasalahan yang diangkat adalah apakah kompensasi benar-benar berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan perusahaan swasta. Penelitian ini punya keunikan karena fokus pada wilayah Karanganyar, yang belum banyak diteliti sebelumnya, terutama dalam kaitannya antara kompensasi dan motivasi kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner sejumlah 90 responden yang merupakan karyawan perusahaan swasta di Karanganyar. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi memang berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Artinya, semakin baik kompensasi yang diberikan, semakin tinggi pula motivasi kerja karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan memberikan kompensasi yang layak dan sesuai agar karyawan lebih termotivasi dan kinerjanya meningkat.
Analisis Aktivitas Pengendalian atas Pengelolaan Layanan pada Kelurahan Tanah Sareal Kota Bogor Eka Karlina; Hayati Fatimah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan layanan, mengevaluasi efektivitas aktivitas pengendalian, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraan layanan pada Kelurahan Tanah Sareal Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semiterstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri atas lurah, sekretaris kelurahan, staf pelayanan, dan tiga masyarakat pengguna layanan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, triangulasi sumber, serta perbandingan temuan lapangan dengan kriteria Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Peraturan Wali Kota Bogor terkait standar operasional prosedur, dan konsep aktivitas pengendalian COSO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses layanan telah dilaksanakan melalui tahapan penerimaan berkas, verifikasi persyaratan, pemrosesan administrasi, otorisasi, hingga penyerahan hasil layanan. Namun, seluruh unsur aktivitas pengendalian yang dianalisis masih berada pada kategori belum efektif. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh belum tersedianya SOP internal yang rinci, belum optimalnya dokumentasi pembagian tanggung jawab, belum seragamnya bukti verifikasi dan pengarsipan, serta belum tersusunnya pencatatan hasil pengawasan dan tindak lanjut pengaduan secara sistematis. Kendala utama meliputi ketidaklengkapan berkas pemohon, gangguan aplikasi atau jaringan, keterbatasan sumber daya manusia, dan variasi waktu penyelesaian layanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aktivitas pengendalian melalui pembakuan prosedur, standardisasi dokumentasi, serta peningkatan mekanisme monitoring dan evaluasi guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.
Kualitas Konten, Kualitas Layanan Digital, Citra Merek, Keputusan Pembelian Ditsy di Tasikmalaya Muhammad Azka Abdul Aziz; Yudi Setia Rachmanda; Alfin Nur Arifah; Aldy Agustiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12162

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola perilaku konsumen dalam mencari informasi, mengevaluasi produk, hingga mengambil keputusan pembelian. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas konten dan kualitas layanan digital sebagai strategi dalam membangun citra merek serta mendorong keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas konten dan kualitas layanan digital terhadap keputusan pembelian dengan citra merek sebagai variabel mediasi pada produk Ditsy di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten dan kualitas layanan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek maupun keputusan pembelian. Selain itu, citra merek terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian serta mampu memediasi secara parsial hubungan antara kualitas konten dan kualitas layanan digital dengan keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas konten yang informatif, menarik, dan relevan, disertai penyediaan layanan digital yang efisien, responsif, aman, dan andal, mampu memperkuat citra merek sehingga meningkatkan keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha fesyen lokal untuk mengintegrasikan strategi pengembangan konten digital dan peningkatan kualitas layanan digital sebagai upaya memperkuat citra merek serta meningkatkan keputusan pembelian konsumen di era pemasaran digital.
Fenomena Paylater dalam Perspektif Al-Qur'an: Telaah Tematik terhadap Ayat-Ayat Utang dan Tanggung Jawab Finansial Musfirah HR; Abdul Ghany; Halimah Basri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12164

Abstract

Perkembangan layanan paylater sebagai salah satu bentuk transaksi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat dengan menawarkan kemudahan akses pembiayaan tanpa pembayaran langsung. Di sisi lain, fenomena ini memunculkan berbagai persoalan etis dan syar'i yang berkaitan dengan utang, tanggung jawab finansial, perilaku konsumtif, serta potensi praktik yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena paylater berdasarkan perspektif Al-Qur'an melalui pendekatan tafsir maudhu'i (tematik) terhadap ayat-ayat yang membahas utang, pencatatan transaksi, amanah, keadilan, pemenuhan akad, dan tanggung jawab dalam pengelolaan harta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan memanfaatkan Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir, hadis, serta literatur ilmiah yang relevan sebagai sumber data. Analisis dilakukan melalui pengumpulan, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis ayat-ayat serta literatur sesuai tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an tidak melarang praktik utang selama dilakukan secara adil, transparan, bertanggung jawab, dan bebas dari unsur riba, gharar, maupun kezaliman. Prinsip kehati-hatian dalam berutang, kemampuan melunasi kewajiban, kejelasan akad, serta pencatatan transaksi sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 282 menjadi landasan utama dalam menyikapi penggunaan layanan paylater. Penelitian juga menegaskan bahwa penyedia layanan wajib menjamin transparansi biaya dan perlindungan konsumen. Dengan demikian, penggunaan paylater dapat diterima dalam perspektif Islam apabila memenuhi prinsip-prinsip syariah, digunakan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial, serta tidak mendorong perilaku konsumtif yang merugikan individu maupun masyarakat.
Evolusi Kebijakan Ekonomi Publik Masa Rasulullah dan Khulafaurrasyidin: Sintesis Antara Prinsip Tsawabit dan Mutaghayyirat Musfirah HR; Nasrulah Bin Sapa; Mukhtar Lutfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12165

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi kebijakan ekonomi publik pada masa Rasulullah SAW dan Khulafaurrasyidin melalui sintesis prinsip tsawabit dan mutaghayyirat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan yang memadukan sumber sejarah Islam klasik dan literatur ilmiah kontemporer. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif dan pendekatan historis-komparatif untuk mengidentifikasi kontinuitas nilai, perubahan instrumen, serta transformasi kelembagaan ekonomi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa Rasulullah SAW fondasi kebijakan dibangun melalui pasar Madinah yang adil, pengawasan perdagangan, pelarangan riba dan praktik manipulatif, penghimpunan zakat, jizyah, kharaj, fai, dan khums, serta pengelolaan Baitul Mal yang berorientasi pada distribusi kesejahteraan. Abu Bakar Ash-Shiddiq menegakkan disiplin fiskal dan kepatuhan zakat untuk memulihkan stabilitas negara. Umar bin Khattab mengembangkan Baitul Mal permanen, sistem Diwan, kebijakan agraria, dana cadangan, dan administrasi kesejahteraan. Utsman bin Affan memperluas perdagangan, pengelolaan aset, dan kapasitas penerimaan negara, sedangkan Ali bin Abi Thalib menekankan pemerataan, akuntabilitas, dan penolakan terhadap privilese fiskal. Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa prinsip keadilan, amanah, kemaslahatan, perlindungan hak, dan larangan distorsi ekonomi tetap dipertahankan sebagai tsawabit, sedangkan bentuk kelembagaan dan instrumen kebijakan berkembang sebagai mutaghayyirat. Sintesis ini relevan bagi perumusan kebijakan fiskal, tata kelola dana sosial Islam, dan pembangunan publik yang adaptif, transparan, inklusif, serta berkelanjutan.
Perkembangan Pranata Ekonomi: Tinjauan Historis Masa Pemerintahan Bani Umayyah Sulfiani Sulfiani; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa; Khalizah Lutfia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan pranata ekonomi pada masa pemerintahan Bani Umayyah melalui perspektif historis-institusional, dengan menelusuri perubahan administrasi, fiskal, moneter, perdagangan, pertanian, dan distribusi kesejahteraan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan kepustakaan. Data sekunder diperoleh dari artikel jurnal, buku ilmiah, prosiding, dan dokumen akademik relevan, terutama terbitan 2021–2025, yang ditelusuri melalui Google Scholar, Crossref, DOAJ, dan Scopus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi, pengelompokan tematik, interpretasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pranata ekonomi Bani Umayyah berlangsung secara bertahap. Pada masa Mu'awiyah bin Abi Sufyan, reformasi birokrasi dan pembentukan diwan memperkuat administrasi keuangan negara. Pada masa Abdul Malik bin Marwan, standardisasi dinar dan dirham, arabisasi administrasi, serta penguatan sektor perdagangan dan pertanian meningkatkan kemandirian dan stabilitas ekonomi. Pada masa Umar bin Abdul Aziz, reformasi perpajakan, pengelolaan Baitul Mal, desentralisasi zakat, dan perlindungan terhadap kelompok lemah memperkuat pemerataan kesejahteraan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil membentuk sistem ekonomi yang lebih terorganisasi, adaptif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Prinsip transparansi, produktivitas aset, distribusi kekayaan, dan tanggung jawab negara yang berkembang pada periode tersebut tetap relevan sebagai bahan refleksi bagi penguatan tata kelola ekonomi publik kontemporer.
Menganalisis Muhkam-Mutasyabih dan Nasikh-Mansukh Serta Implikasinya terhadap Istinbath Hukum Ekonomi Sulfiani Sulfiani; Halimah Basri; Abdul Ghany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12167

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep muhkam-mutasyabih dan nasikh-mansukh dalam kajian Ulumul Al-Qur'an serta menguraikan implikasinya terhadap proses istinbath hukum ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data primer meliputi Al-Qur'an, hadis, kitab tafsir, dan literatur ushul fikih, sedangkan data sekunder berupa buku serta artikel ilmiah yang membahas hukum ekonomi syariah dan perkembangan transaksi kontemporer. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi, pendekatan deskriptif-analitis, dan perbandingan pandangan ulama klasik serta kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat muhkam menjadi fondasi utama penetapan hukum karena memiliki makna yang jelas dan memberikan kepastian terhadap prinsip ekonomi syariah, seperti larangan riba, kewajiban memenuhi akad, keadilan transaksi, dan perlindungan harta. Ayat mutasyabih menyediakan ruang bagi tafsir, takwil, qiyas, maslahah mursalah, dan pendekatan maqashid al-syari'ah untuk menjawab persoalan baru, termasuk fintech, transaksi digital, aset kripto, dan inovasi keuangan syariah. Konsep nasikh-mansukh menjelaskan perkembangan hukum secara bertahap, membantu menentukan dalil yang tetap berlaku, serta mencegah kekeliruan akibat penggunaan dalil yang telah digantikan. Integrasi kedua konsep tersebut menghasilkan metodologi istinbath yang menjaga keseimbangan antara kepastian dan fleksibilitas hukum. Dengan demikian, pemahaman muhkam-mutasyabih dan nasikh-mansukh penting bagi akademisi, mujtahid, lembaga fatwa, dan praktisi ekonomi syariah dalam merumuskan keputusan hukum yang relevan, konsisten, dan berorientasi pada kemaslahatan.