cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Analysis Bank Syariah dan Non Bank Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Octavia, Putri; Esya, Lavlimatria; Ratnawati, Nirdukita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4102

Abstract

Perkembangan sektor keuangan syariah di Indonesia mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah secara proaktif mengupayakan pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu instrumen strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun demikian, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam satu dekade terakhir mengalami penurunan yan memberikan tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan potensi sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lembaga keuangan syariah, baik dari instrumen bank maupun non bank, terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada periode 2018-2024. Metode yang dipakai adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan data kuartalan untuk menganalisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara variabel aset bank syariah, pembiayaan bank syariah, saham syariah, serta sukuk terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan aset bank syariah berkontribusi positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pembiayaan bank syariah memberikan dampak negatif yang signifikan. Saham syariah tidak memiliki dampak signifikan, sementara sukuk memberikan dampak positif di jangka pendek tetapi negatif di jangka panjang. Implikasi dari temuan ini menekankan perlunya peningkatan efisiensi dalam distribusi pembiayaan bank syariah, penguatan pasar modal syariah, serta pengelolaan sukuk yang strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini memberikan landasan empiris untuk pengembangan industri keuangan syariah serta kebijakan ekonomi nasional yang inklusif.
Pengaruh Gender Diversity Komite Audit, Audit Switching, dan Asersi Manajemen terhadap Kualitas Audit dengan Reputasi KAP sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Pertambangan dan Energi yang Terdaftar di Bei Periode Tahun 2022-2024 Nanlohy, Yehezkiel Benaya; Ratnawati, Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4107

Abstract

Sektor pertambangan dan energi merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko operasional dan pelaporan keuangan yang tinggi, sehingga memerlukan mekanisme audit yang mampu menjamin transparansi serta akuntabilitas perusahaan. Kompleksitas struktur transaksi, tingginya nilai aset, dan eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas menuntut adanya audit berkualitas yang tidak hanya bergantung pada kemampuan auditor eksternal, tetapi juga pada efektivitas tata kelola internal perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keberagaman gender dalam komite audit, audit switching, dan asersi manajemen terhadap kualitas audit, serta menilai peran reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel pemoderasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode Partial Least Square (PLS), penelitian melibatkan 40 perusahaan pertambangan dan energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman gender dalam komite audit dan asersi manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan audit switching tidak memberikan pengaruh signifikan. Lebih jauh, reputasi KAP terbukti memoderasi hubungan antarvariabel dengan memperkuat pengaruh positif gender diversity dan asersi manajemen terhadap kualitas audit, serta memperkuat arah negatif audit switching. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit pada sektor berisiko tinggi dipengaruhi oleh sinergi antara mekanisme tata kelola internal dan kredibilitas auditor eksternal. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya komposisi komite audit yang beragam dan seleksi KAP bereputasi sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan keandalan laporan keuangan.
Transformasi Digital UMKM Kuliner Lokal: Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Amin, Andi Nurzakiah; Tawe, Andi Amiruddin; Sulolipu, Andi Annisa; Amin, Andi Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4108

Abstract

Transformasi digital telah membuka peluang luas bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal yang dikelola oleh perempuan, terutama melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, komunikasi pelanggan, dan perluasan pasar. Namun, kesenjangan keterampilan digital tingkat lanjut masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku usaha dalam mengoptimalkan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan media sosial, bentuk transformasi digital dalam proses bisnis, serta dampaknya terhadap kemandirian dan pemberdayaan ekonomi perempuan UMKM kuliner lokal. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan perempuan pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Manggala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram secara signifikan meningkatkan jangkauan pasar, efisiensi operasional (seperti pencatatan pesanan dan pengiriman), serta stabilitas pendapatan usaha. Transformasi digital secara nyata memperkuat kemandirian ekonomi perempuan melalui kemampuan mengelola usaha secara mandiri, mengambil keputusan finansial, dan mengatur waktu dengan lebih fleksibel. Lebih lanjut, digitalisasi mendorong pemberdayaan perempuan dengan meningkatkan kepercayaan diri, partisipasi dalam aktivitas ekonomi, dan kemampuan untuk berinovasi dan mengambil keputusan strategis tanpa ketergantungan. Meskipun literasi digital dasar sudah cukup dikuasai, peningkatan kapasitas teknis lanjutan (seperti pembuatan konten profesional dan pemanfaatan insight media sosial) diperlukan untuk mengoptimalkan potensi teknologi secara maksimal. Secara keseluruhan, transformasi digital berperan penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha dan meningkatkan kapasitas perempuan dalam sektor UMKM kuliner.
Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Indonesia (Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023) Oktavia, Sintia; Hidayati, Fajrina; Lesmana, Oka; Butar Butar, Marta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4109

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia, yang menempati posisi kedua dengan beban kasus tertinggi di dunia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kondisi fisik lingkungan rumah dan faktor host dengan kejadian TB paru melalui secondary data analysis Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Desain penelitian cross sectional diterapkan pada 877.531 rumah tangga yang memenuhi kriteria inklusi dan mewakili 38 provinsi di Indonesia. Analisis univariat, bivariat, dan multivariat dilakukan untuk mengevaluasi kontribusi faktor lingkungan seperti kepadatan hunian, jenis lantai, dinding, ventilasi, akses air minum, dan sanitasi, serta faktor host meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, riwayat kontak, dan keberadaan perokok dalam rumah tangga. Hasil menunjukkan prevalensi TB paru sebesar 0,3%. Analisis bivariat menemukan sebagian besar variabel lingkungan dan host memiliki hubungan signifikan dengan kejadian TB paru. Pada model multivariat, variabel yang tetap signifikan adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, riwayat kontak TB, dan keberadaan perokok, dengan riwayat kontak menjadi faktor paling dominan dalam menentukan risiko TB. Model akhir mampu menjelaskan 47,9% variasi kejadian TB paru. Temuan ini menegaskan bahwa penularan TB tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik individu, tetapi juga oleh interaksi antara paparan langsung di dalam rumah dan kualitas lingkungan fisik hunian. Oleh karena itu, intervensi pencegahan harus mempertimbangkan pendekatan komprehensif yang mencakup perbaikan kondisi lingkungan, pengurangan faktor risiko dalam rumah tangga, serta penguatan deteksi dini pada individu dengan riwayat kontak.
Utilization of E-Business to Enhance Efficiency and Innovation in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) Sector Takwa, Muhammad; Kasyati, Kasyati; Supriadi, Drajat; Prabowo, Hanif Agung; Redjeki, Finny
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.411

Abstract

The advancement of e-business has significantly transformed the operational landscape for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This literature review aims to explore how the utilization of e-business technologies contributes to enhancing efficiency and fostering innovation within the MSME sector. By analyzing scholarly articles and industry reports published between 2015 and 2024, this review identifies the key drivers, challenges, and impacts of e-business adoption. Findings suggest that e-business adoption improves process efficiency, reduces operational costs, facilitates market expansion, and drives innovative business models. However, barriers such as limited digital literacy, inadequate infrastructure, and cybersecurity threats persist. This review concludes with strategic recommendations for MSMEs and policymakers to support digital transformation.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Kios Bipang El-Qahtan Kabupaten Enrekang Munawwarah, Raodatul; Astari, Rista; widiawati, wilda; Potton, Zainal; Azhari, Burnama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan bisnis Kios Bipang El-Qahtan di Kabupaten Enrekang ditinjau dari aspek produksi dan aspek pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha dan karyawan, serta dokumentasi terkait kegiatan produksi dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek produksi, usaha Kios Bipang El-Qahtan dinyatakan layak untuk dijalankan. Hal ini didukung oleh penggunaan bahan baku berkualitas seperti beras ketan dari Gowa dan gula merah dari Tondon, kapasitas produksi yang mencapai 400 pcs per hari, serta sistem kerja yang terorganisir. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan ruang produksi berukuran 3x3 meter, ketergantungan bahan baku pada musim panen, dan penggunaan peralatan manual yang membatasi efisiensi produksi. Dari aspek pemasaran, usaha ini juga dinyatakan layak karena memiliki jaringan distribusi yang luas mencakup pasar lokal hingga luar daerah seperti Toraja, Makassar, Kalimantan, dan Jayapura. Harga yang kompetitif sebesar Rp7.000 per pcs serta kemasan produk yang menarik turut meningkatkan daya saing di pasar. Meskipun demikian, strategi promosi digital masih perlu ditingkatkan agar pemasaran dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa bisnis Kios Bipang El-Qahtan layak dikembangkan lebih lanjut dengan melakukan perbaikan pada aspek produksi dan optimalisasi strategi pemasaran digital
Pengaruh Penggunaan APD dan Disiplin Kerja Oleh TKBM terhadap Produktivitas Kerja Dalam Kegiatan Muat Batu Bara Di Tanjung Kampeh Anchorage Pada Agen PT Adhika Samudera Jaya Chriswiratomo, Mohamad Alfan; Putri, Indah Ayu Johanda; Nurdiansari, Henna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4112

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja berperan penting dalam menjaga kesejahteraan pekerja. Salah satu aspek utama yang menunjang standar keselamatan kerja adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat. APD berfungsi meminimalkan risiko kecelakaan dan potensi insiden saat bekerja. PT. Adhika Samudera Jaya memiliki Agen On Board yang bertugas sebagai pelaksana kegiatan muat batu bara di atas kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan APD dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui kuesioner dan observasi, kemudian diuji menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, uji F, dan uji T. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yang berjudul “Optimalisasi Penggunaan Alat Keselamatan Kerja dalam Kegiatan Bongkar Muat Batu Bara pada PT Bahtera Adhiguna di Pelabuhan Teluk Bayur” terletak pada lokasi dan fokus penelitian. Penelitian sebelumnya dilakukan di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat, sedangkan penelitian ini dilakukan di Tanjung Kampeh Anchorage, Sumatera Selatan. Selain itu, penelitian terdahulu hanya berfokus pada optimalisasi penggunaan APD, sementara penelitian ini secara khusus menganalisis pengaruh penggunaan APD dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja TKBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan APD dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja TKBM. Nilai koefisien regresi masing-masing sebesar 0,323 dan 0,570, dengan nilai F simultan 71,208 serta Adjusted R Square 70,4%. Dengan demikian, penerapan APD yang optimal dan kedisiplinan kerja yang baik terbukti meningkatkan produktivitas kerja TKBM pada kegiatan muat batu bara di PT. Adhika Samudera Jaya
Analisis Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Penjualan PT. Expravet Nasuba Medan Syahkira, Mutia Putri; Lubis, Nurul Izzah; Masyitah, Emi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4113

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem informasi penjualan pada PT. Expravet Nasuba Medan dengan meninjau sejauh mana sistem tersebut mampu mendukung proses operasional perusahaan, mengidentifikasi faktor penyebab ketidakefektifan, serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap admin penjualan, admin pembelian, serta sales perusahaan sebagai pihak yang terlibat langsung dalam penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi penjualan telah membantu perusahaan dalam mempercepat proses pencatatan transaksi, penyusunan laporan penjualan, serta mempermudah pemantauan aktivitas penjualan harian. Namun, efektivitasnya belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan berbagai kendala operasional, seperti kesalahan input faktur, ketidaktelitian dalam pencatatan nama toko dan surat jalan, keterbatasan pemahaman sebagian karyawan terhadap penggunaan aplikasi Asoft, serta belum adanya SOP tertulis yang menjadi pedoman kerja baku sehingga proses masih bergantung pada instruksi lisan.  Sebagai upaya perbaikan, perusahaan mulai menyusun SOP secara tertulis agar alur kerja lebih jelas dan terstandarisasi, melaksanakan pelatihan rutin untuk meningkatkan kompetensi karyawan dalam mengoperasikan sistem, memperketat proses validasi data sebelum disimpan, serta meningkatkan pengawasan agar risiko kesalahan dapat diminimalisir. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sistem informasi penjualan dapat berfungsi lebih efektif, akurat, dan reliabel dalam mendukung proses pengambilan keputusan perusahaan.
Sosial Budaya Maritim sebagai Sumber Pembentukan Pendidikan Karakter Pelajar Indonesia: Kajian Literatur melalui Teori Pierre Bourdieu Taherong, Rosmawati; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4115

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki warisan sosial–budaya maritim yang kaya, yang mengandung nilai-nilai kolektivitas, disiplin, tanggung jawab ekologis, serta ketangguhan. Artikel ini merupakan kajian literatur sistematis (2014–2025) yang menganalisis potensi sosial–budaya maritim sebagai sumber pembentukan pendidikan karakter pelajar Indonesia melalui kerangka Pierre Bourdieu (habitus, modal budaya, field). Analisis tematik terhadap 48 publikasi menemukan bahwa nilai-nilai kultural maritim sangat relevan dengan tujuan pendidikan karakter, tetapi proses konversi nilai tersebut menjadi modal budaya yang diakui dalam ranah pendidikan terhambat oleh: (1) keterbatasan bahan ajar terstandar; (2) kapasitas guru dalam pedagogi kontekstual; dan (3) mekanisme asesmen yang tidak selaras dengan kompetensi kultural. Artikel ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal maritim, pengembangan asesmen performatif, kolaborasi sekolah–komunitas pesisir, serta pilot project berbasis bukti sebagai langkah mengubah aturan ranah pendidikan agar modal budaya maritim memperoleh legitimasi simbolik. Temuan literatur menunjukkan bahwa integrasi budaya maritim dalam pendidikan dapat meningkatkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kepedulian lingkungan, ketangguhan psikologis, serta identitas pelajar sebagai bagian dari bangsa bahari. Model ini juga berpotensi menjadi strategi dekolonisasi pendidikan, karena mengangkat epistemologi lokal yang selama ini termarginalkan dalam paradigma pendidikan modern. Dengan demikian, budaya maritim bukan sekadar warisan antropologis, tetapi dapat berfungsi sebagai basis pedagogis yang strategis untuk membangun karakter pelajar Indonesia di era global. Integrasi nilai kemaritiman dengan pendekatan Bourdieu memberikan dasar teoretis yang kuat untuk memahami proses pembentukan karakter sebagai praktik sosial yang berkelanjutan.
Analisis Sistem Pengendalian Internal Persediaan Obat-Obatan dan Kesehatan Pada Puskesmas Sailus Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Sahade, Sahade; Ahwalah, Nafiatul; Ryketeng, Masdar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal atas persediaan obat-obatan dan alat kesehatan di Puskesmas Sailus Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan berdasarkan lima komponen Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang diatur dalam PP No. 60 Tahun 2008. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengendalian internal pada Puskesmas Sailus belum berjalan secara optimal. Pada aspek lingkungan pengendalian, SOP telah diterapkan, namun masih terdapat perangkapan tugas yang mengurangi independensi. Pada penilaian risiko, puskesmas telah menerapkan sistem FEFO dan menentukan batas minimal stok, tetapi risiko kehilangan masih tinggi karena akses gudang yang tidak dibatasi. Aktivitas pengendalian sudah mencakup pencatatan manual, pengecekan stok bulanan, serta penyusunan LPLPO, namun belum didukung sistem digital yang memadai. Informasi dan komunikasi telah berlangsung melalui rapat rutin dan media digital, tetapi sistem informasi persediaan belum terintegrasi. Pemantauan dilakukan melalui stock opname dan audit eksternal, namun belum mampu sepenuhnya mengatasi permasalahan persediaan. Secara keseluruhan, sistem pengendalian internal Puskesmas Sailus dinilai belum sepenuhnya efektif dan memerlukan perbaikan pada aspek akses gudang, digitalisasi pencatatan, serta pemisahan tugas. Beberapa kelemahan yang ditemukan meliputi akses gudang yang masih terbuka tanpa pembatasan yang memadai, pencatatan stok yang belum sepenuhnya terdigitalisasi, serta adanya perangkapan tugas yang berisiko mengganggu independensi dan menurunkan kinerja pegawai.