cover
Contact Name
Mohamad Aprianto Paneo
Contact Email
apriyanto07@ung.ac.id
Phone
+6282292479459
Journal Mail Official
pharmsociety@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 06, Kota Tengah, Kota Gorontalo, 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society
ISSN : -     EISSN : 28295064     DOI : 10.37905/phar.soc.v2i3.20816
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society merupakan Jurnal yang dirilis oleh Jurusan Farmasi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. Pengembangan Jurnal ini bekerja sama dengan Organisasi Profesi Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Gorontalo Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society menerima publikasi dari dosen, mahasiswa dan semua kalangan yang terkait dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kefarmasian dan bidang-bidang ilmu lainnya. Jurnal ini telah memiliki nomor e-ISSN 2829-5064 dan tentunya dengan kehadiran jurnal ini dapat membantu dalam menyebarluaskan ide-ide, kegiatan pengabdian, dan hasil penelitian yang dapat diterapkan untuk menangani permasalahan ataupun problematika yang ada di masyrakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society berfokus pada : Pelayanan kepada masyarakat. Pelatihan (Training), Pemecahan masalah (Problem solving), dan Keterbaharuan teknologi tepat guna Pemberdayaan Masyarakat Peningkatan wilayah tertinggal/kurang maju Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2026)" : 15 Documents clear
Peningkatan Kesiapsiagaan dan Penanganan Darurat Bencana Banjir di Desa Pentadio Barat Kabupaten Gorontalo Tandiabang, Pascal Adventra; Paramata, Nanang Roswita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.36686

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini memiliki objektif strategis untuk membangun ketahanan dan kapasitas adaptif masyarakat Desa Pentadio Barat, Kabupaten Gorontalo, dalam menghadapi risiko kesehatan akibat bencana banjir yang berulang.Tujuan pengabdian difokuskan pada tiga aspek: (1) meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit pasca banjir (leptospirosis, DBD, diare, ISPA, penyakit kulit, tetanus, hepatitis A, malaria, dan tifoid); (2) melatih keterampilan penyelamatan korban tenggelam dengan prinsip “Reach-Throw-Don’t Go” dan penilaian ABCDE; serta (3) membekali peserta dengan kemampuan evakuasi mandiri dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sesuai standar AHA. Metode pengabdian yang diterapkan adalah participatory action research (PAR) dengan desain kegiatan berbasis edukasi interaktif dan workshop simulatif. Sebanyak 45 peserta yang merupakan perwakilan dari tiga dusun di desa pentadio barat yang dibagi kedalam tiga pos pelatihan intensif: Pos Penyelamatan Tenggelam, Pos Manajemen Banjir dan Evakuasi, serta Pos BHD. Evaluasi program dilaksanakan secara berlapis. Untuk mengukur pemahaman materi penyakit pasca banjir, digunakan kuis lisan dengan pertanyaan situasional guna menilai aplikasi pengetahuan. Sementara itu, evaluasi keterampilan praktik pada Mini Workshop dilakukan melalui observasi langsung dengan checklist yang mencakup aspek kritis seperti ketepatan teknik kompresi dada pada Pos BHD dan prosedur evakuasi yang aman. Hasil evaluasi melalui kuis langsung untuk edukasi penyakit akibat banjir dan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 85%, dengan pencapaian tertinggi pada topik leptospirosis dan DBD. Dari segi keterampilan, Sebagian besar peserta telah mampu mendemonstrasikan teknik kompresi dada yang tepat dan menyusun daftar barang prioritas dalam go-bag. Pemahaman tentang pentingnya ventilasi dini pada korban tenggelam juga meningkat secara signifikan. Kesimpulan yang diperoleh adalah Program berhasil meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap darurat kesehatan masyarakat dalam menghadapi banjir. Peserta menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan praktis evakuasi, penyelamatan tenggelam, serta pemberian BHD.
Pencegahan DBD (Demam Berdarah) Dengan Pembuatan Lilin Aromaterapi Minyak Serai di Desa Sidorejo Aditya Nugraha, Maulana Tegar; Indrayati, Lyna Lestari; Rosyidah, Hani; Nofreeana, Andri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.34807

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang optimal dapat dilakukan dengan upaya dalam memelihara kesehatan dan mencegah terjangkitnya penyakit. Perilaku yang sehat dan kemampuan masyarakat dalam melaksanakan perilaku hidup sehat sangat membantu dalam meningkatkan derajat kesehatan. Kesehatan masyarakat perlu ditingkatkan terutama agar terhindar dari penyakit endemik hujan. Salah satu penyakit endemik hujan adalah DBD (Demam Berdarah). Deman berdarah merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan penyebarannya dibantu oleh vektor perantara yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Kesehatan masyarakat sangat penting untuk pemanfaatan di desa Sidorejo masih minim dalam menerapkan terapi komplementer untuk menghilangkan stress danmenenangkan pikiran. Kegaitan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan memberikan sosialisasi mengenai bahaya DBD dan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak sereh sebagai solusi penangkal nyamuk. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta kader kesehatan Desa Sdiorejo. Selain sosialisasi juga dilakukan demo pembuatan lilin aromaterapi. Dengan demikian masyarakan akan mengerti dan sadar akan bahaya DBD sertadaat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di lingkungan sekitar yang dengan tepat
Edukasi MP-ASI Pangan Lokal untuk Pencegahan Gizi Kurang di Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone Hadju, Vidya Avianti; Kadir, Sunarto; Aulia, Ulfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.36699

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita, khususnya wasting, masih menjadi isu kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan balita. Kondisi ini berkaitan erat dengan praktik pemberian makan yang belum memadai, khususnya kualitas dan ketepatan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemberian MP-ASI berbasis pangan lokal sebagai upaya pencegahan gizi kurang. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan gizi seimbang dan MP-ASI berkualitas dengan media leaflet dan pemberian contoh makanan selingan berbahan pangan lokal. Sasaran kegiatan adalah 20 ibu balita yang dipilih karena perannya dalam pengambilan keputusan terkait pemilihan dan pengolahan makanan keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta dengan analisis data secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan ibu setelah kegiatan edukasi, dari 66,5 ± 24,76 pada pre-test menjadi 77 ± 20,79 pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi yang terarah dan kontekstual efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pemberian MP-ASI berbasis pangan lokal. Kesimpulannya, edukasi gizi kepada ibu balita merupakan pendekatan yang relevan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak setelah masa ASI eksklusif. Disarankan agar kegiatan edukasi MP-ASI berbasis pangan lokal dilaksanakan secara berkesinambungan dan terintegrasi dengan kegiatan posyandu guna memperkuat praktik pemberian makan balita di tingkat rumah tangga.
Pelatihan pembuatan Jamu racikan Obat Batuk Berbasis Tanaman Lokal Di Desa Piloliyanga Kabupaten Boalemo Hasan, Hamsidar; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Anggai, Rifka Anggraini; Latif, Multiani S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.36578

Abstract

Penggunaan Coleus scutellarioides dalam meredakan batuk merupakan praktik tradisional yang didasarkan pada potensi efek ekspektoran atau antitusif dari senyawa- senyawa tertentu yang terkandung di dalamnya. Batuk seringkali merupakan respons tubuh terhadap iritasi atau inflamasi pada saluran pernapasan, dan senyawa yang mampu mengurangi peradangan atau mengencerkan dahak dapat membantu meredakan gejala ini. Secara tradisional, olahan daun, seperti rebusan, diyakini dapat memberikan efek melegakan pada tenggorokan dan saluran pernapasan, memfasilitasi pengeluaran dahak, dan mengurangi frekuensi batuk. Kombinasi dengan bunga belimbing wuluh akan lebih meningkat efektifitas mukolitik dari ramuan tersebut. Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan racikan obat batuk dari tanaman local yang terdiri dari daun miana dan bunga belimbing wuluh. Dosis penggunaan bahan didasarkan pada penelitian ramuan sebelumnya yang mempunyai efek maksimal pada konsentrasi 15 % untuk bunga belimbing wuluh dan 30 persen untuk daun miana. Metode pengabdiannya Adalah sosialisasi tentang tanaman local yang berpotensi mengobati batuk, kemudian mempratekkan secara langsung cara meracik ramuan tersebut. Pembagian kuisioner sebelum dan sesudah sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari Masyarakat setempat.Untuk aspek penilaian pengetahuan tentang tanaman local persentase peningkatannya sebesar 32 %, Pemahaman senyawa berkhasiat sebesar 27%, Pengetahuan Teknik peracikan sebesar 34% dan sanitasi serta keamanan pengolahan sebesar 26%. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Terbukti pada saat evaluasi, hamper semua Masyarakat tahu tentang topik pengabdian dan cara pengolahan ramuan antibatuk.
Pemanfaatan Tanaman Herbal Sebagai Imunomodulator Dalam Rangka Meningkatkan Imunitas Di Puskesmas Siliwangi Garut Pratita, Anindita Tri Kusuma; Farhatunnisa, Elsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.32787

Abstract

Penurunan imunitas masyarakat akibat gaya hidup modern dan keterbatasan akses layanan kesehatan menuntut solusi alternatif yang efektif, ekonomis, dan berbasis kearifan lokal. Indonesia memiliki lebih dari 9.600 spesies tanaman obat yang berpotensi sebagai imunomodulator. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Siliwangi Garut terkait pemanfaatan tanaman herbal sebagai imunomodulator melalui pendekatan edukatif dan praktik pembuatan sediaan herbal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental rancangan kelompok tunggal dengan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan pada 11 responden. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi interaktif, diskusi, serta demonstrasi pembuatan sediaan herbal berbahan jahe. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan nilai pengetahuan dari rata-rata 57,27 menjadi 89,09 poin (p = 0,000), dengan seluruh responden mengalami peningkatan tanpa penurunan. Sebanyak 4 responden (36,36%) mencapai nilai sempurna. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan herbal masyarakat dan memperkuat pemanfaatan kearifan lokal sebagai solusi kesehatan mandiri. Keberlanjutan program direkomendasikan melalui pembentukan kader kesehatan dan penyusunan panduan praktis berbasis komunitas.
Peningkatan Pengetahuan Mengenai Tablet Tambah Darah Pada Remaja Di SMK Negeri 7 Kota Bengkulu Oktarini, Rizki; Okta, Fauzia Noprima; Nanda, Yogie Andika Tri; Pewira, Mutia; Santoso, Aisyah Zhafirah; L Sianturi, Yossy Estrada; Juliana, Aura Fildza; Anggraeni, Aurelia Ayu; Sivana, Asyifa Mawaddatu; Salsabela, Fitria; Ramadhan, Muhammad Fahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.32292

Abstract

Kesehatan remaja merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengingat mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja, khususnya perempuan, adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Anemia pada remaja dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah telah menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin kepada remaja putri sebagai langkah preventif. Namun, tingkat kesadaran dan pemahaman remaja terhadap pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara teratur masih rendah, sehingga efektivitas program belum optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja di SMK Negeri 7 Kota Bengkulu mengenai manfaat penggunaan tablet tambah darah dan mengevaluasi secara sederhana efektivitas metode penyuluhan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah ceramah langsung melalui kegiatan penyuluhan kesehatan, dengan desain pre dan post-test terhadap 24 siswa sebagai responden. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Kegiatan selanjutnya bisa dilakukan dengan seminar atau workshop di sekolah-sekolah, di mana tenaga kesehatan seperti dokter atau ahli gizi dapat memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami. Dengan cara ini, remaja, orang tua, dan guru dapat lebih memahami pentingnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari.
Aksi Sosial Donor Darah Untuk Kemanusiaan Kolaborasi PMI Garut Dan FMIPA Universitas Garut Berikan Darah Berikan Harapan Nuari, Doni Anshar; Pitriani, Karina; Jamil, Widi Mahmuda Nur; Aulia, Ira; Muharram, Rahma Mekar; Fahmi, Ami Nur; Sambact, Jasminum; Lubis, Novriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35973

Abstract

Darah sangat dibutuhkam untuk menunjang kesehatan, metabolisme dan mekanisme semua proses yang ada dalam tubuh. Darah sehat ditandai dengan warna merah cerah, viskositas (kekentalan) normal, pH stabil (7.35-7.45), serta parameter lab seperti kadar hemoglobin, kolesterol (HDL tinggi, LDL rendah), gula darah normal, dan trombosit seimbang, yang semua ini tercermin dari tubuh yang bugar, energi cukup, kulit merona, serta tidak mudah lelah. Ketersediaan darah yang aman dan berkualitas sangat penting untuk layanan transfusi darah. Salah satu cara penting untuk mendorong gaya hidup sehat dan memberikan kontribusi besar kepada kesehatan masyarakat dan individu adalah dengan donor darah. Kegiatan ini bertujuan sebagai aksi sosial kemanusiaan kolaborasi antara PMI Garut dan mahasiswa Farmasi UNIGA untuk membantu masyarakat dan meningkatkan kepedulian sosial. Kegiatan donor darah dilaksanakan di Kampus 3 Universitas Garut pada tanggal 15 November 2025 yang dikemas secara edukatif dan inspiratif melalui proses pre-test, penyampaian materi, demonstrasi, permainan edukatif cerdas cermat dan diakhiri dengan pos test. Dari 80 pendaftar, hanya 41 orang yang memenuhi persyaratanuntuk donor darah juga peserta didominasi oleh perempuan (93,2%). Golongan darah pendonor terbanyak adalah Golongan A (35,65%), disusul oleh golongan darah B (27,75%), O (25,75%) dan AB (10,8%). Motivasi utama berdonor adalah untuk kesehatan pribadi (75,1%). Meskipun sebagian besar pendaftar gagal melewati tahap skrining kesehatan awal, aksi sosial donor darah ini berjalan lancar dan berhasil meningkatkan kepedulian sosial dan meningkatkan ketersediaan darah. Melalui kegiatan donor darah ini, dapat memberikan harapan hidup yang lebih besar kepada yang membutuhkan.
Sosialisasi Sabun Dari Ampas Kopi di SMK Negeri 1 Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir Afrah, Bazlina Dawami; Sari, Tuti Indah; Hadiah, Fitri; Novia, Novia; Saputri, Jasmine Fadhilah Delli; Anugrah, Muhammad Risky; Putri, Tiara Maharani Ramona; Shean, Rizqi Akbar; Shailendra, Faris Habib; Azhari, Muhamad Thohir; Yuniarti, Hafizhah; Aryani, Mentari Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.31979

Abstract

Ampas kopi merupakan residu dari proses penyeduhan kopi yang dapat menjadi limbah padat jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Penumpukan ampas kopi dapat mencemari lingkungan, terutama di daerah yang memiliki banyak kedai kopi, seperti di Kabupaten Ogan Ilir. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk mengelola limbah ini menjadi produk yang bernilai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada siswa/i SMK Negeri 1 Tanjung Batu mengenai pemanfaatan ampas kopi menjadi sabun, guna mengurangi limbah ampas kopi di Kabupaten Ogan Ilir dan memberikan pengetahuan tentang cara membuat produk bernilai tambah dari limbah kopi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan demonstrasi. Proses pembuatan sabun dimulai dari preparasi bahan baku, saponifikasi, pencetakan, framing, dan pengujian. Kegiatan ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tanjung Batu dengan melibatkan siswa/i dan guru dalam proses demonstrasi.Pelaksanaan pengabdian menunjukkan respon positif dari peserta. Dari 52 peserta, 47 orang menyatakan bahwa mereka telah memahami dan mengerti setiap langkah dalam pembuatan sabun dari ampas kopi. Berdasarkan kuesioner yang diisi, 90% peserta mengerti dan memberikan respon positif terhadap materi yang disampaikan.Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa/i SMK Negeri 1 Tanjung Batu tentang cara mengolah limbah ampas kopi menjadi produk yang bermanfaat, yaitu sabun. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat memanfaatkan ampas kopi yang sebelumnya dibuang menjadi produk bernilai yang dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan limbah di lingkungan sekitar.
Inovasi Digital Marketing Umkm Pada Kelompok Pemuda Pesisir Kota Gorontalo Mursalim, Muhammad Akram; Rumambie, Wira Pratama; Pakaya, Nikmasari; Pakaya, Siti Mayasari; Kartika, Intan Tiara; Akume, Kelfin; Husin, Ismail
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35783

Abstract

Inovasi digital marketing menjadi strategi krusial dalam meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada kelompok pemuda pesisir di Kota Gorontalo yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pasar dan literasi digital. Objektif dari kegiatan ini adalah mendorong transformasi pemasaran UMKM berbasis digital melalui penguatan kapasitas pemuda pesisir sebagai pelaku dan penggerak ekonomi lokal. Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman dan keterampilan digital marketing, pengembangan konten promosi yang kreatif, serta optimalisasi pemanfaatan platform digital sebagai sarana pemasaran produk UMKM pesisir. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan intensif. Metode pelaksanaan mencakup diskusi interaktif, penyampaian materi, serta praktik langsung pembuatan konten digital dan pengelolaan akun bisnis pada platform Instagram, WhatsApp Business, dan YouTube. Peserta dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan strategi promosi digital, pembuatan konten visual dan audiovisual, hingga simulasi pemasaran produk secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik pemasaran digital oleh peserta, yang ditandai dengan kemampuan membuat konten promosi yang lebih menarik, peningkatan interaksi di media sosial, serta bertambahnya jangkauan dan visibilitas produk UMKM. Selain itu, terbentuk jaringan pemasaran digital yang lebih luas dan kolaboratif antar pelaku UMKM pemuda pesisir. Kesimpulan, program inovasi digital marketing ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan peran pemuda pesisir dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis digital. Meskipun demikian, tantangan berupa keterbatasan sumber daya dan biaya iklan digital masih memerlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait agar dampak program dapat berkelanjutan dan berkembang secara optimal.
Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan Nila: Promosi Digital Inovasi Budidaya Ikan Nila Thomas, Abdul Wahab; Agustina, Agustina; Mursalim, Muhammad Akram; Pakaya, Siti Mayasari; Kartika, Intan Tiara; H. Kai, Martarisa; Dilo, Apriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35719

Abstract

Objektif kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui inovasi budidaya ikan nila berbasis teknologi bioflok dan pemanfaatan media digital. Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam penerapan sistem bioflok, serta optimalisasi media digital sebagai sarana edukasi dan promosi budidaya ikan nila. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif bersama mitra usaha Sikofish Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program, pelatihan teknis budidaya ikan nila berbasis bioflok, pelatihan produksi dan pengelolaan konten digital, penerapan inovasi teknologi, pendampingan, serta evaluasi berkala. Konten edukasi diproduksi dan dipublikasikan melalui platform digital seperti YouTube dan Instagram untuk memperluas jangkauan informasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi bioflok, yang ditunjukkan oleh tingginya partisipasi pada sesi praktik dan meningkatnya interaksi audiens terhadap konten edukasi yang diunggah secara daring. Selain itu, mitra usaha memperoleh sarana promosi digital yang lebih efektif sehingga informasi mengenai praktik budidaya dan produk ikan nila dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Kesimpulan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam budidaya ikan nila, mendukung kemandirian pangan lokal, serta mendorong pemanfaatan media digital sebagai media edukasi dan promosi berkelanjutan

Page 1 of 2 | Total Record : 15