cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 540 Documents
Temukan Sudut Kota Yang Tak Terlihat: Wisata Urban berbasis Walking Tour untuk Pemberdayaan Pemuda di Makassar Umar, Muh. Fitrah Ramadhan; Rahayu, Puji; Opu, Andi Besse; Chaeril, Ai Febriani; Isran, Magfirah Al; Fahran, Muhammad Zaki; Putra, A. Guruh Rangga; Palian, Andika; Bintang, Rahmat S.; Fayyad, M. Taufiq
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1gbp5m89

Abstract

Kota Makassar memiliki potensi wisata urban berbasis sejarah, budaya, dan pesisir yang besar, namun pemanfaatannya masih terkendala oleh keterbatasan walkability dan rendahnya pelibatan pemuda dalam pengembangan wisata kota. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat dikembangkan adalah wisata urban berbasis walking tour yang mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya pemuda. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pemuda dalam pengembangan komunitas berbasis walking tour melalui kegiatan psikoedukasi dan praktik lapangan bersama mitra Komunitas Jalan Bareng Makassar. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan lokasi potensial, penyusunan modul dan simulasi walking tour, pelaksanaan walking tour terbuka, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan (t= −5,02; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program psikoedukasi berbasis walking tour efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan pemuda sebagai agen penggerak wisata urban dan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan pemuda yang dapat direplikasi di kawasan perkotaan lain dengan karakteristik serupa
Revitalisasi Ekonomi Desa melalui Desain Pujasera Berbasis Ketahanan Pangan dan Sinergi Kelembagaan Lokal Prayitno, Gunawan; Wijaya, I Nyoman Suluh; Iyati, Wasiska; Wahyuni, Sri; Susanti, Lilya; Najid, Salsa Alifia; Nisak, Fajar Fadhilatun; Subagiyo, Aris
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0q3v2d91

Abstract

Pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) sebagai basis pembangunan ekonomi berkelanjutan menjadi isu strategis dalam pengelolaan ruang pedesaan di Indonesia. Studi ini bertujuan merumuskan model masterplan partisipatif Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yang berfokus pada pembangunan pujasera dua-node sebagai pusat kuliner dan anchor integrasi antara sektor pertanian, UMKM, dan eduwisata. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), Focus Group Discussions (FGD), serta pendekatan perancangan arsitektur partisipatif yang memadukan data spasial, sosial, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua lokasi strategis—Zona A (balai desa) dan Zona B (koridor jalan utama)—memiliki potensi optimal untuk pengembangan pujasera karena faktor aksesibilitas, visibilitas, dan kedekatan fasilitas umum. Desain arsitektural yang kontekstual dengan lingkungan, tata sirkulasi yang efisien, penerapan sistem sanitasi–drainase, serta integrasi vegetasi lokal menjadikan pujasera sebagai ruang publik sehat dan ramah pengguna. Keterlibatan aktif masyarakat serta sinergi kelembagaan antara BUMDes dan Gapoktan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan operasional. Dampak pembangunan pujasera terbukti signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani dan UMKM, penciptaan lapangan kerja baru, serta penguatan ketahanan pangan desa. Kajian ini menegaskan bahwa pujasera berbasis TKD dapat berfungsi sebagai policy instrument untuk revitalisasi ekonomi desa, promosi eduwisata pertanian, dan model pengelolaan aset desa yang berkelanjutan.
Sosialisasi Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Teknologi Lingkungan Dan Manajemen Keuangan Bagi Masyarakat Desa Liang, Kecamatan Liang Unsong, Imelda Frida; Hatibie, Rizka Wahyuni; Tuyu, Krisman
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/chmxfr69

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi isu lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Liang, Kecamatan Liang, yang ditandai dengan pembuangan sampah secara sembarangan dan belum adanya sistem pengelolaan sampah yang tertata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui sosialisasi pengelolaan bank sampah berbasis teknologi lingkungan dan manajemen keuangan sederhana. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam pemilahan sampah, pengelolaan bank sampah, serta pencatatan keuangan yang transparan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan praktik langsung. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah dan diskusi interaktif mengenai konsep bank sampah dan pengelolaan sampah rumah tangga. Selanjutnya, pelatihan dengan menunjukkan mana saja yang termasuk sampah rumah tangga dan simulasi pencatatan keuangan menggunakan format sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan mekanisme pencatatan keuangan bank sampah. Kegiatan ini disimpulkan mampu menjadi langkah awal dalam mendukung terbentuknya sistem pengelolaan bank sampah yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi bagi masyarakat Desa Liang
Edukasi Komunikasi SBAR Dalam Pelayanan Gawat Darurat Dan Kritis Untuk Meningkatkan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Lestari, Sri; Saelan, Saelan; Rizqie, Noerma Shovie; Priambodo, Galih
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/k0wajk65

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu global yang sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi tenaga kesehatan, khususnya dalam pelayanan gawat darurat yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko tinggi. Rendahnya pemahaman dan keterampilan komunikasi terstruktur pada calon perawat berpotensi meningkatkan kejadian miskomunikasi yang berdampak pada keselamatan pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa keperawatan sebagai mitra melalui pengembangan kemampuan komunikasi efektif berbasis metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) sebagai bagian dari upaya promotif–preventif keselamatan pasien. Kegiatan dilaksanakan pada 91 mahasiswa keperawatan angkatan 2023 menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi studi kasus, dan simulasi praktik SBAR yang kontekstual dengan situasi gawat darurat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan dan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 82,08 menjadi 94,07 (peningkatan 14,61%) serta peningkatan proporsi peserta pada kategori “sangat baik” dari 48,35% menjadi 91,21%. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini mendorong terbentuknya kesadaran kolektif peserta tentang pentingnya komunikasi terstruktur sebagai budaya keselamatan pasien. Pengabdian ini berkontribusi pada penguatan kapasitas mahasiswa keperawatan sebagai agen perubahan dalam menerapkan komunikasi efektif di lingkungan klinik, serta berpotensi mendukung terciptanya praktik pelayanan gawat darurat yang lebih aman dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Penguatan Promosi dan Pencegahan Kesehatan Remaja melalui Duta SELARAS Nasution, Ade Saputra; Dezhira, Ananda; Sadiyah, Siti; Suliestina, Suliestina
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/m1xw3628

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan akibat keterbatasan pengetahuan, rendahnya kesadaran perilaku hidup sehat, serta minimnya keterlibatan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kondisi tersebut juga dialami oleh mitra kegiatan, yang menunjukkan rendahnya partisipasi remaja dalam kegiatan promotif dan preventif kesehatan serta belum optimalnya pemanfaatan Pos Pelayanan Terpadu siklus hidup. Kegiatan pengabdian ini mengusulkan Program Duta SELARAS sebagai pendekatan pemberdayaan remaja untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menempatkan remaja sebagai agen promosi kesehatan di lingkungannya. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterlibatan aktif remaja dalam upaya promotif dan preventif kesehatan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis komunitas yang dipadukan dengan pengembangan aset masyarakat dan partisipasi aktif remaja melalui pelatihan, pendampingan, serta praktik langsung dalam pelayanan kesehatan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kesehatan, perubahan sikap yang lebih positif, serta meningkatnya partisipasi remaja dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu terlihat pada hasil pre dan post yang terjadi peningkatan dari rata-rata 6 menjadi 9. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan remaja melalui Program Duta SELARAS efektif dalam memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan serta berpotensi dikembangkan sebagai model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan
Implementasi Strategi Bimbingan Psikososial Berlandaskan Studi Lapangan pada Faktor-Faktor Penentu Kenakalan Remaja di SMA Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor Jawa Barat Maulida, Ali; Samsuddin, Samsuddin; Machtifaliandri, Indri; Hasanah, Siti Humaira Nur
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/h8wgkh11

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap ketidakseimbangan emosi dan perilaku menyimpang, yang dapat berujung pada kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor determinan kenakalan remaja serta merancang strategi bimbingan psikososial sebagai upaya pencegahan dan pembinaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di lingkungan mitra, meliputi observasi, wawancara mendalam dengan remaja, orang tua, dan guru/konselor, serta analisis dokumen dan studi pustaka. Fokus analisis mencakup faktor internal, seperti konsep diri dan kondisi psikologis remaja, serta faktor eksternal, meliputi dukungan keluarga, lingkungan sosial, kondisi sosial ekonomi, pendidikan, dan nilai moral maupun keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi kompleks antara faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perilaku menyimpang. Berdasarkan temuan ini, dikembangkan strategi bimbingan psikososial melalui workshop, konsultasi, dan modul panduan aplikatif bagi remaja, guru, dan orang tua. Implementasi strategi tersebut terbukti meningkatkan keterampilan pengelolaan emosi, empati, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pembinaan remaja, serta menyarankan penerapan program yang berkelanjutan dan berbasis bukti untuk mencegah dan mengurangi kenakalan remaja secara efektif
Penguatan Budaya K3 Pada Sektor Industri melalui Pendampingan K3 PT. Dira Energi Utama di Lingkungan Proyek PT. Kaltim Nitrate Indonesia Bontang Riyadi, Agung; Octavainto, Ervian; Prastowo, Sugik; Prasetia, Retno
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/j6mbrm39

Abstract

PT. Dira Energi Utama bergerak di bidang jasa konstruksi yang berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek konstruksi sipil, gedung, serta infrastruktur. Aktivitas konstruksi pada umumnya memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat menimbulkan risiko kecelakaan kerja. Kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam industri konstruksi masih menjadi tantangan, khususnya pada mitra perusahaan dengan tingkat risiko kerja relatif tinggi dan sistem pengawasan yang belum optimal. Kondisi di lapangan menunjukkan adanya potensi bahaya fisik serta keterbatasan pemahaman tenaga kerja terkait penerapan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengusulkan program sosialisasi edukatif dan penyediaan modul panduan keselamatan kerja praktis bagi pekerja lapangan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mandiri. Kegiatan ini melibatkan 15 pekerja dari divisi proyek. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi potensi bahaya, penyampaian materi keselamatan kerja secara interaktif, serta diskusi dan pendampingan sederhana terkait penggunaan APD dan pengenalan risiko kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap materi yang disampaikan serta terlibat aktif dalam diskusi. Selain itu, kegiatan ini memberikan gambaran adanya peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya prosedur keselamatan kerja dan penggunaan APD di area proyek. Namun demikian, hasil yang diperoleh masih bersifat deskriptif dan memerlukan tindak lanjut berupa pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, program sosialisasi K3 melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berpotensi mendukung penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan proyek konstruksi perusahaan.
Pengendalian Tekanan Darah Lansia Melalui Senam Hipertensi Dan Edukasi di Dusun Mundu Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Agustin, Wahyu Rima; Fadillah, Muhammad Tri Yoga Nur; Majid, Adelina Amirul; Sekarningrum, Tiara Ayu; Fatikasari, Alfina; Sya’baniah, Nia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fspe4f72

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat Dusun Mundu Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, terutama akibat rendahnya pengetahuan tentang pencegahan, pola hidup kurang sehat, dan minimnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Tingginya angka kejadian hipertensi menunjukkan perlunya upaya edukatif yang terarah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diusulkan sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mencegah hipertensi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengendalian hipertensi agar masyarakat mampu menerapkan perilaku hidup sehat secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi senam pencegahan stroke, serta edukasi pemanfaatan minuman herbal sebagai pendukung kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keaktifan masyarakat selama penyuluhan, yang tercermin dari partisipasi diskusi dan kemampuan menjawab pertanyaan evaluasi. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan hipertensi dan mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Canva dan Gamma AI bagi Guru SD Pulau-pulau Kecil Perbatasan Wattimury, Ince; Souhoka, Renny; Umarella, Melati I. S.; Kilikily, Cristianti; Sugiarto, Sigit
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/87jq2c45

Abstract

Keterbatasan akses terhadap teknologi pembelajaran digital masih menjadi tantangan bagi guru sekolah dasar di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif melalui pemanfaatan Canva dan Gamma AI. Canva digunakan sebagai platform pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital, sedangkan Gamma AI dimanfaatkan untuk menyusun presentasi pembelajaran yang menarik dan cepat berbasis kecerdasan buatan. Pelatihan dilaksanakan di Aula PSDKU Kampus Kabupaten Maluku Barat Daya, Universitas Pattimura, pada tanggal 24 Juli 2025 dan 29 Juli 2025, dengan peserta sebanyak 100 guru SD yang tergabung dalam Gugus Moa Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui dua aspek, yaitu evaluasi proses dan evaluasi produk. Evaluasi proses menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme peserta yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, evaluasi produk menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menghasilkan LKPD digital menggunakan Canva serta presentasi pembelajaran yang lebih sistematis dan menarik dengan Gamma AI. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Canva dan Gamma AI efektif dalam meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital, serta berpotensi mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan.
Trauma Healing Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Bulor, Rosa Mustika; Lio, Stefanus; Nagul , Wens
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qyben759

Abstract

Kecamatan Wulanggitang di Kabupaten Flores Timur terdampak erupsi gunung berapi yang menimbulkan kerusakan sekolah, pengungsian warga, dan trauma psikologis pada peserta didik sehingga mengganggu proses belajar. SMK Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Wulanggitang mengalami keterbatasan fasilitas dan peningkatan kecemasan, stres, serta kesulitan mengekspresikan emosi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa program trauma healing yang bertujuan memulihkan stabilitas emosional, meningkatkan rasa aman, optimisme, dan kemampuan adaptasi sosial peserta didik agar pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif. Metode yang digunakan mencakup biblioterapi untuk membantu peserta didik mengenali dan mengekspresikan emosi melalui bacaan reflektif, terapi naratif untuk membangun pemaknaan positif dari pengalaman traumatis, serta play therapy untuk meningkatkan kerja sama, interaksi sosial, dan mengurangi kecemasan melalui permainan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan kecemasan, peningkatan ekspresi emosi positif, partisipasi aktif dalam interaksi sosial, dan kesiapan belajar yang lebih baik. Program ini menegaskan pentingnya intervensi psikososial berbasis konteks dan jenjang pendidikan dalam pemulihan pascabencana.