cover
Contact Name
Tarso Rudiana
Contact Email
lppm.unmabanten@gmail.com
Phone
+6282216689508
Journal Mail Official
tarso.rudiana@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Mathla'ul Anwar Jalan Raya Labuan KM 23, Pandeglang Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25408739     EISSN : 25408747     DOI : 10.30653/002
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. JPPM, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 438 Documents
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pola Hidup Sehat Pada Masa Pandemi Covid-19 di Perum Ganesha Pedurungan Semarang Roni Afriansya; Lilik Setyowatiningsih; Eko Naning Sofyanita
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.484

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan masalah kesehatan global di dunia. Pada masa pademi Covid-19 banyak masyarakat mencari informasi tentang cara mempertahankan kesehatan dan kekebalan tubuh serta cara agar tidak tertular virus Covid-19. Sejak awal maret 2020 hingga 1 maret 2023 ada 6,7 juta kasus terkonfirmasi masyarakat yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia. Pemerintah membentuk gugus tugas untuk menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, sebagai individu kita juga berkewajiban untuk mencegah penyebaran virus ini. Untuk itu, peningkatan pengetahuan masyarakat terutama pola hidup sehat sangat diperlukan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat dengan cara memberikan informasi dan edukasi cara cuci tangan yang benar. Metode edukasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau penjelasan kepada masyarakat di lingkungan kampus. Hasil penyuluhan kepada masyarakat dengan jumlah 100 orang yang terdiri laki-laki (44%) dan perempuan (56%). Rata-rata hasil skor pengetahuan sebelum penyuluhan 68 dan sesudah penyuluhan 95. Selisih antara skor pengetahuan sesudah dan sebelum dari masyarakat yang mendapatkan penyuluhan pola hidup sehat adalah 28. Hasil ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan masyakat setelah dilakukan edukasi tentang Pola Hidup Sehat. The Covid-19 pandemic is a global health problem in the world. During the Covid-19 pandemic, many people were looking for information on how to maintain health and immunity as well as ways to prevent contracting the Covid-19 virus. Since the beginning of March 2020 until March 1 2023 there have been 6.7 million confirmed cases of people infected with Covid-19 in Indonesia. The government formed a task force to suppress the spread of Covid-19. Apart from that, as individuals we are also obliged to do something to prevent the spread of this virus. For this reason, increasing public knowledge, especially a healthy lifestyle, is very necessary. The purpose of this service is to provide education to the public about Healthy Lifestyles by providing information and education on how to wash hands properly. The educational method is carried out by providing counseling or explanations to the community on campus. The results of outreach to the community with a total of 100 people consisting of 44% male and 56% female, the average score of knowledge before counseling is 68 and after counseling is 95. healthy living is 28. These results explain if there is an increase in community knowledge after education about healthy lifestyles.
Edukasi Penggunaan Obat pada Bulan Ramadhan Ditinjau dari Segi Kesehatan dan Islam Di SMK Babunajah Pandeglang Sofi Nurmay Stiani; Yusransyah Yusransyah; Sylvi Addini; Leni Halimatusyadiah; Fathiyati Fathiyati; Syifa Maulidia Rizqi; Dewi Intan Sri Rahayu; Hanifah Dwi Safitri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i3.486

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan waktu bagi umat muslim dalam melaksanakan kewajiban untuk berpuasa. Bagi yang melaksanakan puasa dan mengalami gangguan kesehatan, pasti akan mempengaruhi konsumsi atau pola penggunaan obat seperti pada hari-hari biasa. Perubahan jadwal penggunaan obat sangat perlu diperhatikan sehingga tidak mempengaruhi efek terapi yang diberikan atau yang sedang dijalani. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tetap dapat mengkonsumsi obat dengan benar tanpa meninggalkan ibadah puasanya. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu community relation melalui edukasi mengenai pengetahuan penggunaan obat saat puasa kepada peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi yaitu 56% berada pada kategori cukup. Tingkat pengetahuan responden setelah diberikan edukasi yaitu 90% pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengalami peningkatan pengetahuan secara signifikan dengan nilai p<0,05. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang penggunaan obat yang baik dan benar saat puasa. The month of Ramadan is the time for Muslims to carry out the obligation to fast. For those who carry out fasting and experience health problems, it will definitely affect consumption or patterns of drug use as on normal days. Changes in the schedule for drug use really need to be considered so that it does not affect the effect of the therapy being given or being carried out. The purpose of this research was provided education to the public so that they can continue to take medication properly without leaving their fasting worship. The community service method used in this study was community relations through education about the knowledge of using drugs during fasting to participants. The results showed that the level of knowledge of the respondents before being given education, namely 56%, was in the sufficient category. The level of knowledge of respondents after being given education was 90% in the good category. Based on the results of the study it can be concluded that the level of knowledge of respondents before and after being given education experienced a significant increase in knowledge with a p value <0.05. Community service activities through the provision of education can increase respondents' knowledge about the proper and correct use of drugs during fasting.
Pupuk Organik sebagai Salah Satu Solusi bagi Petani Padi di Kampung Margamulya Distrik Semangga Kabupaten Merauke Propinsi Papua Selatan Ineke Nursih Widyantari; Stanly Hence Dolfi Loppies; Gerzon Jokomen Maulany
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i3.488

Abstract

Kampung Margamulya merupakan salah satu kampung yang terdapat di Distrik Semangga yang memiliki luas lahan 724,975 ha yang dipergunakan untuk menanami tanaman pangan yaitu padi dan 112,875 ha digunakan untuk tanaman hortikultura yaitu sayuran, dengan jumlah petani sebanyak 585 orang. Semakin luas lahan yang ditanami padi, semakin banyak produksi yang dihasilkan. Ini berarti semakin banyak pula limbah yang akan dihasilkan dari produksi padi di Kampung Margamulya, sehingga apabila tidak dimanfaatkan atau diolah lebih lanjut akan menimbulkan bau bahkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat Kampung Margamulya dalam mengatasi masalah limbah padi dan limbah ternak, dan untuk meningkatkan perekonomian petani di Kampung Margamulya. Kegiatan pengabdian ini meliputi pemaparan materi dan praktik pembuatan pupuk organik, praktik pengemasan dan cara pemasarannya. Hasil dari kegiatan pengabdian manfaat yang dirasakan mitra adalah 87% sangat baik sekali dan 13% baik. Ini berarti pengabdian ini dapat diterima dan bermanfaat bagi mitra. Hasil monitoring yang dilakukan terdapat satu Kelompok Wanita Tani yang mempraktikkan pembuatan pupuk organik dan memasarkan pupuk hasil produksi mereka. Kampung Margamulya is one of the villages in the Semangga District which has a land area of 724.975 ha, which is used for planting food crops, namely rice, and 112.875 ha used for horticultural crops, namely vegetables, with a total of 585 farmers. The wider the land planted with rice, the more production is produced. This means that more and more waste will be generated from rice production in Margamulya Village. This community service activity aims to 1) help the people of Margamulya Village in overcoming the problem of rice waste and livestock waste, 2) Improve the economy of farmers in Margamulya Village. This service activity includes the presentation of materials and practices for making organic fertilizers, packaging practices, and how to market them. The results of the service activities for the benefits felt by partners are 87% very good and 13% good. This means that this devotion is acceptable and beneficial to partners. The monitoring results showed that there was a Women’s Farmer Group that practiced organic fertilizer production and marketed the fertilizer they produced.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Rembang Kabupaten Pasuruan Melalui Sociopreneur Sedap Malam (Polianthes Tuberose) Terintegrasi Dalam Mewujudkan Desa Maju Berkelanjutan Rohibni Rohibni; Fuat Fuat; Achmad Aidin; Yuli Indrianis; Agnes Tesalonika Yolanda; Hawa Innafiil Jannah; Feizar Indra Irfandy; Mukhammad Misbakhul Munir; Muhammad Fariz Dwitanto; Khamdan Safiudin; Nahlah Latif; Yasmin Yasmin
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i3.499

Abstract

Desa Rembang merupakan salah satu Desa yang berada di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Desa ini didominasi oleh pertanian Bunga Sedap Malam, bahkan selama ini menjadi flora khas Pasuruan dan menjadi penghasil bunga sedap malam terbesar di Indonesia. Namun masalah utama yang dihadapi para petani ialah fluktuasi harga akibat penjualan bunga dalam bentuk mentah yang sangat bergantung pada event-event tertentu. Hal ini diperparah dengan kondisi kelompok tani yang individual serta manajemen usaha yang belum terintegritas. Tujuan program pengabdian ini ialah untuk meningkatkan kesejahteraan petani sedap malam dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan potensi besar yang ada. Secara garis besar beberapa tahapan pengabdian dilakukan melalui pengintegrasian kelompok tani dengan manajemen usaha yang terintegritas untuk mengatasi fluktuasi harga, pembentukan sociopreneur baru dengan pengembangan inovasi produk turunan untuk mengendalikan harga bunga agar tidak bergantung pada event-event tertentu, pelaksanaan berbagai pelatihan dan sosialisasi terkait pengelolaan menejeman usaha yang terintegritas, dan pengembangan Tuberosa Café sebagai pusat pemasaran dan keberlanjutan program. Pengabdian ini didanai oleh Kemdikbudristek melalui program PPK, selain itu tim juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan perusahan sekitar. Keberhasilan program telah dicapai dengan baik dimana telah terintegrasi dua kelompok tani, terbentuk sociopreneur baru, terlaksananya pelatihan-pelatihan yang disusun, serta terwujudnya Tuberosa Café sebagai keberlanjutan program. Rembang Village is one of the villages in Pasuruan Regency, East Java Province. The village is dominated by Tuberose flower farming, which has become a typical flora of Pasuruan and the largest producer of Tuberose flowers in Indonesia. However, the main problem faced by farmers is price fluctuations due to the sale of flowers in raw form which is highly dependent on certain events. This is exacerbated by the condition of individual farmer groups and business management that has not been integrated. The purpose of this service program is to improve the welfare of Tuberose farmers and increase community understanding of the great potential that exist. Moreover, several stages of service carried out through integrating farmer groups with integrated business management to overcome price fluctuations, forming new sociopreneurs with the development of derivative product innovations to control flower prices so as not to depend on certain events, conducting various training and socialization related to integrated business management, and developing Tuberosa Café as a marketing centre and program sustainability. This service is funded by Kemdikbudristek through the PPK program, besides that the team also collaborates with various parties and companies around. The success of the program has been achieved well where two farmer groups have been integrated, new sociopreneurs have been formed, the implementation of the training arranged, and the realization of Tuberosa Café as program sustainability.
Penyuluhan Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemasaran Tenun Sutera bagi Siswa SMA dan SMK di Kabupaten Garut Santi Susanti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.500

Abstract

Tenun sutera merupakan salah satu hasil kearifan lokal masyarakat Garut yang telah dikenal secara nasional dan internasional. Namun, keberadaan tenun sutera ternyata kurang dikenal oleh masyarakat Garut. Mereka lebih mengenal batik sebagai salah satu identitas Kabupaten Garut. Untuk mengenalkan tenun sutera sekaligus pemasarannya, maka tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Padjadjaran mengadakan penyuluhan mengenai Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemasaran Tenun Sutera bagi Siswa SMA dan SMK di Kabupaten Garut. Kegiatan diselenggarakan pada 26 Januari 2023, di Aula Kantor Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Dihadiri oleh para siswa dan guru SMA/SMK di Kecamatan Tarogong Kidul. Metode pelaksanaan PPM ini adalah pendidikan masyarakat yang disampaikan dengan metode ceramah. Kegiatan pengabdian ini, berkontribusi dalam menambah wawasan peserta mengenai tenun sutera Garut dan cara pemasarannya. Penggunaan media sosial dalam promosi dan pemasaran produk tenun sutera Garut telah dilakukan oleh para pengusaha tenun yang menjadi narasumber dalam PPM ini. Penggunaan media sosial sangat membantu para pengusaha dalam promosi dan pemasaran tenun sutera Garut. Konsistensi untuk mengunggah konten serta inovasi dalam produk maupun dalam penggunaan media sosial berperan penting dalam mempromosikan dan memasarkan produk tenun sutera Garut lebih luas. Silk weaving is one of the local wisdoms of Garut society that has been recognized nationally and internationally. However, Garut people are less aware of the existence of silk weaving. They are more familiar with batik as one of the typical products of Garut Regency. To introduce silk weaving and its marketing, the Padjadjaran University Community Service (PPM) team held a workshop about Social Media Utilization in Marketing Silk Weaving for High School and Vocational School Students in Garut Regency. The activity was held on January 26, 2023, at the Tarogong Kidul District Office Hall, Garut Regency. Attended by high school / vocational school students and teachers in Tarogong Kidul District. This PPM implementation community education delivered by the lecture method. This community service activity contributed to increase the participants' knowledge about Garut silk weaving and its marketing methods. Social media use is very helpful for entrepreneurs in the promotion and marketing of Garut silk weaving. This PPM concluded that the consistency of uploading content as well as product innovation and the use of social media play an important role in promoting and marketing Garut silk weaving products more extensive.
The Smart Trip, Eksplorasi Potensi Agenda MICE (Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition) Agustin Amborowati; Yeni Fajariyanti; Haryanto Haryanto; Agreianti Puspitasari; Astrid Noviana Paradhita; Yohanes Wien Tineka; Myrtana Pusparisti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.504

Abstract

Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sukoharjo menyampaikan bahwa persentase pertumbuhan omset UMKM yang dibina kurang baik. Perlunya mendorong inovasi produk UMKM agar omset UMKM terus meningkat ditengah Pandemi Covid 19. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan potensi MICE lokal, mendorong investasi dan bisnis, memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada peserta, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan turis ke Sukoharjo, mempromosikan lokasi sebagai destinasi MICE yang menarik dan kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional, dan pengembangan ekonomi lokal. Sasaran peserta kegiatan ini adalah UMKM binaan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sukoharjo. Metode kegiatan yang digunakan adalah presentasi, diskusi, dan pelatihan praktis. Materi kegiatan pengabdian terdiri dari pengenalan MICE, perencanaan acara MICE, teknologi dan inovasi dalam MICE, dan praktik menyusun agenda MICE. Evaluasi kegiatan ini bisa dilakukan dengan kuesioner. Adapun hasil perhitungan rata-rata pre test dan post test diperoleh rata-rata pre test lebih rendah dari pada rata-rata post test sehingga bisa disimpulkan bahwa pelatihan tentang MICE (Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition) berhasil meningkatkan hasil yang lebih baik bagi peserta. Peserta menjadi mengetahui akan pentingnya penerapan digital marketing Ketika sebuah UMKM akan menawarkan MICE kepada para calon pelanggannya. Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sukoharjo said that the percentage growth in turnover of MSMEs being fostered was not good. There is a need to encourage innovation in MSME products so that MSME turnover continues to increase amidst the Covid 19 pandemic. The aim of this activity is to introduce local MICE potential, encourage investment and business, provide training and knowledge to participants, increase the number of tourists and tourists visiting Sukoharjo, promote the location as a destination Attractive and competitive MICE, both at national and international levels, and local economic development. The target participants for this activity are MSMEs assisted by the Sukoharjo Regency Small and Medium Enterprises Cooperative Trade Service. The activity methods used are presentations, discussions and practical training. The service activity material consists of an introduction to MICE, planning MICE events, technology and innovation in MICE, and the practice of preparing a MICE agenda. Evaluation of this activity can be done with a questionnaire. As for the results of calculating the average pre test and post test, the average pre test was lower than the average post test, so it can be concluded that training on MICE (Meeting, Incentive, Conference and Exhibition) succeeded in improving better results for participant. Participants became aware of the importance of implementing digital marketing when an MSME offers MICE to potential customers.
Penggunaan Technology Information sebagai Media Pembelajaran Berbahasa Asing Remaja Masjid Sri Wiyanah; Siska Candra Ningsih; Juang Kurniawan Syahruzah; Rifki Irawan
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.506

Abstract

Melalui kegiatan pengabdian ini, tim pengabdi memberikan pelatihan pengembangan media pembelajaran untuk pembelajaran Bahasa asing berbasis IT kepada pengurus, dan pembimbing. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan Microsoft Power Point yang diintegrasikan dengan aplikasi Sound of Text. Remaja Masjid Bilal Bin Robbah beranggotakan remaja–remaja muslim yang tinggal dekat masjid. Sebagaimana remaja pada umumnya, handphone dan Laptop merupakan dua alat komunikasi hasil perkembangan teknologi yang sangat disenangi oleh remaja masjid Bilal Bin Robbah. Orangtua dan para pembimbing remaja masjid khawatir para remaja masjid ini terpengaruh oleh dampak negative penggunaan Handphone dan laptop tersebut. Kemampuan menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab juga menjadi kekhawatiran orang tua dan pembimbing karena para remaja tersebut mengaku kesulitan dalam mempelajarinya padahal dua bahasa tersebut sangat penting saat ini. Media pembelajaran yang dihasilkan dalam pelatihan dan pendampingan diimplementasikan pada pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab kepada anak–anak binaan remaja masjid. Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat bagi para pendamping dan remaja masjid sebagai kegiatan pengembangan bahasa asing dengan memanfaatkan informasi teknologi sebagai media belajar. Hasil dari penelitian, para remaja masjid merasa senang karena dapat mengulang kembali media pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab dimanapun dan kapanpun. Suara, cara membaca atau pengucapan kedua bahasa tersebut dalam Power Point mempermudah mereka dalam belajar. Through this service activity, the service team provides training in developing learning media for IT-based foreign language learning to administrators and mentors of youth mosque. Learning media was developed using Microsoft PowerPoint which is integrated with the Sound of Text application. The youth of the Bilal Bin Robbah Mosque consist of Muslim youths who live near the mosque. Like teenagers in general, cellphones and laptops are two communication tools resulting from technological development that are mostly liked. Parents and mentors for mosque youth are worried the negative impact of using those tools. The ability to use English and Arabic is also concern for parents and supervisor as those two languages ​​are very important at this time. These teenagers admit that they have difficulty in learning them. The learning media produced are implemented in learning English and Arabic for children. The service activity provides benefits for mosque assistants and youth as foreign language development activities by utilizing IT as a learning medium. For the result, the youth of the mosque feel happy because they can repeat learning English and Arabic in any occasion. Voice, how to read or pronounce the two languages ​​in Power Point make it easier for them to learn.
Pelatihan tentang Proses Pendirian dan Penentuan Jenis Usaha Bumdes di Desa Watoone-Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur Frans Bapa Tokan; Yohana Fransiska Medho; Yosef Dionisius Lamawuran; Yohanes Kornelius Ethelbert
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.530

Abstract

Sejak UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa ditetapkan, pemerintah pusat secara masif mempromosikan pendirian Bumdes sebagai kekuatan ekonomi desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga hukum dan usaha desa yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa. Bumdes bukanlah semata-mata mencari profit tetapi juga memberi manfaat sosial dan non ekonomi lain. Melalui Bumdes, peran para tengkulak yang seringkali merugikan petani di desa dan penyebab meningkatknya biaya transaksi antara harga produk dari produsen kepada konsumen akhir bisa dikendalikan. Meskipun Bumdes penting bagi desa Watoone, akan tetapi pemerintah desa dan BPD enggan dan ragu mendirikan Bumdes, karena minimnya pengetahuan dan pengalaman tentang proses pendirian Bumdes. Karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman belajar yang berharga bagi pemerintah dan BPD dalam menggali dan mengelola potensi unggulan desa melalui pendirian BUMDes dan pengembangan program inovatif lainnya. Dengan demikian kegiatan pengabdian secara mendasar berkontribusi nyata pada penguatan kapasitan Pemerintahn desa, BPD dan para tokoh masyarakat untuk mendirikan Bumdes agar kelak dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan pendapatan asli desa dan kesejahteraan hidup masyarakat desa. Since Law No. 6 of 2014 cosncerning Villages was enacted, the central government massively promoted the establishment of Bumdes as a village economic power. Bumdes are legal institutions and village businesses formed based on community needs and village potential. Bumdes are not solely looking for profit but also provide other social and non-economic benefits. Through Bumdes, the role of middlemen who often harm farmers in villages and the cause of increasing transaction costs between product prices from producers to final consumers can be controlled. Even though Bumdes are important for Watoone village, the village government and BPD are reluctant and hesitant to establish Bumdes, due to lack of knowledge and experience regarding the process of establishing Bumdes. Therefore this community service activity aims to increase valuable knowledge and learning experiences for the government and BPD in exploring and managing village superior potential through the establishment of BUMDes and the development of other innovative programs. Thus service activities fundamentally contribute significantly to strengthening the capacity of the village government, BPD and community leaders to establish Bumdes so that in the future they can provide added value for increasing village original income and the welfare of village communities.
Pembuatan Dan Pelatihan Sistem Pengelolaan Nilai Menggunakan Microsoft Excel Berbasis Visual Basic for Applications Totok Suwanda; Fitroh Anugrah Kusuma Yudha; Imam Crespo Padilah
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.541

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi pelaksanaan program pelatihan sistem manajemen nilai dalam lembaga pendidikan. Program pelatihan ini memanfaatkan Microsoft Excel, khususnya melalui pemanfaatan Visual Basic for Applications (VBA). Proses pengembangan sistem meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perumusan desain sistem, implementasi VBA di Microsoft Excel, serta tahap pengujian dan evaluasi sistem selanjutnya. Selain itu, diadakan pula pelatihan bagi operator SDN 1 Kembangsari untuk memberikan pengarahan tentang pemanfaatan sistem tersebut. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Microsoft Excel berbasis VBA menawarkan pendekatan yang cepat untuk mengelola nilai siswa secara efektif. Sistem manajemen nilai yang diimplementasikan memfasilitasi otomatisasi tugas pemrosesan data, seperti memasukkan nilai, menghitung rata-rata, dan menghasilkan laporan nilai yang komprehensif. Berdasarkan hasil pelatihan mengalami peningkatan pemahaman terkait microsoft excel dan VBA sebesar 73,3%. Penerapan sistem pengelolaan nilai berbasis Microsoft Excel dengan memanfaatkan VBA diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, dan kecepatan pengolahan data nilai siswa. Selain itu, kemampuan untuk menyesuaikan sistem untuk memenuhi persyaratan khusus dari masing-masing lembaga pendidikan. This service aims to facilitate the implementation of value management system training programs in educational institutions. This training program utilizes Microsoft Excel, specifically through Visual Basic for Applications (VBA). The system development process includes identifying partner needs, formulating a system design, implementing VBA in Microsoft Excel, and the next stage of system testing and evaluation. Apart from that, training was also held for SDN 1 Kembangsari operators to guide the use of the system. This service shows that utilizing VBA-based Microsoft Excel offers a fast approach to managing student grades effectively. The implemented grade management system facilitates automating data processing tasks, such as entering grades, calculating averages, and generating comprehensive grade reports. The training results show an increase in understanding regarding Microsoft Excel and VBA by 73.3%. Implementing a Microsoft Excel-based grade management system using VBA is expected to increase the efficiency and speed of processing student grade data additionally, the ability to customize the system to meet the specific requirements of each educational institution.
Sustainability Reporting: Membangun Ekonomi Keberlanjutan Melalui Peningkatan Kualitas UKM Binaan Pemerintah Kota Bekasi Dahlifah Dahlifah; Erna Lovitas; Uun Sunarsih; Irfan Noormansyah; Gatot Prabantoro
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.542

Abstract

Isu keberlalnjutaln tidalk lepals dalri berbalgali persoallaln lingkungaln, hinggal permalsallalhaln sosiall. Kemunculaln isu keberlalnjutaln salalt ini menumbuhkaln kesaldalraln terhaldalp upalyal penalngalnaln yalng berkelalnjutaln daln melalhirkaln konsep yalng disebut dengaln sustalinalble economy yalng bertalnggung jalwalb bukaln halnyal paldal isu sosiall nalmun jugal kepaldal isu lingkungaln. Isu ini dihalralpkaln dalpalt mencalpalt tujualn pembalngunaln berkelalnjutaln yalng dicalnalngkaln oleh Pemerintalh. Oleh kalrenal itu penting balgi UKM untuk berperaln sertal dallalm mewujudkaln tujualn pembalngunaln berkelalnjutaln. Tujualn pengalbdialn malsyalralkalt ini aldallalh meningkaltkaln kuallitals UKM binalaln Pemerintah Kota Bekalsi dallalm menjallalnkaln alktivitals operalsionall sehinggal dalpalt berlalngsung secalral berkelalnjutaln. Lalporaln Keberlalnjutaln lebih jaluh dihalralpkaln dalpalt menjalwalb kebutuhaln UKM binalaln Pemkot Bekalsi terhaldalp kebutuhaln mengkomunikalsikaln bisnis dengaln pihalk internall malupun eksternall untuk menjalgal lingkungaln berkelanjutan. Metode dallalm kegialtaln PKM ini aldallalh metode Simulalsi Ipteks menggunakan Aplikasi Cerah yaitu alplikalsi pembualtaln lalporaln keberlalnjutaln. Kegialtaln ini berdalmpalk paldal pemalhalmaln palral UKM tentalng dalmpalk perubalhaln daln tujualn pembalngunaln berkelalnjutaln. Kegialtaln ini memberikaln pengetalhualn tentalng malnfalalt lalporaln keberlalnjutaln daln meningkaltkaln keteralmpilaln dallalm penyusunaln lalpalron keberlalnjutaln. The issue of sustainability cannot be separated from various environmental issues, as well as social problems. The emergence of sustainability issues at this time raises awareness of sustainable handling efforts and gives birth to a concept called a sustainable economy which is responsible not only for social issues but also for environmental issues. This issue is expected to achieve the sustainable development goals proclaimed by the Government. Therefore, it is important for SMEs to participate in realizing sustainable development goals. The purpose of this community service is to improve the quality of SMEs assisted by the Bekasi City Government in carrying out operational activities so that they can take place in a sustainable manner. The Sustainability Report is further expected to be able to answer the needs of SMEs assisted by the Bekasi City Government for the need to communicate business with internal and external parties to maintain a sustainable environment. The method in this PKM activity is the Science and Technology Simulation method using the CERAH Application, namely an application for making sustainability reports. This activity has an impact on SMEs' understanding of the impact of change and sustainable development goals. This activity provides knowledge about the benefits of sustainability reports and increases skills in preparing sustainability reports.