cover
Contact Name
Tarso Rudiana
Contact Email
lppm.unmabanten@gmail.com
Phone
+6282216689508
Journal Mail Official
tarso.rudiana@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Mathla'ul Anwar Jalan Raya Labuan KM 23, Pandeglang Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25408739     EISSN : 25408747     DOI : 10.30653/002
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. JPPM, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 438 Documents
Penyuluhan Program Dulur Penting (Donatur Telur Peduli Stunting) di Desa Muruy, Menes, Pandeglang Shanty Kartika Dewi; Anis Fuad; Elly Nurlia
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.543

Abstract

Lahirnya Perpres Nomor 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting oleh Presiden Joko Widodo, memberikan harapan baru akan strategi dan arah kebijakan dalam mengakselerasi penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia, melalui lima pilar strategi nasional serta lima sasaran prioritas. Penanganan stunting menjadi lebih komprehensif yang dilaksanakan dari hulu hingga hilir. Tidak hanya berfokus pada upaya kuratif pada balita stunting, penanganan juga dilakukan secara terpadu yang dimulai dari sasaran keluarga sebagai bentuk upaya preventif, promotif dan rehabilitatif. BKKBN diberikan amanat langsung oleh Presiden untuk mengawal penurunan stunting dengan ditunjuk sebagai ketua pelaksana. BKKBN Perwakilan Banten membuat gagasan inovasi dalam bentuk Program “Dulur Penting”. Istilah “Dulur Penting” diambil dari akronim Donatur Telur Peduli Stunting. “Dulur Penting” pada dasarnya mengembangkan sistem rantai pasok, dengan melibatkan berbagai pihak sebagai donatur, penampung dan penyalur telur. Kegiatan pengabdian menggunakan metode Ceramah Sosialisasi dan kegiatan participatory memberikan bantuan telur ke kelompok sasaran. Program Studi Ilmu Pemerintahan, Untirta dan BKKBN Perwakilan Banten bekerjasama dalam mengimplementasikan “Dulur Penting” ini. Materi pentingnya Pemberian gizi seimbang untuk Balita menjadi penting bagi pengetahuan para orangtua di Desa Muruy Pandeglang. Telah tersampaikan 500 butir telur atau 50 paket telur kepada 50 penderita stunting dan keluarga beresiko stunting di lima titik posyandu di desa Muruy. The rise of Perpres Number 72/2021 concerning the Acceleration of Stunting Reduction by President Joko Widodo provides new hope for strategies and policy directions in accelerating the reduction in stunting prevalence in Indonesia, through five pillars of the national strategy and five priority targets. Stunting handling has become more comprehensive. Not only focusing on curative efforts for stunting toddlers but the handling is also carried out in an integrated manner starting from family targets as a form of preventive, promotive, and rehabilitative efforts. The President gave BKKBN a direct mandate to oversee the reduction of stunting by being appointed chief executive. BKKBN Banten Representative made an innovative idea through the "Dulur Penting" Program. "Dulur Penting" is taken from the acronym Donatur Telur Peduli Stunting. "Dulur Penting" develops a supply chain system involving various parties as donors, reservoirs, and distributors of eggs. Service activities using the Socialization method and participatory activities provide egg assistance to the target group. The government Science Study Program, Untirta, and BKKBN Banten Representative collaborated in implementing this "Dulur Penting." Providing balanced nutrition for toddlers is important for parents' knowledge in Muruy Village. 500 eggs have been delivered to 50 stunted sufferers and families at risk of stunting at five Posyandu points in Muruy village.
Pelatihan Pembuatan Spesimen Tumbuhan Dalam Blok Resin Untuk Media Pembelajaran Biologi Bagi Siswa Santi Nurul Kamilah Kamilah; Helmiyetti Helmiyetti; Rochmah Supriati; Sri Astuti; Steffanie Nurliana; Vestidhia Yunisya Atmaja
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.544

Abstract

Spesimen awetan biologi di dalam blok resin merupakan salah satu alat peraga yang menarik dan bermanfaat untuk meningkatkan minat serta pemahaman siswa dalam pelajaran biologi. Namun ketersediaannya masih sangat terbatas di sekolah-sekolah, termasuk di SMA Negeri 6 Kota Bengkulu. Oleh karena itu kami melakukan pelatihan pembuatan spesimen awetan biologi ini dengan sasarannya siswa dari sekolah tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa mengenai pembuatan spesimen awetan biologi dalam blok resin. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi, praktik pembuatan spesimen awetan daun dengan berbagai tipe ujung daun, evaluasi pencapaian dari pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 96% siswa telah memahami cara dan mampu membuat spesimen awetan daun dalam blok resin dengan hasil yang cukup baik, namun kualitas dan tampilannya masih perlu ditingkatkan. Karya siswa ini dapat dimanfaatkan menjadi salah satu alat peraga pembelajaran khususnya mengenai variasi tipe ujung daun pada mata pelajaran biologi. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ini telah memberi manfaat dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pembuatan awetan spesimen dalam blok resin. Rencana lanjutan dari siswa adalah meneruskan informasi dan keterampilannya pada siswa lainnya, membuat awetan spesimen serangga dalam blok resin serta membuat karya seni berbahan resin berupa suvenir yang akan dipergunakan dalam kegiatan lomba karya seni siswa. Biological specimens preserved in resin blocks are fascinating instruments that can be used as a teaching aid to boost students' interest and comprehension in biology lectures. However, its availability in schools remains limited, especially at SMA Negeri 6 Bengkulu. Therefore, we conducted training on how to make the biological specimens preserved in resin blocks to boost students' awareness and inventiveness about the biological specimens preserved in resin blocks. The activity begins with an explanation of biological specimens, followed by a hands-on experiment of making preserved leaf specimens with various types of leaf tips and an evaluation of the activity's achievement. The evaluation results showed that about 96% of students understood how to prepare and were able to create specimens preserved in resin blocks, however, the quality still needed to be improved. This student's work can be used as a learning tool, particularly in biology classes on the lesson of leaf tip variances. The activities carried out contributed to enhancing students' knowledge of how to create preserved specimens in resin blocks. The students’ next plan is to share their skills and experience with other students, preserve insect specimens in resin blocks, and create resin art in the form of souvenirs to be applied in student art contest activities.
Pelestarian Warisan Budaya Melalui Pembangunan Rumah Sanggar Tenun Ikat Mbola So di NTT Cornelia Hildegardis; Yono Putra; Alfrendo Satriawan Kabupung; Petrus Verianto Soge; Triapriono Kaidu
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.550

Abstract

Pembangunan Rumah sanggar Mbola So, di Desa Hewuli, diawali dengan keinginan para pengrajin tenun dalam komunitas Mbola So yang ingin merubah lokasi pengungsian yang ditempatinya menjadi salah satu tempat wisata, terutama tenun ikat. Tenun ikat yang menjadi kekhasan dari wilayah ini merupakan tenun ikat bermotif Palue dengan warna alami. Keinginan tersebut secara perlahan ingin diwujudkan dengan memulai beberapa pembangunan rumah sanggar. Kerjasama pun dilakukan bersama dengan tim teknis dari Universitas Nusa Nipa program studi Arsitektur dan Sipil yang melibatkan dosen maupun mahasiswa. Beberapa proses dilakukan dalam perancangan ini seperti rembuk warga, pemilihan maupun pengukuran lokasi, perancangan hingga pada pembangunan rumah sanggar. Keberadaan “Rumah Sanggar Mbola So” ini diharapkan mampu meningkatkan produksi tenun ikat bemotif khas palue, meningkatkan perekonomian warga sekitar serta mampu menciptakan destinasi wisata baru bagi wilayah Kabupaten Sikka. The construction of the Mbola So studio house, in Hewuli Village, began with the wish of the weaving craftsmen in the Mbola So community who wanted to change the location of the refuge they were living in into a tourist spot, especially weaving. The uniqueness of this region is the Palue patterned weaving with natural colors. This desire is slowly being realized by starting several construction of studio houses. Collaboration was also carried out with the technical team from Nusa Nipa University, the Architecture and Civil Study program which involved lecturers and students. Several processes were carried out in this design, such as community consultation, location selection and measurement, and design and construction of studio houses. The existence of the “Mbola So Studio House” is expected to be able to increase the production of woven motifs with typical Palue motifs, improve the economy of local residents and be able to create new tourist destinations for the Sikka Regency area.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Berdasarkan Kaidah SAK-EMKM Bagi UMKM Budidaya Ikan Air Tawar dan Pertanian di Kelurahan Sukaratu Kabupaten Pandeglang Ageng Nugroho; Otti Wulandhari
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i3.551

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, bertujuan untuk membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah UMKM) dalam menyusun laporan keuangan sederhana namun memenuhi syarat dan kaidah-kaidah yang berlaku berdasarkan SAK-EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), sehingga para pelaku UMKM dapat menilai kinerja usahanya dengan mudah dan akan lebih mudah membuka akses dengan dunia perbankan ketika UMKM akan mengajukan tambahan permodalannya. Salah satu UMKM yang dipilih dalam jurnal ini adalah UMKM Raja Balong Samaboa yang bergerak pada Budidaya Ikan Air Tawar, Produksi Pakan dan Pertanian. Pengabdian ini menggunakan metode desktriptif kualitatif, dengan sumber data menggunakan data primer berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi bukti atau catatan transaksi sebagai dasar penyusunan laporan keuangan yang distandarisasi dan berlaku di Indonesia, hasil akhir dalam pengabdian ini berupa laporan keuangan yang terdiri dari laporan posisi keuangan atau Neraca, laporan laba rugi dan catatan atas laporan keuangan yang dapat diterima secara umum oleh pihak-pihak yang berkepentingan. The community service carried out in Sukaratu Village, Majasari District, Pandeglang Regency, Banten Province, aims to help micro, small and medium enterprises (SMEs) in preparing simple financial reports but fulfilling the terms and conditions that apply based on SAK-EMKM (Accounting Standards Micro, Small and Medium Enterprises Finance), so that MSME actors can easily assess their business performance and it will be easier to open access to the banking world when MSMEs will apply for additional capital. One of the SMEs selected in this journal is the Raja Balong Samaboa UMKM which is engaged in Freshwater Fish Cultivation, Feed Production and Agriculture. This study uses a qualitative descriptive method, with data sources using primary data based on interviews, observations and documented evidence or transaction records as the basis for preparing financial reports that are standardized and applicable in Indonesia, the final result in this service is in the form of financial reports consisting of statements of financial position or balance sheet, profit and loss statement and notes on financial statements that can be generally accepted by interested parties.
Literasi Bahasa Inggris Menggunakan Flash Card Untuk Anak-Anak Gampong Lam Raya, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, Aceh Siti Safura; Lina Farsia; Rahmatun Nisa; Cut Mawar Helmanda; Sarair Sarair; Ika Kana Trisnawati; Ayuna Netta
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.557

Abstract

Bahasa Inggris merupakan Lingua Franca dunia yang harus dipelajari oleh seluruh anak di Indonesia. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi dalam rangka membantu seluruh anak Indonesia untuk dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Untuk itu, pengabdian masyarakat yang diadakan pada bulan Juli 2022 di Gampong Lam Raya ini bertujuan untuk meningkatkan semangat anak-anak untuk belajar bahasa Inggris, khususnya dalam belajar kosakata bahasa Inggris dengan pendekatan yang menyenangkan dan menarik dengan penggunaan flashcard sebagai media pembelajaran. Kartu flash berwarna-warni ditunjukkan kepada anak-anak dan mereka diminta untuk menebak gambar dari kartu flash dan versi bahasa Inggris disebutkan setelahnya. Selanjutnya, ketika versi bahasa Inggris disebutkan baik anak-anak maupun guru mengulangi kata-kata itu bersama-sama dengan keras. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak sangat antusias dan tidak bosan dalam belajar kosakata bahasa Inggris dengan menggunakan flashcard. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan flashcard dalam mengajar kosakata bahasa Inggris dapat meningkatkan semangat anak-anak dalam belajar bahasa Inggris dan memungkinkan anak-anak belajar bahasa Inggris melalui pendekatan yang menyenangkan. English is the world’s Lingua Franca, which has to be learned by all children in Indonesia. It is expected that all levels of the community to participate in order to help all Indonesian children to be able to communicate in English. For that reason, this community service that was held in July 2022 in Gampong Lam Raya, aimed to improve children’s passion to learn English, especially in learning English vocabulary with a pleasant and fun approach with the use of flashcards as the media for learning. The colorful flashcards were shown to the children and they were asked to guess the images form of the flashcards and the English version was mentioned afterwards. Henceforward, when the English version was mentioned both children and teacher repeated the words together loudly. The result of this community service was that the children were very enthusiastic and were not bored with learning English vocabulary by using flashcards. It can be concluded that the use of flashcards in teaching English vocabulary can improve children’s passion for learning English and it lets the children learn English through a fun approach.
Penguatan Keanekaragaman Pangan berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Mencegah Stunting pada Balita Husnul Khotimah; Nurseha Nurseha; Ratu Miki Yulieti Pertasari; Sri Utami Subagio; Trikawati Trikawati
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.558

Abstract

Persoalan stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita sehingga memiliki tubuh terlalu pendek dibandingkan anak seusianya, masih menjadi tantangan besar yang dihadapi bangsa ini. Penggunaan kearifan pangan lokal merupakan hal yang bagus untuk penanganan stunting dikarenakan tidak memiliki efek samping, murah, mudah di kembangkan dan bernilai jual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Community Development (pemberdayaan masyarakat). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2023. Lokasi kegiatan adalah di Desa Pamengkang Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 19 orang terdiri dari 3 kader dan 16 ibu balita. Kegiatan ini merupakan Pendidikan kesehatan tentang stunting dan pelatihan cara mengolah makanan berbasis kearifan lokal. Nilai pre test dan post test menunjukkan perubahan berupa peningkatan jumlah peserta yang memahami dari 14 peserta (74%) pada saat pre test kemudian terjadi peningkatan jumlah peserta yang memahami sebanyak 19 orang (100%). Terdapat peningkatan hasil post tes menunjukkan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan keterampilan tentang cara mengolah makanan berbasis kearifan lokal. The problem of stunting or the condition of failure to thrive in children under five so that their bodies are too short compared to children of their age is still a big challenge facing this nation. The use of local food wisdom is a good thing for treating stunting because it has no side effects, is cheap, easy to develop and has a sale value. This community service activity uses the Community Development method (community empowerment). The activity was carried out in January - February 2023. The location of the activity was in Pamengkang Village, Kramatwatu District, Serang Regency. The target of this community service activity is 19 people consisting of 3 midwife’s assistance in village (kader) and 16 mothers of toddlers. This activity is a health education program on stunting and training on how to process food based on local wisdom. The pretest and post test values showed a change in the form of an increase in the number of participants who understood from 14 participants (74%) during the pre test then there was an increase in the number of participants who understood as many as 19 people (100%). There was an increase in post-test results indicating that this Community Service activity could increase knowledge about stunting and skills on how to process food based on local wisdom.
Edukasi Kota Bersih melalui Kampanye Bebas Sampah di Kota Langsa Surya Asra; Chairuddin Chairuddin; Fadlia Fadlia; Nizar Saputra; Nina Indah Safitri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.563

Abstract

Pengelolaan sampah yang baik merupakan hal yang sangat penting. Namun faktanya kesadaran masayarakat akan hal ini masih sangat rendah. Ini menyebabkan perilaku masyarakat yang terbiasa membuang sampah di ruang-ruang publik, seperti taman dan lapangan (alun-alun) kota. Salah satu sampah yang sangat umum ditemukan adalah sampah sisa makanan. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini dilakukan dengan tujuan memberikan teladan dan membangun kesadaran masyakat Kota Langsa agar tidak membuang sampah sisa makanan di Lapangan Merdeka Kota Langsa, khususnya ke dalam parit (aliran air). Metode yang digunakan adalah Service Learning (SL) dalam bentuk kampanye dan gotong royong oleh mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah. Kampanye dan gotong royong dilakukan sebanyak 9 (sembilan) hari di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Aceh. Hasil langsung dari kegiatan ini adalah Lapangan Kota Langsa yang bebas dari sampah sisa makanan, khususnya di dalam parit. Selain itu, perubahan perilaku masyarakat yang mengunjungi Lapangan Merdeka Kota Langsa juga terlihat pada hari kedelapan dimana masyarakat sudah dengan sadar mau memasukkan sampah sisa makanan mereka masing-masing ke dalam tong/kantong sampah yang disediakan tim PKM. Hasil dari kegiatan ini, terutama perubahan perilaku masyarakat ini sangat penting. Namun, masih membutuhkan kampanye yang panjang untuk membuat perubahan ini menjadi sebuah kebiasaan baik dalam masyarakat. A good waste management is crucial. However, the public awareness of the waste management is still very low. This fact has led to the behavior of people who are accustomed to throwing garbage in public spaces, such as parks and city squares. One of the most common waste found is food waste. Therefore, this PKM activity was carried out with the aim of providing examples and building awareness of the people of Langsa City not to dispose of food waste in Lapangan Merdeka (Merdeka Square) in Langsa City, especially into the ditch (water flow). The method used is Service Learning (SL) in the form of campaigns and gotong royong (collecting garbage together) by students and lecturers. The campaign and gotong royong were carried out for 9 (nine) days at Lapangan Merdeka in Langsa City, Aceh. The direct result of this activity is Lapangan Merdeka of Langsa City is free from food waste, especially in the ditch. In addition, there was also a change in the behavior of the people who visited Lapangan Merdeka of Langsa City on the eighth day where people were already consciously willing to put their respective food waste into the trash cans / bags provided by the PKM team. The results of this activity, especially changes in community behavior, are very important. However, it still takes many campaigns in the future to make this change be a good habit in the community.
Edukasi Identifikasi Bahaya Potensial dan Masalah Kesehatan di Lingkungan Kerja pada Industri Pisang Goreng Beku di Kota Bandar Lampung Dian Isti Angraini; Ramadhana Komala; Fitria Saftarina; Novita Carolia; Zenith Puspitawati; Akhmad Rizki Farhan
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.607

Abstract

Pisang mudah dibudidayakan di Lampung sehingga banyak industri yang mengolah pisang. Bahaya potensial hampir ada di setiap tempat kerja termasuk industri pengolahan pisang beku, berupa bahaya fisika, biologi, kimia, ergonomi, maupun psikososial. Pajanan bahaya potensial secara berlebihan menjadi potensi risiko masalah kesehatan sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi dan menganalisisnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi para pekerja di industri pengolahan pisang beku di Kota Bandar Lampung dalam mengidentifikasi bahaya potensial dan masalah kesehatan di lingkungan kerja. Metode yang akan dilakukan adalah dengan edukasi melalui ceramah, simulasi, dan konsultasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dan berlokasi di industri pengolahan pisang beku “A” Kota Bandar Lampung. Peserta berjumlah pada 18 orang yang merupakan staf dan pimpinan industri tersebut. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebanyak 94,4% menjadi pemahaman yang baik, 5,6% peserta memiliki pemahaman cukup baik, dan tidak ada peserta memiliki pemahaman yang kurang. Hasil kegiatan ini mendapatkan bahwa bahaya potensial yang ada berasal dari ergonomi dan pimpinan industri tersebut telah berupaya meningkatkan fasilitas dan lingkungan kerja di rumah produksi yang lebih ergonomis untuk mencegah masalah kesehatan pada pekerja. Kegiatan edukasi ini bermanfaat dan dapat mencegah pekerja mengalami masalah kesehatan atau penyakit akibat kerja. Bananas are easy to cultivate in Lampung so many industries process bananas. Potential hazards exist in almost every workplace, including the frozen banana processing industry, in the form of physical, biological, chemical, ergonomic, and psychosocial hazards. Excessive exposure to potential hazards is a potential risk of health problems, so efforts are needed to identify and analyze it. The purpose of this activity is to educate workers in the frozen banana processing industry in Bandar Lampung City in identifying potential hazards and health problems in the workplace. The method that will be used is education through lectures, simulations and consultations. This activity was carried out for 3 days and was located in the frozen banana processing industry "A" in Bandar Lampung City. Participants totaled 18 people who were staff and leaders of the industry. The results of the evaluation of community service found that there was an increase in the participants knowledge by 94.4% to a good knowledge, 5.6% of the participants had a fairly good knowledge, and no participants had a poor knowledge. The results of this program found that the potential hazards that exist stem from ergonomics and the industry leader has worked to improve the facilities and work environment in production houses to be more ergonomic to prevent health problems in workers. This educational activity is useful and can prevent workers from experiencing health problems or occupational diseases.
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Web Bagi Guru SMP Kabupaten Pandeglang Nenden Suciyati Sartika; Tatu Munawaroh; Ervi Nurafliyan Susanti; Ika Meika; Ratu Mauladaniyati; Asep Sujana; Asep Sahrudin; Ika Yunitasari; Eka Rosdianwinata; Rusdian Rifai; Deni Pratidiana; Peni Permatasari; Dede Uniah; Kamila Cahyati
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.621

Abstract

Pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan dalam revolusi industri 4.0 membuat perubahan dalam gaya belajar dalam proses pembelajaran. Guru dituntut untuk mengikuti proses pembelajaran digital interaktif. Sehingga salah satu tantangan bagi guru dan pengembang teknologi pembelajaran untuk berinovasi adalah menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan bagi siswa. Pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis Web bagi guru matematika bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis web yang sesuai dengn kurikulum dan kebutuhan siswa. Pelatihan ini dilakukan melalui metode peer-teaching model pembelajaran interaktif, Menyusun bahan belajar, Mengemas menjadi bahan belajar on-line. Hasil yang diperoleh setelah melaksanakan kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan teknologi guru dalam menyusun bahan ajar berbasis web sebagian besar guru matematika SMP di kabupaten Pandeglang menyatakan bahwa hanya kadang-kadang dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran, mereka hanya kadang-kadang menggunakan bahan ajar berbasis Web, namun 80% sudah pernah menggunakan bahan ajar berbasis Web. Tapi tidak satupun dari mereka yang pernah mendesain game pembelajaran matematika di Web. Peserta pelatihan ada yang pernah menggunakan canva dan heyzine, Capcut, dan PPT di WPS HP sedangkan menggunakan game pembelajaran berbasis Web 80% yang tidak pernah menggunakan dan hanya 20% yang sudah pernah menggunakan. Respon peserta pelatihan terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa 90% guru menyatakan materi yang disampaiakan sangat menarik (10% menarik) dan semua peserta menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan membantu untuk meningkatkan profesionalisme guru. Conducive and enjoyable learning in the industrial revolution 4.0 makes changes in learning styles in the learning process. Teachers are required to follow the interactive digital learning process. So one of the challenges for teachers and learning technology developers to innovate is to create learning that is fun and not boring for students. Training on preparing Web-based teaching materials for mathematics teachers aims to improve teachers' skills and knowledge in developing web-based teaching materials that suit the curriculum and student needs. This training is carried out through peer-teaching methods, interactive learning models, compiling learning materials, packaging them into on-line learning materials. The results obtained after carrying out this activity were that there was an increase in teachers' technological abilities in compiling web-based teaching materials. Most of the junior high school mathematics teachers in Pandeglang district stated that they only sometimes used technology in learning, they only sometimes used Web-based teaching materials, However, 80% have used Web-based teaching materials. But none of them had ever designed a math learning game on the Web. Some of the training participants have used Canva and Heyzine, Capcut, and PPT on WPS HP, while 80% have never used Web-based learning games and only 20% have used them. Responses from training participants regarding the implementation of this training activity showed that 90% of teachers stated that the material presented was very interesting (10% interesting) and all participants stated that this training activity could improve skills in using technology in learning and help to increase teacher professionalism.
Pelatihan Guru SMA: Identifikasi Potensi Rempah dan Jamu secara In Silico Supriyanto Supiyanto; Enung Siti Nurhidayah; Darimiyya Hidayati; Askur Rahman; Banun Diyah Probowati; R. Arief Firmansyah; Iffan Maflahah; Rakhmawati Rakhmawati; Muhammad Fahkry
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.481

Abstract

Peningkatan pengetahuan agroindustri jamu dan rempah sangatlah penting bagi masyarakat madura. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh prodi TIP adalah pelatiahan penggunaan softwere berbasis web untuk identifikasi rempah dan jamu secara in silico kepada guru kimia dan biologi SMA di Kabupaten Pamekasan. Tujuannya untuk meningkatkan literasi digitalguru kimia dan biologi yang dapat mempermudah melakukan identifikasi potensi rempah dan jamu. Abdimas ini menggunakan metode pelatihan dan evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner. Kegiatan abdimas ini sangat bermanfaat bagi guru kimia dan biologi karena dapat meningkatkan literasi digital dan dapat mempermudah melakukan identifikasi potensi rempah dan jamu dan secara umum para peserta pelatihan merasa puas dengan pelatihan ini baik dari topik, kompetensi narasumber, penyampaian materi, durasi materi maupun alat peraga pelatihan. The increasing knowledge of the herbs and spices agroindustry is very important for the people of Madura. In response, the TIP study program conducted a community service through training on web-based software in silico to identify the spices and herbs for high school chemistry and biology teachers in Pamekasan Regency. Its goal is to increase the digital literacy of chemistry and biology teachers to simplify the identification of potential spices and herbs. The training and evaluation based on questionnaires are used as the method. This ABDIMAS is very useful for chemistry and biology teachers since it improves digital literacy and makes identifying the potential of spices and herbs easier. In general, the trainees are satisfied with the topic, the resource person's competence, the material's delivery, the material's duration, and the training aids provided in this event.