cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 564 Documents
KEGIATAN EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN KULIT WAJAH MELALUI FACE ANALYZER UNTUK PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DEWASA Tan, Sukmawati Tansil; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Amanda, Shelma Tria; Adhim, Laudza Al
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2578

Abstract

Kesehatan kulit wajah adalah bagian penting dari kualitas hidup, terutama pada usia dewasa ketika faktor internal seperti perubahan hormonal, penurunan kolagen, dan genetik, serta faktor eksternal seperti paparan sinar ultraviolet, polusi, dan gaya hidup, mulai mempengaruhi kondisi kulit. Kegiatan ini melibatkan edukasi dan skrining menggunakan teknologi face analyzer untuk memantau pigmentasi, pori-pori, kelembapan, dan kekasaran kulit pada 40 individu usia produktif. Pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) diterapkan untuk memastikan efektivitas edukasi dan skrining. Rata-rata usia peserta adalah 43,97 tahun dengan standar deviasi 11,79, dan komposisi gender seimbang. Pemeriksaan face analyzer menunjukkan parameter kesehatan kulit yang memberikan informasi awal terkait kondisi kulit peserta. Edukasi dan skrining rutin menggunakan face analyzer efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kondisi kulit wajah secara berkala untuk mencegah masalah kulit jangka panjang. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Kesehatan Kulit, Kesadaran, Pemeriksaan Kulit, Pemeriksa Wajah
MEMBANGUN SEKOLAH RAMAH TEKNOLOGI DENGAN PENERAPAN KELAS CODING TEMATIK DI SDN DOLOKGEDE Cuhanazriansyah, Muhammad Rinov; Amir, Day Ramadhani; Irhadtanto, Boedy; Amin, Ahmad Kholiqul; Zuhad, Zuhad; Malyana, Malyana; Saputra, Lois Kumala
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2585

Abstract

Kemampuan literasi digital menjadi kebutuhan utama dalam membekali generasi muda menghadapi era teknologi informasi. Namun, banyak sekolah dasar di wilayah rural masih menghadapi keterbatasan dalam mengenalkan teknologi secara edukatif, termasuk SDN Dolokgede di Kabupaten Bojonegoro. Pengabdian ini bertujuan untuk membangun sekolah ramah teknologi melalui kelas coding tematik berbasis Scratch. Metode kegiatan terdiri dari observasi awal, desain modul pembelajaran, pelatihan bagi guru, pelaksanaan kelas coding interaktif selama empat minggu, serta evaluasi hasil belajar dan kepuasan siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar, pemahaman logika pemrograman, serta keaktifan siswa. Guru juga menunjukkan antusiasme dan kesiapan untuk mengembangkan kegiatan serupa secara mandiri. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pendidikan dasar yang menyenangkan dan inklusif.
PEMERIKSAAN LEMAK SUBKUTAN DENGAN SKINFOLD CALIPER EMPAT TITIK SEBAGAI EDUKASI PENCEGAHAN RISIKO HIPERTRIGLISERIDEMIA PADA DEWASA MUDA Yunita, Fenny; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Fajarivaldi, Kresna Bambang; Pratama, Muhammad Kevin Dava
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2605

Abstract

Lemak subkutan merupakan salah satu indikator awal dari potensi gangguan metabolik, termasuk hipertrigliseridemia. Distribusi lemak yang dominan di area sentral tubuh memiliki hubungan erat dengan peningkatan sintesis trigliserida hepatik, terutama pada individu usia produktif tanpa gejala klinis. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif terhadap risiko hipertrigliseridemia melalui pemeriksaan lemak subkutan dan edukasi gizi berbasis hasil pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan menggunakan skinfold caliper pada empat titik: biceps, triceps, suprailiac, dan subscapular. Hasil diinterpretasikan sebagai estimasi distribusi lemak subkutan, dan digunakan sebagai dasar dalam penyampaian edukasi visual. Dari 49 peserta, distribusi median lemak subkutan tertinggi ditemukan pada titik suprailiac (8,7 mm) dan subscapular (8,1 mm), diikuti triceps (6,6 mm) dan biceps (3,4 mm). Pola ini menunjukkan dominasi lemak di area tubuh bagian tengah, yang memiliki relevansi terhadap risiko metabolik. Edukasi dilakukan dalam kelompok kecil dan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan populasi secara agregat. Pemeriksaan lemak subkutan empat titik dapat digunakan sebagai pendekatan skrining awal untuk mendeteksi distribusi lemak berisiko, dan efektif mendukung edukasi gaya hidup sehat yang berfokus pada pencegahan hipertrigliseridemia. Kata Kunci: Skinfold Caliper; Lemak Subkutan; Distribusi Lemak Tubuh; Hipertrigliseridemia; Edukasi Gizi; Deteksi Dini
PEMERIKSAAN LEMAK SUBKUTAN EMPAT TITIK DAN EDUKASI GIZI UNTUK PENCEGAHAN OBESITAS SENTRAL PADA USIA DEWASA Herdiman, Julia; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Khoto, Anthon Eka Prayoga; Philo, Andrew
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2606

Abstract

Obesitas sentral merupakan faktor risiko utama berbagai gangguan metabolik. Akumulasi lemak di area subkutan sering kali tidak disadari hingga menimbulkan keluhan klinis. Pemeriksaan ketebalan lemak subkutan dengan skinfold caliper empat titik dapat digunakan sebagai metode skrining awal untuk mendeteksi distribusi lemak tubuh yang tidak seimbang akibat asupan kalori berlebih. Kegiatan pemeriksaan dan edukasi dilaksanakan pada 71 peserta dewasa di Sekolah Santo Yoseph, Jakarta Timur. Pemeriksaan ketebalan lipatan kulit dilakukan menggunakan skinfold caliper pada empat titik: biseps, trisep, suprailiaka, dan subskapula. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan kategori nilai rujukan. Hasil kemudian dijadikan dasar penyampaian edukasi kelompok mengenai risiko obesitas sentral. Rerata ketebalan lipatan kulit tertinggi ditemukan pada titik suprailiaka (15,77 mm) dan skapular (13,87 mm). Mayoritas peserta berada dalam kategori rendah, namun proporsi dengan kadar lemak normal hingga tinggi mencapai 30,99% pada suprailiaka dan 30,99% pada subskapula. Titik biseps dan trisep didominasi oleh kategori rendah (94,37% dan 80,28%). Distribusi ini menunjukkan potensi risiko penumpukan lemak sentral pada sebagian peserta. Skinfold caliper empat titik efektif digunakan sebagai alat skrining lapangan untuk mendeteksi potensi obesitas sentral. Hasil pengukuran menjadi dasar edukasi berbasis data yang mampu meningkatkan kesadaran peserta terhadap hubungan antara asupan kalori dan penumpukan lemak subkutan, serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat secara preventif. Kata Kunci: Obesitas Sentral, Fat Caliper, Lemak Subkutan, Pemeriksaan Antropometri, Deteksi Dini
PEMERIKSAAN GULA DARAH SEBAGAI ALAT EDUKASI DAN SKRINING RISIKO DIABETES DAN PRA-DIABETES PADA USIA PRODUKTIF Kosasih, Robert; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Rafi, Muhammad Adam Abizar; Andersan, Jonathan
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2607

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan disfungsi sekresi insulin, sering dikaitkan dengan obesitas dan gaya hidup tidak aktif. Meningkatnya prevalensi DMT2 di negara berkembang, termasuk Indonesia, memperlihatkan kebutuhan mendesak untuk deteksi dini guna mencegah komplikasi serius seperti penyakit kardiovaskular dan gagal ginjal. Kegiatan ini bertujuan melakukan skrining gula darah pada populasi usia produktif untuk mendeteksi pradiabetes dan DMT2 serta memberikan edukasi tentang pencegahan diabetes. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA) yang melibatkan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindakan lanjutan. Kegiatan ini mengikutsertakan 49 peserta yang dilakukan di Danau Sunter, Jakarta Utara. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 2 orang (4.08%) mengalami diabetes melitus, sebanyak 3 orang (6.12%) mengalami pra-diabetes, dan sebanyak 44 orang (89.8%) memiliki kadar gula darah puasa normal. Deteksi dini melalui skrining gula darah efektif untuk mengidentifikasi individu berisiko, memungkinkan intervensi cepat yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah beban komplikasi di masa depan. Integrasi program skrining dalam pelayanan kesehatan primer disarankan untuk menurunkan prevalensi DMT2. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Skrining, Gula Darah, Deteksi Dini
PERAN EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KADAR AIR DAN MINYAK KULIT DALAM UPAYA PENCEGAHAN KERUSAKAN KULIT DI CENGKARENG Wijayadi, Linda Julianti; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Sugiarto, Hans; Averina, Frilliesa
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2608

Abstract

Keseimbangan kadar air dan minyak pada permukaan kulit merupakan indikator penting untuk menilai integritas sawar epidermis. Ketidakseimbangan kedua parameter tersebut sering kali berhubungan dengan pola asupan nutrisi yang tidak adekuat. Kegiatan edukasi dan pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kulit berdasarkan analisis kadar air dan minyak menggunakan perangkat skin analyzer digital, sekaligus memberikan edukasi individual mengenai pentingnya hidrasi dan konsumsi mikronutrien. Pemeriksaan dilakukan di lengan bawah pada 57 peserta usia produktif di Sekolah Yayasan Baptis Cengkareng. Hasil menunjukkan rerata kadar air sebesar 53,47% (rentang 41,14–63,9), kadar minyak 24,1% (18,5–28,7), dan hidrasi gabungan 56,33%. Mayoritas peserta memiliki kadar normal, namun kelompok dengan kadar rendah tetap ditemukan. Temuan ini digunakan sebagai dasar edukasi personal yang menekankan pentingnya konsumsi air, buah dan sayuran segar, serta zat gizi mikro yang mendukung hidrasi kulit. Pemeriksaan ini terbukti efektif sebagai alat skrining praktis dan sarana edukasi berbasis hasil dalam pencegahan gangguan kulit akibat ketidakseimbangan nutrisi. Kata Kunci: Hidrasi Kulit, Kadar Minyak, Skin Analyzer, Skrining
EDUKASI EFEK KONSUMSI NATRIUM TERHADAP TEKANAN DARAH DAN SKRINING UNTUK DETEKSI DINI RISIKO HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF Sidarta, Erick; Santoso, Alexander Halim; Destra, Edwin; Edbert, Juan; Alexandro, Cristian
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2609

Abstract

Tekanan darah tinggi pada usia produktif dapat berkembang tanpa gejala dan sering tidak terdeteksi tanpa pemeriksaan langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining tekanan darah dan memberikan edukasi mengenai peran konsumsi natrium terhadap peningkatan tekanan darah. Pemeriksaan dilakukan menggunakan tensimeter digital otomatis dan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: tekanan darah normal, pre-hipertensi, dan hipertensi. Hasil skrining menunjukkan bahwa 53,06% peserta termasuk kategori hipertensi, 30,61% pre-hipertensi, dan hanya 16,33% memiliki tekanan darah normal. Edukasi disampaikan secara kolektif menggunakan media poster yang menekankan pembatasan natrium harian serta identifikasi makanan dengan kandungan garam tinggi. Kegiatan ini disusun sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran terhadap hipertensi dan gaya hidup yang berkontribusi terhadap pengendalian tekanan darah. Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan Darah, Natrium, Usia Produktif, Edukasi Gizi, Strategi Preventif
SKRINING STATUS GIZI BERBASIS KURVA CDC PADA REMAJA SEKOLAH DI CITRA RAYA Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Dinali, Diana; Edbert, Juan
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2610

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami percepatan pertumbuhan fisik dan perubahan psikososial yang signifikan, sehingga kebutuhan gizi seimbang menjadi sangat penting. Namun, permasalahan gizi seperti gizi kurang, overweight, dan obesitas masih sering ditemukan, termasuk di Kabupaten Tangerang. Kegiatan skrining status gizi berbasis kurva CDC dapat menjadi langkah strategis dalam upaya deteksi dini dan edukasi gizi di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di salah satu SMA di Citra Raya, Kabupaten Tangerang. Skrining dilakukan terhadap 144 siswa menggunakan indikator antropometri meliputi IMT/U, BB/U, TB/U, dan BB/TB. Pengukuran dilakukan dengan alat standar dan hasil dianalisis berdasarkan kurva pertumbuhan CDC untuk menentukan klasifikasi status gizi. Sebagian besar peserta berusia 16 tahun (55,6%) dan berjenis kelamin perempuan (54,2%). Seluruh responden memiliki status gizi baik menurut IMT/U. Namun, variasi ditemukan pada indikator lain: berdasarkan BB/U, 11,1% mengalami berat badan kurang dan 20,1% berat badan lebih; berdasarkan BB/BB ideal, sebanyak 13,9% tergolong overweight dan 30,6% obesitas, sementara 5,8% tergolong gizi kurang. Kegiatan skrining ini menunjukkan adanya tantangan gizi ganda pada remaja di wilayah Citra Raya, dengan proporsi signifikan kasus overweight dan obesitas. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan status gizi secara berkala dan edukasi berkelanjutan mengenai gizi seimbang serta gaya hidup sehat untuk mendukung pertumbuhan optimal dan mencegah penyakit tidak menular sejak usia dini. Kata Kunci: Remaja, Status Gizi, Skrining, Kurva CDC, Overweight, Obesitas, Pengabdian Masyarakat
SOSIALISASI DAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MINUMAN MANIS DAN BERWARNA KEPADA SISWA KELAS 5A SDIP INSAN ROBBANI Ashila Defa Rahmani; Fitria Novfrianti Musrizal; Restu Ayu; Santi Olivia; Nita Rusdiana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2670

Abstract

Konsumsi minuman manis dan berwarna di antara anak-anak sekolah dasar semakin meningkat dan menjadi perhatian serius karena dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, kerusakan gigi, dan masalah metabolik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan siswa kelas 5A SDIP Insan Robbani tentang bahaya mengonsumsi minuman manis dan berwarna secara berlebihan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang bersifat edukatif dengan pendekatan interaktif yang mencakup presentasi visual, diskusi terbuka, kuis dengan hadiah, dan penilaian menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Penelitian ini dilaksanakan selama 90 menit dan melibatkan 28 anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai kandungan berbahaya seperti gula tambahan dan pewarna sintetik yang terdapat dalam minuman kemasan. Sebagian besar siswa mengaku bahwa sebelumnya mereka tidak memperhatikan kandungan nutrisi dalam minuman, namun setelah mengikuti kegiatan, mereka menjadi lebih sadar akan dampak jangka panjang, termasuk risiko diabetes, obesitas, kerusakan gigi, serta kemungkinan kanker. Di samping itu, ditemukan bahwa 75% dari siswa merasa lelah setelah mengonsumsi minuman manis, sementara 35,71% mengaku mengalami masalah kulit. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi sejak dini dan diharapkan dapat membantu membentuk perilaku konsumsi yang sehat dalam jangka panjang di kalangan anak-anak.
MODEL MANAJEMEN KURBAN BERBASIS KEADILAN SOSIAL DI MASJID: STUDI DISTRIBUSI MERATA UNTUK MUSTAHIK MASJID AL MUTTAQIN RT 42 KOTA BENGKULU Supawanhar, Supawanhar; Hartono, Rudi; Ditasman, Ditasman; Amrulah, Amrulah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2723

Abstract

Kegiatan kurban merupakan salah satu ibadah sosial yang memiliki dimensi spiritual dan kemanusiaan. Namun, dalam pelaksanaannya, distribusi daging kurban sering kali belum mencerminkan prinsip keadilan sosial, terutama bagi para mustahik di lingkungan masjid. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen kurban berbasis keadilan sosial di Masjid Al Muttaqin RT 42 Kota Bengkulu, dengan fokus pada distribusi yang merata dan tepat sasaran bagi para mustahik. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi data mustahik, pemetaan kebutuhan, penyusunan sistem distribusi, dan evaluasi berbasis partisipatif bersama pengurus masjid dan masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi dan keadilan dalam penyaluran daging kurban, serta memperkuat nilai-nilai keadilan, transparansi, dan gotong royong dalam pengelolaan kurban. Model ini diharapkan dapat direplikasi di masjid lain sebagai bentuk inovasi sosial berbasis nilai keislaman dan pemberdayaan komunitas.