cover
Contact Name
Muhamad Akrom
Contact Email
jurnalkomunita@gmail.com
Phone
+6281937942860
Journal Mail Official
jurnalkomunita@gmail.com
Editorial Address
Graha Pelita Nusa Tenggara, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83361
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Pelita Nusa Tenggara
ISSN : -     EISSN : 28291972     DOI : https://doi.org/10.60004/komunita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar E-ISSN. KOMUNITA adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh PELITA NUSA TENGGARA. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2022 terbit sebanyak dua kali terbit yaitu pada bulan Februari dan Agustus. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 162 Documents
Increasing the Production Capacity of Mozzarella Cheese as a Pioneer for the Cheese Village at KU Mustarika Jaya Makmur, Ngantang Irfin, Zakijah; Rachmawati, Diana; Moentamaria, Dwina; Rulianah, Sri; Dwi Chrisnandari, Rosita; Akhsanu Takwim, R.N.
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.292

Abstract

Indonesia has significant potential in dairy cattle production, one example being in Dusun Tepus, Ngantru Village, Ngantang Subdistrict, Malang Regency. The business group “Mustarika Jaya Makmur” consists of dairy farmers producing fresh milk. Previously, the State Polytechnic of Malang (Polinema) provided solutions in the form of training on supply chain management, milk processing, and the application of production calculation tools to support efficiency. Considering the business potential of mozzarella cheese, the group increased its production capacity to 50 liters of fresh milk on a pilot scale to initiate the “Kampung Kedju” program, aimed at improving the villagers’ livelihoods. This Community Service Program (PPM) is expected to provide solutions through production enhancement, assistance in the use of equipment in accordance with standard operating procedures (SOP), and the implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) in cheese production. The expected outputs include improved partner capacity, scientific publications, and copyright registration of a HACCP guideline.
Pelatihan Menyusun Modul Ajar Cerita Rakyat Berbasis Literasi Budaya Sasak Hilmiyatun; Muhammad Fauzi, Lalu; Latif, Abdul; Oktamayanti, Baiq Iftihar; Ikhsan, Fatanul
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.294

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis kepada guru dalam menyusun modul ajar cerita rakyat berbasis literasi budaya Sasak yang kreatif, sistematis, dan sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2025 di SMAS Ulil Albab NW Ld. Jaran, Lombok Timur, dengan melibatkan 72 guru bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMA Swasta Lombok Timur. Metode pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktis melalui ceramah interaktif dan workshop kolaboratif. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta sangat tinggi (93%), dengan 87.5% peserta berhasil menyusun modul ajar lengkap yang terintegrasi nilai-nilai kearifan lokal Sasak. Pelatihan tidak hanya berhasil membangun pemahaman konseptual tetapi juga mengembangkan kapasitas praktis peserta dalam mengembangkan bahan ajar berbasis budaya. Secara signifikan, kegiatan ini berhasil mentransformasi peran guru dari pengajar menjadi agen perubahan budaya, dengan 95% peserta menyusun rencana implementasi konkret di sekolah masing-masing. Meskipun menghadapi tantangan seperti keragaman pemahaman budaya dan variasi kemampuan teknologi, pendekatan diferensiasi dan pendampingan intensif berhasil mengatasi kesenjangan tersebut. Kegiatan ini telah menciptakan dampak berkelanjutan melalui terbentuknya komunitas pembelajaran profesional yang akan melanjutkan pelestarian warisan budaya Sasak melalui pendidikan formal.
Aktivasi Ruang Liminal Produktif melalui Edible Hydrofarm Vertikal di Permukiman Kota Jakarta Anggiani, Mona Anggiani; Nabila; Atristyanti, Ikhyandini Garindia; Sabina, Naura Safa; Syakinah, Safana Ananta
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.295

Abstract

Kepadatan wilayah perkotaan sering menyisakan ruang liminal yang terabaikan, padahal berpotensi dimanfaatkan secara produktif. Di RT 004 RW 02 Kelurahan Palmerah, ruang semacam itu semula digunakan sebagai tempat pembuangan sampah daun kering, sehingga menurunkan kualitas visual lingkungan sekaligus menyia-nyiakan peluang pemanfaatan. Program edible hydrofarm diinisiasi untuk mengubah area terbengkalai tersebut menjadi kebun pangan vertikal yang menghasilkan sayuran segar bagi warga. Kegiatan berlangsung selama delapan bulan dengan melibatkan kelompok mitra non-produktif, sehingga tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga mendorong interaksi sosial yang positif. Metode vertikal hydrofarm dipilih karena efisien di lahan sempit, hemat air, dan ramah lingkungan. Selain berkontribusi pada ketahanan pangan serta kesehatan melalui ketersediaan pangan segar, program ini diharapkan menciptakan ruang hijau yang bersih, tertata, dan fungsional. Dengan demikian, ruang liminal dapat bertransformasi menjadi pusat aktivitas sehat yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat perkotaan.
Implementasi Program Inovasi Peningkatan Nilai Produk Olahan Limbah Organik Tempurung Kelapa di Desa Wisata Tinalah Kulon Progo Irawati, Novi; Zumar Rahafuna, Muhammad; Pribudi, Anggarani; Prasetyo, Hendi
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.296

Abstract

Tinalah Tourism Village, Kulon Progo, has significant potential in utilizing local resources, including coconut shells, which have traditionally been considered waste. This community service program aims to increase the added value of coconut shells through product innovation in the form of handicrafts and other creative products that support the village's tourism identity. Implementation methods include outreach, training, production assistance, and digital-based marketing. The results of the activity show improved skills among residents in processing coconut shells, the creation of new products with economic value, and increased tourist interest in local souvenirs. This program supports the concept of a circular economy, community empowerment, and the development of sustainable tourism villages.
Penguatan Akuntabilitas Laporan Keuangan Konsolidasi Sebagai Strategi Berkelanjutan BUMDes Kalongan Mandiri Jaya Gunawati, Iva Sofi; Mahmud, Amir; Susilowati, Nurdian
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.297

Abstract

Strengthening consolidated financial reporting is a key factor in supporting the business sustainability of Village-Owned Enterprises (BUMDes). The Kalongan Mandiri Jaya BUMDes faces various challenges in managing its financial reports, such as limited accounting knowledge, an unintegrated reporting system, and minimal transparency and accountability. To address these challenges, a program to strengthen consolidated financial reporting is proposed through several strategic solutions, including accounting training for BUMDes managers, the implementation of an integrated financial reporting system, and strengthening internal controls to enhance transparency and accountability. The target outcomes of this program include improving accounting understanding for BUMDes managers, implementing consolidated financial reports, and improving the transparency and accountability system. The results of the research and community service programs demonstrate that the Kalongan Mandiri Jaya BUMDes is able to strengthen its financial governance, increase competitiveness, and ensure long-term business sustainability. Overall, this program received positive feedback from BUMDes managers. They believe the mentoring provided has opened new insights into the importance of accountability and transparency in fund management. Furthermore, this activity has also been proven to strengthen the capacity of BUMDes in compiling reports to external parties, including village governments, business partners, and financing institutions.
Dari Limbah ke Berkah: Briket Batok Kelapa sebagai Sumber Pendapatan Masyarakat Desa Ilimu, Edi; Permana, Dian; Priyatmo, Yudi; Ansar; Nursamsir, Nursamsir; Yahyanto, Yahyanto; Musnajam, Musnajam; Husin, Husin; Andriani, Indri
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.301

Abstract

The community service program in Gumanano Village, Mawasangka Subdistrict, Central Buton Regency aims to empower the community through the utilization of coconut shell waste into economically valuable products in the form of briquettes. Gumanano Village has abundant coconut potential; however, coconut shell waste has generally not been optimally utilized and is often discarded or burned, providing no added value. Through this program, training was provided along with the introduction of appropriate technology, including a coconut shell carbonizer, charcoal crusher, mixer, and briquette molding machine. The community was equipped with skills covering the entire production process, starting from raw material selection, processing, molding, to product packaging. The results of the program showed an increase in community knowledge and skills in managing coconut shell waste into environmentally friendly and marketable briquettes. In addition, the availability of production equipment supports work efficiency and product quality, thereby increasing the potential of briquettes as an alternative energy source as well as a new business opportunity for the community. Thus, this program is expected to improve household income, reduce environmental pollution, and promote economic independence for the people of Gumanano Village.
Penerapan Rice Transplanter Semi Otomatis untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Pertanian dalam Mendukung Keberlanjutan Ketahanan Pangan Luthfi; Marlina, Lilis; Erliana, Hilma; Wulan Sari, Intan; Hasan, Riza; Akhyat, Fathur
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.305

Abstract

This Community Service Program (PKM) is motivated by the problems of low productivity and inefficiency of rice farming in Woyla Barat District due to reliance on manual planting methods, high labor costs, and minimal technology adoption. The program aims to enhance production efficiency through the implementation of semi-automatic rice transplanters, reduce production costs, and strengthen farmers' capacity based on Islamic economic principles. The implementation method consists of five stages: socialization, technical training, technology application, mentoring, and sustainability evaluation, using a participatory approach involving 10 farmers from the Berkah Bersama Farmers Group. The results demonstrate significant efficiency improvements: cost savings of up to 77%, reduction in planting time from 6 days to 1 day per hectare, decrease in labor requirements by up to 83%, and increased crop productivity by 15–25%. The program also strengthened the farmers' group institution through a sharia-based cooperative model and the internalization of values such as justice, efficiency, and gratitude. The implication is the creation of a sustainable agricultural system that integrates modern technology with Islamic values, supporting local food security. The program concludes that the integration of technology and a sharia-based approach can economically and socially empower farmers, with potential for replication in other regions.
Pemberdayaan Psikologis Anak Yatim melalui Pendekatan Psikolinguistik Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial dan Emosional Alfian, Alfian; Surya Saputra, Deny; Nurchaerani, Meiyanti; Firman Syah, Ezik
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.308

Abstract

This community service program is aimed at implementing a digital-based psycholinguistic approach to enhance the social and emotional competence of orphaned children at the Yayasan Yatim Geser Ya Poris Gaga, Tangerang. The program utilizes digital psycholinguistic media, which includes educational videos, reflective quizzes, and narrative-based exercises. The methodology employed in the program consists of five phases: socialization, training, digital media implementation, mentoring, and evaluation. The evaluation results indicate that the program successfully increased the social-emotional skills of the children by 20–25%, with active participation exceeding 80% in digital-based activities. Furthermore, the program also enhanced the caregivers' ability to utilize technology for the psychosocial development of the orphaned children. In conclusion, the implementation of a digital-based psycholinguistic approach has proven to be effective in improving the social and emotional competence of orphaned children, while also strengthening the caregivers' capacity to conduct psychosocial mentoring. This program offers an alternative technology-based empowerment model that can be adapted by other social institutions to support the psychosocial development of children facing similar challenges. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan psikolinguistik berbasis digital dalam meningkatkan kompetensi sosial dan emosional anak yatim di Yayasan Yatim Geser Ya Poris Gaga, Kota Tangerang dalam memanfaatkan media psikolinguistik berbasis digital yang meliputi video edukatif, kuis reflektif, serta latihan berbasis narasi. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan program terdiri dari lima tahapan, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan media Psikolinguistik digital, pendampingan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan keterampilan sosial-emosional anak sebesar 20–25%, dengan partisipasi aktif yang melebihi 80% dalam kegiatan berbasis digital. Selain itu, program ini juga meningkatkan kemampuan pengasuh dalam menggunakan teknologi untuk pembinaan psikososial anak-anak yatim. Kesimpulannya, penerapan pendekatan psikolinguistik berbasis digital terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi sosial dan emosional anak yatim, sekaligus memperkuat kapasitas pengasuh dalam melaksanakan pembinaan psikososial. Program ini menawarkan model alternatif pemberdayaan berbasis teknologi yang dapat diadaptasi oleh lembaga-lembaga sosial lainnya dalam rangka mendukung perkembangan psikososial anak-anak yang menghadapi tantangan serupa.
Penerapan Geolistrik dan Sistem Distribusi Air untuk Produksi Bata Berkelanjutan di Dusun Omputty, Kota Ambon Nggolaon, Delpina; Silahooy, Stevi; Aditya Ramadhan; Samsul Bahri; Zulfiah; Gede Wiratma Jaya
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.310

Abstract

Pengrajin batu bata di Dusun Omputty, Kota Ambon, menghadapi kendala keterbatasan air yang selama ini hanya bergantung pada tampungan air hujan. Kondisi ini menyebabkan produksi tidak stabil, khususnya pada musim kemarau. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi geolistrik dalam menentukan lokasi potensial sumber air tanah dan membangun sistem distribusi yang efisien guna mendukung produksi bata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah community development melalui sosialisasi, pelatihan, pengukuran geolistrik, pengeboran, pemasangan sistem distribusi, serta evaluasi. Hasil pengukuran geolistrik menunjukkan adanya akuifer potensial pada kedalaman ± 9 meter yang aman dari intrusi air laut. Pengeboran berhasil mendapatkan sumber air tanah yang stabil, kemudian dialirkan melalui pompa menuju profil tank berkapasitas 2.200 liter dan disalurkan ke kolam pencampuran. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, di mana produksi kelompok pengrajin meningkat dari rata-rata 3.000 bata per minggu menjadi 4.250 bata per minggu (naik ±41,67%). Dengan tersedianya air yang stabil, proses produksi dapat berlangsung konsisten dan lebih efisien. Program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha pengrajin bata di Dusun Omputty.
Penguatan Literasi Digital di Era Artificial Intelligence Untuk Mendukung Sustainable Development Goals Pambudi, Dhidhi; Triyanto, Triyanto; Fitriana, Laila; Pramesti, Getut
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.313

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi dasar untuk memahami dan mengembangkan AI, sekaligus bekal penting keterampilan abad 21. Penguatan literasi ini mendukung SDG 4 yang menargetkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan pembelajaran sepanjang hayat. Pentingnya literasi digital ini juga dirasakan oleh guru-guru di SMA Negeri 1. Meskipun sebagian guru sudah mulai menggunakan AI dalam pembelajaran, namun secara umum guru-guru belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang teknologi digital dan AI. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan literasi digital pada guru. Pengabdian ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan. Kompetensi literasi digital diukur menggunakan lima aspek, yaitu: (a) pengetahuan dasar literasi digital dan AI, (b) keamanan data dan privasi, (c) deteksi hoax dan disinformasi, (d) UU ITE dan etika digital, dan (e) sikap proaktif. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengetahui efektifitas pelatihan. Hasil uji sampel berpasangan menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan yang diberikan bisa diterima dan dipahami dengan baik. Aspek proaktif yang meningkat menunjukkan bahwa guru-guru menjadi lebih siap untuk membawakan literasi digital dan AI dalam pembelajaran di kelas.