cover
Contact Name
Rizal Kamsurya
Contact Email
rizalkamsurya01@gmail.com
Phone
+6285243611246
Journal Mail Official
ijset@indo-intellectual.id
Editorial Address
Sekretariat Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku Jl. Walang LIM, Gang Pos Rendra Belkam IAIN Ambon, Kodepos 97128
Location
Kab. seram bagian barat,
Maluku
INDONESIA
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
ISSN : 2963606X     EISSN : 29630894     DOI : http://doi.org/10.54373/ijset
Core Subject : Education, Social,
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology is a fully refereed (double-blind peer review) and an open-access online journal for academics, researchers, graduate students, early-career researchers and students, published by Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku. IJSET is a periodical publication (two times a year, in June and December) with the primary objective to disseminate scientific articles in the fields of education. IJSET is indexed by Directory of Open Access Journals, Indonesian Scientific Journal Database, Google Scholar, and several others including Crossref, Sinta, Road, OneSearch, PKP Index and WorldCat
Articles 351 Documents
Implementasi Program cashless dalam Membentuk Karakter Iffah Santri di Pondok Pesanteren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon Dian Dinarni; Ahmad Muthohar; Mohammad Jaja Jamalluddin; A. Alvian Fitriyanto; Ahmad Tomy
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6022

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya gaya hidup non-tunai (cashless society) yang kini mulai merambah ke lembaga pendidikan Islam tradisional seperti pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program cashless di lingkungan pesantren serta mengidentifikasi kontribusinya dalam mendukung pembentukan karakter iffah (kemampuan menahan diri, menjaga kehormatan, dan mengendalikan hawa nafsu) bagi para santri, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan dan pengendalian perilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan pengasuh, pengurus pesantren, serta santri di Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program cashless diimplementasikan melalui penggunaan kartu digital elektronik untuk seluruh transaksi di unit usaha pesantren, seperti koperasi, kantin, dan toko kitab. Program ini tidak hanya efektif meminimalkan risiko kehilangan uang dan menyederhanakan administrasi keuangan pesantren, tetapi juga secara signifikan berkontribusi pada pembentukan karakter iffah santri. Melalui sistem pembatasan harian (limit saldo), santri secara alamiah terlatih untuk mengendalikan nafsu konsumtif, membiasakan pola hidup hemat, serta menumbuhkan sikap amanah, jujur, dan disiplin dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, program cashless di pesantren terbukti efektif tidak sekadar sebagai alat transaksi modern, melainkan juga sebagai media edukasi karakter islami yang relevan di era digital tanpa menanggalkan nilai-nilai akhlak pesantren.
Pengaruh Penggunaan LKPD Berbasis Etnomatematika dengan Konteks Atap Rumah Adat Terhadap Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VIII SMP Kristen Karuni Rizet Rivaldo Katoda; Yulius Keremata Lede; Samuel Rex Mulyadi Making; Timotius Woda Napu
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis etnomatematika dengan konteks atap rumah adat terhadap kemampuan numerasi siswa kelas VIII SMP Kristen Karuni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain One Group Pretest–Posttest Design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22–29 April 2026 dengan subjek penelitian sebanyak 23 siswa kelas VIII.Pengumpulan data dilakukan melalui tes, dokumentasi, dan lembar observasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest pada materi segitiga dan trapesium. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan N-Gain dengan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai siswa meningkat dari 62,30 pada pretest menjadi 94,13 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Hasil N-Gain sebesar 0,81 berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, penggunaan LKPD berbasis etnomatematika efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa melalui pembelajaran yang lebih konkret, kontekstual, dan bermakna.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Baru Bahasa Indonesia melalui Model Make a Match Berbantuan Media Kartu Kata pada Siswa Kelas IV SDN Gebang 01 Bangkalan Madura: BERBANTUAN MEDIA KARTU KATA PADA SISWA KELAS IV SDN GEBANG 01 BANGKALAN MADURA Noverawati Syah Fitri; Siti Chomsiyatul Ma’rifah; Zainur Rohman; Warotsatul Amalia; Andika Adinanda Siswoyo; Nur Komariya
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6038

Abstract

by word card media for fourth-grade students at SDN Gebang 01 Bangkalan, Madura. The Make a Match model was chosen because no previous research has integrated Make a Match with word card media specifically for new vocabulary learning in regular elementary schools, particularly in the coastal area of Bangkalan which is geographically vulnerable to natural disasters. This study used Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 17 students. Data were collected through observation, questionnaires, and tests. The results showed that student activity increased from 69.2% in cycle I to 92.0% in cycle II. Learning outcomes also improved from an average score of 55% in the pre-research stage to 68.2% in cycle I and 93.5% in cycle II. Learning mastery increased from 17.6% to 94.1%. In addition, students showed more positive responses toward the learning process. Therefore, the Make a Match learning model assisted by word card media was effective in improving students’ understanding of new vocabulary about disaster mitigation. Keywords: Make a Match, new vocabulary, disaster mitigation, learning outcomes, elementary school
Efektivitas Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi: A Systematic Literature Review Faizatul Mumtaza
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6042

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Kehadiran AI dinilai mampu membantu mengatasi keterbatasan layanan konseling konvensional, seperti keterbatasan waktu, jumlah konselor, serta hambatan akses layanan psikologis bagi mahasiswa. Namun, masih terdapat perbedaan temuan penelitian mengenai efektivitas pemanfaatan AI dalam layanan bimbingan dan konseling pada mahasiswa di perguruan tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam layanan bimbingan dan konseling pada mahasiswa di perguruan tinggi (RQ1), serta efektivitas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam layanan bimbingan dan konseling pada mahasiswa di perguruan tinggi (RQ2). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti model PRISMA. Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data Scopus, Google Scholar, dan SpringerLink. Hasil proses screening menunjukkan terdapat 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan sebagai data penelitian. Pemanfaatan AI dalam layanan bimbingan dan konseling pada mahasiswa di perguruan tinggi, mampu meningkatkan efisiensi layanan, memperluas aksesibilitas konseling, meningkatkan keterbukaan diri (self-disclosure), serta mendukung layanan yang lebih personal, fleksibel, dan responsif. Selain itu, AI juga membantu mahasiswa memperoleh dukungan emosional awal dan memudahkan pengambilan keputusan akademik maupun pengembangan karier. Namun, AI masih memiliki keterbatasan dalam membangun hubungan terapeutik, empati, dan kedalaman emosional dalam proses konseling. Pemanfaatan AI juga menghadapi tantangan berupa risiko bias algoritma, ancaman privasi data, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya literasi digital konselor. Oleh karena itu, AI lebih tepat diposisikan sebagai teknologi pendukung (supporting tools) yang membantu meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling, bukan sebagai pengganti utama konselor manusia
Organisasi Profesi Guru dan Perannya dalam Peningkatan Kompetensi Izzatul Ilmi; nabil Mochammad Nadhif Adzirni Nabil
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6043

Abstract

. Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kulaitas sumber daya manusia sehingga profesinalisme guru terus dikembangkan melalui organisasi profesi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan organisasi guru serta perannya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik. Metode penelitian yang digunakan Adalah pendekatan kualitataif dengan jenis penelitian kajian Pustaka (Library Research) yaitu dengan menelaah berbagai literatur, jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi profesi guru berfungsi sebagai wadah pengembanagn, peningkatan profesionalisme, perlindungan hak, pemersatu, serta peningkatan kesejahteraan guru. Berbagai organisasi profesi seperti PGRI, MGMP, KKG, IGI, PGMI, dan AGPAII berkontribusi dalam pengembangan kemampuan professional guru melalui pelatihan, seminar, diskusi ilmiah, dan kegiatan pengembangan lainnya. Adanya organisasi profesi mendukung peningkatan mutu Pendidikan melalui pengembanagn karir guru secara berkelanjutan. Dengan demikian organisasi profesi guru memiliki peran strategis dalam menciptakan tenaga pendidik yang professional dan berkualitas guna menjawab tuntutan perkembangan Pendidikan di era modern.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (Stad) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di SMPN 4 Tarogong Kidul Resti Nurillah; Asep Tutun Usman; Anton
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas IX SMPN 4 Tarogong Kidul Garut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran serta tes pretest-posttest. Analisis data meliputi uji deskriptif, uji Wilcoxon, dan uji N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD berlangsung dengan baik berdasarkan hasil observasi aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran STAD pada mata pelajaran PAI materi qada dan qadar. Nilai rata-rata pretest siswa meningkat dari 50,28 menjadi 86,39 pada posttest. Berdasarkan hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 4 Tarogong Kidul.
Konsep Dasar Kurikulum dalam Perspektif Guru: Studi di MAN Kota Surabaya Ummi Hanik Romadhini; Rahmat Rizki Atqiya
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6052

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan transformatif dalam sistem pendidikan Indonesia yang menuntut guru untuk tidak sekadar memahami kurikulum secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara efektif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru terhadap konsep dasar Kurikulum Merdeka serta praktik implementasinya di MAN Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka yang diperkuat oleh data hasil observasi dan wawancara langsung dengan guru di MAN Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah tersebut telah berjalan secara sistematis melalui penerapan pendekatan deep learning, model Problem Based Learning (PBL), dan Project Based Learning (PJBL) secara terintegrasi. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghasilkan produk pembelajaran bermakna. Dampaknya terlihat pada meningkatnya keaktifan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah dapat berjalan optimal apabila guru memiliki pemahaman yang kuat terhadap prinsip-prinsip kurikulum dan mampu mengintegrasikannya dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas madrasah.
Transformasi Adab Pelajar Muallaf di Petama Pahang, Malaysia: Studi Fenomenologis pada Program Pendidikan Agama Dua Tahun Adam Alqibsy; Nurhayati; Yusrial; Natasya Pratiwi
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan adab bagi pelajar muallaf dalam proses penyesuaian diri terhadap nilai-nilai Islam setelah memeluk agama Islam. Muallaf tidak hanya menghadapi tantangan dalam memahami akidah dan ibadah, tetapi juga dalam membentuk perilaku dan identitas keislaman yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi adab pelajar muallaf serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung pembentukan adab dalam Program Pendidikan Agama Dua Tahun di PETAMA Pahang, Malaysia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis untuk memahami pengalaman hidup pelajar muallaf secara mendalam. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pelajar muallaf yang telah mengikuti program pendidikan minimal satu tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses reduksi data, coding, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi adab pelajar muallaf berlangsung secara bertahap melalui pembelajaran agama, pembiasaan ibadah, keteladanan guru, lingkungan religius, dan dukungan teman sebaya. Pendekatan humanis pendidik serta motivasi internal pelajar menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembinaan adab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama yang sistematis, humanis, dan berbasis pembiasaan mampu membentuk perubahan perilaku religius, disiplin ibadah, serta identitas keislaman pelajar muallaf secara lebih mendalam dan berkelanjutan.
Penerapan Media Genially untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Kelas V SD Negeri 076095 Hilidaura Evan Pebriana Citranita Gulo Evan; Indah Wijaya Lase; Otilina Gulo; Hardikupatu Gulo
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6077

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS akibat pembelajaran yang kurang interaktif dan masih konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media genially serta mengetahui peningkatan motivasi belajar pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V SD Negeri 076095 Hilidaura. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 17 peserta didik. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, angket motivasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media genially berjalan sangat baik dengan persentase kemampuan peneliti sebesar 93,33% dan keterlibatan peserta didik 93,37%. Motivasi belajar mencapai 84,23% dengan kategori sangat baik, serta didukung oleh peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 88,23% dan ketuntasan 100%. Dengan demikian, media genially efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Strategi Komunikasi Kolaboratif Guru dan Orang Tua dalam Implementasi Program ADL (Aktivitas Harian) pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Samudera Terra Athena Titania Salsabela A.; Dini Latifah Damayanti; Ardita Julianti; Musfithah Sari; Pratita Fitrotus Sabilillah; Nova Estu Harsiwi
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6108

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi kolaboratif antara guru dan orang tua dalam implementasi program Activity of Daily Living (ADL) pada anak berkebutuhan khusus di SLB Samudera Terra Athena, sekaligus mengidentifikasi faktor penyebab kesenjangan antara informasi guru dengan respons orang tua di rumah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap satu guru kelas dan tiga orang tua peserta didik (orang tua Vika, Fairuz, dan Habib). Hasil penelitian mengungkap dua temuan utama. Pertama, komunikasi guru dan orang tua telah terjalin namun belum mencapai kualitas kolaboratif yang sesungguhnya; guru bersikap proaktif sementara orang tua masih pasif dan reaktif. Kedua, kesenjangan penerapan ADL antara sekolah dan rumah disebabkan oleh empat faktor: ketidakpahaman orang tua terhadap panduan guru, pola pikir pengasuhan konvensional, kelelahan pengasuhan (caregiver burnout), dan minimnya akses terhadap pengetahuan serta dukungan praktis. Penelitian merekomendasikan transformasi komunikasi dari pola informatif satu arah menuju model partisipatif dua arah, didukung pelatihan praktis dan pembentukan kelompok dukungan orang tua demi keberhasilan program ADL secara berkesinambungan