cover
Contact Name
Sutaryono
Contact Email
cerata@umkla.ac.id
Phone
+62272323120
Journal Mail Official
cerata@umkla.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Soekarno Km.1 Buntalan Klaten Tengah Klaten Jawa Tengah
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
CERATA
ISSN : 20891458     EISSN : 26851229     DOI : https://doi.org/10.61902/cerata
Core Subject : Health,
Its Journal covers a lot of common problems or issues related to the Pharmaceutical sciences, including Pharmacetics, Biopharmacy, Drug Delivery Systems, Pharmaceutical Physics, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Biotechnology and Microbiology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Clinical and Community Pharmacy, Pharmaceutical Regulation and Marketing, Herbal Medicine.
Articles 118 Documents
Formulasi Dan Uji Aktivitas Krim Antijerawat Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Febriyanti, Dina; Halimatushadyah, Ernie; Waluyo, Dyah Ayuwati; Rahma, Kartika
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.857

Abstract

Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu tanaman yang berfungsi sebagai antibakteri. Kandungan metabolit dalam daun belimbing wuluh yang berfungsi sebagai antibakteri adalah saponin, tanin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan mengetahui konsentrasi optimal pada sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini yaitu secara eksperimental untuk mengetahui efek yang ditimbulkan akibat dari adanya perlakuan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh dengan variasi konsentrasi 20%, 30%, 40%, dan 50% memiliki zona hambat terhadap bakteri S. epidermidis yang ditunjukkan pada zona bening disekitar sumuran secara berturut-turut yaitu 6,27 mm, 8,05 mm, 8,49 mm, dan 9,59 mm. Hal ini dapat dibuktikan bahwa hasil zona hambat bakteri tersebut termasuk dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan sediaan krim antijerawat ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) tidak memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis dan konsentrasi optimal berdasarkan analisis Post-Hoc Test pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh terdapat pada konsentrasi 50% karena memiliki zona hambat paling tinggi sebesar 9,59 mm.
Uji Efektivitas Antibakteri Pasta Gigi Ekstrak Daun Peppermint (Mentha piperita L) dan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans Hidayati, Nurul; Sari, Ely Novita; Budiman, Hendra; Handayani, Sri
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.868

Abstract

Karies gigi adalah proses perlahan demineralisasi jaringan gigi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik penghasil asam melalui fermentasi karbohidrat, yang dapat mengakibatkan penurunan pH saliva yaitu Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan pasta gigi ekstrak daun peppermint dan ekstrak daun sirih merah kemudian dilakukan pengujian ektivitas pasta gigi sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans.Penelitian ini merupakan penelitian experimental yang diawali dengan pembuatan sediaan pasta gigi ekstrak daun peppermint (Mentha piperita L) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) variasi konsentrasi 15%: 5%, 10%: 10%, 5%: 15%. Pasta gigi dievaluasi dengan uji organoleptiis, homogenitas, uji ph, uji viskositas, dan uji efektivitas antibakteri. Hasil menunjukkan pasta gigi memenuhi standar penerimaan dari segi organoleptis, homogenitas, viskositas, dan pH. Hasil uji efektivitas antibakteri pasta gigi ekstrak daun peppermint dan ekstrak daun sirih merah dengan variasi konsentrasi 15%: 5%, 10%: 10%, 5%: 15% menunjukkan efektif menghambat Streptococcus mutansdengan zona hambat 11,66 mm, 16,5 mm dan 18,83 mm
Studi Pencegahan Penuaan Dini Kulit Dari Ekstrak Rumput Laut Coklat Padina Australis Hauck Melalui Penghambatan Aktivitas Enzim Kolagenase wirasti, wirasti; Slamet, Slamet; Rahmasari, Khusna Santika
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.869

Abstract

Penuaan dini kulit salah satunya disebabkan menurunnya jumlah kolagen akibat aktivitas enzim kolagenase yang berlebihan dikarenakan pengaruh intrisik dan ekstrinsik, sehingga kulit menjadi kusam, kering, dan terasa kasar. Salah satu penyebab faktor ekstrinsik yang sering terjadi disebabkan karena paparan sinar UV. Untuk hal tersebut diperlukan senyawa dari bahan alam khususnya Rumput Laut Coklat Padina australis Hauck yang mengandung karotenoid sebagai senyawa antioksidan dan menurunkan aktivitas penuaan dini kulit melalui penghambatan aktivitas enzim kolagenase. Tujuan penelitian ini adalah menguji ekstrak Padina australis Hauck sebagai penghambat aktivitas enzim kolagenase dan antioksidan. Tahapan penelitian meliputi(1) pengambilan sampel rumput laut coklat Padina australis di Pantai Gunung Kidul Yogyakarta, (2) Preparasi sampel yaitu pencucian, pengeringan dan pembuatan serbuk), (3) pembuatan ekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol pa dan penguapan menjadi ekstrak kental, (4) Pengujian aktivitas ekstrak terhadap enzim kolagenase metode kolorimetri menggunakan microplate rider, (5) analisis kandungan senyawa fukosantin dibandingkan dengan standar fukosantin menggunakan HPLC, (6) Pengujian ekstrak Padina australis terhadap antioksidan menggunakan metode BCB, (6) Analisis data, Hasil penelitian yang diperoleh adalah simplisia kering dengan kadar air 6,58%. Rendemen ekstrak kental yang dihasilkan sebesar 6,56%. Kadar yang telah fukosantin yang terdapat dalam ekstrak adalah 46,4185 mg/1000gram ekstrak, penghambatan aktivitas enzim kolagenase 50% (IC50) sebesar 68,81 µg/mL, serta besarnya daya antioksidan esktrak menggunakan metode Beta Caroten Bleaching (BCB)adalah (25,75±4,40) mg/mL lebih tinggi dibandingkan IC50 BHT sebesar (12,06±1,78) mg/mL. Kesimpulan penelitian ini bahwa ekstrak Padina australis mempunyai daya penghambatan terhadap aktivitas enzim Kolagenase kuat dan daya antioksidan metode BCB kategori sangat kuat.
Identifikasi DRPs Penggunaan Insulin Pada Pasien DM Tipe 2 Komplikasi Gagal Ginjal kronis Wijayanti, Tika Yusnia; Muthoharoh, Ainun; Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.874

Abstract

DM tipe 2 adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia karena mengalami penurunan sekresi insulin dan gaya hidup yang tidak teratur yang merupakan penyebab utama komplikasi gagal ginjal kronis. Penyakit berkomplikasi dapat mengakibatkan timbulnya terjadinya masalah yang berkaitan dengan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya DRPs penggunaan insulin pada pasien DM tipe 2 komplikasi gagal ginjal kronis di instalasi rawat inap RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan periode 6 Mei-6 Juni 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan rancangan metode deskriptif dengan menggunakan implementasi prospektif. Data didapatkan dengan mengidentifikasi rekam medis dan melakukan wawancara selama rawat inap pada pasien DM tipe 2 komplikasi gagal ginjal kronis. Terdapat 2 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini. Hasil penelitian DRPs menurut PCNE V9.01 yang terdiri dari efektivitas pengobatan, keamanan terapi, pemilihan obat dan pemilihan dosis, yaitu terdapat 2 kejadian DRPs penggunaan insulin pada pasien DM tipe 2 komplikasi gagal ginjal kronis yaitu pemilihan obat dengan kategori obat tidak tepat menurut pedoman dan DRPs pemilihan dosis dengan kategori dosis obat terlalu tinggi.
Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis jalapa L) Mustofa, Hana; muchson arrosyid; anggun klarisaputri; setyawan, anita agustina
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.875

Abstract

Daun bunga pukul empat (Mirabilis jalapa L.) dimanfaatkan untuk mengobati bisul,reumatik, keputihan, serta luka terpukul. Kandungan flavonoid pada daun Mirabilis jalapaL. berkhasiat menjadi antiinflamasi, antibakteri, dan antivirus. Tujuan penelitian yaituuntuk mengetahui besarnya kadar flavonoid total ekstrak daun bunga pukul empat secaraSpektrofotometri UV-Vis. Sampel penelitian adalah ekstrak daun Mirabilis jalapa L. yangdidapat dengan cara diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%.Sampel diuji secara kualitatif menggunakan pereaksi Mg dan HCl pekat, sedangkan ujikuantitatif dilakukan dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji kualitatifmenunjukkan bahwa pada sampel terkandung flavonoid ditunjukkan dengan perubahanwarna menjadi jingga. Hasil kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis pada panjanggelombang 438 nm, didapatkan kadar flavonoid total sebesar 13,73%; 13,86%; 13,79%.Kesimpulan penelitian ini daun Mirabilis jalapa L. terdapat kandungan senyawa flavonoiddan rata-rata kadar flavonoid total adalah 13,79% (b/b).
Gambaran Tingkat Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Desa Kujon Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten Septyasari, Avanilla Fany; Putri, Aristhasari; Sutaryono, Sutaryono; Noni, Maherawati
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.906

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik yaitu >140/90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang membutuhkan terapi jangka panjang dan tekanan darah harus terkontrol, dan untuk mencapai tekanan darah yang terkontrol dibutuhkan managemen terapi yang baik, salah satunya adalah kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi. Kepatuhan dan ketidakpatuhan terapi akan mempengaruhi terkontrolnya tekanan darah pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien meminum obat antihipertensi di Desa Kujon, Ceper, Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dan kuesioner MARS-10. Responden yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 57 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden (59,65%) memiliki tingkat kepatuhan sedang / cukup patuh dalam meminum obat antihipertensi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Diare di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon Muhamad Rifki Purnama; Efriani, Like; Hadi, Ismanurrahman
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.831

Abstract

Pelaksanaan swamedikasi bisa menjadi sumber atas kesalahan pengobatan karena kurangnya pengetahuan dari obat dan cara penggunaannya. Perilaku swamedikasi untuk mengobati penyakit ringan harus dilakukan dengan tepat, yang termasuk salah satunya adalah penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penyakit diare di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan metode cross sectional. Sampel berjumlah 74 orang santri SMP dan SMA dipilih dengan simple random sampling dengan melihat pertimbangan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tingkat pengetahuan tinggi dan perilaku baik sejumlah 50 responden (76%).
Profil Stabilitas Fisika Kimia Krim Pelembab Kulit Terhadap Perbedaan Konsentrasi Ekstrak Lidah Buaya Suprasetya, Edy; Dilalah, Idlohatud; Trisma Yunita, Dwi Nanda Sekar
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.838

Abstract

Lidah buaya dapat dikembangkan sebagai kosmetik untuk kulit menjadi bentuk sediaan krim pelembab kulit. Senyawa polisakarida lidah buaya dapat menjaga hidrasi kulit sehingga tetap elastis dan lembab. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan krim pelembab kulit dari ekstrak lidah buaya dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda sehingga mendapatkan stabilitas krim yang baik. Krim pelembab kulit dibuat dalam tiga formula dengan konsentrasi ekstrak lidah buaya yang berbeda yaitu 2 %, 4% dan 8%. Uji yang dilakukan meliputi uji stabilitas fisika kimia dilakukan setiap 3 hari selama 30 hari penyimpanan. Uji organopleptik menunjukan semua formula krim tidak menunjukan perbedaan yang berarti terhadap warna krim yaitu putih, konsistensi lembek tidak cair, tidak berbau dan homogen. pH krim antara 6,20 – 6,40, daya lekat 5,93 – 7,53 detik dan daya sebar 5,80 – 6,00 cm. Sediaan krim pelembab formula 3 menunjukkan hasil yang lebih baik dari formula 2 dan formula 1.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Dan Propionibacterium acnes anggi prantika, Sindi; Susanti, Dwi; Nofita, Nofita
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.910

Abstract

Daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai antijerawat. Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes merupakan bakteri penyebab jerawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan konsentrasi hambat minimum (KHM) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Daun binahong di maserasi dengan etanol 96% dan ekstrak diuji dengan metode dilusi cair untuk pengujian aktivitas antibakteri. Hasil uji aktivitas antibakteri diperoleh rata-rata nilai Optical Density (OD) pada Staphylococcus epidermidis untuk masing-masing konsentrasi 20%, 10%, 5%, 2,5%, dan 1,25% yaitu -0,029, -0,035, -0,042, 0,045, 0,148 dan pada bakteri Propionibacterium acnes yaitu -0,042, -0,053, -0,045, dan -0,017, 0,133. Hasil uji analisis statistik One Way ANOVA diperoleh nilai signifikasi p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki aktivitas antibakteri dan konsentrasi hambat minimum (KHM) pada bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 5% dan bakteri Propionibacterium acnes pada konsentrasi 10%.
Pola Penggunaan dan Pengetahuan Pasien Mengenai Penggunaan Obat Anti Inflamasi Non Steroid di Apotek Perdana Yogyakarta Qarriy Aina Urfiyya; Zelva Desvandria Arjuliant
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.983

Abstract

Non-steroidal anti-inflammatories (NSAIDs) are drugs used to treat pain, especially joint pain. The prevalence of joint disease in Yogyakarta is quite high, at 5.93%, so the use of AINS is also high. However, there are still many people who do not understand the proper use of AINS. This study aims to determine the description of patient knowledge about AINS at Perdana Yogyakarta Pharmacy. This study used a descriptive observational method using a questionnaire. Sampling using purposive sampling technique on 72 respondents. Data analysis includes respondent characteristics, drug use patterns, and level of knowledge about AINS which are then grouped into good, sufficient, and deficient categories. SPSS analysis was used to determine the relationship between respondent characteristics and knowledge about AINS. Respondents who used AINS drugs were mostly aged 45-59 years (44%), female gender (65%), and non-smoking (85%). As many as 47% of respondents sometimes experience gastric symptoms. This study concludes that the most widely used AINS drug is diclofenac (49%), and most respondents have a good (44%) and sufficient (44%) level of knowledge about the use of AINS drugs.

Page 8 of 12 | Total Record : 118