cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 5,062 Documents
Pendampingan Pembelajaran Mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT: Pengabdian Amirulah Datuk; Arifin Arifin; Ahmad Atang; Yayuk Julyyanti; Idris Idris; Nur Wahida Yusuf; ST. Ramlah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6698

Abstract

Transformasi pendidikan menjadi agenda strategis nasional dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru melalui pendampingan implementasi pembelajaran mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan berkualitas yang adil dan mereta tanpa diskriminasi. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi kuranngya sosialisasi kepada guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang terkait implementasi pembelajaran mendalam, masih terdominasi pembelajaran berpusat pada guru, serta keterbatasan dalam menyusun aktivitas pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Dalam mewujudkan sebuah pendidikan yang berkualitas diperlukan adanya seorang guru yang berkarakter yaitu guru yang mampu menjadi fasilitator bagi peserta didiknya. Seorang guru juga perlu memberikan ruang bagi peserta didiknya untuk mengeksplor guna mengasah potensi, talenta, serta kemampuannya dalam berpikir kritis dan juga kreatif dalam memecahkan suatu permasalahan dalam kehidupannya. Guru memiliki peran strategis sebagai agen pembelajaran (learning agent), yaitu sebagai fasilitator, motivator, penggerak, perancang, sekaligus pemberi inspirasi bagi peserta didik dalam proses belajar. Dengan demikian tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta pelatihan konsep tentang pembelajaran mendalam, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi pembelajaran, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang terkait pembelajaran mendalam, terutama pada aspek pengembangan aktivitas berpikir kritis, pembelajaran kontekstual, asesmen reflektif, dan keterlibatan aktif peserta didik. Guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam yang lebih kontekstual dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perspektif pedagogis guru serta mendukung penguatan kualitas pembelajaran. Kegiatan PKM ini dinilai efektif dalam membantu guru mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara lebih aplikatif dan berkelanjutan serta berdampak terhadap hasil belajar siswa serta mutu pendidikan di di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang.
Pemberdayaan UKM Industri Tahu dalam Meningkatkan Kapasitas Produksi: Pengabdian Ti Aisyah; Muhammad Hasyem; Muklir Muklir; Aiyub Aiyub; Syamsuddin Syamsuddin; Asrul Fahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6699

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan UKM industri tahu di Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, dalam meningkatkan kapasitas produksi. Industri tahu memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, tenaga kerja, teknologi produksi, dan sarana pendukung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UKM industri tahu dilakukan melalui pembinaan oleh pemerintah gampong, pembimbingan tenaga kerja, upaya menjaga ketahanan dan keberlanjutan usaha, pemberdayaan kapasitas alat produksi, serta pengembangan jaringan pemasaran. Pembinaan yang diberikan meliputi bantuan modal usaha, pengawasan pengelolaan limbah, dan dukungan pemasaran produk. Meskipun demikian, peningkatan kapasitas produksi belum optimal karena jumlah tenaga kerja terbatas, penggunaan teknologi yang masih sederhana, dan minimnya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan akses permodalan, modernisasi peralatan produksi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan jaringan pemasaran untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing industri tahu.
Transformasi Digital Amdal Dalam Pengawasan Perizinan Lingkungan Berbasis Good Environmental Governance: Penelitian Apriliyanti; Jo Shien Nie; Hansed Pither Lasa; Chandra Wahyu Haryo Susilo; Mohammad Wira Utama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6701

Abstract

Transformasi digital dalam pengawasan perizinan lingkungan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan efektivitas perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai instrumen preventif memiliki peran penting dalam menilai dampak suatu usaha dan/atau kegiatan terhadap lingkungan hidup sebelum diterbitkannya persetujuan lingkungan. Namun, pelaksanaan AMDAL masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti rendahnya transparansi, lemahnya pengawasan, terbatasnya partisipasi masyarakat, serta potensi penyalahgunaan kewenangan dalam proses perizinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital AMDAL dalam pengawasan perizinan lingkungan di Indonesia serta mengkaji perannya dalam mewujudkan pengawasan perizinan lingkungan yang berbasis good environmental governance. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan AMDAL, perizinan lingkungan, transformasi digital, dan good environmental governance. Analisis data dilakukan secara yuridis kualitatif melalui penelaahan peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi transformasi digital AMDAL melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS) mampu meningkatkan efisiensi birokrasi, transparansi informasi lingkungan, dan efektivitas pengawasan terhadap pelaku usaha. Digitalisasi AMDAL juga mendukung penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan kepastian hukum sebagai unsur utama good environmental governance. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur digital, kualitas sumber daya manusia, integrasi sistem pengawasan, serta pengaturan perlindungan data yang belum optimal.
Pengembangan Karakter Siswa SMP di Daerah Kepulauan Terpencil melalui Pendekatan Neurobiologi dan Psikologi Perkembangan: Studi Pengabdian Partisipatif di Kepulauan Banda, Maluku Tengah: Pengabdian Yulian Hermanus Wenno; Cynthia Petra Haumahu; Criezta Korlefura; Juni Nikijuluw
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6703

Abstract

Pendidikan karakter bagi siswa SMP di daerah kepulauan terpencil menghadapi tantangan yang unik akibat isolasi geografis danketerbatasan sumber daya manusia profesional serta minimnya program intervensi berbasis bukti. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan karakter dari 15 siswa kelas VII di SMP Negeri 10 Maluku Tengah yang berada di Pulau Ay di Kepulauan Banda dengan pendekatan integratif yang menggabungkan neurobiologi dan psikologi perkembangan. Enam masalah karakter utama teridentifikasi: disiplin rendah, kesulitan dalam regulasi emosi, motivasi belajar intrinsik yang rendah, perilaku bullying, melemahnya etika sosial, dan apatisme siswa. Dengan menggunakan desain Community-Based Participatory Action (CBPA), program ini menerapkan enam metode sinergis yaitu workshop tentang neurobiologi remaja secara psychoeducative; kuliah ilmiah konteks; permainan edukatif; wawancara kelompok mendalam oleh mahasiswa biologi; refleksi kelompok yang difasilitasi; serta observasi perilaku terstruktur. Data dikumpulkan dari 11 kelompok mahasiswa mencakup 20 subjek siswa dari dua sekolah. Hasil penelitian menegaskan bahwa ketidakseimbangan antara sistem limbik dan korteks prefrontal yang belum matang muncul dalam perilaku siswa. Walaupun terdapat berbagai tantangan, para siswa menunjukkan sikap sosial positif yang kuat serta motivasi berbasis keluarga dan rasa ingin tahu tinggi sebagai aset karakter utama. Program ini menghasilkan lima kategori hasil: dampak pada siswa dan sekolah; inovasi produk (modul pembelajaran dan panduan permainan); publikasi akademik; serta pengembangan kapasitas bagi siswa dan dosen. Model ini membuktikan bahwa intervensi karakter berbasis ilmu pengetahuan yang kontekstual dapat dilaksanakan dengan efektif di sekolah-sekolah Tertinggal
Pendampingan Pengolahan Makanan dan Penguatan Pemasaran Digital UMKM Rubik Ganepo di Jorong Balai Talang, Kenagarian Guguak VIII Koto: Pengabdian Hermansyah; Destia Rahmadani; Daffa Destio Waldy; Galuh Kania Maharani; Monica Widianti; Aidil Rahmatsyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6704

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat mengembangkan potensi lokal, terutama UMKM pangan tradisional. Artikel ini mendeskripsikan pendampingan pengolahan makanan pada UMKM Rubik Ganepo di Jorong Balai Talang, Kenagarian Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Permasalahan mitra meliputi proses produksi yang belum sepenuhnya terstandar, variasi produk terbatas, kemasan kurang informatif, dan pemasaran yang masih konvensional. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, pendampingan langsung, dokumentasi, dan evaluasi kualitatif. Program dilaksanakan melalui identifikasi masalah, perencanaan intervensi, pendampingan produksi, pengembangan variasi rasa, perbaikan kemasan, serta penguatan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan perbaikan pada pemilihan bahan baku, kebersihan produksi, konsistensi rasa, diversifikasi produk, kemasan yang lebih menarik dan informatif, serta pemanfaatan WhatsApp dan Instagram sebagai media promosi. Pendampingan ini mendorong pelaku UMKM memahami pentingnya kualitas produk, identitas merek, dan adaptasi teknologi sederhana. Dengan demikian, KKN berbasis kebutuhan mitra dapat menjadi strategi awal peningkatan kapasitas UMKM pangan lokal.
The Role of Indonesian Language in English Language Learning: A Study of Pre-Service English Teachers: Penelitian Ita Rosvita; Muhammad Ilham; Bungatang Bungatang; Ilma Rahim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Bahasa Indonesia dalam pembelajaran Bahasa Inggris dan menguji relevansinya bagi calon guru Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang melibatkan mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang terdaftar dalam mata kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Makassar. Partisipan dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, wawancara semi-terstruktur, dan observasi kelas, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat bantu yang memfasilitasi pemahaman siswa tentang konsep tata bahasa, kosakata, dan konten pembelajaran, sekaligus mengurangi kecemasan yang terkait dengan penggunaan Bahasa Inggris. Lebih lanjut, penggunaan strategis Bahasa Indonesia mendukung manajemen kelas dan meningkatkan interaksi pembelajaran. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada Bahasa Indonesia dapat membatasi paparan terhadap bahasa sasaran dan mendorong ketergantungan pada terjemahan. Studi ini menyimpulkan bahwa penguasaan Bahasa Indonesia yang kuat merupakan kompetensi pendukung penting bagi calon guru Bahasa Inggris, yang memungkinkan mereka untuk merancang praktik pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai konteks.
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Membolos Siswa di SMP Negeri 1 Tomohon: Penelitian Arnesia Indah Batara; Meisie L. Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6710

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan masih adanya perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa di SMP Negeri 1 Tomohon yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan, motivasi belajar, serta pencapaian akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara guru bimbingan dan konseling dalam menangani masalah siswa yang bolos serta menganalisis berbagai faktor yang menghalangi pelaksanaan cara tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa cara yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengatasi masalah bolos mencakup pendekatan pribadi kepada siswa, memberikan perhatian khusus, melaksanakan layanan konseling individu dan kelompok, memberikan dorongan, menyampaikan informasi tentang dampak negatif dari bolos melalui media mading, membuat surat pernyataan atau kontrak perilaku, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan wali kelas.. Selain itu, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, antara lain kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan siswa, keterbatasan jumlah guru bimbingan dan konseling dibandingkan dengan jumlah peserta didik, serta kondisi lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya mendukung proses pengawasan siswa secara optimal. Strategi guru BK SMPN 1 Tomohon dalam mengatasi siswa membolos sudah cukup baik, namun perlu penguatan program spesifik dan kerja sama dengan orang tua agar lebih optimal
Penguatan Empati pada Petugas Pendamping Warga Binaan Sosial Melalui Psikoedukasi di Panti Sosial X: Penelitian Vinny Angelina; Keisha Tiana Danakusuma; Marisa Dwi Putri Marrogi; Riana Sahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan empati petugas pendamping Warga Binaan Sosial melalui program psikoedukasi di Panti Sosial X. Kebutuhan ini didasarkan pada hasil pengamatan awal yang menunjukkan bahwa respons petugas pendamping cenderung situasional-fungsional dan kurang peka secara emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group, pre-test, post-test. Pengukuran tingkat empati dilakukan menggunakan instrumen Basic Empathy Scale in Adults (BES-A) terhadap 6 petugas pendamping yang dipilih melalui convenience sampling. Program psikoedukasi dilakukan dalam tiga sesi utama, edukasi empati, simulasi halusinasi auditori (auditory hallucination simulation), dan bermain peran (role play). Analisis data menggunakan uji nonparametrik Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan peningkatan skor empati yang signifikan pasca-intervensi (Z = -2,060, P = 0,039). Data observasi juga menunjukkan perubahan perilaku petugas pendamping yang menjadi lebih tenang dan suportif dalam memahami kondisi emosional Warga Binaan Sosial. Meskipun program psikoedukasi ini telah berhasil menguatkan empati petugas pendamping, gaya komunikasi agresif-direktif masih kerap muncul pada situasi yang melibatkan tekanan tinggi. Hal tersebut mengindikasikan bahwa durasi program psikoedukasi yang berlangsung selama dua hari belum cukup kuat untuk sepenuhnya menggantikan pola perilaku lama yang telah terbentuk selama bertahun-tahun di Panti Sosial X.
Analisis Dampak Transisi Demografi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara : Peran TPAK dan Rasio Ketergantungan: Penelitian Titian Dhea Fresensia Purba; Ellyka Evitasari Purba; Bunga Madu Simanungkalit; M Yudi Fajri; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transisi demografi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Rasio Ketergantungan sebagai variabel independen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2011–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews, serta didukung oleh uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara dengan nilai probabilitas 0,0307 < 0,05. Sementara itu, Rasio Ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas 0,0000 < 0,05. Secara simultan, TPAK dan Rasio Ketergantungan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,998137 menunjukkan bahwa 99,81% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemanfaatan bonus demografi di Sumatera Utara sangat dipengaruhi oleh tingginya partisipasi angkatan kerja dan rendahnya rasio ketergantungan sehingga diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja.
Membangun Ekonomi Keluarga Kristen bagi Pasangan Pra Nikah Pada Jemaat GPM Waai Agusthina Risambessy; Harvey Hiariej; Anthoneta Matakupan; Marsintya De Rooy; Caroline Van Room; Rivaldo Patawala; Mannix V. Siahaya; Yohanes S. Palyama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6714

Abstract

Membangun keuangan keluarga Kristen berlandaskan pada prinsip penatalayanan yang bijak, di mana suami dan istri memandang seluruh harta sebagai anugerah Tuhan. Kunci utamanya adalah mengelola pendapatan bersama, menyusun anggaran yang disiplin, memprioritaskan perpuluhan/persembahan, menabung untuk masa depan, serta menjaga keterbukaan total antar pasangan. Masalah mengelola semua karunia kita, termasuk keuangan kita, sangat penting bagi Tuhan. Menentukan berapa jumlah minimum yang harus diberikan cukup mudah, karena Alkitab menginstruksikan kita untuk memberikan persepuluhan, atau sepersepuluh dari penghasilan kita kembali kepada Tuhan. Ini adalah titik awal yang baik untuk pemberian Kristen dan harus dihitung berdasarkan gaji kotor (atau pendapatan bersih sebelum pajak bagi mereka yang memiliki bisnis sendiri). Langkah pertama adalah taat memberikan persembahan persepuluhan yang menjadi bagiannya Tuhan yang difirmankan dalam Alkitab. Langkah kedua adalah membangun disiplin dalam menyisihkan uang untuk pengeluaran yang tak terhindarkan dan pembelian besar, seperti uang muka rumah, biaya kuliah, liburan, dan pension. Masalah keuangan tercantum sebagai penyebab utama perselisihan dalam hubungan pernikahan, dan seringkali dimulai ketika salah satu pasangan tidak diberi tahu. Jika memiliki masalah keuangan, carilah bantuan sebelum terlambat. Masalah keuangan dapat diatasi, tetapi seringkali hal itu berarti perubahan, beberapa di antaranya mungkin tidak mudah. Perencana keuangan yang berkualifikasi dapat membantu mengidentifikasi area masalah dan memikirkan solusi yang sesuai untuk keluarga. Yang terpenting, dengarkan apa yang mungkin Tuhan sampaikan kepada kita melalui keadaan keuangan. Keuangan dapat menjadi faktor pemisah dalam pernikahan, tetapi juga dapat menyatukan pasangan dengan cara yang baru dan lebih dalam, saat bersama-sama mempercayai Tuhan dan mengikuti rencana-Nya

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 - Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue