cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 228 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 228 Documents clear
Sosialisasi Perencanaan Evaluasi Public Private Mix Penguatan Komitmen Penanggulangan Tuberkulosis di Kudus Saputro, Arief Adi; Sa’adah, Arina Lis; Ulfa, Navira Septiana; Tanaya, Nindy
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/k4yavv86

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Indonesia merupakan negara penyumbang kasus Tuberkulosis terbesar kedua di dunia setelah India. Kasus TBC di Indonesia mengalami peningkatan salah satunya di kabupaten Kudus. Komitmen global dan nasional dalam penanggulangan Tuberkulosis dituangkan dalam Strategi End TB yang menargetkan penurunan kematian akibat Tuberkulosis sebesar 90% pada tahun 2030. Untuk mewujudkan visi tersebut, perlu adanya komitmen dari seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan TBC di kabupaten Kudus. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi tentang perencanaan evaluasi bagi dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang berperan dalam penanggulangan TBC di kabupaten Kudus dalam memperkuat komitmen program penanggulangan TBC. Hasil setelah dilakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan di kabupaten Kudus yaitu peserta dapat memperkuat komitmen tenaga kesehatan dalam meningkatkan penanggulangan TBC di kabupaten Kudus.  
PKM “Senja Berganti” Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Remaja Prastiwi, Dani; Mastuti, Dewi Nugraheni Restu; Vianti, Remilda Armika; Firdaus, M. Adnan; Margarettha, Indi Laudya; Saputra, Dicky Aditia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xtjjx508

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai kondisi status gizi balita yang memiliki panjang atau tinggi badan yang tergolong kurang jika dibandingkan dengan umur dimana pengukuran dilakukan menggunakan standar petumbuhan anak dari WHO, yaitu dengan interpretasi stunting jika lebih dari minus dua standar deviasi median (Widanti, 2016). Stunting patut mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, terutama risiko gangguan perkembangan fisik dan kognitif apabila tidak segera ditangani dengan baik (Angraini et al., 2021). Prevalensi kejadian stunting di Kota Pekalongan tahun 2024 sebesar 17,68%. Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan penurunan lebih lanjut hingga mencapai 12%. Intervensi untuk mencegah terjadinya peningkatan prevalensi stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini, agar remaja memiliki persiapan sebagai calon ibu. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Kota Pekalongan dengan melibatkan 48 remaja putri. Peningkatan pengetahuan remaja akan dilakukan dengan pendekatan studi kasus, diskusi kelompok, ceramah dan simulasi. Hasil: Terjadi peningkatan skor pengetahuan 40,89 antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Simpulan: Edukasi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting.
Sosialisasi dan Pelatihan Terapi Familiar Auditory Sensory Training (FAST) Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Kompetensi Perawat ICU Dalam Kolaborasi Dengan Keluarga Pasien Stroke Atrie, Utari Yunie; Siagian, Yusnaini; Rahman, Zakiah; Widiastuti, Linda; Wati, Liza
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0qgbm726

Abstract

Pasien stroke dengan penurunan kesadaran yang dirawat di ICU memerlukan pendekatan holistik, salah satunya melalui terapi non-farmakologis seperti Familiar Auditory Sensory Training (FAST). FAST merupakan bentuk stimulasi auditori menggunakan suara yang familiar bagi pasien untuk meningkatkan kesadaran dan respons neurologis. Namun, masih banyak perawat ICU yang belum memahami konsep dan implementasi terapi ini dalam praktik klinik. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi perawat ICU mengenai terapi FAST serta memperkuat keterlibatan keluarga pasien stroke dalam proses rehabilitasi sensorik di ruang intensif. Metode: Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di RSUD Kota Tanjungpinang dengan melibatkan 15 perawat ICU. Kegiatan terdiri dari sosialisasi dan pelatihan FAST selama dua hari melalui metode ceramah interaktif, video edukatif, dan return demonstration. Penilaian dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan kompetensi perawat. Analisis data menggunakan uji Paired t-Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan kompetensi perawat setelah pelatihan (mean pre-test=42,56; mean post-test=92,20; p 0,000). Peningkatan sebesar 49,64 poin menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan FAST efektif dalam meningkatkan kemampuan perawat ICU dalam penerapan intervensi sensorik berbasis keluarga. Kesimpulan: Pelatihan FAST terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi perawat ICU terhadap penerapan terapi sensorik non-farmakologis berbasis keluarga. Implementasi berkelanjutan terapi FAST di ruang ICU diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan kritis, mempercepat pemulihan kesadaran pasien stroke, dan memperkuat peran keluarga dalam proses rehabilitasi.
PKM Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam Bagi Masyarakat Pesisir Siagian, Yusnaini; Atrie, Utari Yunie; Wati, Liza
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pwdasp28

Abstract

Tenggelam merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kecelakaan di dunia, terutama di wilayah pesisir dan perairan terbuka. Data dari WHO menyebutkan bahwa ribuan nyawa melayang setiap tahunnya akibat insiden tenggelam, banyak di antaranya terjadi di lingkungan masyarakat yang aktivitas sehari-harinya berkaitan langsung dengan air, seperti nelayan dan penduduk pesisir. Tujuan meningkatkan kesiapsiagaan, kesadaran, serta kemampuan dasar dalam menangani kasus tenggelam secara mandiri dan efektif. a) Penyuluhan/edukasi pertolongan pertama pada korban tenggelam melalui ceramah dan diskusi Interaktif untuk memberikan pemahaman dasar tentang bahaya tenggelam, penyebab, dan pentingnya pertolongan pertama menggunakan slide dan video. Hasil dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi dan pelatihan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar masyarakat pesisir dalam memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam. Masyarakat menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi, baik dalam sesi penyuluhan teori maupun dalam pelatihan praktik langsung, termasuk simulasi pertolongan pertama seperti RJP dan evakuasi korban dari air. Terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pertolongan pertama, ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan kenaikan skor signifikan serta kemampuan praktik yang memadai. Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat di lingkungan mereka, serta mampu menekan angka kejadian fatal akibat tenggelam di wilayah pesisir.
Tingkat Pengetahuan Karang Taruna Cahaya Mandala dalam Pembuatan Kombucha Bunga Kecombrang di Desa Mandalawangi Kholifah, Eva; Nabillah, Deya Adiby; Suhaemi, Muhamad; Endah, Endah; Ismiyati, Renditya; Anton, Anton; Asep, Asep; Maulana, Balqis; Ahmaddhani, Surya; Nabilah, Syala
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gena5b10

Abstract

This community service activity was motivated by the potential of local natural resources in the form of Torch Ginger flowers (Etlingera elatior) in Mandalawangi Village, Pandeglang Regency, which have not been optimally utilized despite their high antioxidant activity and potential to be processed into probiotic kombucha beverages that are beneficial for health and possess economic value. The purpose of this activity was to improve the knowledge and skills of members of the Karang Taruna Cahaya Mandala in producing Torch Ginger flower kombucha as an effort to enhance public health and welfare. The activity was carried out through interactive lectures, hands-on training, and counseling using leaflet media, involving 30 respondents selected based on their active participation in the community. Knowledge evaluation was conducted through pretest and posttest assessments using the Wilcoxon test to analyze significant differences in knowledge levels before and after the activity. The results showed an increase in the knowledge level categorized as “good” from 63% before the training to 90% after the training, with a significance value of p = 0.000 (p<0.05), indicating that the activity was effective in improving participants’ understanding of Torch Gingerflower kombucha production. In addition to increasing health awareness, this activity also contributed positively to community economic empowerment through the development of local value-added products. In conclusion, the training and counseling on Torch Ginger flower kombucha production proved effective in enhancing community knowledge and skills; however, further activities are recommended, including business mentoring and product certification, to ensure the sustainability and broader impact of the program.
Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah Suciningrum, Ika Rahayu; Warti’ah, Warti’ah; Fahruddin, Ahmad Afghor
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cf5mk538

Abstract

Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, penyumbatan saluran air, serta membahayakan kesehatan apabila digunakan kembali. Permasalahan ini semakin kompleks seiring meningkatnya konsumsi minyak goreng di masyarakat. Salah satu solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan lilin aromaterapi, yang memiliki manfaat kesehatan, psikologis, dan nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, serta motivasi kewirausahaan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Daruttaqwa 3 Gresik  melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbasis minyak jelantah. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pemberian materi, praktik langsung, evaluasi, dan pendampingan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh proses pembuatan lilin, mulai dari penyaringan minyak hingga pencetakan, dengan produk yang dihasilkan memiliki kualitas cukup baik. Evaluasi juga mengungkap peningkatan pemahaman peserta terhadap pengelolaan limbah rumah tangga, kesadaran lingkungan, serta potensi usaha dari produk yang dihasilkan. Sebanyak 85% peserta menyatakan percaya diri untuk memproduksi lilin secara mandiri, dan 75% berminat mengembangkan usaha berbasis produk ramah lingkungan tersebut. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong pemberdayaan santri, peningkatan kesadaran lingkungan, serta pengembangan wirausaha berkelanjutan di kalangan pondok pesantren.
Pelatihan Pembuatan Konten Edukasi Kesehatan Digital untuk Siswa SMA Se-Kota Cimahi Yuswandi, Yuswandi; Musri, Musri; Gustryanti, Kiki; Ismafiaty, Ismafiaty; Melanie, Ritha; Dwi Ardianto, Mohammad; Roswendi, Achmad Setya; Supriadi, Dedi; Jatnika, Galih
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/tqt4ar49

Abstract

Edukasi kesehatan memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan remaja. Inisiatif promosi kesehatan digital masih didominasi oleh konten yang diproduksi oleh tenaga kesehatan atau profesional, potensi pemanfaatan konten edukasi kesehatan digital sangat besar, belum banyak program pengabdian masyarakat yang secara spesifik melatih siswa SMA dalam keterampilan ini. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa SMA dalam membuat konten video edukasi kesehatan, khususnya tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk awam. Metode pelatihan meliputi ceramah, demonstrasi, redemonstrasi, publikasi, serta evaluasi pre-test dan post-test dengan jumlah responden sebanyak 45 siswa. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa, dengan persentase siswa yang memiliki kategori pengetahuan baik naik dari 48,9% menjadi 97,8%. Keterampilan pembuatan konten video juga meningkat, dibuktikan dengan kemampuan responden dalam membuat storyboard, hook, intro video serta narasi video. Kesimpulan pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa secara signifikan, terutama dalam pembuatan video edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk awam. Disarankan untuk mengembangkan program pelatihan ini ke lebih banyak sekolah di Cimahi maupun daerah lain agar semakin banyak siswa yang memiliki kemampuan membuat konten edukasi kesehatan digital.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK dalam Perhitungan dan PengisianSPT PPN Melalui Pembelajaran Kontekstual Ghazali, Muhammad; Challen, Auliffi Ermian; Simon, Zainal Zawir; Zain, Effendi; Safitri, Leli Amelia; Aulia, Shindi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v5mec837

Abstract

Perubahan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diberlakukan mulai 1 Januari 2025 sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Namun belum banyak siswa-siswa SMK yang mengetahui perubahan UU HPP mengenai PPN, cara perhitungan PPN, dan cara pengisian SPT Masa PPN. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru mengenai PPN, untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menghitung PPN, dan memperoleh keterampilan dalam pengisian SPT Masa PPN. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual melalui empat tahap yakni ceramah interaktif, simulasi studi kasus, latihan praktik, serta evaluasi dan umpan balik. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di SMK Negeri 3 Jakarta yang diikuti oleh 36 orang siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan lancar dan telah mencapai tujuannya. Melalui metode kontekstual, siswa berhasil memahami konsep dasar Pajak Pertambahan Nilai, Perhitungan PPN terutang, dan Pengisian SPT Masa PPN. Sehingga pelatihan ini mampu meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri siswa dalam menerapkan pengetahuan perpajakannya
Transformasi Inovatif Desa Binaan melalui Irigasi Pompa Hidram dan Digitalisasi Produk di Desa Benteng Gajah Kabupaten Maros Hasbi, Muhammad; Sampetoding, Eliyah Acantha Manapa; Alpiani, Alpiani; Uksi, Rafika; Sianipar, Kelvin Leonardo; Ramadhan , Muhammad Zoel; Hendra , Muhammad Ilham Syahfithrah; Hidayat , Laode Fahmi; Rahman, Muhammad Azka Sufirman
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/560njx41

Abstract

Desa Benteng Gajah, Kabupaten Maros, memiliki potensi unggul pada komoditas pisang Cavendish serta daya tarik wisata Bulu Saukang. Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Hasanuddin diinisiasi untuk memperkuat infrastruktur pengairan melalui implementasi pompa hidram dan mengakselerasi digitalisasi produk desa. Pendekatan yang digunakan ialah learning by doing, sehingga transfer pengetahuan langsung di lapangan bersama BUMDes dan Karang Taruna serta koperasi merah putih. Kegiatan meliputi uji operasional pompa hidram, penataan SOP sederhana operasi pemeliharaan, serta pengembangan awal kanal digital (katalog produk dan materi promosi). Hasil menunjukkan tanggapan positif dari pemangku kepentingan desa, peningkatan pemahaman teknis pengelolaan air, dan terbentuknya fondasi pemasaran digital untuk produk Cavendish dan promosi wisata. Program direkomendasikan berlanjut pada tahap pendampingan berikutnya dengan penekanan pada penguatan kapasitas, tata kelola data, serta integrasi teknologi informasi lebih komprehensif yang direncanakan pada 2026. Inisiatif ini diharapkan mendorong nilai tambah ekonomi lokal dan kemandirian operasional desa.
Edukasi Think Pair Share Sebagai Upaya Meningkatan Pengetahuan Anak Dalam Konsumsi Sayur dan Buah Wati, Liza; Ismail, Nurliana Binte; Nirnasari, Meily; Siagian, Yusnaini; Khoriroh, Syamilatul; Atrie, Utari Yunie; Widiastuti, Linda; Pujiati, Wasis; Fadilah, Ummu
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dhx7jh75

Abstract

Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok anak yang rentan mengalami masalah gizi. Status gizi anak yang buruk mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan proses berpikir. Salah satu nutrisi yang penting adalah zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral, walaupun dibutuhkan dalam jumlah kecil namun berperan penting dalam kesehatan. Salah satu sumber nutrisi tersebut adalah pada buah dan sayur.  Rendahnya konsumsi sayur dan buah pada anak-anak meningkatkan risiko obesitas dan berdampak negatif pada tumbuh kembang mereka. Pendidikan kesehatan dengan media edukasi yang sesuai usia adalah salah satu strategi untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang konsumsi sayur dan buah. Model think pair share membantu siswa bernalar dan berpikir kritis, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah. Metode edukasi dilakukan dengan pendidikan kesehatan disekolah. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas III di SDN 005 Tanjungpinang Kota sejumlah 43 siswa. Hasilnya didapatkan gambaran  mayoritas anak adalah perempuan (53,5%) dan berusia 9 tahun (53,5%). Sebagian besar anak pernah mendapatkan informasi tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah (88,4%), terutama dari guru sekolah (41,9%). Namun, mayoritas anak belum pernah menerima pendidikan kesehatan tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah (60,5%). Sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan model think pair share, mayoritas siswa memiliki pengetahuan yang kurang (44,2%). Namun setelah intervensi, mayoritas siswa memiliki pengetahuan yang baik (97,7%). Model ini efektif untuk pembelajaran dalam memecahkan masalah dan berpikir kritis