cover
Contact Name
Arnawan Hasibuan
Contact Email
arnawan@unimal.ac.id
Phone
+628126448121
Journal Mail Official
editor@dikara.org
Editorial Address
Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara
Published by Dikara Institute
ISSN : -     EISSN : 28283481     DOI : -
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara ISSN 2828-3481 (Online) merupakan jurnal pengabdian dosen untuk mempublikasikan hasil tridharma perguruan tinggi berupa artikel pengabdian. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara terbit 3 kali setahun, setiap April, Agustus dan Desember. Naskah yang disubmit harus ditulis dengan format template dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, setiap naskah yang masuk harus bebas plagiasi dan merupakan karya sendiri yang belum diterbitkan di jurnal manapun. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara menerima naskah dalam bidang multidisiplin mencakup ilmu sosial, sains, teknik, ekonomi, dan humaniora. Naskah yang disubmit harus menggunakan format template jurnal dan memenuhi kaidah Author Guidelines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
Pelaksanaan Pendidikan Keahlian Profesi Advokat Kerjasama PERADI-SAI dan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh-Lhokseumawe Faisal, Faisal; Jamaluddin, Jamaluddin; Sari, Elidar; Ramziati, Ramziati; Iskandar, Hadi; Manfarisyah, Manfarisyah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) merupakan amanat dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (UU Advokat). Pendidikan khusus ini merupakan suatu bentuk pendidikan yang harus diikuti oleh seseorang yang berijazah sarjana berlatar belakang pendidikan tinggi hukum. Pendidikan PKPA ini mempunyai relefansi dengan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang didalamnya dinyatakan bahwa jenis Pendidikan terdiri dari pendidikan umum, kejuruan, profesi, vokasi, kegamaan dan khusus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melahirkan para profesi advokat yang handal, madiri, dan bertanggung jawab sehingga mampu tampil sebagai penegak keadilan dalam penyelenggaraan peradilan yang jujur, adil dan sesuai dengan tujuan hukum yakni, keadilan hukum, kemanfaatan hukum dan kepastian hukum bagi semua dengan pemberlakuan kesamaan di depan hukum. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang dilaksanakan sejak tanggal 15 Oktober sampai 05 November 2022 di Kota Lhokseumawe. Metode yang dilakukan Service Learning (SL), dimaksudkan untuk mengintegrasikan pembelajaran ke dalam kegiatan PKPA atau Kemitraan Fakultas Hukum dengan PERADI-SAI. Selain itu, pendekatan Participatory Action Research (PAR) berorientasi pada pemberdayaan para peserta PKPA. Hal ini dikarenakan kebutuhan dan penyelesaian permasalahan hukum di masyarakat. Para pengabdi dari perguruan tinggi harus menempatkan masyarakat sebagai pemeran utama pembangunan dan perubahan. Hasil kegiatan ini adalah melahirkan para profesi advokat dan memberikan pemahaman Advokat merupakan profesi yang mulia, bebas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam menegakkan hukum, serta kegiatan profesi tersebut dijamin dan dilindungi oleh undang-undang demi terselenggaranya supremasi hukum.
Sosialisasi Enterpreneur Spirit Pada Pelaku Umkm di Sekitar Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara Rahmaniar, R; Heikal, Mohd.; Saharuddin, S
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewiraswastaan (entrepreneurship) merupakan salah satu kekuatan nasional atau pengembangan ekonomi daerah, yang berguna sebagai mempertahankan sekaligus mengembangkan lini usaha yang sedang dijalani. Enterpreneurial spririts mempunyai dampak penting dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis baru. Dengan menerapkan enterpreneurial spirits, akan meningkatakan produktivitas individu dalam mencapai target kesuksesan berwirausaha. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para pelaku UMKM di sekitar Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membangkitkan esensi dari entrepreneurial spirit dari para peserta sehingga akan terus menciptakan terobosan terbaru dalam menjalankan usaha. Hasil pengamatan akhir, rata-rata para peserta sudah memenuhi keseluruhan aspek dari entrepreneurial spirit tetapi ada beberapa hal yang harus disempurnakan agar para peserta dapat berhasil dalam menjalankan bisnisnya.
Penyuluhan Pembuatan Antiseptik Berbahan Herbal untuk Menghambat Pertumbuhan Kuman zulnazri, Zulnazri; Muarif, Agam; Dewi, Rozanna; Setiawan, Adi; Maizuar, Maizuar; Fikri, Ahmad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antiseptik merupakan suatu zat yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme (bakteri, virus, dan jamur) pada jaringan hidup tanpa menyebabkan luka pada permukaan tubuh atau jaringan hidup tersebut. Salah satu bahan antiseptik adalah hand sanitizer berupa gel yang sering digunakan banyak orang sebagai media pencuci tangan yang praktis. Kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan ketersediaan produk antiseptik menjadi barang langka dan harganya cenderung lebih mahal dari biasanya. Hal ini terjadi karena meningkatnya pembelian oleh masyarakat, sedangkan ketersediannya terbatas. Selain itu, masyarakat semakin sulit untuk membeli antiseptik karena harga antiseptik yang tinggi sehingga kebutuhan untuk menjaga salah satu protokol kesehatan tidak terpenuhi. Oleh karena itu, dibutuhkan antiseptik alternatif lain yang mudah untuk dibuat dengan memanfaatkan tumbuhan herbal seperti daun sirih. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Blang Gurah, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini berupa penyuluhan pembuatan antiseptik dengan memanfaatkan tumbuhan herbal yang ada disekitar kita. Kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara pembuatan antiseptik dari bahan herbal. Selain itu, melalui kegiatan ini juga dapat mengurangi biaya pengeluaran tambahan untuk pembelian produk antiseptik dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.
Becak Juice Solar Cell Sebagai Alat Pembangkit Ekonomi di Masa Pandemic Covid 19 Jannah, Misbahul; Asran, A; Muhammad, M
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Lhokseumawe selama 5 tahun kebelakang sudah mendekati kota yang tidak pernah tidur atau tidak pernah sepi akan aktifitas masyarakat. Masyarakat kota Lhokseumawe memiliki mata pencaharian yang beragam dari ASN, Pengawai Perusahaan besar, pedagang, buruh serta pelaut. Mata pencaharian dengan berdagang juga sudah mulai bergolak dengan pesat semenjak kota Lhokseumawe menjadi kota pelajar dimana jumlah pendatang dari mahasiswa yang menuntut Ilmu dikota ini semakin banyak. Hal ini membuka peluang bagi pedagang atau pengusaha mikro dalam hal medagangkan aneka makanan dan minumam. Pedagang juice dan minuman kekinian yang banyak terdapat di kota Lhokseumawe khususnya di gampong Uteun Bayi memiliki permasalah dalam usaha mereka yaitu (1) usaha yang mereka geluti sangat memerlukan energi listrik guna memblender buah-buahan dan perlunya cup sealer guna menutup cup juice. (2). Dengan usaha yang seperti diatas membuat pedagang juice tidak bisa produksi dengan baik jika arus litrik mati dan tidak fleksibelnya mereka dalam melaksanakan jual beli. Maka tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan hasil penelitian PNBP 2020 yaitu becak juice soalr cell, dimana becak tersebut bisa menghasilkan energy dari matahari, sehingga pedagang tidak tergantung dari energy listrik yang selama ini meraka dapat dari PLN, serta becak ini bisa dibawa kemana mana sehingga pendapat pedagang juice bisa meningkatkan pendapatan mereka  di masa pandemic covid 19 seperti sekarang ini. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah sosialisasi becak solar cell, serta memasang solar cell di tempat pedagang juice dan minuman kekinia. Target yang ingin dicapai adalah bisa meningkatkan pendapatan dari kegiatan usaha dua kelompok pedagangan yaitu pedagang juice dan pedaganag minuman kekinian dengan mempekenalkan hasil peneliti serta menerapakan  kepada mitra  guna meningkatkan hasil usaha meraka.
Implementasi Budidaya Sayuran Organik Untuk Perbaikan Gisi Keluarga di Gampong Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Riani, Riani; Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Barmawi, Barmawi; Adhiana, Adhiana; Fridayanti, Nelly
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12533000

Abstract

Stunting merupakan kegagalan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal disebabkan dampak dari kekurangan gizi secara kumulatif dan terus menerus. Gampong Keutapang  adalah  gampong ini berada pada wilayah rawan gizi antara  gampong lokus stunting harus segera dicegah supaya tidak mengalami kekurangan gizi. Lahan pekarangan memiliki peran sangat kompleks jika dimanfaatkan  secara optimal yaitu selain meningkatakan produksi juga sebagai keindahan penataan budidaya sayuran. Inovasi budidaya sayuran organik di perkarangan  merupakan  salah satu solusi yang  mencukupi kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan  budidaya sayuran organik bertujuan mensosialisasikan dan pelatihan budidaya sayuran untuk  memperbaiki gizi keluarga. Metode yang dilaksanakan terbagi tiga tahapan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran organik, sosialisasi konsumsi sayuran organik, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk cair organik. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan  untuk memperkenalkan inovasi budidaya sayuran organic, keunggulan sayuran organic, dan penyediaan sarana produksi dalam budidaya sayuran organik. Metode pelaksanaan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran organik, sosialisasi keunggulan pemanfaatan pekarangan, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan budidaya sayuran organik. Hasil yang dirasakan adalah  terjadi perubahan tambahan  pengetahuan dan pengalaman peserta pengabdian tentang   inovasi pertanian sebagai suatu solusi mengatasi keterbatasan lahan dengan cara budidaya sayuran organik. Pemanfaatan lahan perkarangan bisa memenuhi kebutuhan konsumsi pangan sehari – hari yang bebas dari bahan kimia sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Pemberdayaan Petani Gaharu Tentang Proses Inokulasi Hasil Hutan Non Kayu di Gampong Teupin Rusep Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Budi, Setia; Lukman, Lukman; Wardah, Eva
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaharu dapat terbentuk akibat adanya interaksi antara mikroba (inokulum tertentu) dengan tanaman inang dan adanya mekanisme kimia yang akhirnya membentuk suatu produk yaitu gubal.  Inokulam lokal efektif dalam menghasilkan gaharu, karena endemiknya didaerah tertentu. Beberapa kendala mitra yang sangat dirasakan anatara lain (1) rendahnya pengetahuan anggota kelompok tani dalam hal proses inokulasi pada tanaman penghasil gaharu (2) belum adanya ketrampilan dalam proses penyutikan (inokulasi) tanaman gaharu unggul Aceh. Solusi yang ditawarkan kepada petani mitra yaitu pelatihan dan dan pendampingan proses inokulasi yang dilakukan dilingkungan petani mitra dengan pendampingan dari tim pengabdian yang sudah berpengalaman. Pengabdian ini mengunakan metode Pelatihan dan Pendampingan cara penyutikan inokulasi untuk menghasilkan gaharu. Para anggota kelompok petani mitra akan dibekali dengan pengetahuan tentang bagaimana proses dan teknis inokulasi pada tanaman budidaya gaharu dengan komposisi berupa teori pelatihan 20% dan dilanjutkan dengan praktikum penyuntikan inokulan pohon panghasil gaharu dengan komposisis yang lebih besar mencapai 80%. dari keseluruhan kegiatan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan Pemberdayaan petani gahauru tentang teknik inokulasi tanaman gaharu, mendapat perhatian dan tanggapan yang sangat baik serta antusias dari anggota kelompok Tani “Tunas Gaharu”. Selain itu pelatihan mengenai teknik inokulasi pohon gaharu yang sudah berumur lebih dari 5 tahun, mendapat perhatian dan tanggapan yang sungguh-sungguh, yang ditandai dengan banyak pertanyaan-pertanyaan berkualitas yang diajukan peserta pelatihan menyangkut produksi gubal dengan teknik inokulasi, prospek pasar dan tempat memasarkan gubal gaharu. Perlu adanya pembinaan dan pendampingan terhadap Kelompok Tani “Tunas Gaharu” Dusun Pante Bahagia Gampong Teupin Reuseup Kecamatan Sawang Aceh Utara secara berkesinambungan.
Pelatihan Platform Arduino Bagi Siswa SMA Negeri 1 Baktiya Alue Ie Puteh Aceh Utara Kartika, K; Asran, A; Erawati, Henyy; Ezwarsyah, E; Putri, Raihan; Salahuddin, S
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang dengan pesat, salah satu system otomasi. Melalui berbagai kegiatan edukatif, pelajar mengimplementasikan sains secara mudah, murah dan menyenangkan. Salah satu kegiatan edukatif dalam memperkenalkan system otomasi kepada siswa SMA adalah pelatihan teknik pemrograman Arduino Uno. Peserta pelatihan adalah siswa SMAN 1 Baktiya Lue Ie Puteh Aceh Utara. Pelatihan pemrograman ini menggunakan pemrograman Ide Arduino sebagai media pemrograman untuk menyalakan LED, penggunaan push bottom dan 7 segment. Metode pelaksanaan dalam bimbingan ini adalah metode kolaboratif dari metode ceramah yang disampaikan oleh narasumber terkait dengan materi pemrograman arduino uno dan metode praktik pemrograman arduino uno yang diimplementasikan oleh siswa terhadap LED, penggunaan push bottom dan 7 segment. Kegiatan pelatihan ini berjalan dengan lancar, siswa dan guru pendamping antusias untuk mendengarkan penjelasan tentang Pemrograman Arduino Uno. Dari hasil pelatihan, siswa sudah dapat memahami tentang pemrograman arduino uno dan berhasil memprogam LED, penggunaan push bottom dan 7 segment dengan pemrograman arduino uno.
Pemanfaatan Pekarangan Dengan Budidaya Sayuran Teknik Vertikultur Dalam Mendukung Wirausaha Agribisnis dan Ketahanan Pangan di Gampong Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Riani, Riani; Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Ariani, Rita; Barmawi, Barmawi; Adhiana, Adhiana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan penduduk Gampong Keutapang mengakibatkan keterbatasan lahan untuk menanam serta kondisi masyarakat tidak melakukan usahatani padi sawah selama dua tahun sampai sekarang, sehingga gampong ini mendapatkan program pemanfaatan perkarangan satu tahun yang lalu. Namun, masih terdapat lahan pekarangan yang sebagian masyarakat tidak memanfaatkan dan sebagian sudah memanfaatkan tetapi belum dilaksanakan secara intensif dan inovatif. Teknik vertikultur merupakan inovasi budidaya sayuran sebagai salah satu solusi dan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan yang terbatas untuk membangun wirausaha agribisnis dan menjaga ketahanan pangan masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk sosialisasi dan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur di lahan pekarangan dalam mendukung wirausaha agribisnis dan ketahanan pangan masyarakat. Metode pelaksanaan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran teknik vertikultur, sosialisasi keunggulan pemanfaatan pekarangan, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur. Hasil yang dirasakan adalah terjadi perubahan tambahan pengetahuan dan pengalaman peserta pengabdian tentang   inovasi pertanian sebagai suatu solusi mengatasi keterbatasan lahan dengan cara tanam bertingkat. Pemanfaatan lahan perkarangan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk terciptanya ketahanan pangan rumah tangga.
Edukasi Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Pembelajaran Anak Secara Daring Menggunakan Smartphone Pada Masa Pandemi Covid 19 di Desa Cot Keumuneng Muhammad, Iryana; Mursalin, M; Marhami, M; Muliana, M; Fonna, Mutia
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10899098

Abstract

Proses  pembelajaran  yang  dilakukan  secara  daring  yang  disiapkan  oleh  guru melalui Whatsapp, Google Clasroom, Email, Zoom atau aplikasiyang lainya dan sesuai arahan Kemendikbud   harus   dapat   terlaksana.   Kegiatan pembelajaran di rumah, dapat dilakukan dengan guru memberikan bahan materi untui dipelajari, dan terdapat berbagai tugas yang harus diselesaikan. Jika da bebrapa hal yang kurang dipahami dapat dikonsultasikan oleh guru  tersebut. Berkaitan  dengan  hal  tersebut  khususnya  di  Desa Cot Keumuneng,  Kecamatan  Sawang Kabupaten Aceh Utara  yang  secara  umum  orang  tua  tidak  berpendidikan  tinggi,  tentu kesulitan dalam hal ini. Apalagi ada beberapa orang tua yang harus bekerja, hal ini sangat berpengaruh dalam kecerdasan anak. Selain masalah tersebut, jaringan internet menjadi kendala  yang  membuat  proses  pembelajaran  menjadi  terhambat.  Adapun tahapan-tahapan yang direncanakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: tahap Persiapan, tahap Pelaksanaan, sosialisasi, pelatihan, dan tahap evaluasi.
Sosialisasi Ekonomi Kreatif di Desa Batuphat Barat Saharuddin, Saharuddin; Rahmaniar, Rahmaniar; Zulkarnaen, Teuku; Khairina, Khairina; Iskandar, Hadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13071230

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan ide atau gagasan yang diharapkan dapat menambah nilai ekonomi. Selain itu, ekonomi kreatif juga dianggap sebagai solusi alternatif untuk mengatasi masalah ekonomi. Generasi muda memiliki potensi besar dalam memajukan dan meningkatkan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk menyosialisasikan konsep ekonomi kreatif kepada masyarakat, terutama di Desa Batuphat Barat, agar mereka memiliki motivasi tinggi untuk terlibat dalam ekonomi kreatif. Sosialisasi adalah proses yang membantu masyarakat belajar dan beradaptasi dengan cara hidup serta pola pikir yang sesuai, sehingga mereka memperoleh pemahaman tentang norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengembangan keterampilan dalam bidang ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama tiga bulan dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Setelah dilaksanakan sosialisasi dengan tema "Peran Generasi Muda dalam Ekonomi Kreatif", mitra pemuda-pemudi mampu meningkatkan pemahaman dan mengembangkan kemampuan di bidang ekonomi kreatif di tengah masyarakat. Mereka juga berhasil meningkatkan pemahaman dan pengembangan kemampuan mengenai peran generasi muda dalam ekonomi kreatif.

Page 3 of 15 | Total Record : 142