cover
Contact Name
Arifah Novia Arifin
Contact Email
arifahnoviaarifin@unm.ac.id
Phone
+6285242617487
Journal Mail Official
abdinegeriku@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan Mallengkeri Raya Makassar, Kampus FMIPA UNM Parangtambung Makassar, Lt 7 Gedung Science Square, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdi Negeriku
ISSN : 29623782     EISSN : 29623014     DOI : https://dx.doi.org/10.35580/jan.v3i1.62516
Jurnal Abdi Negeriku diterbitkan oleh Jurusan Biologi FMIPA UNM adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Abdi Negeriku meliputi hasil aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGENALAN BUAH LERAK (Sapindus rarak) SEBAGAI BAHAN ALAMI PEMBUATAN SABUN PADA MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR” Arsal, Andi Faridah; Adnan, Adnan; Karim, Hilda; Syamsiah, Syamsiah; Suryani, Andi Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.62516

Abstract

Abstrak  Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal “Pengenalan Buah Lerak Sapindus rarak sebagai Bahan Alami Pembuatan Sabun” untuk meningkatkan pengetahuan, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kota Makassar dalam memanfaatkan kembali lerak sebagai bahan alami sabun. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat memanfaatkan kembali bahan  alami dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun serta manfaat lainnya. Selain pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan lerak semakin terbuka lebar hingga pada usaha budidaya tumbuhan lerak. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.                                                                                                                                        Kata Kunci: Buah Lerak, Bahan Alami, Sabun  Abstract Training to preserve the environment Together in terms of "Introduction of Sapindus rarak Lerak Fruit as a Natural Ingredient for Making Soap" to increase knowledge, popularize and inspire people in Makassar City to reuse lerak as a natural soap ingredient. This training for the community is to increase knowledge and be able to reuse natural materials in their application in everyday life. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity show that the community already knows about the use of lerak as a soap ingredient and other benefits. Apart from using lerak as a soap ingredient, people can independently use it according to their needs and application. All participants have the skills and knowledge so that opportunities for the use of lerak are increasingly wide open in the business of cultivating lerak plants. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity. Keywords: Lerak Fruit, Natural Ingredients, Soap
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BIOLOGI KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN PADA MATERI BIOTEKNOLOGI MELALUI PELATIHAN ISOLASI DNA Ali, Alimuddin; Hiola, St. Fatmah; Karim, Hilda; Rante, Herlina; Yusuf, Yusnaeni; Syahdan, Ulil Ardi; St. Satiah, St. Satiah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.53741

Abstract

AbstrakPengajaran Bioteknologi modern pada Kurikulum di sekolah menengah atas menuntut kompetensi guru dalam memvisualisasi DNA sebagai materi genetik. Untuk itu diperlukan keterampilan dan peralatan yang memudahkan siswa mengamati materi genetik melalui proses isolasi DNA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru melalui pelatihan isolasi DNA. Peserta kegiatan ini adalah guru SMA, MA dan MTs dalam wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tahapan kegiatan antara lain pemaparan teori, peragaan, latihan isolasi DNA, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para peserta pelatihan mampu meningkatkan pemahaman terkait dengan konsep atau teori DNA. Selain itu peserta terampil melakukan praktek isolasi DNA menggunakan bahan dan peralatan sederhana dengan biaya murah. Melalui pelatihan ini, diharapkan keterampilan dan pengalaman guru dapat diimplementasikan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini diharapkan berdampak pada upaya meningkatkan minat siswa belajar Bioteknologi serta kecakapan guru terkait cara mengisolasi DNA makhluk hidup.Kata kunci: Bioteknologi, isolasi DNA, guru Biologi, kithcen kiAbstractTeaching modern biotechnology in the high school curriculum requires teacher competence in visualizing DNA as genetic material. This requires skills and equipment that make it easier for students to observe genetic material through the DNA isolation process. This community service activity aims to improve the competence of teachers through DNA isolation training. Participants in this activity are SMA, MA and MTs teachers in the Gowa Regency area, South Sulawesi. The activity stages include theoretical presentations, demonstrations, DNA isolation exercises, discussions and questions and answers. The results of this service activity show that the training participants were able to increase their understanding of DNA concepts or theories. Apart from that, participants are skilled at practicing DNA isolation using simple materials and equipment at low cost. Through this training, it is hoped that teachers' skills and experience can be implemented in the teaching and learning process in schools. This activity is expected to have an impact on efforts to increase students' interest in learning Biotechnology as well as teachers' skills regarding how to isolate the DNA of living things.Key words: Biotechnology, DNA isolation, Biology teacher, kithcen ki,
Pelatihan Pembuatan Instalasi Hidroponik bagi Mahasiswa Biologi melalui Program Ppupik di Laboratorium Kebun Percobaan Biologi FMIPA UNM Adnan, Adnan; Kurnia, Nani; Faisal, Faisal; Saleh, Andi Rahmat; Saparuddin, Saparuddin
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34236

Abstract

Not only issuing alumni who have qualified knowledge, producing young entrepreneurs is also one of the roles of a university. One of the programs held to support this achievement is the implementation of the Campus Intellectual Product Business Development Program or PPUPIK. Through PPUPIK, student creativity will also develop optimally. One of the PPUPIK activities that was developed in the Biological Experimental Garden Laboratory (LKPB) FMIPA UNM in 2019 was hydroponic development training for students. The hydroponic system is a cultivation system using water that contains nutrients and minerals without soil. Hydroponics training was held for one semester at the Biology Experimental Garden, FMIPA UNM, attended by 20 students. The types of hydroponics that were trained included (1) simple hydroponics from Styrofoam, (2) Nutrient Film Technique (NFT), (3) EBB and Flow Technique (EFT), and (4) Deep Flow Technique (DFT). The training was carried out using a number of methods, namely interviews, focus group discussions (FGD), demonstrations, and work practices. From this hydroponic training, 11 types of hydroponic installations were produced that can be developed by students to later be used in entrepreneurship activities in related fields.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA IKAN MELALUI TEKNOLOGI BIOFLOK DI DESA MONCONGLOE BULU KABUPATEN MAROS Muriati, St; Awwab, Muh; Patunrangi, Muh Haekal; Tandibua, Irpan; Yoga Santika, Putu; Ngaisih, Nurul; Suci Utami, Indah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.47835

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk edukasi terkait mengelola air di kolam ikan, jenis ikan yang berkualitas, serta pakan yang cocok untuk ikan budidaya. Program pengabdian kepada masyarakat ini di berikan kepada masyarakat agar memiliki pemahaman tentang cara mengelola dan membudidayakan potensi perikanan di Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros. Adapun metode pelaksanaan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dalam hal ini kepala desa dan melakukan penyuluhan terkait bidudaya ikan. Kegiatan diawali dengan observasi pada kondisi masyarakat yang ada di Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros menunjukkan perubahan tingkat pengetahuan tentang bagaimana cara budidaya ikan yang baik. Dalam kegiatan ini, disampaikan materi tentang teknologi bioflok sebagai sistem budidaya ikan yang dapat memanfaatkan sedikit air dan tempat terbatas namun tetap menghasilkan benih ikan yang berkualitas dan dapat dikelola masyarakat di kolam ikan. Selama kegiatan berlangsung Masyarakat yang memiliki kolam ikan merasa antusias karena mendapat edukasi terkait mengelola air di kolam ikan, jenis ikan yang berkualitas, serta pakan yang cocok untuk ikan budidaya.
PELATIHAN PEMBUATAN TEH HERBAL INSTAN DAN SEHAT DI LINGKUNGAN SAMBOANG DESA TRITIRO KABUPATEN BULUKUMBA Syamsu, Andi Mu'nisa; Rachmawaty, Rachmawaty; Kurnia, Nani; Muflihunna, Andi; Yusuf, Yusnaeni
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.46787

Abstract

Pelatihan  Pembuatan Teh  Herbal Instan dan Sehat di Lingkungan Samboang Desa Tritiro Kabupaten Bulukumba merupakan  salah  satu  kegiatan Pengabdian yang dilakukan oleh Tim Dosen Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar secara mandiri. Pengolahan jahe dan sereh dilakukan secara tradisional yang bertujuan menjaga orisinalitas rasa dari jahe dan sereh serta  memberikan  manfaat  pada  peningkatan  imunitas  tubuh khususnya bagi warga nelayan. Aktifitas nelayan kebanyakan menyita waktu dan tenaga yang besar, sehingga pelatihan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf  kesehatan dan peningkatan imun bagi masyarakat dan menjadi salah satu aspek penunjang ekonomi masyarakat pesisir pantai. Bahan Jahe  dan  Sereh pada pelatihan ini akan dikemas dan diberikan label “Teh Herbal’. Pengemasan dan proses pengeringan pada bahan yang digunakan sebagai upaya untuk menjaga kualitas dan orisinalitas produk. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat dalam menggunakan bahan herbal dan bahan  tanaman obat kelurga yang berada di lingkungan sekitar. Pelaksanaan  kegiatan  meliputi  penyampaian  materi,  Proses pembersihan  jahe dan sereh, praktik pengemasan  teh dalam dalam botol,  diskusi  dan  tanya  jawab seputar manfaat teh harbal.  Antusiasme  peserta  sangat  tinggi selama pelatihan yang tercermin dalam keaktifan saat praktek pengemasan dan suasana diskusi yang interaktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berlanjut dan menjadi peluang untuk mengembangkan kewirausahaan bagi masyarakat daerah pesisir. Kata Kunci: Teh Herbal, Jahe, Sereh, Teh Instan, Imun
MENGOPTIMALKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN: PROGRAM PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME DAN POC UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN DAN KESEHATAN LINGKUNGAN Bakri, Muliati; Aprilla, St. Mutia; Tamrin, Hasliana; Bahar, Noviani; Said, Muh. Rafly; Zahra, St. Fatimatuz; Salsabila, Nabila
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.58874

Abstract

Real Work Lectures (KKN) is a program that aims to apply science and technology in the context of community service. This service was carried out in Allepolea Village, Bontokapetta 2 Ward, which is an area located in Lau District, Maros Regency, South Sulawesi Province, Indonesia. Sustainable agriculture is the main focus in efforts to increase plant productivity and maintain environmental balance. One of the proposed approaches is through a training program for making eco-enzymes and POC (Liquid Organic Fertilizer) as an environmentally friendly solution. This program aims to optimize agriculture by increasing plant productivity and maintaining environmental health. Through this training, farmers will be equipped with knowledge and skills in producing eco-enzymes and POC effectively. It is hoped that the application of this technology can have a positive impact on agricultural results and at the same time minimize negative impacts on the environment. This study supports the vision of sustainable agriculture through innovative approaches to natural resource management. 
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN TERNAK BAGI KELOMPOK TANI DI KABUPATEN MAJENE Daud, Firdaus; Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari; Arifin, Arifah Novia; Pratiwi, Andi Citra; Nurinayah, Nurinayah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.39342

Abstract

Penduduk di Kecamatan Malunda sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani sehingga berdampak pada luasnya penggunaan lahan untuk sawah, tegal/kebun, dan ladang. Wilayah yang sangat luas, meningkatnya jumlah penduduk, sarana dan prasarana yang kurang memadai sehingga ketidakterjangkauan pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan yang maksimal terhadap penduduk, menyebabkan akses informasi menjadi sangat kurang sehingga masyarakat terutama kelompok tani masih kesulitan dalam mengakses teknologi terutama akses teknologi dalam pengolahan pakan ternak. Pelatihan ini dilaksanakan dengan menyajikan materi yang didukung dengan praktik mengenai Hewan ternak dan Pembuatan Pakan, yakni: (1) Konsep Hewan Ternak, pakan ternak (2) Pengetahuan terhadap jenis-jenis pakan ternak serta metode sederhana dalam pembuatan pakan ternak (3) Teknik pengolahan pakan ternak yang meliputi informasi dan praktik langsung mengenai pengolahan pakan ternak yang disesuaikan dengan kebutuhan dan standar kualitas pakan ternak yang baik. Melalui pelatihan ini, mitra akan mempelajari teknik pembuatan pakan ternak yang bertahan hingga 1 bulan dengan daya tahan simpan pada kondisi dan musim yang berubah sehingga dapat tersedia ketika terjadi perubahan musim dan tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan pakan ternak. Hasil dari pelatihan pelaksanaan PKM menunjukkan rerata skor 85,5  hal ini berarti kegiatan pelaksanaan berada pada kriteria baik.Kata kunci: Pakan, Majene, Ternak, Teknologi, Melunda
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI” BAGI KELOMPOK PKK PA’RAPPUNGANTA KABUPATEN TAKALAR Arsal, Andi Faridah; Pagarra, Halifah; Syamsu, Andi Mu'nisa; Syamsiah, Syamsiah; Karim, Hilda
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i2.56916

Abstract

Abstrak Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal pengelolaan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan Kelompok Ibu PKK Desa Pa’rappunganta Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Kelompok Ibu PKK di Desa Pa’rappunganta dalam pengelolaan sampah plastik menjadi produk-produk bernilai ekonomi. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok Ibu PKK Desa pa’rappunganta sudah mengetahui berbagai ide dan cara mengelola sampah plastik dan mampu membuat berbagai karya dari sampah plastik secara mandiri. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk membuka usaha semakin terbuka lebar untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.Kata Kunci: Sampah Plastik, Kelompok Ibu PKK, Desa Pa’rappungantaAbstractThe training to Together Preserving the environment in terms of managing plastic waste into economically valuable products to increase the income of the PKK Women's Group, Pa'rappunganta Village, North Polombangkeng District, Takalar Regency. This training for the community is to increase the knowledge and skills of the PKK Women's Group in Pa'rappunganta Village in managing plastic waste into economically valuable products. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity showed that the Pa'rappunganta Village PKK Women's Group already knew various ideas and ways to manage plastic waste and were able to create various works from plastic waste independently. All participants have the skills and knowledge so that the opportunity to open a business is increasingly wide open to increase family income. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity.Keywords: Plastic Waste, PKK Women's Group, Pa'rappunganta Village   
Upaya Mendorong Pola Hidup Sehat Masyarakat Kabupaten Takalar melalui Pelatihan Pembuatan Aneka Salad Sayur Azis, Andi Asmawati; Kurnia, Nani; Putri Ulan Sari Patongai, Dian Dwi; Pratiwi, A. Citra
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34170

Abstract

A healthy lifestyle in the community has become an important concern for policy makers, both at the national and international levels. This is because the application of a healthy lifestyle in the community is an important part in improving the quality and welfare of people's lives. One of the important aspects of a healthy lifestyle is diet. A good diet will support a healthy lifestyle. A good diet is not only related to the amount or portion of food consumed but also the quality of food which includes the nutritional content of each component. Vegetables are a component in foods that contain many nutrients that are useful for the body, but in fact the level of vegetable consumption in Indonesia is still relatively low. One of the contributing factors is the lack of variety in vegetable processing. Salad is a type of vegetable processed food that is very easy to make and has many benefits because it has a high nutritional content. Training activities as a solution to the problem of low levels of vegetable consumption in the community are carried out in collaboration with the MGMP Science Teacher group in Takalar Regency who are expected to be able to follow up to disseminate skills in processing various vegetable salads to meet community needs.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAHDALAM MENANAM TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) BAGI MASYARAKAT DI DESA TRITIRO KEC. BONTOTIRO KAB. BULUKUMBA GH, Muliana; Pratiwi, Andi Citra; Muis, Abd; Azis, Andi Asmawati; Patongai, Dian Dwi Ulan Sari; Sahribulan, Sahribulan
Jurnal Abdi Negeriku Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v2i1.46442

Abstract

Community service partners are housewives who live in Tritiro Village, Samboang District, Bulukumba Regency. The majority of people's income comes from fishing and the amount is uncertain every month. The location of this service is around a cliff that borders the coast. Yards of residents' houses are generally not used optimally, only left empty and overgrown with wild plants, or some ornamental plants. The solution provided is training in planting family medicinal plants that can be used for consumption of family herbal medicines. If production can exceed needs, produce or plants can be sold to supplement family income. The method is carried out by providing (1) Introduction to family medicinal plants, (2) Counseling on optimizing the use of the home yard in growing family medicinal plants, (3) Introduction to fertile and infertile soil (planting medium), (4) TOGA planting training (family medicinal plants). Keywords: Medicinal plants, Optimizing the home yard.