cover
Contact Name
Hasba Edukasi Mandiri
Contact Email
info@hasbaedukasi.co.id
Phone
+6285348848226
Journal Mail Official
info@hasbaedukasi.co.id
Editorial Address
Kompleks Green Kemilau Pelangi, B. 04, Jl. Handil Bahalang I, Simpang Empat, Kec. Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 70654
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30629489     DOI : -
Core Subject : Education,
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk mempublikasikan penelitian dan kajian akademis di bidang pendidikan dengan pendekatan multidisiplin. Jurnal ini memuat artikel-artikel penelitian, ulasan pustaka, dan kontribusi ilmiah lainnya yang meliputi bidang-bidang seperti kurikulum dan pembelajaran, manajemen pendidikan, teknologi pendidikan, serta kebijakan, evaluasi pendidikan, serta laporan penelitian. Tujuan utama jurnal ini adalah sebagai wadah bagi para peneliti, akademisi, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan untuk berbagi pengetahuan dan inovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara global. Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh PT. Hasba Edukasi Mandiri, dan terbit setiap bulan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 480 Documents
MENGUJI KETAHANAN SISTEM PRESIDENSIAL INDONESIA DI TENGAH POLARISASI POLITIK YANG MENINGKAT I Nyoman Dudy Dharmawan; Nurmansyah; Elsy A Joltuwu
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.490

Abstract

The presidential system in Indonesia is designed to ensure governmental stability through a strict separation of powers between the executive and legislative branches. However, political developments following the 2024 general elections indicate that sharp political polarization has the potential to undermine the system's effectiveness. This study aims to evaluate the resilience of Indonesia's presidential system in facing contemporary political dynamics, with a particular focus on the implications of elite polarization, legal controversies surrounding Constitutional Court rulings, the erosion of legal legitimacy and the rule of law, as well as the declining public trust in state institutions. The research employs a normative-empirical approach through literature analysis, regulatory review, and secondary data from credible news sources. The findings suggest that while Indonesia’s presidential system remains relevant for maintaining governmental stability, it remains vulnerable to distortion if the system of checks and balances is not strengthened. This study recommends the reform of the party system, the strengthening of institutional independence, and the enhancement of political education to prevent deepening polarization and to ensure the sustainability of substantive democracy in Indonesia.
PENDEKATAN EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HUBUNGAN SUAMI ISTRI Ira Septi Sulistiana
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.493

Abstract

This study aims to explore effective approaches to enhance the quality of marital relationships between husband and wife. Employing a qualitative methodology through a library research design, this research critically analyzes scholarly works, journals, and theoretical perspectives concerning marital harmony and relationship-building strategies. The study identifies four major approaches: emotional, spiritual, psychological, and practical. The emotional approach highlights the role of empathy, emotional regulation, and open communication in strengthening emotional bonds. The spiritual approach emphasizes the significance of religious values, moral awareness, and shared spiritual practices in fostering mutual commitment and moral responsibility. The psychological approach focuses on the understanding of personality traits, emotional intelligence, and past life experiences that influence the dynamics of marriage. Meanwhile, the practical approach underlines the importance of shared daily activities and positive routines, such as household collaboration, planning, and spending meaningful time together. These activities build emotional closeness and reinforce a sense of partnership. The results of the analysis show that these four approaches are interconnected and can be integrated holistically to improve the overall quality of marital relationships. When applied consistently, they contribute to a stable, loving, and purposeful family life. This study is expected to serve as a reference for couples, counselors, and academics in the field of family and marriage development.
MEMAHAMI IBNU RUSYD SECARA KOMPREHENSIF: AKAL, AGAMA, DAN WARISAN FILSAFAT Ratna Primada Dewi; Amanda Sephira Nuraini; Nur Wulan Ramadhani; Ani Adistyani; Muhamad Parhan
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemikiran Ibnu Rusyd secara komprehensif, terutama dalam harmonisasi antara akal dan wahyu. Ibnu Rusyd, dikenal sebagai Averroes di Barat, yaitu tokoh intelektual Muslim yang memengaruhi perkembangan pemikiran Islam dan Eropa. Ia hidup pada abad ke-12 di Andalusia dan berperan penting dalam kebangkitan intelektual Eropa melalui karyanya yang menjembatani filsafat Aristoteles dengan tradisi Islam dan Kristen. Ibnu Rusyd mengembangkan teori "kebenaran ganda" yang memungkinkan interpretasi teks agama pada tingkatan berbeda, sesuai dengan kapasitas intelektual pembacanya. Melalui karyanya seperti "Tahafut al-Tahafut" dan "Fasl al-Maqal", ia membela rasionalisme dan menegaskan bahwa akal dan wahyu tidak bertentangan. Warisan Ibnu Rusyd melampaui batas geografis dan temporal, mempengaruhi gerakan Averroisme Latin dan menjadi katalis penting bagi Renaissance Eropa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis kontribusi Ibnu Rusyd dalam sintesis antara Islam dan modernitas, serta relevansinya dalam perdebatan kontemporer tentang agama dan sains. Ia menekankan bahwa akal dan wahyu bukanlah dua entitas yang saling bertentangan, melainkan dua cara untuk mencapai kebenaran yang sama. Melalui pendekatan ini, Ibnu Rusyd membuka jalan bagi sintesis antara tradisi dan modernitas, memungkinkan masyarakat untuk memahami teks agama secara lebih mendalam tanpa mengorbankan nilai teologisnya. 
ANALISIS PENDEKATAN GESTALT DALAM PISKOLOGIS MAHASISWA Ratu Mustarsyiddah; Qoulan Sadida; Fatiyatur Rahmah; Imalatul Khairat
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.500

Abstract

This study aims to analyze the relevance and effectiveness of the Gestalt approach in addressing the psychological needs of university students. The Gestalt approach emphasizes full awareness of the present experience (here and now) as a way to resolve internal conflicts and promote psychological well-being. Through a literature review and empirical content analysis of previous studies, this research found that Gestalt-based techniques such as the empty chair, guided imagery, and role-playing are effective in helping students cope with academic stress, anxiety, procrastination, and emotional instability. Students who underwent Gestalt counseling sessions demonstrated significant improvement in self-awareness, emotional regulation, self-efficacy, and interpersonal skills. These results indicate that the Gestalt approach offers not only therapeutic benefits but also contributes to personal development and emotional resilience among university students. Furthermore, the approach aligns with the goals of humanistic education by promoting responsibility, self-reflection, and authenticity. Given its practical and philosophical strengths, the Gestalt approach is recommended as an alternative method within campus counseling services. Institutions are also encouraged to provide professional development and training for counselors to effectively implement Gestalt techniques in a contextual and culturally sensitive manner.
TRANSFORMASI HUKUM DALAM RUANG SOSIAL: RELASI ANTARA MASYARAKAT, NILAI KEADILAN, DAN PEMBINAAN HUKUM Maulana Syafi’i; Mustar; Surya Sukti
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.502

Abstract

Artikel ini membahas hubungan dinamis antara hukum dan masyarakat dengan menyoroti pentingnya transformasi hukum yang responsif terhadap realitas sosial. Dengan pendekatan sosiologis dan doktrinal, artikel ini menjelaskan bagaimana hukum tidak hanya berdiri sebagai aturan formal, tetapi juga sebagai produk dari interaksi sosial yang sarat nilai. Fokus pembahasan mencakup pengertian hukum, perbedaan pendekatan doktrinal dan sosiologis, upaya pembinaan hukum, serta nilai-nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan kajian pustaka sebagai sumber utama. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hukum yang mampu memberikan rasa keadilan dan partisipatif dalam pembinaannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan memperkuat fondasi negara hukum. Dengan demikian, transformasi hukum perlu dilakukan dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek aktif, bukan sekadar objek kebijakan hukum.
PEMENUHAN HAK PSIKOLOGIS ANAK YANG DIPERDAGANGKAN DI KOTA PALANGKA RAYA PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Muhammad Ajiseftian Suryatama; Ibnu Elmi AS Pelu; Abdul Helim
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah dalam memberikan perlindungan psikologis kepada anak korban perdagangan di Kota Palangka Raya. Menggunakan pendekatan empiris, penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian memaparkan: Peran pemerintah dalam memberikan perlindungan psikologis kepada anak korban perdagangan di Kota Palangka Raya sangat krusial dan melibatkan berbagai aspek, termasuk pengembangan kebijakan komprehensif dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, sesuai dengan hak asasi manusia yang melekat pada anak-anak di bawah 18 tahun, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Penyediaan layanan rehabilitasi psikologis yang mencakup konseling dan terapi harus diutamakan dengan akses yang mudah dan gratis, sementara peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye edukasi dan kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sangat penting untuk memperkuat dukungan bagi anak-anak korban. Selain itu, pelatihan bagi tenaga profesional seperti pendidik dan petugas sosial diperlukan untuk mengenali dan menangani trauma yang dialami anak-anak. Dalam konteks maqashid syariah, perlindungan terhadap lima aspek utama agama, jiwa, akal, kehormatan, dan harta harus diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, membantu anak-anak pulih dari trauma dan membangun masa depan yang lebih baik.
KEBIJAKAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN BANTUAN SOSIAL: TINJAUAN VASEKTOMI DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM Roby; Ibnu Elmi AS Pelu; Abdul Helim
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.511

Abstract

Program vasektomi yang disertai insentif bantuan sosial bagi pria miskin di Indonesia memunculkan ketegangan antara efektivitas pengendalian penduduk dan keharmonisan norma syariah. Artikel ini mengkaji legalitas vasektomi permanen menurut hukum keluarga Islam dan menilai keselarasan kebijakan negara dengan nilai maqāṣid al sharīʿah, khususnya ḥifẓ al nasl (perlindungan keturunan). Penelitian menggunakan pendekatan normatif doktrinal dengan analisis kualitatif terhadap regulasi BKKBN, fatwa Majelis Ulama Indonesia, literatur fikih keluarga, serta data lapangan sekunder tentang motivasi ekonomi peserta vasektomi. Hasil menunjukkan bahwa (1) sterilisasi permanen tanpa indikasi medis mendesak dipandang bertentangan dengan hak reproduksi dalam hukum Islam; (2) skema insentif sosial mendorong keputusan vasektomi karena motif ekonomi, bukan edukasi kesehatan; dan (3) absennya dialog mendalam antara pembuat kebijakan dan otoritas keagamaan memperlebar jurang penerimaan masyarakat. Artikel merekomendasikan kebijakan kontrasepsi sementara yang lebih sesuai syariah, edukasi reproduksi berbasis nilai agama, dan kolaborasi intensif negara ulama untuk menghasilkan regulasi sensitif budaya.
PEMAHAMAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT KOTAWARINGIN TIMUR TERHADAP MITSAQAN GHALĪẒAN DALAM PERNIKAHAN Achmad Rahmani; Ibnu Elmi AS Pelu; Abdul Helim
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.518

Abstract

g
KAIDAH KEMUDARATAN HARUS DIHILANGKAN: ANALISIS TEORITIS DAN APLIKATIF DALAM HUKUM ISLAM KONTEMPORER Roby; Abdul Helim; Syaikhu
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.530

Abstract

Kaidah fikih al-ḍararu yuzāl (kemudaratan harus dihilangkan) merupakan salah satu prinsip utama dalam hukum Islam yang berfungsi sebagai pedoman universal dalam menetapkan hukum syariah. Kaidah ini menekankan pentingnya pencegahan dan penghilangan segala bentuk bahaya atau kerugian yang mengancam kehidupan manusia, baik dalam aspek agama, jiwa, akal, harta, maupun keturunan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengertian, landasan normatif, cakupan, serta relevansi kaidah ini dalam menghadapi berbagai tantangan kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, artikel ini menemukan bahwa kaidah al-ḍararu yuzāl tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga sangat aplikatif dalam berbagai bidang seperti kesehatan, ekonomi, lingkungan, hukum keluarga, dan regulasi sosial. Prinsip ini juga menjadi dasar penting dalam proses ijtihad modern dan kebijakan publik yang berorientasi pada maqāṣid al-syarī‘ah. Dengan demikian, kaidah ini menunjukkan fleksibilitas dan daya tanggap hukum Islam terhadap dinamika zaman, serta memperkuat posisinya sebagai sistem hukum yang adil, berkemajuan, dan berorientasi pada kemaslahatan.
ADAT NGANYARI NIKAH SUKU JAWA DI KEC. PARENGGEAN PERSPEKTIF MASLAHAHA MURSALAH khayun mutaal, mohammad; Elmi, Ibnu; helim, Abdul
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.535

Abstract

Adat Nganyari Nikah adalah tradisi pernikahan yang masih dipraktikkan di beberapa daerah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Adat Nganyari Nikah dari perspektif Maslahah Mursalah, yaitu konsep dalam hukum Islam yang mempertimbangkan kemaslahatan umum. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adat Nganyari Nikah memiliki beberapa aspek yang dapat dipertimbangkan sebagai maslahah mursalah, seperti memperkuat hubungan keluarga dan masyarakat, serta mempromosikan nilai-nilai sosial dan budaya. Namun, Adat Nganyari Nikah juga memiliki beberapa aspek yang perlu dievaluasi ulang, seperti peran gender dan hak-hak individu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang Adat Nganyari Nikah dan Maslahah Mursalah dalam konteks hukum Islam dan budaya lokal.