cover
Contact Name
Dian Arief Pradana
Contact Email
choirudiniaim@gmail.com
Phone
+6285233152005
Journal Mail Official
editoredutechnium@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Ampel No. 57 RT. 05. RW. 01 Semanding, Sumbersekar, Dau, Malang, Jawa Timur 65151, Indonsia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30478545     EISSN : 30478545     DOI : https://doi.org/10.71365/ejpm.vnin
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti Nasional di bidang Pendidikan dan Teknologi untuk mempublikasikan artikel asli dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah Pendidikan dan Teknologi. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Articles 43 Documents
Pemanfaatan Ikan Tenggiri Menjadi Bakso dan Tekwan Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Lingkungan Desa Sukorahayu Ehwanudin, Ehwanudin; Taufiq, Anang; Jayanti, Eka Dwi; Izzatul Janna, Aulia; Dafitri, Almanda; Prayitno, Vega Ramona; Ahya Ullail, Silma; Latifah, Younisa Umi; Munir, Galih Misbakhul; Faruq, M, Chadziqul; Irfan, M. Tifaqul; Mustofa, Ahmad Febri; Hidayati, Feni Ni’matul
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.76

Abstract

Desa Sukorahayu memiliki potensi besar dalam sumber daya perikanan yang melimpah. Namun, masyarakat setempat belum memanfaatkan potensi ini secara maksimal, Potensi perikanan khususnya ikan tenggiri di Desa Sukorahayu belum dimanfaatkan optimal oleh warga, yang masih mengandalkan pengolahan tradisional berpendapatan rendah. Untuk mengatasi hal ini, program pendampingan diperkenalkan guna meningkatkan nilai ekonomi ikan tenggiri melalui pengembangan produk olahan yang inovatif, yaitu bakso dan tekwan, untuk memperbaiki perekonomian desa. Hasilnya menunjukkan potensi besar dalam peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan nilai produk perikanan.
Peningkatan Moderasi Beragama Berbasis Ahlussunnah Wal Jama'ah An Nahdliyah Pada Forum Silaturahmi Ulama dan Umaro (Forsilum) Desa Sriminosari Lampung Timur Dwi Maharani, Shintha; Arifin, Hamdan; Arie Wahyudi, Meirza; Maulana, Rizki; Istikomah, Dewi; Bahrudin; Asmerianti, Dian widia; Trisnayanti, Sapna; Habibah, Khusniatul; Andari, Tiwi; Marchaela Aulia, Tazka; Trisnawati Alawiyah, Ika
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.77

Abstract

Desa Sriminosari di Lampung Timur mengalami beberapa permasalahan, di antaranya minimnya komunikasi antara tokoh agama (ulama) dan pemerintah setempat (umaro), pemahaman tentang moderasi beragama yang masih terbatas, serta belum tersedianya forum resmi untuk berdialog. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi antara ulama dan umaro, meningkatkan pemahaman tentang moderasi beragama berdasarkan prinsip Ahlussunnah Wal Jama'ah An Nahdliyah (ASWAJA), membentuk forum dialog resmi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kerja sama. Program unggulan bernama FORSILUM (Forum Silaturahmi Ulama dan Umaro) diadakan pada 24 Februari 2025 di Masjid Baiturrahim, Dusun 4. Metode yang diterapkan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), dengan lima tahapan utama: Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Pendekatan ini menjamin bahwa program berfokus pada pemanfaatan aset lokal dan melibatkan partisipasi aktif warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang moderasi beragama serta terjalinnya sinergi antara ulama dan umaro melalui FORSILUM. Masyarakat juga semakin memahami pentingnya kolaborasi dalam menciptakan desa yang harmonis. FORSILUM direncanakan untuk diadakan secara berkala setiap 2-3 bulan sekali sebagai sarana dialog berkelanjutan. Diharapkan, program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menciptakan kehidupan beragama yang moderat dan harmonis.
Meningkatkan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Labuhan Maringgai Melalui Inovasi Pembuatan Briket Limbah Batang Singkong, Penyediaan Sudut Informasi dan Pengenalan Metode Digital Marketing Dasar Sa'diyah, Chalawah Ummy; Ramadhani, Dede Ahmad; Sari, Dewi Mekar; Syamsiah , Siti Nurul; Indriani , Luluk; Safe'i , Khoirul Dwi; Nurlatifah , Wulan Suci; Dahlia; Azizah , Sabila Nurul; Sanjaya, Aldy; Ardiansyah; Jannah, Siti Nur; Syaifullah, Muhammad
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.78

Abstract

Kuliah Kerja Sosial (KKS) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan ini diawali dengan survei lapangan untuk menggali potensi dan merumuskan permasalahan di berbagai bidang, sehingga menghasilkan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat guna mewujudkan transformasi sosial-ekonomi masyarakat. Program pengembangan ekonomi kreatif meliputi pengolahan limbah batang singkong menjadi Eco-Briquette sebagai sumber alternatif pendapatan, pemasaran digital melalui Peta Toko Kita untuk mendukung usaha lokal, serta penyebaran informasi pelayanan publik melalui Sudut Informasi guna meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan. Program penguatan karakter masyarakat meliputi edukasi anti-bullying dan teras belajar yang merupakan upaya pembentukan karakter masyarakat mulai dari lingkungan pendidikan, Turnamen voli “Smash Cup” untuk meningkatkan minat olahraga sekaligus sarana sosialisasi dan hiburan dan pengenalan metode an-Nahdliyah di TPQ untuk pembentukan karakter melalui nilai-nilai keislaman. Dalam pelaksanaannya digunakan berbagai metode, yaitu metode partisipatif, demonstrasi, pelatihan dan workshop, diskusi kelompok serta pendekatan personal kepada masyarakat. Dengan demikian, integrasi dari seluruh program kerja ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan transformasi sosial-ekonomi masyarakat Desa Labuhan Maringgai.
Optimalisasi Pemasaran Digital Melalui Aplikasi Tiktok Untuk Meningkatkan Efesiensi Penjualan UMKM Desa Margasari Hanafi Umar; Kholida Nur; Rendy Ariza Pratama; Nopi Wulandari; Diah Ajeng Palupi; Navia Syifaurrahmah; Mar'atusholikah; Nenti Yulianti; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Septiana, Devi; Badriyah, Lailatul; Lubis, Muhammad Al Hasan; Amin, Ahmad Nur Sodiq; Dea, Leli Fertiliana
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.79

Abstract

Pemasaran digital menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan efisiensi penjualan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan. Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, memiliki potensi besar dalam sektor usaha makanan lokal, namun pemasaran produk masih terbatas pada wilayah desa saja. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Sosial (KKS) mengadakan seminar bertajuk Optimalisasi Pemasaran Digital melalui Aplikasi TikTok untuk Meningkatkan Efisiensi Penjualan. Seminar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan TikTok sebagai platform pemasaran yang efektif. Metode yang digunakan dalam seminar meliputi pemaparan teori, praktik langsung, serta sesi tanya jawab guna meningkatkan pemahaman peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan TikTok mampu meningkatkan jangkauan pemasaran secara signifikan, memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas, serta meningkatkan potensi penjualan. Dengan demikian, optimalisasi pemasaran digital melalui TikTok menjadi solusi inovatif dalam mengembangkan usaha masyarakat desa secara lebih luas dan efisien.
Pengembangan Potensi Pariwisata Pemandian Ratu Darah Putih Haq, M. Irsyad M. Abdul; Muhammad S. Nabilun N; Faruq, Dinul Musthafa Al; Alfian, Dwi Panji; Firdaus, Zahrotul; Sintawati, Sintawati; Astuti, Indah; Wulandari, Septi; Putri, Devi Selomitha; Alif, Fauzi Ahmad Nur; Khasanah, Hijriatun Hikmah; Hidayatullah, Rizky
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i2.82

Abstract

Pemandian Ratu Darah Putih di Kampung Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, memiliki potensi wisata yang besar, namun belum dikelola secara optimal. Masalah utama yang dihadapi meliputi kurangnya fasilitas dasar, minimnya promosi, rendahnya kesadaran masyarakat, pengelolaan yang belum profesional, dan kurangnya perhatian terhadap pelestarian nilai sejarah dan budaya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas, meningkatkan promosi dan pemasaran, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, menciptakan pengelolaan wisata yang profesional dan berkelanjutan, serta melestarikan nilai sejarah dan budaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan lima tahapan: Discovery (menemukan aset lokal), Dream (merumuskan visi bersama), Design (merancang program), Define (menentukan prioritas), dan Destiny (melaksanakan program). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan fasilitas dasar seperti pembuatan papan petunjuk arah, banner pariwisata, dan perbaikan toilet serta area parkir. Upaya promosi melalui media sosial dan website telah dilakukan sebagai langkah awal untuk meningkatkan visibilitas destinasi. Partisipasi aktif masyarakat dalam program ini telah meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan nilai sejarah serta budaya. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah pendekatan ABCD berhasil mengatasi permasalahan yang dihadapi dan mencapai tujuan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kampung Maringgai.
Kolaborasi Lembaga Pendamping dan Mahasiswa KKS Membantu Pengusaha Desa Pugung Raharjo Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kepemilikan NIB dan Sertifikat Halal Ikhwannudin, Ikhwannudin; Prasetiawati, Eka; Supino, Andri; Nafsi, Anis Fadilatan; Ayu Sekar Wangi, Dyah; Wardani, Euis Naini Bintara; Firmansyah, Iqbal; Hanafi, Irsyad; Utami, Lilis; Yanti, Linda Nanda; Islami, M. Irvan; Astika, Yusni Dita; Novianto, Panca; Saputra, Rendi Okta; Kamila, Ulfa Zahrotul
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.83

Abstract

Pengusaha mikro di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, menghadapi masalah rendahnya kepatuhan terhadap legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal, yang menghambat perkembangan usaha dan daya saing produk lokal. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi tentang regulasi dan prosedur pengurusan legalitas usaha. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Sosial (KKS) bekerja sama dengan lembaga pendamping. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman pengusaha mengenai pentingnya legalitas usaha dan membantu mereka memperoleh sertifikasi yang diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang fokus pada pemberdayaan komunitas dengan memanfaatkan aset yang sudah ada. Mahasiswa KKS bekerja dengan pengusaha untuk memetakan potensi yang ada, seperti keterampilan pengolahan produk dan jaringan lokal. Mereka memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengurusan NIB dan Sertifikat Halal, dengan langkah-langkah yang sesuai regulasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan ABCD membantu pengusaha memahami manfaat legalitas usaha, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat daya saing produk lokal, dan membangun kepercayaan konsumen. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pengusaha desa dalam memenuhi kewajiban legalitas usaha, mendukung keberlanjutan, dan daya saing produk lokal di pasar.
Sosialisasi Kebijakan BPJS Kesehatan dalam Pembiayaan Partus (Kelahiran) Budiono, Arief; Rizka, Rizka; Bangsawan, Moh Indra; Nurhayati, Nunik; Istani, Istani; Marjanah, Iramadya Dyah
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.84

Abstract

Pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 secara langsung mengatakan bahwa jaminan sosial menjadi hak setiap manusia. Pada Pasal 34 ayat (1) kembali disebutkan landasan konstitusional diperlukannya sistem jaminan sosial. Landasan konstitusional selanjutnya yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Latar belakang demikian berarti negara memiliki tugas untuk membangun sistem jaminan social yang komprehensif dan memberi “rasa aman” (security) yang lebih luas bagi seluruh warga negara Indonesia termasuk ibu hamil dan melahirkan. Jaminan Kesehatan Nasional merupakan Konsep perlindungan kesehatan yang diadopsi dari berbagai konsep perlindungan sosial yaitu upaya perlindungan bagi rakyat Indonesia pada umumnya dan ibu hamil dan melahirkan pada khususnya untuk menghadapi kerentanan dan sakit yang dilengkapi dengan strategi untuk mendapatkan atau melindungi kesehatan secara komprehensif. Jaminan kesehatan bagi ibu hamil dan melahirkan dapat dimaknai sebagai upaya dari negara untuk menolong ibu hamil dan melahirkan dengan memberikan jaminan atau perlindungan berupa pembiayaan proses kelahiran baik normal (pervaginam) maupun caesar. Terdapat beberapa ketentuan agar proses kelahiran tersebut dapat di biayai oleh pemerintah melalui program JKN BPJS (Jaminan Kesehatan Nasional Badan Penyelenggara Jamninan Sosial). Selama ini tidak banyak upaya sosialisasi kebijakan pembiayaan kelahiran melalui JKN BPJS sehingga sering terjadi pembiayaan tidak dapat di tanggung sehingga dapat merugikan Ibu hamil dan melahirkan maupun fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun tingkat akhir. Upaya sosialisasi kebijakan ini penting dan memiliki beberapa aspek penting terkait pemenuhan hak konstitusi dan perlindungan hukum ibu hamil dan melahirkan melalui program JKN BPJS.
Edukasi dan Pemanfaatan Apotik Hidup Sebagai Solusi Kesehatan Mandiri di Daerah Pesisir Maharani, Aulia Putri; Salsabila, Azka; Nurekta, Azzalya Itmi; Khoiriyah, Dawaa-ul; Danuar, Ilham; Fitria, Indah Nurul; Hasanah, Lutfatul; Maula, Matsna Lulu’il; Salsabila, Nadina; Saphira, Nadya; Fahreza, M. Khoirul; Permana, Zaghi; Aisyah, Nurul; Jannah, Siti Roudhotul
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i1.85

Abstract

Edukasi dan pemanfaatan apotek hidup yang diadakan untuk ibu rumah tangga yang berada di Desa Muara Gading Mas di daerah pesisir. Berdasarkan kondisi masalah yang dihadapi masyarakat yakni minimnya ketersediaan tanaman apotek hidup di Desa Muara Gading Mas yang berada di daerah pesisir disebabkan oleh keterbatasan lahan subur, kurangnya pemanfaatan pekarangan, serta rendahnya kesadaran masyarakat akan manfaat dan teknik budidaya tanaman obat keluarga (TOGA), sehingga mereka lebih bergantung pada obat modern yang mungkin sulit diakses atau mahal, sehingga edukasi tentang TOGA menjadi penting untuk meningkatkan kemandirian kesehatan dan pemanfaatan lahan secara optimal. Tujuan edukasi terkait masalah tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pesisir tentang manfaat serta teknik budidaya tanaman obat keluarga (TOGA), mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal, mengurangi ketergantungan pada obat modern dengan menyediakan alternatif pengobatan herbal yang mudah diakses, serta menciptakan kemandirian dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar. Metode yang kami gunakan adalah melalui sosialisasi, pelatihan, dan dukungan langsung dari KUPT Puskesmas serta KUPT Pertanian, diharapkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dapat memahami, mengaplikasikan, dan meneruskan pengetahuan ini demi kesejahteraan keluarga dan lingkungan di Desa Muara Gading Mas.
Pemanfaatan Limbah Kerang Menjadi Souvenir Sebagai Inovasi Produk Pendukung Pelaku Usaha di Pantai Cemara Indah Mahmudah, Umi Suniatul; Hasanah, Via Hamida Lutfiatul; Pratama, Indra; Jannah, Miftakhul; Hidayah, Salma; Zulva, Nur Ngazizatuz; Latifaturrahma, Latifaturrahma; Afriyansah, Lucky Firman; Arifah, Devi Fitri; Saputra, Muhammad Aziz; Hamid, Ibnu Abdul; Azizah, Isnaini Nur
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i2.87

Abstract

Limbah cangkang kerang yang sering terabaikan di Pantai Cemara Indah memiliki potensi besar sebagai bahan baku inovatif dalam pembuatan souvenir berbasis ekonomi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses produksi, tantangan, dan peluang yang dihadapi oleh pelaku usaha lokal dalam mengolah limbah tersebut menjadi produk bernilai ekonomi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan keterampilan, identifikasi proses produksi, serta analisis tantangan dan peluang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha dapat menghasilkan berbagai produk seperti gantungan kunci, bros, dan hiasan lainnya dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang. Tantangan utama meliputi keterbatasan keterampilan teknis dan akses pasar, sementara peluang terletak pada peningkatan daya tarik wisatawan dan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah cangkang kerang tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal dan memperkenalkan konsep keberlanjutan dalam industri pariwisata berbasis produk lokal.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Lebah Klanceng untuk Ketahanan Ekonomi dan Konservasi Lingkungan Arsyad, Mufid; Haqiqi, Nurul Azizah; Fajri, Muhammah Niki Faza Nur; Lestari, Restu; Ristiana, Rina; Putri, Leni Diyana; Febriani, Lia Putri; Rohmah, Siti Nur; Irawan, Piki Anderi; Nurrohman, Deni; Masri, Masri; Aprizal, Aprizal; Alensa, Rizki; Irawan, Sukma; Nugraha, Iqbal; Apriyanto, Nanang
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v3i2.90

Abstract

Stingless bees (Tetragonula laeviceps), commonly known as Klanceng honey bees, have significant ecological and economic value. Their role in pollination contributes to biodiversity conservation, while their honey has high market potential due to its medicinal properties. This community service program aims to introduce and develop sustainable stingless bee farming among local communities as an alternative source of income. The activities include theoretical and practical training on colony management, hive maintenance, honey extraction, and product marketing. Participants are also educated on the ecological benefits of stingless bee conservation to promote environmental awareness. The results of this program indicate a positive response from the community, with increased knowledge, skills, and motivation to engage in stingless beekeeping. By fostering sustainable beekeeping practices, this initiative is expected to enhance local economic resilience while contributing to environmental preservation.