cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29630401     DOI : https://doi.org/10.71456/adc
Core Subject : Humanities,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat [Online ISSN : 2963-0401] merupakan jurnal yang memuat artikel kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang ditulis oleh para ahli, ilmuwan, praktisi, guru, dosen dan reviewer dibidangnya.
Articles 141 Documents
Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu dalam Penyuluhan Kesehatan Gigi pada Anak Stunting menggunakan Media Film Animasi di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan Sari, Emilda; Rahmawati, Ida; Wulandari, Meggy; Hakim, Decyana
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1464

Abstract

Kecamatan Anjir Pasar merupakan salah satu Kecamatan yang berada di Wilayah Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki luas wilayah 12,60 km2 atau luas total area 126,00 (km2/sq.km).  Kecamatan Anjir Pasar terdiri ada 15 Desa/Kelurahan dengan jumlah Posyandu sebanyak 22 buah dan total jumlah Kader Posyandu ada 110 orang. Permasalahan Kesehatan yang ada di Kecamatan Anjir Pasar antara lain: masih tingginya angka stunting dimana Kabupaten Barito Kuala di tahun 2021 pravelensi stunting balita 12,6. Berdasarkan data Puskesmas Anjir Pasar Tahun 2021 pravelensi stunting 14,5%. Karies Gigi anak stunting diketahui dengan def-t (pengalaman karies gigi) kategori tinggi 100%. Ada 110 orang Kader dari 22 Posyandu di Kecamatan Anjir Pasar dengan kompetensi Kader kesehatan/Posyandu masih kurang dalam pemanfaatan media penyuluhan dan adanya tren penyakit tidak menular yang meningkat. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dengan meningkatkan kualitas layanan kesehatan/promosi kesehatan melalui pelatihan dan pendampingan kader Posyandu. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan gizi dan kesehatan gigi dari pengetahuan sasaran baik 15 orang (13.6%) menjadi 101 orang (91.8%). Sementara untuk keterampilan penyuluhan menggunakan media film animasi yang sebelumnya sasaran yang terampil hanya 30 orang (27.3%) menjadi 105 orang (95.5%). Selanjutnya monitoring dan evaluasi dilakukan bagi kader Posyandu agar aktif menggunakan media penyuluhan film animasi. Untuk Puskesmas Anjir Pasar agar terus meningkatkan pembinaan pengetahuan maupun keterampilan bagi kader posyandu balita agar semakin mengentaskan stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Pelatihan Keterampilan Desain Grafis Dasar Menggunakan Canva bagi Siswa Kelas X SMK Darul Kamilin Haki, Zaenul; Zulkarnaen, M Fauzi
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1474

Abstract

Pelatihan keterampilan desain grafis dasar menggunakan Canva bagi siswa kelas X SMK Darul Kamilin dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa di era digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan desain grafis siswa, pembelajaran yang masih dominan teori, serta minimnya pemanfaatan aplikasi desain modern. Metode pelaksanaan meliputi observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap observasi, dilakukan wawancara dan dokumentasi untuk mengetahui kebutuhan siswa. Tahap pelaksanaan dilaksanakan melalui penyampaian materi, praktik, serta pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan keterbatasan siswa dalam memahami prinsip dasar desain grafis, sementara hasil posttest memperlihatkan adanya peningkatan signifikan baik dalam pemahaman konsep maupun keterampilan teknis menggunakan Canva. Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan desain grafis dasar siswa. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme, kreativitas, dan kepercayaan diri yang lebih baik dalam mengekspresikan ide secara visual. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga mendukung pengembangan keterampilan abad 21 dan integrasi teknologi dalam pembelajaran.
Meningkatkan Interaksi Sosial Melalui Tradisi Budaya Yasinan Majelis Sholawat Burdah Miftahul Jannah Heiriyah, Ainun; Farial; Abidarda, Yulizar; Diyanti; Norhalidah; Carolina, Rizka; Prima, Netty
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1476

Abstract

Yasinan Tradisi budaya yang berkembang sebagai bagian akulturasi budaya islam dan jawa, menjadi tradisi yang dapat dilestarikan di berbaga daerah Indonesia, dengan berbagai manfaat sosial dan keagamanan. Dari sudut pandang Islam mengenai yasinan dan sholawat burdah adalah bentuk ibadah yang dianjurkan, karena keduanya merupakan cara untuk memperdalam cinta dan penghormatan kepada Allah SWT dan Rasulullah SWT melalui bacaan suci dan pujian. Yasinan sholawat burdah merupakan kegiatan rutin membaca surat yasin kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat burdah yang menjadi wadah yang penting untuk memperkuat interaksi sosial di masyarakat, menciptakan rasa kebersamaan dan solidaritas antar masyarakat.   Terdapat permasalahan mitra diantaranya adalah Terdapat minimnnya rasa membangun hubungan, minimnya kemampuan komunikasi, dan minimnya kemampuan melakukan kerjasama antar anggota yasinan sholawat burdah miftahul Jannah. Alternatif solusi yang diberikan kepada anggota majelis yasinan sholawat burdah miftahul jannah berupa wawasan ilmu pengetahuan melalui sebuah seminar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan interaksi sosial”. Metode pelaksanaan kegiatan digunakan 2 (dua) buah metode dalam pengabdian kepada masyarakat adalah (1) metode ceramah; dan (2) evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini (1) meningkatkan interaksi sosial dalam bermajelis; (2) Pretes instrument pengetahuan di dapatkan hasil analisis dengan kategori sedang (6,9); kemudian (3) Postes pengetahuan di dapatkan dengan hasil yang sangat memuaskan atau kategori tinggi (9,1).
Sosialisasi Pengendalian Emosi Berbasis Islam: Mengatasi Marah pada Siswa SMAN X Banjarmasin Aminah; Wardah, Ani; Auliah, Nurul; Sapitri, Laura; Sa’adah, Dewi; Rahmah, Amelia
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1490

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengendalikan emosi, Subjek kegiatan terdiri atas 30 orang siswa kelas XI B yang berpartisipasi aktif dalam pelatihan. Metode pelaksanaan meliputi dua sesi utama, yaitu (1) sosialisasi dan pre-test untuk mengidentifikasi tingkat awal kemampuan siswa dalam mengelola emosi marah, serta (2) penyampaian materi inti yang mencakup konsep emosi dalam perspektif Islam, dalil Al-Qur’an dan hadis tentang pentingnya pengendalian emosi, serta praktik spiritual seperti sabar, dzikir, wudhu, dan shalat sebagai strategi pengendalian marah. Setelah pelatihan, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya pengelolaan emosi sesuai nilai-nilai Islam. Peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih tenang dan reflektif dalam menghadapi situasi emosional, serta memahami pentingnya spiritualitas dalam menjaga kestabilan emosi. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai Qur’ani dalam mengendalikan kemarahan dan mengembangkan karakter islami yang berakhlak mulia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan bagi sekolah lain dalam mengembangkan kecerdasan emosional berbasis spiritual.
Bahasa Indonesia Cermin Profesionalisme: Pelatihan Penulisan Administrasi Baku Bagi Staf SMKN 4 Nurhasanah; Islamiah, Neneng; Nugroho, Radityo Tri
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1491

Abstract

Kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam administrasi pendidikan mencerminkan tingkat profesionalisme lembaga. Penggunaan bahasa yang tidak baku dalam dokumen resmi dapat menurunkan citra institusi dan efektivitas komunikasi birokrasi. Kondisi tersebut ditemukan di SMKN 4 Banjarmasin, di mana masih banyak kesalahan mendasar dalam ejaan, diksi, serta struktur kalimat pada dokumen administrasi sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan program “Bahasa Indonesia Cermin Profesionalisme: Pelatihan Penulisan Administrasi Baku bagi Staf SMKN 4 Banjarmasin”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi staf dalam menulis administrasi yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan kaidah bahasa baku. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, praktik langsung, serta koreksi dokumen bersama. Peserta terdiri dari 30 staf administrasi yang terlibat langsung dalam penyusunan surat, laporan, dan dokumen resmi sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap kaidah bahasa Indonesia baku, dengan lebih dari 70% responden menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan relevan dan bermanfaat bagi pekerjaan administrasi. Peserta juga menunjukkan peningkatan ketelitian, kepercayaan diri, dan profesionalisme dalam penggunaan bahasa tulis. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan kebahasaan berbasis praktik efektif dalam memperkuat literasi administrasi, meningkatkan kualitas tata kelola lembaga, serta menumbuhkan kesadaran berbahasa sebagai bagian dari citra profesional. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan lainnya.
Penurunan Kekeruhan Air Menggunakan Larutan Tawas di Desa Sungai Batang Ilir Khair, Abdul; Noraida
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1390

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Desa Sungai Batang Ilir memperoleh air untuk keperluan hygiene dan sanitasinya sehari-hari dari air sungai yang melintas di desa tersebut. Diketahui tingkat kekeruhan air (57,8 NTU) melebihi standar yang ditetapkan (lebih dari 3 NTU) sedangkan pH air (7,1) sudah sesuai standar. Ada masyarakat mengolah air sungai yang keruh menggunakan tawas, namun dosis tawas yang digunakan dan cara pengolahan yang dilakukan belum sesuai. Hal tersebut mengakibatkan rasa air menjadi asam, sepat, bahkan terkadang air tidak berubah menjadi jernih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa ini ditujukan untuk melatih masyarakat membuat larutan tawas dan menurunkan tingkat kekeruhan air sungai untuk keperluannya sehari-hari. Lama waktu seluruh kegiatan adalah 6 bulan dengan melibatkan Sanitarian Puskesmas Martapura Barat. Jumlah sasaran sebanyak 10 ibu rumah tangga. Kegiatan utama berupa pemberian materi dan pelatihan tentang cara pengolahan air sungai menggunakan larutan tawas. Hasil kegiatan menunjukkan nilai pretest berkisar antara 23,5 hingga 58,8 dan nilai posttest berkisar antara 94,1 sampai 100. Hal ini berarti kontribusi kegiatan pelatihan berkisar antara 41% sampai 75% dari tingkat pengetahuan dan pemahaman awal. Peserta telah mampu mempraktikan dengan benar cara membuat larutan tawas dan cara menurunkan tingkat kekeruhan air sungai.
Pemberdayaan Masyarakat Gadingrejo Timur Melalui Edukasi dan Inovasi Herbal Diabetes Fauziyya, Riri; Nabila, Novrilia Atika; Windari, Nurul Irna; Rooswita, Putri Amelia; Rahayyu, Annisa Maulidia; Moerbi, Thania Raya Tri; Harum, Zu’ami Sekar; Nabila, Keisya; Nursyahfira, Azra Azreena; Jasmine, Kaylla Rasikha; Putri, Kais Kaila Ladeva
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1534

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Pringsewu tahun 2024, Pekon Gadingrejo Timur menempati peringkat kedua kasus DM setelah Kecamatan Pringsewu dengan 982 penduduk terdiagnosis. Kondisi ini disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, rendahnya kesadaran untuk pemeriksaan gula darah secara rutin, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pengendalian DM. Oleh karena itu, diperlukan upaya intervensi berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mencegah DM melalui edukasi kesehatan dan demonstrasi pembuatan produk herbal “Teh Cinta” berbahan kayu manis, jahe, pandan, dan pegagan. Program dilaksanakan di Balai Pekon Gadingrejo Timur, Kabupaten Pringsewu, pada 5 Agustus 2025 dengan peserta sebanyak 31 orang. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan (cek gula darah dan tekanan darah), penyuluhan mengenai pengertian DM, faktor risiko, komplikasi, serta pencegahannya, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan produk herbal. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis melalui uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta (p-value 0,003), disertai antusiasme tinggi dalam praktik pembuatan produk herbal. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat tangguh tanpa diabetes melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan bahan alam yang sederhana dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Kube Al-Fazza 2.0 Melalui Ecoprinting Kreatif Berbasis Potensi Pesisir di Desa Sebong Pereh Armansyah; Saputra, Eko Murti; Marlinda, Charly; Chartady, Rachmad; Afrili, Roland Dika; Wardana, Nikolaus Daka
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1561

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Al-Fazza 2.0 di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan melalui pengembangan produk ecoprinting yang berbasis potensi pesisir. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama delapan bulan pada tahun 2025 dengan dukungan pendanaan dari hibah DRTPM. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota KUBE, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga, dalam mengolah bahan alam pesisir menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknik ecoprinting, manajemen usaha mikro, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam menghasilkan produk ecoprint khas pesisir dengan motif “ondok-ondok” yang memanfaatkan daun mangrove sebagai bahan utama. Selain itu, kegiatan ini berdampak pada peningkatan motivasi kewirausahaan dan promosi potensi lokal Desa Sebong Pereh. Kegiatan ini menjadi model pemberdayaan perempuan berbasis blue economy yang berkelanjutan.
Peningkatan Keterampilan Pembukuan Sederhana dan Digital dengan Aplikasi "Catatan Keuangan" untuk Pengelolaan Keuangan UMKM Afriyadi; Michael; Shafitri, Khairiyah; Saqinah, Shandia; Christhini; Sitepu, Andres Putranta; Sambodo, Bambang; Salihi
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1616

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam hal pencatatan dan pengelolaan keuangan. Permasalahan utama yang sering muncul adalah kurangnya pemahaman tentang pentingnya pembukuan sebagai dasar pengelolaan usaha yang profesional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Desa Teluk Bakau dalam memahami manfaat serta dasar-dasar pembukuan usaha. Melalui program pelatihan ini, peserta diberikan paparan materi mengenai konsep pembukuan sederhana dan digital, diperkenalkan pada penggunaan aplikasi pembukuan, serta dibagikan buku pembukuan untuk digunakan dalam praktik sehari-hari. Selain itu, dilakukan pretest dan posttest guna mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Sasaran kegiatan ini adalah tiga pelaku UMKM di Desa Teluk Bakau. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pembukuan dan kemampuan dasar dalam mencatat transaksi usaha secara manual maupun digital. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk lebih tertib, transparan, dan profesional dalam mengelola keuangan usahanya, sehingga dapat meningkatkan kinerja serta keberlanjutan usaha di masa mendatang.
Pelatihan Membuat Desain Grafis Vektor dan Poster Menggunakan Canva untuk Siswa/i MA Mamba’ausadatain NW Bebuak Syams, Lalu Ahmad Wire; Saleh, Maemun
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1618

Abstract

Keterampilan desain grafis di era digital merupakan kebutuhan esensial bagi siswa, namun siswa/i MA Mamba’ausadatain NW Bebuak Hambatan utama yang ditemui siswa adalah sulitnya menjangkau software desain profesional yang kompleks serta minimnya pembekalan secara fo rmal, yang terkonfir-masi dari survei awal (80% siswa belum pernah menggunakan Canva). memberikan solusi atas problematika tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diinisiasi melalui penyelenggaraan workshop desain grafis vektor dan poster menggunakan platform Canva yang intuitif dan mudah diakses. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif (teori, demonstrasi, dan praktik terbimbing) yang diikuti oleh 15 siswa kelas XII. Evaluasi keberhasilan program menggunakan pendekatan mixed methods melalui pre-test (10 soal) dan post-test (15 soal) untuk mengukur domain kognitif, serta observasi langsung untuk menilai domain psikomotorik dan afektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada pengetahuan peserta. Skor rata-rata (ternormalisasi) meningkat drastis dari 30,7% pada pre-test menjadi 84,9% pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 175,57%. Hasil observasi kualitatif juga menunjukkan antusiasme tinggi (100%) dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan prototipe desain secara mandiri selama sesi praktik. Disimpulkan bahwa pelatihan Canva ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis siswa, serta menyediakan solusi desain yang aplikatif untuk mendukung kebutuhan akademik dan organisasi siswa.