cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 4 (2024): November" : 45 Documents clear
Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Data Warga RT 42 sebagai Inisiatif Pemberdayaan Komunitas Digital Ramadhan Paninggalih; Bowo Nugroho; Riska Kurniyanto Abdullah; Aninditya Anggari Nuryono; Rizal Kusuma Putra; Eko Agung Syaputra
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2202

Abstract

Tujuan dari PKM ini adalah mengembangkan Sistem Informasi Pengelolaan Data Warga untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan keterlibatan warga di RT.42, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Mitra utama adalah pengurus dan warga RT.42 yang mengalami kendala dalam pengelolaan data secara manual. Metode yang digunakan meliputi perancangan, pengembangan, dan pelatihan penggunaan sistem informasi kepada warga dan pengurus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pengelolaan data dan penyampaian informasi yang lebih cepat. Rekomendasi diberikan untuk pemeliharaan sistem dan pengembangan fitur tambahan guna mendukung tata kelola yang lebih baik di lingkungan RT. Development of RT 42 Resident Data Management Information System as a Digital Community Empowerment Initiative The purpose of this PKM is to develop a Citizen Data Management Information System to enhance administrative efficiency and citizen engagement in RT.42, Gunung Bahagia Subdistrict, South Balikpapan. The main partners are the RT.42 administrators and residents, who face challenges in managing data manually. The methodology includes the design, development, and training on the information system for residents and administrators. Results indicate improved efficiency in data management and faster dissemination of information. Recommendations are provided for system maintenance and feature enhancements to support better governance in the RT environment
Peyuluhan Teknologi air bersih dengan Khitosan Desa Belener Kabupaten Cianjur Yayan Sanjaya; Suhara Suhara
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2203

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi berbasis kitosan untuk meningkatkan kualitas air di Desa Belener, Kabupaten Cianjur. Mitra kegiatan adalah kelompok petani setempat yang menghadapi permasalahan air tercemar akibat limbah pertanian. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Science Technology Society (STS), dengan pengembangan pengetahuan dan keterampilan berbasis praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait manfaat kitosan sebagai agen koagulasi alami, efektif dalam penjernihan air dengan efisiensi hingga 95%. Demonstrasi praktik dan pelatihan keterampilan menghasilkan antusiasme tinggi, dengan 70% peserta menilai materi sangat sesuai kebutuhan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah teknologi kitosan mampu menjadi solusi ramah lingkungan dan ekonomis untuk masalah kualitas air. Rekomendasi meliputi replikasi program ke daerah lain dengan memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Clean Water Technology Extension with Chitosan in Belener Village, Cianjur This community service activity aims to introduce chitosan-based technology to improve water quality in Belener Village, Cianjur Regency. The partners in this program are local farmers facing water contamination issues caused by agricultural runoff. The implementation method uses the Science Technology Society (STS) approach, emphasizing hands-on knowledge and skill development. The results demonstrated increased participant understanding of chitosan's benefits as a natural coagulant, effectively purifying water with up to 95% efficiency. Practical demonstrations and training activities generated high enthusiasm, with 70% of participants rating the material as highly relevant to their needs. The conclusion of this program highlights chitosan technology as an environmentally friendly and cost-effective solution for water quality issues. Recommendations include replicating the program in other areas while strengthening collaborations between academics, governments, and communities
Optimalisasi Kurikulum Merdeka melalui Pelatihan Guru untuk Mengimplementasikan Teknologi AI dalam Pengembangan Media Pembelajaran An Nuril Maulida Fauziah; Wahono Widodo; Siti Nurul Hidayati; Ernita Vika Aulia; Dyah Permata Sari; Fatimatuz Zahro
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam Kurikulum Merdeka melalui pelatihan yang terfokus. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan 26 guru IPA dari Pasuruan, Indonesia, dalam workshop berstruktur berbasis AI menggunakan PowerPoint sebagai alat pembelajaran. Fase pelatihan meliputi persiapan, pelatihan langsung dengan kegiatan praktis, dan evaluasi pasca-pelatihan untuk memastikan transfer dan penerapan keterampilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor pengetahuan fitur AI meningkat dari 46,8% menjadi 61,5% untuk fungsi utama dan dari 59,6% menjadi 73,1% untuk transisi animasi. Umpan balik menyoroti perlunya penambahan durasi pelatihan dan sesi tatap muka yang berkelanjutan untuk mengoptimalkan pemahaman. Studi ini merekomendasikan pelatihan berkala yang berkelanjutan, terutama dengan memasukkan sesi praktis dan dukungan mentor, guna memperkuat kompetensi AI dan menjembatani kesenjangan akses teknologi di wilayah pendidikan pedesaan. Optimizing the Independent Curriculum through Teacher Training Assistance to Implement AI Technology in the Development of Learning Media This study aims to enhance teacher competence in integrating Artificial Intelligence (AI) technology into the Independent Curriculum through focused training. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program engaged 26 science teachers from Pasuruan, Indonesia, in a structured AI-based workshop using PowerPoint as a teaching tool. The training phases included preparation, direct training with hands-on activities, and post-training evaluation to ensure skill transfer and application. The results of the program showed significant improvements, with knowledge scores on AI features rising from 46.8% to 61.5% for core functions and from 59.6% to 73.1% for animation transitions. Feedback highlighted the need for extended training duration and ongoing face-to-face sessions to optimize understanding. This study recommends sustained, periodic training, especially incorporating practical and mentor-supported sessions, to strengthen AI competencies and bridge technology access gaps in rural educational settings
Inovasi Pemberdayaan di Panti Asuhan Aisyiyah Bekonang: Menumbuhkan Kemandirian Melalui Budidaya dan Pengolahan TOGA Santhyami Santhyami; Efri Roziaty; Ima Aryani; Dwi Astuti; Daniar Eka Nur Fauziah; Desty Sekar Prameswari; Mutia Ayu Kusuma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2210

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Bekonang Sukoharjo, memberikan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi anak-anak panti, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Komunitas sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah anak-anak Panti Asuhan Putri Aisyiyah Bekonang yang berjumlah 27 orang yang terdiri dari dua latar belakang pendidikan yaitu siswa SMP dan SMA. Metode pengabdian adalah pendekatan edukatif yang dilakukan melalui berbagai aktivitas, seperti sosialisasi mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA), praktik langsung penanaman TOGA, pembuatan produk berbasis TOGA dan sosialisasi dan praktik pengemasan produk. Indikator keberhasilan diukur dengan pre dan post-test yang mengukur pengetahuan anak panti terkait TOGA, cara penanaman, pengolahan dan pengemasan produk.  Kegiatan   pemberdayaan anak panti melalui TOGA terlaksana dengan baik. Dari kegiatan ini, peserta sudah mampu menciptakan empat produk hasil TOGA yaitu minuman herba (kunyit asem dan wedang jahe), teh kelor, dan rempeyek herbal yang dikemas dalam bentuk kemasan siap jual. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata peserta terkait TOGA sebesar 12.47 %. Peningkatan ini berdampak pada minat anak panti untuk melanjutkan kegiatan inovasi TOGA ini sampai pemasaran. Empowerment Innovation at the Aisyiyah Bekonang Orphanage: Fostering Autonomy Through TOGA Cultivation and Processing  This community service aims to develop Family Medicinal Plants (TOGA) at the Women Orphanage of Aisyiyah, Bekonang Sukoharjo, providing useful life skills for orphanage children, as well as supporting environmental conservation efforts. The target community in this service activity is the 27 children of the Putri Aisyiyah Bekonang Orphanage, consisting of two educational backgrounds, namely middle school and high school students. The service method is an educational approach carried out through various activities, such as socialization about Family Medicinal Plants (TOGA), direct practice of planting TOGA, making TOGA-based products and socialization and product packaging practices. Success indicators are assessed using pre- and post-tests that evaluate orphanage children's understanding of TOGA, as well as their skills in planting, processing, and packaging products. Empowerment activities for orphanage children through TOGA were carried out well. From this activity, participants were able to create four TOGA products, namely herbal drinks (turmeric tamarind and ginger tea), moringa tea, and herbal peanut brittle packaged in ready-to-sell packaging. The evaluation results showed that there was an increase in the average knowledge of participants related to TOGA of 12.47%. This rise affects the desire of orphaned children in continuing TOGA innovative initiatives through marketing.
Implementasi Sistem Informasi LPM Sempaja Timur Sebagai Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pitrasacha Adytia; Wahyuni Wahyuni; Rizky Zakariyya Rasyad; Muhammad Fahmi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Informasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (SILPM) di Kelurahan Sempaja Timur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui digitalisasi manajemen data, pemantauan kegiatan, dan kolaborasi. Mitra utama adalah LPMK Sempaja Timur, yang berperan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 100% anggota LPM yang dilatih mampu mengoperasikan sistem informasi, serta 90% responden merasa terbantu dalam mengakses informasi dan pelaporan melalui SILPM. Sistem ini berhasil mendigitalisasi 95% data anggota dan mencatat 80% laporan kegiatan secara real-time. Kesimpulannya, digitalisasi manajemen LPM mendukung peningkatan transparansi, efisiensi program, dan keterlibatan masyarakat. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan, pemantauan keberlanjutan sistem, dan integrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Implementation of the East Sempaja LPM Information System as an Acceleration of Increasing Community Welfare This study aims to implement the Community Empowerment Institution Information System (SILPM) in East Sempaja Village to enhance community welfare through digitalized data management, activity monitoring, and collaboration. The main partner is the East Sempaja Community Empowerment Institution (LPMK), actively involved in planning and execution. The participatory method included socialization, training, technology application, and monitoring and evaluation. The results demonstrate significant improvements, with 100% of trained LPM members able to operate the information system and 90% of respondents finding it beneficial for accessing information and reporting. The system successfully digitalized 95% of member data and recorded 80% of activity reports in real-time. In conclusion, LPM management digitalization supports enhanced transparency, program efficiency, and community engagement. Recommendations include advanced training, system sustainability monitoring, and integration with other empowerment programs.
Peningkatan Hygiene Dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Marlik Marlik; Demes Nurmayanti; Iva Rustanti Eri Wardoyo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2218

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemilik, petugas, serta masyarakat mengenai pentingnya hygiene dan sanitasi pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan penyuluhan dengan pendekatan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Mitra kegiatan adalah pemilik DAMIU, kader kesehatan, dan masyarakat umum yang berjumlah 45 orang. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan peserta yang mencapai nilai pretest 70 sebanyak 41%, turun menjadi 9% pada posttest. Sebaliknya, peserta yang mencapai nilai 90 dan 100 pada posttest masing-masing meningkat menjadi 32%. Diskusi hasil ini menegaskan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman sanitasi.Rekomendasi mencakup pemantauan rutin DAMIU oleh dinas kesehatan dan pelatihan tambahan untuk pemilik DAMIU dalam penerapan teknologi sanitasi guna menjaga kualitas air. Improving Hygiene and Sanitation of Refill Drinking Water Depot in Wonoayu Village, Wonoayu District, Sidoarjo The aim of this community service activity was to enhance the knowledge and awareness of hygiene and sanitation among owners, staff, and the community at Refill Drinking Water Depots (DAMIU) in Wonoayu Village, Wonoayu District, Sidoarjo. The method involved socialization and counseling sessions, using pretest and posttest assessments to measure participants' knowledge improvement. The partners included DAMIU owners, health cadres, and 45 community members.Results indicated a significant increase in knowledge, with participants scoring 70 on the pretest (41%) dropping to 9% on the posttest. Meanwhile, participants scoring 90 and 100 on the posttest rose to 32% each. These findings highlight the effectiveness of the counseling sessions in improving sanitation awareness. Recommendations include regular monitoring of DAMIU by health authorities and additional training for DAMIU owners on applying sanitation technology to maintain water quality.
Penyuluhan Tentang Pemanfaatan Gawai Bagi Masyarakat Dusun Bogem Kebonagung Sukodono Sidoarjo Anik Kirana; Lusy Tunik Muharlisiani; Fatkul Anam; Fransisca Dwi Harjanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2222

Abstract

          Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat Dusun Bogem, Sidoarjo, khususnya dalam pemanfaatan gawai secara bijak untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, dengan partisipasi 25 warga setempat. Program ini mencakup tiga tahap: koordinasi, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan mencakup dasar penggunaan gawai, eksplorasi aplikasi produktif, serta etika dan keamanan digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat penggunaan gawai secara produktif dan risiko yang harus dihindari, seperti cyberbullying dan kecanduan. Evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi yang disampaikan dan memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan program selanjutnya. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas literasi digital masyarakat, dengan rekomendasi untuk melanjutkan program serupa yang lebih adaptif dan interaktif guna menjangkau audiens yang lebih luas serta mendukung keberlanjutan dampak positifnya.  Counseling on the Use of Gadgets for the Community of Bogem Hamletm Kebonagung Sukodono Sidoarjo This community service program aimed to improve digital literacy among the residents of Bogem Hamlet, Sidoarjo, focusing on the wise use of gadgets to support education, work, and daily life. The methods included lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice, involving 25 local participants. The program was implemented in three stages: coordination, delivery of counseling sessions, and evaluation. The materials covered basic gadget use, exploration of productive applications, as well as digital ethics and security. The results indicated an increased understanding among participants regarding the benefits of productive gadget use and awareness of risks such as cyberbullying and addiction. Evaluation showed that 100% of participants comprehended the materials and provided constructive feedback for program improvement. In conclusion, this program successfully enhanced the community’s digital literacy, with recommendations to continue similar initiatives that are more adaptive and interactive, aiming to reach a broader audience and sustain the positive impacts achieved.
Hipertensi dalam Kehamilan dan Risiko Stunting Intervensi Sosialisasi Kesehatan untuk Mencegah Stunting di Masa Depan Muhamad Reza Pahlevi; Dadang Juanda; Nita Selifiana; Ika Kurnia Sukmawati; Widhya Aligita; Deni Iskandar; Jajang Japar Sodik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2231

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai hubungan antara hipertensi pada kehamilan dan risiko stunting melalui intervensi edukasi kesehatan. Dengan pendekatan kuasi-eksperimen, program ini melibatkan evaluasi pre-test dan post-test dengan 30 wanita dewasa di Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Partisipan dipilih secara purposif berdasarkan persetujuan dan kondisi kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, dengan pemahaman mengenai kaitan hipertensi dan stunting naik dari 43,3% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah sesi edukasi juga menunjukkan perbaikan, yang mengindikasikan dampak positif program edukasi terhadap kesadaran dan praktik kesehatan. Pengabdian ini merekomendasikan edukasi kesehatan berkelanjutan yang fokus pada pengelolaan hipertensi selama kehamilan, terutama di daerah pedesaan. Inisiatif berbasis komunitas dengan melibatkan kader kesehatan lokal dapat meningkatkan keberlanjutan program dan membantu menurunkan prevalensi stunting di Indonesia. Hypertension in Pregnancy and the Risk of Stunting: Health Education Intervention to Prevent Future Stunting This community service aimed to raise awareness about the link between hypertension in pregnancy and the risk of stunting through health education interventions. Using a quasi-experimental approach, the program involved pre-test and post-test evaluations with 30 adult women in Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Participants were purposively selected based on consent and health status.Results showed a significant increase in participants’ knowledge, with recognition of the link between hypertension and stunting rising from 43.3% in the pre-test to 100% in the post-test. Blood pressure measurements before and after the sessions also improved, indicating a positive impact of the education program on health awareness and practices. This community service recommends ongoing health education focused on managing hypertension during pregnancy, particularly in rural areas. Community-based initiatives involving local health cadres can enhance the program’s sustainability and help reduce stunting prevalence in Indonesia
Implementasi Metode Studi Kasus Dan Proyek Integratif Berbantuan Learning Management System Di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan Abdul Ghofur; Andi Wete Polili; Insan Taufik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2238

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan melalui penerapan metode studi kasus dan proyek berbasis integratif yang didukung oleh Learning Management System (LMS). Pelaksanaan program ini melibatkan pelatihan bertahap, termasuk pengembangan bahan ajar, penggunaan LMS, dan penerapan metode pengajaran inovatif. Mitra yang terlibat adalah guru dan operator sekolah yang menyediakan fasilitas pendukung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penggunaan LMS, dengan 85% guru aktif mengunggah bahan ajar dan melaksanakan pembelajaran berbasis digital. Selain itu, 90% siswa terlibat dalam tugas proyek dan latihan studi kasus, yang berdampak pada peningkatan keterampilan abad ke-21 mereka. Program ini merekomendasikan penerapan serupa di sekolah lain dengan peningkatan dukungan teknologi dan motivasi guru. Implementation of Case Study Method and Integrative Project Assisted by Learning Management System at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan This program aims to improve the quality of education at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan through the application of an integrative case study and project-based method supported by a Learning Management System (LMS). The implementation involved a series of training sessions, including instructional material development, LMS utilization, and the application of innovative teaching methods. The partners involved included teachers and school operators providing essential facilities. Results indicate a significant increase in LMS usage, with 85% of teachers actively uploading teaching materials and conducting digital-based learning. Additionally, 90% of students engaged in project tasks and case study exercises, positively impacting their 21st-century skills. This program recommends similar implementations in other schools, with enhanced technological support and teacher motivation.  
Sosialisasi tentang Urgensi Leadership dalam Pengelolaan Bumdes di Desa Masaingi Kabupaten Donggala Pricylia Chintya Dewi Buntuang; Muhammad Yunus Kasim; Muzakir Muzakir; Juliana Kadang; Moh. Ali Murad; Fahry Budianto; Sri Rahayu Ramadhani; Nurasyimah Usman
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2239

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepemimpinan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Masaingi, Kabupaten Donggala. Mitra utama adalah pemerintah desa, pengurus BUMDes, pelaku usaha, dan akademisi dari Universitas Tadulako. Metode pelaksanaan mencakup pretest, sosialisasi materi, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, dengan rata-rata N-Gain 1,0 (kategori tinggi). Sebelum kegiatan, peserta memiliki rata-rata pemahaman 39% (pretest), meningkat menjadi 100% (post-test). Secara kualitatif, peserta menyadari pentingnya kepemimpinan dalam memotivasi tim, mengambil keputusan, dan memanfaatkan potensi desa. Kesimpulan: Sosialisasi efektif dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan di bidang manajemen keuangan dan pemasaran, serta monitoring rutin untuk memastikan keberlanjutan dampak pengabdian. Leadership Training in Bumdes Management in Masaingi Village, Donggala Regency  This community service activity aimed to enhance understanding and leadership skills in managing Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Masaingi Village, Donggala Regency. Key partners included local government officials, BUMDes managers, business practitioners, and academics from Tadulako University. The implementation method comprised a pretest, material socialization, interactive discussions, and a post-test. The results showed a significant improvement in understanding, with an average N-Gain of 1.0 (high category). Before the activity, participants had an average understanding of 39% (pretest), which increased to 100% (post-test). Qualitatively, participants recognized the importance of leadership in motivating teams, making decisions, and leveraging village potential. Conclusion: The socialization effectively improved participants' leadership capacity. Recommendations include further training in financial management and marketing, as well as routine monitoring to ensure the sustainability of the program's impact.