cover
Contact Name
Andi Muadz Palerangi
Contact Email
muadz@unm.ac.id
Phone
+62813435556
Journal Mail Official
muadz@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Gedung EJ 202, Kampus UNM Parangtambung, Jalan. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
V-Machine: Vocational and Mechanical Community Service Journal (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
ISSN : 30892899     EISSN : 3089215     DOI : 10.69712
V-MACHINE; Vocational and Machines Community Service Journal: Community Service Journal which is managed and published by the Applied Undergraduate Study Program, Mechanical Engineering Faculty of Engineering, Makassar State University (PTM FT UNM) is a peer-reviewed journal which contains scientific articles from various scientific disciplines adopted from results of community service activities. This journal publication aims to disseminate conceptual thoughts or ideas as well as research results that have been achieved in the field of community service. V-Machine specifically focuses on the main problems in the development of community service sciences which are then packaged in the form of articles published as a result of Community Service activities. V-Machine accepts manuscripts or articles. Service in scientific fields such as Social, Technical, Education, Learning, Technology and Vocational Affairs which are relevant include: (1) Community Service, Community, Local Food Security; (2) Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; (3) Community Empowerment, Social Access; (4) Student Community Service; (5) Border Areas, Disadvantaged Areas; (6) Education for Sustainable Development. V-Machine Journal is published twice in May and November every year.
Articles 29 Documents
Pelatihan Hiasan Sulaman Kruistik Pada Lenan Rumah Tangga Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Pada Ibu-ibu PKK di Kabupaten Soppeng: id Maida, A. Nur; Rosmiaty; Burhanuddin, Izmi; Cahyani, Wilda
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i1.8478

Abstract

Pengabdian masyarakat yang akan menjadi mitra dalam PKM ini adalah ibu-ibu PKK di desa Jampu Kab. Soppeng. Beberapa masalah yang terjadi (1) Kurangnya pengetahuan tentang sulaman kruistik pada lenan rumah tangga. (2) Kurangnya pengetahuan tentang peralatan dan bahan untuk membuat motif sulaman kruistik pada lenan rumah tangga (3) Kurangnya keterampilan dalam menerapkan motif sulaman kruistik pada lenan rumah tangga. Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah (1) Memberikan pengetahuan sulaman kruistik pada lenan rumah tangga (2) Memperkenalkan dan mempraktekkan peralatan dan bahan untuk penerapan sulaman kruistik pada lenan rumah tangga (3) Memberikanpengetahuan dan keterampilan teknik membuat sulaman kruistik pada lenan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, demonstrasi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai dari PKM ini adalah: (1) Mitra sudah memiliki pengetahuan sulaman kruistik pada lenan rumah tangga (2) Mitra sudah bisa mempraktekkan peralatan dan bahan untuk membuat motif sulaman kruistik pada lenan rumah tangga (3). Mitra sudah terampil dalam membuat sulaman kruistik pada lenan rumah tangga. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi alternatif penghasilan tambahan guna meningkatkan ekonomi keluarga dan dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK dapat mengembangkan usaha rumahan secara mandiri, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan keluarga dan perekonomian lokal.
Peningkatan Pemahaman Siswa Menggunakan Alat Ukur Mekanik Di SMK Negeri 8 Kabupaten Pinrang: id Aminuddin; Ramdhani, Irin; Pramono, Ashar; Erniyani; Raodah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.9800

Abstract

Keterampilan dalam menggunakan alat ukur mekanik merupakan kompetensi fundamental yang wajib dikuasai oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan guna mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. Sebagian besar siswa menunjukkan kesulitan dalam mengoperasikan alat ukur yang sesuai dan membaca hasil pengukuran dengan akurasi yang tepat, seringkali disebabkan oleh minimnya praktik langsung dan pemahaman konseptual tentang satuan serta konsep pengukuran. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam penguasaan alat ukur mekanik serta mengembangkan model intervensi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Salah satu alat ukur yang memiliki tingkat akurasi tinggi adalah micrometer. Micrometer, juga dikenal sebagai mikrometer sekrup, adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur ketebalan atau diameter suatu objek dengan tingkat akurasi tinggi. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama program, terlihat bahwa mayoritas siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis alat ukur mekanik, seperti jangka sorong, mikrometer, dan dial indicator, dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan sebelum sosialisasi. Tidak hanya itu, pemahaman teoritis mengenai prinsip kerja dan fungsi spesifik dari masing-masing alat juga mengalami peningkatan yang substansial, mengindikasikan bahwa metode penyampaian materi oleh para dosen sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal siswa.
Pelatihan Microsoft Office untuk Siswa SMK: Membangun Kompetensi di Era Digital: id Ramdhani, Irin; Andi Muhammad Idkhan; Ismail Aqsha; Djuanda; Muhsin Z
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10062

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu Program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SMKN 9 MAKASSAR Jl. Salodong Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Program Kerja Pelatihan Microsoft office yang dilakukan di SMKN 9 MAKASSAR ini adalah salah satu program kerja dari kegiatan mahasiswa kampus mengajar angkatan 8 untuk memingkatkan adaptasi teknologi bagi siswa di sekolah. Di era digital ini menuntut tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknologi informasi, termasuk penguasaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Pelatihan Microsoft Office bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi langkah strategi dalam membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint sebagai alat produktivitas yang esensial. Metode pelatihan meliputi teori dasar, praktik langsung, dan evaluasi proyek. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami dan menerapkan fungsi dasar ketiga aplikasi tersebut, seperti membuat dokumen formal, mengolah data sederhana, dan menyusun presentasi profesional. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk bersaing di dunia kerja yang semakin berbasis teknologi. Dari hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan Microsoft Office memberikan manfaat signifikan dalam mendukung kesiapan kerja siswa SMK. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Untuk Pembudidayaan Jamur Kuping Bagi Kelompok Ibu Rumah Tangga Di Perkotaan: id Andi Muhammad Taufik Ali; Paloboran, Marthen; Muflihat, Syakia
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10277

Abstract

The increasing consumption of corn in Makassar City generates abundant corn cob waste from households and SMEs (UMKM), which potentially pollutes the environment. This community service program aims to address the waste problem while simultaneously creating a sustainable new business opportunity for housewives. The method employed was training and practical demonstration of black ear mushroom cultivation using corn cobs as the growing medium for the BKMT Annisa Hidayah Women's Group in Mannuruki Village, Makassar, on August 23, 2025. The training covered waste potential counseling, growing media formulation, cultivation management, and harvesting methods. The activity was successfully implemented with high enthusiasm. Practical results show that the women were able to yield an initial harvest of 5–6 Kg per batch, which was successfully marketed at prices ranging from Rp35,000–Rp40,000 per Kg through social media. In conclusion, this program is effective in improving skills, creating profitable home-based business opportunities, and providing a positive impact on environmental sustainability by converting waste into a product of economic value.
Pendampingan Integrasi Green Economy dalam Pembelajaran Ekonomi untuk Meningkatkan Literasi Keberlanjutan Siswa SMPN 13 Bontoa: id Thamrin Tahir; Muhammad Ilyas Thamrin Tahir; Andi Sawe Ri Esso; Andi Zulitsnayarti Mardhani Syam; Damasinta, Alfiana
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10541

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keberlanjutan siswa dengan mengintegrasikan green economy melalui penerapan Environmental Risk Mapping dalam pembelajaran ekonomi di UPTD SMPN 13 Bontoa. Pendampingan dilakukan melalui pemberian materi mengenai konsep Green Economy, observasi langsung untuk mengidentifikasi risiko lingkungan di area sekolah, serta analisis data lapangan untuk menyusun peta risiko ekologis. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest dan penilaian proyek. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada semua aspek literasi keberlanjutan, dengan skor posttest berada pada kategori tinggi. Siswa mampu menemukan berbagai potensi risiko, seperti sampah plastik, saluran drainase tergenang, dan area dengan vegetasi minim, serta mengembangkan rekomendasi mitigasi yang relevan. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis konteks lokal dan pengalaman langsung efektif memperkuat pemahaman, keterampilan analitis, dan kepedulian lingkungan siswa. Program ini memiliki potensi untuk diterapkan di sekolah lain yang memiliki kondisi serupa sebagai upaya mendukung pendidikan berkelanjutan.
Pengaplikasian Lulur Kopi Sebagai Inovasi Perawatan Kesehatan Kulit Ibu-Ibu Rumah Tangga Usia Lanjut : Id Maida, A. Nur; Burhanuddin, Izmi; Rika Riwayani; Ayu Saputri
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10613

Abstract

Kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu-ibu rumah tangga usia lanjut di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, dalam melakukan perawatan kulit melalui inovasi pengaplikasian lulur kopi berbasis bahan lokal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung untuk kelompok usia lanjut. Sebanyak 10 ibu-ibu usia lanjut mengikuti pelatihan yang diawali pemberian pemahaman mengenai perubahan kulit usia lanjut, manfaat kopi untu perawatan kulit. Proses dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan lulur kopi, selanjutnya mitra sasaran melakukan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai perawatan kulit alami, kemampuan membuat dan mengaplikasikan lulur kopi, serta perubahan kondisi kulit yang ditandai dengan meningkatnya kelembutan, berkurangnya kekeringan, dan bertambahnya kenyamanan setelah penggunaan. Evaluasi tambahan mengungkap meningkatnya motivasi peserta untuk merawat kulit secara rutin serta munculnya ketertarikan mengembangkan lulur kopi sebagai produk rumah tangga. Faktor pendorong keberhasilan program meliputi tingginya antusiasme peserta, ketersediaan bahan lokal, serta efektivitas metode demonstratif, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan literasi teknis dan sarana dapat diatasi melalui pendampingan. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi personal ibu-ibu usia lanjut, tetapi juga memperkuat komunikasi sosial serta membuka peluang ekonomi yang mudah dijangkau oleh ibu-ibu usia lanjut
Budidaya Sayuran Dengan Vertikultur Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Masyarakat Komplek Perkotaan: id Nasrah Natsir; Kartini Marzuki; Amir, Rudi; Latang; Febriansya
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10661

Abstract

The growth of the population presents new challenges to food availability. One effort to enhance food adequacy, resilience, and self-sufficiency is the utilization of home garden spaces. However, in urban areas, limited land often becomes a barrier to maximizing yard use. Verticulture techniques offer a solution for vegetable cultivation in restricted spaces. This community service activity aims to introduce verticulture-based vegetable planting as a strategy to strengthen household food security. The participants consisted of residents from several housing complexes within the Somba Opu Subdistrict, Gowa Regency. The program was carried out through lectures and hands-on practice. The activity produced positive outcomes for the participants. Cognitively, their knowledge of verticulture-based vegetable cultivation increased significantly. Meanwhile, in terms of psychomotor skills, there was also an improvement in their ability to grow various types of vegetables using verticulture techniques.
Pelatihan Pengelasan untuk Perawatan dan Perbaikan Alat Pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap): id Hasim, Muhammad; Hamka, Buya; Fiskia Rera Baharuddin; Z, Muhsin; Muhammad Idkhan
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10872

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berjudul “Pelatihan Pengelasan untuk Perawatan dan Perbaikan Alat Pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)” dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mengatasi permasalahan prioritas yang dihadapi oleh Kelompok Tani Sipadeceng. Berdasarkan analisis situasi, mitra menghadapi dua kendala utama: (1) keterbatasan keterampilan teknis dalam perawatan dan perbaikan alat pertanian, dan (2) minimnya akses terhadap layanan perbaikan yang terjangkau dan lokasinya jauh. Hal ini menyebabkan ketergantungan tinggi pada tukang las, biaya operasional membengkak, dan produktivitas pertanian menurun. Sebagai solusi, tim PKM menerapkan metode tahapan yang terdiri dari sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Inti dari kegiatan ini adalah pelatihan pengelasan dasar yang dirancang khusus sesuai kebutuhan petani, dilengkapi dengan penyerahan alat pengelasan portabel yang mudah dioperasikan di lokasi pertanian. Pelatihan tidak hanya mencakup teknik pengelasan, tetapi juga prosedur keselamatan kerja dan perawatan alat. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan keberhasilan yang signifikan. anggota kelompok tani Sipadeceng telah berhasil meningkatkan kapasitas teknisnya dan mampu melakukan perbaikan sederhana pada alat-alat pertanian seperti traktor dan peralatan tangan lainnya. Hal ini langsung berdampak pada penghematan biaya perbaikan dan peningkatan efisiensi waktu kerja. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah terbukanya peluang usaha sampingan di bidang perbengkelan bagi anggota kelompok. Luaran yang telah dihasilkan dari kegiatan ini antara lain peningkatan keterampilan teknis mitra, kemandirian dalam perbaikan alat.  
Pelatihan Media Pembelajaran Digital Inovatif Untuk Guru Dalam Mendukung Pendekatan Deep Learning Andi Sri Astika Wahyuni; Amin, Muhammad
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10936

Abstract

Mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Kerja Guru Sekolah Dasar (KKG SD) Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman komprehensif mengenai konsep deep learning serta keterbatasan kemampuan dalam mengintegrasikan pendekatan tersebut ke dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis guru dalam menerapkan pendekatan deep learning melalui pemanfaatan media pembelajaran digital yang inovatif dan relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi dan demonstrasi, praktik langsung dalam merancang media digital, serta pendampingan intensif dan evaluasi terhadap hasil karya peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai prinsip-prinsip deep learning, kemampuan merancang media pembelajaran digital interaktif, serta kesiapan mereka untuk menerapkannya dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kompetensi profesional guru sekolah dasar sekaligus mendorong implementasi pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada deep learning di lingkungan sekolah.

Page 3 of 3 | Total Record : 29