cover
Contact Name
M.Ahkam Alwi
Contact Email
m.ahkam.a@unm.ac.id
Phone
+628979544520
Journal Mail Official
m.ahkam.a@unm.ac.id
Editorial Address
Fakutas Psikologi UNM Jl. AP. Pettarani
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29859557     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat is an open journal system that uses a peer-reviewed system in the journals published by the Faculty of Psychology, Makassar State University. Jurnal Psikologi Kebajikan is an Open-Access journal and published four times a year every January, May, August and November. Articles/Journals published with aims and scope around: (1) Educational and Developmental Psychology; (2) Social Psychology; (3) Industrial and Organizational Psychology; and (5) Clinical Psychology
Articles 124 Documents
Psikoedukasi Peningkatan Pemahaman Tujuan Hidup pada Penerima Manfaat Penyandang Disabilitas Mental Sentra Wirajaya di Makassar Faradillah Firdaus; Tri Sulastri; Siti Maghfira Adawiyyah Sepril; Alfina Fathima Ardelia; Sariany Effendi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.84693

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tujuan hidup pada penerima manfaat penyandang disabilitas mental di Sentra Wirajaya Makassar. Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh hasil need assessment melalui wawancara langsung kepada penerima manfaat penyadang disabilitas mental di Sentra Wirajaya Makassar yang menunjukkan bahwa sebagian besar belum mampu memahami tujuan hidup secara jelas dan belum memiliki perencanaan terkait masa depan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah psikoedukasi melalui media poster dengan tema “Pentingnya Mengenal Tujuan Hidup”. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi penyusunan materi psikoedukasi mengenai pengertian, pentingnya, manfaat, cara, dan proses pencapaian tujuan hidup dengan bahasa yang sederhana. Pelaksanaan psikoedukasi dilakukan secara langsung yang diawali dengan pemberian pertanyaan awal secara lisan, pembagian poster pada penerima manfaat, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Tahap evaluasi dilakukan melalui post-test dengan meminta setiap penerima manfaat menuliskan satu tujuan hidup beserta satu langkah perencanaan. Hasil kegiatan psikoedukasi menunjukkan pencapaian yang signifikan, di mana hasil post-test menunjukkan seluruh penerima manfaat telah mampu mengidentifikasi dan menuliskan satu tujuan hidup beserta langkah perencanaan. Tujuan yang dituliskan mencerminkan dimensi intrinsik dari tujuan hidup seperti keinginan untuk sembuh dan hidup sehat, serta dimensi ekstrinsik seperti keinginan sukses dan berwirausaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang sederhana dan interaktif efektif dalam membantu penyandang disabilitas mental untuk mengenali, memaknai, dan merancang tujuan hidup secara lebih terarah.
Pemanfaatan Film Pendek sebagai Media Edukasi bagi Anak Berhadapan dengan Hukum Sentra Wirajaya di Makassar Tri Sulastri; Faradillah Firdaus; Siti Maghfira Adawiyyah Sepril; Alfina Fathima Ardelia; Sariany Effendi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.84701

Abstract

Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) merupakan kelompok remaja yang memerlukan pendampingan intensif dalam proses rehabilitasi, khususnya dalam hal penanaman nilai-nilai positif dan peningkatan motivasi diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif serta meningkatkan motivasi diri pada ABH di Sentra Wirajaya Makassar melalui kegiatan nonton bersama film pendek edukatif. Kegiatan ini dirancang berdasarkan hasil need assessment melalui observasi dan wawancara langsung kepada para ABH yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih mengalami kurangnya motivasi dalam mengikuti kegiatan harian serta memerlukan penanaman nilai-nilai positif sebagai sumber dorongan dalam menjalani proses pembinaan. Metode yang digunakan adalah pemutaran film pendek berjudul "Jangan Menyerah" berdurasi 11 menit yang diakses melalui platform YouTube menggunakan LCD dan laptop. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menggunakan post-test sebagai instrumen pengukuran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh enam peserta ABH mampu memahami dan memaknai pesan film secara positif. Pesan yang diperoleh peserta mencerminkan nilai ketangguhan, harapan, dan kesadaran akan potensi diri. Kegiatan ini membuktikan bahwa film pendek edukatif merupakan media yang efektif dalam membentuk pemahaman sekaligus menggerakkan perasaan ABH, dan diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga rehabilitasi sosial lainnya dalam mengembangkan pendekatan pembinaan yang kreatif dan interaktif.
PKM Kewirausahaan bagi DPD PERTUNI Sulawesi Selatan: Membangun Strategi Pemasaran Inklusif Berbasis Teknologi untuk Wirausaha Tunanetra Andi Nasrawati Hamid; St Hadjar Nurul Istiqamah; Rahmawati Syam; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85923

Abstract

Penyandang tunanetra masih menghadapi berbagai hambatan dalam pengembangan usaha, terutama terkait keterbatasan akses terhadap teknologi pemasaran digital yang ramah aksesibilitas. Berdasarkan kebutuhan mitra, program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas anggota DPD PERTUNI Sulawesi Selatan dalam merancang dan menerapkan strategi pemasaran berbasis teknologi yang inklusif. Kegiatan dilaksanakan melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan praktik, simulasi penggunaan teknologi bantu, serta pendampingan kelompok untuk memastikan keterampilan dapat diterapkan secara langsung pada usaha masing-masing. Sebanyak 17 peserta mengikuti sesi pelatihan intensif yang mencakup pembuatan akun bisnis, optimalisasi marketplace, penulisan deskripsi produk yang aksesibel, dan pemanfaatan screen reader maupun voice command. Evaluasi program dilakukan melalui pre-post test pengetahuan dan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta untuk siap mengelola pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, seluruh peserta melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap metode dan materi program. Rencana ke depannya program merekomendasikan pendampingan lanjutan, perluasan jejaring dengan stakeholder untuk akses permodalan, serta pengembangan modul pembelajaran aksesibel bagi wirausaha tunanetra.
Optimalisasi Motivasi Kerja Karyawan PT Bumi Karsa Melalui Media Poster Psikoedukasi Andi Nasrawati Hamid; Nurfajriyanti Rasyid; Nila Karmila; Andi Ahmad Galigo; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85643

Abstract

Motivasi kerja merupakan aspek psikologis yang berperan penting dalam memengaruhi kinerja, produktivitas, serta daya tahan karyawan dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan karyawan PT Bumi Karsa mengenai motivasi kerja, sebagai salah satu bentuk intervensi preventif berbasis psikologi. Metode yang diterapkan berupa psikoedukasi melalui media poster berjudul “Kenapa Kamu Masih Bertahan” yang berisi materi mengenai pengertian motivasi kerja, jenis-jenis motivasi, pentingnya motivasi dalam bekerja, dan strategi mempertahankan motivasi kerja. Kegiatan dilaksanakan secara luring, dengan pengumpulan data menggunakan Google Form yang dibagikan melalui WhatsApp maupun secara langsung, dengan melibatkan 25 karyawan dari berbagai departemen. Untuk mengetahui efektivitas intervensi, digunakan metode pre-test dan post-test dalam mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pemahaman awal karyawan sebesar 67,0%, yang menandakan bahwa pemahaman peserta sudah cukup baik tetapi masih memerlukan penguatan. Setelah pelaksanaan psikoedukasi melalui media poster, hasil post-test mengalami peningkatan menjadi 89% atau meningkat sebesar 22%. Selain itu, hasil evaluasi kegiatan juga menunjukkan respons yang sangat positif dari responden, di mana materi dinilai jelas dan mudah dipahami, relevan dengan kondisi kerja sehari-hari, serta tampilan poster dinilai menarik dan efektif dalam penyampaian informasinya secara visual. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa psikoedukasi berbasis media poster merupakan metode yang praktis, efektif, dan mudah diterapkan dalam meningkatkan literasi psikologis karyawan terkait motivasi kerja. Oleh karena itu, intervensi serupa dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program pengembangan dan kesehatan organisasi guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.
Seminar Psikoedukasi Peran Konselor dalam Menangkal Fenomena Self-Diagnosis di Era Digital Sahril Buchori; Muh Nurhidayat Nurdin; Irdianti Irdianti; Tri Sulastri
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.86088

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan psikoedukasi tentang fenomena self-diagnosis di era digital melalui seminar kesehatan mental. Seminar menggunakan metode ceramah, diskusi kasus, dan tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup definisi self-diagnosis, faktor pendorong meningkatnya fenomena ini di era digital, dampak negatif self-diagnosis yang tidak diarahkan, serta peran strategis konselor sekolah dalam tindakan preventif, edukatif, dan kuratif. Poin penting diskusi meliputi perbedaan antara self-awareness dan self-diagnosis, bahaya self-labeling, serta langkah konkret konselor sebagai listener, assessor, educator, dan collaborator. Seminar berhasil membangun kesadaran peserta terhadap risiko self-diagnosis dan memperkuat pentingnya layanan konseling profesional sebagai langkah awal validasi, bukan sebagai pilihan terakhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi yang dipandu profesional konseling efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan sivitas akademika.
Penerapan Experiential Learning dalam Proses Pembelajaran Anak Lukman Lukman; Astiti Tenriawaru Ahmad; A. Dian Afifah Khair; St Arika Fatri; Syarifah Al Makkiyah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.84962

Abstract

Experiential learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pengalaman langsung sebagai sumber utama dalam memperoleh pengetahuan pada anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan metode experiential learning dalam layanan pendidikan nonformal yang mencakup bimbingan belajar, les privat, serta pendampingan oleh shadow teacher guna meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan motivasi belajar anak. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan anak dalam pembelajaran berbasis aktivitas seperti permainan edukatif, simulasi, dan refleksi pengalaman. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam proses pembelajaran pada berbagai setting layanan. Selain itu, anak juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta keterampilan pemecahan masalah. Secara keseluruhan, experiential learning terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, adaptif, dan bermakna dalam layanan pendidikan nonformal.
Psikoedukasi Regulasi Emosi untuk Mengurangi Perilaku Melanggar pada Siswa Melalui Teknik Mindfulness Fadillah Fira Firmanilah; Diah Ayu Permatasari; Roselina Dwi Hormansyah; Rizkia Hidayati; Kasmayani Karim
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.84992

Abstract

Adolescents undergoing a dynamic phase of emotional developmemt often exhibit high levels of impulsivity, which increases their vulnerability to aggressive behavior and rule violations when emotional regulation is inadequate. This study aims to enhance students’ emotion regulation skills in order to reduce rule-breaking behavior through a mindfulness-based psychoeducational program. A psychoeducational intervention was conducted using three stages: preparation, implementation, and evaluation. The participants consisted of 20 students from SMA Kartika XX-1 Makassar with a documented history of disciplinary violations. Data were collected thorugh participants attendance, observation of engagement, and feedback on the program materials. The fingdings indicate that the program was successfully implemented, as evidenced by a 100 % attendance rate, active participation, and predominantly positive responses from participants. Most students reported that the materials were relevant, easy to understand and applicable to their daily lives. Furthermore, participants demonstrated improved emotional awareness, enhanced self-control, and increased motivation to adobt more adaptive behaviors. In conclusion, mindfulness-based psychoeducation is an effective intervention strategy for improving student’s emotion regulation and reducing rule-violating behavior in the school setting. This program also holds strong potential for sustainable implementation as part of broader efforts to support character development and promote students’ mental health.
Pelatihan Penanganan Perilaku Menyimpang Anak di Sekolah Bagi Guru BK SMP di Kota Makassar Kasmayani Karim; Ririn Mamiek Wulandari; Ahmad Habiby Arafaat; Andi Syahriana Asdar; Siti Nur'ainun Zakiyah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85048

Abstract

Perilaku menyimpang di sekolah, seperti perundungan (bullying), mengancam kesejahteraan psikologis siswa dan kualitas iklim sekolah. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam penanganan masalah ini, namun masih membutuhkan penguatan kapasitas praktis secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis guru BK SMP di Kota Makassar dalam mendeteksi, menghadapi, dan menangani perilaku menyimpang siswa. Pelatihan ini menggunakan metode partisipatif-edukatif yang melibatkan 30 orang guru BK melalui tahapan ceramah, diskusi interaktif, dan pemecahan masalah berbasis studi kasus. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor penyebab perilaku menyimpang yang bersifat multidimensional. Kegiatan ini berhasil menggeser perspektif pendidik dari pendekatan punitif (pemberian sanksi) menuju intervensi yang berbasis asesmen komprehensif dan preventif. Sebagai tindak lanjut, peserta berkomitmen untuk memperkuat deteksi dini dan menginisiasi program peer mentoring di sekolah masing-masing. Pelatihan ini tidak hanya efektif meningkatkan kapasitas individual guru BK, tetapi juga berkontribusi nyata dalam upaya menciptakan iklim sekolah yang positif, aman, dan suportif.
Peningkatan Optimisme dalam Upaya Mengatasi Prokrastinasi Akademik Siswa SMK Negeri 3 Gowa M. Ahkam Alwi; Nurfajriyanti Rasyid; Haerani Nur; Najiba Alimuddin; Andi Nadia Qarirah Rafifah Alisyahbana
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.81432

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan optimisme siswa sebagai upaya preventif dan kuratif dalam menurunkan tingkat prokrastinasi akademik di SMK Negeri 3 Gowa. Prokrastinasi akademik dipahami sebagai perilaku menunda penyelesaian tugas sekolah secara sengaja meskipun individu menyadari adanya konsekuensi negatif, seperti penurunan prestasi belajar, rendahnya efektivitas proses pembelajaran, serta meningkatnya tekanan psikologis berupa stres dan kecemasan akademik. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa rendahnya optimisme menjadi salah satu faktor psikologis yang berkontribusi signifikan terhadap munculnya perilaku menunda tugas pada siswa.  Program intervensi dilaksanakan melalui pelatihan peningkatan optimisme yang dirancang secara sistematis dan aplikatif. Materi pelatihan berfokus pada penguatan pola pikir positif, kemampuan menetapkan tujuan belajar yang realistis, keterampilan manajemen waktu, serta strategi pengelolaan diri dalam menghadapi tuntutan akademik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, latihan refleksi diri, simulasi penyelesaian tugas, serta pendampingan langsung dalam pengerjaan tugas sekolah. Melalui pendekatan ini, siswa dibantu untuk mengenali hambatan personal yang memicu prokrastinasi dan mengembangkan strategi coping yang lebih adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai peran optimisme dalam keberhasilan belajar, meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri untuk menyelesaikan tugas tepat waktu, serta berkurangnya kecenderungan prokrastinasi akademik. Dengan kata lain, tugas mulai dikerjakan sebelum “deadline menyeramkan” datang—sebuah kemajuan yang patut diapresiasi.
Pelatihan Kompetensi Coaching untuk Meningkatkan Komunikasi Efektif Pada Orang Tua Ismarli Muis; Lukman Lukman
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.82211

Abstract

Komunikasi yang kurang efektif antara orang tua dan anak dapat berdampak negatif pada perkembangan emosi dan perilaku anak. Banyak orang tua belum menerapkan keterampilan komunikasi yang baik, yang berpotensi meningkatkan ketegangan dan konflik dalam hubungan keluarga. Berdasarkan permasalahan ini, diusulkan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan melibatkan 30 orang tua di Kota Makassar. Fokus pada pengajaran empat kompetensi coaching utama: cultivates trust and safety, maintains presence, active listening, dan evokes awareness. Kegiatan pelatihan terdiri dari ceramah, diskusi, role play, dan refleksi diri, yang dilaksanakan di Hotel Remcy Panakkukang Makassar, Sulawesi Selatan. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan komunikasi efektif orang tua. Berdasarkan hasil uji-t, skor rata-rata pre-test adalah 26,33 dan meningkat menjadi 46,54 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 20,21 poin. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan kompetensi coaching berhasil meningkatkan keterampilan komunikasi efektif orang tua secara signifikan. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya waktu tambahan untuk praktik keterampilan coaching agar dapat lebih diterapkan secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Page 12 of 13 | Total Record : 124