Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Chronologia

Reformasi Kurikulum Merdeka Pada Keterampilan Berpikir Sejarah Sekolah Menengah Atas Kuwoto, M. Ari; Merina; Sutimin, Leo Agung
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16727

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mengumpulkan informasi tentang cara kurikulum merdeka dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir sejarah siswa di sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan subjek tentang situasi dan data yang diperoleh selama pengamatan dan pertanyaan untuk memberikan informasi yang berguna dan mudah dipahami oleh pembaca. Studi ini memberikan penjelasan dan gambaran tentang penggunaan kurikulum merdeka di sekolah menengah atas. Untuk tahun akademik 2022/2023, kurikulum merdeka akan diubah, yang merupakan tantangan baru bagi pendidikan sejarah. Struktur keberhasilan belajar sejarah harus menekankan keterampilan proses daripada pemahaman konsep. Berpikir tentang sejarah merupakan bagian dari kompetensi proses yang diajarkan kepada siswa. Banyak konsep yang dapat diterapkan dalam penalaran sejarah. Kurikulum Merdeka menggabungkan ide-ide ini dengan pemikiran sejarah. Penekanan pada keahlian proses ini juga menyebabkan tantangan baru dalam pengajaran keterampilan kepada siswa. Siswa dapat mendorong pemikiran sejarah mereka tentang penerapan Kurikulum Merdeka dengan membaca artikel ini, yang berjudul Reformasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah di SMA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum sekolah menengah atas dilaksanakan dengan baik dan berjalan dengan baik, tetapi ada banyak masalah dan kekurangan. Untuk reformasi kurikulum merdeka di sekolah menengah atas berhasil, guru dan kepala sekolah harus memiliki keinginan untuk berubah. Kepala sekolah harus dapat mengubah perspektif SDM mereka saat ini.
Lawatan Sejarah Melalui Historical Visit Museum Sebagai Kreasi Media Inovatif dalam Pembelajaran Sejarah Miskawi; Arrasuly, Maulana Yusuf; Sutimin, Leo Agung
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.16852

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan lawatan sejarah melalui historical visit museum sebagai kreasi media inovatif dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Komponen-komponen yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu; 1) Memposisikan museum sebagai kreasi media inovatif Pembelajaran Sejarah, 2) Koleksi Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan Museum Kebangkitan Nasional, 3) Mengemas Museum sebagai Kreasi Media Inovasi. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dan kajian pustaka, teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis deskriptif. Validitas data menggunakan trianggulasi. Analisis data menggunakan reduksi data, pengujian data, dan penarikan simpulan yang berinteraksi dengan pengumpulan data secara siklus. Pengintegrasian museum dalam proses pembelajaran sejarah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangkitkan minat belajar siswa. dengan memanfaatkan museum sebagai kreasi media inovatif dalam pembelajaran sejarah guru dapat menghadirkan materi sejarah secara konkret, memperkaya pengalaman belajar terhadap siswa, serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran sejarah.
Tinjauan Kritis Terhadap Narasi Sejarah Menuju Historiografi Alternatif Dalam Pembelajaran Sejarah di Sekolah Miskawi, Miskawi; Arrasuly, Maulana Yusuf; Sutimin, Leo Agung
CHRONOLOGIA Vol 6 No 3 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i3.18592

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya historiografi alternatif dalam pembelajaran sejarah di Indonesia, dengan fokus pada kritik terhadap narasi dominan yang cenderung mengabaikan sejarah lokal dan kelompok terpinggirkan. Menggunakan pandangan Bambang Purwanto yang mengkritik historiografi Indonesiasentris dan pemikiran Peter Lee tentang literasi sejarah dan historical empathy, artikel ini menawarkan pendekatan yang lebih inklusif. Tujuan artikel ini adalah memperkenalkan historiografi alternatif yang memberikan ruang bagi sejarah lokal dan kelompok terpinggirkan, serta menciptakan penulisan sejarah yang lebih adil dan kritis. Dengan metode studi pustaka, artikel ini menganalisis dan mensintesis kritik terhadap historiografi tradisional serta menawarkan solusi dalam bentuk literasi sejarah yang lebih kritis dan inklusif. Pembahasan historiografi tradisional di Indonesia sering terjebak pada narasi dominan yang mengabaikan kompleksitas masyarakat, dengan fokus pada pandangan elit dan mengabaikan peran masyarakat lokal serta rakyat biasa. Bambang Purwanto mengkritik hal ini, sementara Peter Lee menawarkan pendekatan literasi sejarah yang inklusif melalui konsep historical empathy, yang mendorong pemahaman terhadap pengalaman kelompok terpinggirkan. Kesimpulan bahwa pendekatan ini memungkinkan siswa untuk menghargai berbagai perspektif sejarah dan pengalaman yang membentuk bangsa, menjadikan literasi sejarah dan historiografi alternatif alat efektif dalam pendidikan untuk menciptakan kesadaran sosial yang lebih baik.