Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Pola Arus dan Nutrien Perairan Pada Areal Budi Daya Rumput Laut Di Pantai Bone-Bone Kota Baubau Liza Kurnia Mansur; Maruf Kasim; Ratna Diyah Palupi
Jurnal Kelautan Vol 16, No 2: Agustus (2023)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v16i2.17479

Abstract

ABSTRAKBudidaya rumput laut banyak dijadikan sebagai mata pencaharian bagi masyarakat pesisir Pantai Bone-Bone, dalam budidayanya rumput sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor oseanografi perairan, seperti faktor kimia nitrat dan fosfat yang dapat memengaruhi pertumbuhan rumput laut, dan faktor fisika perairan seperti arah dan kecepatan arus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pola arus dan kaitannya dengan kandungan nitrat dan fosfat pada areal budi daya rumput laut. Pengukuran arus dilakukan secara insitu dengan menggunakan current meter EAM 213-D, selanjutnya datanya diolah menggunakan software MIKE 21. Pengambilan sampel nutrien menggunakan botol sampel kaca 150 ml pada permukaan perairan yang dilakukan pada 5 titik stasiun, kemudian dilanjutkan dengan analisis laboratorium, dengan metode analisis Brucine (nitrat) dan analisis spektrofotometer (fosfat). Hasil didapatkan pola arus di lokasi penelitian saat pasang menuju ke arah Barat dengan kecepatan arus 0,1-0,25 m/s dan saat surut menuju arah ke Timur dengan kecepatan 0,016-0,080 m/s. Nilai konsentrasi nitrat yang diperoleh di lokasi penelitian berkisar 0,074-0,112 mg/L sedangkan nilai konsentrasi fosfat berkisar 0,023-0,040 mg/L. Pola dan kecepatan arus memberikan pengaruh terhadap sebaran nutrien, semakin tinggi kecepatan arus perairan maka semakin luas sebaran nutrien di perairan. Berdasarkan nilai kecepatan arus dan nilai konsentrasi nutrien yang diperoleh di setiap stasiun, secara keseluruhan Pantai Bone-Bone termasuk layak digunakan sebagai daerah budi daya rumput laut.Kata kunci: Arus, nutrien, Pantai Bone-Bone, pasang surut, rumput laut.ABSTRACTSeaweed cultivation is widely used as a livelihood for the coastal people of Bone-Bone Beach; in its cultivation, the grass is strongly influenced by several marine environmental factors, such as nitrate and phosphate, and physics factors, such as currents velocity that can affect the growth of seaweed. This study was held on March 2022. This study aims to determine the characteristics of current patterns and their relation to nitrate and phosphate content in seaweed cultivation areas. Current measurement is carried out in situ using the current meter EAM 213-D, then the data is processed using MIKE21 software. Nutrient sampling using a 150 ml glass sample bottle on the surface of the waters was carried out at 5 station points, then continued in the laboratory with the Brucine (nitrate) analysis method and spectrophotometer (phosphate) analysis. The results obtained a current pattern at the study site when the tide was heading Westwards with the speed of the current 0,1-0,25 m/s and then at low tide towards the East with the speed 0,016-0,080 m/s. The nitrate concentration value obtained ranges from 0.074-0.112 mg/L, and the phosphate concentration value ranges from 0.023-0.040 mg/L; the pattern and speed of the current have an influence on the distribution of nutrients, the higher the rate of the water current, the wider the distribution of nutrients in the waters. Based on the value of the current velocity and the value of the concentration of nutrients obtained at each station, overall Bone-Bone Beach is decent for use as a seaweed cultivation area.Keywords: Bone-bone beach, currents, nutrients, seaweed, tides.
Ekstraksi dan Karakterisasi Karagenan Kappaphycus Alvarezii dari Perairan Teluk Dalam Pantai Wantopi yang Dipanen pada Umur yang Berbeda Sari, Wilda Purnama; Asnani, Asnani; Kasim, Ma'Ruf
Jurnal Fish Protech Vol 7, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v7i1.48108

Abstract

Penelitian ini bertujian untuk mengetahui ekstraksi dan karakterisasi karagenan kappaphycus alvarezii dari teluk dalam pantai wantopi yang dipanen pada umur yang berbeda. Parameter yang diuji yaitu uji karakteristik fisik dan karakteristik kimia. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 3 taraf umur panen (15 hari), (20 hari) dan (25 hari) serta menggunakan 2 taraf konsentrasi KOH (6%) dan (8%) dengan 2 kali ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varian). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa perbedaan umur panen dan konsentrasi KOH yang digunakan memberikan pengaruh tidak nyata terhadap nilai rendemen yang dihasilkan. Nilai rendemen karagenan berkisar antara 26,08 – 37,21%, sedangkan nilai rerata untuk kekuatan gel, kadar abu dan kadar sulfat masing-masing sebesar 514,21 g/cm2, 16,71% dan 21,15%.
Studi Sebaran Klorofil-A Kaitannya dengan Kecepatan Arus pada Daerah Teluk Kendari: Study of Chlorophyl-A Distribution in Relation to Current Velocity in The Kendari Bay Area Samdin, Samdin; Ma’ruf Kasim
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 8 No. 2 (2024): JFMR on July
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2024.008.02.1

Abstract

Klorofil-a adalah zat hijau daun yang terdapat pada fitoplankton dan merupakan zat aktif dalam sel tumbuhan yang mempunyai peranan penting dalam proses fotosintesis di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran klorofil-a di perairan Teluk Kendari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode survei secara langsung (Insitu). Lokasi penelitian yang dibagi menjadi enam titik stasiun pengamatan. Hasil dari penelitian ini menunjukan pola arus yang saling bertolak belakang antara arus pasang dan surut yang dipengaruhi oleh arus pasang surut. Sehingga arus saat pasang bergerak kearah Barat dan Barat Daya saat surut bergerak kearah Timur dan Timur Laut, dengan kecepatan rata-rata 0,122 m/s. Nilai kandungan klorofil-a saat pasang berkisar antara 0,434-1,134 mg/m³, sedangkan nilai kandungan klorofil-a saat surut berkisar antara 0,739-1,981 mg/m³. Hasil dari uji Regresi linear sederhana dalam  melihat hubungan antara kecepatan arus dan sebaran klorofil-a diperoleh nilai regresi sebesar 0,155 nilai tersebut masuk kategori tingkat hubungan yang rendah. Dimana kecepatan arus memiliki pengaruh kecil dalam mendisribusikan sebaran klorofil-a. Tingginya sebaran klorofil-a menuju surut terjadi karena adanya limpasan air sungai dan kanal-kanal yang bermuara di pesisir Teluk Kendari yang berasal dari daratan dan membawa kandungan nutrien. Rendahnya kandungan klorofil-a menuju pasang terjadi karena masuknya air yang berasal dari luar teluk yang kurang senyawa nutrien. Berdasarkan dari hasil analisis sebaran klorofil-a di perairan Teluk Kendari selama penelitian yaitu tergolong rendah (ologotrofik) sampai cukup (mesotrofik).   Chlorophyll-a is a green leaf substance found in phytoplankton and is an active substance in plant cells which has an important role in the process of photosynthesis in waters. This research aims to determine the distribution of chlorophyll-a in the waters of Kendari Bay. This research was conducted in June 2023. Data collection in this research was a direct survey method (Insitu). The research location is divided into six observation stations. The results of this research show contradictory current patterns between tidal and ebb currents which are influenced by tidal currents. So the current at high tide moves towards the West and Southwest, while at low tide it moves towards the East and Northeast, with an average speed of 0.122 m/s. The chlorophyll-a content value at high tide ranges between 0.434-1.134 mg/m³, while the chlorophyll-a content value at low tide ranges from 0.739-1.981 mg/m³. The results of a simple linear regression test in looking at the relationship between current speed and chlorophyll-a distribution obtained a regression value of 0.155, this value is in the category of low level of relationship. Where the current speed has a small influence in distributing the distribution of chlorophyll-a. The high distribution of chlorophyll-a towards low tide occurs due to runoff from rivers and canals that empty into the coast of Kendari Bay which originates from the mainland and carries nutrient content. The low chlorophyll-a content during high tide occurs due to the influx of water from outside the bay which lacks nutrient compounds. Based on the results of the analysis of the distribution of chlorophyll-a in the waters of Kendari Bay during the research, it was classified as low (ologotrophic) to sufficient (mesotrophic)
Studi Penyebaran Clorophill a Di Sekitar Daerah Budidaya Rumput Laut Di Desa Bungin Permai: Study Of The Distribution Of Clorophill-a Around The Seaweed Cultivation Area In Bungin Permai Village Muslim, Muslim; Kasim, Ma'ruf; Salwiyah, Salwiyah
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v1i2.442

Abstract

Mikroalga adalah alga yang berukuran mikro yang biasa dijumpai di air tawar, maupun air laut. Mikroalga merupakan spesies uniseluler yang dapat hidup soliter maupun hidup berkoloni. Berdasarkan spesiesnya, ada berbagai macam bentuk dan ukuran makroalga tidak seperti tanaman tingkat tinggi. mikroalga tidak mempunyai akar, batang dan daun. klorofil-a juga ditemukan pada tumbuhan alga diperairan, klorofil-a identik dengan adanya phytoplankton yang merupakan sumber makanan semua organisme. Konsentrasi klorofill-a pada suatu perairan sangat tergantung pada ketersediaan nutrien dan intensitas cahaya matahari.Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Purposive sampling yaitu pengambilan sampel dilakukan hanya atas dasar pertimbangan penelitianya saja yang menganggap unsur-unsur yang dikehendaki telah ada dalam anggota sampel yang diambil. Teknik sampling digunakan oleh peneliti jika mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam mengambil sampelnya.Pengamatan kadar klorofil-a nilai tertinggi yang didapatkan sebesar 0,29 mg/m3 pada minggu ke-3, dan nilai kadar klorofil-a terendah diperoleh nilai sebesar 0,121 mg/m3 pada minggu ke-4.1Sebaran klorofil-a yang diperoleh selama 35 hari penelitian di Perairan Pantai Bungin Permai mencapai angka 0,245 mg/m3 pada titik pengamatan II, dan nilai terendah berada pada titik pengamatan III dengan nilai 0,128 mg/m3. Nilai kualitas air yang didapatkan pada lokasi penelitian diantaranya suhu, kecepatan arus, kecerahan, kedalaman, pH, salinitas, DO, serta nitrat dan fosfat cukup baik untuk menunjang kehidupan dan penyebaran klorofil-a.
Preferensi Perekatan Filamentous Alga Pada Thallus Kappapycus Alvarezii Dan Jaring Horizontal Net Di Pantai Bone-Bone Wulandari, Wulandari; Kasim, Ma'ruf; Nur, Andi Irwan
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v1i2.455

Abstract

Filamentous alga sering ditemukan pada thallus rumput laut yang berkaitan dengan pertumbuhan dan kehidupan rumput laut. Keberadaan filamentous alga merupakan salah satu sumber yang mengakibatkan budidaya rumput laut mengalami penurunan kualitas dikarenakan alga filamen dan alga budidaya memiliki kesamaan dalam hal mencukupi kebutuhan nutrisi untuk tetap bertahan hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepadatan filamentous alga dan preferensi perekatan filamentous alga pada thallus K.alvarezii dan dinding jaring horinet. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling atau penentuan secara sengaja. Pengambilan sampel filamentous alga pada thallus rumput laut dan horinet dilakukan dengan rentang waktu 7 hari selama 35 hari, setiap pengamatan sampel diambil sebanyak 5 thallus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis filamentous alga yang ditemukan diantaranya 2 jenis kelas Chlorophyta yaitu Chaetomorpha crassa dan Ulva intestinalis dan 3 jenis kelas Rhodophyta yaitu Neosiphonia saviateri, Neosiphonia apiculate dan Bachelotia antilarium. Kepadatan filamentous alga ditemukan tertinggi pada jaring horinet kelas Chlorophyta yaitu jenis Chaetomorpha crassa sebesar 6,37 ind/cm2. Uji statistik diperoleh tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kepadatan epifit pada thallus K. alvarezii dan alat horinet dengan nilai signifikan yang diperoleh 0,653. Hasil analisis korelasi person menunjukkan bahwa nilai kepadatan pada thallus K. alvarezii dan jaring horinet mempunyai hubungan yang kuat terhadap nitrat, fosfat, dan arus.
Implementasi Horisontal Net Untuk Meningkatkan Peran Perempuan Dalam Pengelolaan Kebun Bibit Rumput Laut Kasim, Ma'ruf; Sudia, LaBaco; Nurdiana, Nurdiana; Jalil, Wardha
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v6i3.531

Abstract

Seaweed cultivation currently uses the longline method. In practice, the longline method demands significant effort, leading to a greater male dominance in the cultivation process. This community service activity offers the most effective approach to enhancing the involvement of women in seaweed cultivation. We carried out this community service activity in one of the cultivation areas in North Buton Regency, Southeast Sulawesi Province. Seaweed farmers received training and assistance to implement horizontal nets. Twenty female seaweed farmers and 20 male farmers participated in the training. During the training activities, women play a significant role by performing practical tasks such as creating, cultivating, and maintaining horizontal net tools used in seaweed cultivation. At the field implementation level, women play a greater role in operating and maintaining horizontal nets. This community service activity has instilled new hope in expanding the availability of seaweed seed gardens and enhancing the role of women, thereby potentially increasing the income of female seaweed farmers.
Studi Kandungan Mikroplastik pada Substrat Dasar Perairan Dangkal Kaitannya dengan Kondisi Oseanografi di Sekitar Daerah Estuari Balandete, Kabupaten Kolaka Cahayani, Rhedita; Kasim, Ma'ruf; Asmadin, Asmadin
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp29-41

Abstract

Mikroplastik merupakan sampah plastik yang berukuran lebih kecil dari 5 mm dan dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu mikroplastik primer dan mikroplastik sekunder. Mikroplastik yang berada pada perairan akan masuk ke dalam badan air dan akhirnya akan mengendap di sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis dan kelimpahan mikroplastik serta menganalisis kondisi oseanografi kaitannya dengan kandungan mikroplastik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis mikroplastik yang ditemukan yaitu fragmen, film, dan fiber dengan tingkat kelimpahan 9 - 41,2 partikel/gr. Diantara tiga jenis mikroplastik yang ditemukan, mikroplastik jenis fragmen memiliki kelimpahan terbanyak dan mikroplastik jenis film yang memiliki kelimpahan paling sedikit. Parameter oseanografi yang diukur dalam penelitian ini sangat berkaitan dengan kelimpahan mikroplastik pada lokasi penelitian dimana nilai uji korelasi didapatkan 0.875 untuk korelasi arus, 0.914 untuk korelasi suhu, dan -0.830 untuk korelasi salinitas. Berdasarkan hasil dari uji korelasi parameter oseoanografi memiliki korelasi yang sempurna sehingga sangat berpengaruh terhadap persebaran dan kelimpahan mikroplastik.
Peningkatan Kualitas Produksi dan Pemasaran Rumput Laut Melalui Implementasi Teknologi Modern di Desa Tanailandu Sarimuddin, Sarimuddin; Yunus, La Ode Ichlas Syahrullah; Fitra, Ramad Arya; Kasim, Ma'ruf; Jaya, La Ode Muhammad Golok; Muchtar, Mutmainnah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5252

Abstract

Desa Tanailandu di Kabupaten Buton Tengah memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut, yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat. Namun, metode pengeringan tradisional yang masih banyak digunakan menyebabkan kualitas rumput laut menurun, sehingga mempengaruhi nilai jual di pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam produksi rumput laut melalui penerapan teknologi pengeringan modern berbasis tenaga surya, sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan mitra di Desa Tanailandu. Mesin pengering ini dilengkapi dengan panel surya untuk sumber daya utama, sistem kontrol suhu otomatis, dan sistem kontrol mesin yang dapat diakses secara online. Selain itu, teknologi pengolahan citra juga diimplementasikan untuk menilai tingkat kekeringan rumput laut berdasarkan warna, yang memudahkan pengguna dalam mencapai kualitas optimal. Program ini juga mencakup pelatihan teknis dan pendampingan bagi para petani rumput laut, serta penerapan strategi pemasaran digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan efisiensi proses pengeringan dan kualitas produk yang lebih konsisten, mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha rumput laut yang ramah lingkungan dan memperkuat ekonomi lokal di Tanailandu
Analisis kelayakan finansial usaha budidaya rumput laut (Eucheuma Denticulatum) Menggunakan Metode Longnet (Studi Kasus di Pantai Lakeba Kecamatan Betoambari Kota Baubau) Hariyanti, Wa Ode; Kasim, Ma'ruf; A, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6 No 4 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsepi.v6i4.187

Abstract

Eucheuma denticulatum is one of seaweed spesies that has been cultivated by some coastal communities in SE-Sulawesi using several methods. Longnet is considered an innovative method but the culture feasibility isstill unkonown. The objective of this research was to determine the financial feasibility of cultivating seaweed (E. denticulatum) using the Longnet method at Lakeba Beach, Betoambari District, Baubau City. This study was conducted using a case study method on one farmer who cultivating seaweed using longnet. Data obtained through interviews using a questionnaire, observation and documentation. Data were analyzed descriptively quantitatively based on the criteria of Net Present Value (NPV), R / C (Revenue / Cost) ratio, Payback Period (PBP), and Internal Rate of Return (IRR). The results of the feasibility analysis are indicated by an interest rate of 12.5%, with a positive NPV value of 487,690,580; R / C Ratio> 1 (1.06); PBP for 3.62 years; IRR value 41%. Based on the feasibility results, it shows that the seaweed cultivation business using the longnet method on Lakeba Beach, Betoambari District, Baubau City was financially profitable and feasible to be further developer
Analisis kelayakan usaha budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) menggunakan alat horizontal net (Studi kasus di Kelurahan Katobengke Kecamatan Betoambari Kota Baubau) Sima, Nur; Kasim, Ma'ruf; Nurdiana A
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6 No 3 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsepi.v6i3.199

Abstract

Kappaphycus alvarezii is a seaweed species that has been widely cultivated in Indonesia include in Southeast Sulawesi using long line method. Horizontal net is a promising cultivation method for K. alvarezii to protect the cultured seaweed from ephyphytes and herbivores that usually occur when using long line. This innovative culture method is considered cheap and labor extensive although the economoc feasibilty is still unknown. This research was conducted in Katobengke Village, Betoambari District, Baubau City. The method used in this research was a case study using horisontal net farmes in the village. The data obtained were analyzed using Net Present Value (NPV), Revenue Cost Ratio (R/C), Internal Rate Of Return (IRR) and Payback Period (PBP). The results of the feasibility analysis of the NPV positive 342.031.587, with an interest rate of 12,5%, the value of R/C Ratio> 1 (1,28), IRR 25% and PBP for 3.9 years were obtained. The present study indicated that the cultivation of seaweed using Horizontal Net in Katobengke Village is feasible to be further developed.
Co-Authors . Sumarni, . A Abdullah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rahman Abdul Rahman AGUS KURNIA Ahmad Mustafa Almualam, . Amiruddin Amir Anastion, . Andi Irwan Nur, Andi Irwan Apriliani, Asnar Arami, Hasnia Arielta, Muhammad Rafly Ariskanti Ariskanti Arnol, Deddy Asnani Asnani Asriyana, . Awal Setya Anugrah Azalia Azalia Bahtiar, . Balubi, Abdul M. Balubi, Abdul M. Balubi, Abdul Muis Bolqiah, Sofri Buamona, Dodi Efendi Cahayani, Rhedita Chayani R, Dita Pramesti Daniel Happy Putra Devi Devi, Devi Didu, La Emiyarti, . Emiyarti, . Farito, . Fitra, Ramad Arya Guntur, LM. Ikhwan Halili Halili Harfan Harfan Hariyanti, Wa Ode Haslianti, . Husain, La Ode Kadir Irmin, Irmin Isham, . Ismail, Isman Septian Jamhari Jamhari Jamil, Muhammad Ridha Jaya, La Ode Muhammad Golok Julizar, Syukur La Baco S La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode Ichlas Syahrullah Yunus La Ode Mehamad Ardiansyah La Ode Muhamad Kiflin La Ode Muslimin Liza Kurnia Mansur Mardin, Mardin Marlia, . Marlin Marlin Muhammad Taswin Munier Munirma, Munirma Mursalim, Ode Muslim Muslim Mutmainnah Muchtar Muzuni, Muzuni Nadia, La Ode Abdul Rajab Nasrun, La Nur Irawati Nur, Indriyani Nurdiana A Nurdiana Nurdiana Nurdiana, - Nurdiana, . Nurlinda, Suriati Onu La Ola, Onu Patadjai, Rahmad Sofyan Rahmat, Fitra Ratna Diyah Palupi Rizal, . Roslindah Daeng Siang S., Salwiyah Saik, Fitriani Saik, Fitriani Salwiyah S, Salwiyah Salwiyah Salwiyah Salwiyah, . Salwiyah, Salwiyah Samdin, Samdin Saniati, Saniati Sari, Wilda Purnama Sarifa, . Sarifa, Sitti Sarimuddin, Sarimuddin Sarini Yusuf Sima, Nur Sudia, LaBaco Sumiati Sumiati Suwaldi Trisno Widodo Tambunan, Reside Taswin Munier Ulfa, Hartina Wardha Jalil Wati, Nela Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Wulandari Wulandari Yudizar, Arbin Yulianti, Yuni Yusup, Silfi Yusup, Silfi