Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN DALVO (DALGONA LUAS DAN VOLUME) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATERI LUAS DAN VOLUME SATUAN BAKU KELAS IV SDN KARAH 1 SURABAYA Febrianti, Aditya Vidia; Mariati, Pance; Suhartanti, Tiwi; Budianto, Aris; Mintartik, Mintartik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan media pembelajaran permainan edukatif DALVO (Dalgona Luas dan Volume) pada peserta didik kelas IV-B SDN Karah 1 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan kesulitan dalam memahami konsep satuan baku untuk mengukur luas dan volume, pelaksanaan pembelajaran yang didominasi oleh guru dan kurangnya media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan guru dan peserta didik, serta melalui pelaksanaan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DALVO (Dalgona Luas dan Volume) mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Persentase aktivitas peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, sedangkan ketuntasan hasil belajar meningkat dari 39% pada pra siklus, kemudian meningkat setelah dilakukan tindakan siklus I menjadi 54%, dan meningkat menjadi 82% pada siklus II. DALVO sebagai media pembelajaran berbasis permainan terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan aktivitas belajar yang menyenangkan. Dengan demikian, pendekatan ini layak dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran Matematika, khususnya materi Luas dan Volume menggunakan satuan baku.
PENERAPAN MEDIA GAME BOARD KOLASE SUDUT (GBKS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUKUR DAN MELUKIS SUDUT DI KELAS V SDN KARAH 1 SURABAYA Febrianti, Alvi; Mariati, Pance; Budianto, Aris; Mintartik, Mintartik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik kelas V-B SDN Karah 1 Surabaya dalam mengukur dan melukis sudut melalui penerapan media Game Board Kolase Sudut (GBKS). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengikuti model Kemmis & McTaggart yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 28 peserta didik, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tertulis, dan tes praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada keterampilan peserta didik. Pada siklus I, rata-rata keterampilan mengukur sudut adalah 71,96 dengan ketuntasan 57,14%, sedangkan keterampilan melukis sudut sebesar 64,32 dengan ketuntasan 50%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata nilai mengukur sudut meningkat menjadi 79,07 dengan ketuntasan 85,71%, dan melukis sudut menjadi 77,18 dengan ketuntasan 82,14%.
Peningkatan Karakter Religius dan Literasi Finansial di Pondok Pesantren An Nahdhoh Malaysia [Enhancing Religious Character and Financial Literacy at An Nahdhoh Islamic Boarding School, Malaysia] Djazilan, M. Sukron; Nafiah, Nafiah; Mariati, Pance; Khoiriyah, Luluk
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261306

Abstract

This community service initiative was carried out at An Nahdhoh Islamic Boarding School in Malaysia with the main objective of strengthening students’ religious character and financial literacy. The purposes of this program are: (1) to reinforce religious character at An Nahdhoh Islamic Boarding School, Malaysia, and (2) to provide financial literacy counseling for the students of An Nahdhoh, Malaysia. The activities were implemented by delivering education on character building and financial literacy to the students. The program employed educational and participatory approaches, including religious lectures, group discussions, financial management simulations, and personal mentoring. The implementation process began with a needs assessment, followed by the execution of community service activities, evaluation of the activities, and follow‑up actions. The results show a significant improvement. Pretest and posttest assessments indicate that both religious character and financial literacy increased from a “good” level (score 3 out of 4) to a “very good” level (score 4 out of 4). Qualitatively, positive behavioral changes were clearly observed. The students understood what was conveyed by the community service team during the educational sessions on religious character building and financial literacy. It is recommended that a financial literacy handbook for students be developed for future programs so that it can be applied in daily life at the boarding school, enabling students to become proficient in managing their finances. Abstrak. Inisiatif pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren An Nahdhoh, Malaysia, dengan tujuan utama meningkatkan karakter religius dan literasi keuangan siswa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah 1) untuk memberikan penguatan karakter relegius di pondok pesantren An Nahdhoh Malaysia, 2) untuk memberikan penyuluhan literasi finansial santri An Nahdhoh Malaysia. Metode kegiatan ini dilakukan dengan meberikan edukasi tentang pendidikan karakter dan literasi finansial santri An Nahdhoh Malaysia. Program ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, meliputi ceramah agama, diskusi kelompok, simulasi manajemen keuangan, serta pendampingan personal. Proses pelaksanaan dimulai dengan asesmen kebutuhan, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dan evalasi kegiatan pengabdian masyarakat serta tindak lanjut kegiatan. Berdasarkan hasil menunjukkan peningkatan signifikan. Penilaian pretest dan posttest memperlihatkan bahwa baik karakter religius maupun literasi keuangan meningkat dari tingkat “baik” (skor 3 dari 4) menjadi “sangat baik” (skor 4 dari 4). Secara kualitatif, perubahan perilaku positif tampak jelas. Santri memahami apa yang telah di sampaikan oleh tim pengabdian masyarakat saat kegiatan edukasi pendidika karakter relegis dan literasi finansial. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya perlu dibuatkan buku untuk literasi finansial santri agar bisa diterapkan dalam kehidupan di pondok pesantren sehingga santri cakap dalam mengelola keuangan.
Mengintegrasikan kearifan lokal dalam literasi numerasi dan keuangan: pemanfaatan permainan cukil lidi dalam pengabdian masyarakat Hartatik, Sri; Nafiah, Nafiah; Mariati, Pance; Khoiriyah, Luluk
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35327

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi dan literasi keuangan masyarakat melalui integrasi permainan tradisional cukil lidi sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Program dilaksanakan di Pondok An-Nahdloh, Tanjung Sepat, Malaysia, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas santri dan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Permainan cukil lidi dimodifikasi sehingga selain melatih keterampilan berhitung juga digunakan sebagai simulasi transaksi keuangan sederhana, seperti menabung, membuat pos pengeluaran, dan pengelolaan sumber daya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan peserta. Nilai rata-rata numerasi meningkat dari 53,7% menjadi 82,9% (kenaikan 29,3 poin persentase), sedangkan rata-rata literasi keuangan meningkat dari 50,1% menjadi 75,0% (kenaikan 24,9 poin persentase). Selain aspek kognitif, kegiatan ini juga memberikan dampak afektif dan sosial, yaitu meningkatnya motivasi belajar, kerja sama, serta rasa kebersamaan di antara peserta. Respon guru dan masyarakat menunjukkan dukungan penuh, dengan tingkat komitmen mencapai 100% untuk melanjutkan program. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional dapat menjadi sarana edukasi yang efektif sekaligus melestarikan nilai budaya lokal. Dengan demikian, pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal memberikan kontribusi ganda, yaitu peningkatan keterampilan numerasi dan literasi keuangan serta penguatan identitas budaya. Program ini berpotensi untuk direplikasi di lembaga pendidikan lain sebagai model pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan.
Pemberdayaan desa menuju pendidikan sehat berkualitas melalui digital learning management, personal hygiene, dan numerasi di Desa Mojosarirejo, Driyorejo, Gresik Nafiah, Nafiah; Hartatik, Sri; Santy, Wesiana Heris; Mariati, Pance
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35246

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) meningkatkan kompetensi guru dalam manajemen pembelajaran digital, (2) membentuk kebiasaan hidup bersih siswa, dan (3) memperkuat pengelolaan pembelajaran numerasi dasar. Mitra sasaran meliputi 10 guru MI Darul Ulum dan ±60 siswa SD (kelas 4–5) di Nafisa Foundation. Metode pelaksanaan berupa workshop, pendampingan, penyuluhan. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Mojosarirejo, Driyorejo–Gresik (1 Juli–4 Agustus 2025). Evaluasi dilakukan melalui pre–post test, angket, observasi, dan wawancara singkat.  Hasil pengabdian masyarakat menunjukan 1) pelatihan LMS berbasis Moodle meningkan keterampilan digital, sebelum kegiatan 100% guru belum pernah login dan 90,9% belum memahami pembuatan akun; setelah workshop 87,5% guru berhasil login mandiri. 2) Penyuluhan  personal hygiene anak usia sekolah dasar di nafisa foundation pada 28 siswa meningkatkan skor rata-rata pengetahuan dari 7,45 (pretest) menjadi 10,00 (posttest), perbedaan signifikan (p < 0,001), 3) Pada ranah numerasi, kemampuan perencanaan pembelajaran guru meningkat: penyusunan TP dari 3/15 menjadi 15/15, CP dari 4/15 menjadi 15/15, dan penggunaan konteks lokal dari 2/15 menjadi 15/15; sekitar 80% siswa melaporkan keterlibatan dan minat belajar yang lebih tinggi. Secara kualitatif, guru menjadi lebih percaya diri mengelola pembelajaran digital dan merancang numerasi berbasis aktivitas; siswa menunjukkan antusiasme dan praktik kebersihan yang lebih baik. Kegiatan ini efektif memperkuat kesiapan sekolah menuju ekosistem pendidikan sehat dan berkualitas. Kata kunci: LMS moodle; personal hygiene; numerasi; guru sekolah dasar. Abstract The objectives of this community service program are to: (1) enhance teachers’ competencies in digital learning management, (2) cultivate students’ clean and healthy habits, and (3) strengthen the management of basic numeracy instruction. The partner institutions include 10 teachers from MI Darul Ulum and approximately 60 primary students (grades 4–5) at the Nafisa Foundation. The activities consisted of workshops, mentoring, counseling. The program was implemented in Mojosarirejo Village, Driyorejo–Gresik, from 1 July to 4 August 2025. Evaluation employed pre–post tests, questionnaires, observations, and brief interviews. The results show that: (1) Moodle-based LMS training improved digital skills—prior to the activity, 100% of teachers had never logged in and 90.9% did not understand account creation; after the workshop, 87.5% were able to log in independently. (2) Personal-hygiene counseling for 28 elementary students at the Nafisa Foundation increased average knowledge scores from 7.45 (pretest) to 10.00 (posttest), a significant difference (p < .001). (3) In numeracy, teachers’ lesson-planning capacity improved: formulation of Learning Objectives (TP) rose from 3/15 to 15/15, Learning Outcomes (CP) from 4/15 to 15/15, and the use of local context from 2/15 to 15/15; about 80% of students reported higher engagement and interest. Qualitatively, teachers became more confident in managing digital learning and designing activity-based numeracy, while students showed greater enthusiasm and better hygiene practices. Overall, the program effectively strengthened schools’ readiness for a healthy, high-quality educational ecosystem. Keywords: moodle LMS; personal hygiene; numeracy; elementary school teachers.
ANALISIS PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI MELALUI MEDIA PUZZLE GAMBAR SERI PADA SISWA KELAS IV SDN TENGGILIS MEJOYO I SURABAYA Eka Nafilah, Laila; Djazilan, M Sukron; Mariati, Pance; Umar Susanto, Rudi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48940

Abstract

This study aims to determine the improvement of students' narrative text writing ability after using a series of picture puzzle media in fourth-grade students of SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya. This study uses a quantitative method with One Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 27 students. The research instrument was in the form of composing a story that was still random and a narrative text writing test. The pretest results of students who reached the Minimum Completion Criteria (KKM) with a class average score of 46.55 after being given treatment in the form of a series of picture puzzle media, the posttest results increased to 87.03. The results of the N-Gain calculation obtained a value of 0.75 with a high category. This shows that the series of picture puzzle media can improve the narrative text writing ability of fourth-grade students of SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya
PENANAMAN ETIKA DIGITAL MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS 5 SD Amellia Febriana, Dhea; Sukron Djazilan , M.; Widiana Rahayu, Dewi; Mariati, Pance
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52883

Abstract

This study aims to describe the implementation of Pancasila Education in instilling digital ethics in fifth-grade students at SDN X Surabaya. This research is motivated by the increasing use of digital technology among elementary school students, which influences their attitudes and behaviors in using digital media. The research method used was descriptive qualitative. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation, involving teachers and students as data sources.The results indicate that the implementation of Pancasila Education in instilling digital ethics is carried out through teacher role models, habituation activities, the integration of Pancasila values into the learning process, and the use of contextual learning media appropriate to students' daily lives. Teachers play a crucial role in providing guidance and examples to students regarding the wise and responsible use of digital media. Based on the research results, some students have implemented digital ethics in their daily lives, such as using polite language when communicating on digital media, respecting the opinions of others, and using digital media responsibly. However, this study also identified several obstacles, such as a lack of supervision of students' digital media use outside of school and differences in students' understanding of digital ethics. Therefore, collaboration between teachers, schools, and parents is necessary to strengthen the sustainable instilling of digital ethics in students. This study concludes that Pancasila Education plays a crucial role in shaping elementary school students' digital ethics in the digital era and supports the development of more responsible, disciplined, and wise character in their daily use of digital technology.
IMPLEMENTASI MEDIA CULTURE CRAFT BERBASIS DIGITAL UNTUK MENGENALKAN NITRASIA PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR SURABAYA Wulandari Cahyaningrum, Ayu; Mariati, Pance; Akhwani; Sunanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Completed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57339

Abstract

This study was conducted based on the importance of introducing Indonesian traditional values to elementary school students through engaging, interactive, and technology-based learning. The use of digital learning media is expected to support students in understanding traditional values in a more meaningful and concrete way. This study aimed to describe the implementation of the digital-based Culture Craft media in introducing Indonesian traditional values to third-grade students at SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya.This study employed a qualitative approach with a descriptive research design.The data were collected through observations, interviews, and documentation involving the classroom teacher and third-grade students. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that the implementation of the digital-based Culture Craft media was carried out through preparation, implementation, and closing stages of learning activities. The integration of visual elements, text, and animation created a more active learning environment and increased students’ participation during the learning process. Furthermore, the media helped students recognize the values of cooperation, responsibility, tolerance, and patriotism, as reflected in group discussions, task completion, project presentations, and students’ understanding of Indonesia’s cultural diversity. In conclusion, the digital-based Culture Craft media contributes to the introduction of Indonesian traditional values while strengthening character development among elementary school students.
Co-Authors Addaba, Fahmi Abu Bakar Afib Rulyansah Agustien, Sjam Ainia, Faridah Zahrotul Akhwani Akhwani Akhwani, Akhwani Al-Mufidah, Asyita Alistiana, Lisa Amellia Febriana, Dhea Ammelia, Deandra Rizka Andini Hardiningrum Anggraini, Mirna Anlianna Arif, Faisal Ilham Aris Budianto, Aris Asmarani, Ratih Asmaul Lutfauziah Budiarti, Rizqi Putri Nourma Chusnul Khotimah Diana Rahmasari DIDIK PURWANTO Djazilan, M Sukron Djazilan, M. Sukron Djazilan, M.Sukron Djazilan, Syukron Eka Nafilah, Laila Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Febrianti, Aditya Vidia Febrianti, Alvi Firdaus, Dian Nita Fitria, Aidatul Fitriyah, Fifi Hartatik , Sri Heris Santy, Wesiana Hidayatul Nurfadlilah Huda, Muchamad Samsul Ibrahim, Musimin Jauharotur Rihlah Kasiyun, Suharmono Khairiyah, Ummu Lestari, Frita Dwi Lestari, Novianti Kamla Lil Ummah, Alfiyatul listiani, Eva Luluk Khoiriyah Maisyaroh, Nailul Mardhotillah, Rachma Rizqina MASITA, AL FANI Mela Norma Yuniasti Mintartik, Mintartik Mochamad Nursalim Muhammad Thamrin Hidayat MUSLIMIN IBRAHIM Mutaalimah, Devi Nabilah, Mazidatun Nabilah, Naila Fikrotun Nadi Suprapto Nafi'ah, Nafi'ah Nafiah Nafiah Nafiah, Nafiah Nafi’ah, Nurin Nashirin, Rohmatun Neni Mariana Nirwana, Ramadhan Bayu Novia Dwi Rahmawati Nur Aini, Alifa NurFaiza, Yusril Izza Nuriyah Khoirun Nisa', Rose Aninda Nurul Hidayati Rahayu, Dewi Widiana Rudi Susanto Rusdiyanto, Nurholis Safitri, Amanda Wahyu Sakbana Kusuma, Rendra Salsabila, Anisah Sari Dewi, Binti Sari, Devi Intan Sari, Indah Fitria Silfiyah, Afifatus Sri Hartatik Sri Hartatik Suhartanti, Tiwi Sukati, Titik SUKRISNO Sukron Djazilan , M. Sunanto Sunanto Sunanto SURYANTI Susanto, Rudi Umar Syamsul Ghufron Tiara Aninditha TITIK SHOLIKHAH, DEWI Tiyas Saputri Umar Susanto, Rudi Ummah, Fithrotul Wati, Gita Okvi Wahyudia Widiana Rahayu, Dewi Widiana, Dewi Wiryanto Wulandari Cahyaningrum, Ayu Yuanita Zumbani, Binta Sania